Showing posts with label 2018 at 07:47PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 07:47PM. Show all posts

Sunday, December 23, 2018

In Picture: Kerusakan Parah Akibat Terjangan Tsunami Selat Sunda

BNPB mencatat 222 orang meninggal dunia, 843 orang luka-luka dan 28 orang hilang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Korban tsunami di Selat Sunda hingga Ahad (23/12) sore terus bertambah. Data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB hingga Ahad (23/12) pukul 16.00 WIB, tercatat 222 orang meninggal dunia, 843 orang luka-luka dan 28 orang hilang.

Sementara kerusakan yang akibat terjangan gelombang ini terus data bersamaan dengan proses evakuasi. Puluhan kendaran dan properti mulai dari resort, hotel hingga rumah warga diterjang air dengan berbagai tingkat kerusakan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QLYIfb
December 23, 2018 at 07:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QLYIfb
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

Menteri Susi Ingin Kuota Impor Garam Menjadi 2,1 Juta Ton

Jika impor tidak ditekan, kapasitas produksi petani tidak akan meningkat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat ini akan menyurati Kementerian Perdagangan untuk mengurangi kuota impor. Susi mengatakan kuota impor seharusnya memang dikembalikan ke jumlah sbelumnya yaitu 2,1 juta ton. 

"Kalau impornya dikembalikan menjadi 2,1 juta ton pasti nanti produksinya naik terus," kata Susi di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Senin (17/12). 

Untuk tahun selanjutnya, Susi menegaskan pihaknya sangat menginginkan kuota impir garam dapat terus berkurang. Paling tidak, Susi mengharapkan kuota impor garam pada 2019 nanti bisa terus menurun hingga 1,7 juta ton. 

Susi menilai jika kuota impor garam diturunkan maka pada akhirnya dapat memberikan dampak positif pada produksinya. "Kalau terus begitu (kuota impor garam diturunkan) nanti akan membangun kapasitas untuk swasembada," ujar Susi. 

Dia menuturkan jika hal tersebut tidak dilakukan maka nantinya tidak akan meningkatkan kapasitas produksi petani garam di Indonesia. Sebab dengan terus melakukan impor garam, menurut Susi hal itu justru akan terus menekan harga. 

Susi menegaskan jika pemerintah terus memasukkan garam impor murah maka produksi garam petani Indonesia akan rendah. "Kalau Rp 1.000 katanya itu di atas HPP tapi tipis sekali, kasihan petaninya.

Harusnya petani dapat Rp 1.500 ke atas," tutur Susi. 

Sementara itu, Ketua Asosiasi Petani Garam Rakyat Indonesia (APGRI) Jakfar Sodikin mengakui sangat mendukung Menteri Susi untuk meminta penurunan kuota impor garam. "Saya setuju apalagi sebenarnya produksi garam saat ini sudah meningkat jadi kuota impor diturunkan," kata Jakfar kepada Republika.co.id, Senin (17/12). 

Jakfar menuturkan hingga 12 November 2018, produksi garam nasional sudah mencapai 2,4 juta ton. Sementara tahun lalu pada periode yang sama, produksi garam nasional hanya menyentuh 1,3 sampai 1,4 juta ton saja. Untuk itu, Jakfar menyetujui jika seharusnya saat ini pemerintah sudah mulai mengurangi kuota impor garam ke Indonesia jika produksinya terbilang cukup.

Paling tidak, jika memang pemerintah masih akan melakukan impor garam seharusnya kuotanya maksimal hanya 2,5 juta ton. "Kalau produksi nasional 2,4 juta ton ditambah impor 2,5 juta ton totalnya jadi 4,9 juta ton. Itu pun masih lebih tinggi dari kebutuhan tahunan sebesar 4,3 juta ton," ungkap Jakfar. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2LmUfdc
December 17, 2018 at 07:47PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2LmUfdc
via IFTTT
Share:

Sunday, December 9, 2018

BPIH akan Ditetapkan pada Februari 2019

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Panitia Kerja (Panja) Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1440 H/ 2019 M sedang membahas BPIH. Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan, menurut jadwal BPIH akan ditetapkan pada Februari 2019.

"Mudah-mudahan awal Februari BPIH ditetapkan, sebetulnya ingin Desember ini BPIH ditetapkan," kata Direktur Pengelolaan Dana Haji dari Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag, Maman Saefullah kepada Republika.co.id, Ahad (9/12).

Maman menjelaskan, sebelum penetapan BPIH, DPR RI harus melakukan survei harga ke Arab Saudi. Tapi informasinya alokasi anggaran untuk biaya survei sekarang tidak mencukupi. Sehingga DPR RI akan melakukan survei pada Januari 2019.

Ia menyampaikan, kalau DPR RI melakukan survei ke luar negeri pada Januari. Maka menurut jadwal dan rencana, BPIH sudah bisa ditetapkan pada Februari 2019. 

Maman juga menyampaikan, DPR RI menyarankan agar BPIH tahun 2019 tidak naik lebih dari Rp 1 juta. Maka, Kemenag bertanya kepada Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) terkait kemampuan mereka memberikan dana optimalisasi.

"Informasi dari BPKH untuk tahun 2019 akan memberi dana optimalisasi sebesar Rp 6 triliun sampai Rp 6,8 triliun, kalau dana optimalisasi sebesar itu maka (BPIH) akan naik sekitar 43 dolar AS," ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan agar penetapan BPIH tahun 1440 H/ 2019 M ditetapkan dengan dolar AS. Sementara, Panja BPIH mendorong penetapan dan pembayaran BPIH 2019 menggunakan rupiah.

Berita Terkait

Maman menyampaikan, penetapan BPIH dengan dolar AS sebagai resistensi atau antisipasi terhadap fluktuasi nilai tukar rupiah. Sebab, pelunasan BPIH yang dilakukan jamaah haji sesuai dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

"Menteri Agama ingin jangan terjadi seperti sebelumnya, saat pelaksanaan ternyata mata uang rupiah melemah terhadap dolar AS, sehingga harus membayar selisihnya dari save guarding," kata Maman.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EbSZYP
December 09, 2018 at 07:47PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EbSZYP
via IFTTT
Share:

Sunday, December 2, 2018

Aktivis Asal Palestina Ikut Orasi di Reuni 212

DR Taisir Hamdan sengaja datang menggalang dukungan pembebasan Alquds

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Salah satu aktivis asal Palestina, DR Taisir Hamdan Sulaiman ikut menyampaikan orasi di hadapan peserta aksi Reuni Akbar 212 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Ahad (2/12). Taisir mengaku sengaja datang ke Indonesia untuk menggalang dukungan pembebasan Alquds atau Masjid Al Aqsa dari penjajahan zionis Israel.

Taisir sadar jumlah umat Islam terbesar di Indonesia konsisten mendukung kemerdekaan Palestina. "Salam dari Alquds untuk saudara Muslim di Indonesia," kata Taisir.

Ia menyampaikan kedatangannya ke Indonesia bukan untuk mengajak masyarakat Muslim Indonesia ikut jihad berjuang ke Palestina. Menurut dia, rakyat Palestina hanya butuh dukungan dan doa.

"Saya dan kami semua adalah perwakilan kalian semua untuk Palestina," ujar Taisir. Ia yakin perjuangan kemerdekaan Palestina dan pembebasan Al Aqsa akan segera terwujud karena dukungan doa yang masif dari umat Muslim dunia termasuk dar Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rix5LA
December 02, 2018 at 07:47PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rix5LA
via IFTTT
Share:

Thursday, November 22, 2018

Indeks Kepuasan Haji 2018 Hanya Naik 0,38 Poin

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pusat Statistik (BPS) merilis indeks kepuasan haji Indonesia (IKJHI) 2018 hanya naik 0,38 poin dari tahun sebelumnya atau 84,85 persen menjadi 85,23 persen. “IKJHI secara umum 85,23 persen, mengalami kenaikan sebesar 0,38 poin dibandingkan indeks tahun lalu yang sebesar 84,85,” kata kepala BPS Suhariyanto dalam rilis IKJHI 2018, Kamis (22/11).

Dia menjelaskan, IKJHI diperoleh dari dua komponen pembentuk. Keduanya yakni tingkat kepuasan dan kepentingan atau harapan jamaah pada smeua jenis pelayanan selama di Saudi. Sejak survei dimulai pada 2010, Suhariyanto mengatakan angka IKJHI cenderung meningkat, walaupun fluktuatif.

IKJHI 2018 pada 2018 sebesar 85,23 persen dengan keterangan sangat memuaskan. Sementara tahun sebelumnya, 84,85 persen dengan keterangan memuaskan. Suhariyanto mengatakan capaian IKJHI 2018 adalah yang terbaik setelah sembilan tahun pelaksanaan survei.

Suhariyanto menjabarkan, pelayanan transportasi bus antarkota mencapai indeks tertinggi, jika dibandingkan pelayanan lainnya. Capaian indeks pelayanan bus antarkota tahun ini sebesar 88,25 persen atau naik 0,2 poin dibandingkan tahun sebelumnya.

Kemudian, indeks kepuasan terhadap pelayanan petugas menempati posisi kedua tertinggi, yakni sebesar 87,69 persen. Capaian itu menggeser pelayanan bus sholawat yang tahun ini berada diurutkan ketiga besar 87,65 persen.

Suhariyanto mengatakan, kualitas tenda di Arafah dan peningkatan fasilitas tenda di Mina mampu meningkatkan nilai indeks dari 75,55 pada tahun lalu menjadi 77,59 pada 2018. Kendati demikian, dibandingkan jenis pelayanan lainnya, pelayanan indeks di Armina merupakan pelayanan dengan indeks kepuasan terendah. Rendahnya nilai indeks kepuasan tenda Armina disebabkan oleh ketidaksesuaian kapasitas tenda dengan jumlah jamaah, minimnya kelengkapan fasilitas di tenda, dan keberfungsian fasilitas dan alat di tenda.

Berita Terkait

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Syaifuddin mensyukuri hasil survei BPS yang meningkat dari tahun sebelumnya. Dia mengatakan petugas haji memiliki pekerjaan di rumah orang yang mengatur sekitar 221 ribu orang. Menurut dia, keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji juga buah dari kebersamaan berbagai pemangku kepentingan. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FBhK2S
November 22, 2018 at 07:47PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FBhK2S
via IFTTT
Share: