Showing posts with label 2018 at 03:39PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 03:39PM. Show all posts

Wednesday, December 19, 2018

BPK: Freeport Wajib Bayar Denda dan Kerugian ke Pemerintah

Jumlah denda yang harus dibayarkan oleh Freeport sebesar 1,6 juta dolar AS

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasil penyelidikan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) menemukan adanya kerugian negara yang cukup besar atas aktivitas PT Freeport Indonesia (FI) di Papua. Jumlah kerugian tersebut kata BPK wajib dibayarkan oleh Freeport pasca mereka menandatangani perubahan dari KK menjadi IUPK.

Anggota IV BPK RI, Rizal Djalil menjelaskan jumlah denda yang harus dibayarkan oleh Freeport sebesar 1,6 juta dolar AS yang terdiri dari permasalahan kekurangan penerimaan negara berupa PNBP dan kelebihan pencairan jaminan reklamasi.

Selain itu karena PTFI memakai lahan milik negara seluas 4,5 ribu hektare tanpa izin, maka Freeport juga perlu membayar denda karena juga turut merusak lingkungan sebesar Rp 460 miliar.

"Mereka wajib membayar itu setelah melakukan tandatangan. Sesuai aturan yang ada mereka mendapatkan tenggat waktu paling lambat 24 bulan sejak penandatanganan alih kontrak," ujar Rizal di Gedung BPK, Kamis (19/12).

Rizal juga menjelaskan Kementerian ESDM dan Kementerian LHK sudah membuat pembaharuan regulasi terkait dengan pengelolaan usaha jasa pertambangan sesuai dengan rekomendasi BPK, sehingga potensi penyimpangan pada masa yang akan datang dapat dicegah dan tidak terjadi kembali.

"BPK sangat menghormati dan mengapresiasi kebijakan Presiden Republik lndonesia terkait proses divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia sesuai dengan hasil rapat terbatas tentang percepatan divestasi saham PT Freeport Indonesia tanggal 29 November 2018," ujar Rizal.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UY49pN
December 19, 2018 at 03:39PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UY49pN
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 11, 2018

Pimpinan KPK: Kita Sedang Ciptakan Manusia Seperti Tuhan

KPK sedang gencar menerapkan pendidikan karakter antikorupsi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk pendidikan antikorupsi. Melalui pendidikan itu, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengungkapkan perlu dibentuk sosok manusia yang mirip Tuhan.

"Kita bukan menciptakan orang setengah dewa lagi, kita menciptakan orang mirip Tuhan sekarang," kata Saut, salam sambutan pembuka Rakornas KPK, bersama pendidik, Kemendikbud, dan Kemenristekdikti, di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Selasa (11/12).

Ia mengatakan, dalam pendidikan antikorupsi memiliki tujuan membentuk manusia yang ramah, sopan, rendah hati, suka menolong orang lain, dan penyayang. Menurut dia, sifat-sifat tersebut adalah milik ilahi.

Pendidikan karakter antikorupsi nantinya akan ada untuk siswa pendidikan dasar, menengah, hingga mahasiswa. Meskipun demikian, Saut masih belum bisa memastikan apakah pendidikan karakter antikorupsi tersebut dimasukkan ke dalam pelajaran yang sudah ada atau akan ada pelajaran baru.

"Nilai pelajaran antikorupsi di pelajaran kimia juga bisa masuk. Kalau kamu buang limbah sembarangan lalu pas dihukum kamu nyogok itu gimana. Atau dalam pelajaran biologi, kalau kamu terus bunuhin hewan, itu gimana," katanya menjelaskan.

Lebih lanjut, Saut menuturkan KPK akan ikut merumuskan detail-detail terkait pendirikan karakter tersebut. Detail yang ia maksud contohnya adalah bagaimana ketika pendidikan karakter itu tidak berjalan dengan baik maka apa yang akan dilakukan selanjutnya.

"Tadi kan sudah tercermin pelajaran itu enggak substain, setelah belajar ditinggalin, enggak ada sanksinya Ini masih banyak yang harus dijabarkan. KPK nanti akan masuk ke detail-detail itu. Jadi, tidak mau juga kita cuma kasih buku lalu anak suruh baca sendiri," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QJR9EX
December 11, 2018 at 03:39PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QJR9EX
via IFTTT
Share:

Monday, December 10, 2018

Tertarik Fitness CrossFit? Ketahui Hal Ini Dulu

Crossfit memaksimalkan gerakan yang dilakukan saat berolahraga dalam waktu minim

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- CrossFit merupakan program fitness berintensitas tinggi yang saat ini cukup kontroversial. Sebagian orang menilai CrossFit sebagai cara terbaik untuk membentuk tubuh. Sebagian lain memandang CrossFit sebagai 'cara paling efektif' untuk mendapatkan cedera.

Terlepas dari kontroversi ini, CrossFit telah menjadi gerakan fitness yang besar. Diketahui ada lebih dari 13 ribu gym CrossFit tersebar di berbagai belahan dunia. Sebutan untuk gym CrossFit adalah box.

Beragam klaim seputar CrossFit mungkin akan mengundang rasa penasaran para newbie untuk ikut mencoba program ini. Namun sebelum memutskan untuk mencoba CrossFit, penting untuk mengetahui dan memahami CrossFit lebih jauh. Berikut ini adalah X hal yang perlu diketahui sebelum mencoba CrossFit seperti dilansir Men's Health.

Apa Itu CrossFit

CrossFit merupakan sebuah program olahraga yang menggabungkan gerakan dari berbagai jenis olahraga, mulai dari gerakan senam, angkat beban, powerlifting dan mendayung. CrossFit diciptakan oleh mantan pesenam Greg Glassman untuk memaksimalkan gerakan yang dilakukan saat berolahraga dalam waktu yang lebih sedikit.

Tujuan CrossFit adalah meningkatkan kebugaran dan membantu tubuh bergerak lebih baik. Gerakan-gerakan olahraga yang dilakukan dalam CrossFit merupakan gerakan berintensitas tinggi.

Apa Yang Dilakukan Dalam Kelas CrossFit

Secara umum, setiap sesi kelas CrossFit akan dibagi ke dalam tiga bagian. Ketiga bagian ini adalah pemanasan, komponen skill atau strength, kemudian Workout of the Day atau WOD.

Gerakan yang dilakukan pada saat pemanasan akan disesuaikan dengan komponen skill atau kekuatan yang akan dilakukan. Latihan olahraga skill dirancang untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan latihan tertentu, misalnya lompat tali double under. Sedangkan latihan olahraga strength lebih bertujuan untuk membuat tubuh terasa lebih baik dan lebih kuat.

Pada bagian WOD, ada set latihan spesifik yang diberikan dalam waktu dan pengulangan yang sudah ditentukan. WOD biasanya terdiri dari latihan seluruh tubuh yang berlangsung selama 8-16 menit, namun bisa jauh lebih pendek seperti tiga menit saja.

"Latihan selama tiga menit mungkin terdengar konyol, tapi ketika Anda menggunakan intenstas sebesar 95 persen, Anda akan dalam masa pemulihan selama satu jam setelahnya," ungkap General Manager dan Pelatih dari BRICK Ian Creighton.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2G6vsuE
December 10, 2018 at 03:39PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2G6vsuE
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 27, 2018

'Bermalam di Rumah Rasullullah'

Maghfirah Travel menggelar Aksi Teatrikal yang merupakan program tahunan yang bertujuan untuk melakukan pembinaan pascahaji dan umrah.

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED
Maghfirah Travel menggelar Aksi Teatrikal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Maghfirah Travel menggelar Aksi Teatrikal bertema 'Bermalam di Rumah Rasulullah.' Direktur Utama Maghfirah Travel, Firman Muhammad Nur mengatakan hal itu merupakan bentuk komitmen kepada para alumni Maghfirah Travel.

Firman menuturkan bahwa acara tersebut adalah program tahunan yang bertujuan untuk melakukan pembinaan pascahaji dan umrah.

Ia menambahkan Maghfirah Travel berkomitmen untuk menjaga pengalaman spiritual dan pengalaman batin para alumninya.

Berikut video lengkapnya.

  • Videografer:
  • Havid Al Vizki
  • Video Editor:
  • Wisnu Aji Prasetiyo

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DMccQn
November 27, 2018 at 03:39PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DMccQn
via IFTTT
Share:

JK Rowling Sisakan Misteri untuk Sekuel Fantastic Beasts

Salah satu misteri besar adalah kehidupan nagini usai berpisah dari Credence

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald menyisakan banyak misteri untuk sekuel-sekuelnya mendatang. Sang penulis sekaligus produser, JK Rowling, menjawab berbagai pertanyaan mengenai dunia sihir lewat jalan cerita yang dikuak sedikit demi sedikit.

Para penggemar yang sudah menonton sekuel kedua itu kini pasti menanti-nantikan lanjutannya dari total lima film. Berikut beberapa pertanyaan utama yang menjadi sorotan dari sinema yang masih tayang di bioskop itu, dikutip dari laman The Verge.

Baca: Petualangan Mengejar Grindelwald Sang Penyihir Kegelapan

Penerus keluarga Lestrange

Keluarga Lestrange memiliki sejarah gelap yang dieksplorasi dalam Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald. Sangat menarik menantikan bagaimana tokoh Leta Lestrange dalam film berkaitan dengan Bellatrix Lestrange, pelahap maut setia Voldemort.

Linimasa dunia sihir

Film tidak hanya memperkenalkan wajah-wajah baru, tetapi juga membawa banyak karakter lama yang hadir dalam usia lebih muda. Namun, kehadiran itu sedikit mengacaukan linimasa dunia sihir. Contohnya, dengan kehadiran Profesor McGonagall muda dalam film.

Baca: Jude Law Nonton Maraton Semua Film Harry Potter

Nasib Nagini

Nagini, ular peliharaan Voldemort, ternyata seorang perempuan yang mengalami kutukan darah sehingga berubah wujud. The Crimes of Grindelwald menunjukkan sisi Nagini yang lembut dan simpatik. Nasibnya setelah berpisah dengan Credence menjadi pertanyaan besar.

Identitas Credence 

Identitas Credence mengundang rasa penasaran yang diharapkan terjawab pada sekuel mendatang. Benarkah Credence adalah bagian dari keluarga Dumbledore? Atau Grindelwald hanya berdusta agar bisa memanipulasi penyihir muda itu untuk mengalahkan Albus Dumbledore?

Sejarah keluarga Dumbledore yang ada di film Harry Potter and the Deathly Hallows juga tidak memberi petunjuk. Sebab, Albus Dumbledore hanya diceritakan memiliki dua adik, yaitu Aberforth si bengal dan Ariana yang sudah meninggal dunia. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ql6RWV
November 27, 2018 at 03:39PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ql6RWV
via IFTTT
Share:

Thursday, November 22, 2018

Prabowo Prediksi Jakarta Tenggelam, TKN: Bisa Jadi Benar

TKN mengatakan pemerintah pusat dan Pemprov DKI telah menyiapkan antisipasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin menanggapi pernyataan Prabowo Subianto, yang memprediksi air laut di utara Jakarta akan naik hingga mencapai Bundaran Hotel Indonesia, akibat perubahan iklim. TKN menilai, ucapan Prabowo bisa jadi ada benarnya.

"Saya kira prediksi Pak Prabowo itu bisa jadi benar jika kita tidak mempersiapkan untuk mengantispasinya," kata Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Ace Hasan Syadzily di Jakarta, Kamis (22/11).

Ace mengungkapkan, pemerintah, baik di level pusat maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah memiliki program untuk menjaga agar jangan air laut itu masuk ke daratan Jakarta. Dia melanjutkan, program itu salah satunya Giant Sea Wall atau program National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) atau tanggul laut raksasa.

Ace mengatakan, tanggul didirikan sebagai langkah antisipas di sepanjang pantai Jakarta untuk menahan agar air laut jangan sampai ke daratan Jakarta.  "Selain itu, pemerintah DKI Jakarta harus tegas kepada warganya agar tidak menggunakan air bawah tanah. Itu kewenangan Pemprov," katanya.

Baca juga: Prabowo: 2025 Dunia Defisit Air Bersih dan Jakarta Tenggelam

Sebelumnya, calon presiden nomor urut 02 juga memprediksi air bersih di dunia bakal mengalami defisit pada 2025. Prabowo mengatakan, saat ini terjadi kekeringan hebat dampak dari perubahan iklim di California. Dia meminta Indonesia bersiap menghadapi kemungkinan serupa mengingat tidak menutup kemungkinan Indonesia khususnya Jakarta akan terpapar dampak serupa.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PHX2mB
November 22, 2018 at 03:39PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PHX2mB
via IFTTT
Share: