Showing posts with label 2018 at 02:58PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 02:58PM. Show all posts

Thursday, December 27, 2018

Konsul Cina: Rakyat Indonesia Ditipu Pemberitaan Uighur

Pemerintah Cina menegaskan konstitusi menjamin kebebasan beragama.

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Konsul Jenderal Cina di Denpasar, Gou Haodong, membantah pemberitaan tentang kamp pengasingan Muslim Uighur, Xinjiang. Menurut Haodong, Konstitusi Cina menjamin kebebasan beragama, sehingga pemerintahnya tidak mungkin melanggar aturan

"Jadi, pengasingan dua juta orang itu tidak mungkin. Itu fitnah, tujuannya ingin merusak hubungan baik antara Cina dan RI yang selama ini sudah menjalin kemitraan strategis setelah pemulihan hubungan diplomatik," katanya dalam pertemuan dengan pers di kantornya, Denpasar, Bali, Kamis.

Menurut dia, ada pihak-pihak yang tidak mau hubungan kedua negara berjalan baik.  Mereka memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat Indonesia tentang Cina dengan melakukan fitnah.

"Masyarakat Indonesia ditipu dengan pemberitaan penganiayaan yang merupakan berita palsu, padahal dua juta Muslim Uighur dimasukkan kamp pengasingan itu tidak masuk akal, apalagi Konstitusi Cina menjamin kebebasan beragama," ujarnya.

Baca juga,  Amnesty International: Muslim Uighur Xinjiang Menderita.

Berita palsu sebelumya juga menyebut Cina melarang kebebasan beragama atau merusak masjid. Padahal, jelas Haodong, tidak mungkin ada negara yang bisa berkembang bila melakukan penganiayaan umat beragama.

Untuk itu, ia mempersilakan Muslim Indonesia untuk bertanya kepada pengurus NU NTB yang langsung bertemu Muslim Uighur, Xinjiang, Cina, secara kebetulan, saat marak demonstrasi terkait Muslim Uighur di Tanah Air, termasuk demonstrasi membakar bendera RRT di Jakarta.

"Posisi Xinjiang yang dekat dengan Afghanistan dan Pakistan memang sudah sering terjadi aksi teroris. Masyarakat Bali mungkin bisa membayangkan saat terjadi aksi terorisme pada tahun 2002 dan 2004 yang merusak pariwisata, atau aksi bom di Surabaya yang masih kita ingat," tuturnya.

Oleh karena itu, Kepolisian Cina juga menjalin kemitraan strategis dengan Polda Bali dalam melawan terorisme, kejahatan siber, dan sebagainya. Otorits Cina juga pernah bekerja sama dengan Polri untuk memburu teroris Xinjiang yang bersembunyi di Poso, Sulawesi.

Selain itu, masyarakat Indonesia bisa mengakses laman Kedubes Cina di Indonesia tentang fakta-fakta yang sebenarnya terjadi di Xinjiang. Termasuk fakta adanya pelatihan vokasi dan juga kebijakan Pemerintah Cina dalam melawan terorisme.

"Jangan percaya media yang pakai standar ganda, karena pepatah kami mengakui bahwa fitnah yang datang dalam tiga kali itu bisa menghancurkan hubungan rumah tangga. Kritik dan fitnah itu sangat jelas bedanya. Cina-Indonesia menjalin kemitraan strategis untuk menyumbang kedamaian dunia. Terorisme itu musuh dunia," tambahnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AdYvHq
December 27, 2018 at 02:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AdYvHq
via IFTTT
Share:

Monday, December 24, 2018

Diam-Diam Sarri Meminta Higuain Pindah ke Chelsea

Sejak melatih Chelsea, Sarri belum puas dengan jumlah gol Morata dan dan Giroud.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Chelsea Maurizio Sarri ternyata memang ingin bereuni dengan mantan anak buahnya Gonzalo Higuain yang kini membela AC Milan. Higuain mengalami masa-masa sulit di I Rossoneri.

Higuain gagal mencetak gol dalam enam pekan terakhir. Sementara, Milan juga sepertinya tidak akan mempermanenkan status el Pipita di San Siro.

Dikutip dari Football Italia, Senin (24/12), Sarri kerap berbicara dengan Higuain via telepon. Salah satunya, pelatih asal Italia itu menghubungi Higuain beberapa hari pasca-mendapatkan kartu merah saat pertandingan Milan melawan Juventus.

"Sarri sering bercakap-cakap dengan Higuain. Hal ini diketahui klub dan ini jadi bahan dorongan agar negosiasi terus dilanjutkan," begitu laporan dari Football Italia.

Milan mendatangkan Higuain musim ini dengan uang panjar 18 juta euro. Perjanjiannya, Milan bisa mempermanenkan striker Argentina itu dengan membayar uang sisa senilai 36 juta euro.

Dengan adanya minat Chlelsea, Milan sepertinya tidak berpikir memulangkan mantan pemain Real Madrid itu ke Juventus. Milan akan memberikan hak peminjaman ke Chelsea dan membiarkan the Blues melunasi sisa nilai klausulnya ke Juve.

Sebagai gantinya, Milan ingin Chelsea melepaskan Alvaro Morata ke San Siro. Il Diavolo Rosso sudah lama berminat kepada Morata.

Sarri merindukan sosok Higuain karena saat bersama di Napoli, ia mendapatkan banyak pasokan gol dari el Pipita. Sejak melatih Chelsea, Sarri belum puas dengan penampilan dan jumlah gol yang ditorehkan Morata dan Olivier Giroud.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CxYFex
December 24, 2018 at 02:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CxYFex
via IFTTT
Share:

Friday, December 21, 2018

Ekspor Jatim pada November Alami Penurunan

Ekspor nonmigas menyumbang sebesar 93,09 persen dari total ekspor bulan ini.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Badan Pusat Statistika (BPS) Jawa Timur (Jatim) mencatat, ekspor di wilayah tersebut pada November 2018 mengalami penurunan sebesar 21,11 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Ekspor Jatim turun dari 2,05 miliar dolar AS menjadi 1,62 miliar dolar AS. Pun jika dibandingkan bulan yang sama 2017, nilai ekspor Jatim juga turun sebesar 8,47 persen.

"Penurunan nilai ekspor pada November 2018 tersebut lebih disebabkan oleh kinerja ekspor sektor nonmigas maupun ekspor migas yang sama-sama mengalami penurunan," kata Kepala BPS Jatim, Teguh Pramono di Surabaya, Jumat (21/12).

Teguh menjelaskan, apabila dibandingkan bulan sebelumnya ekspor komoditas nonmigas Jatim pada November 2018 mengalami penurunan sebesar 20,32 persen. Ekspor nonmigas turun dari 1,89 miliar dolar AS menjadi 1,50 miliar dolar AS.

"Nilai ekspor nonmigas tersebut menyumbang sebesar 93,09 persen dari total ekspor bulan ini. Dibandingkan November 2017, nilai ekspor nonmigas juga turun sebesar 8,99 persen," ujar Teguh.

Teguh mengungkapkan, hal yang sama juga terjadi pada komoditas migas yang turun sebesar 30,33 persen dibanding bulan sebelumnya. Yaitu dari 160,26 juta dolar AS pada Oktober 2018 menjadi 111,66 juta dolar AS pada November 2018. 

"Komoditas migas menyumbang 6,91 persen total ekspor Jawa Timur pada November 2018. Dibandingkan November 2017 nilai ekspor migas Jatim juga turun sebesar 0,74 persen," kata Teguh.

Teguh menjelaskan, jika dikelompokkan berdasarkan golongan barang (HS) 2 digit, pada November 2018, golongan Perhiasan/Permata (HS 71) masih menjadi komoditas ekspor nonmigas utama Jawa Timur dengan nilai transaksi sebesar 142,20 juta dolar AS. Namun, nilai tersebut turun sebesar 68,61 persen jika dibandingkan dengan transaksi bulan sebelumnya yang mencapai 453,03 juta dolar AS.

"Perhiasan/Permata berkontribusi sebesar 9,46 persen pada total ekspor nonmigas Jawa Timur bulan ini. Golongan komoditas ini paling banyak diekspor ke Jepang dengan nilai sebesar 53,23 juta dolar AS," ujar Teguh.

Jika dilihat menurut negara tujuan utama ekspor nonmigas Jatim, kata Teguh, Amerika Serikat adalah negara tujuan utama ekspor Jawa Timur pada November 2018. Disusul ke Jepang dan Tiongkok. Selama bulan ini, ekspor nonmigas Jawa Timur ke Amerika Serikat mencapai 238,49 juta dolar AS. Sedangkan ekspor ke Jepang dan Tiongkok berturut-turut mencapai 232,78 juta dolar AS dan 171,35 juta dolar AS.

Sejalan dengan ekspor, impor Jawa Timur pada November 2018 juga mengalami penurunan sebesar 1,63 persen dibandingkan Oktober 2018, yaitu dari 2,35 miliar dolar AS menjadi 2,31 miliar dolar AS. Penurunan ini ditunjukkan oleh kinerja impor komoditas nonmigas yang turun lebih besar daripada kenaikan impor migas.

Teguh menjelaskan, impor migas bulan November 2018 ke Jawa Timur mengalami kenaikan 24,39 persen, dari 499,53 juta dolar AS menjadi 621,36 juta dolar AS. Impor migas menyumbang 26,87 persen dari total impor November 2018.

Sedangkan impor nonmigas Jatim pqdq November 2018 justru turun sebesar 8,65 persen dibanding bulan sebelumnya. Yaitu dari 1.850,81 juta dolar AS menjadi 1.690,74 juta dolar AS. Impor nonmigas menyumbang 73,13 persen total impor November 2018 ke Jawa Timur.

Pada November 2018, golongan Mesin-mesin Pesawat Mekanik (HS 84) merupakan komoditi utama impor Jawa Timur, dengan nilai transaksi sebesar 216,26 juta dolar AS. Julah tersebut naik sebesar 24,31 persen dari bulan sebelumnya yang hanya 173,98 juta dolar AS.

"Kelompok barang ini mempunyai peranan 12,79 persen dari total impor nonmigas Jawa Timur bulan ini dan utamanya diimpor dari Tiongkok sebesar 76,58 juta dolar AS," ujar Teguh.

Jika dilihat menurut negara asal barang impor, maka Tiongkok tercatat sebagai negara utama asal barang yang masuk Jawa Timur selama November 2018 dengan peranan sebesar 31,99 persen. Disusul berikutnya dari Amerika Serikat dan Australia yang memberikan kontribusi pada pasar impor Jatim sebesar 6,92 dan 4,47 persen.

"Nilai impor dari Tiongkok pada November 2018 sebesar 540,79 juta dolar AS, dari Amerika Serikat sebesar 117,06 juta dolar AS, serta dari Australia sebesar 75,61 juta dolar AS," kata Teguh.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AaDcXb
December 21, 2018 at 02:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AaDcXb
via IFTTT
Share:

ACT Berangkatkan Tim Bantu Pengungsi Muslim Uighur

Tim akan melakukan upaya maksimal agar bisa masuk ke Provinsi Xinjiang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masyarakat Relawan Indonesia (MRI)-Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengirimkan tim kemanusiaan membantu pengungsi Muslim Uighur. Tim dikirim ke sejumlah negara seperti, Turki, Kazakhstan, Kirgizstan, Uzbekistan, serta Cina.

“Tim kita sudah berangkat di Turki, dan sekarang sedang menunggu visa ke negara Asia Tengah (Kazakhstan, Kirgizstan, Uzbekistan),” kata Presiden MRI Syuhelmaidi Syukur dalam konferensi pers di Kantor ACT, Jakarta Selatan, Jumat (21/12).

Dia mengatakan berdasarkan tim lapangan, terdapat 500 ribu pengungsi Muslim Uighur di Turki. Tim membawa berbagai bantuan pangan dan persiapan musim dingin.

Kemudian, dia melanjutkan tim ACT masih mengurus proses untuk mengirim bantuan ke tiga negara Asia Tengah. Tim sudah berkomunikasi dengan mitra di tiga negara tersebut untuk mengetahui kondisi terkini Muslim Uighur.

“Persinya seperti apa sudah di dalami. Info dari Amnesty Internasional ada tanda-tanda terjadi kekerasan luar biasa sudah lama,” ujar dia.

Sementara aksi ke Provinsi Xinjiang, ACT segera memberangkatkan tim pertama. Namun, dia enggan menginformasikan lebih banyak dengan alasan keselamatan tim di Xinjiang. Dia menjanjikan segera menginformasikan  setelah tim pertama itu mendapat jalan memberi bantuan.

Syuhelmaidi tidak menampik aksi ke Xinjiang akan menjadi misi menantang bagi tim kemanusiaan. Dia mengatakan tim akan melakukan upaya maksimal agar bisa masuk ke Provinsi Xinjiang.

“Tugas kita berusaha. Pengalaman 13 tahun melakukan aksi kemanusiaan, yakin ada jalan dan banyak juga mitra di banyak negara bantu kita,” kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2T0SSDn
December 21, 2018 at 02:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2T0SSDn
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

Ulama Ingatkan Tantangan Ibu Melawan Pengaruh Gawai

Peran vital ibu jangan sampai tergantikan oleh pengaruh gawai.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Ulama KH Anashom, M. Hum mengingatkan tantangan yang dihadapi kalangan ibu pada era sekarang ini dalam mendidik anak melawan pengaruh gawai. Ia mengatakan, jangan sampai peran ibu digantikan oleh gawai.

 "Peran ibu begitu penting dalam upaya mendidik anak yang akan menentukan masa depan mereka. Peran vital tersebut jangan sampai tergantikan oleh keberadaan gadget," katanya di Semarang, Senin (17/12).

Hal tersebut diungkapkannya saat menjadi narasumber dialog interaktif Ulama Menyapa bertema "Sosok Ibu dalam Perspektif Islam" yang disiarkan di TV KU Semarang. Menurut Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Semarang itu, sekarang ini perilaku dan tatakrama pada anak-anak semakin memudar akibat terpengaruh gawai.

Kondisi semacam itu, kata dia, berbahaya jika sampai sosok ibu sebagai orang tua lepas kontrol terhadap anak-anaknya sehingga perlu sentuhan lebih kreatif dalam mendidik anak. Ada tiga karakteristik dan kodrati ibu terhadap anak, yakni mengajar, mendidik, dan mengasih yang ketiganya harus tetap melekat, tidak boleh luntur, apalagi terlupakan.

"Ketiga (peran kodrati) ini jangan sampai luntur karena yang akan menentukan kualitas anak-anak untuk tumbuh menjadi generasi yang tanggung sebagai tunas bangsa," katanya.

Ketua I Yayasan Masjid Raya Baiturrahman Semarang itu, mengatakan kearifan lokal harus tetap dijaga, termasuk penyebutan berbagai istilah terhadap sosok ibu dalam budaya Jawa. Panggilan "simbok", "emak", dan "biyung", kata dia, menggambarkan hubungan emosional luar biasa antara ibu dan anak sebagai kearifan lokal yang harus dijaga di tengah penetrasi budaya asing.

Mengenai munculnya pendapat bahwa peringatan Hari Ibu sebagai perbuatan bid'ah, Kiai Anashon menambahkan dalam amalan ibadah tidak bisa hanya fokus satu dalil yang justru menyempitkan pemahaman dan pemikiran. Seperti Walisongo, kata dia, berhasil mengembangkan Islam di tanah Jawa karena menggunakan tradisi lokal, bukan menghilangkan tradisi yang sudah ada di masyarakat.

Anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah dari Komisi Dakwah, Seni, dan Budaya Dr KH Achmad Izzudin menambahkan sosok ibu mendapatkan porsi sedemikian terhormat dalam Islam. Ia mencontohkan hadis yang populer mengenai surga berada di bawah telapak kaki ibu, kemudian Rasulullah SAW menyebutkan ibu sebagai sosok yang dihormati sampai tiga kali, sebelum ayah.

Peringatan Hari Ibu, kata dia, merupakan hal esensial dan positif dilakukan sebagai momentum untuk muhasabah. Sekaligus menyampaikan rasa syukur atas peran ibu yang luar biasa di tengah keluarga dan masyarakat.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2A1WnCo
December 17, 2018 at 02:58PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2A1WnCo
via IFTTT
Share:

BKP Kementan Kembangkan Obor Pangan Lestari Tahun Depan

OPAL memanfaatkan area perkantoran dengan menanam berbagai komoditas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian terus berupaya mewujudkan ketahanan pangan nasional dengan pemanfaatan lahan pekarangan. Kepala BKP Agung Hendriadi, pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga.

Menurut Agung, mulai 2019 Kementerian Pertanian akan melaksanakan program Obor Pangan Lestari (OPAL).

"Melalui program OPAL, kami  meminta seluruh kantor lingkup Kementerian Pertanian dan Dinas lingkup pertanian Provinsi/Kab/Kota serta UPT vertikal memanfaatkan area perkantoran dengan menanam berbagai komoditas sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral," kata Agung.

Sebagai percontohan awal OPAL, telah dilaksanakan di kantor Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura propinsi Sulawesi Selatan dan Toko Tani Indonesia Centre di Jakarta. Tujuan jangka pendek pelaksanaan OPAL adalah untuk pemanfaatan lahan perkantoran sebagai penyedia pangan dan  sebagai percontohan untuk masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan.

Sedangkan jangka panjang untuk meningkatkan penyediaan sumber pangan keluarga yang Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA), meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat; meningkatkan pendapatan rumah tangga; meningkatkan akses pangan keluarga; konservasi sumberdaya genetik lokal; dan mengurangi jejak karbon  serta emisi gas pencemar udara.

"Ke depan program OPAL akan dilaksanakan secara massal dengan melibatkan masyarakat dalam bentuk Gerakan Masyarakat (Germas) OPAL. Untuk mensukseskannya, dukungan semua pihak sangat kami harapkan," pungkas Agung.

 

 

 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2S3OWSd
December 17, 2018 at 02:58PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2S3OWSd
via IFTTT
Share:

Friday, December 7, 2018

BI: Pelemahan Kurs Karena Perang Dagang Belum Usai

Pelemahan mata uang kali ini tidak hanya terjadi pada rupiah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mata uang rupiah kembali melemah dalam beberapa hari terakhir. Hal ini karena rupiah masih rentan terhadap ketidakstabilan global.

Deputi Gubenur Senior BI, Mirza Adityaswara memandang pelemahan mata uang kali ini juga tidak hanya terjadi pada Indonesia. "Kurs ada pelemahan tapi itu bukan terjadi di Indonesia saja, itu terjadi juga di dunia, penyebabnya apa? kembali lagi itu adalah penyebabnya global," kata dia pada wartawan di Kompleks Bank Indonesia, Jumat (7/12).

Mirza menggarisbawahi faktor yang penting pada saat penguatan atau pelemahan kurs adalah efek kurs dolar AS menguat yang membuat kurs negara berkembang melemah. Begitu pula sebaliknya.

Penguatan kurs negara-negara berkembang pada saat itu adalah karena ada harapan perang dagang AS dan Cina mereda. Karena pada saat pertemuan G20 muncul sinyal tersebut.

"Tapi kemudian ternyata perang dagang belum mereda, salah satu ciri pasar perang dagang belum mereda ya kemarin di tangkapnya Direktur Huawei di Kanada dan minta dideportasi," katanya.

Hal tersebut kemudian dikhawatirkan pasar dan makin memperlambat pertumbuhan ekonomi dunia. Pasar khawatirkan kemudian ada respon dari Bank Sentral Cina dengan cara devaluasi kurs yuannya yang akan berpengaruh pada kurs negara emerging market.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EkKrjh
December 07, 2018 at 02:58PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EkKrjh
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 5, 2018

Laga 'Final' Persija Vs Mitra Kukar Akhirnya Digelar di GBK

Persija kontra Mitra Kukar akan menjadi laga penentu peraih gelar juara Liga 1 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persija Jakarta memastikan laga saat menjamu Mitra Kukar FC akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta, Ahad (9/12). Kepastian itu setelah manajemen skuat Macan Kemayoran mendapatkan restu penggunaan SUGBK untuk menjamu Si Naga Mekes sebagai laga pamungkas pekan ke-34 Liga 1 2018.

“Alhamdulillah, tadi pagi kami mendapatkan izin penggunaan GBK untuk pertandingan terakhir (Liga 1) menghadapi Mitra Kukar,” ujar Koordinator Operasional Persija Rafil Perdana kepada wartawan, Rabu (5/12).

Menurut Rafil, baik pihak kepolisian Polda Metro Jaya, pengelola SUGBK, maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga sudah memberikan lampu hijau penggunaan stadion berkapasitas 76 ribu penonton tersebut. Persija kontra Mitra Kukar akan menjadi laga penentu peraih gelar juara nasional kompetisi sepak bola utama Liga 1.

Laga tersebut awalnya akan digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat. Stadion tersebut selama ini juga disewa Persija sebagai lokasi laga kandang.

Manajemen Persija memang awalnya menghendaki laga terakhir timnya berlangsung di SUGBK.Namun pengelola tak memberikan izin. Itu karena sehari sebelum laga, SUGBK dijadikan lokasi Perayaan Natal 2018 umat Kristiani.

Akan tetapi, kata Rafil, komitmen banyak pihak yang menghendaki laga Persija vs Mitra Kukar berlangsung di ibu kota, akhirnya sepakat menjadikan SUGBK sebagai lokasi tanding. “Animo masyarakat khususnya di Jakarta yang tinggi, terutama dari teman-teman Jakmania (suporter Persija), banyak pihak yang membantu agar pertandingan terakhir berlangsung di SUGBK,” jelasnya.

Laga antara Persija vs Mitra Kukar memang penting bagi tim tuan rumah. Sebab laga tersebut merupakan penentuan gelar juara.

Persija saat ini berada di pucuk klasemen Liga 1 dengan nilai 59 angka. Meski berada di pucuk klasemen, namun Marko Simic dan kawan-kawan belum bisa mengklaim gelar juara. Itu karena masih ada PSM Makassar, tim penghuni tangga kedua yang juga punya modal untuk juara dengan perolehan 58 angka.

PSM juga akan melakoni laga kandang menentukan gelar juara dengan menjamu PSMS Medan di Stadion Andi Mattalatta, Sulawesi Selatan. Dua partai laga penentu juara Liga 1 tersebut digelar pada hari yang sama. Jika Persija berhasil menang atas Mitra Kukar, maka skuat Macan Kemayoran berhak berada di podium utama setelah puasa gelar selama 17 tahun.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2KYCwZq
December 05, 2018 at 02:58PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2KYCwZq
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 28, 2018

Pilot Lion Air Kewalahan, Hidung Pesawat ke Bawah 26 Kali

Sistem keamanan otomatis dalam Boeing 737 MAX-8 mendorong hidung pesawat ke bawah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pilot Lion Air mengalami kesulitan untuk mengendalikan pesawat Boeing 737 MAX-8 karena sistem keamanan otomatis berulang kali mendorong hidung pesawat itu ke bawah. Demikian salah satu kesimpulan awal yang diperoleh dari hasil penyelidikan kecelakaan penerbangan Lion Air JT610 yang terjadi akhir Oktober lalu.

Penyelidikan difokuskan pada pertanyaan, apakah informasi yang salah dari sensor menyebabkan sistem itu secara otomatis mengarahkan hidung pesawat ke bawah. Boeing 737 MAX 8 itu jatuh ke Laut Jawa pada 29 Oktober 2018, menewaskan 189 orang penumpang dan kru.

Media The New York Times melaporkan bahwa informasi dari data recorder penerbangan Lion Air termasuk yang diserahkan ke DPR RI seperti dilaporkan oleh media setempat. Peter Lemme, pakar komunikasi penerbangan dan mantan insinyur Boeing, menulis analisis mengenai data tersebut di blognya. Kantor berita Associated Press tidak dapat memverifikasi kebenaran laporan yang diposting online tersebut.

Pesawat MAX, versi terbaru pesawat Boeing 737 yang populer, memiliki sistem keamanan otomatis yang mendorong hidung pesawat ke bawah jika sensor mendeteksi bahwa hidung pesawat itu sangat tinggi sehingga bisa mogok secara aerodinamis. Lemme menggambarkan adanya situasi mematikan sebelum terjadi kecelakaan. Pesawat itu otomatis mengarah ke bawah, lalu pilotnya mengatasinya dengan mengarahkan hidung pesawat secara manual.

Kemudian, hanya dalam tempo lima detik, hidung pesawat itu kembali mengarah ke bawah. Menurut Lemma, situasi itu terjadi sebanyak 26 kali. Menurut analisisnya, pilot dan co-pilot Lion gagal mengenali apa yang sedang terjadi serta bagaimana prosedur untuk mengatasi aktivasi keliru dari sistem keamanan otomatis.

Lemme mengatakan dia tak habis pikir mengapa tidak dilakukan pemeriksaan untuk melihat apakah informasi sensor tersebut benar. Selain itu, dia juga tidak mengerti mengapa awak pesawat Lion Air yang kecelakaan itu tampaknya tak mengetahui adanya masalah serupa yang dialami pada penerbangan sebelumnya.

"Seandainya mereka memperbaiki pesawat itu, kita tak akan mengalami kecelakaan ini," katanya.

"Setiap kecelakaan memang merupakan kombinasi berbagai peristiwa. Jadi jelas ada kekecewaan terkait permasalahan ini," katanya.

Boeing tidak memberikan tanggapan saat dihubungi.

Pekan lalu, perusahaan itu tetap bersikukuh dengan keamanan Boeing 737 MAX serta menyatakan telah memperbarui panduan yang "menekankan kembali prosedur yang ada untuk situasi seperti ini".

Kalangan pilot American Airlines dan Southwest Airlines sebelumnya mengungkapkan bahwa mereka belum mendapatkan semua informasi tentang sistem baru di pesawat jenis MAX. Lebih dari 200 pesawat MAX telah dikirimkan ke maskapai penerbangan di seluruh dunia.

Investigasi kecelakaan Lion Air JT610 masih berlanjut dengan bantuan regulator AS dan Boeing. Pencarian belum berhasil menemukan perekam suara kokpit pesawat, yang tentunya akan memberikan lebih banyak informasi mengenai tindakan pilot saat itu.

Baca: Rusak Sejak di Bali, KNKT: Lion Air PK-LQP tak Layak Terbang

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2P7qWva
November 28, 2018 at 02:58PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2P7qWva
via IFTTT
Share:

Thursday, November 22, 2018

Geliat Properti di Era Suku Bunga Tinggi

Laju penyaluran kredit properti mengaami tren perlambatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) 7 Day Reverse Repo Rate dikhawatirkan akan mendorong kenaikan suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) yang dalam beberapa tahun ini mengalami kenaikan. Tak hanya itu, tingginya suku bunga akan menahan laju pertumbuhan industri properti.

Salah satu nasabah KPR bank pelat merah, Ichsan Emerald, mengaku khawatir akan ada kenaikan lagi untuk cicilan rumahnya. Apalagi kenaikan ini terus terjadi setiap tahun sejak ia mulai mencicil tujuh tahun lalu.

"Naik terus per tahun. Dari sekitar 11 persen, sekarang sudah 13,5 persen," ungkap Ichsan.

Ia mengkritik rezim suku bunga yang terus naik saat suku bunga acuan naik. Sementara saat suku bunga acuan turun, perbankan malah tidak menurunkan suku bunga. Hal ini yang memberatkan nasabah KPR. 

"(Suku bunga acuan turun) malah nggak turun. Giliran naik, (bank) malah rame-rame naikin," kritiknya.

Tingginya suku bunga KPR ini juga membuat calon nasabah KPR ragu untuk mulai mencicil rumah. Apalagi dengan kondisi ekonomi yang masih belum stabil saat ini.

Karyawan di perusahaan swasta bernama Rafika mengatakan, penghasilannya dan suami yang tidak melebihi dua digit membuat mereka kesulitan untuk mencicil rumah di lokasi yang dekat dengan pusat kota. Meskipun uang muka untuk membeli rumah sudah cukup, namun mereka ragu bisa membayar cicilan rumah dengan lancar apabila suku bunga terus melonjak.

"Kalau cari KPR subsidi, lokasinya terlalu jauh. Sekarang masih mempertimbangkan lokasi yang tepat di mana, dan bank apa yang ada promo fixed rate," kata Rafika.

Menurut Pengamat Properti dari Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, suku bunga KPR yang tinggi, menjadi salah satu faktor utama penurunan tren properti sejak 2015. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki suku bunga tinggi dibandingkan negara lain.

"BI 7 Day Reverse Repo Rate dinaikin terus. Kalaupun turun tapi tidak ada penurunan suku bunga oleh perbankan. Walaupun sudah ada mekanisme LTV yang beberapa kali dikeluarkan dan direvisi, saya kira itu tidak cukup jika tidak diimbangi dengan low interest rate," ujar Ferry kepada Republika.co.id, Kamis (22/11).

Pasar properti mengalami penurunan sejak 2015, terutama dari indeks pergerakan harga jual dan juga jumlah serapan yang ada di pasar. Perlambatan ekonomi dan penurunan pasar sewa menyebabkan ekspektasi imbal hasil di properti juga turun. Hal ini menyebabkan turunnya minat bagi masyarakat umum yang membeli properti karena kebutuhan pokok serta masyarakat dengan motivasi investasi. 

"Yang berinvestasi pun juga banyak yang membeli rumah dengan cicilan, sehingga berat juga kalau suku bunga tinggi," kata Ferry.

Banyaknya promo suku bunga tetap (fixed rate) menurutnya tidak cukup menarik minat masyarakat untuk KPR. Karena promo tersebut umumnya hanya untuk dua sampai tiga tahun pertama, dan setelahnya akan dikenakan floating rate

Sementara itu untuk para pelaku properti masih wait and see mengamati kondisi ekonomi dan politik. Selain memerlukan kondisi ekonomi yang stabil, pasar properti juga memerlukan kondisi politik yang stabil. Diperkirakan pasar properti akan mulai bergerak setelah Pilpres 2019.

"Momentumnya itu adalah 2019 setelah pemilu, setelah bulan April ada recovery. Dari April sampai properti normal hanya butuh beberapa saat. Saya melihat akhir 2019 dan awal 2020, properti akan bergerak baik," ujarnya.

Saat ini properti komersial memiliki pasokan yang sangat banyak, sehingga secara kompetisi bertambah kuat. Hal tersebut yang menjadi kendala untuk properti secara umum bisa bergerak. Ia berharap ekonomi cepat mendapatkan kestabilan agar pada properti bisa bergerak lagi.

"Butuh kestabilan di ekonomi kita, kalau ekonomi stabil dalam arti defisit transaksi berjalan (CAD) lebih stabil, pemerintah jadi punya ruang menurunkan suku bunga," katanya. 

Tercatat berdasarkan data uang beredar Bank Indonesia (BI) September 2018, laju pertumbuhan penyaluran kredit di sektor properti mengalami perlambatan dari 15,5 persen di Agustus 2018 menjadi 14,5 persen di bulan September 2018.

Sementara itu Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) tercatat memiliki pertumbuhan yang sangat tipis, yakni sebesar 0,2 persen dari 14,3 persen di Agustus 2018 menjadi 14,5 persen di September 2018.

Perbankan saat ini terus berupaya mendorong KPR tetap tumbuh di tengah era suku bunga tinggi. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) misalnya, menawarkan promo suku bunga tetap 7,25 persen selama dua tahun. Perseroan juga berjanji tidak akan menaikkan suku bunga KPR hingga akhir tahun.

Upaya serupa juga dilakukan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Lesunya perngajuan KPR membuat perseroan urung menaikkan suku bunga. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FCFyU9
November 22, 2018 at 02:58PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FCFyU9
via IFTTT
Share:

FAI Siap Gelar Seminar Peringati Hari Pahlawan

Seminar akan menampilkan nara sumber Anis Baswedan, PhD dan Dr Rizal Ramli.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Untuk memperingati Hari Pahlawan, Forum Akademisi Indonesia (FAI) siap menggelar seminar nasional. Seminar nasional ini akan dilaksanakan pada Sabtu (24/11)  di aula Universitas BSI (UBSI)  kampus Kalimalang, Jalan SMA Kapin nomor  292A, Kalimalang, Jakarta Timur.

Ketua Panitia Pelaksana Eni Heni H mengatakan, seminar ini merupakan seminar nasional kesembilan yang diadakan oleh FAI setelah tahun-tahun  sebelumnya sukses diadakan dengan total peserta mencapai lebih dari 350 orang setiap seminarnya.

Seminar nasional tahun ini akan dipandu oleh Ahmad Setiadi MKom. Ia adalah pakar senior public relation sekaligus sebagai dosen dan juga Ketua Program Studi Hubungan Masyarakat UBSI. Seminar nasional ini akan  mengundang  pembicara-pembicara ahli  di  bidang pendidikan, yaitu Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan, PhD; mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia, Dr  Ir  Rizal Ramli MA; dan  Ketua Umum FAI, Dr Indra Uno.

“Ketiganya akan menyampaikan materi yang bervariatif sesuai dengan tema kegiatan,  yaitu Akademisi Memimpin Negeri, untuk menarik para akademisi untuk ikut berpartisipasi dalam seminar ini,” ujar Eni melalui rilis yang diterima Republika.co.id,  Kamis (22/11).

Eni menambahkan,  Rektor Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Dr Mochamad Wahyudi MM, MKom, MPd akan hadir memberikan sambutan. “Diharapkan melalui seminar nasional ini, FAI dapat memberikan sumbang saran dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi di dunia  pendidikan  Indonesia. Juga, dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, yang saat ini tertinggal dibandingkan negara tetangga,” pungkas Eni.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2qYV0zy
November 22, 2018 at 02:58PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2qYV0zy
via IFTTT
Share: