Showing posts with label 2019 at 06:30PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 06:30PM. Show all posts

Thursday, May 30, 2019

Belanja Ceria BMH-Bank Mandiri Gembirakan Yatim dan Dhuafa

Program ini diikuti 40 anak yatim dan dhuafa di Tarakan, Kalimantan Utara.

REPUBLIKA.CO.ID, TARAKAN -- Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) dan Bank Mandiri pada Ramadhan 1440 H ini kembali bersinergi dalam Program Belanja Ceria Bersama Anak Yatim dan Dhuafa. 

Acara yang berlangsung di Ramayana Tarakan Jalan Gajah Mada, Tarakan, Kalimantan Utara, Kamis (30/5) itu diikuti oleh 40 anak yatim dan dhuafa.  Sebagian di antaranya adalah santri penghafal Alquran binaan BMH.

“Program ini memberikan kesempatan langsung kepada anak-anak yatim dan dhuafa untuk berbelanja di pusat perbelanjaan. Tujuannya, agar mereka mengenal lingkungan yang terus berkembang sekaligus memberikan kesempatan mandiri dalam membelanjakan uang,” terang Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Perwakilan Kalimantan Utara, Nur Komara melalui rilis yang diterima Republika.co.id.

Ia menambahkan, program tersebut  memberikan nuansa hiburan bagi anak yatim dan dhuafa yang memang bisa dihitung jari mereka dapat datang dan berbelanja ke pusat perbelanjaan.

 “Alhamdulillah anak-anak bersyukur dan bahagia. Tentu saja hal yang wajar mereka ingin datang dan masuk serta melihat-lihat. Namun dari awal kami berikan arahan bahwa belanja adalah soal kebutuhan, bukan keinginan,” imbuh Komara.

“Terima kasih BMH, kami bisa membeli sebagian kebutuhan kami untuk Hari Raya Idul Fitri. Ini menjadi kado berkah Ramadhan bagi saya dan teman-teman. Kami gunakan sebagian, sebagian yang lain buat ditabung untuk keperluan sekolah,” ujar salah seorang anak, Riko Hariyanto (11 tahun).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JMkOdS
May 30, 2019 at 06:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JMkOdS
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 29, 2019

Mengenal Fathu Makkah

Rasulullah sampai di Makkah dengan sikap penuh tawadhu.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Sepuluh ribu manusia bersenjata menderapkan langkahnya ke arah barat. Mereka tak tahu apa yang sedang mereka tuju. Hanya segelintir orang saja yang sudah paham akan ke mana pasukan raksasa ini diarahkan. Bahkan, orang sepenting Abu Bakar As-Shiddiq ikut dalam rasa penasaran.

Dikutip dari buku Ketika Rasulullah Harus Berperang karangan Prof Ali Muhammad Ash Shallabi, pasukan mini beranggotakan delapan orang yang dikirim terlebih dahulu ke lembah Idham membuat orang-orang semakin bertanya. Pasukan di bawah pimpinan Abu Qatadah ini membuat orang berasumsi bahwa pasukan Muhammad akan menyerang Thaif. Padahal, pasukan itu sengaja diarahkan Muhammad untuk mengecoh kaum Quraisy tentang rencana besar ini. 

Bekal iman kepada Sang Rasul membuat mereka yakin. Mereka tetap saja mengayuhkan langkahnya tanpa banyak tanya. Meski demikian, rencana itu hampir saja bocor. Hathib bin Abu Balta'ah menulis surat untuk dikirimkan ke penduduk Makkah melalui tangan seorang perempuan. Isinya mengabarkan keberangkatan Rasulullah kepada mereka. 

Rasulullah pun mengirim Ali bin Abu Thalib, Zubair dan Al-Miqdad untuk menangkap perempuan itu di Raudhah Khak. Jaraknya 12 mil dari Madinah. Utusan Rasulullah itu pun mengancam akan memeriksa perempuan itu jika tidak menyerahkan surat tersebut. Alhasil, dia tunduk kemudian mengeluarkan surat yang disimpan di pakaiannya untuk diserahkan kepada mereka. 

Pasukan pun terus berderap. Menjelang Makkah, sepuluh ribu obor dinyalakan. Tepatnya di Marr Azh Zhahran, tempat pasukan Muslimin beristirahat dan makan malam.  Abu Sufyan, tokoh kunci kaum Quraisy pun berkata, "Aku belum pernah melihat api dan pasukan seperti malam ini." Badil bin Warqa, yang ikut menyertai Abu Sufyan mencari kabar tentang kehadiran kaum Muslimin menjawab, "Demi Allah, ini Khuza'ah yang terbakar perang." Abu Sufyan menjawab, "Khuza'ah lebih kecil dan lebih hina dari pasukan ini." 

Abu Sufyan lantas menemui Rasulullah pada keesokan paginya. Dia pun menyatakan keislaman di hadapan nabi dan pamanda  Abbas bin Abdul Muthalib. Sadar bahwa Abu Sufyan merupakan tokoh yang menyukai kebanggaan, Nabi lantas memberikan kehormatan kepada Abu Sufyan atas saran Abbas. "Barang siapa masuk ke rumah Abu Sufyan, dia aman. Barang siapa menutup pintunya, dia aman. Dan barang siapa memasuki Masjidil Haram, dia aman." 

Pasukan itu tak tertahan. Dari tiga penjuru, kaum Muslimin berhasil menguasai Makkah tanpa kecuali. Memang ada perlawanan dari Ikrimah bin Abu Jahal yang berhasil menggalang sekutu di sebuah daerah bernama Khandamah. Namun, kekuatan mereka tak bisa menandingi keperkasaan Khalid bin Walid yang memimpin pasukan penyisir di sekitar lembah. Mereka lari tunggang langgang. Ikrimah yang berhasil lari ke Yaman kemudian kembali untuk menyatakan keislamannya di hadapan Rasulullah. 

Rasulullah sampai di Makkah dengan sikap penuh tawadhu. Sampai-sampai, dagunya hampir menyentuh dada. Dalam kemenangan itu, Nabi yang mulia menghancurkan berhala-berhala di dalam Ka'bah. Ketika itu, dia membacakan firman Allah dalam QS al-Isra:81. "Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap. Sungguh yang batil itu pasti lenyap." Nabi pun membacakan ayat lain yang tertera dalam QS Saba:49. "Kebenaran itu telah datang dan yang batil itu tidak akan memulai dan tidak (pula) mengulangi."

Lepas itu, Nabi pun menyuruh Bilal bin Rabah, seorang bekas budak yang pernah dihinakan kaum Quraisy karena keislamannya untuk mengumandangkan azan. Semua tertunduk khusyuk mendengarkannya penuh makna. Pengampunan umum diberikan kepada penduduk Makkah. 

Amnesti dikeluarkan dengan melepas kenangan betapa hebat siksaan yang diterima Rasulullah dan para sahabat pada awal masa kerasulan. Kenangan pahit saat Nabi yang mulia dikejar-kejar kaum quraisy hingga harus bersembunyi di Gua Tsur, intimidasi kepada para sahabat hingga menyebabkan mereka tewas hingga blokade ekonomi yang dilakukan kepada kaum Muslimin. Semua peristiwa itu seakan dilupakan Muhammad dan para pengikutnya ketika Fathu Makkah tiba. 

Amnesti dikeluarkan pada saat penduduk Makkah berkumpul di dekat Ka'bah. Mereka menunggu hukum keputusan Rasulullah terkait nasib mereka. Rasulullah pun bertanya, "Menurut dugaan kalian, apakah yang akan aku lakukan terhadap kalian? Mereka menjawab, "Dugaan kami adalah baik karena engkau adalah saudara yang mulia dan anak orang mulia." 

Rasulullah kemudian bersabda sambil mengutip firman Allah SWT. "Pada hari ini, tidak ada cercaan terhadap kamu. Mudah-mudahan Allah mengampuni kalian." (QS Yusuf: 92).  Rakyat Makkah pun mendapatkan jaminan keamanan dari hukuman mati, tidak menjadi tawanan, harta bergerak ataupun harta tidak bergerak tetap menjadi milik mereka dan mereka terhindar dari hukum membayar kharraj (pajak).  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2I7zCQG
May 29, 2019 at 06:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2I7zCQG
via IFTTT
Share:

Monday, May 20, 2019

Lashkari Bazar Pernah Terbakar

Bust dan Lashkari Bazar kembali dihancurkan oleh Khwarazmshah, tentara Mongol,

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di Benteng Bust itu terdapat tiga bangunan utama, yaitu Istana Utara, Tengah, dan Selatan. Istana Tengah diperkirakan dibangun pertama kali pada era Samaniyah. Bangunan ini berbentuk persegi dengan ukuran 32 x 52 menara dengan sebuah menara bundar sebagai penopang di setiap sudutnya. Bangunan ini terdiri atas dua lantai, lantai dasar dan lantai atas, meskipun keduanya tidak dihubungkan dengan tangga.

Istana Tengah terdiri atas dua lantai yang dibagi menjadi kuadran dengan koridor berkubah sebagai pembatasnya dan bertemu di tengah sebuah sumur. Setiap kuadran memiliki tata letak ruangan yang unik dengan ukiran yang sesuai dengan tujuan pembangunan ruangan tersebut. Enam dari tujuh ruangan di lantai dasar di sebelah timur dapat dimasuki dari luar, sementara ruangan-ruangan di barat hanya bisa diakses dari dua pintu di koridor utara-selatan.

Istana Utara berbentuk persegi dengan ukuran 90 x 100 meter. Bangunan itu dilindungi oleh dinding dan ditopang oleh 15 menara semi lingkaran. Empat di antaranya berada di sudut bangunan. Bangunan ini dapat dimasuki melalui pintu utara dan selatan. Di dalam dinding ini terdapat sebuah halaman dalam yang dibatasi oleh jalan kecil.

Bangunan terbesar adalah Istana Selatan yang diidentifikasi sebagai istana milik Mahmud Ghazni, sang pendiri Dinasti Ghaznawiyah. Istana itu diselesaikan oleh penerusnya, Mas’ud I, pada 1036 M. Bangunan tinggi itu berdiri berbentuk persegi, 52 x 35 m, dan dibangun di tengah-tengah halaman terbuka menuju iwan-iwan utama. Di sudutnya terdapat menara penopang yang menjulang sepanjang 16 meter.

Istana Selatan diperluas selama periode Ghurid untuk menambahkan segmen ke arah barat dan menggeser dindingnya ke tepi Sungai Helmand. Istana ini dibuat dari campuran batu bata yang dibakar dan kayu serta diperkuat dengan pondasi batu. Dindingnya diukir dan dilukis dengan gaya Ghurid.

Halaman dalamnya memiliki luas 50 x 63 meter dan memiliki iwan di empat sudutnya. Dari sisi timur ke barat dibangun koridor dengan delapan lengkungan menuju enam kamar dan tangga di sudutnya. Iwan bagian barat terbuka menuju taman berdinding. Iwan bagian barat merupakan penambahan pada masa Ghurid yang terdiri atas ruang mandi istana. Di sisi timur halaman terdapat enam ruang identik.

Di sayap utara istana ini terdiri atas empat apartemen. Dua apartemen terletak di sisi iwan besar berdiri dan dua yang lain terletak di belakang iwan, terpisah oleh aula besar. Aula ini melayani fungsi administratif yang dapat diakses dari iwan utara melalui ruang depan atau dari dua apartemen yang menyatu dengannya.

Istana itu dapat dimasuki melalui pintu utama di sebelah selatan yang langsung menuju halaman melalui aula berbentuk silang. Di seberang halaman terdapat sebuah iwan besar yang membawa pengunjung menuju titik tempat melihat keindahan sungai. Jika menuju tempat tersebut, pengunjung harus melewati gang terlebih dahulu.

Iwan tersebut memiliki tangga menuju sungai di bawahnya. Bangunan ini sering dibandingkan dengan Bab al-Amma di Samarra meskipun bentuknya berbeda. Ruang pribadi ini dibuat menurun ke sisi barat halaman dan di dalamnya terdapat sebuah masjid kecil di sebelah selatan.

Interior istana itu kaya akan dekorasi semen, lukisan dinding, dan pahatan panel marmer. Di bagian timur istana ini terdapat taman berdinding yang berisi hewan-hewan. Sebagai tambahan, terdapat mansion pribadi yang lebih kecil yang dibangun dengan gaya yang sama, yaitu dengan iwan terbuka menuju halaman.

Lashkari Bazar pernah terbakar pada 1150-1151 selama penaklukan Ghurid oleh Ala al-Din Jahansuz atau Husein II (1149-1161) dan kemudian dibangun kembali oleh pemerintahan Ghurid. Bust dan Lashkari Bazar kembali dihancurkan oleh Khwarazmshah, tentara Mongol, pada awal abad ke-13.

Sisa bangunan Lashkari Bazar membentang sepanjang 1,4 km dan lebar 600 m di sepanjang Sungai Helmand, termasuk di dalamnya bangunan perumahan dan militer yang terbuat dari bata lumpur. Bangunan yang masih bertahan adalah istana yang dibentengi, Utara, Tengah, dan Selatan, yang dibangun di atas tebing menghadap sungai. Sisa bangunan tersebut sebagian digali pada 1949 dan 1951 oleh Delegasi Arkeologi Prancis, DAFA.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EizxJa
May 20, 2019 at 06:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EizxJa
via IFTTT
Share:

Thursday, May 16, 2019

KPU Patuhi Putusan Bawaslu Soal Perbaikan Input Data Situng

KPU menegaskan tidak akan menghentikan Situng.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra mengatakan, KPU akan memperbaiki input data sistem informasi penghitungan suara (Situng) sesuai dengan rekomendasi Bawaslu. Namun, KPU menegaskan tidak akan menghentikan Situng.

"Bawaslu meminta KPU untuk memperbaiki tata cara penginputan data dan itu akan kita perbaiki," kata Ilham di Jakarta, Kamis (16/5).

Meski ada putusan dari Bawaslu bahwa KPU melanggar tata cara dan prosedur pendaftaran dan pelaporan lembaga yang melakukan hitung cepat (quick count) Pemilu 2019, KPU tidak akan menghentikan Situng. Karena, Bawaslu tidak meminta KPU untuk menghentikan situng atau mengilegalkan situng.

"Tidak ada di keputusan Bawaslu yang menyebut akan menutup Situng, justru Bawaslu menyebutkan bahwa situng ini bagian dari transparansi dari pemilu kita," kata Ilham.

Untuk memperbaiki penginputan data tersebut, maka KPU akan memperbaiki data internalnya terlebih dahulu. KPU akan memastikan tidak ada kesalahan baru data tersebut saatdiinput.

"Sebenarnya sistem verifikator kan fungsinya itu, cuma karena kelelahan maka verifikator sulit mengidentifikaai kesalahannya," kata Ilham.

KPU juga akan menambahkan jumlah verifikator agar meminimalkan kesalahan dalam menginput data. Menurut Ilham data dari Situng dan data resmi tidak jauh berbeda.

"Kalau ada beda, hanya beda tipis-tipis antara situng dan hasil resmi. Tetapi data itu tetap konsisten," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EaVQQY
May 16, 2019 at 06:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EaVQQY
via IFTTT
Share:

Monday, May 13, 2019

Tarif Normal, MRT: Volume Penumpang Tetap Ramai

Pengoperasian MRT telah dimaksimalkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tarif normal Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta resmi diberlakukan hari ini, Senin (15/3). PT MRT Jakarta menyatakan, berdasarkan observasi yang telah dilakukannya, jumlah penumpang pada hari pertama tarif normal masih ramai.

"Observasi kami masih normal volume penumpang tetap ramai. Angkanya baru akan kami umumkan besok dini hari," ujar Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta Muhammad Kamaluddin kepada Republika.co.id, Senin.

Ia mengatakan, tarif MRT ditetapkan sesuai dengan Peraturan Gubernur Provinsi DKI Nomor 34 Tahun 2019 tentang Tarif Angkutan Perkeretaapian Mass Rapid Transit dan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit. Tarif MRT terendah Rp 3.000 dan tarif tertinggi Rp 14.000 untuk stasiun terjauh Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Kamal menjelaskan, pengoperasian MRT Jakarta juga telah dimaksimalkan. Dengan mengoperasikan secara penuh seluruh rangkaian kereta sebanyak 16, dua rangkaian kereta di antaranya disediakan untuk cadangan.

Ia menambahkan, headway atau selisih waktu keberangkatan Ratangga yakni lima menit sekali pada jam sibuk berangkat dan pulang kerja. Di antaranya pada pukul 07.00-09.00 dan 17.00-19.00 WIB.

MRT akan beroperasi mulai pukul 05.00 WIB hingga 24.00 WIB. Sementara, pintu stasiun MRT akan dibuka dan ditutup 15 menit sebelumnya. 

Kamal mengatakan, pemberlakuan tarif normal tersebut sudah disosialisasikan kepada masyarakat. Melalui konten kanal media sosial, situs resmi MRT Jakarta, aktivitas program dan event MRT, disekitar koridor, konten aplikasi mobile.

Selain itu, Kamal juga mengatakan, pihaknya melakukan pengetatan keamanan di tiap-tiap pintu masuk dan keluar stasiun. Dengan mengerahkan petugas keamanan secara penuh, termasuk pengamanan dengan memastikan penumpang harus melalui pintu metal detector. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WE2ypP
May 13, 2019 at 06:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WE2ypP
via IFTTT
Share:

KPK Tetapkan Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Tersangka

Supriyono diduga menerima uang sebesar Rp 4,88 miliar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung 2014-2019 Supriyono (SPR) sebagai tersangka korupsi terkait pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD atau APBD-P Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018. Supriyono diduga menerima uang sebesar Rp 4,88 miliar.

"Tersangka SPR diduga menerima uang setidak-tidaknya sebesar Rp 4,88 miliar selama perode 2015-2018 dari Bupati Tulungagung 2013-2018 (Syahri Mulyo) terkait pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD, dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat jumpa pers di gedung KPK, Jakarta, Senin (13/5).

Atas dugaan tersebut, Supriyono disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Dalam konstruksi perkara kasus tersebut, kata Febri, Supriyono diduga menerima Rp4 ,88 miliar terkait proses pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018.

"Uang tersebut diduga berasal dari Syahri Mulyo dan kawan-kawan sebagai syarat pengesahan APBD dan/atau APBD Perubahan. Dalam perkara sebelumnya, Syahri Mulyo terbukti menerima suap dari sejumlah pengusaha di Tulungagung," ucap Febri.

Dalam persidangan Syahri Mulyo, lanjut Febri, terungkap adanya uang yang diberikan kepada Ketua DPRD untuk biaya unduh anggaran bantuan provinsi dan praktik uang mahar untuk mendapatkan anggaran baik Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), maupun bantuan provinsi yang dikumpulkan dari uang fee para kontraktor untuk diberikan kepada Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung.

Dalam persidangan Syahri Mulyo terungkap bahwa Supriyono menerima Rp 3,75 miliar dengan rincian penerimaan fee proyek APBD Murni dan APBD Perubahan selama empat tahun berturut pada 2014-2017 sebesar Rp 500 juta setiap tahunnya atau total sekitar Rp 2 miliar. Selanjutnya, penerimaan yang diduga untuk memperlancar proses pembahasan APBD, mempermudah pencairan DAK, dan bantuan keuangan provinsi sebesar Rp 750 juta sejak 2014-2018.

Kemudian, fee proyek di Kabupaten Tulungagung selama tahun 2017 sebesar Rp 1 miliar. "KPK terus mendalami dugaan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan tersangka SPR sebagai Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung," ucap Febri.

Kasus tersebut merupakan perkembangann penanganan perkara tindak pidana korupsi suap kepada Bupati Tulungagung Syahri Mulyo terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2018. Perkara itu diawali dengan operasi tangkap tangan (OTT) pada 6 Juni 2018.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WF422R
May 13, 2019 at 06:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WF422R
via IFTTT
Share:

Saturday, May 11, 2019

Ruas Jalan Tol Manado-Bitung Dioperasikan Jelang Lebaran

Ada 17 km ruas jalan tol Manado-Bitung yang akan dioperasikan.

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XV Sulawesi Utara dan Gorontalo Triono Junoasmono mengatakan, sepanjang 17 kilometer ruas tol Manado-Bitung akan difungsikan sebelum dan sesudah Idul Fitri 1440 Hijriah

"Ruas tol yang akan difungsikan tersebut berada di seksi yang dibangun pemerintah dan seksi PT Jasamarga Manado Bitung," kata Triono di Manado, Sabtu (11/5).

Fungsional ruas tol ini, kata dia, direncanakan mulai dibuka pada 29 Mei hingga 11 Juni 2019. Sebelum Idul Fitri, kata Triono berlaku untuk arus mudik, di mana ruas tol dibuka dari titik simpang susun Airmadidi menuju ke Danowudu.

Sebaliknya, sesudah Idul Fitri digunakan untuk arus balik, di mana ruas tol dibuka dari arah Danowudu dan keluar di simpang susun Airmadidi. "Teknisnya masih akan kami bicarakan lagi saat pada pertemuan lanjutan dengan instansi teknis terkait," ujarnya

Dia menambahkan, untuk jenis kendaraan akan diatur, kecuali kendaraan roda dua yang dilarang melintasi di ruas tol ini. "Saat hari raya Natal dan tahun baru, ruas jalan tol juga pernah difungsikan, hal ini dimaksudkan utnuk membantu masyarakat yang akan melaksanakan hari raya," ujarnya.

Tol Manado-Bitung adalah salah satu proyek strategis nasional yang dibangun pemerintah di Sulawesi Utara, selain Bendungan Kuwil (Kabupaten Minahasa Utara) dan Bendungan Lolak (Kabupaten Bolaang Mongondow).

Tol sepanjang 39,9 kilometer ini akan diresmikan Presiden pada Oktober tahun ini, setelah dikunjungi pada April lalu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DWWRfh
May 11, 2019 at 06:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DWWRfh
via IFTTT
Share:

Monday, May 6, 2019

Asal-Usul Astronomi Islam

Astronomi Islam pun melahirkan trigonometri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Salah satu astronom Muslim, al-Battani, melontarkan pujian pada astronomi. Bagi dia, astronomi merupakan ilmu mulia dan bermartabat. Ilmu ini menempati urutan kedua setelah ilmu agama. Pujian terhadap ilmu ini bukan semata klaim para praktisi, tapi merupakan kebenaran sejarah. 

Mengutip Ensiklopedi Oxford, Dunia Islam Modern, astronomi adalah satu-satunya ilmu alam yang tidak dikecam oleh kaum Muslim di abad pertengahan yang menentang ilmu-ilmu sekuler. Bahkan, astronomi memperoleh tempat terhormat di masjid-masjid dan dihormati oleh kalangan agama arus utama. 

Astronomi menjadi satu-satunya ilmu pasti Islam yang bertahan hingga zaman modern dan berkembang setelah serangan Mongol atas Baghdad, yang menyebabkan aktivitas ilmiah Islam merosot. Astronomi yang berguna menentukan arah kiblat, perhitungan waktu shalat, dan pembuatan almanak dilindungi penguasa sepanjang sejarah. 

Dalam perspektif ilmiah, astronomi berjasa melahirkan ilmu trigonometri, kreasi Muslim yang mengagumkan. Berpijak pada astronomi pula, banyak sekali perkembangan penting lainnya terjadi pada bidang matematika, terutama pada teknik kuantitatif dan geometri. Sebab, semua ilmu itu dibutuhkan oleh para astronom Muslim. 

Perlu dicatat, astronomi adalah upaya internasional Muslim. Usaha bersama yang melibatkan orang-orang dari seluruh dunia Islam, termasuk para ahli dari Cina dan India. Oleh karena itu, penilaian yang disampaikan al-Battani bukanlah merupakan hal yang berlebihan. 

Asal-usul astronomi Islam, menurut Ensiklopdi Oxford, Dunia Islam Modern, bersifat eklektik atau dirumuskan dari berbagai sumber terbaik. Risalah astronomi berbahasa Arab paling awal adalah kumpulan tabel astronomis yang dikenal dengan zij. Ditulis pada paruh pertama abad kedelapan di Sind dan Qandahar. 

Risalah ini ditulis berdasarkan sumber-sumber berbahasa Sansekerta, tetapi juga memuat materi berbahasa Pahlavi atau Persia kuno. Turunan-turunan dari karya Iran dan India inilah yang merupakan fase pertama astronomi Islam. Masuknya materi-materi dari Iran dan India lebih lanjut menandai fase kedua astronomi Islam. 

Masa itu juga bersamaan dengan karya astronomi Yunani dari Ptolemeus yang berbahasa Pahlavi diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Aktivitas ini berlangsung selama masa pemerintahan Khalifah al-Manshur dan Harun al-Rasyid dari Dinasti Abbasiyah. Pada periode awal Abbasiyah, dikenal tiga sistem astronomi. 

Ketiga sistem itu adalah sistem India (Sindhind), Iran (Zij al-Syah), dan Ptolemaik yang dalam banyak hal saling bertentangan. Para astronom berusaha keras untuk mempertemukan ketiganya, tetapi akhirnya menyimpulkan bahwa sistem Ptolemaik yang terbaik di antara sistem-sistem yang ada. 

Pada abad kesepuluh hadir al-Battani yang menjadi saat menentukan, astronomi Islam menerapkan Ptolemaisasi. Dan, karya Ptolemeus berjudul Almagest diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. Karya lainnya, Planetary Hypothesis, juga diterjemahkan ke dalam bahasa Arab. 

Dari sisi ini, sejarah astronomi Islam bercirikan sesuatu yang oleh Thomas Kuhn disebut sebagai ‘pemecahan teka-teki’ dalam paradigma Ptolemaik. Pada masa selanjutnya, Ibnu Haitsam membantah teori planet Ptolemeus. Dua abad kemudian ada Nashir al-Dun al-Thusi, kepala observatorium Maraghah, yang terus membuat penyempurnaan. 

Dan, puncak kejayaan Maraghah dicapai melalui karya yang ditulis Qutb al-Din Syirazi yang membangun model geometris sangat akurat tentang Merkurius, planet paling tidak teratur yang diamati oleh mata telanjang. Sejarawan mencatat, perangkat matematis itu kembali muncul dua abad kemudian dalam karya Copernicus. 

Ensiklopedi Oxford, Dunia Islam Modern , menyatakan meski tak mengambil sikap filosofis yang berani untuk melepaskan diri dari sistem Ptolemaik yang geosentris, astronomi Islam harus dihargai karena pencapaian-pencapaian yang mengesankan. Astronomi Islam menyumbang observatorium astronomi pada dunia ilmu. 

Astronomi Islam pun melahirkan trigonometri. Dan di Maraghah, astronomi Islam mampu memicu pengembangan peralatan baru dan teknik matematis yang hebat serta selalu memperbaiki dan mengoreksi paramater-parameter astronomis. Para sejarawan sepakat, astronomi Islam merupakan yang terbaik pada zamannya. n 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UZyhQF
May 06, 2019 at 06:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UZyhQF
via IFTTT
Share:

Sunday, May 5, 2019

Saudi Rampungkan Aktivasi Sistem Masjid Pintar

Sistem Masjid Pintar ini pantau masjid-masjid di seluruh saudi

REPUBLIKA.CO.ID,MADINAH -- Departemen Urusan Islam di Madinah, Arab Saudi, telah merampungkan aktivasi sistem masjid pintar. Dilansir dari Arab News, Sabtu (4/5), pemerintah Saudi akan menggunakan sistem digital tercanggih untuk memantau masjid-masjid di seluruh Kerajaan dengan cepat dan akurat. 

Inisiatif ini memungkinkan para imam dan jamaah masjid untuk menyampaikan pengamatan mereka kepada pemerintah, dalam hal ini kementerian, melalui perangkat yang dipasang di setiap masjid. Perangkat itu dipasang melalui sebuah panel data pintar terenkripsi dengan menggunakan kode Respon Cepat (QR). 

Sistem masjid pintar ini akan diaktifkan di 300 masjid dalam beberapa pekan mendatang. Sementara 1.700 masjid yang tersisa akan mengikuti penerapan sistem itu secara bertahap. 

Sebelumnya pada Oktober 2018 lalu, pemerintah Saudi juga meluncurkan aplikasi ponsel pintar bernama 'Masajid' untuk sistem Android dan Iphone. Aplikasi itu dapat digunakan jamaah untuk mencari masjid terdekat dan berkomunikasi dengan imam dan muazzin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DPCDUC
May 05, 2019 at 06:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DPCDUC
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 1, 2019

Kisah Pertemuan Suku Aborigin dan Pelaut Bugis

Beberapa pedagang Muslim dari Makassar hidup dan menikahi wanita Aborigin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Di wilayah Arnhem Land, para pelaut dan pedagang Muslim dari Makassar itu memperkenalkan sejumlah kata, seperti kata rupiah yang artinya uang. Interaksi lintas budaya tersebut berlangsung selama lebih dari tiga abad.

Periode itu menjadi awal pertemuan penduduk asli Australia dengan para pelaut Muslim dari Makassar yang membawa budaya, tradisi, dan agama. Menurut sejarawan Australia, Peter G Spillet, pada periode itu terjadi kontak budaya antara Muslim Makassar dan Aborigin.

Peter juga berhasil mengumpulkan 250 suku kata Bugis-Makassar dan Melayu dalam perbendaharaan kata orang-orang Aborigin di masa kini. Ia pun berhasil menemui bebe rapa keturunan Bugis-Makassar yang pernah menjelajah Australia, sebagian di antaranya diduga masih mewarisi darah Aborigin. Di be berapa daerah Australia Utara juga masih dijumpai nama-nama Makassar, seperti Kayu Jawa di Pantai Kimberley dan Teluk Mangko di Teluk North West.

Pada 24 Juni 2014, BBC memublikasikan berita tentang kedatangan Islam ke Australia. Antropolog John Bradley dari Universitas Monash, Melbourne mengatakan, hubungan perdagangan dengan Muslim Makassar meru pakan hubungan internasional yang pertama bagi orang-orang Aborigin. "Mereka (orang Aborigin dan Muslim Ma kassar) berdagang bersama secara adil, tidak ada penilaian rasial, tidak ada kebijakan ra sial," kata Bradley seperti dilansir BBC.

Menurut Bradley, apa yang dilakukan pelaut Muslim dari Makassar sangat berbeda dengan Inggris. Inggris mendirikan negara Terra Nullius atau negara di tanah yang tidak dimiliki siapa pun. Inggris menjajah negara tersebut tanpa persetujuan atau tanpa meng akui hak-hak masyarakat yang ada di tanah itu.

Sebaliknya, beberapa pedagang Muslim dari Makassar hidup dan menikahi wanita Aborigin di Australia. Mereka meninggalkan warisan agama dan budaya. Bahkan, keper ca yaan masyarakat Islam memengaruhi mito logi Aborigin. "Jika pergi ke timur laut Arnhem Land ada jejak Islam dalam lagu, lukisan, tarian, ritual pemakaman, dengan analisis linguistik, Anda bisa mendengar lagu-lagu pujian kepada Tuhan atau doa-doa tertentu kepada Tuhan," kata Bradley.

Bradley mencontohkan sosok bernama Walitha'walitha yang disembah oleh klan Yolngu di Pulau Elcho di lepas pantai utara Arnhem Land. Menurut dia, nama tersebut berasal dari frasa Arab, yakni Allah Ta'ala. Namun, perdagangan teripang antara orang Makassar dan Aborigin berakhir pada tahun 1906. Perdagangan tersebut berhenti aki bat pajak yang tinggi dan kebijakan pe me rintah yang membatasi perdagangan nonkulit putih.

Lebih dari seabad kemudian, sejarah kebersamaan masyarakat Aborigin dan Makassar masih dirayakan oleh komunitas Abo rigin di Australia Utara. Tujuannya untuk saling mempercayai dan menghormati.

Sebelumnya, pada tahun 1788, Kapten James Cook dari Inggris mendarat di pantai timur Benua Australia, sekarang Sydney. Ia pun mengklaim, wilayah itu sebagai wilayah Inggris. Kemudian, rombongan-rombongan dari Inggris terus berdatangan untuk mencari tempat tinggal baru di Australia. Sedikit demi sedikit, Australia pun dikua sai orang kulit putih, khususnya dari Kerajaan Inggris Raya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VyEDL9
May 01, 2019 at 06:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VyEDL9
via IFTTT
Share:

Jenazah Gadis 19 Tahun Ditemukan dalam Truk

Diduga perempuan muda tersebut korban kecelakaan lalu lintas.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Masyarakat di SPBU Desa Tanjung Ratu, Lampung Selatan, geger dengan penemuan sesosok gadis diketahui bernama Mardiana Wulandari (19 tahun) sudah tidak bernyawa di dalam truk fuso, Selasa (30/4) malam. Diduga perempuan muda tersebut korban kecelakaan lalu lintas.

Keterangan yang diperoleh di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek, Rabu (1/5), menyebut, mayat perempuan itu sudah berada di Kamar Jenazah untuk dilakukan otopsi.

Jasad perempuan tersebut ditemukan warga di dalam truk fuso yang kosong dengan nomor polisi VE 9169 BV. Saat ditemukan, sopir truk sudah tidak ada lagi.

Dari hasil penyelidikan petugas Polsek Katibung di Tempat Kejadian Perkara (TKP) SPBU Simpang Kates, mayat tersebut diketahui bernama Mardiana Wulandari berusia sekitar 19 tahun, warga Kabupaten Pringsewu, Lampung. Petugas tidak menemukan sopir truk.

Menurut keterangan warga, peristiwa kejadian kecelakaan bukan di daerah ditemukan mayat. “Sepanjang kami tahu, tidak ada kecelakaan di sekitar tempat itu. Mungkin kecelakaannya jauh, tapi mayatnya dibawa ke sini (SPBU),” kata Hadi, warga setempat, Rabu (1/5).

Kapolsek Katibung Lampung Selatan Iptu Wido Dwi Afarizky membenarkan, diduga korban merupakan korban kecelakaan lalu lintas. Namun, tempat kecelakaan bukan di daerah yang ditemukan, tapi di sekitar kawasan Bandar Lampung. “Diduga korban kecelakaan lalu lintas,” katanya.

Menurut dia, hasil olah TKP, petugas tidak lagi menemukan sopir truk. Berdasarkan keterangan warga setempat, sopir truk meninggalkan mobil dan mayat tersebut di sekitar SPBU Desa Tanjung Ratu, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan. Masyarakat dan polisi membawa korban perempuan muda tersebut ke RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LckG8J
May 01, 2019 at 06:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LckG8J
via IFTTT
Share:

Sunday, April 28, 2019

Lombok Utara Resmikan Kampung Tangguh Bencana

Lombok Utara merupakan dengan dampak terparah akibat gempa.

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK UTARA -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Utara terus berbenah pascagempa pada tahun lalu. Salah dua yang dilakukan dengan mendorong terbentuknya asosiasi gabungan aplikator Risha Indonesia (G-Risha), membangun kampung tangguh bencana berbasis rumah tahan gempa (RTG) rumah instan sederhana sehat (Risha), dan penetapan zonasi di Lombok Utara.

"Percepatan pembangunan rumah warga terdampak gempa menjadi agenda utama dalam rehabilitasi dan rekonstruksi di kawasan terdampak bencana," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Utara Suardi di Dusun Karang Bedil, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, Sabtu (27/4) kemarin.

Suardi menyampaikan Lombok Utara merupakan dengan dampak terparah akibat gempa, terutama dari segi kerusakan rumah penduduk. Kata dia, Pemkab Lombok Utara mencari aplikator yang tetap bisa berkordinasi dengan BPBD.

"Harapan kami, rumah yang dibangun melalui kesepakatan dengan warga sehingga tidak ada masalah kemudian hari serta mudah mengurus prosedurnya," kata Suardi.

Ketua asosiasi G-Risha Syarifuddin mengatakan masih banyak kondisi rumah rusak yang harus diselesaikan. Menurut dia, hal itu memerlukan proses distribusi yang lebih cepat dengan cara menentukan zonasi-zonasi kawasan sehingga masyarakat bisa menempati rumahnya saat bulan suci Ramadhan atau lebaran.

"Sampai hari ini, kami punya stok hampir 2.800 unit, dengan prioritas tiga bulan mendatang sebanyak 1.000 unit RTG Risha. Kalau ini kita bisa sepakati, maka lebaran besok, warga bisa menempati rumahnya," ucap Syarifuddin.

Ia menilai ada tiga kunci percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi, yakni pada tataran kebijakan, saat pelaksanaan, dan sistem gotong royong.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GQuwJl
April 28, 2019 at 06:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GQuwJl
via IFTTT
Share:

Friday, April 26, 2019

PKS Yakin Raih 61 Kursi Parlemen

PKS akan terus mengawal penghitungan suara yang saat ini masih berlangsung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Dewan Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid (HNW) optimistis bahwa PKS bisa meraih 61 kursi  DPR pada Pemilu 2019. Ia mengungkapkan keyakinan tersebut berdasarkan C1 yang diperoleh PKS.

"Sekarang pergerakan dan penghitungan suara belum selesai, tapi kalau ukuran pada tingkat yang kami yakini, kemungkinan 61 kursi," kata Hidayat di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (26/4).

Wakil ketua MPR tersebut mengungkapkan, PKS akan terus mengawal penghitungan suara yang sampai saat ini masih berlangsung.  Menurutnya bukan tidak mungkin PKS memperoleh 69 kursi.

Selain mengawal perolehan suara partai, PKS juga terus ikut mengawal perolehan suara calon presiden dan calon wakil presiden. PKS dengan mengerahkan seluruh saksi akan terus mengawal dua suara sekaligus.

"Kami kerjakan semuanya, kami sesugguhnya tetap bekerja untuk kemenangan Pilpres sebagaimana komitmen PKS," ucapnya.

Berdasarkan hasil hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei, PKS mengalami kenaikan perolehan suara jika dibandingkan dengan Pileg 2014 lalu. Pada hitung cepat yang dilakukan LSI Denny JA, PKS berada di angka 8,04 persen. Sementara pada hasil hitung cepat Charta Politika, PKS mendapatkan angka 8,89 persen. Pada Pileg 2014 lalu PKS diketahui berhasil mendapatkan 6,79 persen suara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DB9HQ7
April 26, 2019 at 06:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DB9HQ7
via IFTTT
Share:

Thursday, April 25, 2019

Della/Rizki Melangkah ke Perempat Final Kejuaraan Asia

Della/Rizki satu-satunya perwakilan Indonesia dari sektor ganda putri yang melaju.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ganda putri Indonesia Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta berhasil melangkah ke babak perempat final Kejuaraan Bulu Tangkis Asia 2019 di Wuhan Sports Center, Wuhan, Cina. Pada pertandingan babak dua, Kamis (25/4), Della/Rizki mengalahkan pasangan asal Cina Dong Wenjing/Feng Xueying dalam dua gim dengan skor 21-18, 21-16.

Dengan hasil pertandingan tersebut, maka Della/Rizki menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia dari sektor ganda putri yang lolos ke babak perempat final. Indonesia mengirimkan sebanyak empat ganda putri ke kejuaraan yang berlangsung mulai 24 hingga 28 April 2019 tersebut. Tetapi, tiga dari empat perwakilan itu harus angkat koper lebih dulu karena tidak berhasil mengalahkan lawannya masing-masing di babak pertama.

Tiga perwakilan yang harus pulang lebih dulu, yakni Yulfira Barkah/Jauza Fadhila Sugiarto yang ditaklukkan ganda Malaysia Anna Ching Yik Cheong/Lim Chiew Sien dalam dua gim dengan skor 10-21, 17-21.

Kemudian, pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang ditundukkan oleh Li Wenmei/Zheng Yu asal Cina dalam dua gim dengan skor 12-21, 17-21. Terakhir, Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus menyerah di tangan pasangan Thailand Puttita Supajrakul/Sapsiree Taerattanachai dengan skor 11-21, 12-21.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2L1HPLa
April 25, 2019 at 06:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2L1HPLa
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 16, 2019

Halal Park Bisa Jadi Destinasi Wisata Halal Baru

Halal Park tidak cukup hanya satu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal Indonesia, Riyanto Sofyan menyampaikan Indonesia membutuhkan banyak destinasi untuk mendorong sektor pariwisata halal. Menurutnya, pariwisata adalah lokomotif penggerak terbesar agar Indonesia jadi pusat industri halal dunia.

Halal Park diharapkan bisa jadi destinasi baru yang menarik karena akan menyajikan beragam produk halal berstandar tinggi. Mulai dari makanan, fesyen, pariwisata, hingga produk keuangan. Ia juga menjadi tempat pemberdayaan UKM sektor halal.

"Ini adalah showcase atau semacam showroom industri halal yang perlu, dari sini orang juga bisa lebih aware," kata Riyanto pascaperesmian Halal Park, Selasa (16/4). 

Maka dari itu, Halal Park tidak cukup satu. Ia mengaku telah membahasnya dengan Menteri BUMN, Rini Soemarno untuk kembali membuat satu pilot project di Jawa Barat. Tidak hanya menampilkan produk industri halal tapi juga destinasi dan atraksinya.

"Jawa Barat dipilih karena memiliki budaya atraksi yang luar biasa dan suasana Islaminya kita juga tidak pertanyakan lagi, selain indah, di sana industri kreatif juga banyak berkembang," kata dia

Pembangunannya masih dalam pembahasan sehingga ia tidak bisa menjelaskan lebih banyak karena rencananya masih prematur. Riyanto mengatakan pembangunan distrik halal tentu diharapkan bisa menambah jumlah wisatawan Muslim dan bisa menjadi branding Indonesia di mata dunia.

Halal Park pun bisa menjadi satu tempat solusi bagi sertifikasi halal. Setelah RPP JPH disahkan, diharapkan ada beberapa program-program yang memudahkan bagi UKM dan pengusaha-pengusaha supaya mendapatkan sertifikasi dengan biaya murah dan cepat.

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menyampaikan tahun ini Indonesia menargetkan 5 juta kunjungan wisatawan asing dalam skema wisata halal. Jumlahnya 25 persen dari total target kunjungan wisman tahun ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GeBmH6
April 16, 2019 at 06:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GeBmH6
via IFTTT
Share:

KPU Banyumas Prediksi akan Banyak Warga yang Protes

Seseorang bisa menggunakan hak pilihnya dengan hanya menunjukkan KTP-el.

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUMAS -- Persoalan warga yang tidak bisa menggunakan hak pilih, kemungkinan akan mewarnai proses pencoblosan yang akan berlangsung Rabu (17/4). ''Kemungkinan, pada hari pencoblosan besok akan ada banyak warga yang komplain karena tidak bisa menggunakan hak pilihnya,'' jelas Ketua KPU Banyumas Iman Arif Setiadi, Selasa (16/4).

Menurutnya, banyaknya komplain yang kemungkinan disampaikan warga, terkait dengan belum dimilikinya formulir A 5 bagi warga yang pindah pilih dari TPS asal. ''Dari pemantauan yang kami lakukan, masih banyak warga yang tidak tahu kalau hendak menggunakan hak pilih di luar TPS asal, harus menggunakan formulir A5,'' jelasnya.

Kebanyakan warga, kata Imam, mereka akan bisa menggunakan hak pilih di TPS mana pun asalkan sudah memiliki KTP elektronik atau sudah rekam data KTP-El. Padahal, ketentuan yang berlaku tidak seperti itu.

Dia menjelaskan, seseorang bisa menggunakan hak pilihnya dengan hanya menunjukkan KTP-El, bila orang tersebut menggunakan hak pilihnya di TPS terdekat sesuai domisilinya. ''Walau pun tidak mendapat undangan atau form C6, asalkan memiliki KTP-El, maka bisa menggunakan hak pilih di TPS terdekat dengan domisili di KTP-el. Tapi kalau dari kabupaten lain, walau pun sudah memiliki KTP-El, tetap tidak bisa,'' katanya.

Warga dari daerah lain, jelas Imam, baru bisa menggunakan hak pilih di luar domisili bisa sudah memiliki form A5. ''Sedangkan mendapatkan form A5, saat ini sudah tidak bisa karena sudah ditutup pada H-7 sebelum hari pencoblosan. Kecuali, bagi warga yang sakit dan dirawat di rumah sakit terdekat,'' jelasnya.

Untuk itu, Imam juga menyatakan, hingga kini pihaknya masih belum bisa mendata secara pasti jumlah pasien RS di Banyumas yang bisa menggunakan hak pilih. Hal ini mengingat pasien RS dari luar daerah juga harus memiliki A-5, bila hendak menggunakan hak pilihnya.

''Seperti pasien RSUD Banyumas yang akan menggunakan hak pilihnya di RS, kita masih belum punya data pasti mengenai pasien yang akan menggunakan hak pilihnya. Yang kita tahu pasti, baru untuk tenaga medis atau pegawai RS-nya. Sedangkan untuk pasiennya, kita tidak bisa mendata,'' jelasnya. 

Sementara mengenai kesiapan pelaksanaan pencoblosan, Imam mengakui secara keseluruhan semuanya sudah siap. Seluruh kebutuhan logistik pemilu, pada H-1 ini sudah terdistribusi seluruhnya ke TPS-TPS. ''Sudah siap seluruhnya, seluruh logistik hari ini sudah terkirim seluruhnya ke TPS-TPS,'' jelas Ketua KPU Banyumas, Imam Arif Setiadi, Selasa (16/4).

Untuk menjamin kelancaran proses pencoblosan dan penghitungan suara, Imam juga menyatakan, KPU Banyumas sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak. Antara lain pihak PLN yang menjamin tidak akan ada pemadaman selama proses pencoblosan besok, pihak Telkom dan juga BPBD Banyumas untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana,'' katanya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UDps3v
April 16, 2019 at 06:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UDps3v
via IFTTT
Share:

Friday, April 12, 2019

Kirana Larasati Cuek Dirundung karena Terjun ke Politik

Kirana mengalami perundungan saat mencalonkan diri sebagai anggota legislatif

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Artis terjun ke dunia politik bukanlah hal yang baru. Ada pihak yang setuju, ada pula yang melakukan perundungan pada si artis. Kirana Larasati sempat mengalami hal itu saat ia memutuskan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.

Kirana mencalonkan diri maju menjadi anggota DPR dari Partai PDI-Perjuangan dapil Jabar 1. Tetapi, perempuan 31 tahun ini tak ambil pusing dengan perundungan yang diterimanya.

Menurutnya perundungan dilakukan untuk menurunkan semangat. “Bully (perundungan) bisa menurunkan semangat kita, mengalahkan kita. Jadi kita berdoa saja, pede saja. Kita tahu, kita tidak seperti apa yang dibully. Jadi, ya biarin saja, anggap saja angin lalu. Namanya hidup pasti ada orang yang nggak suka,” ujar Kirana beberapa waktu lalu.

Aktris 31 tahun tersebut mengungkapkan banyak yang mengalami perundungan ketika terjun ke ranah politik. “Kalau bully saya yakin bukan buat saya saya, tapi buat semua. Ternyata satu yang saya temui bahwa jadi politisi bully-annya lebih banyak daripada jadi artis. Itu sesuatu yang wajar, jadi ya dijalanin saja,” katanya.

Di sisi lain, ibu satu anak ini sudah melakukan yang terbaik sebelum bertarung di pemilu legislatif nanti. Ia akan menerima apapun hasilnya. “Keputusan terbaik adalah keputusan Allah. Jadi, apapun yang terjadi nanti akan saya terima,” ujar pemeran Safina dalam film Punya Cerita.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2KuBhnX
April 12, 2019 at 06:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2KuBhnX
via IFTTT
Share:

Sunday, April 7, 2019

PKS Depok Serukan Kemenangan Prabowo-Sandi

PKS melakukan aksi flash mob dari Bogor hingga Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan aksi flash mob yang diklaim terpanjang di dunia. Dalam aksi itu, PKS juga menyerukan kepada masyarakat untuk memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memimpin Indonesia pada lima tahun mendatang 2019-2024.

"Sudut-sudut jalan utama Kota Depok dari selatan hingga utara dipenuhi kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang berpakaian hitam, kuning, dan putih," kata Ketua DPD PKS Hafid Nasir di Depok, Ahad (7/4).

Kader PKS berjajar rapi, menunjukkan kreativitasnya, menyapa hangat para warga. Sesekali terlihat rombongan massa kampanye akbar Prabowo-Sandi melewatinya, kemeriahan pun tiba, mereka bersama mengangkat simbol dua jari.

Hafid menjelaskan aksi kreatif yang menghimpun banyak massa di Depok ini merupakan bagian dari flash mob terpanjang di dunia dari Bogor hingga Jakarta. Ini untuk menyambut Kampanye Akbar Prabowo-Sandiaga Uno yang digelar di Gelora Bung Karno, Jakarta.

Flash Mob melintasi wilayah Kota Depok mulai dari Cilangkap, Simpang Depok, Jalan Tole Iskandar, Jalan Siliwangi dan Jalan Margonda hingga Halte UI. Kemudian dilanjutkan oleh kader dan simpatisan PKS dari wilayah Jakarta.

"Diperkirakan akan ada ribuan kader yang akan berdiri sepanjang rute tersebut untuk melakukan flash mob, ini akan menjadi flash mob terpanjang di dunia," ujar Hafid.

Selain itu, kegiatan tersebut menurut Hafid juga untuk semakin menyemarakkan pemenangan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Republik Indonesia yang diusung oleh PKS. Selain itu, mengajak masyarakat untuk memilih calon anggota legislatif yang berasal dari PKS.

"Selain semangat memenangkan pasangan Prabowo Sandi di eksekutif sebagai pasangan calon hasil ijtima ulama, melalui kegiatan ini juga kami mengajak masyarakat untuk juga memenangkan legislatifnya dengan memilih caleg-caleg yang berasal dari partai yang mendukung Prabowo Sandi, khususnya PKS yang Insya Allah sudah teruji loyalitasnya," lanjut Hafid Nasir.

Peserta aksi flash mob terpanjang ini terpantau bukan hanya diikuti oleh kader-kader senior PKS. Namun juga, para pemilih pemula yang baru pertama kali memilih pada perhelatan demokrasi tahun ini.

Yusri, salah satu peserta flash mob, dengan bangga memakai atribut partai berlambang bulan sabit kembar ini. Dari parasnya terlihat jelas bahwa ia merupakan generasi milenial. Bukan sekadar ikut-ikutan, Yusri memahami betul mengapa ia mengikuti flash mob.

"Saya sebagai pemilih pemula di tahun ini sangat bangga dan mendukung semua gagasan-gagasan kampanye yang diusung oleh PKS, demi terwujudnya masyarakat yang berkeadilan dan sejahtera," ujar Yusri, gadis berumur 18 tahun ini.

Yusri berharap pada pemilu 2019 ini, PKS dapat memenangkan kursi-kursi parlemen agar dapat memperjuangkan janji-janji kampanyenya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2D4Cuwi
April 07, 2019 at 06:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2D4Cuwi
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 2, 2019

Thursday, March 28, 2019

Berumah Tangga Adalah Ibadah

Mendirikan rumah tangga bisa jadi sarana untuk saling menasihati.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Mulyana

Berumah tangga bagi seorang Muslim tidak hanya didasari oleh sebuah kebutuhan akan fitrah untuk hidup berpasangan dengan lawan jenis. Lebih dari itu, berumah tangga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ibadah dan dakwah.

Sebagai ibadah, berumah tangga merupakan sarana untuk meningkatkan dan menyempurnakan amaliah ibadah kepada Allah SWT. Rasulullah bersabda, ''Barangsiapa menikah, maka sesungguhnya ia telah menyempurnakan separuh iman, karena itu hendaklah ia bertakwa kepada Allah dalam separuh yang tersisa.'' (HR Thabrani).

Sedangkan sebagai dakwah, berumah tangga adalah sarana untuk saling mengingatkan dalam kebaikan dan takwa serta berlomba dalam memberikan contoh terbaik. Dakwah dalam konteks ini tidak hanya antara suami, istri, dan anak. Namun, juga meliputi bagaimana keluarga yang dibentuk dapat menjadi teladan bagi keluarga lainnya dan masyarakat pada umumnya.

Adalah kenyataan bahwa setiap pasangan suami-istri selalu memiliki kekurangan dan kelebihannya. Kekurangan istri atau suami adalah sarana dakwah bagi pasangan masing-masing untuk melengkapi dan menutupi kekurangan tersebut.

Alquran menjelaskan hubungan suami-istri dengan ungkapan bahasa seperti sebuah pakaian. Artinya, istri adalah pakaian suami dan suami adalah pakaian istri. Ini membawa konsekuensi keduanya harus berusaha saling menjaga dan menasihati. Allah SWT berfirman, ''Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri-istri kamu; mereka adalah pakaian bagimu dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka.'' (QS 2: 187).

Untuk menjadikan rumah tangga sebagai sarana dakwah, dari setiap pasangan diperlukan kesadaran bahwa mereka terlahir sebagai pejuang-pejuang kebenaran yang memiliki kewajiban untuk saling memberikan nasihat, mengajak pada kebaikan, dan mencegah dari berbagai kemunkaran.

Hal ini sebagaimana Allah jelaskan dalam firman-Nya, ''Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang baik dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.'' (QS 3: 110).

Dalam ayat lainnya Allah SWT menegaskan, ''Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) pada yang baik, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.'' (QS 9: 71).

Pendek kata, berumah tangga harus kita jadikan sarana dakwah yang efektif. Baik suami kepada istri, istri kepada suami, orang tua kepada anak-anak, maupun antaranggota keluarga itu sendiri. Atau dengan kata lain, dakwah harus kita jadikan sebagai salah satu tujuan dalam berumah tangga. Wallahu a'lam bis-shawab.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Uhuj9I
March 28, 2019 at 06:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Uhuj9I
via IFTTT
Share: