Showing posts with label December 20. Show all posts
Showing posts with label December 20. Show all posts

Thursday, December 20, 2018

Hadapi Pilpres, Peran Ormas Muslimah Strategis Bangun Bangsa

Perempuan memiliki peran signifikan dalam edukasi politik sehat.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA – Menjelang Pilpres 2019 ormas Muslimah memiliki peran yang strategis untuk membangun bangsa. Karena itu, dia meminta agar ormas Muslimah di Indonesia memberikan pendidikan politik terhadap masyarakat bawah.  

"Mereka ormas ini sangat strategis sebab mereka kan punya kaki sampai bawah jadi penting kehadiran mereka untuk memberikan pendidikan poliitk buat masyarakat," ujar Dosen Ilmu Politik FISIP Universitas Indonesia, Valina Singka Subekti  kepada Republika.co.id, Kamis (20/12).

Valina mengatakan, pendidikan politik terhadap kaum muslimah penting untuk memberikan pemahaman tentang kewajiban dan hak warga negara dalam memilih dan dipilih. 

"Jadi bagaimana caranya agar mereka ini pemilih kita ini perempuan ini dibangun kesadaran politiknya itu supaya bisa menggunakkan hak pilihnya secara berkualiatas," ucap Ketua Umum Pimpinan Pusat Wanita Syarikat Islam ini. 

Dia menuturkan, jumlah pemilih Indonesia saat ini kurang lebih ada 190 juta dan separuhnya adalah perempuan. Namun, menurut dia, dari segi pendidikan kaum perempuan masih kalah dengan laki-laki, sehingga perlu didorong kesadaran politiknya. 

 "Jadi mereka ini mesti didorong diberdayakan dibangun kesadarannya sebaga seorang warna negara," katanya. 

Menurut dia, kaum perempuan harus didorong agar memilih pemimpin yang berkualitas pada Pilpres 2019 mendatang, serta perlu diberi pemahaman agar tidak memaklumi politik uang. 

"Jangan pilih orangnya jika mereka money politik, pilihlah orang yang punya track record yang bagus, yang berintegritas, punya kapasitas, punya visi mengenai mengenai membangun Indonesia yang lebih baik," kaya Valina.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QIzNcn
December 20, 2018 at 11:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QIzNcn
via IFTTT
Share:

Al-Irsyad al-Islamiyah Desak RI Pro Aktif Soal Uighur

Al-Irsyad juga mengusulkan agar umat sepakat memboikot produk Cina.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Organisasi massa (ormas) al-Irsyad al-Islamiyyah mendesak pemerintah Indonesia untuk bersikap tegas dalam menanggapi kasus penindasan yang dialami etnis Uighur di Cina. Seperti diketahui, pemerintah Cina dalam beberapa hari terakhir telah menjalankan kebijakan tangan besi terhadap komunitas Muslim itu.

Sejumlah media massa internasional melaporkan, pemerintah yang berhaluan komunisme itu telah memaksa orang-orang dari etnis Uighur dan Kazakhs untuk masuk ke kamp-kamp reedukasi. 

Di dalamnya, mereka diduga kuat mengalami berbagai intimidasi dan kerja paksa. Bahkan, pemerintah Cina juga dikabarkan melarang mereka dalam beribadah sesuai keyakinan masing-masing.

 “Ini sungguh tidak bisa dibenarkan oleh hak asasi manusia dan hukum apa pun,” kata Ketua Dewan Syuro al-Irsyad al-Islamiyyah, KH Abdullah Djaidi dalam keterangan yang diterimaRepublika,co.id, Kamis (20/12). 

Pihaknya mendesak pemerintah Cina untuk segera menghentikan segala bentuk pengabaian hak-hak kaum Muslimin di sana. Bila hal itu tidak dilakukan, Beijing berarti sedang menjalankan praktik kejahatan kemanusiaan secara sistematis.

Lebih lanjut, Abdullah berharap pemerintah Indonesia lebih bersikap proaktif dalam membela kepentingan umat Islam yang sedang dizalimi di Xinjiang—wilayah yang dihuni kedua etnis minoritas tersebut. Jangan sampai ada anggapan bahwa RI menutup mata terhadap ketidakadilan yang sedang terjadi di sana. 

“Sebab, Indonesia adalah negara Muslim terbesar, dan Cina punya kepentingan besar pula secara ekonomi di Indonesia,” kata Abdullah.

Abdullah juga meminta umat Islam di Tanah Air dan dunia pada umumnya untuk bahu-membahu dalam mendukung kaum Uighur dan Kazakhs di Xinjiang. Menurutnya, ada banyak cara untuk mewujudkannya. 

Bila perlu, boikot seluruh produk Cina yang beredar di pasar dalam negeri. Apalagi yang diketahui merupakan hasil dari sistem kerja paksa yang diterapkan Beijing atas rakyat etnis Uighur dan Kazakhs.

“Produk-produk Cina sekarang sangat dominan di negara-negara Muslim. Kalau umat Islam kompak memboikot produk-produk tersebut, maka akan menjadi alat penekan yang efektif terhadap pemerintah Cina agar menghentikan penindasannya terhadap Muslim di Xinjiang,” tegas Abdullah.

Cina, negara yang berideologi komunisme, dilaporkan telah mengoperasikan kamp-kamp reedukasi untuk etnis Uighur dan Kazakhs di Xinjiang. 

The Associated Press mengutip sejumlah saksi yang menyebutkan Partai Komunis Cina telah melarang rakyat di wilayah itu untuk menggunakan bahasa etnis daerah setempat. Larangan bahkan mencakup persoalan yang sifatnya pribadi, semisal menjalankan ibadah sesuai ajaran Islam.

Xinjiang terletak di bagian barat Cina dan dihuni mayoritas Muslim dari etnis Uighur dan Kazakh. Beberapa tahun silam, isu separatisme menguat di sana. Beijing meresponsnya dengan kebijakan tangan besi dalam dua tahun belakangan. Hasilnya, ratusan ribu Muslimin ditahan dan dimasukkan dalam kamp-kamp.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rO8Uox
December 20, 2018 at 11:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rO8Uox
via IFTTT
Share:

KPK Perpanjangan Penahanan Bupati Cirebon Nonaktif

Sunjaya merupakan tersangka kasus gratifikasi di Pemkab Cirebon

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang penahanan Bupati Cirebon nonaktif Sunjaya Purwadisastra (SUN), yang merupakan tersangka suap terkait mutasi, rotasi, dan promosi jabatan di Pemkab Cirebon. Sunjaya akan menjalani penahanan hingga 22 Januari 2019.

"Perpanjangan penahanan untuk SUN selama 30 hari dimulai 24 Desember 2018 sampai 22 Januari 2019," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Kamis.

Selain itu dalam penyidikan kasus suap tersebut, KPK pada Kamis memeriksa tiga saksi untuk tersangka Sunjaya, yaitu Kasubag Perlengkapan Setda Kabupaten Cirebon Wawan Priatna, Camat Talun Kabupaten Cirebon Nanan Supriyatno, dan Nurlaila seorang Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

"Penyidik mendalami keterangan dari para saksi terkait proses mutasi jabatan yang diketahui para saksi di Pemerintah Kabupaten Cirebon," ucap Febri.

Selain Sunjaya, KPK juga telah menetapkan tersangka lainnya, yaitu Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cirebon Gatot Rachmanto (GR). Dalam kegiatan tangkap tangan dalam kasus tersebut, KPK mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga terkait tindak pidana, yaitu uang rupiah sebesar total Rp385.965.000 dengan rincian Rp116 juta dan Rp269.965.000 dalam pecahan seratus ribu dan lima puluh ribu rupiah.

Selanjutnya, bukti transaksi perbankan berupa slip setoran dan transfer senilai Rp6.425.000.000. Diduga pemberian oleh Gatot kepada Sunjaya melalui ajudan Bupati sebesar Rp100 juta terkait "fee" atas mutasi dan pelantikan GAR sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cirebon.

Diduga Sunjaya sebagai Bupati juga menerima pemberian Iainnya secara tunai dari pejabat-pelabat di lingkungan Pemkab Cirebon sebesar Rp125 juta melalui ajudan dan sekretaris pribadi Bupati.

Modus yang diduga digunakan adalah pemberian setoran kepada Bupati setelah pejabat terkait dilantik. Nilai setoran terkait mutasi ini diduga telah diatur mulai dari jabatan lurah, camat hingga eselon III.

Selain pemberian tunai terkait mutasi jabatan, diduga Sunjaya juga menerima "fee" total senilai Rp6.425.000.000 yang tersimpan dalam rekening atas nama orang lain yang berada dalam penguasaan Bupati yang digunakan sebagai rekening penampungan terkait proyek-proyek di lingkungan Pemkab Cirebon Tahun Anggaran 2018.

Untuk diketahui, Sunjaya merupakan petahana yang memenangi Pilkada Kabupaten Cirebon 2018 lalu. KPK juga mengindentifkasi uang suap yang diterima oleh Sunjaya untuk kepentingkan Pilkada.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2LsTBL1
December 20, 2018 at 11:55PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2LsTBL1
via IFTTT
Share:

Penjual Obat Online Diminta Segera Miliki Lisensi

Aturan dibuat untuk menyortir penjualan obat palsu melalui jasa online

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ketua Komisi IX DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi mengatakan, pihaknya bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tengah merancang aturan. Beleid itu akan mewajibkan penjual obat melalui jasa daring maupun media sosial harus memiliki lisensi.

"Untuk penjualan online kami sudah merancang Komisi IX bersama badan POM, agar para penjual lapak online yang menjual obat harus berlisensi toko obat. Sesuai dengan Permenkes yang terbaru," kata Dede saat menghadiri pemusnahan produk ilegal dan berbahaya di Bandung, Kamis (20/12).

Aturan itu dibuat untuk menyortir penjualan obat palsu atau berbahaya melalui jasa online. Ia menyadari semakin berkembangnya teknologi akan berimbas pada segala aspek, seperti kemudahan membeli sesuatu di media sosial.

Menurut dia, khusus untuk penjualan obat harus dilakukan dengan izin dari Kementerian Kesehatan atau dari BPOM. Izin tersebut menjadi penjamin bahwa obat yang dijual benar-benar asli.

"Kita lihat di warung-warung pun obat sudah tidak boleh, itu semua ditarik ke level di atasnya. Oleh karena itu, bagi mereka yang khusus ingin menjual obat online, khusus obat harus memiliki lisensi toko obat," kata dia.

Tak hanya itu, ia juga memandang peran penyedia jasa layanan jual beli online (E-Commerce) begitu vital dalam membatasi peredaran obat ilegal. Mereka didorong untuk selektif dalam memberikan izin membuka lapak online di situsnya.

"Apa syaratnya memiliki lisensi toko obat, harus ada asisten apoteker di dalam perusahaannya itu, khusus untuk obat online," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rWmiY5
December 20, 2018 at 11:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rWmiY5
via IFTTT
Share:

Pemerintah Diminta Agar Saudi Menunda Biometrik Umrah

IHRAM.CO.ID,  JAKARTA -- Wakil ketua Komisi 8 DPR RI, Sodik Mudjahid, mengatakan pemerintah Indonesia harus mendukung calon jamaah yang akan berangkat umrah. Karena saat ini, calon jamaah umrah dipersulit dengan keharusan pemeriksaan biometrik sebelum mereka berangkat ke Arab Saudi.

"Pemerintah harus turun tangan mendesak pemerintah Arab Saudi mengundurkan syarat pemeriksaan biometrik calon jamaah umrah sampai mereka siap menyiapkan gate umrah minimal di tiap kota/kabupaten," kata Sodik, dalam keterangan rilis yang diterima Republika.co.id, Kamis (20/12).

Sodik mengatakan, pembelaan pemerintah kepada bangsa Indonesia yang akan umrah adalah dengan mendesak pemerintah Saudi memperbanyak gate biometrik. Idealnya, kata dia, adalah satu gate biometrik di setiap kota/kabupaten.

Ia berpandangan, proses biometrik sebelum umrah akan sangat menolong percepatan pemeriksaan imigrasi di bandara di Saudi, seperti halnya kemudahan pemeriksaan imigrasi jamaah haji.

Akan tetapi, menurutnya, proses biometrik calon jamaah haji berbeda dengan calon jamaah umrah. Calon jamaah haji melakukan proses biometrik di embarkasi haji, di mana calon jamaah haji wajib berkumpul di embarkasi. 

Namun, calon jamaah umrah tidak wajib kumpul di embarkasi. Jika titik biometrik calon jamaah umrah hanya ada di beberapa titik di Indonesia, seperti yang sudah disiapkan kerajaan Saudi saat ini, ia menilai hal itu akan menyulitkan calon jamaah umrah. Terutama, calon jamaah yang berada di provinsi yang sarana transportasinya masih sulit seperti di daerah kepulauan. 

Seperti diketahui, mulai keberangkatan haji 2018 kerajaan Arab Saudi memberlakukan proses perekaman biometrik di Asrama Haji. Sehingga, ketika tiba di Bandara Jeddah, jamaah hanya perlu konfirmasi data dengan cepat tanpa perlu melakukan perekaman sejak awal.

Berita Terkait

Dinilai sukses menerapkan perekaman biometrik untuk haji, akhir tahun ini Saudi menggandeng sebuah perusahaan swasta bernama VFS Tasheel untuk membantu melakukan perekaman biometrik bagi jama'ah umrah.

Jika sebelumnya perekaman biometrik dilakukan di Asrama Haji sebelum keberangkatan jamaah haji ke Arab Saudi, kini perekaman biometrik untuk umrah dilakukan di beberapa kota besar dan berkas perekaman ini dijadikan sebagai syarat pengurusan visa.  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PSk7Ov
December 20, 2018 at 11:45PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PSk7Ov
via IFTTT
Share:

CCBI-Smesco Gelar Program Edukasi Trend Produk 2019

Fungsi teknologi akan penting bagi upaya memasarkan produk-produk UKM di Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah telah mencanangkan pemanfaatan teknologi dalam sistem penjualan produk UKM di Indonesia. Sistem digitalisasi ini, dinilai sangat efektif dalam rangka meningkatkan kuantitas penjualan produk UKM, sekaligus sebagai peluang membuka kesempatan kerja bagi masyarakat luas.

Hal tersebut dikatakan Direktur Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha kecil Menengah (LLP-KUKM), Emilia Suhaimi, dalam sambutan pembukaan Program Edukasi KUKM: 'Strategi Branding & Pemasaran Produk KUKM 2019, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah', kerja sama Smesco Indonesia dengan CCBI (China Construction Bank Indonesia), Kamis (20/12).

"Melalui sistem ini, dengan sendirinya akan berpengaruh terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi secara nasional. Karenanya, saya mengajak seluruh pelaku UKM untuk memanfaatkan potensi teknologi dalam menjual produk-produk unggulan UKM," ujar Emilia.

Maka itu ke depan harus dibuat strategi branding dan pemasaran. Sebab, katanya, ke depannya fungsi teknologi dinilai sangat penting bagi upaya memasarkan produk-produk UKM di Indonesia.

Sehingga, kata dia, saat ini diperlukan kerjasama dengan berbagai lembaga yg memiliki kepedulian tinggi terhadap UKM seperti CCBI dan dengan adanya program edukasi ini bisa dianggap sebagai proses peningkatan kapabilitas bagi para pelaku UKM binaan Smesco Indonesia. "Inilah salah satu konsen kita saat ini. Makanya kami melakukan program seperti ini untuk dilakukan secara kontinyu kedepannya. Jadi, setelah mereka mendapatkan pengetahuan lalu dapat diterapkan dalam pemasaran produk mereka secara benar," 

Dilokasi yang sama Direktur Commercial & Retail Bangking CCB Indonesia, Setiawati Samahita mengatakan, potensi pasar lewat pemanfaatan teknologi digital, hingga saat ini masih sangat terbuka lebar. Potensi ini, kata dia, semakin menjanjikan setelah pemerintah mencanangkan program digitalisasi penjualan bagi produk-produk yang dihasilkan para pelaku UKM di Indonesia.

"eCommerce itu sudah menjadi 'way of life'. Dari traveling atau jalur transportasi dari satu titik ke titik lain di Jakarta, bahkan kuliner sudah bisa diakses melalui pasar digital.

Dia mengatakan, ecommerce merupakan solusi bisnis untuk meningkatkan promosi. "Jadi ini sebenarnya alat bantu jualan," katanya lebih lanjut.

Setiawati menjelaskan, tujuan diselenggarakannya program edukasi CCB Indonesia ini, tidak lain untuk meningkatkan kapabilitas dan daya saing produk KUKM Indonesia. Kegiatan ini, kata dia, akan diadakan secara rutin setiap tahunnya.

"Khusus untuk tahun ini, kita ingin memasuki industri usaha level 4.0 (four point 0) di mana ke depan semuanya akan berdaya saing dengan sangat ketat. Karenanya produk UKM kita harus memiliki daya saing, tidak seperti sebelumnya, yang hanya membuat (memproduksi) tapi kemudian mati, lalu pindah haluan. Itu yang harus diubah," ujar Setiawati.

Setiawati juga menyatakan bahwa pihaknya sangat menyadari pentingnya peran UKM sebagai pondasi kekuatan ekonomi kecil dan menengah serta penyumbang kontribusi positif bagi PDB indonesia. 

Smesco sebagai lembaga yang sangat concern terhadap usaha kecil dan menengah, katanya, adalah partner yang cocok untuk bersama-sama meningkatkan prospek usaha kecil dan menengah yang bisa berdaya saing di industri.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2V1Be4u
December 20, 2018 at 11:44PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2V1Be4u
via IFTTT
Share:

Potret-Potret Mengagumkan Penghormatan terhadap Sang Ibu

Ibu adalah sosok yang paling pantas mendapatkan penghormatan selain ayah.

REPUBLIKA.CO.ID, Seorang ibu mengandung anak dengan segala kelelahan dan risiko yang ada. Bersusah payah melahirkan lalu membesarkannya. Karena itu, Allah SWT memerintahkan agar manusia mengingat pengorbanan tersebut.”Ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula).” (QS. al-Ahqaaf [46]:15). 

Bagi generasi salaf, penghormatan atas jerih payah mereka tekankan. Mereka menempuh bermacam cara untuk menunjukkan bakti terhadap ibundanya. Muhammad bin al-Munakkar misalnya. Ia sengaja meletakkan kedua pipinya di tanah. Hal ini bertujuan agar dijadikan sebagai pijakan melangkah ibunya. 

Ali bin al-Husain, tak ingin makan satu meja dengan ibundanya. Alasannya? Ia takut bila merebut menu yang diinginkan ibunya. Usamah, pernah memanjat pohon kurma lalu mengupasnya dan menyuapi ibunya. Kenapa ia melakukan hal itu? Ia menjawab,” Ibuku memintanya. Apapun yang ia minta dan saya mampu, pasti aku penuhi.” 

Begitulah perhatian salaf terhadap ibu mereka. Aisyah bahkan pernah bertutur, ada dua nama yang ia nilai paling berbakti kepada sosok ibu, yaitu Usman bin Affan dan Haritsah bin an-Nu’man. 

Nama yang pertama tak pernah menunda-nunda perintah ibundanya. Sedangkan yang kedua, rajin membasuh kepala sang ibu, menyuapinya, dan tidak banyak bertanya saat ibundanya memerintahkan suatu hal.       

Menurut Syekh Muhammad bin Ali Asa’awy dalam artikelnya yang berjudul al-Ihsan ila al-Umm, pengabdian dan bakti kepada kedua orang tua terutama ibu, wajib hukumnya. Ini merujuk pada surah al-Isra’ ayat 23-24. Tingkat kewajiban berbuat baik ihsan kepada ibu itu bertambah kuat saat anak-anaknya dewasa. 

Ia menjelaskan, bentuk ihsan kepada ibu bervariasi. Di level pertama ialah menjauhkan segala perkara buruk darinya, memberikan hal positif, berinteraksi dengan pekerti yang luhur dan etika kesopanan, peka terhadap perkara yang ia suka dan tidak, berdoa untuknya, dan segala ihsan yang dilakukan bertujuan untuk menggapai ridanya. 

Berbakti dan berihsan kepada ibu adalah kunci dikabulkannya doa. Pengbadian kepada sosok ibu, juga dikategorikan sebagai sebab masuk surga. Ini seperti tertuang dalam kisah Uwais. Tabiin tersebut adalah orang yang beruntung. 

Rasulullah SAW menyebut bahwa siapapun yang melihat Uwais maka hendaknya  meminta doa ampunan kepadanya. Ini lantaran dirinya terkenal taat dan berbakti pada sang ibunda. Ini mendorong Umar bin Khatab mencari keberadaan Uwais. Kisah pencarian Umar itu seperti tertuang di riwayat Muslim. 

Syekh Asa’awy menjelaskan bila pengabdian yang penuh kepada ibu bisa mengantarkan seorang anak ke surga. Hal ini sebagaimana terjadi pada Haritsah bin an-Nu’man. Dalam riwayat Ahmad disebutkan, Haritsah masuk surga berkat ihsan yang ia tujukan kepada ibunda. Dan, Haritsah adalah sosok paling berbakti untuk ibu. 

Sebaliknya, mereka yang durhaka kepada kedua orang tua, terkhusus ibu, akan mendapatkan ganjaran setimpal. Sangsi yang akan ia terima bukan hanya di akhirat. Akan tetapi, ia akan menerima akibat ulahnya itu di dunia. 

 Seperti ditegaskan dalam riwayat Muslim. Setiap perbuatan dosa, Allah akan menunda siksaannya kapanpun Ia berkehendak hingga kiamat. Kecuali durhaka kepada kedua orang tua. Allah akan mempercepat siksa bagi pelakunya di kehidupan dunia, sebelum mati. Ini mengingat durhaka—sebagaimana riwayat Bukhari—termasuk pelanggaran berat, dosa besar. Imam Syafii pernah bertutur dalam syairnya:”Tunduk dan carilah rida ibumu, karena mendurhakainya termasuk dosa besar.”

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PSsedS
December 20, 2018 at 11:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PSsedS
via IFTTT
Share:

Airlangga: Kader Golkar Bertahan Bagai Pelaut Ulung

Airlangga mengatakan, Golkar mampu bertahan dari prahara yang menerpa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengakui jika di penghujung tahun 2017 hingga awal 2018, merupakan waktu yang berat bagi partainya. Namun, ia mengatakan Golkar mampu bertahan dari badai dan prahara yang menerpa.

"Di tengah badai, kita memang oleng dan bergoyang sedikit, tetapi kita tidak patah dan kita tidak tumbang. Kader-kader Partai Golkar bertahan bagai pelaut ulung tetap berdiri tegak," ujar Airlangga di acara silaturahmi akhir tahun Partai Golkar yang dihadiri Wapres Jusuf Kalla, di Jakarta, Kamis malam.

Airlangga mengatakan harus diakui dengan jujur bahwa tahun lalu dan tahun ini bukanlah sebuah kurun waktu yang mudah bagi Golkar. Badai dan prahara yang menerpa, menurutnya seperti puting beliung yang dahsyat. Airlangga mengatakan jika badai serupa menerpa partai lain, maka mungkin partai lain akan tumbang.

"Kalau badai semacam itu melanda partai lainnya, mungkin mereka akan tumbang, patah, dan barangkali hanya akan tersisa menjadi partai nol koma. Tapi Partai Golkar ternyata partai yang tangguh, dengan akar yang menancap dalam," jelasnya.

Airlangga menegaskan Golkar bukanlah partai kemarin sore, sehingga mampu bertahan menghadapi badai prahara.  "Dan saya juga bersyukur, bahkan merasa sangat bangga, bahwa kader-kader Partai Golkar ternyata begitu bersemangat untuk bangkit kembali dan merebut kejayaan partai," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CpyM05
December 20, 2018 at 11:32PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CpyM05
via IFTTT
Share:

MU Tebus Solskjaer Rp 30 Miliar dari Molde FK

Uang itu digunakan untuk membayar Molde FK sebagai kompensasi kehilangan pelatih.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester United harus merogoh kocek 1,8 juta euro atau sekitar Rp 30 miliar untuk menebus Ole Gunnar Solskjaer dari Molde FK. Uang itu digunakan untuk membayar Molde FK sebagai kompensasi kehilangan pelatih hingga akhir musim ini.

Apalagi, pelatih berusia 45 tahun tersebut baru saja menandatangani perpanjangan kontrak di Molde FK hingga 2021. Dikutip dari Sky Sports, Kamis (20/12), Solskjaer juga punya opsi untuk menandatangi kontrak permanen bersama Iblis Merah, yaitu tetap melatih setelah musim ini selesai. Namun, United harus membayar 7,2 juta euro atau setara dengan Rp 119 miliar. 

Meskipun tim yang bermarkas di Old Trafford tersebut juga mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk kompensasi Jose Mourinho. Paling tidak, MU harus membayar Mourinho hingga Rp 275 miliar. 

Ujian pertama pemain yang pernah membela Iblis Merah selama 11 musim itu adalah pertandingan akhir pekan ini lawan Cardiff City. Lawan MU tersebut merupakan tim yang pernah ia poles pada 2014. 

Ia wajib memenangkan laga ini. Sebab, Solskajer punya tugas beratmengangkat MU paling tidak ke posisi empat besar dari peringkat enam saat ini.

Pogba cs saat ini tertinggal 11 poin dari peringkat empat dan 19 poin dari pemuncak klasemen Liverpool. Selain itu, di Liga Champions juga United harus menghadapi lawan kuat Paris Saint-Germain. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2T3MVpq
December 20, 2018 at 11:32PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2T3MVpq
via IFTTT
Share:

Ponsel 5G akan Bermunculan di 2019

Jaringan 5G dibagi menjadi ultra band, mid band, dan low band.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ponsel yang mendukung untuk tersambung ke jaringan 5G diperkirakan akan mulai bermunculan pada 2019. "Ponsel pintar (yang berjaringan 5G) akan keluar pertengahan 2019," kata Kepala Solusi Jaringan Ericsson Indonesia, Ronni Nurmal, saat menjelaskan tentang riset Mobility Report kuartal ketiga 2018 di Jakarta, Kamis (20/12).

Peluncuran gawai yang mendukung jaringan 5G bahkan bisa jadi lebih cepat karena produsen biasanya memamerkan produk termutakhir mereka pada gelaran MWC yang diadakan setiap Februari di Barcelona, Spanyol. Jaringan 5G dibagi menjadi ultra band, mid band, dan low band. Diperkirakan 2019 akan menjadi permulaan kemunculan ponsel generasi 5G dan semakin meningkat pada 2020.

Akhir 2019 diperkirakan akan semakin banyak bermunculan perangkat 5G untuk semua kategori jaringan 5G. Ericsson Mobility Report memprediksi langganan jaringan 5G akan mencapai 1,5 miliar dan menjangkau lebih dari 40 persen populasi global. Ericsson menggarisbawahi kunci utama peluncuran 5G ini adalah peningkatan kapasitas jaringan, biaya per gigabita, dan persyaratan penggunaan baru.

Tingkat adopsi yang besar biasanya didukung ketersediaan perangkat dengan harga yang terjangkau. Sementara itu, total jumlah pelanggan seluler secara global berdasarkan data Ericsson pada kuartal ketiga 2018 mencapai 7,9 miliar, dengan penambahan pelanggan baru sebanyak 120 juta.

Indonesia menyumbang penambahan pelanggan seluler sebesar 13 juta, berada di bawah Cina (37 juta) dan India (31 juta). Pada kuartal ketiga 2018, pertumbuhan traffic layanan data mencapai 79 persen dari tahun ke tahun, pertumbuhan yang tertinggi sejak 2013.

Di Asia Tenggara dan Oseania, jaringan WCDMA dan HSPA masih dominan, sebanyak 48 persen dari keseluruhan pelanggan data seluler. Ericsson mencatat langganan 4G LTE tumbuh 70 persen selama 2018, mewakili pangsa pasar sebesar 26 persen. Diperkirakan langganan 4G akan terus tumbuh hingga mencapai 63 persen pada 2024 di Asia Tenggara dan Oseania.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CrPAUj
December 20, 2018 at 11:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CrPAUj
via IFTTT
Share:

Rihlah Asrama Darul Ulum Mentawai Binaan Rumah Zakat

Banyak siswa siswi binaan Rumah Zakat yang berprestasi bahkan juara di sekolah.

REPUBLIKA.CO.ID, MENTAWAI -- Bulan ini merupakan bulan yang dinanti oleh siswa-siswi Mentawai, berkenaan dengan banyaknya hari libur karena perayaan Natal. Pada tanggal 15 Desember kemarin, sebagian mereka sudah merima rapot dan bersiap untuk liburan bersama keluarga.

Anak-anak binaan Rumah Zakat juga demikian adanya. Hari Sabtu mereka merima rapot. Banyak di antara mereka yang memiliki prestasi meningkat bahkan juara di sekolahnya, seperti di Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTS) dan Madrasah Aliyah (MA). Di antara siswa yang mendapat juara satu di sekolahnya adalah Meli, siswa MTS Sikakap kelas 8 yang tinggal di Asrama Putri Darul Ulum Sikakap binaan Rumah Zakat.

Pada sore hari Sabtu, fasilitator mengajak para santri untuk rihlah di pantai Mabolak Sikakap. Nampak keceriaan dari wajah mereka dan pada malam harinya fasilitator memberikan bingkisan hadiah untuk para juara di Asrama Darul Ulum.

“Terima kasih Rumah Zakat atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan. Semoga kelak mereka menjadi generasi Mentawai yang bisa melanjutkan estafet dakwah di Bumi Sikerei ini. Amin,” ucap perwakilan fasilitator Rumah Zakat, seperti dalam siaran persnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2V10BmF
December 20, 2018 at 11:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2V10BmF
via IFTTT
Share:

Kemenhub Targetkan Penumpang Angkutan Udara Capai 142 Juta

Selain penumpang, pertumbuhan kargo juga cukup bagus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebutkan, rata-rata pertumbuhan penumpang angkutan udara sejak 2014 hingga 2018 sebesar 9,2 persen. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada 2016 sebesar 14,73 persen dari 102 juta menjadi 117 juta penumpang.

"Target kita tahun ini, penumpang angkutan udara mencapai 142 juta," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana B Pramesti kepada wartawan di Jakarta, Kamis, (20/12).

Hanya saja, per November realisasinya baru sebesar 126 juta. Kementerian menargetkan tahun depan jumlah penumpang moda angkutan udara bisa tumbuh 13,83 persen. Dengan begitu mencapai 162 juta.

Lebih lanjut, kata Polana, pertumbuhan kargo juga cukup bagus. Sejak 2014 sampai 2018, rata-rata pertumbuhannya sebesar 6,5 persen. "Target tahun ini bisa tumbuh 11,2 persen menjadi 1,24 juta ton," ujarnya. Hanya saja hingga November, realisasinya baru sebesar 1,12 juta ton.

Sebelumnya pada 2017, realisasi jumlah kargo sebanyak 1,115 juta ton. Angka itu naik 4,64 persen dibandingkan 2016 yang sebesar 1,1 juta ton. "Tahun depan kita harap terus tumbuh. Target kita naik 4,03 persen menjadi 1,29 juta ton," kata Polana. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2T7fQsP
December 20, 2018 at 11:10PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2T7fQsP
via IFTTT
Share:

Bamsoet: Pencitraan Politik Sia-sia Jika tidak Otentik

Menurutnya pola komunikasi politikus saat ini juga sudah banyak berubah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menilai, pencitraan yang dilakukan dalam politik akan berakhir sia-sia jika tidak menampilkan sesuatu yang alamiah dan otentik. Menurutnya pola komunikasi politikus saat ini juga sudah banyak berubah.

"Orang Indonesia suka dengan yang natural. Apa adanya saja," kata Bambang Soesatyo dalam acara "Tren 2018: Branding Otentik Tokoh Politik" yang digelar konsultan riset dan analisis data Polaris, sebagaimana siaran pers di Jakarta, Kamis (20/12) malam.

Bambang mencontohkan apa yang dilakukan Presiden Joko Widodo ketika menampilkan foto bersama dengan keluarga dan anak-anaknya di media sosial, sebagai sesuatu yang alamiah, mendapat respon positif dari publik.

"Presiden Jokowi kalau posting foto meresmikan proyek sedikit yang merespon, kalau posting foto bersama keluarga atau sama anak-anaknya pasti banyak yang suka," ujar pria yang akrab disapa Bamsoet itu.

Bamsoet mengatakan, dirinya pun sama dengan Presiden Jokowi. Ketika dirinya menampilkan foto peresmian acara di akun Instagram miliknya, respon publik tidak terlampau banyak dibandingkan ketika ia menampilkan foto koleksi motor gede yang memang menjadi hobinya. Ia melanjutkan, ketika ia berperilaku apa adanya dan tidak menutup-nutupi agar terlihat sederhana di mata masyarakat, maka citra positif justru tercipta.

"Saya sewajarnya saja. Justru dengan saya apa adanya, banyak masyarakat yang mengajak saya berkomunikasi. Dari situlah 'engagement' positif saya tercipta," ucapnya.

Lebih jauh dia mengatakan, pola komunikasi politikus saat ini sudah banyak berubah. Saat ini, kata dia, peran konsultan politik dalam mengelola percakapan di media sosial tidak terlalu sentral sebab seorang politikus bisa mengelolanya sendiri.

"Misalnya seperti yang saya lakukan. Saya melihat apa selera dan kebiasaan orang-orang yang menyukai postingan saya. Dari situ saya bisa membuat kesimpulan-kesimpulan sendiri," jelasnya.

Dia menyampaikan modal keterikatan positif di media sosial juga menjadi modal baginya untuk mengelola komunikasi dengan masyarakat terkait keluhan atas kinerja DPR. "Ada tiga isu yang saya hadapi di dewan yaitu korupsi, sedikitnya RUU yang disahkan, sama anggota DPR yang malas," ucapnya.

Khusus untuk wakil rakyat yang kerap membolos, kata dia, tidak semuanya mangkir dari tugas. "Biasanya mereka sedang ke turun ke konsituennya. Bertemu masyarakat untuk menyerap aspirasi. Itu bukan membolos tapi juga bagian dari tugas mereka seperti diatur undang-undang," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Cpcj3c
December 20, 2018 at 11:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Cpcj3c
via IFTTT
Share:

Baznas Usulkan Revisi UU Zakat dan UU Pajak Penghasilan

Usulan perubahan UU Zakat dan UU Pajak khususnya tentang pajak penghasilan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengusulkan agar Undang-Undang Zakat no 23 tahun 2011 dan Undang-Undang Pajak Penghasilan no 36 tahun 2008 direvisi. Langkah tersebut dilakukan agar zakat bisa berubah statusnya dari pengurang pendapatan kena pajak menjadi pengurang pajak langsung.

Direktur Pusat Kajian Strategis (Puskas) Baznas, Irfan Syauqi Beik mengungkapkan dia mengusulkan agar zakat bisa menjadi pengurang pajak langsung atau menjadi kredit pajak. Sebab dengan begitu maka potensinya bisa sangat ideal.

"Zakat menjadi pengurang pajak langsung maka potensi pajak bisa ideal yaitu 3,4 persen dari PDB. Di tahun 2017 PDB yaitu Rp 13.500 triliun maka dapat Rp 462 triliun," ujarnya seusai pelaksanaan acara seminar refleksi Baznas akhir tahun yang diselenggarakan di Universitas Pendidikan Indonesia, Kamis (20/12).

Ia menuturkan, saat ini zakat yang hanya sebagai pengurang pendapatan kena pajak. Potensinya 1,57 persen dari PDB atau hanya Rp 213 triliun. Sehingga dengan fakta seperti itu pihaknya ingin agar kondisi ideal bisa dicapai dengan perubahan undang-undang.

Menurutnya, perubahan yang dilakukan adalah UU Zakat dan UU Pajak khususnya tentang pajak penghasilan. Ia mengatakan upaya perubahan atau revisi merupakan proses politik sehingga itu semua tergantung kesepakatan antara DPR dengan pemerintah.

"Yang bisa dilakukan Baznas siap mengawal dana sebesar itu. Sebagai bukti mengenai kualitas kinerja hal apa yang perlu diperbaiki, maka kami mengeluarkan alat ukur indek zakat nasional," ungkapnya.

Irfan mengungkapkan dengan alat ukur tersebut pihaknya bisa mengidentifikasi dan menganalisis apa-apa saja yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan kualitasnya. "Itulah kegunaan indek zakat nasional, misalnya lemah di regulasi maka dorong pemda buat perda dan surat edaran," katanya.

Dia menambahkan, berdasarkan indek zakat nasional pada 2018 melibatkan 30 provinsi di Indonesia terjadi peningkatan kinerja dari 0,48 menjadi 0,51 atau terdapat kenaikan sebesar 0,03. Fakta tersebut menunjukan kinerja Baznas mengalami peningkatan.

"Tentu kita tidak berpuas diri, nilai ini kelasnya cukup baik. Ada lima kelas, tidak baik, kurang baik, cukup baik, baik dan sangat baik. Tahun depan ingin naik kelas menjadi baik," ungkapnya.

Ia pun memproyeksikan perolehan zakat yang dikelola Baznas pada 2017 naik 40 persen atau minimal 25 persen hingga akhir tahun ini. Menurutnya, jika diangkakan pada 2017 mencapai Rp 6,2 triliun maka pihaknya tahun ini berharap bisa menjadi Rp 8 triliun.

Sementara itu, anggota Baznas Nana Mintarti mengungkapkan berdasarkam Undang-Undang Zakat dikatakan zakat masih bersifat belum wajib atau sukarela. Oleh karena itu, Puskas Baznas tengah menyiapkan naskah akademik yang akan diusulkan kepada DPR. "Rancangan draft UU Zakat bisa lewat inisiatif legislasi yang melakukan revisi," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dirjen Pajak yang berada di bawah Kementerian Keuangan dengan harapan mereka bisa menyambut usulan tersebut. Dia menambahkan, jika penghimpunan dan disosialisasikan dengan sungguh-sungguh maka perolehan zakat bisa naik.

Menurutnya, sejak 2016 trend penerimaan zakat ditingkat naasional mengalami kenaikan. "Kita harapkan mengelola zakat sungguh sungguh dan komitmen menular ke daerah," ungkapnya.

Nana mengatakan, kegiatan yang dilakukan Baznas di kampus merupakan bagian dari akuntabilitas lembaga Baznas. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Baznas harus terlihat dan sesuai dengan apa yang ditugaskan dalam undang-undang.

Ia pun mengungkapkan salah satu hasil riset Puskas Baznas tentang kaji dampak merupakan bentuk pertanggungjawaban secara akademis dan akan dilaporkan kepada presiden. Anggota Baznas lainnya, Irsyadul Halim memgungkapkan keberadaan zakat menjadi solusi alternatif untuk mengurangi kemiskinan. Namun selama ini masih kurang percaya dan yakin terhadap pengelolaan zakat.

"Forum ini meyakinkan apa yang dilakukan Baznas melalui Puskas banyak hal yang positif melalui zakat untuk mengurangi kemiskinan," katanya.

Dia menuturkan, saat ini masyarakat banyak yang belum paham tentang zakat. Oleh karena itu melalui kampus pihaknya berharap lulusannya bisa menjadi duta zakat di masyarakat.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BxdD2q
December 20, 2018 at 11:04PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BxdD2q
via IFTTT
Share:

Maman Bantah Terlibat Suap di Piala AFF 2010

Nama Maman mengapung setelah pengakuan mantan manajer timnas Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan bek tim nasional Indonesia di Piala AFF 2010, Maman Abdurrahman, menepis tudingan terlibat suap pada final leg pertama melawan Malaysia. Saat itu, Indonesia kalah 0-3, padahal sempat membantai Malaysia 5-1 pada fase penyisihan grup.

"Saya menyatakan kalau hal itu tdiak benar. Sebagai tindak lanjutnya saya siap bekerja sama dengan satgas yang dibentuk Kapolri untuk menuntaskan kasus ini. Ini fitnah saya kaget," tegas pemain yang saat ini membela Persija, di Jakarta, kamis (20/12).

Nama Maman mengapung setelah pengakuan mantan manajer timnas Indonesia saat itu, Andi Darussalam Tabusalla dalam acara Mata Najwa di salah satu televisi swasta, Rabu (19/12). ADS--sapaannya--menilai ada yang 'bermain' di dalam tim saat itu. Walau tak menuding Maman secara langsung, ADS mengaku ada yang tak beres sejak gol pertama Malaysia. Gol Safee Sali tercipta karena kesalahan sang bek yang ketika itu membela Persib.

Maman enggan menyalahkan ADS yang memang tak langsung menyebutnya terlibat syap. Hanya, opini yang berkembang di masyarakat seolah-olah dirinya melakukan tindakan yang tidak terpuji pada laga final Piala AFF 2010 tersebut. 

"Saya demi Allah tidak melakukan apa-apa. Saya tidak memungkiri melakukan kesalahan secara teknis dan tidak ada unsur apa pun. Saya gentle akui lalukan kesalahan," tutur Maman.

Bahkan, kata Maman, Alfred Riedl ketika masih menjabat sebagai pelatih timnas Indonesia setelah pertandingan mengatakan setiap pemain berhak atau bisa saja melakukan kesalahan.

Presiden Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI), Ponaryo Astaman, menyatakan, pihaknya setuju dengan pembentukan satgas antimafia sepak bola oleh pihak Kepolisian. Karena, perlu penyelesaian secara menyeluruh dari seluruh stakeholder sepak bola. Bagaimanapun juga, menurut Ponaryo, kasus ini menjadi beban para pemain timnas saat itu. Kemudian hukum sosial lebih berat rasanya dibandingkan orang lain. 

"Mereka sudah bertanding membela bangsa akhirnya dituduh sebagai pengkhianatan, itu yang paling pedih. Para pemain dan APPI sudah membuat langkah nyata sebagai indikasi tidak seperti yang dituduhkan," jelasnya.

Selanjutnya, kata Ponaryo, pihaknya siap untuk terlibat aktif  dalam investigasi bersama satgas antimafia sepak bola bahkan sudah melakukan komunikasi. Oleh karena itu apapun yang diperlukan, para pemain siap memberikan keterangan bisa diselesaikan dan pemain bisa mendapatkan keputusan yang adil. 

"Sangat mudah menghakimi pemain, tapi justru itu beban pemain. Akibanya bukan para pemain sendiri yang mempertanggungjawabkan tapi keluarganya juga," tutup Ponaryo.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BvUyxz
December 20, 2018 at 11:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BvUyxz
via IFTTT
Share:

Kemensos Siapkan Logistik dan Anggaran Hadapi Bencana 2019

Kemensos juga siapkan laokasi dana untuk santunan sebesar Rp 220 miliar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Sosial (Kemensos) mengantisipasi jika terjadi bencana selama 2019 diantaranya menyebarkan logistik di gudang regional hingga dengan menganggarkan dana sekitar Rp 80 miliar.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos Margowiyono mengatakan, meski masih prediksi selama 2019 terjadi sekitar 2.500 bencana, pihaknya telah menyiapkan logistik.

"Kami sudah mengirim logistik ke gudang regional Kemensos ke Makassar, Sulawesi Selatan dan Sumatra Selatan dan mungkin kami akan mempercepat pengadaan dan penyebaran barang logistik, Insya Allah sudah tiba Januari hingga Februari 2019. Jadi dimaksimalkan untuk mendekatkan barang bantuan ke titik lokasi bencana," katanya saat dihubungi Republika, Kamis (20/12).

Adapun logistik yang dipersiapkan dan dikirim nantinya diantaranya matras, selimut, tikar, makanan siap saji, tenda, family kit, kidsware. Disinggung mengenai jumlah pasti logistik, ia mengaku tidak bisa menyebutkan detil karena bencana masih belum pasti terjadi dan masih sekadar prediksi.

"Yang penting kami telah menyiapkan di gudang kabupaten maupun provinsi," ujarnya.

Kendati demikian, ia meminta jangan hanya mengharapkan Kemensos untuk menyalurkan logistik. Meski tidak tinggal diam, ia menyebut Kemensos tidak bisa sendiri.

Ia menyebut koordinator kesediaan logistik di klaster nasional adalah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sedangkan Kemensos adalah wakil koordinator. Tak hanya itu, pemerintah daerah (pemda) juga diminta berperan untuk menyiapkan rencana kontijensi menghadapi bencana.

Jadi ia meminta pemerintah daerah jangan cengeng ketika terjadi bencana yang menimpa hanya satu hingga lima KK langsung melapor ke pusat. "Jadi siapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk buffer stock. Apalagi kita kan sudah punya standar pelayanan minimal (SPM) kalau terjadi bencana, jadi itu sudah harus dilaksanakan oleh mereka (pemda), tidak harus menggantungkan di pusat," katanya.

Tak hanya logistik, kata dia melanjutkan, Kemensos juga menyiapkan anggaran untuk santunan bagi korban bencana, baik yang meninggal maupun luka. Ia mengaku di tahun 2019, Kemensos mendapatkan alokasi dana Rp 220 miliar dan dibagi-bagi. Rinciannya untuk dana dekon di provinsi sudah hampir Rp 120 miliar termasuk untuk tali asih taruna siaga bencana (tagana) 37 ribu personel sebagai relawan sebanyak Rp 250 ribu per bulan tiap personel sementara sisanya yang ada di pusat sekitar Rp 100 miliar.  

"Mungkin sekitar Rp 80 miliar yang digunakan untuk buffer stock termasuk santunan untuk korban meninggal atau luka," ujarnya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprediksi sebanyak 2.500 bencana alam bakal melanda Indonesia pada 2019 mendatang. Prediksi itu didasari oleh perhitungan menurut pengalaman tahun ini yang mencapai yang mencapai 2.426 peristiwa bencana.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QEJNUd
December 20, 2018 at 11:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QEJNUd
via IFTTT
Share:

Emirat Sharjah UEA Dirikan Pusat Bahasa Arab

Lembaga ini berfungsi sebagia pusat pengembangan bahasa Arab.

REPUBLIKA.CO.ID, SHARJAH – Anggota Dewan Tertinggi dan Penguasa Sharjah, Dr Sheikh Sultan Bin Mohammed Al Qasimi, telah mengumumkan inisiatif baru dengan pembentukan Asosiasi Bahasa Arab. 

Pusat bahasa Arab yang diinisiasi Sultan, yang juga Ketua Akademisi Bahasa Arab di Sharjah, ini akan terdiri dari beberapa pakar bahasa Arab dan peneliti dari berbagai negara-negara Arab. 

Dilansir di Gulf Today, Rabu (19/12), pembentukan asosiasi ini bertujuan untuk memberdayakan bahasa Arab. 

Hal ini diumumkan Sultan di sela-sela peluncuran edisi kedua Penghargaan Sharjah untuk Bahasa dan Studi Leksikal di Paris, Prancis, Selasa (18/12) waktu setempat. Pada pertemuan itu, hadir sekelompok penutur bahasa Arab, sejumlah pejabat senior dari dewan linguistik dan sains serta pusat bahasa Arab di Dunia Arab, dan anggota Komite Sains Tertinggi pada ALECSO-Penghargaan Sharjah untuk Bahasa dan Studi Leksikal. 

Acara penghargaan yang digelar dalam rangka perayaan Hari Bahasa Arab Dunia itu diadakan di markas besar organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO). Selama pertemuan, sultan Sharjah menerima sejumlah cendekiawan bahasa Arab dan sejumlah pejabat dari dewan dan pusat lingustik di dunia Arab. 

Menyoroti pentingnya bahasa Arab yang mempromosikan identitas Arab di antara anak-anak, Sheikh Sultan telah bertukar pembicaraan hangat tentang topik-topik keprihatinan umum yang terkait dengan bahasa Arab, dan membahas cara-cara yang mempromosikan Bahasa Arab, terutama di kalangan generasi muda.  

Syekh Sultan juga menggarisbawahi upaya Emirat Sharjah dalam mempersiapkan generasi dengan arahan menuju identitas asli dan budaya Arab dan Islam.

 Hal itu menurutnya dilakukan melalui mengadopsi berbagai inisiatif yang telah memperkuat status bahasa Arab, serta pembentukan banyak lembaga ilmiah dan budaya, termasuk Akademi Bahasa Arab di Sharjah dan Universitas Al Qasimia. 

Lembaga tersebut berkontribusi dalam penyebaran bahasa Arab di antara pembicara non-Arab di berbagai belahan dunia. (Kiki Sakinah)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Buwlb2
December 20, 2018 at 10:59PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Buwlb2
via IFTTT
Share:

Wawancara 60 Ulama, Buku ini Ungkap Jokowi tak Anti-Islam

Buku ini juga menjawab berbagai isu seputar Jokowi dari sumber-sumber kredibel.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Berawal dari rasa ingin tahu, Mukti Ali Qusyairi memulai penelitiannya soal jejak Presiden Joko Widodo dalam keislaman, keumatan, dan kebangsaan petahana tersebut. 

Setelah melakukan wawancara dengan berbagai ulama yang pernah berhubungan langsung dengan sang Presiden, Mukti akhirnya menyelesaikan sebuah buku berjudul Ulama Bertutur Tentang Jokowi, Jalinan Keislaman, Keumatan, dam Kebangsaan. 

Buku terbitan Republika Penerbit tersebut berisi hasil wawancara Mukti dengan 60 ulama baik dari tanah Jawa Barat sampai Jawa Timur, Lombok, hingga Papua. 

Sejak mulai berkampanye untuk menjadi Presiden di Pemilu 2014 lalu, berbagai tuduhan miring terus berdatangan pada Jokowi. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab isu-isu tersebut.

"Nah sehingga saya menjadi bertanya-tanya apakah betul. Isu itu kan bermula dari majalah atau semacam buletin Obor Rakyat yang mengulas tentang itu lalu disusul dengan buku Jokowi Unddercover," kata Mukti dalam peluncuran bukunya, di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Kamis (20/12). 

Isu Jokowi PKI, keturunan Cina, hingga anti Islam ituilah yang akhirnya membuat Mukti tertarik mencari tahu. Tidak sembarang menggali informasi, Mukti juga mewawancarai guru mengaji keluarga Jokowi. 

"Kita perlu melakukan penelitian langsung tentang jejak religiusitas Pak Jokowi berdasarkan sumber yang tepat kalau istilahnya A1. Alhamdulillah saya berhasil mengakses informasi itu kepada para ulama yang pernah memberikan pengajian pada Pak Jokowi," katanya. 

Di antara ulama tersebut adalah Lilis Fatimah yang merupakan guru mengaji keluarga besar Jokowi. 

Hadir juga KH Abdul Karim Ahmad yang merupakan salah satu guru mengaji Jokowi, serta Ustaz Mudzakir alumni pesantren Situbondo yang pernah memberikan privat Alquran kepada Pak Jokowi dan anaknya yakni Kaesang dan Kahiyang. 

Mukti mengatakan, dengan hadirnya buku ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada publik yang ragu mengenai ke-Islaman Jokowi. 

"Karena beliau (Jokowi) adalah Muslim taat, haji semuanya sudah dilakukan dan bahkan hobinya adalah puasa Senin-Kamis yang diturunkan dari ibunya," kata Mukti. 

Salah satu tokoh Muhammadiyah Hajriyanto Y Thohari mengatakan buku ini sangat akademis. Sebab, perumusan pertanyaan, penelitian, hingga membuat pertanyaan penelitan semuanya dilakukan dengan kriteria narasumber yang dapat dipercaya. 

"Saya rasa buku ini cukup akademis dapat dipertanggungjawabkan secara akademis, dan signifkansi praktisnya adalah menjawab berbagai penilaian-penilaian terhadap keber-Islaman Presiden Jokowi," kata Hajriyanto. 

Koordinator Staf Khusus Presiden, Teten Masduki yang turut hadir dalam peluncuran dan bedah buku tersebut mengatakan Presiden Jokowi sudah menerima bukunya. 

Teten menuturkan, Jokowi menerimanya dengan santai. "Pak Jokowi kemarin saya tanya gimana tanggapannya soal buku, dia jawab 'sudah sah lah Islam saya'. Lucu. Karena selama ini dianggap kurang Islam," kata Teten. 

Teten juga berharap dengan adanya buku ini, semua isu mengenai Jokowi PKI dan atheis sampai Jokowi keturunan Cina dapat dihapuskan. Ia berpendapat buku ini sangat kredibel karena penulisnya melakukan wawancara secara langsung dengan ulama-ulama yang pernah berhubungan dengan Jokowi.  

Mukti mengatakan, buku ini sudah lama ia rencanakan. Ia mengatakan, proses wawancara dengan para narasumber sampai dengan penulisan buku hingga selesai dilakukan selama depalan bulan. 

Namun, persiapan sebelumnya sudah cukup lama. Bahkan, ia mulai merasa penasaran mengenai isu tersebut semenjak 2014.  

"Rencananya sudah lama. Tapi kan cukup susah mencari penerbit yang mau menerbitkan. Setelah meyakinkan Republika, buku ini terbit. Kebetulan terbit pada masa kampanye," kata Mukti. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EG8RUi
December 20, 2018 at 10:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EG8RUi
via IFTTT
Share:

Darul Uloom Deoband India Larang Makan Bersama Non-Mahram

Darul Uloom merupakan salah satu institusi pendidikan keagamaan terpandang di India.

REPUBLIKA.CO.ID, MUZAFFARNAGAR – Darul Uloom Deoband di negara bagian Uttar Pradesh, India, telah mengeluarkan fatwa bahwa laki-laki dan perempuan yang bukan mahram makan bersama di suatu acara atau program sebagai hal yang tidak Islami. 

Darul Uloom Deoband adalah salah satu lembaga pendidikan Muslim yang paling dihormati di India. 

Dalam fatwa yang dikeluarkan pada Selasa (18/12) lalu itu, lembaga ini juga mengatakan memakan makanan sembari berdiri juga tidak diperbolehkan dalam Islam. 

Fatwa ini merupakan jawaban pertanyaan dari seorang warga yang tak mau disebutkan namanya. 

"Saya telah berusaha mengetahui dari seminari, cara yang tepat, di bawah aturan Islam, menyantap makanan di berbagai program seperti acara pernikahan dan acara lainnya," kata warga bersangkutan, dilansir di The Times of India, Kamis (20/12). 

Dari pernyataannya, para ulama di Deoband membalas pertanyaan sang pria dan mengatakan bahwa kedua tindakan itu dilarang dan tidak Islami menurut syari'at. "Ini adalah tidak boleh dan dilarang laki-laki dan perempuan makan bersama-sama di acara pernikahan atau acara lainnya," ujarnya menirukan perkataan ulama di Deoband. 

Sementara makan sembari berdiri, fatwa itu menyatakan  tindakan demikian akan merusak masyarakat Muslim. Muslim harus menghindari tindakan seperti itu. 

Ulama Islam berbasis di Deoband, Mufti Athar Qasmi, mendukung fatwa tersebut. Menurutnya, perempuan yang makan atau ikut serta dalam program-program di mana laki-laki yang tak dikenal juga hadir adalah tidak baik bagi perempuan. 

"Itu sangat dilarang dan tidak sesuai hukum Islam. Makan sambil berdiri juga tidak boleh. Kami mengimbau semua Muslim mengikuti fatwa ini," kata Mufti Athar. 

Darul Uloom memang kerap mengeluarkan fatwa tentang kehidupan Muslim di sana. Sebelumnya, seminari ini pernah mengeluarkan fatwa yang melarang wanita di komunitas itu untuk memakai cat kuku saat shalat. 

Seorang ulama di lembaga tersebut, Mufti Ishrar Gaura, mengatakan Islam tidak melarang wanita menggunakan produk kecantikan dan mereka dapat memakai cat kuku. 

Namun, kata dia, mereka harus menghapus cat kuku tersebut sebelum melaksanakn shalat. Ulama ini berpendapat bahwa lapisan cat kuku menghalangi air wudlu dari mencuci kuku sepenuhnya.  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EAiF1a
December 20, 2018 at 10:54PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EAiF1a
via IFTTT
Share:

In Picture: Anies Resmikan Mesin Pengolah Beras

Teknologi dari mesin pengolah beras itu termasuk canggih.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meresmikan mesin pengolah beras milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Food Station Tjipinang. Anies memastikan pengolahan beras tersebut tidak dilakukan secara kimiawi.

“Hari ini kita meresmikan penggunaan mesin pengolah beras. Tadi kita menyaksikan sendiri dari dekat beras diolah secara fisika, tidak ada kimianya sama sekali, menjadi menjadi beras putih yang amat bersih,” kata Anies di PT Food Station Tjipinang, Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (20/12).

Menurutnya, teknologi dari mesin pengolah beras itu termasuk canggih. Dia berharap, mesin itu akan membuat kinerja PT Food Station Tjipinang akan lebih baik lagi untuk dapat memberikan pasokan beras berkualitas, khususnya bagi warga DKI Jakarta.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EE69P7
December 20, 2018 at 10:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EE69P7
via IFTTT
Share: