Showing posts with label 2019 at 07:37AM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 07:37AM. Show all posts

Wednesday, November 27, 2019

Pengembangan PLTN Terkendala Harga

Biaya produksi listrik PLTN masih tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) bisa dibangun di Indonesia. Hanya saja pltn tersebut harus memenuhi syarat komersial.

Menteri ESDM, Arifin Tasrif menyatakan bahwa biaya dari PLTN masih tinggi. Hal ini yang harus dicarikan solusi jika memang mau kembangkan energi nuklir.

Jika berkaca dari Jepang, kata Arifin, tingginya biaya pengembangan pembangkit listrik bisa berdampak ke harga jual listrik ke masyarakat. "PLTN kita sepakat tapi biaya listrik bisa sampai 30-40 sen dolar AS per kwh kalau pakai PLTN. Kami dapatkan data itu dari Jepang," kata Arifin disela rapat kerja di Komisi VII DPR, Jakarta, Rabu (27/11).

Tidak hanya itu, pekerjaan lainnya yang tidak akan mudah juga masalah sosialisasi keamanan penggunaan nuklir. Stigma yang berkembang di masyarakat selama ini nuklir masih beresiko dari sisi keamanan.

"Kemudian yang paling penting sosialisasikan ke masyarakat sehingga tidak ada ketakutan masyarakat gunakan nuklir," ujarnya.

Lembaga terkait yang ingin kembangkan nuklir untuk pembangkit juga harus memastikan potensi bahan baku yang tersedia. "Kita juga punya sumber PLTN tapi belum signifikan," kata Arifin.

Salah satu perusahaan listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP) yang paling berminat kembangkan nuklir di Indonesia yakni Thorcon International Pte.Ltd. Perusahaan asal Amerika Serikat ini sudah siapkan dana investasi 1,2 miliar dolar AS untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Thorium (PLTT) di Indonesia berkapasitas 500 Megawatt (MW).

Kepala Balitbang Kementerian ESDM Dadan Kusdiana menyatakan masalah komersialisasi ini harus dikaji lebih lanjut oleh Thorcon dan melaporkan hasilnya ke pemerintah. Menurutnya Thorcon memang menjanjikan harga listrik murah dari PLTT yang dikembangkan namun harus ada perhitungan matang terhadap pembentukan harga tersebut.

"Mereka sih klaim harganya 7-8 dolar AS sen per kwh. Tapi kan harus dibuktikan kajiannya, dan itu perlu waktu," kata Dadan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ORNVMF
November 28, 2019 at 07:37AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ORNVMF
via IFTTT
Share:

Saturday, June 1, 2019

BMH Sulawesi Selatan Salurkan 2.000 Paket Berkah Fitrah

Sebelumnya BMH Sulsel telah menyalurkan 1.000 paket Berkah Fitrah.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Lembaga Amil  Zakat Nasional (Laznas)  Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel) menyalurkan 2.000 paket Berkah Fitrah.

“Penyaluran ini merupakan rangkaian dari program tahap pertama yang telah menyalurkan 1.000 paket Berkah Fitrah. Jadi total sudah 3.000 paket,” terang Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Sulawesi Selatan, Syamsuddin, Sabtu  (1/06).

Ia menambahkan, zakat fitrah merupakan amanah dari kaum Muslimin di Sulsel untuk  disalurkan ke 12 kabupaten.

“Ke mana disalurkannya?  BMH menetapkan sebagaimana program yang diusung selama ini, mulai dari mereka masyarakat berbasis panti dan pondok pesantren, masyarkat prasejahtera binaan dan masyarakat secara umum. Setidaknya lebih dari 10.000 jiwa menjadi penerima manfaat dari program ini,” imbuh Syamsuddin dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Ahad (2/6).

Salah seorang, penerima manfaat, Ustaz Armin dari Pondok Tahfizh  Cilik Al-Bayan Jeneponto mengungkapkan terima kasihnya kepada laznas BMH. Selain diperuntukkan bagi santri yang berjumlah 38 orang, sebagian beras itu bagikan  kepada  warga tiga dusun yang tergolong miskin di sekitar pondok.

"Insya Allah mereka lebih membutuhkan, dan membagikan kepada mereka bagian dari silaturamim  kami, Laznas BMH dan juga warga sekitar pondok pesantren,” ujar Ustaz Armin melalui sambungan telpon.

Syamsuddin mengungkapkan, hingga saat ini, Laznas BMH masih menerima zakat kaum Muslimin berupa beras fitrah dan donasi beras fitrah. "Masyarakat yang mengamanahkan zakatnya melalui kami, disalurkan berupa bahan makanan pokok, adapun berasnya sendiri langsung dari petani sehingga zakat juga memberdayakan mereka," tuturnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YVW6Lo
June 02, 2019 at 07:37AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YVW6Lo
via IFTTT
Share:

Friday, May 31, 2019

Kementan: Stok Daging Ayam Ras untuk Lebaran Surplus

kebutuhan konsumsi hingga lebaran surplus sebesar 30.373 ton.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pertanian memastikan stok daging ayam ras untuk memenuhi kebutuhan konsumsi hingga Hari Raya Idul Fitri 1440 H terbilang aman dengan perhitungan surplus sebesar 30.373 ton.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita, menyebutkan perkiraan kebutuhan daging ayam ras pada bulan Mei sampai Juni mencapai 562.833 ton. "Dengan menghitung potensi produksi dan kebutuhan pada bulan Mei-Juni 2019, ketersediaan daging ayam mencapai 593.206 ton. Jika melihat kebutuhannya, ada surplus sebesar 30.373 ton," kata Ketut pada diskusi di Kantor Pusat Kementerian Pertanian Jakarta, Jumat (31/5).

Ketut merinci bahwa ketersediaan daging ayam ras bulan Mei sebanyak 277.910 ton. Sedangkan pada bulan Juni sebanyak 315.296 ton.

Kementan mencatat harga daging ayam ras di pasar tradisional per tanggal 27 Mei 2019 di sejumlah daerah seperti DKI Jakarta sebesar Rp 38.150 per kg; Sumatra Selatan sebesar Rp33.150 per kg; Jawa Timur sebesar Rp 33.300 per kg dan Rp 36.750 per kg.

Sementara itu, untuk komoditas telur ayam ras juga terbilang aman dengan surplus sebanyak 153.761 ton. Kementan mencatat perkiraan kebutuhan telur pada Mei sebesar 167.144 ton dan Juni sebesar 159.185 ton.

Ada pun ketersediaan telur bulan Mei sebanyak 243.510 ton dan Juni sebanyak 236.580 ton. Dengan demikian, ketersediaan telur pada Mei-Juni sebanyak 480.090 ton. Dilihat dari kebutuhan sebesar 326.329 ton, stok persediaan telur diperkirakan surplus sebesar 153.761 ton.

Perkembangan harga telur ayam ras di pasar tradisional per 27 Mei 2019 di sejumlah daerah seperti Jawa Timur Rp 21.600 per kg, Sumatra Selatan Rp 22.050 per kg; Bali Rp 22.450 per kg dan DKI Jakarta Rp 23.500 per kg.

Kementerian Pertanian akan menggelar operasi pasar (OP) jika harga di tingkat konsumen terlalu tinggi dari HPP di tingkat peternak atau produsen. "Jika harga melebihi terlalu jauh di level konsumen, akan dilakukan operasi pasar. Harga acuan terendah untuk telur sekitar Rp 18 ribu sampai Rp 20 ribu. Sementara harga di konsumen sekitar Rp 34 ribu," kata Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Fini Murfiani.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WgJvWk
June 01, 2019 at 07:37AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WgJvWk
via IFTTT
Share:

Thursday, March 7, 2019

Pemprov Diminta Kaji Jalur Pedestrian Dukuh Atas

Jalur pedestrian untuk mempermudah perpindahan para penumpang antarmoda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus, menyambut baik pembangunan jalur pedestrian di Jalan Kendal (bawah lintas atas Jalan Jenderal Sudirman), Jakarta Pusat. Namun, ia meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan kajian terlebih dahulu.

"Jadi, harus dipastikan juga jumlah penumpang yang turun sebagai pejalan kaki luapannya berapa banyak apakah cukup. Harus benar-benar jangan sampai membangun alakadarnya," ujar Alfred saat dihubungi Republika, Kamis (7/3).

Ia menjelaskan, perlu diperhatikan jumlah penumpang yang turun menjadi pejalan kaki maupun berpindah transportasi umum. Pasalnya, ada penumpang kereta rel listrik (KRL) dari Stasiun Sudirman, kereta bandara dari Stasiun BNI City, halte Transjakarta, dan moda raya terpadu (MRT) dari Stasiun Dukuh Atas.

Menurut dia, akan banyak penumpang nantinya bahkan hingga ratusan ribu orang yang akan melalui jalur pejalan kaki tersebut. Sehingga, lebar jalur perlu diperhatikan agar mencukupi. Ia menghitung, setiap pejalan kaki tanpa membawa barang bawaan memerlukan ruang sekitar 50 sentimeter.

"Jumlah penumpang itu akan berapa banyak apakah sebanding dengan trotoar yang akan dibangun," kata Alfred.

Selain itu, ia mengatakan, Pemprov DKI betul-betul harus memerhatikan agar tak ada pedagang kaki lima yang akan mengambil alih jalur pejalan kaki. Ditambah lagi, kata dia, ojek daring yang kerap menaikkan dan menurunkan penumpang bahkan mangkal di depan Stasiun Sudirman harus ditata.

Menurut Alfred, Pemprov DKI harus memastikan agar para ojek daring ini tak menghalangi para pejalan kaki yang berpindah moda transportasi umum. "Yang jadi masalah kawasan itu adalah disitu pusat ojek online masih juga menjadi fasilitas untuk mereka karena trotoarnya menjadi bulan-bulanan mereka yang di Jalan Blora itu," kata dia.

PT MRT Jakarta bekerja sama dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) selaku operator KRL, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), dan PT Railink sebagai operator kereta api bandara. Para operator transportasi umum itu bekerja sama dalam mengembangkan kawasan Dukuh Atas sebagai kawasan transit oriented development (TOD).

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Silvia Halim mengatakan, fasilitas jalur pedestrian tersebut mengalihfungsikan terowongan Jalan Kendal sebagai area pejalan kaki. Termasuk berikut penyediaan laybay atau area pemberhentian dan tunggu Transjakarta.

"Terowongan Jalan Kendal akan berubah fungsi sebagai jalur pedestrian dengan berbagai aktivitas yang bisa dilakukan," kata Silvia.

Dari titik Stasiun MRT Dukuh Atas, tengah digarap proyek fisik jalur pejalan kaki penghubung Jalan Kendal menuju Jalan Blora dengan radius 700 meter. Berada di sisi Sungai Kanal Barat sepanjang 179 meter dengan lebar delapan meter lebih.

Ia menjelaskan, adanya jalur pedestrian untuk mempermudah perpindahan para penumpang dari moda transportasi ke moda lainnya. Untuk itu, pihaknya juga bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk menutup lalu lintas yang mengarah ke terowongan di Jalan Kendal tersebut.

Dishub DKI Jakarta telah menutup sebagian ruas Jalan Kendal, Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat sejak Ahad (3/3) lalu. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub DKI Jakarta Sigit Wijatmoko mengatakan, penutupan jalan tersebut juga untuk menunjang pengoperasian transportasi umum di kawasan Dukuh Atas.

"Sosialisasi sudah dilaksanakan dan hari Minggu kita sudah langsung melaksanakan pembangunan fisik maupun penutupan arus lalu lintas," kata Sigit.

Berdasarkan pantauan Republika, Kamis (7/3), akses kendaraan dari Blora hanya bisa belok ke arah kiri. Tak lagi dapat mengarah ke Stasiun Sudirman di Jalan Kendal maupun berputas balik di jalan lintas bawah Sudirman. Sebab, pengerjaan proyek pembangunan jalur pejalan kaki tengah dilaksanakan.

Para pengendara dari arah Jalan Sudirman menuju Tanah Abang baru bisa berputar balik tepat sebelum Halte Transjakarta Dukuh Atas. Penataan lalu lintas Dishub DKI menetapkan sistem satu arah pada Jalan Tanjung Karang, Jalan Blora, dan Landmark BNI.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UpLqTD
March 08, 2019 at 07:37AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UpLqTD
via IFTTT
Share: