Showing posts with label 2019 at 09:25PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 09:25PM. Show all posts

Saturday, May 18, 2019

Terduga Teroris Cibinong Bogor Terkoneksi Kelompok Santoso

Terduga teroris Cibinong rangkaian penangkapan teroris di Bekasi dan Jateng.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR – Penangkapan terduga teroris dengan inisial E (51) di Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Jumat (17/5) malam kemarin merupakan buntut dari penangkapan terduga teroris yang sempat ditangkap di Jawa Tengah dan Bekasi. 

Sebelum menangkap E, polisi juga menangkap satu simpatisan ISIS di jalan Kapten Yusuf, Tamansari, Kabupaten Bogor. “Simpatisan inisial S juga kemarin diamankan sekitar pukul 13:30 WIB,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, Sabtu (18/5)

Dia menambahkan, simpatisan tersebut diduga masih satu kelompok dengan E meski pihaknya akanlebih mendalaminya lagi. Menurut dia, saat ini Densus 88 masih terus bekerja untuk penelusuran lebih lanjut. 

Dia menuturkan, dalam penangkapan itu didapatkan beberapa barang bukti seperti buku catatan. Selain itu KTP dan dua unit telepon gengam juga ikut menjadi barang bukti.

Dedi mengatakan, S merupakan anak buah dari terduga E yang telah memiliki kemampuan merakit bom lebih tinggi dari terduga teroris di Bekasi dan Jawa Tengah sebelumnya. 

Dia menambahkan, kelompok ini memiliki rekam jejak aksi terorisme yang telah dilakukan di Mapolres Surakarta dan beberapa daerah di Indonesia. Menurut dia, kelompok tersebut juga terkoneksi dengan kelompok Santoso.

Lebih lanjut dia mengatakan, sebelumnya terduga EH yang ditangkap pada 13 April lalu di pemalang itu membeberkan bahwa masih ada beberapa orang yang masih aktif di daerah Bogor. Oleh karena itu, sambung dia, Densus 88 melakukan penelusuran lebih lanjut di Bogor sebelum membekuk terduga E. 

“Tersangka E merupakan penangkapan lanjutan dari tersangka EH yang ditangkap pada 13 april di pemalang Jateng, Dari pemeriksaan ada beberapa kelompok Tirta bangsa yang tersebar juga di Bogor,” kata dia. Sebelumnya, Densus 88 dan Polres Bogor membekuk terduga teroris di Nanggewer, kabupaten Bogor yang diduga merupakan jaringan ISIS.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YBroa9
May 18, 2019 at 09:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YBroa9
via IFTTT
Share:

Saturday, May 4, 2019

Terduga Teroris di Bekasi Berencana Sasar Polisi Saat Pemilu

Tiga orang terduga pelaku yang ditangkap anggota jaringan Jamaah Ansharut Daulah.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Terduga pelaku teroris yang digerebek Densus 88 di Bekasi ternyata ingin menyasar aparat kepolisian saat penyelenggaraan Pemilu 2019. Tiga orang terduga pelaku yang ditangkap anggota jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung. 

"Pelaku tindak pidana terorisme tersebut akan melakukan operasi dengan sasaran anggota Polri saat Pemilu," kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, Sabtu (4/5).

Sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror melakukan penggerebekan terduga teroris di RT 11 RW 04, Desa Kedung Pengawas, Babelan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (04/5). Penangkapan yang berlangsung pukul 04.00 dini hari itu mengakibatkan satu terduga teroris tewas dan dua orang kabur. 

Dedi menjelaskan, ketiga terduga pelaku yang merupakan jaringan JAD Lampung itu telah berhasil ditangkap. Pelaku dengan inisial SL (34 tahun) merupakan seorang DPO (Daftar Pencarian Orang) JAD Lampung. 

"SL ditangkap pukul 04.34 WIB di Jalan Pondok Ungu Permai Sektor V, Desa Bahagia, Babelan, Kabupaten Bekasi," kata Dedi. 

Sedangkan dua terduga pelaku lainnya, terlibat dalam penyembunyian DPO JAD Lampung tersebut. Terduga pelaku AN (20), kata Dedi, ditangkap pukul 08.49 WIB di Jalan Keramat Kedongdong, Kelurahan Mangun Jaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Sedangkan MC (28), sambung Dedi, baru berhasil ditangkap pukul 14.30 WIB. "MC ditangkap di Jalan Waringin, RT 004 RW 004, Kelurahan Mintaragen, Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah," papar Dedi. 

Dedi menyebutkan, kasus ini hingga sekarang masih dalam proses pengembangan lebih lanjut. "Sedang dalam penyelidikan tim gabungan," kata dia. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vBTtSr
May 04, 2019 at 09:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vBTtSr
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 17, 2019

Liverpool di atas Angin Hadapi Porto

Porto menyerah 0-2 dari Liverpool saat bertandang ke Stadion Anfield, Kamis (11/4).

REPUBLIKA.CO.ID, "Kami membutuhkan semua orang di Estadio Do Dragao karena ini belum berakhir". Demikian pernyataan pelatih FC Porto Sergio Conceicao usai timnya dikalahkan Liverpool pada leg pertama babak perempat final Liga Champions, pekan lalu. Porto menyerah 0-2 dari Liverpool saat bertandang ke Stadion Anfield, Rabu (10/4) dini hari WIB.

Conceicao tak ingin larut dalam penyesalan mendalam. Sebelum mereka dipastikan tersingkir, segala sesuatu masih mungkin terjadi. Termasuk potensi membalikkan ketertinggalan di rumah sendiri. Puluhan ribu suporter Porto bakal mendukung perjuangan Iker Casillas dan rekan-rekan di Stadion Dragao, Kamis (18/4) dini hari WIB.

Pada babak 16 besar, anak asuh Conceicao pernah berada dalam skenario serupa. Elite Portugal itu kalah 1-2 dari AS Roma saat leg pertama di Italia. Ketika bertarung di pertemuan kedua, armada Azuis e Brancos mempecundangi I Lupi 3-1.

Situasi ini menghadirkan harapan bagi Porto. "Kami selalu percaya, kami akan berjuang sampai akhir. Itulah yang akan kami lakukan di rumah sendiri," ujar bek Alex Telles mendukung pernyataan mentornya.

Porto baru meraih kemenangan dalam tiga laga kandang terakhir di berbagai kompetisi. Ini menjadi modal berharga jelang duel sulit kontra Liverpool. Namun the Reds bukan lawan sembarangan.

Liverpool belum terkalahkan dalam 16 pertandingan terakhir di berbagai ajang. Teranyar, Mohamed Salah cs menumbangkan Chelsea dua gol tanpa balas. Sebuah sinyal bahaya untuk pertahanan tuan rumah.

Liverpool memenangkan tujuh pertandingan terakhir. Statistik mentereng diukir tim polesan Juergen Klopp. Kendati demikian tak ada kesan menyombongkan diri.

Klopp mewaspadai atmosfer di markas lawan. "Kami tahu kami harus bermain di leg kedua. Itu akan menjadi suasana yang sangat intens di Portugal," ujar juru taktik berkebangsaan Jerman itu.

Secara head to head kubu Merseyde Merah unggul atas skuat Dragons. Dalam tujuh pertemuan antara mereka, Liverpool memenangkan empat partai. Sisanya berakhir imbang. 

Musim lalu, the Kop berjaya di Do Dragao. Liverpool mengalahkan Porto 5-0. Dari berbagai statistik, Raksasa Inggris itu di atas angin. 

Satu-satunya kelemahan Liverpool dari segi kebugaran. Pasalnya Klopp tidak mungkin merotasi starting XI nya. Sebagian besar pemain yang ia pakai kontra Chelsea bakal turun di Eropa.

Selain berambisi menjadi yang terbaik di Benua Biru, the Reds juga tengah mengejar mimpi klasik. Sudah 29 tahun, Merseyde Merah belum meraih gelar Liga Inggris. Musim ini kesempatan mengakhiri penantian panjang, terbuka lebar.

Hingga pekan ke-34, Liverpool bersaing ketat dengan Manchester City. Itu membuat skuat the Reds tak memiliki waktu untuk isi ulang. Setiap tiga hari mereka bermain dengan intensitas tinggi.

Celah ini bakal dimanfaatkan Porto. Ditambah dukungan penggemar, Azuis e brancos berpeluang membalikkan keadaan. Menarik dinantikan bigmatch di arena berkapasitas 50 ribuan kursi. 

Prediksi Starting XI kedua tim:

FC Porto (4-4-2): Casillas; Telles, Felipe, Pepe, Militao; Corona, Herrera, Pereira, Otavio; Soares, Marega. 

Pelatih: Sergio Conceicao.

Liverpool (4-3-3): Liverpool (4-3-3): Alisson; Robertson, van Dijk, Lovren, Alexander-Arnold; Keita, Fabinho, Henderson; Mane, Firmino, Salah. 

Pelatih: Jurgen Klopp.

Lima Pertemuan Terakhir: 

10/04/2019 Liverpool 2-0 Porto 

07/03/2018 Liverpool 0-0 Porto 

15/02/2018 Porto 0-5 Liverpool 

29/11/2007 Liverpool 4-1 Porto 

19/09/2007 Porto 1-1 Liverpool 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XqSWyL
April 17, 2019 at 09:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XqSWyL
via IFTTT
Share:

Sunday, March 24, 2019

Hari Pertama Kampanye, Kiai Maruf Gelar Doa Bersama

Ribuan massa menghadiri doa bersama untuk haul ibunda Kiai Ma'ruf.

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG – Hari pertama kampanye terbuka, Ahad (24/3), calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menggelar doa bersama di Pondok Pesantren Annawawi, Tanara, Serang, Banten. 

Doa bersama yang dirangkaikan dengan haul ibunda Ma'ruf Amin, Nyai Hj Siti Maimunah binti KH Moh Romli itu dihadiri puluhan ribu warga. Hadir pula pelantun shalawat Haddad Alwi. 

Dalam kesempatan itu Ma'ruf kembali menjelaskan bahwa kesediaannya menjadi cawapres mendampingi Joko Widodo (Jokowi) bukan karena ambisi pribadi.

"Saya diminta membantu Pak Jokowi untuk bersama-sama memimpin bangsa ini. Sebagai santri, sebagai kiai, sebagai Nahdliyin, kita tentu tak boleh mundur, ketika negara sudah memanggil. Ini saya niatkan sebagai bakti saya kepada negeri ini," paparnya.   

Ma'ruf lantas meminta doa agar diberi kekuatan dan kemudahan untuk memenangkan pemilihan presiden sekaligus mampu menjalankan amanah bila ditakdirkan menang.  

Rais Syuriah PBNU, KH Manarul Hidayat, dalam ceramahnya mengungkapkan, sebagai pemimpin umat yang kini didorong untuk memimpin bangsa ini, jelas ada tugas besar yang dipikul Ma'ruf.  

"Setidaknya ada tiga tugas yang dipikul Abah Yai. Pertama, menjaga bangsa dan negara ini dari rongrongan kelompok radikal yang ingin merusak NKRI," kata Manarul.   

Tugas kedua dan ketiga, lanjut Pengasuh Pondok Pesantren Al-Manar itu, melawan hoaks dan fitnah yang sering digulirkan sekelompok orang yang ingin mengacaukan negeri ini serta menjaga kedaulatan bangsa dan memajukan ekonomi umat.  

"Kiai Ma’ruf dalam kiprahnya selama ini telah membuktikan komitmennya untuk menjaga kedaulatan NKRI, juga mengembangkan ekonomi keumatan dengan tetap menjaga stabilitas nasional," kata Manarul.

70 persen suara

Kiai Maruf menambahkan  dirinya merasa diidolakan kaum ibu-ibu Banten. Pasalnya, ada puluhan ribu ibu-ibu yang hadir dalam acara peringatan haul ibundanya tersebut.  

"Iya saya kira begitu (diidolakan kaum ibu, red). Mereka sangat mengidolakan," ujar dia. 

Berdasarkan pantaukan //Republika.co.id// di lokasi, di depan panggung acara tersebut memang tampak dipenuhi ibu-ibu. Kiai Ma'ruf mengatakan, lokasi acara tersebut sebenarnya hanya cukup menampung 15 ribu orang, sedangkan yang datang sekitar 25 ribu watga Banten.  

Karena sebelum acara dimulai ibu-ibu sudah memasuki lokasi acara lebih dulu, akhirnya peserta haul tersebut seakan-akan hanya kaum ibu saja.  

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini pun bersyukur dan berterimakasih kepada ibu-ibu Banten yang antusias mengikuti acara hingga akhir. "Itu luar biasa dan saya merasa syukur mereka datang untuk mendukung saya," kata Mustasyar PBNU ini.  

Dengan dukungan ibu-ibu Banten itu, Kiai Ma'ruf pun opotimistis bisa memenangkan suara di Banten. Bahkan, dia berharap bisa memenangkan suara hingga 70 persen di Banten, yang merupakan asal kelahirannya.  

"Ya saya bilang minimal 60 persen, kalau bisa sampai 70 persen (targetnya, red)," tutur dia.  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2USP8Ft
March 24, 2019 at 09:25PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2USP8Ft
via IFTTT
Share:

Saturday, February 23, 2019

Adik dengan Kakak Laki-Laki Kemungkinan Diintimidasi

Semakin besar keluarga, semakin besar kemungkinan intimidasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota keluarga paling muda kemungkinan besar mengalami intimidasi dalam keluarga. Sedangkan kakak tertua kemungkinan besar akan melakukan intimidasi dalam keluarga besar tersebut.

Sebuah studi di Inggris menyatakan, semakin besar keluarga, semakin besar kemungkinan akan ada intimidasi dalam jajaran saudara kandung. Dalam keluarga yang lebih besar, adik kemungkinan besar akan diintimidasi. Pelakunya mungkin anak laki-laki dan mungkin anak tertua di rumah.

Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi risiko seorang anak untuk berada di kedua sisi dinamika intimidasi dapat membantu dalam merumuskan cara untuk mencegah perilaku ini. "Yang paling penting, intimidasi saudara kandung tidak terkait dengan apakah ini rumah tangga dengan dua atau satu orang tua, pendapatan atau kelas sosial itu terjadi pada keluarga miskin dan kaya," kata rekan penulis studi Dieter Wolke, dikutip dari Channel New Asia, Jumat (22/2).

Studi yang dirilis dalam Developmental Psychology menyatakan, kakak beradik yang memiliki kasus perundungan ini berasal dari sumber daya yang tersedia.  Peneliti psikologi di Universitas Warwick di Coventry mengatakan, masalah ini muncul karena ukuran perhatian, seperti ukuran porsi makanan di keluarga miskin atau smartphone baru di keluarga kaya.

"Ini tentang dominasi saudara dalam keluarga!" kata Wolke.

Tim Wolke menyatakan, sekitar 85 persen anak-anak tumbuh dengan setidaknya satu anak lain dalam keluarga. Meskipun ini beberapa hubungan dekat yang paling lama bertahan untuk banyak orang, mereka juga dapat ditandai dengan meningkatnya konflik yang mengarah pada masalah kesehatan fisik dan mental yang langgeng.

Untuk studi saat ini, para peneliti menganalisis data pada 6.838 anak-anak Inggris yang lahir pada tahun 1991 dan 1992, serta ibunya. Ketika anak-anak berusia lima tahun, ibu mereka melaporkan seberapa sering anak-anak menjadi korban atau pelaku intimidasi dalam keluarga.

Kemudian, ketika anak-anak mencapai usia 12 tahun, mereka melaporkan pengalaman sendiri dengan intimidasi dalam enam bulan sebelumnya dan usia ketika pertama kali terlibat dalam perilaku ini sebagai korban atau pelaku. Dari data itu, peneliti mendefinisikan intimidasi saudara kandung sebagai pelecehan psikologis seperti mengatakan hal-hal buruk atau menyakitkan, pelecehan fisik seperti memukul atau menendang atau mendorong, atau pelecehan emosional seperti berbohong atau menyebarkan desas-desus menyakitkan.

Mereka menempatkan anak-anak dalam empat kategori berdasarkan pengalaman mereka. Kategori tersebut adalah korban, pengganggu, korban pengganggu yang mengalami ini sebagai target dan pelaku, dan mereka yang sama sekali tidak terlibat dengan perilaku ini.

Peneliti juga melihat karakteristik keluarga, orang tua dan anak secara individu seperti jumlah total anak di rumah, status perkawinan ibu, latar belakang sosial ekonomi keluarga, dan paparan kekerasan dalam rumah tangga atau pelecehan anak. Secara keseluruhan, 28 persen anak-anak dalam penelitian ini terlibat dalam intimidasi sebagai korban, pelaku, atau keduanya.

Pelecehan psikologis adalah yang paling umum, mempengaruhi 41 persen korban dan dipraktikkan oleh 34 persen pelaku. Sebanyak sekitar 11 persen anak-anak itu adalah pengganggu dan korban. Sekitar 10 persen dilaporkan hanya korban dan 7 persen hanya pelaku.

"Ada banyak cara intimidasi dilakukan dalam keluarga. Kadang-kadang itu disembunyikan oleh korban yang takut membuat si penindas bermasalah," kata kata peneliti psikologi di University of Victoria di Kanada Bonnie Leadbeater.

Psikolog di West Chester University di Pennsylvania Stevie Grassetti menyatakan, salah satu cara agar orang tua dapat mencegah perundungan dan viktimisasi adalah dengan melatih anak-anak melalui strategi tentang bagaimana menangani situasi yang menantang. Orang tua harus berbicara kepada anak-anak mereka tentang nilai-nilai dan harapan mereka dan membantu membimbing anak-anak berinteraksi dengan saudara kandung dengan cara prososial.

"Bagi anak-anak yang berada di antara pelaku intimidasi terhadap saudara kandung, orang tua harus memperkuat intervensi atas nama korban," kata ahli yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TaqTFe
February 23, 2019 at 09:25PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TaqTFe
via IFTTT
Share:

Monday, February 4, 2019

Jepang dan Jerman Berharap Krisis Venezuela Berakhir Damai

Pengakuan terhadap Guaido meningkatkan tekanan masyarakat internasional kepada Maduro

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan mereka berharap pemimpin Venezuela dapat mengakhiri krisis politik dengan cepat dan damai. Merkel mengatakan Jerman sudah mengakui ketua oposisi pemerintah Venezuela Juan Guaido sebagai presiden sementara negara Amerika Latin tersebut. 

"Guaido orang yang berbicara dengan kami dan orang yang perkirakan dapat menggelar proses pemilihan umum secepat mungkin dan dari sudut pandang Jerman dia presiden sementara yang memiliki legitimasi untuk tugas ini dan juga dari sudut pandang negara-negara Eropa," kata Merkel dalam konferensi pers bersama Abe, Senin (4/2). 

Dalam kunjungan selama dua hari ke Jepang, Merkel mengulangi pernyataan pemimpin negara-negara Eropa. Ia juga mengatakan Guaido harus segera melakukan pemilihan umum. 

"Kami berharap proses ini dapat dilakukan sesingkat mungkin dan tentu dengan damai," tambah Merkel. 

Sementara itu Abe berkomentar tentang status Guaido. Tapi ia mengatakan Jepang berharap krisis politik Venezuela dapat selesai dengan stabil, demokratis dan cepat. Beberapa negara Eropa sudah bergabung dengan Kanada, AS dan beberapa negara Amerika Latin yang mengakui Guaido sebagai presiden sementara. 

Pengakuan terhadap Guaido ini meningkatkan tekanan masyarakat internasional kepada Maduro. Abe menekankan kerja sama yang ia lakukan dengan Jerman dalam kunjungan Merkel kali ini. 

Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan 'persekutuan multilateralime' sebagai perlawan terhadap pendekatan 'American First' yang dilakukan Presiden AS Donald Trump. Serta perlawanan terhadap kebijakan Cina yang mengejar kepentingan nasionalnya sendiri. 

"Tanggung jawab kami bekerja untuk kemakmuran dan keamanan global semakin meningkat," kata Abe. 

Abe menambahkan kerja samanya dengan Merkel untuk keseimbangan global 'sesuai dengan peraturan'. Konferensi pers ini banyak membicarakan isu internasional. 

Dalam kesempatan ini Merkel juga menyingung tentang Brexit. Ia mengatakan Jerman akan melakukan segalanya agar Brexit dapat menghindari 'no-deal'. Tapi ia juga tidak mau melakukan negosiasi ulang kesempakatan Brexit yang sudah diajukan Perdana Menteri Inggris Theresa May sebelumnya.    

Pada Ahad (3/2), May mengatakan akan mencari 'solusi pragmatis' dalam kebuntuan di parlemen dalam menentukan ketentuan Brexit. Di saat bersamaan ia juga akan mencoba berbicara dengan Uni Eropa agar mereka mau membuka kembali negosiasi kesepakatan yang sebelumnya sudah disetujui bersama-sama. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DQT9nB
February 04, 2019 at 09:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DQT9nB
via IFTTT
Share:

Saturday, February 2, 2019

Jokowi: Indonesia Harus Dipimpin Orang Berpengalaman

Jokowi butuh waktu dua tahun untuk beradaptasi dari dunia bisnis ke dunia politik.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo mengatakan, Indonesia merupakan negara besar. Indonesia juga merupakan negara yang beragam dimana di dalamnya terdapat bermacam-macam suku, agama, dan bahasa.

Maka dari itu, kata Jokowi, Indonesia harus dipimpin oleh orang yang benar-benar berpengalaman. ''Mengelola negara ini tidak gampang. Diperlukan pengalaman dalam memerintah sebuah pemerintahan besar seperti negara Indonesia ini,'' ujar Jokowi saat menghadiri deklarasi dukungan dari Forum Alumni Jatim di Tugu Pahlawan Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/2).

Jokowi juga menyampaikan, untuk menjadi orang berpengalaman di dunia pemerintahan itu juga tidak gampang. Jokowi mengaku, dirinya memerlukan waktu dua tahun untuk beradaptasi dari dunia bisnis ke dunia politik saat dirinya menjadi wali Kota Solo.

''Pengalaman itu perlu. Saya pernah belajar hampir dua tahun untuk beradaptasi dari dunia bisnis kemudian masuk dunia pemerintahan. Itu beda sekali. Tidak mudah,'' katanya. ''Tetapi begitu sudah masuk tahun ketiga, keempat, dan seterusnya, sudah bisa menyesuaikan.''

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun menjelaskan, untuk mengambil kebijakan di dunia pemerintahan pun tidak mudah. Dia mencontohkan saat pemerintahan yang dipimpinnya membubarkan Petral pada 2015. Menurutnya, pembubaran Petral bukan sesuatu yang mudah.

Kemudian contoh lainnya, saat mengambil alih Blok Mahakam dari tangan Prancis dan Jepang. Menurutnya itu juga bukan merupakan pekerjaan mudah. "Sebelumnya lebih dari 50 tahun dikelola Prancis dan Jepang. Dikira mudah mengambil alih seperti itu," ujar Jokowi.

Maka dari itu, kata Jokowi, pengalaman di bidang pemerintahan sangat diperlukan dalam memimpin Indonesia, sehingga mampu mengambil kebijakan-kebijakan strategis. ''Jangan sampai kita kelihatan berani, tetapi dalam mengambil alih seperti itu kita tidak siap,'' kata Jokowi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RywD6O
February 02, 2019 at 09:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RywD6O
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 29, 2019

Striker Timnas Cina Dipinang Espanyol

Langkah Wu dianggap bersejarah dalam perjalanan sepak bola Cina.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Striker andalan tim nasional (timnas) Chna Wu Lei rela meninggalkan klubnya Shanghai SIPG demi petualangan pertamanya di Espanyol, klub kontestan La Liga Spanyol. Pemain yang baru saja memperkuat timnas Cina di Piala Asia 2019  Uni Emirat Arab (UEA) itu menandatangani kontrak tiga tahun dengan Espanyol.

"Espanyol telah memantau Wu Lei sejak lama dan penampilan terbaiknya juga menarik beberapa klub Liga Premier Inggris," demikian pernyataan Espanyol dalam bahasa Mandarin, Selasa (29/1).

Espanyol juga memastikan Wu akan mengenakan kostum tim barunya yang bermarkas di Barcelona itu dengan nomor punggung 24. Pada saat rekan setimnasnya pulang kampung untuk merayakan Tahun Baru Imlek setelah langkah Cina terhenti di babak perempat final Piala Asia, Sina Sports melaporkan bahwa Wu masih berada di UEA untuk memastikan kontraknya dengan klub baru La Liga itu.

Hal itu menjadikan Wu sebagai pesepak bola Cina pertama yang menandatangani kontrak permanen dengan klub papan atas Spanyol. Memang sebelumnya Zhang Chengdong yang saat ini membela klub Hebei China Fortune telah menjadi pemain daratan Tiongkok pertama yang bermain di La Liga pada Desember 2015. Namun ia berstatus sebagai pemain pinjaman dari klub Beijing Guo'an.

Langkah Wu dianggap bersejarah dalam perjalanan sepak bola Cina karena pemain penyerang itu sudah lama mengidamkan bisa tampil di liga-liga utama Eropa. Sebelumnya, Zhang Yuning merupakan satu-satunya wakil Cina di divisi elite Eropa, meskipun ia harus berjuang di klub papan atas Liga Belanda dengan status pemain pinjaman dari klub Inggris West Bromwich.

Wu telah 27 kali merumput untuk mengantarkan Shanghai SIPG menjuarai Liga Super Cina (CSL) pada musim kompetisi tahun lalu. Pemain berusia 27 tahun itu juga menunjukkan kelasnya di Piala Asia saat ia mencetak dua gol dari kemenangan 3-0 atas Filipina pada 11 Januari lalu untuk membawa timnas Cina ke fase gugur.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2sVlrr2
January 29, 2019 at 09:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2sVlrr2
via IFTTT
Share:

Thursday, January 24, 2019

Kasus Suap Bupati Mesuji, KPK Tetapkan 5 Tersangka

Bupati Mesuji dan adiknya menjadi tersangka dugaan suap proyek infrastruktur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima orang tersangka kasus dugaan suap proyek infrastruktur Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Mesuji Lampung Tengah. Tiga orang tersangka ditetapkan sebagai penerima suap, sedangkan dua orang lainnya menjadi tersangka pemberi suap.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, dari 11 orang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT), penyidik menetapkan lima orang sebagai tersangka. Dua tersangka pemberi suap adalah Sibron Azis, pemilik PT Jasa Promix Nusantara dan Kardinal, pihak swasta.

"Tiga orang yang menjadi tersangka penerima suap adalah Bupati Mesuji Khamami, Taufik Hidayat sebagai adik dari Khamami, dan Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Mesuji sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Wawan Suhendra," ujarnya, Kamis (24/1).

Basaria mengatakan, dari OTT itu, penyidik mengamankan barang bukti berupa kardus berisi uang pecahan Rp 100 ribu dengan total Rp 1,28 milyar.  Basaria menjelaskan, OTT berawal dari informasi pantauan tim di lapangan, Rabu (23/1). Sekitar pukul 15. 00 WIB, tim KPK mengamankan Taufik Hidayat di depan toko ban di Lampung Tengah. Di lokasi yang sama tim KPK menemukan kardus berisi uang.

Di lokasi yang sama, tim KPK juga mengamankan dua orang lainnya yakni seorang teman dari Taufik Hidayat, dan supir Khamami. Sebelumnya, teman dari Taufik ini dan Kardinal membawa uang Sibron Azis dari Bandar Lampung. "Uang dititipkan di toko ban menunggu Taufik datang ke toko ban dan kemudian uang dipindahkan ke bagasi mobil merah," kata Basaria, Kamis (24/1).

Sekitar pukul 15.30 tim kemudian bergerak ke Lampung Tengah dan mengamankan Kardinal yang merupakan perantara dari Sibron Azis. Pukul 15.50 tim lainnya bergerak ke kantor milik Sibron Azis dan mengamankannya.

"Pada Kamis (24/1) pukul 01.00 dini hari, tim menuju ke Rumah Dinas Bupati dan mengamankan Khamami. Selanjutnya pukul 06.00, tim mengamankan Wawan Suhendra di kantor Dinas PUPR Mesuji," jelasnya.

Diduga pemberian uang sebesar Rp1,28 miliar kepada Khamami terkait fee pembangunan proyek infrastruktur di lingkungan Kabupaten Mesuji. Diduga fee tersebut merupakan pembayaran atas empat proyek infrastruktur yang dikerjakan oleh dua perusahaan milik Sibron Azis. Fee proyek kemudian diserahkan kepada TH diduga untuk kepentingan bupati.

"Diduga pemberian fee ini bukan yang pertama. Sebelumnya juga telah diterima pemberian-pemberian lainnya," kata Basaria.

Atas perbuatannya, pihak diduga penerima KHM, TH, dan WS disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 jungcto Pasal 55 ayat 1. Sebagai pihak yang diduga pemberi, SA dan K disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a tau huruf b atau Pasal 13 Undang-undang nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FMBmAn
January 24, 2019 at 09:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FMBmAn
via IFTTT
Share:

Sunday, January 6, 2019

Kepala Staf Pentagon Mengundurkan Diri

Kevin Sweeney menjadi petinggi Pentagon ketiga yang mengundurkan diri dari jabatannya

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Laksamana Muda Kevin Sweeney menjadi petinggi Pentagon ketiga yang mengundurkan diri dari jabatannya. Sweeney mengundurkan diri satu pekan usai Menteri Pertahanan Jim Mattis mengundurkan diri karena Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menarik mundur pasukan AS di Suriah.

"Waktu yang tepat untuk kembali ke sektor swasta," kata Sweeney dalam pernyataannya, seperti dilansir dari Sky News, Ahad (6/1).

Dalam surat pernyataan tersebut ia sama sekali tidak menyinggung Trump sebagai Komandan Tertinggi Angkatan Bersenjata AS. Sweeney hanya mengatakan merasa terhormat dapat bekerja bersama rekan-rekannya di Pentagon.

Sebelumnya, utusan khusus koalisi global melawan ISIS, Brett McGurk juga mengundurkan diri setelah Trump mengumumkan penarikan pasukan dari Suriah. Begitu juga dengan juru bicara Departemen Pertahanan AS Dana White.

Mattis mengundurkan diri karena berbeda pendapat dengan Trump. Pengunduran diri Mattis ini dilakukan satu hari setelah Trump menolak nasihatnya dan menarik pasukan AS yang berada di Suriah. Mattis mengumumkan rencana pengunduran dirinya dalam surat pengunduran diri yang ditunjukkan kepada Trump.

Surat tersebut berisi tentang semakin berkembangnya perpecahaan di antara mereka dan secara implisit mengkritik Trump yang mengabaikan sekutu terdekat AS. Gedung Putih mengatakan Mattis merilis surat tersebut setelah bertatap muka dengan Trump di mana kedua orang tersebut juga menunjukan perbedaan mereka.

"Karena Anda memiliki hak untuk memiliki Menteri Pertahanan yang dalam hal ini memiliki pandangan yang selaras dengan Anda dan persoalan lainnya, saya yakin ini langkah yang tepat bagi saya untuk mengundurkan diri dari posisi saya," kata Mattis dalam surat tersebut.

Dalam surat itu Mattis mengatakan ia tidak dipaksa mengundurkan diri oleh Trump. Pada hari Rabu, (19/12) Trump mengumumkan akan menarik pasukan AS dari Suriah, keputusan yang bertentangan dengan kebijakan AS di kawasan tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GXLCHm
January 06, 2019 at 09:25PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GXLCHm
via IFTTT
Share: