Showing posts with label December 30. Show all posts
Showing posts with label December 30. Show all posts

Sunday, December 30, 2018

Tahun Baru, MUI NTT Imbau Masyarakat Jauhi Miras

Hendaknya malam pergantian tahun diisi dengan kegiatan positif.

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG— Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Nusa Tenggara Timur mengimbau umat Islam di daerah NTT menghindari pesta minuman keras dalam menyambut malam pergantian tahun pada 31 Desember 2018.

"Kami mengimbau umat Muslim di NTT agar pada momen pergantian tahun ini menjauhi miras atau khamar apalagi untuk hura-hura dan maksiat," kata Ketua MUI NTT H Abdul Khaidir Makarim di Kupang, Senin (30/12). 

Pihaknya meminta umat Islam di provinsi yang berbasiskan kepulauan ini tetap menjaga keamanan dan ketertiban di tengah eforia perayaan malam tahun baru. 

Menurut dia, momentum pergantian tahun sebagai kesempatan berefleksi untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui shalawat, zikir dan muhasabah.

"Silakan umat Muslim memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan ibadah dengan khusyuk di masjid atau mushala," katanya. 

Makarim juga meminta umat Islam setempat agar tidak menyalahkan kembang api, petasan maupun sejenisnya yang bisa mengancam keselamatan diri sendiri maupun orang lain di sekitarnya. 

Selain itu, tidak perlu melakukan pawai kendaraan atau semacamnya yang mengganggu kenyamanan di lingkungan sekitar.

Pada prinsipnya, pihaknya menginginkan umat Islam setempat tetap menjaga ukhuwah Islamiyah dan persatuan dan kesatuan di masyarakat. 

"Ini sangat penting diperhatikan agar hubungan antarumat beragama di NTT yang selama terpelihara dengan baik tetap terawat sehingga masyarakat tetap hidup dalam keharmonisan," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Sv0GNW
December 30, 2018 at 11:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Sv0GNW
via IFTTT
Share:

Warga Banyuasin Diimbau Tutup 2018 dengan Berzikir

Bupati menerbitkan Surat Edaran No. 400/882/II/2018 untuk berzikir di pengujung tahun

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG – Malam pergantian tahun dari 2018 ke tahun 2019 tinggal dalam hitungan jam. Untuk menyambut 2019 Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex mengajak warganya melakukan kegiatan positif keagamaan. 

“Mari kita isi malam pergantian tahun 2018 ke tahun 2019 dengan berkumpul di masjid melaksanakan kegiatan zikir dan doa bersama. Mari kita mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menginstrospeksi diri kita masing masing apa yang telah kita lakukan pada tahun 2018? Juga memohon kepada-Nya agar 2019 kita akan lebih baik,” kata Bupati Muba Dodi Reza Alex, Ahad (30/12).

Dodi mengajak warganya berdoa agar pada 2019 Kabupaten Musi Banyuasin  jauh dari bencana dan terus melaju untuk membangun daerah yang kita banggakan. 

“Mari jaga kondusivitas di Kabupaten Musi Banyuasin pada malam pergantian tahun 31 Desember 2018,” pesannya.

Untuk merealisasikan imbauan tersebut, Bupati Muba telah menerbitkan Surat Edaran No. 400/882/II/2018 mengimbau seluruh camat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dapat hadir mengikuti kegiatan zikir dan doa bersama pada malam pergantian tahun, Senin (31/12)  

Sementara itu menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muba Apriyadi, dengan melaksanakan zikir dan doa bersama pada malam pergantian tahun menjadi momen untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Menurut Apriyadi pada malam pergantian tahun Pemerintah Kabupaten Muba mengadakan zikir dan doa bersama di Masjid Jamik An Nur Sekayu. “Acaranya akan diisi zikir, doa dan ceramah agama mulai pukul 19.30 WIB,” katanya. 

Surat edaran dan imbauan Bupati Muba Dodi Reza Alex mendapat apresiasi warga Muba. Seorang warga Sekayu, Syarkowi, 59 tahun menyambut baik kegiatan zikir dan doa bersama saat malam pergantian tahun yang digelar Pemerintah Kabupaten Muba.  

Selain Bupati Muba Dodi Reza Alex, Kapolres Muba AKBP Andes Purwanti dalam akun IG @andes9899 juga menuliskan imbauan malam pergantian tahun 2019. 

Ada lima butir imbauan Kapolres Muba, di antaranya mengimbau masyarakat tidak merayakan kegiatan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat serta bertentangan dengan Perda No.2 tahun 2018 tentang pesta rakyat. 

Kapolres Andes Purwanti juga mengimbau warga Muba mengisi pergantian tahun dengan kegiatan positif seperti berzikir dan berdoa serta mengadakan shalat Isya dan shalat Subuh berjamaah di masjid. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RtsaGE
December 30, 2018 at 11:52PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RtsaGE
via IFTTT
Share:

Warga Garut Dihimbau tak Pesta Kembang Api Saat Tahun Baru

Rumah Zakat telah mengumpulkan Rp 1,5 miliar untuk donasi tsunami Selat Sunda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penggalangan dana melalui platform digital dinilai menjadi salah satu cara efisien untuk mengumpulkan donasi. Lembaga filantrofi Rumah Zakat telah mengumpulkan Rp 1,5 miliar untuk donasi tsunami Selat Sunda melalui platform digital.

Menurut CEO Rumah Zakat Nur Effendi donasi digital ini sangat besar antusiasmenya di masyarakat. "Sudah sekitar Rp 1,5 miliar lewat T-Cash Telkomsel, GO-Pay, OVO dan lainnya. Meskipun donasi kecil tapi transaskinya banyak. Misalnya, secara donasi hanya Rp 5.000 tapi secara volume jadi banyak karena transaksi jadi banyak," ujar Nur Effendi kepada Republika.co.id, Ahad (30/12).

Nur menjelaskan, saat ini donasi masih belum disampaikan sepenuhnya, karena donasi dilakukan secara bertahap. Saat ini pihaknya sedang fokus pada tanggap darurat, pengobatan, evakuasi, dan bantuan makanan. Setelah itu akan didistribusikan utk pascarehabilitasi, misalnya hunian sementara kemudian pemberdayaan ekonomi.

"Nanti kita atur supaya donasinya tetap jalan melalui platform digital, distribusinya tetap jalan seusai dengan fasenya. Ini .kan fase tanggap, lalu fase rehabilitasi," jelasnya.

Sebelumnya, donasi untuk bencana alam di Palu dan Lombok juga didominasi oleh platform digital, sekitar 60 persen. "Yang ini belum kita simpulkan karena masih terus jalan. Penggalangan dana terus berjalan, nanti distribusinya disesuaikan dengan fase," katanya.

Sementara itu Telkomsel terus melakukan penggalangan donasi via platform digital seperti Telkomsel poin dan T-Cash. Manager Media Relation Telkomsel, Singue Kilatmaka mengakui, customer Telkomsel selalu antusias untuk berdonasi digital. Hal ini terlihat dari jumlah kuota penukaran Telkomsel poin yang selalu habis dalam waktu singkat.

Jumlah penukaran juga bisa berubah sesuai momen, dan waktunya pun fleksibel. Bisa dilaksanakan selama beberapa kali periode. "Jadi setiap donasi ada batas kuota penukarannya, karena disesuaikan dengan momen dan waktunya," ujar Singue.

Dia menjelaskan, Telkomsel selalu menjalankan periode donasi dalam waktu singkat. Seperti donasi untuk tsunami Selat Sunda melalui T-Cash yang dilaksanakan hanya seminggu. Donasi yang terkumpul selama itu telah mencapai Rp.50 juta. Sementara saat donasi untuk Palu dan Donggala, total donasi mencapai Rp 100 juta melalui penukaran poin.

"Kita lihat sesuai kebutuhan di lapangan aja. Karena terlalu lama periode penukaran kadang juga tidak efektif untuk membantu korban. Jadi, tergantung momen dan kebutuhan. Semua hal kita pertimbangkan," jelas Singue. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2rYUO3Q
December 30, 2018 at 11:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2rYUO3Q
via IFTTT
Share:

Warga Garut Diimbau tak Pesta Kembang Api Saat Tahun Baru

Larangan diberlakukan atas pertimbangan menghormati masyarakat yang dilanda bencana.

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Beberapa wilayah di Indonesia sempat diguncang bencana beberapa waktu lalu. Oleh karena itu, Kepolisian Resor Garut memberlakukan larangan kegiatan pesta kembang api pada malam tahun baru di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kepala Kepolisian Resor Garut, AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan, larangan itu diberlakukan atas pertimbangan untuk menghormati masyarakat yang dilanda bencana alam tsunami di Banten dan Lampung. "Kami sudah melarang tidak boleh ada pesta yang berlebihan," kata Budi, Ahad (30/12).

Ia menuturkan, kepolisian bersama Pemerintah Kabupaten Garut telah mengimbau masyarakat terkait larangan pesta secara berlebihan seperti hura-hura atau menyalakan kembang api saat malam pergantian tahun. Selain itu, lanjut dia, kepolisian sudah mengumpulkan para pengelola hotel di Garut dan meminta untuk tidak menyelenggarakan kegiatan hiburan secara berlebihan pada malam tahun baru.

"Sudah kami koordinasikan dengan beberapa pengusaha hotel termasuk pengusaha hiburan agar tidak menggelar kegiatan secara berlebihan," katanya. Ia menyampaikan, bangsa Indonesia saat ini sedang dilanda duka dengan adanya bencana alam  di Banten dan Lampung, Palu, Bogor termasuk longsor di Garut.

Budi menyarankan, perayaan malam tahun baru diselenggarakan dengan kegiatan yang lebih positif seperti doa bersama untuk Indonesia. Direktur PT Alam Indah Lestari selaku pengelola Taman Wisata Alam Gunung Papandayan, Tri Persada menyatakan, pengelola siap melaksanakan imbauan tentang tidak menyelenggarakan kegiatan hiburan secara berlebihan sebagai wujud menghormati masyarakat lain yang dilanda bencana alam. "Kami untuk malam tahun baru ini tidak ada acara khusus karena ada larangan itu sekaligus untuk menghormati saudara kita yang dilanda bencana," kata Tri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SpGVHu
December 30, 2018 at 11:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SpGVHu
via IFTTT
Share:

Seorang Balita Tewas Akibat Puting Beliung di Cirebon

Sebanyak 18 orang terluka akibat puting beliung.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON  -- Angin puting beliung yang menerjang Desa Panguragan Kulon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mengakibatkan balita atas nama Herdi (3) meninggal dunia. Angin puting beliung juga melukai sedikitnya 18 orang lainnya.

"Ya ada korban meninggal dunia yaitu Herdi (3) akibat bencana angin puting beliung," kata Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Faozan, di Cirebon, Ahad (30/12).

Faozan mengatakan, ada lima orang dan satu balita yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Arjawinangun. Semua yang mengalami luka-luka sudah ditangani dan warga juga ada yang mengungsi akibat bencana itu.

Baca juga,  Angin Puting Beliung Merusak Ratusan Rumah di Cirebon.

Dia mengemukkan, bencana angin puting beliung juga mengakibatkan 165 rumah, satu sekolah dan dua mushola rusak. Kejadian bencana angin puting beliung itu, lanjut Faozan, terjadi pada Ahad (30/12) sekitar pukul 15.30 WIB.

"Akibatnya 165 rumah milik warga, satu bangunan sekolah dan dua mushola rusak," katanya.

Dia mengatakan, saat ini BPBD dan personel dari TNI, Polri serta masyarakat sedang berupaya melakukan pembersihan puing-puing rumah.

BPBD, lanjut Faozan, juga terus melakukan upaya pendataan serta mengevakuasi masyarakat yang rumahnya rusak ke tempat lebih aman.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SqPPof
December 30, 2018 at 11:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SqPPof
via IFTTT
Share:

1.501 Relawan Bantu Penanganan Pascabencana Tsunami

Relawan bukan hanya dari Banten, tetapi dari berbagai daerah di Tanah Air.

REPUBLIKA.CO.ID, PANDEGGLANG -- Sebanyak 1.501 relawan dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi kepemudaan membantu penanganan pascabencana tsunami di Kabupaten Pandeglang, Banten. "Semua relawan itu bekerja secara  sukarela," kata Ketua Tanggap Darurat Bencana Tsunami Pandeglang Letkol INF Fitriana Nur Heru di Posko Terpadu Penanggulangan Tsunami di Labuan, Banten, Ahad (30/12).

Para relawan di luar instansi pemerintah itu benar-benar peduli bagi sesama manusia yang dilanda bencana alam. Mereka relawan bukan hanya dari Banten, tetapi dari berbagai daerah di Tanah Air.

Selama ini, kata dia, relawan melaksanakan tugas kemanusian untuk membantu warga yang terdampak tsunami mulai mendampingi anak-anak di pengungsian juga menyalurkan bantuan logistik. Selain itu juga membantu evakuasi pertolongan dan penyelamatan korban tsunami, pengamanan hingga pengatur lalu lintas.

"Kami mengapresiasi relawan itu karena cukup membantu petugas untuk penanganan korban bencana tsunami," katanya.

Menurut dia, jumlah relawan yang tercatat 1.501 relawan dari 69 organisasi kemasyarakatan (ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP) diantaranya Tagana, Putra Indonesia Banten, 234 SC Korwil DKI Jakarta, Nurul Hayat, Kobramania, Petualang Muslim, Rumah Yatim, Gardu Banten, Lentera Serang, KNPI Banten dan KRL Jakarta. Relawan bekerja secara sukarela untuk membantu warga yang terdampak bencana tsunami di Kabupaten Pandeglang.

"Kami terus berkoordinasi agar relawan bekerja keras untuk membantu warga yang mengalami bencana alam bisa kembali kehidupan yang lebih baik," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ApTCuS
December 30, 2018 at 11:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ApTCuS
via IFTTT
Share:

Dzikir Nasional Republika Ikhtiar Menghadirkan Kebaikan

Kebaikan dan kepedulian kolektif berada di atas kepentingan pribadi dan golongan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Pemimpin Redaksi Republika, Nur Hasan Murtiaji mengungkapkan, tema Dzikir Nasional Republika kali ini adalah “Menebarkan Kebaikan, Menguatkan Kepedulian.” Tema itu diangkat karena menyadari keadaan di sejumlah wilayah Indonesia yang masih terdampak pelbagai bencana alam.

“Mulai dari gunung meletus, gempa bumi, banjir, longsor dan sebagainya. Dampak bencana itu akan terasa lebih ringan bilamana kita sebagai saudara satu bangsa dan Tanah Air Indonesia saling membantu, saling sinergi meringankan beban derita saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” ujarNur Hasan Murtiaji, Ahad (30/12).

Hasan menilai, kebaikan dan kepedulian kolektif sesungguhnya berada di atas kepentingan pribadi dan golongan. Karena itu, adanya 2019 sebagai tahun politik hendaknya tidak mengurangi sikap empati semua pihak untuk menolong sesama manusia yang sedang menderita. Hal itulah yang ingin disemarakkan melalui Festival Republik dan Dzikir Nasional.

“Kita harus saling membantu siapa pun mereka yang membutuhkan pertolongan kita, walau misalnya berbeda pilihan politik. Perbedaan pilihan politik semestinya menjadikan kita lebih meningkatkan persatuan dan persaudaraan,” ujarnya.

Untuk mewujudkan slogan-slogan itu, Festival Republik diisi berbagai aksi kemanusiaan. Misalnya, penggalangan dana bagi para korban bencana alam di daerah-daerah. Republika bekerja sama dengan berbagai lembaga, seperti Dompet Dhuafa dan Aksi Cepat Tanggap (ACT), yang mendirikan stan-stan di Masjid at-Tin (Jakarta), Masjid Pusdai (Bandung), dan Masjid al-Furqon (Yogyakarta) selama Dzikir Nasional berlangsung. Selain itu, ada pula aksi lainnya, semisal donor darah—bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan layanan kesehatan gratis—kerja sama dengan Dompet Dhuafa.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Republika, Irfan Junaidi, menekankan tema Dzikir Nasional dipilih sebagai pesan kepada publik bahwa yang terpenting dalam kehidupan adalah mengisinya dengan kebaikan dan kepedulian. Sebab, Islam pun mengajarkan bahwa sungguh merugi manusia bila perjalanan hidupnya mayoritas diisi dengan keburukan atau bersikap apatis terhadap sesama manusia.

Dzikir Nasional Republika, lanjutnya, diadakan sebagai ikhtiar media massa ini dalam menghadirkan kebaikan di tengah masyarakat, khususnya kaum Muslimin. Sembari menutup tahun 2018 dan menyambut hari pertama 2019, acara akbar ini dapat menjadi ajang untuk introspeksi dan membangun komitmen bersama demi persatuan bangsa Indonesia.

“Republika menginginkan agar tradisi baik ini bisa semakin memasyarakat untuk kebaikan bangsa ini dan kita semuanya. Acara zikir bersama, yang merupakan bagian dari rangkaian acara Festival Republik ini merupakan ikhtiar Republika untuk menyajikan acara positif di malam pergantian tahun. Acara ini mengajak masyarakat untuk menghitung diri, kebaikan apa yang telah dilakukan dan kebaikan apa yang telah direncanakan untuk tahun mendatang,” kata Irfan saat dihubungi, Ahad (30/12).

“Acara ini murni acara introspeksi. Tidak ada aroma politik apa pun, meski—harus kita akui—digelar di tahun politik 2019. Sebab, Dzikir Nasional ini sudah menjadi tradisi tahunan Republika, yang saat ini sudah banyak berbagai kalangan melaksanakannya juga. Republika sangat bahagia melihat menjamurnya fenomena zikir di malam pergantian tahun,” katanya menuturkan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Qc0DEA
December 30, 2018 at 11:13PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Qc0DEA
via IFTTT
Share:

Lima Mantan Pemain Timnas Klarifikasi Soal Piala AFF 2010

Ponaryo membantah pemain timnas terlibat dalam pengaturan skor.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebanyak lima mantan pemain tim nasional Sepak Bola Indonesia yakni Ponaryo Astaman, Firman Utina, Hamka Hamzah, Maman Abdurrahman, dan Markus Horison mendatangi Polda Metro Jaya, Sabtu (29/12).

Ponaryo Astamanan mengatakan, mantan punggawa Timnas Indonesia pada Piala AFF 2010 ingin meluruskan informasi yang beredar terkait dugaan pengaturan skor saat Indonesia melawan Malaysia pada final Piala AFF 2010.

Ponaryo yang menjabat Ketua Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) itu membantah pemain Timnas Indonesia terlibat pengaturan skor saat melawan Malaysia pada Piala AFF 2010 tersebut.

Selama hampir enam jam menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ponaryo mengungkapkan kelima mantan regu Timnas Indonesia itu memberikan keterangan berbagai persoalan kompetisi sepak bola nasional.

Mantan kapten Timnas Sepak Bola Indonesia itu mendukung penuh Satuan Tugas Antimafia Sepak Bola mengungkap dugaan pengaturan skor pertandingan (match fixing) yang melibatkan pejabat PSSI itu.

 "Kami memberikan dukungan untuk membongkar mafia bola di Indonesia dan mengimbau, serta membangkitkan keberanian dan kesadaran dari pesepakbola seluruhnya bahwa tanggung jawab tak hanya ada di pemain. Membongkar mafia bola juga ada di mereka," tegas Ponaryo.

Baca juga, Bersih-Bersih Mafia Bola Harus Tuntas.

Ponaryo meyakinkan para pemain sepak bola nasional agar memberikan informasi mengenai dugaan pengaturan skor karena akan dijamin rahasia identitas yang menyampaikan keterangan tersebut.

 Diungkapkan Ponaryo, penyidik Satgas Antimafia Sepak Bola mengorek keterangan dari lima mantan pemain nasional untuk mengungkap sejumlah nama mafia pertandingan sepak bola yang sudah beredar maupun belum tersebar melalui media massa.

Satgas Antimafia Sepak Bola telah menetapkan empat tersangka untuk dugaan pengaturan skor pada Liga 2 dan Liga 3 musim 2018. Keempat tersangka itu yakni anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Johar Lin Eng, mantan anggota Komisi Wasit Priyanto beserta anaknya Anik Yuni, dan anggota Komisi Disiplin PSSI Dwi Irianto.

Keempat tersangka dijerat dengan pasal tindak pidana penipuan atau suap, dan pencucian uang, sebagaimana diatur Pasal 378 dan Pasal 372 KUH Pidana juncto Undang-Undang Nomor 11 Taun 1980 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EXuDTx
December 30, 2018 at 11:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EXuDTx
via IFTTT
Share:

KPK Sudah Pelajari Suap Proyek SPAM Sebelum Bencana

KPK akan mempelajari terlebih dahulu soal penerapan hukuman mati dalam kasus ini.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menegaskan lembaganya telah cukup lama mempelajari dugaan suap pada proyek-proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2017-2018. Ia mengatakan KPK telah memantau sebelum bencana tsunami di Palu.

"Ini kami pelajari cukup lama ya bukan setelah bencana, kami tidak spesial kemudian ketika bencana datang. Jadi, kami bukan "pemadam kebakaran" juga, artinya sudah didalami cukup lama kemudian ternyata di daerah bencana juga ada," ungkap Saut di Gedung KPK Jakarta, Ahad (30/12).

KPK, sambung Saut, sangat mengecam keras dan prihatin karena dugaan suap tersebut salah satunya terkait proyek pembangunan SPAM di daerah bencana Donggala, Palu, Sulawesi Tengah. Daerah itu terkena bencana tsunami pada September 2018 lalu.

Karena itu, ia pun mengaku akan mempelajari terlebih dahulu soal penerapan hukuman mati terkait kasus ini. "Kami lihat dulu nanti apa kasus ini bisa masuk kategori pasal 2 yang korupsi pada bencana alam yang menyengsarakan hidup orang banyak itu. Kalau menurut penjelasan di pasal 2 itu memang kan bisa dihukum mati, kalau terdapat tindak pidanakorupsi pada bencana yang menyengsarakan orang banyak, nanti kami pelajari dulu," tutur Saut.

Ancaman maksimal hukuman mati tersebut tertulis dalam pasal 2 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi menyebutkan adanya pemberatan bagi pelaku tindak pidana korupsi apabila tindak pidana tersebut dilakukan pada waktu negara dalam keadaan bahaya sesuai dengan undang-undang yang berlaku, pada waktu terjadi bencana alam nasional, sebagai pengulangan tindak pidana korupsi, atau pada waktu negara dalam keadaan krisis ekonomi dan moneter.

KPK total telah menetapkan delapan tersangka. Diduga sebagai pemberi antara lain Dirut PT Wijaya Kusuma Emindo (WKE) Budi Suharto (BSU), Direktur PT WKE Lily Sundarsih (LSU), Direktur PT Tashida Sejahtera Perkara (TSP) Irene Irma (IIR), dan Direktur PT TSP Yuliana Enganita Dibyo (YUL).

Sedangkan diduga sebagai penerima antara lain Kepala Satuan Kerja SPAM Strategis/Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) SPAM Lampung Anggiat Partunggal Nahot Simaremare (ARE), PPK SPAM Katulampa Meina Woro Kustinah (MWR), Kepala Satuan Kerja SPAM Darurat Teuku Moch Nazar (TMN), dan PPK SPAM Toba 1 Donny Sofyan Arifin (DSA).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EXemNJ
December 30, 2018 at 11:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EXemNJ
via IFTTT
Share:

Muslimat NU Agendakan Shalat Hajat Jamaah untuk Bangsa

Khofifah berharap kegiatan ini tidak disusupi oleh kepentingan politik.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) mengagendakan shalat hajat berjamaah yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada dini hari 27 Januari 2019. Perizinan untuk kegiatan tersebut sudah diurus di Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya.

"Ketua panitianya Mbak Yenny Wahid dan sudah berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya," kata Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa kepada wartawan di Surabaya, Ahad (30/12).

Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019 - 2024 itu menjelaskan, kegiatan ini sebenarnya adalah doa bersama untuk kemaslahatan bangsa yang diikuti oleh ibu-ibu anggota Muslimat NU dari berbagai daerah se- Indonesia. Khofifah menyatakan, anggota Muslimat NU yang hadir diperkirakan mencapai 100 ribu orang.

"Anggota yang dari daerah kan biasanya malam sekitar pukul 22.00 WIB sudah sampai di Jakarta. Ini yang masih sedang kami koordinasikan dengan Polda Metro Jaya, apakah malam itu juga bisa langsung diarahkan ke GBK atau bagaimana," ujarnya.

Mantan Menteri Sosial itu sudah membuat jadwal ketika anggota Muslimat NU pada malam hari sudah memenuhi GBK, maka pada dini harinya bisa digelar shalat tahajjud atau hajat berjamaah. "Lalu sambil menunggu subuh bisa digelar hataman Al Quran, kemudian dilanjut shalat subuh berjamaah. Jika semuanya berjalan lancar, kegiatan doa bersama bisa langsung digelar pukul 07.00 WIB setelah diawali dengan sarapan bersama. Dengan begitu pukul 09.00 WIB sudah selesai," katanya.

Khofifah berharap kegiatan ini tidak disusupi oleh kepentingan politik. "Politik Muslimat NU adalah kebangsaan 'Ahlussunnah wal Jamaah'. Kami wajib membela bangsa dan negara dengan cara mendoakan supaya diselamatkan Allah dari segala ujian yang akhir-akhir ini diwarnai pro-kontra setuju dan tidak setuju terkait pilihan politik menjelang pelaksaan Pemilihan Umum 2019," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AgR967
December 30, 2018 at 11:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AgR967
via IFTTT
Share:

Kemensos Bangun Dapur Umum untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Sekali memasak di dapur umum, tim Tagana memproduksi 6.000 nasi bungkus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Sosial (Kemensos) mendirikan sejumlah dapur umum di lokasi terdampak tsunami Selat Sunda. Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan ada delapan dapur umum yang tersebar di Lampung dan Banten.

"Dapur umum sudah ada delapan, dua dapur umum di Lampung Selatan, enam di Banten, Serang, dan Pandeglang," kata Agus saat ditemui di Gelora Bung Karno (GBK), Ahad (30/12).

Dapur umum tersebut dikelola tim Taruna Siaga Bencana (Tagana). Agus menuturkan, masing-masing dapur bisa memproduksi 6.000 nasi bungkus untuk pengungsi.

"Sekali masak oleh teman-teman Tagana bisa memproduksi 6.000 nasi bungkus. Pagi 6.000, siang 6.000, malam 6.000, tergantung suplai bahan pokok dari makanannya itu," kata Agus menjelaskan.

Ia juga mengatakan, tenda pengungsian didirikan tidak jauh dari dapur umum. Hal ini dilakukan agar para pengungsi lebih mudah mengakses dan mendapatkan makanan yang disiapkan petugas.

Selain dari segi kebutuhan sehari-hari, Kemensos juga menyiapkan tempat untuk memberikan trauma healing pada para pengungsi. Agus menilai, bantuan psikososial seperti ini sangat penting karena banyak masyarakat yang merasa trauma akibat bencana tsunami tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SsvX4a
December 30, 2018 at 10:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SsvX4a
via IFTTT
Share:

Rusia dan Turki Bahas Suriah Usai AS Tarik Tentara

Washington akan menarik sekitar 2.000 personelnya di Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Menteri luar negeri dan pertahanan Rusia bersama rekannya dari Turki membahas koordinasi antara pasukan mereka di Suriah. Diskusi dilkukan setelah keputusan Amerika Serikat untuk menarik tentara dari Suriah. 

"Hari ini, kesepahaman dicapai mengenai bagaimana wakil-wakil militer dari Rusia dan Turki akan terus mengkoordinasikan langkah-langkah mereka di lapangan berdasarkan kondisi baru dengan tujuan untuk menghapuskan ancaman teroris di Republik Arab Suriah," kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Sabtu (30/12).

Presiden AS Donald Trump mengatakan pekan lalu, Washington akan menarik sekitar 2.000 personelnya di Suriah. Langkah Trump dinilai menjungkirbalikkan pilar kebijakan Amerika Serikat di Timur Tengah dan membuat sekutu-sekutu AS merasa khawatir.

Keputusan itu diambil setelah percakapan telepon Trump dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Dalam percakapan tersebut, kedua pemimpin itu menyepakati perlunya bagi koordinasi yang lebih efektif mengenai negara yang dicabik perang saudara tersebut.

Baca juga, Trump akan Tarik Seluruh Pasukan AS di Suriah.

Tentara AS di Suriah telah bekerja sama dengan YPG/PKK untuk memerangi Da'esh (ISIS). Meskipun  begitum Turki keberatan dengan tindakan memanfaatkan satu kelompok teror itu untuk memerangi kelompok teror lain.

Kantor berita Turki Anadolu melaporkan dari Azas, Suriah, pada Jumat pagi (28/12), Presiden Erdogan mengatakan Pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad "melancarkan operasi psikologis".

Pada 1 November, sebelum pengumuman bahwa pasukan AS akan keluar dari Suriah, tentara AS dan Turki memulai patroli gabungan di Manbij sebagai bagian dari satu kesepakatan yang dipusatkan pada penarikan petempur YPG/PKK demi kestabilan wilayah tersebut.

Dalam aksi teror lebih dari 30 tahun melawan Turki, PKK --yang dimasukkan ke dalam daftar organisasi teroris-- dinilai  telah bertanggung jawab atas kematian sebanyak 40 ribu orang, termasuk perempuan dan anak-anak. YPG adalah cabang PKK di Suriah.

Erdogan telah mengisyaratkan operasi lintas-perbatasan terhadap YPG/PKK di Suriah akan segera dilancarkan. Sejak 2016, Ankara telah melancarkan dua operasi militer serupa di Suriah Utara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AnY65v
December 30, 2018 at 10:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AnY65v
via IFTTT
Share:

Ini Kata Pengunjung dari Malaysia Soal Festival Republik

Ade datang bersama istri dan tiga orang anaknya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Festival Republik 2018 Menebar Kebaikan Menguatkan Kepedulian yang digelar di Masjid At-Tin Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sudah memasuki hari kedua. Perhelatan akbar yang puncak acaranya digelar Senin (31/12) besok ini sudah diisi beragam acara edukasi yang diikuti banyak pengunjung.

Ade Fadli Farul salah satu pengunjung dari Malaysia mengaku senang bisa mengikut acara tahunan Republika yang dikenal dengan sebutan Dzkir Nasional. Ade pun datang bersama dengan keluarganya.

"Saya bersama keluarga dari Malaysia sangat senang dapat mengikuti rangkaian acara Festival Republik 2018 ini," kata Ade Fadli Farul saat ditemui Republika.co.id di Masjid At-Tin, Ahad (30/12).

Menurut Ade, acara Dzikir Nasional ini patut dibanggakan oleh orang Muslim di seluruh Indonesia. Karena, selain mengingatkan masyarakatnya juga sebagai perekat persaudaraan sesama umat Muslim yang berbudaya dan berahlak mulia.

"Acara ini harus terus dipelihara karena sebagai wujud kegiatan budaya juga kegiatan yang digelar bagus-bagus untuk memperluas literasi Indonesia, karena banyak acara edukasinya," ujarnya.

Ade mengaku acara tahun yang digelar Republika ini cukup menginspirasinya sebagai dosen tamu Bina Nusatara (Binus) yang mengajar karakter building. Dia mengatakan Republika mengisi rangkaian acara dengan kegiatan-kegiatan yang dapat mendorong masyarakat terhadap kegemaran mengkaji dan menelaah buku bacaan.

"Kegiatan ini juga sarat dengan banyak buku yang harus dibaca dan ditelaah. Ini menjadi bagian penting ketika kita ingin mengaplikasikannya kepada kehidupan," katanya.

Ade berpesan agar Republika bisa terus mengadakan acara-acara yang mengedukasi masyarakat, seperti bedah buku dan seminar parenting yang diikuti banyak peserta. "Dengan acara seperti ini Republika berperan dalam membangun budaya yang bagus kepada masyarakat," kata Ade yang mengaku telah sampai di Jakarta lima hari yang lalu bersama istri dan tiga anaknya.

Dia pun mengaku akan datang lagi pada puncak acara Dzikir Nasional yang digelar besok. "Karena besok acaranya, insya Allah besok saya hadir lagi bersama keluarga," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Apuogf
December 30, 2018 at 10:32PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Apuogf
via IFTTT
Share:

Emil Rombak Direksi dan Komisaris BUMD Jabar

Semua direksi diwajibkan untuk mengikuti ulang fit and proper test.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jabar Mochamad Ridwan Kamil menyatakan, direksi maupun komisaris semua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) akan direformasi lewat fit and proper test. Emil mengaku akan mengawasi secara langsung.

Menurut Ridwan Kamil, dari semua BUMD hanya Bank BJB yang memberikan profit.

"Sisanya ini meminta anggaran kepada provinsi. Berarti ada yang salah. Sebagai gubernur baru saya butuh keyakinan bahwa BUMD ini bisa memberikan profit dan kualitas yang diharapkan," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil kepada wartawan, Ahad (30/12).

Emil mengatakan, ia butuh sebuah proses baru. Direksi lama boleh ikut lagi tapi harus meyakinkan kepada gubernur baru bahwa kerjanya bisa mengejar misi Jabar Juara. Kalau ternyata direksi lama bisa meyakinkan dalam sebuah proses ini, maka tak ada masalah diangkat lagi.  "Tapi kalau ternyata tidak mampu dengan sebuah proses, maka kami butuh orang yang mampu yang datang dari manapun," katanya.

Saat ditanya apakah sudah diaudit, Emil mengatakan, sudah dilakukan. Ada biro perekonomian yang rutin melakukan audit. Emil mencontohkan, ada satu BUMD yang pegawainya tinggal empat. Jadi, ia mempertanyakan apa maksudnya membuat perusahaan untuk tidak berfungsi.

Emil meminta masyarakat untuk mempercayakan pada gubernur baru terkait BUMD ini. Karena, gubernur baru ini sangat profesional memilih orangnya juga profesional yang penting kepentingan pemerintah dan masyarakat terwakili. "Bagaimana kalau gubernur tidak yakin, kan susah. Maka yakinkan dulu, kalau sudah yakin ngabret lah," katanya.

Menurut Emil, untuk merombak direksi ini, ia telah membuat Pergub terkait pengangkatan karena semua ada aturannya. "Selalu ada sisa komisaris yang melakukan komite randominasi makanya ada fit proper, gubernur gak nunjuk langsung. Gaya saya gak begitu," katanya.

Menurut Emil, pergantian yang dilakukan pihaknya bukan hanya BIJB, ini adalah kebijakan untuk semua BUMD. "Hari ini berlangsung juga, Jasa Sarana ditreatment yang sama. Jadi tidak spesifik ke satu BUMD tapi seluruh BUMD dimulai dari BJB," katanya.

Perlu diketahui, Direktur Utama PT Bandarudara Internasional Jawa Barat Virda Dimas Ekaputra resmi dicopot dari jabatannya. Hal itu merupakan hasil dari RUPS Luar Biasa yang digelar pada 26 Desember lalu.

Menurut Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Pemerintah Provinsi Jawa Barat Eddy Nasution, pihaknya melakukan langkah tersebut guna membawa BUMD Jabar lebih profesional. Dan tak hanya PT BIJB saja, BUMD lainnya pun mengalami hal serupa. "Kita mau cari orang yang bisa membawa lebih baik. BIJB ini banyak program, tenan-tenan belum terjual, cargo juga belum jalan padahal pendirian BIJB untuk cargo,"katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SqMu8H
December 30, 2018 at 10:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SqMu8H
via IFTTT
Share:

Gunung Anak Krakatau dan Gunung Agung Berstatus Siaga

Hingga pukul 18.00 WIB, status Anak Krakatau dan Gunung Agung berada di level III.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengeluarkan status terkini kondisi Gunung Anak Krakatau dan Gunung Agung. Berdasarkan pantauan hingga Ahad, (30/12) pukul 18.00 WIB, status Anak Krakatau dan Gunung Agung berada dalam level III (Siaga).

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Rudy Suhendar mengatakan berdasarkan visual kondisi Anak Krakatau terpantau cuaca sempat cerah, mendung lalu hujan. Pada pagi hari gunung dapat terlihat jelas. Kemudian hingga sore ini tertutup kabut. "Ada teramati asap putih tebal tinggi sekitar 200 hingga 300 meter. Dan tidak terdengar suara dentuman," katanya pada Republika.co.id, Ahad (30/12).

Dari pantauan seismik, sempat terjadi sekali gempa vulkanik dalam, 28 kali gempa hembusan dan delapan kali gempa letusan. "Kesimpulan aktivitas vulkanik masih dalam level III (Siaga). Zona bahaya di dalam radius lima kilometer dari kawah," ujarnya.

Sementara itu, untuk pantauan visual Gunung Agung hingga sore bercuaca mendung hingga menutup gunung. Asap kawah teramati putih tipis tinggi sekitar 50 hingga 100 meter di atas puncak. "Pantauan seismiknya dua kali gempa hembusan dan empat kali gempa tektonik jauh," tuturnya.

Berdasarkan pantauan tersebut, diambil kesimpulan status Gunung Agung berada di level III (siaga). "Aktivitas vulkanik masih tinggi dan tidak stabil. Zona bahaya di dalam radius empat kilometer dari puncak," ujarnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Akn7hO
December 30, 2018 at 10:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Akn7hO
via IFTTT
Share:

Rektor UHAMKA: Saatnya Terapkan Sistem Terintegrasi Pusat

Sistem zonasi terpusat akan mengatasi mutu antar sekolah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Rektor Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (UHAMKA), Prof Gunawan Suryoputro mengatakan, Indonesia sudah saatnya menerapkan sistem terintegrasi dari pusat untuk keperluan sekolah. Sementara untuk daerah hanya mengawasi saja.

“Jumlah guru di Indonesia masih kurang. Selama ini guru menumpuk di kota-kota besar. Belum lagi dari masalah sarana dan prasarana yang belum memadai yang tentu berdampak kepada lulusan sekolah tersebut,” kata Gunawan dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id.

Menurut Gunawan, sistem zonasi terpusat akan mengatasi mutu antar sekolah misalnya mutu sekolah di desa dan di kota. Perbedaan ini hanya bisa dijawab dengan adanya kewenangan langsung secara terpusat.

Ia menambahkan, jika kemudian diserahkan ke daerah maka perbedaan mutu antar sekolah tidak akan bisa diatasi dan sistem zonasi ini akan melanggar hak warga negara untuk mendapatkan sekolah pendidikan yang layak (bermutu). Seperti anak di wilayah desa tidak boleh (minimal sulit) untuk keluar dari zonasi desa untuk memperoleh sekolah bermutu di luar zonasi.

“Sistem terintegrasi zonasi  pusat untuk perekrutan akan mudah dilakukan karena yang mendistribusikan guru langsung dari pusat, sehingga masalah guru honorer selama ini juga bisa teratasi. Guru di Indonesia terutama di daerah selama ini belum mampu mentransfer ilmu kepada siswa dengan baik, guru tidak mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan siswa yang tentunya sudah berbeda dari era baby boomers ke era milenial saat ini,” ujarnya.

Gunawan menjelaskan, dengan sistem zonasi terintegrasi langsung dari pusat maka masalah-masalah tersebut bisa diselesaikan dengan cara Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Kelompok Kerja Guru (KKG), Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) dan lainnya di setiap zona masing-masing langsung diambil dari pusat daerah hanya mempunyai fungsi pelaksana dan pengawas.

Gunawan berharap, dengan zonasi terintegrasi terpusat, cita-cita pemerintah sekolah maju dan sekolah terbelakang akan berbaur menjadi satu dalam zonasi. Walaupun  mirip konsep 'tutor sebaya', sekolah yang maju diharapkan bisa menjadi 'tutor sebaya' bagi sekolah yang kurang maju dalam zonasinya. Dengan demikian, sekolah yang kurang maju tersebut pelan-pelan terdongkrak kualitas mengejar sekolah yang maju, bahkan menyamai.

"Semoga saja bisa terlaksana," tuturnya.

 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2s1AkaB
December 30, 2018 at 09:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2s1AkaB
via IFTTT
Share:

Fraksi PDIP MPR Beri 6 Penilaian Capaian Kinerja Pemerintah

Kinerja pemerintah dinilai sudah cukup baik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pimpinan  Fraksi  PDI  Perjuangan  MPR  RI Ahmad Basarah memberikan catatan keitannya soal kenegaraan di tahun 2018. Menurut dia, dalam bidang ideologi negara,  kinerja pemerintah melalui  perangkatnya  untuk  terus membumikan  Pancasila secara  terstruktur  dan sistematis  terlihat  semakin terukur dengan  telah dibentuknya  Badan  Pembinaan  Ideologi  Pancasila (BPIP). 

"Dengan  demikian  saat  ini  kita  telah  memiliki dua  lembaga negara yang  bertanggung  jawab melaksanakan  sosialisasi  dan  pembinaan  ideologi Pancasila,  yaitu  Badan  Sosialisasi  4  Pilar  MPR RI  dan  BPIP," ujar dia.

Perkembangan  menggembirakan lainnya  adalah  akan  dimasukannya  kembali  mata pelajaran  Pancasila  sebagai  mata  pelajaran  wajib dalam  kurikulum  pendidikan  tingkat  dasar  hingga menengah  atas, setelah  dihapuskan melalui UU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Nomor  20  tahun  2003.

"Kemajuan  pembangunan  nasional di  bidang ideologi  ini  harus  kita  dukung  agar  ke  depan bangsa  Indonesia  benar-benar  dapat  memiliki kedaulatan  dan  daya  tahan  ideologi  nasional yang  kokoh  dari  ancaman  ideologi  transnasional seperti  ideologi ekstrimisme  agama," ucap dia.

Kedua,  terkait  kinerja  lembaga-lembaga  negara. Selama  2018  masing-masing  pelaku  dalam  cabang kekuasaan  negara dinilai telah  berfungsi  sebagaimana perintah  konstitusi.  Presiden  dinilai  telah  bekerja  sebagaimana  perintah konstitusi  yaitu  memajukan  kesejahteraan  umum melalui  berbagai  program  pembangunan  di berbagai  penjuru  negeri.

Sementara  lembaga legislatif  telah  menjadi  partner/mitra    kerja yang  kritis  dan  konstruktif  bagi  Presiden  dalam memenuhi janji  politiknya  kepada  rakyat  Indonesia. Adapun  pelaku  kekuasaan  kehakiman  yaitu  badan peradilan  terus  berusaha  menegakkan  hukum  dan keadilan  termasuk  penegakan  hukum  terhadap segala  penyelewenangan  keuangan  negara  yang dilakukan  oleh  para  penyelenggara  negara dan mantan  penyelenggara  negara  serta  pihak-pihak lainnya.

Ketiga,  dalam  bidang  Pertahanan  dan  Keamanan. Sinergisitas  baik  antara  TNI-Polri  dan  lembaga terkait  telah  membuat  stabilitas  keamanan nasional  begitu  terjaga  sepanjang  2018. Sepanjang  tahun  2018  setidaknya  ada  2  (dua) isu  besar  yang  menyangkut  keamanan  nasional, yaitu kasus  Terorisme  dan  Separatisme.

Khusus terorisme, pasca  terjadinya  serangan teroris di  beberapa  daerah  maka  Presiden  dan  DPR telah  berhasil  mencapai  kesepakatan  untuk memperkuat  perangkat  hukum yang  ada lewat revisi UU Pemberantasan  Tindak  Pidana  Terorisme, utamanya memperkuat  aspek pencegahan  oleh aparat  keamanan  dan  penegak  hukum sehingga dapat  efektif  menanggulangi  ancaman  terorisme dan  separatisme.

Keempat,  dalam  bidang  Politik  Dalam  Negeri. Menurut dia, penyelenggaraan  Pilkada  serentak tahun 2018 telah berlangsung  aman  dan  damai serta  telah menghasilkan  sejumlah  kepala  dan  wakil  kepala daerah  yang  dipilih  secara  demokratis.  Hal  ini menunjukkan  makin  matangnya masyarakat dalam  berdemokrasi. 

"Namun  demikian  di  beberapa tempat,  potret  politik  Indonesia  masih  belum menunjukkan  wajah  perkembangan  demokrasi yang  substansial  karena  agenda  konstestasi Pilkada  dan  kampanye  pemilu  masih  dijejali  dengan narasi-narasi  negatif,  khususnya  isu  politik  identitas yang  menggunakan  Perbedaan  Suku,  Agama,  Ras dan  Antar  Golongan  (SARA)  sebagai  alat  untuk merebut  kemenangan  dalam pilkada," ucapnya.

Kelima,  untuk bidang  hubungan  luar  negeri. Berbagai  kemajuan  diplomasi  hubungan  luar negeri  Indonesia  di  tahun  2018  ini  banyak hal yang  menggembirakan.  Sebut  saja  konsistensi memperjuangan  kemerdekaan  Palestina  dengan cara  menolak  pengakuan  Yerusalem  sebagai ibukota negara Israel,  aktif    menyelesaikan  konflik Rohingnya  di  Myanmar  hingga  penyelenggaraan Annual  Meeting  IMF  –  World  Bank 2018  yang mengundang  investor  dari  berbagai  negara  dan Indonesia  mendapat  investasi  sebesar  Rp 202  triliun.

Diplomasi  Pemerintah  juga  semakin  meningkat pada  berbagai  forum-forum  internasional.  Terbukti pada  tahun  ini,  Indonesia  berhasil  menjadi  Anggota Tidak  Tetap  Dewan  Keamanan  PBB  untuk periode 2019  – 2020. Di ujung  tahun  2018  ini  juga  ditandai dengan  keberhasilan  Pemerintah  Indonesia  merevisi Kontrak  Karya  PT.  Freeport  dengan  mengambil  alih 51% saham perusahaan  Amerika Serikat itu setelah  sejak  tahun  1967  kekayaan  tambang  emas, tembaga dan  sumber energi serta  mineral  lainnya di  tanah  Papua  itu  dikuasai  asing.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GNw3SB
December 30, 2018 at 09:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GNw3SB
via IFTTT
Share:

BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi

BMKG meminta masyarakat di kawasan pesisir meningkatkan kewaspadaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG ) mengeluarkan imbauan tentang gelombang tinggi di berbagai wilayah yang berpotensi terjadi sejak Ahad, (30/12) hingga Rabu (2/1) tahun depan. Warga pesisir diminta untuk waspada,

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," kata Kepala Sub Bidang Analisa dan Prediksi Meteorologi Maritim BMKG Zairo Hendrawan, dalam keterangan persnya pada wartawan, hari ini.

Zairo menjelaskan peningkatan tinggi gelombang ini dipicu pola tekanan rendah 1003 hPa dan 1007 hPa di Samudaera Hindia selatan Bali, Laut Sulu, dan Laut Cina Selatan. Pola angin di utara Indonesia umumnya bergerak dari barat laut menuju timur laut dengan kecepatan angin berkisar antara 5 - 30 knot.

Baca juga,  BMKG Pastikan Longsor Gunung Anak Krakatau Sebabkan Tsunami.

Sementara di selatan wilayah Indonesia umumnya angin bergerak dari barat daya menuju barat laut dengan kecepatan angin berkisar antara 5 - 25 knot. "Kecepatan angin tertinggi terpantau terjadi di Laut Cina Selatan, Perairan Kepulauan Natuna dan Kepulauan Anambas, Selat Sunda, Perairan utara dan selatan Pulau Jawa, Laut Jawa, Laut Arafuru, dan Perairan Yos Sudarso," ujarnya.

BMKG mengingatkan terdapat risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran bagi perahu nelayan, kapal tongkang, kapal ferry hingga kapal besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar. BMKG meminta masyarakat  di kawasan pesisir meningkatkan kewaspadaan. "Kami minta warga pesisir tetap waspada terhadap gelombang tinggi ini," ucapnya.

Berikut daftar wilayah berpeluang gelombang tinggi:

Gelombang 1,25 - 2,5 meter:

1. Perairan Barat P. Simeulue - Kepulauan Mentawai

2. Perairan Enggano - Bengkulu

3. Samudera Hindia Barat Sumatera

4. Perairan Selatan Bali - Sumbawa

5. Selat Bali - Selat Lombok - Selat Alas bagian selatan

6. Perairan Selatan Pulau Sumba

7. Perairan Selatan Pulau Sawu - Pulau Rote - Kupang

8. Laut Sawu - Selat Ombai

9. Samudera Hindia Selatan Nusa Tenggara

10. Selat Karimata

11. Perairan Timur Kepulauan Bintan - Kepluauan Lingga

12. Perairan Utara Pangkal Pinang

13. Selat Gelasa

14. Perairan Kepulauan Seribu

15. Perairan Selat Kalimantan

16. Perairan Kotabaru

17. Perairan Kepulauan Kangean

18. Laut Bali

19. Selat Makassar Bagian Selatan

20. Perairan Barat Sulawesi Selatan

21. Laut Sumbawa

22. Perairan Kepulauan Sabalana - Kepulauan Selayar

23. Teluk Bone Bagian Selatan

24. Perairan Kepulauan Baubau - Kepulauan Wakatobi

25. Laut Flores

26. Perairan Utara Flores

27. Perairan Selatan Ambon

28. Laut Banda

29. Perairan Kepulauan Sermata - Kepulauan Tanimbar

30. Perairan Kepulauan Kai - Kepulauan Aru

31. Laut Arafuru bagian barat dan tengah

32. Perairan Amamapare - Agats

33. Laut Sulawesi Bagian Timur

34. Perairan Kepulauan Sangihe

35. Perairan Bitung - Manado

36. Laut Maluku

37. Perairan Utara Kepulauan Sula

38. Perairan Barat dan Timur Kepulauan Halmahera

39. Laut Halmahera

40. Perairan Utara Papua Barat - Papua

Gelombang 2,5 - 4,0 meter:

1. Perairan Barat Lampung

2. Selat Sunda Bagian Selatna

3. Perairan Selatan Banten Hingga Jawa Timur

4. Perairan Selatan Banten - Jawa Timur

5. Samudera Hindia Selatan Bali

6. Perairan Utara Singkawang

7. Perairan Utara Jawa Barat - Jawa Timur

8. Laut Jawa

9. Perairan Kepulauan Talaud

10. Perairan Utara Halmahera

11. Perairan Barat Yos Sudarso

12. Laut Arafuru Bagian Timur

13. Samudera Pasifik Utara Halmahera - Papua

Gelombang 4,0 - 5,0 meter:

1. Laut Natuna

2. Perairan Kepulauan Anambas

3. Samudera Hindia Selatan Jawa

Gelombang lebih dari 6,0 meter:

1. Laut Cinta Selatan

2. Laut Natuna Utara

3. Perairan Kepulauan Natuna

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RlKvVU
December 30, 2018 at 09:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RlKvVU
via IFTTT
Share:

Madura United Ngebut Rekrut Pemain

Madura ingin persiapan klub menghadapi kompetisi Liga 1 Indonesia 2019 lebih matang.

REPUBLIKA.CO.ID, PAMEKASAN -- Manajer klub sepak bola Madura United FC Haruna Soemitro menjelaskan, klubnys sengaja ngebut dalam rekrutmen pemain untuk musim kompetisi Liga 1 Indonesia 2019. Madura ingin persiapan klub lebih matang.

"Kami harus cepat melakukan rekrutmen, karena ini masalah juga terkait dengan supply and demand," kata Haruna dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Pamekasan, Ahad (30/12) sore.

Ia menjelaskan, dalam sepak bola ada 9 posisi dengan pemain bagus yang terbatas. Sementara di Liga 1 Indonesia, ada 18 klub yang sama-sama sedang mencari pemain.

"Makanya, kami harus bergerak cepat mencari pemain, karena jika terlambat harganya akan selangit. Alhamdulillah mereka bersedia dengan harga wajar," ujar Haruna.

"Kami hadir saat mereka belum ditawar klub lain.. Faktanya sekarang mereka ditawar dua kali lipat, karena demand sudah sangat tinggi," katanya, menjelaskan.

Pemain yang telah direkrut Madura United pada musim kompetisi 2019 nanti, antara lain Dane Melovanovic, Andik Vermansah, dan M Ridho. Terbaru, klub berjulukan "Laskar Sape Kerrab" itu juga telah tanda tangan kontrak dengan Fandry Imbiri yang sebelumnya bermain di Persebaya Surabaya.

Menurut Haruna Soemitro, proses transfer pemain berposisi bek tersebut ke klub asal Pulau Garam, Madura itu berdurasi satu musim. "Proses komunikasi dan kontrak pemain dengan Imbiri sudah selesai. Durasinya selama satu musim," kata Haruna.

Di Madura United, Fandry Imbiri menjadi pemain ke-14 dalam bursa transfer Liga 1 musim 2019. Sementara pemain wajah lama yang diperpanjang kontraknya adalah, Greg Nwokolo, Zah Rahan Krangar, Andik Rendika Rama, Guntur Ariyadi, Alfath Fathier, Asep Berlian, Fachrudin Aryanto, Rifad Marasabessy, Satria Tama, dan Irsan Lestaluhu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ViB8FD
December 30, 2018 at 09:28PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ViB8FD
via IFTTT
Share:

Kebakaran di Gedung ITB Berhasil Dipadamkan

Petugas belum bisa memprediksi jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Kebakaran yang melanda Gedung Magister Studi Pembangunan Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Ahad (30/12) berhasil dipadamkan petugas dinas kebakaran Kota Bandung. 

"Alhamdulillah kita sedang dalam tahap pendinginan, artinya kobaran api bisa dijinakkan," ujar Wakil Komandan Regu Rescue Diskar PB Kota Bandung, Totoy Yuhasmana, di lokasi kejadian, Ahad.

Totoy mengatakan, kepulan asap mulai terlihat sekitar pukul 17.18 WIB. Dugaan sementara, mula api berasal dari ruang fotokopi dan arsip yang ada di gedung tersebut. 

Petugas yang mendapat laporan langsung menerjunkan sekitar tujuh unit Pancar, dua unit tanker, dua unit Quick Respon, dan dua unit mobil rescue. Angin yang bertiup kencang di sekitar lokasi kejadian membuat petugas kesulitan untuk memadamkan api.

Namun selang beberapa jam, api berhasil dijinakkan dan saat ini petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tak ada lagi sumber api. "Sudah melewati tahap penyetakan untuk lokalisir kami berhasil. Jadi tak ada rambatan ke gedung lainnya jadi titik awal kami sudah lokalisir dan kami nyatakan aman," kata dia.

Ia belum bisa memprediksi berapa jumlah kerugian akibat kebarakan tersebut. Namun yang pasti tidak ada korban atas kejadian itu. "Belum ada korban, mudah-mudahan negatif," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Q7wmad
December 30, 2018 at 09:24PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Q7wmad
via IFTTT
Share: