Showing posts with label 2018 at 03:07PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 03:07PM. Show all posts

Saturday, December 29, 2018

Pemeriksaan Ketua Umum PSSI Tergantung Saksi

Ketua Umum PSSI menyatakan mendukung upaya yang dilakukan Satgas Antimafia Bola

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pemeriksaan terhadap Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi dalam kasus dugaan pengaturan skor pertandingan sepak bola tergantung dari hasil pemeriksaan para saksi.

"Sangat tergantung dari pemeriksaan para saksi," kata Brigjen Dedi saat dihubungi Sabtu (29/12).

Menurut dia, Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi menyatakan mendukung upaya yang dilakukan Satgas Antimafia Bola untuk mengungkap praktik pengaturan skor pertandingan sepak bola.

"Pada prinsipnya Ketua Umum PSSI sangat mendukung langkah Satgas Antimafia Bola bekerja secara cepat," katanya.

Tim satgas sejauh ini telah memeriksa belasan saksi. Dalam kasus mafia sepak bola nasional, satgas telah menangkap empat tersangka yakni Priyanto alias Mbah Pri, Anik Yuni Artikasari alias Tika, Tjan Lin Eng alias Johar dan Dwi Riyanto alias Mbah Putih.

Dwi Riyanto yang menjabat sebagai anggota Komisi Disiplin (Komdis) PSSI berperan sebagai perantara antara pemesan skor dengan wasit yang bisa diajak kompromi dalam praktik pengaturan skor di pertandingan sepak bola.

"(Perannya) sama seperti tersangka J (Johar), sebagai broker, penerima dana," kata Dedi.

Sementara Johar berperan dalam menentukan klub di grup dan mengatur jadwal pertandingan, kemudian bersama Priyanto yang merupakan mantan anggota Komisi Wasit, Johar memilih sejumlah wasit yang bisa diajak kompromi untuk sebuah pertandingan.

Sementara, Anik yang merupakan anak Priyanto, berperan mengumpulkan pembayaran pengaturan skor pertandingan dari manajer yang ingin klubnya dimenangkan. Uang yang didapat kemudian dibagi-bagi dengan Priyanto dan Johar.

Keempat tersangka itu dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dan atau tindak pidana suap dan atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau UU No 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan atau Pasal 3, 4, 5, UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QSEErL
December 29, 2018 at 03:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QSEErL
via IFTTT
Share:

Friday, December 28, 2018

BI: Inflasi Minggu Keempat Desember 0,56 Persen

Perkiraan inflasi di 2018 ini lebih rendah dari 3,2 persen

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) menyebutkan laju inflasi hingga minggu keempat Desember 2018 mencapai 0,56 persen secara bulanan (month to month). Sementara laju inflasi secara tahunan (year on year) 3,07 persen.

"Berdasarkan survei pemantauan harga yang kami lakukan sampai minggu keempat Desember kami perkirakan inflasi IHK Des ini 0,56 persen month to month. Kalau year on year, estimasi kami 3,07 persen," kata Gubernur BI Perry Warjiyo saat ditemui awak media usai ibadah shalat Jumat di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta, Jumat 28/12).

Perry menuturkan, inflasi Desember tersebut menunjukkan bahwa inflasi relatif tetap  terkendali dan lebih rendah dibandingkan perkiraan BI sebelumnya. "Perkiraan inflasi di 2018 ini lebih rendah dari 3,2 persen," ujar Perry.

Khusus untuk Desember 2018, lanjut Perry, memang ada kenaikan harga yang sifatnya musiman antara lain tarif angkutan udara dan juga komoditas daging ayam dan telur ayam.  "Tapi ini sifatnya musiman. Secara keseluruhan, inflasi tetap rendah dan terkendali," kata Perry.

Untuk 2019 mendatang, bank sentral optimistis inflasi juga akan tetap rendah dan terkendali di dalam kisaran 3,5 plus minus satu persen. "Kami masih memegang perkiraan untuk akhir tahun depan itu insyaAllah sekitar 3,5 persen. Kalau "point estimate"-nya sekitar 3,5 persen, di titik tengah kisaran sasaran inflasi," ujar Perry.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ERx2hU
December 28, 2018 at 03:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ERx2hU
via IFTTT
Share:

Thursday, December 27, 2018

Mengubah Musibah Menjadi Berkah

bagi yang ridha dan ikhlas menerima ujian maka ditinggikan derajatnya.

REPUBLIKA.CO.ID, OLEH Imam Nur Suharno

Diriwayatkan dari Anas bin Malik RA yang telah men ceritakan bahwa anak Abu Thalhah RA menderita sakit keras. Ketika Abu Thalhah keluar rumah, anaknya itu meninggal dunia. Ketika Abu Thalhah pulang, ia bertanya kepada istrinya, Ummu Sulaim, "Bagaimana keadaan anakku?" Ummu Sulaim, ibu si anak tersebut menjawab, "Ke ada annya sekarang sangat tenang."

Selanjutnya, Ummu Sulaim menyajikan makan malam kepada suaminya, dan suaminya menyantapnya. Sesudah itu, ia melakukan hubungan suami istri dengannya. Setelah se galanya usai, Ummu Sulaim berkata kepada suaminya, "Anak kita sudah dikebumikan."Singkatnya, pada pagi harinya, Abu Thalhah datang kepa da Rasulullah SAW dan menceritakan hal itu kepadanya, ma ka Rasulullah bertanya, "Apakah tadi malam kalian berse tubuh?" Abu Thalhah menjawab, "Ya." Rasulullah berdoa, "Ya Allah, berkatilah keduanya."

Beberapa waktu kemudian, Ummu Sulaim melahirkan seorang anak laki-laki dan Abu Thalhah berkata kepadanya, "Aku akan membawanya kepada Nabi SAW." Dan Abu Thalhah membawa beberapa buah biji kurma. Nabi SAW bertanya, "Adakah dibawakan sesuatu untuknya?" Abu Thalhah menjawab, "Ya, beberapa butir kurma."

Nabi SAW pun mengambil kurma itu dan mengunyahnya. Sesudah itu, Nabi mengeluarkan lagi kurma tersebut dari mulutnya dan memasukkannya ke dalam mulut bayi untuk mentahniahnya dan memberinya nama Abdullah.

Kisah di atas memberikan pelajaran kepada kita, kaum Muslimin. Musibah yang menimpa bila disikapi dengan bijak dan ikhlas maka akan mendatangkan keberkahan dan kebahagiaan hidup di dunia, dan di akhirat masuk surga. Karena ridha Allah kepada kita yang senantiasa ridha dan ikhlas menerima setiap ujian yang ditimpakan kepada kita.

Nabi SAW bersabda, "Sesungguhnya besarnya pahala bergantung besarnya ujian. Jika Allah mencintai suatu kaum, Dia akan menguji mereka. Barang siapa yang ridha maka mereka akan mendapatkan keridhaan Allah. Dan siapa yang murka (tidak ridha) maka akan mendapatkan murka Allah," (HR Tir mi dzi).

Selain diberikan keberkahan hidup, bagi yang ridha dan ikhlas menerima ujian maka ditinggikan derajatnya. Nabi SAW bersabda, "Sesungguhnya seseorang benar-benar me mi liki kedudukan di sisi Allah, tapi tidak ada satu amal yang bisa mengantarkannya ke sana. Maka itu, Allah se nan tiasa mengujinya dengan sesuatu yang tidak disukainya sehingga dia bisa sampai pada kedudukan yang dikehendaki oleh Allah." Semoga Allah memberikan kesabaran kepada kita menerima musibah yang terjadi, diberikan solusi dan jalan keluar. Sehingga, di balik musibah itu ada keberkahan dalam hidup. Aamin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SrWGOo
December 27, 2018 at 03:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SrWGOo
via IFTTT
Share:

Monday, December 24, 2018

Eros Sheila on 7 Ikut Makamkan Bani Seventeen

Eros menyatakan prihatin dengan nasib istri dan buah hati Bani.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Bassist grup band Seventeen, Muhammad Awal Purbani, menjadi korban tewas tsunami yang melanda Tanjung Lesung, Sabtu (22/12) lalu. Jenazah dimakamkan, di pemakaman Wismo Loyo, Gamping Tengah, Yogyakarta, dengan diiringi para kerabat termasuk Gitaris Sheila on 7, Eros Chandra.

Dengan berjalan kaki ke pemakaman, Eros ikut mengantar kawannya tersebut ke peristirahatan terakhirnya. Eros menyatakan prihatin dengan nasib istri dan buah hati Bani, panggilan akrab Muhammad Awal Purbani.

"Saya pribadi kehilangan seorang teman, mudah-mudahan Bani husnul khotimah. Yang jadi pikiran saya istri dan anaknya yang masih kecil dan yang di dalam kandungan," ujar Eros sambil berjalan.

Rasa kehilangan juga dirasakan mantan vokalis Seventeen, Doni Saputra. Doni menganggap Bani lebih dari seorang sahabat baginya.

"Saya sangat kehilangan sahabat terbaik saya yang kebetulan rumahnya sekarang berdekatan dengan saya di Padma Regency. Dia seorang yang apa adanya, ramah, murah senyum, baik hati dan tidak pernah marah," tutur Doni.

Bani meninggalkan seorang istri bernama Cindri Wahyuni yang sedang hamil tiga bulan. Ia juga meninggalkan seorang anak perempuan berusia dua tahun, Inara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2rQpV1B
December 24, 2018 at 03:07PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2rQpV1B
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 19, 2018

Houthi dan Saudi Saling Menyalahkan

Houthi menudukan pasukan koalisi pimpinan Saudi melanggar gencatan senjata.

REPUBLIKA.CO.ID, ADEN -- Pihak-pihak yang bertikai di Yaman saling melemparkan tuduhan terkait pelanggaran gencatan senjata di Kota Pelabuhan Hudaydah.  Penduduk melaporkan telah terjadi penembakan pada Selasa malam atau hari pertama gencatan senjata.

Tembakan terjadi selama hampir satu jam di pinggiran timur dan selatan kota Laut Merah yang dikendalikan Houthi. Situasi relatif lebih tenang  pada  Rabu (19/12).

TV al-Masirah yang dikelola Houthi menuduh pasukan koalisi pimpinan Saudi melanggar gencatan senjata dengan menembaki beberapa situs, termasuk wilayah timur bandara.

Kantor berita Uni Emirat Arab WAM mengutip sumber Yaman  mengatakan Houthi menembakkan bom mortir dan roket ke rumah sakit 22 Mei di pinggiran timur.

Hudaydah, pelabuhan utama yang memasok kebutuan 30 juta penduduk Yaman, telah menjadi fokus pertempuran pada tahun ini.  Situasi tersebut meningkatkan ketakutan global bahwa serangan besar dapat memotong pasokan bantuan untuk 15,9 juta orang.

Negara-negara Barat telah menekan koalisi Arab Sunni  yang dipimpin  Arab Saudi dan UEA untuk mengakhiri perang selama empat tahun itu yang telah menewaskan puluhan ribu orang.

Baca juga, Gencatan Senjata Mulai Berlaku di Hudaydan Yaman.

Gencatan senjata merupakan terobosan signifikan pertama dalam upaya perdamaian. Gencatan senjata menjadi   bagian dari langkah membangun kepercayaan untuk membuka jalan bagi gencatan senjata yang lebih luas serta  membahas  negosiasi politik.

Berdasarkan kesepakatan itu, pemantau internasional akan dikerahkan di Hudaydah dan semua angkatan bersenjata akan mundur sepenuhnya dalam 21 hari sejak dimulainya gencatan senjata.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan mengadakan konferensi video dengan  Houthi dan pemerintah Yaman yang didukung Saudi pada  Rabu. Mereka akan membahas penarikan pasukan dari kota Hudaydah dan tiga pelabuhan di bawah kesepakatan gencatan senjata

Konferensi video PBB akan menjadi pertemuan pertama Komite Koordinasi Pemindahan yang akan mengawasi gencatan senjata dan penarikan pasukan. Ini mencakup tiga wakil militer dan keamanan dari kedua belah pihak.

Komite akan dipimpin oleh pensiunan Jenderal Mayor Belanda Patrick Cammaert. Ia diharapkan meninggalkan New York akhir pekan ini untuk melakukan perjalanan ke Yaman dengan sebuah tim.

Dewan Keamanan PBB sedang mempertimbangkan resolusi untuk meminta Sekjen PBB Antonio Guterres agar mengajukan proposal  tentang cara memantau gencatan senjata dan pengerahan kembali pasukan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QIYxkP
December 19, 2018 at 03:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QIYxkP
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

Pemerintah Siapkan Kebijakan Pengganti Cukai Rokok

Pemerintah membatalkan rencana kenaikan tarif cukai rokok pada tahun depan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah telah memutuskan, tarif cukai Hasil Tembakau (HT) atau rokok tidak naik pada tahun depan. Dengan begitu, sudah enam kali tarif itu tidak dinaikkan.

Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Nirwala Dwi Heryanto menyebutkan, ini keenam kalinya pemerintah tidak naikkan tarif cukai HT. Pertama kali pada 2001, lalu 2003, 2004, 2008, 2014, serta 2018.

Kerumitan industri HT membuat pemerintah tidak menaikkan cukai HT. "Maka kita akan membuat kebijakan paling tepat," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, (17/12).

Dirinya menjelaskan, pemerintah mempertimbangkan berbagai hal dalam menentukan kebijakan. Di antaranya potensi penerimaan negara dari industri HT.

"Apalagi industri HT membuka banyak lapangan pekerjaan. Ada sekitar enam juta pekerja di industri HT, itu jumlah banyak yang harus kita pikirkan," kata Nirwala.

Maka pemerintah bersama stakeholder lainnya, kata dia, perlu duduk bersama untuk membuat peta kebijakan atau roadmap. "Jadi bagaimana cari solusi masing-masing sektor," tambahnya.

Ia menambahkan, berdasarkan data Nielsen serta EY pada 2015, kontribusi industri tembakau terhadap fiskal sangar besar yakni mencapai 61,4 persen. Kemudian kontribusi terbesar kedua dari industri jasa keuangan sebanyak 26,2 persen, dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebesar 9,5 persen, dan dari real estate sebesar 4,7 persen.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SQT487
December 17, 2018 at 03:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SQT487
via IFTTT
Share:

Zul Dorong Sungai di Mataram Jadi Destinasi Wisata

Aksi ini merupakan langkah awal dalam menuntaskan persoalan lingkungan.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) memperingati hari ulang tahun (HUT) NTB ke-60 pada Senin (17/12) dengan cara yang berbeda. Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah bersama Wali Kota Mataram Ahyar Abduh dan Wakil Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, memperingati HUT NTB dengan aksi bersih sungai Jangkok, Kota Mataram.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan, aksi ini merupakan langkah awal dalam menuntaskan persoalan lingkungan, terutama pada bantaran sungai. "Kalau kita tidak mulai-mulai, kita tidak akan bergerak. Saya kira ini momentum historis, Pak Walo Kota (Mataram), Pak Danrem (162/WB), melihat sendiri keadaan sungai saat ini," ujar Zul usai menyusuri Sungai Jangkok, Mataram, NTB, Senin (17/12).

Selama perjalanan menyusuri sungai Jangkok, Kota Mataram, lanjut Zul, Wali Kota Mataram Ahyar Abduh menceritakan tentang usaha Pemkot Mataram dalam upaya membersihkan sungai.

"Di situ beliau (Wali Kota Mataram) cerita soal usaha Pemkot yang telah dilakukan, harapan, dan apa yang bisa disinergikan dengan Pemprov NTB. Banyak hal yang bisa dikerjakan bersama," lanjut Zul.

Zul mengatakan, sungai di Kota Mataram, dan NTB pada umumnya memiliki potensi besar menjadi objek destinasi wisata yang menarik. Ia meminta Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara untuk segera melakukan normalisasi dan penataan agar sungai-sungai di Mataram bisa menjadi destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CjdzVH
December 17, 2018 at 03:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CjdzVH
via IFTTT
Share:

Saturday, December 15, 2018

Menhub Soroti Waktu Operasional Bandara Kecil

Waktu operasional bandara kecil yang terbatas sering kali menghambat rotasi pesawat.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menilai, operasional bandara kecil menjadi masalah tersendiri jelang libur Natal dan Tahun Baru. Menurut dia, waktu operasional bandara kecil yang terbatas sering kali menghambat rotasi pesawat.

"Biasanya yang mengganggu adalah bandara yang relatif agak kecil. Seperti Pangkalan Bun, Silampari, kadang dia memiliki jam operasi tertentu," kata dia di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Sabtu (15/12).

Karena itu, ia meminta bandara-bandara tersebut dapat lebih memperpanjang waktu operasionalnya. Dengan begitu, rotasi pesawat dapat lebih baik.

Di luar badara kecil, Budi mengklaim segala persiapan menjelang liburan Natal dan Tahun Baru sudah baik. Ia juga akan menugaskan semua aparatnya untuk melakukan piket Natal di tempat-tempat strategis. "Katakanlah Jakarta, Surabaya, Bali, dan Medan, itu kita pantau secara khusus. Airport juga harus siap dengan hal yang perlu dipersiapkan," kata dia.

Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengklaim, semua bandara di bawah pengelolannya sudah memiliki operasional 24 jam. Namun, lanjut dia, ada beberapa bandara yang hanya beroperasi saat matahari terlihat.

Ia mengakui, beberapa bandara belum memiliki sistem navigasi yang memadai. Ia menyebut, Bendara Silangit, hanya beroperasi hingga 17.00 WIB dan Bandara Banyuwangi hanya beroperasi hingga pukul 18.00 WIB.

"Di luar itu bisa untuk penerbangan malam dan situasi khusus bisa dioperasikan seusai dengan kebutuhan Penerbangan jadi katakan apabila ada yang delay atau divert," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2A1CgV5
December 15, 2018 at 03:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2A1CgV5
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 12, 2018

Siapakah Khalifah Pertama Datangkan Salju Es ke Makkah?

Salju tersebut didatangkan dari pegunungan terdekat di kota Makkah.

REPUBLIKA.CO.ID, Mendatangkan es di era sekarang untuk keperluan pendingin tentu bukan masalah. Hal itu bisa dilakukan menggunakan kulkas atau mesin pendingin lainnya. Tetapi bagaimana dengan masa lalu? 

Untuk menghadirkan pendingin, masyarakat pada masa lalu masih melakukannya dengan manual yaitu mengangkut salju es ke tempat tinggal mereka. Bagaimana dengan masyarakat Arab? Kapankah mereka mulai melakukan hal itu? 

Tak ada data pasti dan kuat yang bisa dipertanggungjawabkan secara akademis untuk memastikan kapankan masyarakat Arab membawa salju es sebagai sekadar pendingin, entah keperluan makanan dan minuman atau untuk kepentingan pengawet.

Namun, sebuah data umum pernah disampaikan at-Thabari dalam kita Tarikhnya, pada poin peristiwa yang terjadi pada 160 Hijriyah. At-Thabari menyebutkan, pada tahun ini, Muhammad bin Sulaiman membawakan salju es untuk al-Mahdi, khalifah Abbasiyah di Makkah. 

Dengan demikian, menurut at-Thabari, al-Mahdi adalah sosok khalifah yang pertama kali membawa salju es ke Makkah. 

Hanya saja, dalam kitab Kunnasyah an-Nawadir, Abdussalam Muhammad Harun, mengatakan data di atas masih sangat general.

Selain tak dijelaskan lokasi tempat mengambil salju, data di atas juga tidak menjelaskan kemungkinan sosok selain al-Mahdi yang lebih dulu membawa salju ke Makkah. Termasuk tidak ada penjelasan lebih lanjut tentang apa keperluan al-Mahdi mendatangkan salju dalam jumlah yang tak sedikit. 

Memang bisa jadi, salju es tersebut didatangkan dari pegunungan tinggi di kota-kota tak jauh dari Makkah. 

Fakta di atas mengingatkan kita tentang upaya yang serupa dilakukan pemerintah Arab Saudi yang mendatangkan beberapa ton salju dari kawasan selatan menggunakan kapal laut. 

Salju-salju konon akan dipergunakan untuk kepentingan pertanian. Namun setelah melewati sejumlah kajian, akhirnya kebijakan tersebut tak lagi dilakukan. Hal itu karena selain tak memberikan dampak nyata juga menelan biaya yang tak sedikit. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BguypM
December 12, 2018 at 03:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BguypM
via IFTTT
Share:

Monday, December 10, 2018

Dirjen Dukcapil: Tak Ada Data Kependudukan yang Bocor

Ada empat kasus terkait KTP-el mulai dari pemalsuan, penjualan, hingga pembuangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakhrulloh memastikan tidak ada kebocoran data kependudukan. Zudan merespons kasus KTP-el tercecer di Duren Sawit maupun sejumlah kasus terkait KTP-el lainnya. 

“Tidak ada data yang bocor, tidak ada sistem keamanan yang jebol,” ujar Zudan Arif di Markas Besar Polri, Jakarta, Senin (10/12). 

Zudan mengatakan, ada dan tidaknya kebocoran data diketahui dari lock and traffic sistem kependudukan. Menurutnya, dari lalu lintas data tersebut tidak diketahui adanya data yang keluar sehingga dipastikan tidak ada kebocoran data. 

Setidaknya terdapat empat kasus terkait kasus KTP-el tersebut. Zudan merinci, empat kasus tersebut meliputi penjualan blangko KTP-el secara daring, calo jasa pembuatan duplikat KTP-el, pemalsuan KTP-el di Pasar Pramuka, dan pembuangan KTP-el asli di wilayah Duren Sawit.

Untuk kasus penjualan blangko secara daring, ia mengatakan, pelakunya telah terungkap pelakunya, di mana dijual sepuluh keping melalui tokopedia. Begitu pula, calo pembuatan KTP-el palsu, kata Zudan, pun sudah terungkap pelakunya oleh Bareskrim.

Sementara, penjualan KTP yang ditemukan di Pasar Pramuka adalah KTP-el yang sudah tidak berlaku. KTP-el yang ditemukan di Duren Sawit merupakan KTP-el cetakan 2012 dan 2013 yang tidak berlaku. 

“KTP yang palsu tidak terkoneksi dengan data center,” kata Zudan menegaskan. 

Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri dan Bareskrim pun masih mendalami seluruh kasus terkait temuan KTP-el ataupun kasus temuan blangko KTP-el tersebut. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SCiLZU
December 10, 2018 at 03:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SCiLZU
via IFTTT
Share:

Sunday, December 9, 2018

Legislator Minta Kemendagri Audit Kasus KTP-el Tercecer

Legislator PPP ingin memastikan apa penyebab sering terjadinya kasus serupa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PPP Achmad Baidowi atau Awiek meminta Kementerian Dalam Negeri mengaudit internalnya terkait kasus Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) yang tercecer beberapa waktu lalu. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan untuk mengetahui apakah ada unsur sabotase atau tidak karena kejadian tersebut bukan pertama kali terjadi.

"Kemendagri harus melakukan audit internal terkait kasus ini mengingat kejadian ini bukan pertama kalinya. Apakah ini sabotase atau keteledoran lainnya," kata Baidowi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Ahad.

Baidowi juga menyarankan Kemendagri harus memastikan status KTP-el yang tercecer tersebut apakah masih berlaku atau tidak, karena bisa saja sudah diganti dan yang lama tidak dihanguskan.

Menurutnya yang merupakan Wasekjen DPP PPP, kalau KTP-el yang lama tidak dimusnahkan maka dikhawatirkan akan disalahgunakan. Baidowi mengatakan, memasuki tahun politik, kasus ini akan menarik perhatian bahkan dipolitisasi dan tidak menutup kemungkinan nanti akan beredar berita editan yang dilebih-lebihkan bahkan menjurus ke arah hoaks

"Sebelum itu terjadi, harus ada antisipasi agar tidak menjadi masalah di kemudian hari," katanya.

Selain itu dia juga meminta aparat Kepolisian agar bersikap profesional dalam menangani kasus ini dan berkoordinasi dengan Kemendagri.

Sebelumnya, KTP elektronik yang sudah dan akan habis masa berlakunya ditemukan tercecer di sekitar Jalan Bojong Rangkong, Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Sabtu (8/12) siang.

Kapolsek Duren Sawit Kompol Parlindungan Sutasuhut mengatakan penemuan tersebut bermula saat anak-anak di lingkungan sekitar bermain bola lalu menemukan sebuah karung dan ternyata KTP-E yang sudah tercetak.

"Ketika mereka menemukan karung, dikira barang apa, sama mereka lalu dibuka, ditemukanlah KTP elektronik sudah tercetak identitasnya. Bukan blanko kosong ya, sudah tercetak, ada nama dan alamatnya," katanya.

Parlindungan mengatakan KTP-e tersebut kebanyakan atas nama warga Kelurahan Pondok Kelapa. Identitas tersebut merupakan cetakan pertama karena masih ada batas tanggal berlakunya dan tidak ada keterangan seumur hidup. Menurut dia untuk penanganan lebih lanjut, Polsek Duren Sawit melimpahkan barang bukti dan kasus tersebut ke Polres Metro Jakarta Timur.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RFEct8
December 09, 2018 at 03:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RFEct8
via IFTTT
Share:

Friday, December 7, 2018

Harga Telur Ayam yang Terus Naik Setiap Hari

Harga pakan naik akibat kenaikan harga jagung.

REPUBLIKA.CO.ID,

Oleh Ita Nina Winarsih, Haura Hafizhah, Lilis Sri Handayani

JAKARTA -- Harga telur ayam ras terus bergerak naik menjelang perayaan Natal dan tahun baru. Berdasarkan pantauan Republika di sejumlah daerah, harga telur naik secara bertahap setiap hari dalam beberapa pekan terakhir.

Di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, harga telur ayam telah mencapai Rp 25 ribu per kilo gram (kg). Pedagang telur grosiran di Jl Industri Maracang, Kecamatan Babakan Cikao, Siti Mar yam, mengatakan, padahal harga telur sempat stabil di kisaran Rp 21 ribu per kg pada pekan ketiga November.

Akan tetapi, kata dia, harga telur terus meng alami kenaikan sejak dua pekan terakhir. "Bahkan, hampir setiap hari harga telur naik," kata Siti kepada Republika, Kamis (6/12).

Dia mengatakan, ada permintaan terhadap telur yang cukup tinggi dari masyarakat sehingga memicu kenaikan harga. Dalam sepekan, Siti mengaku mendapat kiriman telur dari Blitar sebanyak 15 karton. Satu karton berisi 20 kilogram telur. Telur sebanyak 300 kg itu ludes terjual dalam lima hari.

Mayoritas pelanggannya adalah pedagang camilan yang menggunakan olahan telur. Selain berjualan telur ayam, Siti juga menjual telur puyuh. Saat ini, harga telur puyuh mencapai Rp 35 ribu per kilogramnya. "Telur puyuh juga naik. Tadinya, hanya Rp 31 ribu, kini jadi Rp 35 ribu per kilogram," ujar Siti.

Udin, seorang pedagang telur ayam di Pasar Borobodur Ciledug, Sudimara Barat, Ciledug, Banten, menuturkan hal serupa dengan Siti. Dia mengatakan, harga telur naik setiap hari sejak dua pekan terakhir. Sebelumnya, harga telur masih berada pada kisaran Rp 22 ribu per kg.

Kini, harganya sudah naik men ja di Rp 27 ribu per kg. "Harganya naik secara berta hap. Sehari naik seribu (Rp 1.000 per kg), lama- lama jadi semahal ini," katanya saat berbincang de ngan Republika, kemarin.

Udin menambahkan, kenaik an harga sudah terjadi di agen telur yang ada di Tangerang. Ada kenaikan harga dari Rp 20 ribu per kg menjadi Rp 24.500 per kg. Menurutnya, banyak konsumen yang mengeluh karena ke naik an harga.

Di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, kenaikan harga telur terjadi sejak sepekan terakhir. Pedagang telur, Rian, mengatakan, harga bertahap naik setiap hari dari awalnya Rp 19.500 per kg menjadi Rp 26 ribu per kg.

Dia menambahkan, kenaikan disebabkan kurangnya pasokan dari agen. "Kata agennya, peternak yang di Jawa Timur lagi kosong stoknya. Makanya, mungkin jadi mahal harga telur," ujarnya.

Menurut informasi yang ia dapat dari sesama pedagang, harga telur sudah naik di level peternak. Peternak menaikkan harga karena mahalnya pakan ayam. "Masih ada stok telur saya, tapi permintaan sedang banyak sekarang," ucap dia.

Harga telur ayam di pasar tradisional di Kabupaten Indra mayu juga semakin melambung. Kondisi itu membuat konsumen, terutama pedagang masakan, menjerit.

Di Pasar Baru Indramayu, Kamis (6/12), harga telur ayam saat ini ada di kisaran Rp 25.500– Rp 26 ribu per kilogram. Bahkan, di warung-warung pengecer, harga telur ayam sudah mencapai Rp 27 ribu per kilogram.

Harga itu naik dibandingkan Ahad (2/12). Saat itu, harga telur ayam mencapai Rp 24 ribu–Rp 25 ribu per kilogram. "Dalam sepekan ini harga telur naik dengan cepat," ujar Damin, seorang pedagang telur ayam di pasar tersebut.

Menurut Damin, harga telur mulai mengalami kenaikan secara bertahap dalam sebulan terakhir. Semula, harga telur di pasaran hanya di kisaran Rp 20 ribu per kilogram.

Damin mengatakan, kenaikan harga sudah terjadi di tingkat agen. Menurut informasi dari agennya, kenaikan harga itu sudah berasal dari peternaknya. Menurut dia, kenaikan harga telur ayam biasa terjadi setiap menjelang Natal dan tahun baru. Hal itu disebabkan tingginya permintaan menjelang dua momen tersebut.

Kenaikan harga telur ayam mulai berpengaruh terhadap omzet penjualannya. Para pelanggannya mengurangi pembelian, kecuali pelanggannya yang memang merupakan pedagang masakan. "Yang jelas mereka pada protes. Tapi, mau bagaimana lagi, kalau tidak ikut menaikkan harga, saya akan rugi," tutur Damin.

Salah seorang penjual masakan di Kelurahan Margadadi, Kecamatan Indramayu, Wati, menuturkan, kenaikan harga telur ayam sangat memberatkannya. Pasalnya, modal yang harus dikeluarkannya semakin besar.

Wati mengaku tidak memiliki pilihan lain kecuali menaikkan harga jual masakan telurnya. Sebab, telur tidak bisa diperkecil seperti halnya tempe saat harganya mengalami kenaikan. "Tapi, saya hanya bisa menaikkan harga sedikit supaya pelanggan tidak lari. Walau akibatnya, keuntungan saya jadi berkurang,'' kata Wati.

Bersambung ke halaman berikutnya..

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SzSiwm
December 07, 2018 at 03:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SzSiwm
via IFTTT
Share:

Thursday, December 6, 2018

Pentingnya Pendekatan Perusahaan kepada Masyarakat di Papua

Di sana ada budaya buang pinang dulu ke para-para pinang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota DPD asal Papua Charles Simaremare mengaku prihatin dan menyayangkan atas terjadinya peristiwa penembakan terhadap pekerja proyek yang terjadi di Kabupaten Nduga, Papua, Ahad (2/12) lalu. Wakil Ketua Komite II tersebut menduga terjadinya peristiwa tersebut lantaran perusahaan yang mengadakan proyek di lokasi tersebut belum melakukan pendekatan kepada masyarakat sekitar.

Bahkan, sejumlah perusahaan yang ia ketahui ada yang langsung mengirimkan pekerjanya dari luar Papua ke daerah proyek tersebut tanpa adanya proses pendekatan ke masyarakat.

"Di sana ada budaya buang pinang dulu ke para-para pinang. Apakah mereka sudah lakukan pendekatan itu ke masing-masing ke kelompok  masyarakat? Jangan di sini sudah, yang di sana belum," kata Charles di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (6/12).

Hal tersebut menurutnya justru berbeda dengan proyek-proyek yang dikerjakan oleh pemerintah daerah dan kabupaten yang kerap aman dibanding proyek-proyek yang dibiayai menggunakan APBN. Selain itu menurutnya perusahaan yang mengadakan proyek di Papua juga melibatkan warga sekitar.

"Saya dengar juga tidak ada pekerja lokal yang dilibatkan, mereka dijadikan penonton. Proyek-proyek kabupaten ada proyek di sana tapi nggak pernah diganggu, karena pendekatannya," ujarnya.

Ia pun berharap agar TNI Polri bisa segera menangkap para pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yg berlaku. Selain itu juga meminta kepada pelaku untuk menyerahkan diri agar tidak ada lagi rakyat sipil yang menjadi korban.

"Tentu pihak berwajib juga jangan semena mena, tetap hargai kalau ada yang menyerahkan diri, apalagi keluarga yang membawa. karena tidak jarang yg seperti itu," tuturnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ro83uz
December 06, 2018 at 03:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ro83uz
via IFTTT
Share:

Friday, November 30, 2018

Tekad Coleman Akhiri Puasa Kemenangan Everton di Laga Derbi

Everton tidak pernah bisa memetik kemenangan di kandang rival sekotanya tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Salah satu derbi terpanas di sepak bola Inggris bakal tersaji pada pekan ke-14 Liga Primer Inggris. Everton bakal kembali berhadapan dengan seteru abadinya, Liverpool, dalam derbi Merseyside pada laga terakhir pekan ke-14 Liga Primer Inggris, Ahad (2/12) waktu setempat

Derby Merseyside edisi perdana pada musim ini akan digelar di markas Liverpool, Stadion Anfield. Ini menjadi kesempatan buat the Toffes untuk memperbaiki rekor di Anfield. Maklum, hampir dua dekade, Everton tidak pernah bisa memetik kemenangan di kandang rival sekotanya tersebut.

Kemenangan terakhir Everton di Anfield terjadi pada September 1999 lewat gol semata wayang Kevin Campbell. Tidak hanya itu, secara keseluruhan, dalam 17 laga terakhir derby Merseyside di semua kompetisi, Everton juga tidak pernah bisa mengalahkan the Reds, tepatnya sejak 2010 silam.

Alhasil, tekad untuk mengakhiri kutukan di Anfield sekaligus puasa kemenangan di laga derbi Merseyside digaungkan oleh para penggawa the Toffes, tidak terkecuali Seamus Coleman.

''Sudah begitu lama, kami tidak bisa menang di sana. Kami sudah tidak sabar untuk bisa merasakan lagi kemenangan, begitu juga para fan. Ini adalah laga spesial buat kota ini. Saya yakin, kami telah berkembang cukup baik dalam lima atau 10 tahun terakhir dan siap memanaskan laga itu,'' kata Coleman seperti dikutip Reuters, Jumat (30/11).

Optimisme Coleman ini pun memiliki dasar yang cukup kuat. Dalam dua laga terakhir, Everton terbukti mampu tampil apik. Setelah berhasil menahan imbang Chelsea, 0-0, di Stamford Bridge, tim besutan Marco Silva itu sukses mengalahkan Cardiff City, 1-0.

Hasil ini pun mengantarkan Everton ke peringkat keenam klasemen sementara Liga Primer Inggris. Everton memiliki selisih 11 angka dari Liverpool, yang berada di peringkat kedua.

Coleman pun menjanjikan laga yang cukup panas di derby Merseyside tersebut. Namun, Coleman menegaskan, Everton tidak akan datang dengan mengincar hasil imbang.

''Kami ingin menguasai permainan. Pelatih telah mengatur strategi dan taktik agar kami bisa meraih kemenangan di setiap laga, tidak terkecuali di laga akhir pekan nanti,'' jelas pemain bertahan asal Irlandia tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rfb3to
November 30, 2018 at 03:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rfb3to
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 28, 2018

Yogyakarta Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik

Ini merupakan keberhasilan seluruh masyarakat Kota Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Pemerintah Kota Yogyakarta mendapatkan penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dalam bidang pelayanan publik terbaik kategori Kota/Kabupaten. Penghargaan diberikan kepada tiga unit pelayanan yang hasil evaluasinya mendapat predikat sangat baik atau minimal A- di 2018.

Tiga unit pelayanan ini yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Selain itu, Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, juga diberikan penghargaan.

Tahun ini, evaluasi untuk penghargaan ini dilakukan secara online dan itu merupakan pertama kalinya evaluasi melalui sistem online. Hasil evaluasi, diolah dalam Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP).Penghargaan diserahkan oleh Menteri PANRB, Syafruddin, kepada Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (27/11). 

Menteri PANRB mengatakan, penghargaan yang diberikan kepada Haryadi karena dinilai telah berhasil menjadi pembina pelayanan publik dengan katagori sangat baik. Ada enam aspek yang dievaluasi dari Pemkot Yogyakarta ini.

"Aspek yang dievaluasi dari Pemerintah Kota Yogyakarta yakni kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana prasarana, sistem informasi pelayanan publik, sistem konsultasi, dan pengaduan, serta inovasi," kata Syafruddin.

Ia menjelaskan, keputusan Yogyakarta sebagai penerima penghargaan didasarkan atas Keputusan Menteri PANRB No 176 Tahun 2018 tentang Penetapan Kementerian/Lembaga, Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Unit Penyelenggara Pelayanan Publik sebagai Lokasi Evaluasi Pelayanan Publik Tahun 2018. Evaluasi telah dilakukan sejak Mei hingga Oktober 2018.

“Evaluasi pelayanan publik pada 2018 ini dilakukan pada unit penyelenggara pelayanan publik di 34 provinsi dan 208 di tingkat kabupaten/kota," katanya.

Mengingat banyaknya unit penyelenggara pelayanan publik yang harus dievaluasi tahun ini, lanjutnya, Kementerian PANRB menggandeng Lembaga Administrasi Negara (LAN) untuk membantu melakukan evaluasi. Ke depannya, ia berharap, pihaknya dapat bekerjasama dengan Biro Organisasi Pemerintah Provinsi untuk membantu melakukan evaluasi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengpresiasi penghargaan yang didapat tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil kerja sama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan seluruh masyarakat Kota Yogyakarta.

“Kebersamaan masyarakat dan Pemkot mampu menciptakan penyelenggaraan kerjasama yang baik, dan akhirnya mengantarkan Kota Yogyakarta meraih penghargaan dalam hal pelayanan publik terbaik,” kata Heroe.

Walaupun begitu, ia mengingatkan penghargaan ini sekaligus menjadi tantangan bagi Pemkot Yogyakarta untuk selalu meningkatkan kualitas dan kinerjanya. Pun, tantangan untuk terus mempertahankan serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Ini merupakan keberhasilan seluruh masyarakat Kota Yogyakarta, karena selama ini masyarakat Kota Yogyakarta telah mendukung dengan baik atas semua kegiatan pembangunan yang dilaksanakan Pemkot Yogyakarta,” ujar Heroe.

Ia juga mengapresiasi seluruh jajaran pegawai ASN Pemkot Yogyakarta yang telah melaksanakan kinerjanya dengan baik dalam melayani masyakarakat. ASN di Kota Yogyakarta, kata Heroe, semakin rajin, dibarengi dengan adanya program smartcity.

Sehingga, masyarakat dapat merasakannya langsung dan menikmati pelayanan terbaik dari pemkot. “Pelayanan publik di Kota Yogyakarta semakin hari semakin membaik. Kita terus berusaha membenahi sektor yang kurang dan meningkatkan sektor yang sudah baik,” katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SijLT3
November 28, 2018 at 03:07PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SijLT3
via IFTTT
Share: