Showing posts with label 2018 at 08:39PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 08:39PM. Show all posts

Monday, December 31, 2018

Tiga Imbauan Polres Semarang Sambut Pergantian Tahun

Polres semarang juga akan menindak siapa pun yang melanggar hukum.

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN—Aparat Kepolisian Resor (Polres) Semarang mengingatkan masyarakat untuk tidak merayakan malam tahun baru dengan eforia berlebihan, di wilayah hukum Polres Semarang.

Apalagi dalam merayakan malam pergantian tahun tersebut dilakukan dengan berbagai tindakan yang bisa melanggar hukum, seperti pesta minuman keras (miras) atau bahkan dengan pesta narkoba.

“Kami mengimbau betul, agar masyarakat yang akan merayakan tahun baru tidak berurusan dengan aparat penegak hukum,” ungkap Kapolres Semarang, AKBP Adi Sumirat, yang dikonfirmasi usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Semarang, Senin (31/12). 

Kapolres menjelaskan, dalam rangka menjaga keamanan serta ketertiban selama perayaan malam tahun baru 2019, Jajaran Polres Semarang mengimbau masyarakat di Kabupaten Semarang mematuhi tiga imbauan yang dikeluarkan jajaran Polres Semarang.

Pertama, jelas Adi, tidak merayakan malam tahun baru dengan mengonsumsi minuman keras apalagi mengonsumsi narkoba. Sebab selain mengawal ketertiban dan keamanan aparat Polres semarang juga akan menindak siapa pun yang melanggar hukum. 

Kedua, masyarakat diimbau tidak kebut- kebutan di jalan raya atau berkendara tanpa mematuhi ketentuan berlalu lintas. Sehingga bisa mengakibatkan kecelakaan di jalan raya dan bisa merugikan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. 

Ketiga, bagi masyarakat yang mungkin ingin meninggalkan rumahnya untuk tetap meningkatkan pengamanan serta kewaspadaan diri. Masyarakat juga bisa memberikan laporan kepada aparat kepolisian untuk dilakukan patroli di wilayah pemukiman. 

“Hal ini untuk mengantisipasi berbagai tindak kejahatan, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) maupun berbagai tindak kejahatan lainnya,” kata kapolres.  

Untuk pawai atau konvoi kendaraan bermotor, juga akan diantisipasi  aparat kepolisian. Karena sesuai dengan imbauan yang ada, pelaksanaan malam pergantian tahun dipusatkan di Lapangan Bung Karno Kompleks alun- alun Kalirejo dan bukan di jalanan. 

Di lain pihak, dalam rangka pengamanan malam pergantian tahun ini jajaran Polres Semarang juga berkonsentrasi pada pengamanan tempat- tempat pelaksanaan hiburan untuk menyambut malam tahun baru maupun tempat yang jamak menjadi tujuan masyarakat. 

Seperti kawasan Bandungan, kabupaten Semarang juga bakal menjadi pusat tujuan masyarakat untuk menghabiskan waktu menyambut malam tahun baru. Di sisi lain, pada liburan akhir tahun juga banyak masyarakat yang berkunjung dan berwisata ke kawasan bandungan. 

Untuk itu, jajaran Polres Semarang juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas menuju ke kawasan wisata Bandungan. Karena akses jalan yang masih sempit dan rawan kemacetan   

“Kebetulan untuk malam tahun baru ini Pemkab Semarang memusatkan kegiatan di alun- alun ini. Sehingga nanti Polres akan melaksanakan pengamanan secara optimal dengan melibatkan unsur TNI maupun instansi di lingkungan Pemkab Semarang,” tambah kapolres.

Terpisah, Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha juga mengimbau masyarakat di daerahnya tidak merayakan malam pergantian tahun secara berlebihan. Perayaan malam tahun baru sudah disiapkan di alun alun Bung karno.

Masyarakat jangan merayakan malam pergantian tahun dengan berbagai kegiatan yang justru bisa mengganggu keamanan dan ketertiban anggota masyarakat lainnya. “Tetap jaga suasana yang sejuk dan damai dan jangan sampai mengganggu kepentingan orang lain,” kata dia.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CI3YrB
December 31, 2018 at 08:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CI3YrB
via IFTTT
Share:

Sunday, December 30, 2018

BPTP Cianjur Produksi Agensia Pengendali Hama Tanaman

Penggunaan agen hayati berhasil mencegah perkembangan penyakit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Produk hortikultura sehat dan berkualitas menjadi tuntutan konsumen. Konsumen menghindari produk yang mengandung residu pestisida berbahaya bagi tubuh. Masyarakat memilih untuk mengkonsumsi buah dan sayur berkualitas karena yakin mampu menjadikan tubuh lebih sehat dan kuat.

Produk hortikultura organik semakin dicari konsumen yang peduli dengan kesehatannya. Komoditas ini bebas dari penggunaan bahan kimia baik pupuk pestisida dan bahan tambahan lainnya. Proses produksi tanaman organik diatur dalam Permentan Nomor 64 tahun 2013 tentang Sistem Pertanian Organik.

Agensia hayati merupakan bahan tambahan organik yang diizinkan penggunaannya dalam budidaya organik. Agensia hayati mampu meningkatkan vigor tumbuh tanaman, mampu berkompetisi sekaligus terkadang membunuh patogen penyebab penyakit. Sebagai contoh, trichoderma adalah jamur/cendawan tanah yang dapat menjaga lingkungan tumbuh tanaman lebih sehat dan unsur hara lebih tersedia. Jamur ini juga mampu menekan perkembangan jamur/cendawan tanah penyebab penyakit.

Dalam rangka mendukung pertanian organik, satuan pelaksana UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura wilayah kerja I Cianjur telah memproduksi berbagai macam agensia pengendali hayati seperti trichoderma, pseudomonas flurescens, paeni bacillus dan lain sebagainya yang diterapkan dalam pengelolaan organisme pengganggu tumbuhan (OPT).

Kepala satuan pelaksana UPTD BPTPH wilayah kerja I Cianjur, Budi Utoyo menjelaskan, penggunaan agen hayati berhasil mencegah perkembangan penyakit, meningkatkan produktivitas tanaman serta menggurangi penggunaan pestisida kimia.

"Sebagai contoh, panen kentang granola yang menggunakan trichoderma di kecamatan Sukanegara, kabupaten Cianjur bisa meningkat dari produktivitas 25 ton per hektare menjadi 39 ton per hektare,” kata Budi.

Sementara itu, Petugas POPT Direktorat Perlindungan Hortikultura Arif Akbar Ma'rufah menyarankan, penggunaan agensia hayati semakin dimasyarakatkan dengan membuat demplot-demplot percontohan. "Sehingga petani dapat langsung melihat dan meniru budidaya tanaman sehat dengan memanfaatkan agensia hayati.

Dengan memgembangkan pertanian organik, produk aman konsumsi dapat diwujudkan", ujar Arif.Di tempat terpisah Direktur Perlindungan Hortikultura, Sri Wijayanti Yusuf mengatakan Kementerian Pertanian sangat mendorong penerapan budidaya hortikultura ramah lingkungan.   "Peran laboratorium agensia hayati di bawah UPTD Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura yang ada di tiap provinsi sangat penting. Kementan bersama Dinas Pertanian Propinsi terus memberdayakan Laboratorium untuk mengembangkan dan menyebarluaskan agens hayati kepada petani hortikultura," jelasnya.

Dirinya berharap dengan memgembangkan pertanian ramah lingkungan, produk aman konsumsi dapat diwujudkan.

 

 

 

 

 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AiLHQ4
December 30, 2018 at 08:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AiLHQ4
via IFTTT
Share:

Monday, December 24, 2018

Lewat Telepon, Trump-Erdogan Bahas Penarikan Pasukan AS

Keduanya sepakat perlunya koordinasi lebih efektif terkait Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON— Presiden AS Donald Trump pada Ahad (23/12) mengatakan membahas penarikan tentara AS dari Suriah dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan melalui sambungan telepon. 

Dalam satu posting Twitter, Trump mengatakan percakapan telepon tersebut "berlangsung lama dan produktif".

"Kami membahas ISIS, keterlibatan timbal-balik kami di Suriah, dan penarikan yang berjalan lamban dan sangat terkoordinasi tentar AS dari daerah itu. Setelah bertahun-tahun, mereka akan pulang," tulis Trump, sebagaimana dikutip Kantor Berita Anadolu Senin (24/12). Ia menggunakan nama lain Da'esh.

Kedua presiden tersebut juga membahas perdagangan "yang sangat berkembang".

Sementara itu, Erdogan mengatakan di akun Twitter bahwa kedua pemimpin tersebut telah sepakat untuk "meningkatkan koordinasi" mengenai sejumlah masalah termasuk hubungan komersial dan pembangunan di Suriah.

Presiden Trump pada Rabu lalu (19/12) mengumumkan rencana untuk menarik sebanyak 2.000 prajurit AS dari Suriah setelah percakapan telepon dengan Erdogan. Dalam percakapan itu, kedua pemimpin tersebut menyepakati perlunya bagi koordinasi yang lebih efektif di negara yang dicabik perang itu.

Beberapa laporan mengatakan pasukan AS akan keluar dalam waktu 60 sampai 100 hari.

Keputusan Trump untuk keluar dari Suriah diikuti pengunduran diri Menteri Pertahanan James Mattis dan Utusan Khusus Presiden untuk Koalisi Global guna mengalahkan Da'esh Brett Mcgurk.

Penarikan itu dilakukan pada malam kemungkinan operasi militer Turki di bagian timur-laut Suriah terhadap kelompok gerilyawan YPG/PKK.

Pada 2016, Ankara telah melancarkan dua operasi militer serupa di Suriah Utara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Ag1zTA
December 24, 2018 at 08:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Ag1zTA
via IFTTT
Share:

Saturday, December 22, 2018

JK: Jokowi Bisa Belajar dari Keadaan

JK mengaku akan terus mendukung Jokowi.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Jusuf Kalla (JK) mengatakan, Jokowi dapat belajar dari pengalamannya memimpin sejak 2014. Sehingga apabila terpilih di Pilpres 2019, capres pejawat tersebut dapat menjalankan kepemimpinannya dengan baik.

"Kita lihat momen hari ini, selama empat tahun ini, keberhasilan cukup baik. Ke depannya, pasti belajar dari keadaan, pasti Pak Jokowi akan memperbaiki dan lebih baik lagi," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada wartawan usai makan siang bersama Presiden Joko Widodo di kediaman pribadinya di Jalan Haji Bau Makassar, Sabtu (22/12).

Dalam momen makan siang dengan suasana kekeluargaan tersebut, Wapres JK menjelaskan kondisi politik dan ekonomi di wilayah Sulawesi Selatan kepada Presiden Jokowi. JK pun menyatakan akan terus mendukung Jokowi setelah dirinya menyelesaikan jabatan Wapres, selama hal itu untuk kemajuan dan pembangunan Indonesia.

"Bagi saya pribadi, apa pun yang diharapkan, tentu pasti saya akan penuhi untuk kemajuan bangsa dan negara," katanya.

JK juga tidak terlalu mempersoalkan apakah keterlibatan dirinya dalam pemerintahan Jokowi berikutnya akan berada di dalam lingkup struktural pemerintahan atau tidak.

"Pasti tidak, tidak ada soal. Bagi kami, saya berdua dengan Pak Jokowi, yang penting negara kan maju. Apa pun harus kita lakukan kita berdua," ujar JK.

Presiden dan Wapres berada di Makassar dalam rangka melakukan kunjungan kerja sekaligus berkampanye untuk pemenangan pasangan Joko Widodo-Ma¿ruf Amin.

Kedua pemimpin negara tersebut menghadiri silaturahim tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Sulawesi Selatan di The Rinra Makassar pada Sabtu sore.

Baca juga: Waspada Bahaya Tambahkan Madu ke Minuman Hangat

Baca juga: Wadah Pegawai KPK Tolak TGPF Kasus Novel Dipimpin Kapolri

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CvBjpP
December 22, 2018 at 08:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CvBjpP
via IFTTT
Share:

Babak Pertama, Arsenal Tundukkan Burnley 1-0

Umpan kombinasi satu dua sentuhan diperagakan anak asuh Unai Emery.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Babak pertama laga pekan ke-18 Liga Primer Inggris antara Arsenal versus Burnley telah berakhir. Sementara, the Gunners unggul 1-0 dalam duel yang berlangsung di Stadion Emirates, London, Sabtu (22/12) malam WIB.

Baru dua menit pertandingan berjalan, kedua tim langsung memperoleh peluang emas. Penyerang tuan rumah, Pierre-Emerick Aubameyang, gagal memanfaatkan kans yang diperoleh.

Sepakan eks Borussia Dortmund melenceng tipis di samping kanan gawang Joe Hart. Pun demikian dengan Burnley. Berawal dari serangan balik, Ashley Westwood yang sudah berhadapan dengan Bern Leno, belum mampu menjaringkan bola ke gawang Arsenal.

Perlahan tapi pasti pasukan London Merah mulai mendominasi. Umpan kombinasi satu dua sentuhan diperagakan anak asuh Unai Emery.

Pada menit ke-14, gol yang ditunggu publik Emirates datang juga. Berawal dari umpan silang Mesut Oezil ke kotak penalti tim tamu. Bola yang datang disambut Sead Kolasinac yang langsung melepaskan umpat tarik. Dengan sekali sentuhan, Aubameyang menyambar bola tersebut hingga merobek jala the Clarets.

Di sisa waktu yang ada, Arsenal terus menyerang. Namu hingga turun minum, angka di papan skor belum berubah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ECg07n
December 22, 2018 at 08:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ECg07n
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 18, 2018

Keju Hitam Venom, Teman Asyik Makan Steak

Keju Venom dibuat dengan bahan dasar keju mozarella ditambah arang aktif

REPUBLIKA.CO.ID, 

JAKARTA -- Daging steak umumnya dihidangkan dengan teman french fries, mashed potato, atau sayuran. Namun tak selamanya daging harus berpasangan dengan kentang atau sayur. Pernahkah anda mencicipi daging steak yang ditimpa lelehan keju hitam? Jika belum, kombinasi tersebut tak ada salahnya dicoba. 

Willie Brothers, restoran yang menyajikan perpaduan antara daging steak premium dengan varian keju, memperkenalkan keju Venom. Menurut Marketing dari Willie Brothers Aditya Rian Anggoro, keju Venom dibuat dengan bahan dasar keju mozzarella yang ditambah arang aktif. 

Ara, sapaan akrab Aditya, mengatakan nama Venom terinspirasi dari karakter Marvel. "Nama ini sekaligus mempermudah pelanggan mengingat wujud keju yang berwarna hitam," katanya saat ditemui pada Selasa (18/12) di Jakarta.

Ara menuturkan kandungan arang aktif pada Venom bermanfaat menetralkan racun yang ada di tubuh. "Namun bagi yang sedang mengonsumsi obat-obatan saya sarankan jangan makan Venom dulu karena dapat melemahkan kerja obat," imbuhnya. 

Saat Republika mencicipi daging dengan lelehan keju venom, tidak ada rasa eneg yang menghampiri. Rasa susu pada kejunya tipis sehingga cita rasa daging masih kuat terasa. Hal yang sama juga dirasakan ketika menjajal daging steak dengan mozzarella. Bedanya, pada Venom ada selentingan sedikit rasa pahit yang mampir ke mulut. Kendati demikian sensasi pahit itu tak mengurangi kelezatannya. 

Tak ketinggalan Ara juga membagikan tips menyantap steak. Ia menuturkan steak paling enak dinikmati dalam kondisi medium. Dalam kondisi setengah matang ini, kita akan merasakan cita rasa daging steak yang juicy.

Cita rasa tersebut tidak ditemui jika kita memesan steak dalam kondisi well done. "Tetapi semua kembali pada masalah selera. Mungkin ada yang tidak bisa makan daging setengah matang jadi lebih baik pesan yang matang," jelasnya. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CjvEmD
December 18, 2018 at 08:39PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CjvEmD
via IFTTT
Share:

Friday, December 14, 2018

Instruksi Atur Jilbab ASN, Kemendagri tak Pikir Soal Politik

Inmendagri yang atur penggunaan jilbab demi keseragaman dan kerapian ASN.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Hadi Prabowo, menerangkan, saat mengeluarkan aturan tentang penggunaan jilbab bagi ASN di lingkungan Kemendagri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), pihaknya sama sekali tidak berpikir soal politik. Hadi meminta aturan yang sudah resmi dicabut itu tidak dipersoalkan lagi.

Sebagaimana diketahui, pada Jumat (14/12), Kemendagri resmi mencabut aturan yang tertuang dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 025/10770/SJ tersebut. Inmendagri ini mengatur ASN yang menggunakan jilbab agar pada saat berpakaian seragam khaki dan seragam putih hitam (Senin-Selasa dan Rabu-Kamis) memasukkan jilbab ke dalam kerah baju.

Menurut Hadi, penerbitan Inmendagri dilatarbelakangi adanya ketidakseragaman dalam menggunakan seragam oleh ASN pada Senin-Kamis. "Kenapa pas waktu upacara bendera kok tidak ada keseragaman, ada yang dikeluarkan, ada yang masuk, kok tidak rapi. Nah seiring waktu, kami tanpa berpikir masalah politik dan juga tidak berpikir hal lain-lain, maka kami lantas menertibkannya (dengan Inmendagri Nomor 025/10770/SJ)," jelas Hadi kepada wartawan di Kantor Kemendagri, Medan Merdeka Utara, Jumat (14/12).

Aturan ini pun, kata dia, sudah disosialisasikan, baik dalam bentuk pengumuman tertulis maupun foto. Inmendagri itu pun tidak bersifat mengharuskan dan mewajibkan.

"Sebab hanya ada frasa 'agar'. Sehingga tidak wajib. Kalau memang menurut keyakinannya tidak mau, maka kami tidak memaksa," tegas Hadi.

Kemudian, setelah Inmendagri itu diterapkan mulai 4 Desember 2018 lalu, ada sejumlah masukan dari berbagai pihak. Hadi menyebut bahwa ada pihak-pihak yang menilai aturan ini lewat sudut pandang berbeda.

Atas berbagai masukan ini, Kemendagri akhirnya mencabut Inmendagri tersebut. "Sebagai pelayan masyarakat, otomatis kami harus menyikapi masukan ini. Saat ini aturannya telah dicabut, maka kami imbau agar tidak kembali dipolemikkan," tegasnya.

Kepala Biro Hukum Kemendagri, Widodo Sigit Pudjianto, mengatakan, ASN adalah penyelenggara negara. Karena itu, ASN seharusnya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Menurutnya tidak pas jika dalam melayani masyarakat ASN tidak menggunakan pakaian yang tertib. "Jadi penekanannya adalah, Inmendagri yang saat ini telah dicabut itu bertujuan untuk menertibkan dan merapikan. Tidak ada larangan," tuturnya, Jumat.

Dalam instruksinya, Mendagri meminta ASN laki-laki tidak berambut gondrong dan tidak dicat warna-warni, menjaga kerapihan kumis, jambang dan jenggot, serta penggunaan celana panjang sampai dengan mata kaki. Sementara untuk ASN perempuan, Tjahjo memerintahkan, rambut rapi dan tidak dicat warna-warni, bagi yang menggunakan jilbab agar jilbab dimasukkan ke dalam kerah pakaian dan sesuai warna pakaian dinas, serta warna jilbab tidak bermotif/polos.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RZiocc
December 14, 2018 at 08:39PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RZiocc
via IFTTT
Share:

Bekuk Persimura, Sriwijaya FC ke 32 Besar Piala Indonesia

Sriwijaya sempat kesulitan membongkar pertahanan Persimura di babak pertama.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Sriwijaya FC dan PSMS Medan sama-sama terdegrasi ke Liga 2 Indonesia pada musim kompetisi 2019. Namun nasib kedua tim tersebut berbeda di Piala Indonesia 2018.

Jika PSMS gagal melaju ke babak 32 besar setelah dikalahkan klub Liga 3, Kepri 757 Jaya dengan skor 3- 4, Sriwijaya FC berhasil melaju ke babak 32 besar. Pada babak 64 besar Piala Indonesia, Jumat (14/12) di Stadion Gelora Sriwijaya, klub berjuluk Laskar Wong Kito berhasil menaklukan Persimura Musi Rawas yang berada di Liga 3 dengan kemenangan telak 3-0.

Sriwijaya FC yang turun tanpa diperkuat Alberto Goncalves yang mudik ke Brasil dan penjaga gawang Teja Paku Alam, berhasil meraih kemenangan 3–0 berkat tiga gol yang dicetak Rizky Dwi Ramadhana menit ke-47, Alan Henrique menit ke-72 dan menit ke-85 melalui tendangan penalti.

Pada laga bertajuk derbi Sumatra Selatan namun beda kasta tersebut, Sriwijaya FC yang kini ditangani pelatih Hartono Ruslan sempat kesulitan membongkar pertahanan Persimura. Babak pertama skor 0-0.

Baru pada babak kedua, Sriwijaya FC berhasil memecah kebuntuan berkat gol dari pemain depan Rizky Ramadhana. Ia membuka keunggulan Sriwijaya pada menit ke-47.

Usai pertandingan, pelatih Hartono mengaku bersyukur timnya mampu meraih kemenangan. “Para pemain tetap memiliki motivasi tinggi meski baru saja terdegradasi ke Liga 2. Mereka tetap memiliki motivasi dan totalitas yang luar biasa untuk meraih kemenangan,” katanya.

Menurut Hartono, ada sedikit kesan menganggap remeh lawan, terutama di babak pertama. “Persimura cukup bagus mainnya. Secara tim kelihatan team work saat bertahan,” katanya.

Hartono mengakui anak-anak ashuannya sempat kerepotan pada babak pertama untuk membongkar pertahanan Persimura yang dilatih mantan pemain Sriwijaya FC Jarot. Hasilnya, tim dari Liga 3 tersebut mampu menahan Sriwijaya FC dengan skor 0–0. "Di babak pertama Persimura bertahan dengan rapat. Namun, di babak kedua kami mulai bisa membaca cara bermain mereka."

Sementara itu, pelatih Persimura Jarot menyatakan, pertandingan yang berlangsung tanpa penonton tersebut adalah laga antardua tim yang berbeda kelas. “Babak pertama kami bisa mengimbangi permainan Sriwijaya FC. Pada babak kedua pemain mulai kehilangan konsentrasi dan kelelahan. Momentum tersebut dimanfaatkan Sriwijaya FC dengan baik,” jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BnbCpI
December 14, 2018 at 08:39PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BnbCpI
via IFTTT
Share: