Showing posts with label 2019 at 07:41PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 07:41PM. Show all posts

Wednesday, May 29, 2019

Karlovic Jadi Petenis Tertua yang Menang di Roland Garros

Karlovic genap berusia 46 tahun pada Februari lalu.

REPUBLIKA.CO.ID,  PARIS -- Petenis Kroasia Ivo Karlovic yang berusia 46 tahun menjadi petenis tertua yang memenangi pertandingan Grand Slam Prancis Terbuka, Rabu (39/5) WIB. Ini setelah Karlovic mengalahkan sesama petenis veteran Feliciano Lopez asal Spanyol di babak pertama.

Karlovic yang genap berusia 46 tahun pada Februari lalu, menang 7-6(4), 7-5, 6-7(7), dan 7-5 dalam pertandingan yang menampilkan jumlah usia 77 tahun jika usia kedua petenis tersebut digabung, tertua dalam era grand slam.

Karlovic menjadi petenis tertua yang memenangi sebuah pertandingan di Roland Garros, sejak Torben Ulrich pada 1973 ketika berusia 44 tahun. Ia juga menjadi petenis putra tertua yang memenangi pertandingan di turnamen grand slam setelah Ken Rosewall, juga 44 tahun pada 1978 di Australian Terbuka.

Petenis terakhir yang masih bertanding di nomor tunggal setelah menginjak usia 40 tahun adalah petenis AS Jimmy Connors pada AS Terbuka 1992. Karlovic, petenis Kroasia yang bertubuh tinggi besar, menghunjamkan 35 pukulan as untuk melaju ke babak kedua dan akan berhadapan dengan petenis muda Australia, Jordan Thompson.

"Kemenangan ini sangat berarti. Meski tercatat dalam catatan sebagai rekor tertua, setidaknya ada dalam catatan dan saya menyukainya," kata Karlovic usai pertandingan dilansir Reuters. "Saya tidak bertanding selama dua bulan, jadi saya sangat gembira bisa menang di sini hari ini."

Karlovic, peringkat 94 dunia, sebelumnya telah memutuskan untuk bertanding di setiap jenis lapangan sebagai persiapan menghadapi turnamen di Roland Garros. Ia belum pernah melewati babak ketiga di Prancis Terbuka.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30QNSWJ
May 29, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30QNSWJ
via IFTTT
Share:

Friday, May 24, 2019

Persib Alihkan Fokus pada Semen Padang

Pelatih Persib mengakui harus kembali mengatur ritme latihan tim.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Laga pekan kedua kompetisi Liga 1 2019 antara Persib Bandung dengan PS Tira Persikabo terpaksa ditunda. Laga ditunda akibat tidak turunnya izin keamanan dari Polres Bandung karena berdekatan dengan keputusan Pemilu 2019.

Dari sembilan pertandingan yang ada, hanya laga Persib yang ditunda. Sementara delapan pertandingan lainnya berlangsung aman.

Laga yang harusnya digelar pada Kamis (23/5) kemudian diundur pada 18 Juni mendatang. Kini Persib sudah mengalihkan fokus pada pertandingan melawan Semen Padang di  Stadion Haji Agus Salim, Padang, Rabu (29/5).

Pelatih Persib Robert Rene Alberts mengaku siap untuk menghadapi Semen Padang. Dia menyatakan, diundurnya laga sebenarnya dapat merugikan Persib dalam mempersiapkan tim menghadapi Semen Padang.

Hal ini karena Robert harus kembali mengatur ritme latihan tim. Selain itu, pelatih asal Belanda ini harus menjaga tim untuk tetap dalam kondisi terbaik. "Intensitas latihan sudah tinggi, kami selalu buat small gamedengan intensitas yang sangat tinggi," kata Robert di SPOrT Jabar, Kamis (23/5).

Robert mengakui latihan keras bisa diterima oleh skuat Maung Bandung. Meskipun latihan dilakukan sore hari menjelang berbuka puasa. "Saya kira mereka berhasil, kami berlatih dengan sangat baik dan mereka bisa latihan dengan intensitas yang selalu tinggi," jelas mantan pelatih PSM Makassar ini.

Robert memuji bagaimana motivasi tim untuk terus bisa menang di setiap pertandingannya. Tak ayal, Robert selalu menargetkan kemenangan bagi Persib. Termasuk ketika bertandang di kandang Semen Padang. "Atmosfer sangat bagus. Di latihan mereka bagus dan kita lihat saja di pertandingan selanjutnya siapa yang akan menang," katanya menegaskan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JAX1NP
May 24, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JAX1NP
via IFTTT
Share:

Kota Malang Segera Evaluasi Sistem PPDB

Terdapat 2.700-an siswa yang tidak tertampung PPDB

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan segera mengevaluasi sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Hasil evaluasi ini nantinya akan dilaporkan pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Wali Kota Malang, Sutiaji menjelaskan, daya tampung SMP/MTs negeri dan swasta di Kota Malang sekitar 14.900-an. Sementara kuota siswa di 27 SMP negeri sebesar 6.565 kursi.

Di PPDB 2019, sebanyak 9.000-an siswa telah terdaftar sebagai calon siswa baru di seluruh SMP negeri. Hal ini berarti terdapat 2.700-an siswa yang tidak tertampung. "Ini yang banyak dikeluhkan, diadukan karena tidak tereleminasi melalui nilai," kata Sutiaji kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Malang, Jumat (24/5).

Menurut Sutiaji, SMP Negeri Kota Malang hanya mampu menyediakan maksimal 32 rombongan belajar (rombel). Jumlah ini telah dibagi habis sehingga daya tampung tidak bisa ditambah lagi. Dengan kata lain, peserta yang tereliminasi sudah tidak bisa mendapatkan peluang masuk ke SMP negeri.

Berdasarkan hasil pengamatan sementara, kebanyakan orang tua memilih sekolah berdasarkan kedekatan lokasi dengan rumah. Namun karena pilihannya keliru, maka anaknya tereleminasi. Dari sini, Sutiaji pun memberikan catatan pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Malang.

"Tidak usah nanti dibagi pilihan pertama, pilihan kedua dan pilihan ketiga.  Orang tua yang tidak bisa memilih sekolah, nanti akan tereliminasi secara teritorial sesuai //GPS//. Maka kalau itu dilakukan, tidak ada anak yang jaraknya dekat hanya 50 meter kemudian terlempar karena itu salah pilihan. Itu nanti yang akan dievaluasi," jelas Sutiaji.

Sebelumnya, sejumlah wali murid mendatangi DPRD Kota Malang mengeluhkan sistem zonasi. Keluhan ini terkait permasalahan ketidaksamaan perhitungan jarak sekolah antara orang tua dan panitia PPDB. Jarak yang diperkirakan hanya 1 kilometer, ternyata bisa lebih dari angka tersebut berdasarkan verifikasi panitia.

Karena masalah tersebut, Pemkot Malang kini tengah berupaya mencari solusi. "Ayo kita pecahkan bersama, tadi juga NGO ada yang datang (rapat). Solusi //gimana//? Dana dari mana? Dititipkan di mana?" tegas Sutiaji.

Kota Malang sendiri telah memberikan anggaran hibah ke sekolah swasta sebesar Rp 49 miliar di 2019. Dari sini, Sutiaji pun meminta Disdik agar mengumpulkan ketua yayasan dan sekolah. Tujuannya, agar memastikan dana hibah tersebut benar-benar digunakan sehingga kendala pembiayaan bisa teratasi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2K2Y4pk
May 24, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2K2Y4pk
via IFTTT
Share:

Monday, May 20, 2019

Hasto: Aksi 22 Mei Jangan Sampai Ganggu Ketertiban Umum

Jika ada narasi keberatan itu seharusnya ditempuh melalui jalur hukum.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jendral Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengimbau agar aksi 22 Mei nanti jangan sampai mengganggu ketertiban umum. Dia mengatakan, ini menyusul pelaksanaan pemungutan suara yang telah berlangsung dengan baik.

"Mereka-mereka yang ingin mengambil jalur menghasut atau menyimpang itu akan berhadapan dengan kekuatan rakyat itu sendiri," kata Hasto Kristiyanto di Jakarta Pusat, Senin (20/5).

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) itu berpendapat, masifnya partisipasi rakyat dalam proses pemungutan suara pada 17 Aprul lalu merupakan hal yang positif. Dia mengatakan, sebabnya narasi keberatan itu seharusnya ditempuh melalui jalur hukum.

Hasto mengatakan, terkait aksi 22 Mei, aparat memiliki dasar-dasar legalitss untuk menindak jika ditemukan adanya gerakan menghasutnke arah tertentu. Dia mengatakan, ini dilakukan guna menjaga ketertiban umum.

Meski demikian, Hasto menilai wajar ada aksi massa yang akan dilakukan di depan Komisi Pemilihan Umum (KPU) nanti. Dia mengatakan, aksi massa itu bukan menjadi suatu hal yang istimewa dan hanya menjadi sebuah ekspresi sebagai bentuk kekalahan.

Hasto mengatakan, TKN dan PDIP tidak akan melakukan pengumpulan massa di titik tertentu. Dia juga mengimbau agar relawan tidak melakukan hal serupa  yang dilakukan kubu oposisi.

"Tapi tentu tidak ada larangan karena sama juga yang demo itu hak untuk berkumpul, untuk ikut mensyukuri kemenangan dan itu merupakan ekspresi dari setiap relawan yang biasa dilakukan," katanya.

Hal senada juga diungkapkan Sekretaris Jendral Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Dia mengaku menginstruksikan kader PKB untuk menyaksikan rekapitulasi suara pada 22 Mei nanti di rumah.

"Tidak ada kumpul-kumpul, tidak ada aksi-aksian. Masing-masing kumpul di rumah, di kantor DPC untuk mendengarkan dan melihat pengumuman live," katanya.

Dia mengatakan, pihaknya akan mengikuti mekanisme dan prosedur pemilu. Dia melanjutkan, rekapitulasi tidak perlu melakukan tekanan massa meski memiliki hak politik.

Seperti diketahui, Komisi Pemilihan Umum akan melakukan penetapan rekapitulasi suara nasional pada 22 Mei nanti. Bersamaan dengan itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) serta pendukung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berencana melakukan aksi massa ke gedung KPU.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LVbEgK
May 20, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LVbEgK
via IFTTT
Share:

Monday, April 22, 2019

Emil akan Kumpulkan Keluarga Petugas KPPS yang Meninggal

Ridwan Kamil berjanji Pemprov Jabar beri santunan keluarga petugas KPPS meninggal.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Emil akan mengumpulkan para keluarga petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) di Jawa Barat yang meninggal saat dan seusai bertugas pada pemilu 2019.

"Insya Allah rencananya besok saya akan mengundang keluarga petugas KPPS yang meninggal dunia, termasuk yang sakit dan TNI serta Polri yang bertugas," kata Gubernur Emil di Gedung Sate Bandung, Senin (2/4).

Gubernur mengatakan hingga saat ini pihaknya belum dapat menyebut berapa anggaran yang disiapkan untuk santunan kepada mereka. Namun kalau tidak ada anggaran pemerintah, ia siap mengeluarkan dana operasional gubernur.

"Soal itu mah pasti ada jalannya ya, kan gubernur ada dana operasional, bisa dari Bank BJB, sumber mah bisa dicari," kata dia.

"Jadi ada santunan dan penghargaan, nilainya besok. Penghargaan akan diberi di waktu yang lebih afdol. Santunan hanya untuk yang berpulang," kata Gubernur Emil.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan, santunan untuk petugas KPPS yang meninggal itu tak bisa menggunakan dana APBD.

Akan tetapi, kata Iwa, pihaknya akan tetap mencari cara lain agar santunan tetap diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemprov Jabar kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Untuk hal itu sudah ada pembahasan, dari sisi anggaran yang ada kan belum disiapkan karena aturannya tidak ada," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IAoL4s
April 22, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IAoL4s
via IFTTT
Share:

Thursday, April 11, 2019

Lukaku Nilai MU Kurang Arogan dan Percaya Diri Lawan Barca

Lukaku meminta Manchester United tampil lebih arogan dan percaya diri di leg kedua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyerang andalan Manchester United Romelu Lukaku meminta rekan-rekannya lebih percaya diri, arogan dan fokus saat the Red Devils menghadapi Barcelona di leg kedua babak perempat final Liga Champions di Stadion Camp Nou, pekan depan. Lukaku mengatakan rekan-rekannya harus tampil lebih baik dari leg pertama, dimana Manchester United kalah 0-1 dari Barcelona di Stadion Old Trafford.

"Kami harus percaya dan memiliki keinginan lebih besar serta menunjukan kualitas lebih baik dari pertandingan hari ini (leg pertama)," ujarnya.

"Anda tidak akan pernah tahu apa yang bisa terjadi dalam sepak bola," ucapnya seperti dikutip dari Independent, Kamis.

Lukaku menilai, dalam pertandingan leg pertama di Old Trafford, Setan Merah tampil kurang arogan dan percaya diri di babak pertama, meski bermain di kandang sendiri. Namun, ia menilai penampilan rekan-rekannya lebih baik di babak kedua.

"Itu yang harus kami tampilkan saat bermain di kandang Barcelona selama 90 menit berikutnya. Tidak kebobolan dan bisa mencetak gol lebih dulu," ujarnya.

Menurut Lukaku, rekan-rekannya harus menunjukan semangat bertarung seperti saat MU menyingkirkan Paris Saint-Germain di babak enam belas besar. MU mampu membalikan keadaan setelah di leg pertama kalah dengan sekor 2-0.

Ia menambahkan, Barcelona bukan tim yang tidak bisa dikalahkan. "Disana kami harus melakukan pekerjaan yang lebih baik dan tetap fokus," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G76B6P
April 11, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G76B6P
via IFTTT
Share:

Panwaslu KL Sebut yang Tercoblos di Malaysia Surat Suara Sah

Puluhan ribu surat suara ditemukan di dua tempat berbeda di Malaysia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di Kuala Lumpur (KL) memastikan bahwa surat suara tercoblos yang ditemukan adalah surat suara asli milik Komisi Pemilihan Umum (KPU). Puluhan ribu surat suara tersebut ditemukan di dua tempat berbeda, di wilayah Sungai Tangkas dan Bandar Baru, Kajang, Malaysia.

"Itu merupakan surat (suara) resmi valid yang akan dikirim kepada calon pemilih yang menggunakan metode pos dan itu beralamat semuanya dan bernamakan WNI kita di wilayah yurisdiksi KBRI Kuala Lumpur," jelas Ketua Panwaslu Kuala Lumpur, Yaza Azzahra, saat diwawancarai oleh TV One, Kamis (11/4).

Azzahra menambahkan, adapun surat suara yang tercoblos cukup beragam. Sampel yang diambil dilokasi pertama di sebuah gudang, lembar calon presiden dan wakil presiden yang tercoblos adalah pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-KH Maruf Amin.

Untuk lembar legislatif adalah DKI Jakarta daerah pemilihan 2 dan partainya adalah Nasdem nomor urut 3. Sementara di lokasi kedua, surat suara yang ditemukan di sebuah ruko, lembar calon presiden dan wakil presidennya tetap nomor 01. Kemudian lembar calon legislatif-nya adalah Partai Nasdem nomor urut 2 dan Partai Demokrat nomor 3.

"Jumlahnya di lokasi pertama itu sekitar 10-20 ribu surat suara, tapi yang tercoblos baru sekitar lima ribuan kalau yang di lokasi kedua yang sudah tercoblos lebih dari 10 ribu surat suara," ungkapnya.

Di lokasi kedua, menurut Azzahra, yang mencoblosi surat suara acara ilegal adalah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) sendiri. Itu diketahui dari keterangan Sekber Satgas Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga yang pertama melakukan penggerebekan.

Para pelaku mengaku diberi upah 50 sen ringgit per surat suara. Sayangnya, Azzahra sendiri tidak sempat menemui para pelaku, karena kabur terlebih dulu.

"Itu saja pengakuannya mereka disuruh dibayar 50 sen persatu surat suara. Saya kira mereka mengetahui kalau itu adalah tindakan ilegal," tutur Azzahra

Azzahra melanjutkan, para pelaku tidak memberitahukan siapa yang menyuruh dan mengupah mereka untuk mencoblos surat suara. Kendati demikian, pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari siapa oknum yang menyuruh mereka. Selain itu, Azzahra sudah mencari informasi terkait kepemilikan gudang di lokasi pertama kepada pihak kepolisian setempat.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan, mengatakan pihaknya belum bisa merespons pernyataan Bawaslu soal rekomendasi penundaan sementara pemungutan suara di Malaysia. Hingga saat ini, KPU mengaku belum mendapatkan surat resmi dari Bawaslu.

"Kami belum bisa merespons pernyataan Bawsalu, karena sampai dengan saat ini, KPU belum mendapatkan surat secara resmi dari Bawaslu," ujar Wahyu ketika dihubungi, Kamis (11/4).

Menurutnya, KPU ingin mendapatkan informasi yang akurat terlebih dahulu. Sehingga, pihaknya untuk mendapatkan informasi yang dapat dipertanggung jawabkan.

"Informasi akurat menjadi dasar bagi KPU untuk mengambil langkah berikutnya. Jadi sebelum mendapatkan informasi data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan tentu kami belum bisa mengambil langkah berikutnya," tegas Wahyu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UuItFh
April 11, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UuItFh
via IFTTT
Share:

Friday, April 5, 2019

KPU Utamakan Keluarga Dampingi Penyandang Disabilitas

KPU Kota Metro tidak menyiapkan secara khusus petugas untuk penyandang disabilitas.

REPUBLIKA.CO.ID, METRO -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Metro tidak menyiapkan secara khusus petugas untuk mendampingi penyandang disabilitas ketika hendak mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS). KPU Kota Metro mengutamakan keluarga untuk melakukan pendampingan.

"Kalau menyiapkan orang secara khusus tidak. Kita mengedepankan pihak keluarga untuk melakukan pendampingan. Kenapa keluarga, karena keluarga akan menjaga kerahasian pemilih," kata Komisioner KPU Metro, Nur Muhammad, di Metro, Jumat (5/4).

Menurut dia, sebelum melakukan pendampingan, pihak keluarga harus mengisi formulir yang disiapkan oleh KPU bahwa mereka melakukan pendampingan bagi penyandang disabilitas. "Kalaupun tidak ada keluarga maka Linmas maupun petugas TPS yang akan mendampingi. Tapi harus dengan persetujuan dari pengawas TPS dan saksi-saksi intinya mendapat persetujuan bersama," ujarnya.

Ia menjelaskan, KPU juga sudah melakukan penyesuaian TPS untuk penyandang disabilitas agar nantinya mudah untuk memberikan hak suaranya. "TPS juga sudah disesuaikan ketika nanti ada penyandang disabilitas yang datang menggunakan kursi roda ataupun yang lainya," jelasnya.

Menurut Nur, untuk penyandang disabilitas tunanetra ada surat suara khusus yang disiapkan oleh KPU, tetapi itu hanya untuk pemilihan presiden dan wakil presiden. "Karena seluruh Indonesia nama dan gambarnya sama. Tetapi untuk DPD RI, DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota tidak ada. Karena berbeda dapil, nama dan lainya," ucapnya.

Ia menambahkan, KPU juga meminta kepada petugas di TPS untuk lebih mendahulukan dan memberikan waktu lebih penyandang disabilitas. "Sudah kami minta petugasnya untuk mendahulukan. Nah di DPT Kota Metro jumlah penyandang disabilitas ada 218 jiwa, tersebar diseluruh kecamatan," tambahnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UlshGr
April 05, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UlshGr
via IFTTT
Share:

Kemenhub akan Hadiri Pertemuan Boeing di Singapura

Boeing menyatakan permintaan maaf kepada keluarga korban kecelakaan pesawat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Boeing Co dikabarkan akan melakukan pertemuan dengan seluruh maskapai di Singapura pada Sabtu (6/4). Dalam pertemuan tersebut, rencananya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga akan menghadirinya.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti memastikan dirinya yang akan menghadiri pertemuan tersebut juga. “Ada (perwakilan Kemenhub) saya sendiri. Saya hadir,” kata Polana di Gedung Kemenhub, Jumat (5/4).

Sementara itu, Boeing saat ini sudah mengutarakan permintaan maafnya kepada keluarga korban kecelakaan pesawat Maskapai Lion Air dan Ethiopian Airlines. Hal tersebut terkait kecelakaan yang menggunakan pesawat jenis Boeing 737 MAX 8.

Chief Executive Officer (CEO) Boeing Co Dennis Muilenburg meminta maaf kepada keluarga korban atas kecelakaan fatal yang menimpa Ethiopian Airlines dan Lion Air. Dia berjanji akan segera merilis piranti lunak untuk sistem manuver pesawat.

“Kami meminta maaf atas nyawa yang hilang dalam kecelakan 737 belum lama ini. Kami tetap fokus pada keselamatan penumpang dan memastikan bahwa tragedi seperti ini tidak pernah terjadi lagi,” ujar Muilenburg dalam sebuah rekaman video yang diunggah di akun Twitter @BoeingAirplanes, Kamis (5/4).

Muilenburg mengatakan, detail mengenai apa yang terjadi dalam kecelakan Ethiopian Airlines ET302 dan Lion Air JT610 akan diumumkan oleh otoritas pemerintah dalam laporan final. "Namun dengan adanya laporan awal dari investigasi kecelakaan Ethiopian Airlines, Sistem Augmentasi Karakteristik Manuver (MCAS) di kedua penerbangan diaktivasi sebagai respons terhadap informasi angle of attack yang salah," ujarnya.

Muilenburg yang berbicara dari hanggar Boeing mengatakan, sejarah industri penerbangan menunjukkan bahwa sebagian besar kecelakan disebabkan oleh peristiwa yang saling terkait. Begitu pula dalam kasus jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines dan Lion Air. Dia memastikan, Boeing dapat memutus salah satu mata rantai yang saling terkait dalam dua kecelakaan fatal tersebut. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FQcs0m
April 05, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FQcs0m
via IFTTT
Share:

Sunday, March 31, 2019

Cak Nun: Saya dan Keluarga Pasti ke TPS

Menurut Cak Nun, memberi hak suara merupakan kenikmatan.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Budayawan Emha Ainun Nadjib atau akrab disapa Cak Nun menegaskan bersama keluarganya akan mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) pada 17 April 2019. "Saya, istri, dan anak akan ke TPS memberikan hak suara. Tapi, siapa yang dipilih itu rahasia dan saya sudah punya pilihan," ujarnya di sela diskusi bersama media di Surabaya, Ahad (31/3).

Memberikan hak suara saat Pemilu mendatang, kata dia, merupakan kenikmatan yang dimiliki setiap orang sehingga dibuat kotak suara di TPS agar tidak diketahui orang lain atau bersifat rahasia. Menurut Cak Nun, jika memberikan hak suara ke TPS lalu diumumkan, maka tak ubahnya penulisan skor pertandingan bola voli yang dihitung terbuka di papan tulis antara nomor urut 01 atau 02.

"Memberikan suara itu privasi dan perlindungan terhadap hak pemilih. Yang tahu hanya diri sendiri, malaikat dan Allah SWT," ucap suami artis Novia Kolopaking tersebut.

Cak Nun juga tidak memberikan sinyal atau kriteria tentang calon presiden yang akan dipilihnya, bahkan kepada jamaah maiyah (sebutan bagi forum jamaah yang mengikuti pengajian Cak Nun). Ia juga tak memiliki instruksi khusus.

Cak Nun mengajak masyarakat selalu berdoa agar sepanas dan sesulit apa pun keadaan bangsa, tapi tetap menjaga persatuan, keamanan, perdamaian dan selalu mencintai Indonesia. "Yang pasti, dua pasangan calon masing-masing punya cerita, termasuk pengalaman hidupnya seperti apa. Semuanya punya plus minus. Sekarang sampai hari H, mari jadi orang Indonesia saja, bukan orang dari partai politik tertentu," katanya.

Pemilihan umum serentak digelar 17 April 2019, yakni memilih anggota DPRD II, DPRD I, DPR RI, DPD serta presiden dan wakil presiden periode 2019-2024. Pemilihan Presiden diikuti dua pasangan calon, yaitu Jokowi-KH Ma'ruf Amin di nomor urut 01, serta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di nomor urut 02.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2V7Miwt
March 31, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2V7Miwt
via IFTTT
Share:

Friday, March 29, 2019

Warga Gaza Siap Peringati Great March of Return

Hamas menyerukan agar aksi demonstrasi dilakukan dengan damai.

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Masyarakat Palestina di Jalur Gaza berencana menggelar aksi demonstrasi di sepanjang perbatasan Israel pada Sabtu (30/3). Hal itu dilakukan dalam rangka memperingati satu tahun "Great March of Return".

Kelompok Hamas menyerukan agar aksi demonstrasi dilakukan dengan damai. Hamas pun mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati terhadap pasukan penembak jitu Israel.

"Kami menyerukan kepada rakyat kami, terutama kaum muda, untuk berhati-hati terhadap penembak jitu musuh kriminal," kata Hamas dalam sebuah pernyataan, dikutip laman The Guardian pada Jumat (29/3).

Khalil Shahin, salah satu warga Palestina yang tinggal di kamp pengungsi Nusseirat di Gaza mengatakan akan berpartisipasi kembali dalam aksi demonstrasi di perbatasan Israel pada Sabtu. Ia memantapkan tekadnya walaupun putranya, Imad, telah tewas dalam aksi Great March of Return tahun lalu.

"Kami telah menjelaskan perjuangan Palestina kepada semua manusia, kepada seluruh dunia. Kami telah menjelaskan perjuangan kami tidak akan pernah mati," kata Shahin.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, pada Kamis (28/3), menyatakan siap melancarkan kampanye militer besar-besaran ke Gaza jika diperlukan. Hal itu dia utarakan mengingat meningkatnya eskalasi akibat perang roket antara militer Israel dan Hamas sejak awal pekan ini.

"Semua orang Israel harus tahu bahwa jika kampanye yang komprehensif diperlukan, kami akan memasukkannya dengan kuat dan aman, dan setelah kami menghabiskan semua kemungkinan lainnya," kata Netanyahu saat mengunjungi perbatasan Gaza dan bertemu dengan para komandan militer Israel.

Hal tersebut kembali ditegaskan Menteri Kabinet Keamanan Israel Arye Deri saat diwawancara radio Angkatan Darat Israel. "Militer akan menggunakan tangan yang sangat kuat terhadap siapa pun yang mencoba menghadapi pasukan kami. Jangan biarkan ada yang menyalahkan Israel setelah itu," ujarnya.

Pada Maret tahun lalu, segenap warga Palestina di Gaza berpartisipasi dalam aksi demonstrasi bertajuk Great March of Return. Mereka menuntut Israel mengembalikan lahan yang didudukinya pasca-Perang Arab-Israel tahun 1948 kepada para pengungsi Palestina.

Selain itu, massa juga menyuarakan protes dan kecaman atas keputusan Amerika Serikat (AS) merelokasi kedutaan besarnya untuk Israel ke Yerusalem. Seremoni peresmian gedung kedubes AS terjadi saat Great March of Return berlangsung.

Kendati warga Palestina di Gaza melakukan aksinya secara damai, tetapi Israel meresponsnya dengan mengambil langkah represif. Sejak hari pertama Great March of Return dilaksanakan, Tel Aviv telah menuduh aksi itu merupakan pertemuan teror yang terorganisir dan penuh kekerasan.

Israel pun berusaha membubarkan massa yang mendekat ke pagar perbatasannya. Mula-mula, mereka hanya menembakkan gas air mata. Namun, selanjutnya, Israel mengerahkan pasukan penembak jitu untuk melumpuhkan atau bahkan membunuh para demonstran.

Sebanyak 189 warga Palestina tewas sepanjang aksi Great March of Return dilaksanakan. Sementara, sekitar 6.016 lainnya mengalami luka ringan dan berat.

PBB telah menyatakan bahwa tindakan Israel terhadap para demonstran Great March of Return merupakan kejahatan perang. "Beberapa pelanggaran itu mungkin merupakan kejahatan perang atau kejahatan terhadap kemanusiaan dan harus segera diselidiki Israel," ujar Komisaris Kenya Betty Kaaring Murungi dalam laporan yang diterbitkan Komisi Penyelidikan Independen PBB tentang Protes di Wilayah Palestina yang Diduduki.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HMTxH5
March 29, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HMTxH5
via IFTTT
Share:

Sunday, March 24, 2019

Kebijakan Visa Progresif Dinilai tidak Perlu untuk Petugas

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Arab Saudi telah memberlakukan kebijakan baru, yakni visa progresif bagi jamaah dan petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) yang sudah pernah berhaji. Dengan peraturan tersebut, mereka akan dikenakan biaya visa sebesar Rp 7.573.340 (kurs 1 SAR senilai Rp 3.786).

Baca Juga:

Terkait itu, Ketua Umum Rabithah Haji Indonesia Ade Marfuddin menilai perlu adanya pemilahan. Menurut dia, petugas TPHD tidak perlu terkena kebijakan visa progresif.

Sebab, lanjut dia, tujuan adanya petugas haji bukanlah melaksanakan ibadah rukun Islam kelima itu, melainkan sebagai pihak yang melayani jamaah haji. Ade berharap, pemerintah Indonesia dapat melakukan negosiasi dengan pemerintah Arab Saudi. Tujuannya supaya para petugas haji tidak dimaknai sebagai bagian kuota jamaah haji Indonesia.

"Kalau petugas walau berkali-kali ke (Arab Saudi), itu kita butuh orang yang mungkin mendampingi jamaah haji. Secara logika, orang yang belum berhaji jadi pendamping jamaah haji 'kan tidak mungkin," tutur Ade Marfuddin kepada Ihram.co.id, Ahad (24/3).

Tambahan pula, lanjut Ade, jumlah jamaah haji asal Indonesia begitu banyak. Maka dari itu, pemerintah Indonesia sesungguhnya memiliki daya tawar yang tinggi terhadap Arab Saudi.  

Di sisi lain, dia mengakui, kebijakan visa progresif bertujuan menjaga supaya tidak ada orang yang menunaikan haji berkali-kali. Semangat kebijakan tersebut, menurut dia, patut didukung.

Sebab, sudah seharusnya setiap orang Islam menyadari, panggilan haji merupakan perintah sekali seumur hidup. Karena itu, setiap calon jamaah hendaknya memanfaatkan ibadah haji yang pertama kali sebaik-baiknya.

"Itu jelas (berhaji) bagi orang yang mampu. Manfaatkan dengan baik berhaji sekali seumur hidup, tapi berhaji yang kedua dan ketiga kali hukumnya bukan wajib, melainkan sunah," jelasnya.

Ia menegaskan, kebijakan visa progresif tujuan utamanya memberikan kesempatan kepada orang yang belum pernah berhaji. Apalagi, antrean calon jamaah haji di Indonesia terbilang sangat panjang. Perlu adanya kesadaran dari mereka yang sudah pernah berhaji untuk menahan diri.

Usul kepada Menag

Terpisah, komisioner Komisi Pengawas Haji Indonesia (KPHI) Syamsul Maarif juga berpandangan serupa. Dia menilai, sebaiknya Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin melakukan komunikasi antarnegara. Tujuannya supaya kebijakan visa progresif dipertimbangkan ulang, sehingga tidak mencakup petugas TPHD.

Lebih lanjut, Syamsul mengusulkan, pemerintah RI dapat mendorong Saudi supaya kebijakan tersebut disosialisasikan terlebih dulu selama setahun ini. Tujuannya agar para jamaah tidak terkejut dan merasa terbebani.

Dia mengingatkan, kebijakan visa progresif untuk jamaah umrah saja diberlakukan secara bertahap, tidak mendadak diberlakukan.

Berita Terkait

Bagaimanapun, Indonesia seperti halnya negara-negara lainnya memang mesti mematuhi kebijakan yang diterapkan Arab Saudi. Di sisi lain, pemerintah Indonesia sesungguhnya memiliki kemampuan untuk melakukan negosiasi.

Dalam hal ini, negosiasi dianggap perlu untuk membuat petugas TPHD tidak tercakup dalam kebijakan visa progresif. "Paling tidak, khusus visa (progresif) untuk petugas haji dibebaskan. Kalau kebijakan kita harus menerima, (tapi) pemerintah yang punya kewajiban melakukan lobi-lobi, apalagi jamaah Indonesia dianggap paling besar (jumlahnya)," ujar Syamsul Maarif, Ahad (24/3).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HE3XZA
March 24, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HE3XZA
via IFTTT
Share:

Saturday, March 9, 2019

Telat Panas, Persela Ungguli Arema di Pengujung Babak I

Di menit-menit awal pertandingan, kedua tim langsung melancarkan jual beli serangan.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Persela Lamongan unggul sementara di babak pertama atas Arema FC di lanjutan pertandingan Grup E Piala Presiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (9/3). Satu-satunya gol lahir dari sontekan penyerang Persela, Washington Brandao.

Di menit-menit awal pertandingan, kedua tim langsung melancarkan jual beli serangan. Pemain Persela cenderung menyerang dari sisi kanan dan kiri mengandalkan tiga gelandang serang di belakang penyerang.

Sementara, Arema FC perlahan menyusun serangan dari tengah melalui dua gelandang jangkar untuk mengalirkan bola-bola mendatar. Absennya Hamka Hamzah karena cedera membuat pertahanan Arema sedikit bocor. Beruntung, Arthur yang juga berposisi sebagai bek mampu memimpin skuat Singo Edan dengan menghalau percobaan serangan Persela.

Dengan sama-sama mengusung formasi 4-2-3-1, lini tengah lapangan dipenuhi oleh gelandang dari kedua tim. Permainan pun lebih jarang berkutat di mulut gawang Arema dan Persela.

Momentum Persela Lamongan datang di pengujung paruh pertama. Kemelut yang terjadi di depan gawang Arema dimanfaatkan oleh juru gedor Persela, Washington Brandao di menit ke-41. Tak mengenal ampun, Persela terus menggempur pertahanan Arema hingga wasit meniupkan peluit tanda babak pertama berakhir.

Susunan Pemain

Persela Lamongan: Dian Agus, Arif Satria (c), Jairo, Samsul A, Eky T, Subagja, Kei Hirose, Lucky W, Hambali, Jose S, Brandao

Arema FC: Utam, Arthur (c), Latif, Hendro, Jayus H., Makan Konate, Pavel, Ricky, Dendy, Kayame, Robert.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HaKQ9j
March 09, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HaKQ9j
via IFTTT
Share:

Thursday, February 21, 2019

Zikir dan Doa Bersama Berlangsung Khidmat di Monas

Jamaah diajak untuk berdoa bersama untuk keutuhan dan kemajuan bangsa Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Shalat Magrib berjamaah dalam acara shalawat, zikir dan doa bersama yang diadakan MUI DKI Jakarta berjalan dengan khidmat. Ribuan pengurus MUI se-DKI Jakarta, pengurus masjid dan mushala dari seluruh DKI Jakarta, dan pimpinan majlis taklim terlihat khusyuk menjalankan shalat berjamaah.

Setelah selesai shalat, KH Nasir Zein yang bertugas sebagai imam, mengajak seluruh jamaah membaca Yasin bersama, disusul zikir dan shalawat. Suara ayat suci Alquran, disusul pembacaan zikir terdengar syahdu dan serempak. Setelahnya, jamaah diajak untuk berdoa bersama untuk keutuhan dan kemajuan bangsa Indonesia.

Ketua Umum MUI DKI Jakarta KH Munahar Muchtar mengatakan kegiatan ini mengambil tema “Meningkatkan Peran Ulama untuk Memperkuat Ukhuwah Umat Dalam Bingkai NKRI”. Kegiatan ini, kata KH Munahar diikuti oleh 50 ribu ulama, umara dan jamaah umat Islam di wilayah DKI Jakarta.

Dia menjelaskan, senandung shalawat dan zikir, adalah sarana yang tepat untuk membebaskan manusia dari egosentris. Mengingat esensi zikir adalah bagaimana mejadikan manusia semakin sadar akan hakikat kemanusiaan. “Dengan kegiatan ini, insya Allah akan menyadarkan umat untuk menghargai pentingnya rasa persatuan dan kesatuan,” tambah dia.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (Waketum MUI) Pusat, Zainut Tauhid mengatakan, acara doa bersama bertajuk 'Munajat 212 Mengetuk Pintu Langit Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa dan Agama' yang diadakan MUI DKI Jakarta ini merupakan perbuatan yang mulia, apalagi hal tersebut ditujukan untuk keselamatan bangsa dan negara.

“Harapan kami acara tersebut terlaksana dengan lancar, tertib, khidmat dan benar-benar diisi dengan kegiatan keagamaan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT (taqarrub ilallah),” kata Zainut.

Mengingat kini bangsa Indonesia tengah memasuki masa kampanye, Zainut mengimbau agar acara tersebut tidak tercemari oleh kegiatan politik praktis, sehingga tidak mengurangi nilai kesakralan dari kegiatan doa dan dzikir. Dia juga menyarankan seluruh pengurus MUI DKI untuk tetap menjadikan organisasi MUI sebagai simpul pemersatu umat.

“Kepada MUI Provinsi DKI yang ikut memprakarsai kegiatan tersebut kami mengimbau untuk tetap menjadikan organisasi MUI sebagai simpul dan pemersatu umat, menjaga ukhuwah Islamiyah maupun ukhuwah wathoniyah demi terwujudnya kehidupan masyarakat yang rukun, harmonis dan bersatu,” ujar dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Xfwjhq
February 21, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Xfwjhq
via IFTTT
Share:

Sunday, February 3, 2019

Presiden: Indonesia Stop Impor Jagung 3,6 Juta Ton

Indonesia berhasil mengekspor jagung sebanyak 380 ribu ton pada 2018

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Presiden Joko Widodo berpesan kepada penyuluh untuk terus mengawal dan mendampingi para petani dalam menjaga dan meningkatkan produksi pertanian. Menurut Jokowi, pekerjaan besar di sektor pertanian masih perlu dilakukan karena masih banyak yang harus terus dikerjakan.

"Untuk jagung sebagai contoh, kita sudah bisa menyetop impor 3,6 juta, dan kita kemarin 2018 sudah ekspor jagung sebanyak 380 ribu ton. Berarti kita sudah mengurangi impor sekitar 3,4 juta ton. Ini atas kerja keras Bapak dan Ibu dari Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP),” kata Jokowi dalam Silaturahmi Nasional dengan THL-TBPP se Indonesia dengan tema "Satu Tekad Satu Tujuan, Kedaulatan Pangan Nasional” di Gor Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Ahad (3/2).

Jokowi mengingatkan perlunya mengatur waktu penanaman agar saat panen tidak over supply yang mengakibatkan harga anjlok. "Diperlukan pengaturan-pengaturan, komunikasi antara kita diseluruh tanah air diperlukan untuk menjaga supply dan demand pada manajemen makro," ujar Jokowi.

 

Kebijakan Berpihak Ke Petani

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan kebijakan pemerintah telah membuahkan hasil luar biasa pada Era Kabinet Jokowi-JK. Ia mencontohkan, terkait produktivitas jagung, tidak lepas dari inisiatif Kementan untuk menetapkan aturan harga jagung di petani minimal Rp 3.150 per kg pada awal pemerintahan.

Kebijakan ini juga ditopang dengan program lain terkait produksi jagung secara besar-besaran. Programnya terobosa berupa pemanfaatan benih unggul jagung tongkol dua dan jagung hibrida. Selain itu juga dilakukan peningkatan Indeks Pertanaman jagung di sawah, perluasan di lahan kering, integrasi jagung-sawit lewat tumpangsari, tanam jagung di lahan hutan.

"Bahkan di lahan seperti kuburan, pematang sawah dan pinggir jalan pun ditanami jagung saat ini. Pemuda tani milenial pun bertanam jagung karena menguntungkan," kata Amran.

Amran menyatakan, dari aspek hilir, Kementan juga memperhatikan disediakan sarana pasca panen dan bermitra dengan Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT). Hasilnya produksi meningkat sehingga Indonesia mampu menyetop impor 3,5 juta ton, dalam hitungan kasar bila dihitung selama 4 tahun itu setara Rp 40 triliun. Pada 2017, Amran mrnyatakan tidak impor jagung pakan ternak, dan bahkan tahun 2018 sudah ekspor 341 ribu ton.

"Memang ada impor sisa 130 ribu ton pada akhir 2018 oleh BULOG, bukan oleh swasta. Ini dibagikan khusus peternak kecil untuk pakan unggasnya dan sebagai stock berjaga-jaga, tidak dijual bebas di pasar," tegas Amran.

Untuk diketahui data FAO, 2018 Indonesia peringkat 8 produsen jagung terbesar dunia setelah Amerika Serikat, China, Brasil, Argentina, Ukraina, Mexico dan India.

 

Perhatian Khusus untuk Penyuluh

Terkait acara tersebut, Amran menegaskan, THL-TBPP ini sangat diperlukan, karena memiliki pengalaman mendampingi petani, ada yang sudah pengalaman sampai dengan 13 tahun mendampingi petani.

"Bicara THL-TBPP, ya lihat saya sekarang. Saya adalah penyuluh, suatu saat nanti yang hadir disini bisa juga menjadi Menteri Pertanian," tutur Amran

Perpanjangan kontrak kerja TLH-TBPP telah ditandatangani kembai oleh Menteri Pertanian berdasarkan Keputusan Menteri pertanian nomo 67 tahun 2019 tentang tenaga harian lepas tenaga bantu penyuluh pertanian kementerian pertanian tahun 2019. Di tahun awal tahun 2018 silam, Kepmentan Nomor 72/2018 terbit dan menjadi bentuk kontrak kerja oleh 12.548 orang THL-TBPP di seluruh Indonesia.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Momon Rusmono menuturkan, pihaknya selalu melakukan audiensi sesuai dengan tata cara birokrasi yang berlaku di Indonesia.

 Untuk diketahui, hingga sekarang jumlah penyuluh pertanian pusat dan daerah terdiri dari PNS 31.511 orang (termasuk pengankatan CPNS 2017 sebanyak 6.033 orang) dan jumlah THL-TBPP sebanyak 12.548 orang.

PermenPAN-RB No. 8 Tahun 2016 spesifik dalam lingkup jabatan maupun soal persyaratan usia. Spesifik usia, karena PP 89/2000 sebagai landasan operasional Permenpan tersebut menetapkan syarat 18 hingga 35 tahun.

Momon menyatakan, Kepres bukan aturan yang berdiri sendiri, yang terlepas dari aturan perundang-undangan lainnya. Secara garis besar urutan tingkatannya adalah UUD, UU, Perppu, PP, Pepres, dan Kepres, serta aturan perundangan di bawahnya.

Dihubungi terpisah, Ketua Forum Komunikasi Nasional (FK Nas) THL TBPP, Gunadi menuturkan pihaknya telah bertemu langsung dengan Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Pertanian.

THL-TBPP adalah Tenaga Harian Lepas (kontrak) Penyuluh Pertanian yang direkut oleh Pemerintah Pusat yakni Kementrian Pertanian RI sejak tahun 2007-2009 untuk menjaga kedaulatan pangan. Adapun tugas utama mendampingi petani dalam melaksanakan budidaya, pengendalian hama dan penyakit, penangan pasca panen serta pemasaran hasil. "Jadi intinya THL-TBPP adalah wakil pemerintah yang hadir di tengah-tengah petani, " tegas Gunadi.

Gunadi mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi yang telah mengangkat sebanyaki 6.058 THLTBPP usia dibawah 35 tahun menjadi Penyuluh Pertanian PNS meskipun pemerintah sebelumnya memberlakukan moratorium pengangkatan PNS. Apresiasi dilakukan karena Jokowi telah memberi kesempatan kepada 17 ribu penyuluh THL TBPP dan Tenaga Teknis Pertanian lainnya untuk mengikuti tes ASN yang rencananya akan dimulai awal Februari 2019.

"Akan menjadi semakin sempurna nikmat yang kami rasakan jika Presiden Joko Widodo berkenan menerbitkan Keppres bagi pengangkatan THL-TBPP usia di atas 35 tahun menjadi CPNS sebagaimana Keppres Nomor 25 Tahun 2018 Tentang Pengangkatan Tenaga Dokter Gigi dan Bidan PTT," tutupnya.

 

 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RBcBIB
February 03, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RBcBIB
via IFTTT
Share:

Friday, January 25, 2019

'NU-Muhammadiyah, Dua Sayap Penopang Bangsa Indonesia'

Kedua organisasi ini memiliki semangat sama untuk membangun umat, bangsa, dan negara.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN – Peran penting dua organisasi raksasa Muhammadiyah dan NU memang tidak terbantahkan bagi Indonesia. Perkembangan kedua organisasi itu turut menjadi pergerakan penting Indonesia.

Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Budi Setiawan, mengatakan keserasian Muhammadiyah dan NU memang melahirkan banyak inspirasi. Utamanya, inspirasi untuk memajukan Indonesia. 

Mengenang istilah yang muncul pada 1990-an, ia menganalogikan Muhammadiyah dan NU sebagai sayap bagi Indonesia. Artinya, tanpa kedua sayap itu, tentu tidak mampu sosok gagah burung garuda terbang tinggi.  

Hari ini, saat muncul inspirasi damai bernama Nusantara Berkemajuan, kata dia, masyarakat akan kembali dikenalkan dengan satu narasi yang indah. Tapi, Budi tetap merasa, akan tetap ada noda-noda yang harus mampu dihilangkan.

"Tapi, dari sana, dunia akan melihat ketika Muhammadiyah dan NU tidak harus melebur, tapi terus menjadi kepak-kepak sayap yang me,bawa terbang Indonesia," ujar Budi dalam Seminar bertajuk "Islam Indonesia di Pentas Global: Inspirasi Damai Nusantara untuk Dunia" di Balai Senat, UGM, Yogyakarta, Jumat (25/1). 

Ketua Bidang Kebudayaan dan Hubungan Antar Umat Beragama PBNU, Imam Aziz, menilai NU selama ini memang terus mengembangkan metodologi yang dimiliki. Metodologi itulah yang mampu merespons perkembangan secara cepat  

Menurut Imam, metodologi yang itulah yang membuat NU bisa sangat mudah menerima beragam perkembangan baru. Termasuk, bisa berdamai dengan kelompok-kelompok kepercayaan yang ada, tidak justru memeranginya. 

"Dan itu syar’i, jadi jangan dianggap Indonesia itu bukan negara syar’i, selama ini Indonesia syar’i sekali," ujar Imam. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TfT16o
January 25, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TfT16o
via IFTTT
Share:

Friday, January 11, 2019

Firmino Tuntut Liverpool untuk Bangkit

Jelang laga vs Brighton, ia bidik misi tiga poin dan enggan timnya terpeleset lagi.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Striker Liverpool Roberto Firmino menuntut timnya untuk segera bangkit dan memenangkan laga melawan Brighton Hove Albion. Ini setelah di dua partai terakhir, the Reds puasa kemenangan.

Pada lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke-22 anak asuh Juergen Klopp bakal berkunjung ke markas Brighton Albion, Sabtu (12/1) malam WIB. Jelang laga Firmino mengusung misi tiga poin dan enggan kembali terpeleset.

"Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Kehilangan jelas selalu buruk, tidak ada yang suka kalah, dan kami akan melakukan yang terbaik untuk mendapatkan tiga poin," ujar pria asal Brasil dikutip Fourfourtwo, Jumat (11/1).

The Reds untuk sementara masih bercokol di urutan pertama klasemen Liga Primer dengan perolehan 54 poin dari 21 laga yang telah dimainkan. Namun, rekor apik Sadio Mane dan kawan-kawan terpaksa berhenti di tangan Manchester City pada 4 Januari.

Cobaan the Kupites tak berakhir sampai di situ. Liverpool kembali menelan pil pahit, kali ini di pentas Piala FA. Merseyside Merah dipermalukan 1-2 dari tim kuda hitam Wolverhampton Wanderes tengah pekan kemarin.

Peraih lima gelar Liga Champions itu patut waspada. Sebab, bila terus berjalan dalam periode negatif, bukan tidak mungkin rival terdekat, Manchester City, bisa menyalip. "Itulah tujuan dari Liga Premier yang sangat kompetitif. Jika tim di papan atas melemah, tempat kedua akan menyusul. Jadi kami harus mempertahankan fokus kami hingga akhir musim," sambung pemain 27 tahun.

Di sisi lain, mantan penggawa TSG Hoffenheim ini memberikan pujian kepada rekan setim Mohamed Salah yang baru saja dinobatkan sebagai pemain terbaik Afrika musim ini. "Saya ingin mengucapkan selamat kepadanya karena memenangkan penghargaan."

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TFQqCD
January 11, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TFQqCD
via IFTTT
Share:

Thursday, January 10, 2019

Lindungi Monarki, Malaysia Perketat UU Ujaran di Medsos

Sedition Act yang disahkan pada 1948 dinilai tak lagi sejalan dengan kondisi zaman.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR – Perdana Menteri Malaysia, Mahatir Mohammad mengatakan, hukum Malaysia harus secara tepat mendefiniskan soal penghinaan monarki. Pernyataan ini menyusul rencana pemerintah yang akan memberlakukan undang-undang baru yang akan melindungi kesucian monarki dari dihina hingga diserang.

"Saat ini, pihak kepolisian kami tidak mengeti apa yang dianggap penghinaan, jadi kami perlu menguraikan tindakan atau kata-kata apa yang dapat ditafsirkan sebagai penghinaan," kata Mahathir seperti dikutip laman Channel News Asia, Kamis (10/1).

Menurutnya, Malaysia kini mempraktikan kebebasan berbicara sehingga orang-orang tidak dapat dituntut jika mereka membuat pernyataan faktual.

"(tapi) Jika kita tutup mulut semua orang bahkan tidak bisa berbicara menentang tindakan kejahatan, akan ada ketidakadilan di negara ini," kata perdana menteri.  

Sebelumnya pada hari itu, Menteri Departemen Perdana Menteri Liew Vui Keong mengatakan, pemerintah akan memberlakukan undang-undang baru serta mengubah undang-undang yang ada untuk melindungi kesucian para penguasa. 

Dia juga mencatat Sedition Act, yang disahkan pada 1948, membawa hukuman yang tidak sesuai dengan kondisi masyarakat saat ini. "Kita adalah monarki konstitusional. Jadi, pemerintah harus selalu memastikan penguasa kita dilindungi dari fitnah yang tidak berdasar dan serangan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab," katanya. 

Menteri menekankan tujuannya adalah untuk memastikan bahwa monarki konstitusional Malaysia akan selalu dilindungi dari semua jenis serangan. Dalam merumuskan undang-undang baru, pemerintah akan melihat monarki konstitusional di beberapa negara Persemakmuran. 

Menteri menambahkan bahwa ia akan mengemukakan masalah tersebut selama pertemuannya dengan masing-masing kepala hukum dan sekretaris jenderal semua kementerian pada akhir bulan ini. 

"Pertemuan itu juga akan melihat undang-undang yang akan dicabut dan diubah pada sesi parlemen pada 2019," katanya.

Sebelumnya, ada seruan yang semakin besar untuk menjatuhkan hukuman kepada mereka yang menghina monarki. Pada Rabu (9/1) kemarin, polisi melaporkan menangkap dua pria dan seorang wanita karena diduga menghina mantan raja Malaysia Sultan Muhammad V di media sosial, sehubungan dengan pengunduran dirinya baru-baru ini. 

Sultan Muhammad V telah mengundurkan diri pada hari Ahad pekan lalu. Konferensi Para Penguasa akan memilih seorang raja baru pada 24 Januari mendatang. Sementara itu, Sultan Nazrin dari Perak, wakil raja, akan bertindak sebagai penjabat kepala negara.

Kepala Polisi Malaysia Mohamad Fuzi Harun mengatakan, tiga orang yang terlibat akan diselidiki di bawah Undang-undang Sedisi. Sedition Act saat ini menghukum pelaku pertama kali dengan denda maksimum RM 5.000 (1.220 dolar AS) atau hukuman penjara tiga tahun maksimum atau keduanya, dengan pelanggaran selanjutnya yang dapat dihukum dengan hukuman penjara maksimal lima tahun.

"Publik disarankan untuk menggunakan media sosial dengan hati-hati dan menahan diri untuk tidak membuat pernyataan yang provokatif atau yang salah mengartikan pengunduran diri Yang di-Pertuan Agong XV, sejauh menyebabkan persepsi negatif terhadap institusi kerajaan negara ini," kata kepala Kepolisian.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FoR7fJ
January 10, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FoR7fJ
via IFTTT
Share:

Sunday, January 6, 2019

GAK Masih Aktif Erupsi, Warga Pulau Sebesi Kembali Mengungsi

Warga Pulau Sebesi khawatir terjadi gelombang tsunami susulan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Status Gunung Anak Krakatau (GAK) masih Siaga (Level III) dan terus mengalami kegempaan letusan, hingga Ahad (6/1), membuat warga Pulau Sebesi, Rajabasa, Lampung Selatan, yang masih tersisa di pulau tersebut mengungsi ke Kalianda. Mereka khawatir terjadi gelombang tsunami susulan seperti akhir tahun lalu.

Jumlah pengungsi dari Pulau Sebesi yang berjarak dengan GAK sekitar 9,5 – 10 km tersebut bertambah lagi 19 orang. Sedangkan pengungsi warga pulau tersebut pada sepekan setelah kejadian tsunami sebanyak 2.032 jiwa. Pengungsi asal Pulau Sebesi tersebut ditempatkan di lapangan tenis indoor, Kalianda, Ibukota Kabupaten Lampung Selatan.

Penjabat Kepala Desa Tejang Pulau Sebesi, Sugeng membenarkan ada 19 orang warganya yang masih tersisa belum mengungsi sebelumnya saat terjadi gelombang tsunami akhir tahun lalu. “Mereka terdiri dari lima kepala keluarga,” kata Sugeng, Ahad (6/1).

Menurut dia, 19 warga tersebut memang belum mengungsi selama terjadi bencana tsunami. Mereka mengungsi di dataran tinggi Pulau Sebesi. Mereka tinggal di kebun-kebun mereka, dan juga tidak berani menginap di rumahnya dekat bibir pantai, karena khawatir terjadi tsunami lagi.

Keterangan yang diperoleh dari warga pengungsi Pulau Sebesi di lapangan tenis indoor Kalianda, 19 orang pengungsi baru tersebut, tidak tahan melihat kondisi GAK yang masih mengeluarkan lava pijar dan material, serta kegempaan dan letusan setiap hari. Mereka menyeberang menggunakan kapal motor.

Menurut Ridwan, pengungsi yang bertahan di pulau tersebut selama bencana, sudah tidak kerasan lagi. Intinya, mereka ingin mengungsi takut ada tsunami lagi.

"Ceritanya, mereka ingin mengungsi juga ke Kalianda. Mereka tidak tahan lagi tinggal di kebun, karena kondisi gunung Krakatau masih belum berubah," katanya.

Kehadiran 19 orang pengungsi baru tersebut membuat petugas bingung menempatkannya. Jumlah pengungsi yang ada sudah padat. Camat Kalianda Erdiansyah menyatakan, belasan pengungsi tersebut telah ditempatkan di SDN 1 Way Urang Kalianda, karena lapangan tennis indoor itu sudah penuh dan padat.

Asap kawah

Kondisi GAK yang terpantau dari warga yang berada pesisir selatan Kabupaten Lampung Selatan pada Ahad (6/1) masih mengeluarkan asap tebal berwarna hitam dan abu-abu di mulut kawahnya. Ketinggian kolom asap mencapai 1.500 meter dari puncak kawahnya.

Kepala Pos Pemantauan GAK di Desa Hargo Pancuran, Rajabasa, Lampung Selatan Andi Suardi menyatakan, status GAK masih berada pada level III atau Siaga dan aktivitas erupsinya masih berlangsung. Masyarakat siapapun orangnya, masih tidak diperbolehkan mendekat kawasan GAK dalam radius lima kilometer.

Sedangkan kepada warga, diimbau untu menjauh dari bibir pantai sejauh 500 meter, mengingat kondisi GAK masih berlangsung kegempaan tremor, yang sewaktu-waktu dapat berubah. Intinya, ia mengharapkan warga tetap tenang dan waspada kemungkinan yang terjadi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CRErMG
January 06, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CRErMG
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 1, 2019

Relawan: Korban Tsunami Perlu Terapi Psikis

Banyak korban mengalami depresi karena harta hilang atau rusak, dan ancaman bencana.

REPUBLIKA.CO.ID, PANDEGLANG -- Korban tsunami di pesisir Selat Sunda perlu mendapatkan terapi psikis atau kejiwaan. Ini guna mencegah depresi berkepanjangan yang berdampak buruk terhadap kualitas dan produktivitas masyarakat.

"Kami berharap para korban tsunami itu menerima terapi atau bimbingan kejiwaan agar mereka kembali pulih pada kehidupan normal," kata Suswanto, seorang relawan dari Jakarta saat mengunjungi Labuan, Pandeglang, Selasa (1/1).

Saat ini, ia mengatakan, banyak korban tsunami mengalami depresi karena harta bendanya hilang maupun rusak, serta ketakutan ancaman bencana. Mereka yang semula strata ekonominya cukup baik, kata dia, dengan adanya bencana kehidupanya menjadi terpuruk.

Misalnya, kata dia, seorang juragan ikan juga memiliki kapal, tetapi kondisi kapal miliknya rusak berat. Begitu pula masyarakat yang memiliki rumah bagus, harta berharga, dan kendaraan, namun hanya seketika hancur bahkan hilang.

Di samping itu, kata dia, rasa ketakutan membayangi jiwa mereka pascatsunami. Karena itu, katanya, mereka yang terdampak tsunami perlu mendapat terapi psikis maupun bimbingan keagamaan untuk memulihkan kejiwaan korban.

Ia mengatakan apabila mereka tidak dilakukan terapi dan bimbingan dikhawatirkan, akan memunculkan depresi berat. "Kami yakin melalui terapi dan bimbingan itu bisa mengembalikan kehidupan normal," katanya.

Samsudin, seorang warga Panimbang, mengatakan ada warga yang terdampak tsunami di wilayah itu meninggal dunia pada hari kedua pascatsunami. Padahal, katanya, dia sehari sebelumnya sudah mengungsi dan hari kedua pulang kembali ke rumah yang jaraknya berjauhan dengan pantai.

Namun, saat menerima kabar air laut naik dan sirine tanda bencana berbunyi, lalu kejiwaanya terganggu hingga tak sadarkan diri dan meninggal dunia. "Korban itu dipastikan terganggu kejiwaanya karena merasa ketakutan, sehingga perlu adanya terapi psikis dan bimbingan keagamaan," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AqynJA
January 01, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AqynJA
via IFTTT
Share: