Showing posts with label January 26. Show all posts
Showing posts with label January 26. Show all posts

Saturday, January 26, 2019

Pemkot Ambon Canangkan Gerakan "Seng Mau Merokok"

Gerakan "Seng mau merokok" bagian dari Gerakan Masyarakat Sehat.

REPUBLIKA.CO.ID, AMBON -- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku mencanangkan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) "Seng mau merokok" atau tidak merokok. Gerakan ini ditandai dengan mematikan puntung rokok serta penandatangan komitmen yang dilakukan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy dan akan ditindaklanjuti oleh para pejabat di lingkup Pemkot Ambon, Sabtu (26/1).

Wali Kota Richard mengatakan, pencanangan gerakan Ambon seng mau merokok merupakan kerja sama Pemkot Ambon dengan Organisasi Vital Strategies dan Mahasiswa Technology University of Sidney, Australia. Gerakan "Seng mau merokok" bukan hanya menjadi kebutuhan masyarakat Ambon, tetapi global terutama di negara maju, para perokok aktif menjadi warga negara kelas dua.

"Kenapa menjadi warga negara kelas dua karena orang sudah mulai terbiasa dengan gaya hidup sehat sehingga ruang orang yang merokok sempit terutama pada fasilitas umum, seperti di bandara, mal, restoran, dan kafe sudah disiapkan ruangan bagi perokok," katanya.

Ia menjelaskan, gerakan "Seng mau merokok" terkait perilaku masyarakat, jika dilakukan sosialisasi tetapi belum ada kesadaran untuk memulai hidup sehat maka akan terkendala. "Kita tidak akan berhenti untuk terus menyosialisasikan hal ini, memamg butuh waktu lama tetapi jika kita serius maka dipastikan akan ada perubahan," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan kota Ambon, Wendy Pelupessy menyatakan, Germas merupakan gerakan nasional yang diprakarsai oleh Presiden RI yang mengedepankan upaya promotif dan preventif, tanpa mengesampingkan upaya kuratif-rehabilitatif dengan melibatkan seluruh komponen bangsa dalam memasyarakatkan paradigma sehat. Menyukseskan Germas, bukan hanya tugas kesehatan saja tetapi seluruh pihak dalam mempraktikkan pola hidup sehat, melalui pencanangan germas seng mau merokok.

Germas dapat dilakukan dengan cara, melakukan aktivitas fisik, mengonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan, dan menggunakan jamban. Mendukung gerakan ini, pihaknya menyiapkan stan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memeriksakan kesehatan yakni pemeriksaan IVA tes guna mencegah kanker leher rahim, dan pemeriksaan sadanis untuk cegah kanker payudara.

Selain itu juga dilakukan pemerikasaan gula darah, kolesterol, asam urat, lingkar perut dan tinggi badan, tes golongan darah. "Puskesmas Rijali juga tampilkan pengobatan tradisional komplementer berupa pemanfaatan ba­han tanaman obat (jamu), serta pengobatan akupresur," tandas Wendy.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FQX8TI
January 26, 2019 at 11:19PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FQX8TI
via IFTTT
Share:

Pendiri Sinar Mas Group Eka Tjipta Widjaja Wafat

Eka Tjipta meninggal pada usia 97 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Konglomerat yang termasuk jajaran orang terkaya di Indonesia dan pendiri Sinar Mas Group, Eka Tjipta Widjaja, meninggal dunia pada Sabtu sekitar pukul 19.43 WIB, dalam usia 97 tahun.

"Jenazah disemayamkan di Rumah Duka Gatot Subroto Jakarta," kata Managing Director Sinar Mas Group Gandhi Sulistyanto dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Sabtu (26/1) malam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CHBUmU
January 26, 2019 at 11:14PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CHBUmU
via IFTTT
Share:

Hasto Bercerita Pemikiran Islam Bung Karno di Pesantren

Bung Karno sebagai tokoh nasionalis yang juga dekat dengan tokoh-tokoh Islam.

REPUBLIKA.CO.ID, PROBOLINGGO -- Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan bercerita soal Bung Karno dan pemikirannya tentang Islam. Hasto melakukan itu di hadapan para santri dan santriwati di Pondok Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani, di Kraksaan, Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (26/1) malam.

"Kami membawa buku berjudul Bung Karno dan Pemikiran Islam untuk perpustakaan di Pondok pesantren," kata Hasto Kristiyanto saat menyampaikan sambutannya di hadapan pengasuh pondok serta para santri dan santriwati.

Hasto Kristiyanto yang didampingi Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat mengunjungi Probolinggo dalam rangkaian Safari Kebangsaan VI ke Jawa Timur pada 25-28 Januari. Hasto dan rombongan disambut para santri di depan tempat pertemuan, yang berebut menyalami dan mencium tangan Hasto, Djarot, maupun Habib Sholeh.

Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Syek Abdul Qodir Al Jailani, KH Hafid Amiruddin bersama santri dan santriwati menunggu di tempat pertemuan. Hasto bercerita, dalam buku Bung Karno dan Pemikiran Islam dijelaskan, bagaimana gagasan dan pemikiran Bung Karno soal Islam. "Bung Karno sebagai tokoh nasionalis yang dekat dengan tokoh-tokoh Islam. Semangat tersebut yang menyatukan nasionalis dan Islam, serta Islam dan nasionalis," katanya.

Menurut Hasto, semangat nasionalisme Islam dan Islam nasionalisme tidak bisa dipisahkan. "Semuanya bersatu membawa kebaikan. Semangat itu pula yang kami bawa. Kami mohon bimbingan kiai," kata Hasto.

Hasto juga menyatakan, Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan salam untuk para santri dan santriwati. Sementara itu, Djarot Saiful Hidayat saat menyampaikan sambutan, melakukan dialog dengan para santri dan santriwati agar terus belajar keras sehingga meraih sukses di masa depan.

Djarot juga mendorong para santri dan santriwati untuk berani tampil sebagai pemimpin daerah maupun pemimpin nasional. "Santri harus bisa menjadi profesi apa aja, dan ilmunya bermanfaat bagi banyak orang," katanya.

Djarot juga mengingatkan para santri dan santriwati untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya serta menghormati orang tua dan guru. "Para santri juga harus menghargai dan berbuat baik dengan sesama teman," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G0Dl3f
January 26, 2019 at 11:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G0Dl3f
via IFTTT
Share:

Emery Jabarkan Alasan di Balik Kekalahan Arsenal dari MU

London Merah tak mampu menahan serangan balik Iblis Merah dengan baik.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Arsenal tak berdaya menghadapi Manchester United (MU) pada babak keempat Piala FA. Menjamu MU di Stadion Emirates, Sabtu (26/1) dini hari WIB, the Gunners takluk 1-3.

Pelatih tuan rumah, Unai Emery mengetahui penyebab utama kekalahan timnya. Menurut Emery, pasukan London Merah tak mampu menahan serangan balik Iblis Merah dengan baik.

"Mereka memiliki pemain bagus untuk melakukan transisi. Mereka memberi kami masalah dengan itu," kata eks juru taktik Paris Saint-Germain dan Sevilla, dikutip dari Four Four Two, Sabtu (26/1).

Emery menerangkan, pada babak kedua, tak ada pilihan lain bagi timnya. Ia menginstruksikan anak asuhnya untuk lebih menyerang.

Taktik demikian meninggalkan celah di lini belakang the Gunners. Beberapa kali, para penggawa United membuat kiper Petr Cech jatuh bangun.

Hingga akhirnya gol ketiga bagi tim tamu datang juga. Situsi demikian mematahkan semangat Cech dan rekan-rekan. "Saya pikir kami memiliki keseimbangan yang baik di banyak momen, tetapi mereka memiliki pemain besar dengan kualitas hebat yang dapat membuat perbedaan," ujar Emery.

Setelah tersingkir dari Piala FA, Arsenal fokus ke dua kompetisi tersisa. Skuat London Merah menargetkan finis di empat besar Liga Primer Inggris dan menjuarai Liga Europa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S8Ef4a
January 26, 2019 at 11:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S8Ef4a
via IFTTT
Share:

Repnas: Dunia Usaha Maju dengan Kepemimpinan Jokowi-Maruf

Repnas siap mendukung program percepatan tumbuhnya wirausahawan muda

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN -- Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) Kalimantan Selatan mendeklarasikan dukungan untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-KH. Ma'ruf Amin di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (26/1). 

Deklarasi ini dihadiri langsung oleh Kiai Ma'ruf dan juga Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin Erick Thohir. Hadir juga Ketua Dewan Pembina Repnas Bahlil Lahadalia, Sekretaris Nasional Repnas Yuke Yurike, putri Kiai Ma'ruf Siti Mamduhah, dan seribuan relawan pengusaha muda nasional.

Yuke Yurike mengatakan, Jokowi-Ma'ruf merupakan pasangan yang tepat untuk membangun perekonomian Indonesia. Karena itu, menurut dia, pengusaha muda yakin dunia usaha akan semakin baik di bawah kepemimpinan ulama dan umara tersebut. 

Menurut dia, selama empat tahun ini Jokowi sudah meletakan pondasi pembangunan untuk meningkatkan perekonomian Indonesia, melalui infrastruktur dari Sabang sampai Merauke. Sementara, Kiai Ma'ruf memiliki gagasan yang besar terkait dengan arus baru ekonomi Indonesia

"Sehingga Repnas meyakini lima tahun mendatang, dunia usaha semakin baik ketika Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf terpilih di periode kedua," ujar Yuke dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (26/1).

Yuke mengatakan, pihaknya siap mendukung satu di antara program ekonomi Jokowi-Ma'ruf jika terpilih pada periode 2019-2024, yakni mempercepat tumbuhnya wirausahawan muda dengan penyediaan fasilitas pendidikan dan pelatihan kewirausahaan yang melibatkan komunitas pendidikan dan sektor ekonomi kreatif. 

"Jika Jokowi-Ma'ruf terpilih, maka perekonomian Indonesia akan lepas landas menuju Indonesia maju," ucap Yuke.

Yuke menambahkan, Repnas sejauh ini telah gencar melakukan sejumlah program untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf, sekaligus untuk menyerap aspirasi dari dunia usaha di seluruh Indonesia. Di antanya, dengan melakukan diskusi dengan para pelaku usaha se-Nusantara.

"Repnas mengerahkan bus jelajah nusantara yang sekarang tur keliling nusantara untuk langsung bertemu pelaku-pelaku usaha, menyerap aspirasi mereka, dari masyarakat Aceh sampai Papua," kata Caleg DPRD DKI Jakarta Dapil Jakarta Selatan tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HzfM44
January 26, 2019 at 10:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HzfM44
via IFTTT
Share:

Nasaruddin Umar Dirikan NUO untuk Setop Potensi Radikalisme

Survei 2017, potensi radikalisme di Indonesia mencapai 55,12 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar berupaya untuk menyetop berkembangnya potensi radikalisme di Indonesia. Salah satu upayanya dilakukan melalui pendirian Nasaruddin Umar Office (NUO) yang bergerak menyetop potensi radikalisme.

"Temuan kami di 2011, ada kekhawatiran tingkat pertumbuhan hardliners semakin bertambah. Dan kami tahu provinsi mana saja, meskipun rasanya mengherankan, tapi ya itu hasilnya," kata Nasaruddin, Sabtu (26/1).

Dari survei 2017, ia menemukan potensi radikalisme di Indonesia mencapai 55,12 persen. Dia menyebut harus ada upaya untuk mencoba mengerem pertumbuhan ini. "Karena dari tahun ke tahun kurvanya meningkat," ujar dia.

Nasaruddin menyebut Gorontalo, Bengkulu, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Utara masuk kategori memprihatinkan. Sedangkan Sulawesi Tengah berada di urutan bawah. Sehingga diperkirakan justru pendatang yang membawa bibit radikalisme sedangkan penduduk aslinya toleran. "NUO ingin memberikan pemikiran untuk bangsa ini, sekecil apapun diharapkan bisa menghadirkan sebuah ketenangan, kesejukan dan kedamaian untuk segenap warga negara," ujar dia.

NUO mewadahi lembaga-lembaga yang bertujuan menciptakan masyarakat sipil yang damai, toleran dan berkeadaban. Beberapa di antaranya The Nusa Institute, Balqis Foundation dan Pondok Pesantren Al-Ikhlas.

Survei 2018, dia justru menemukan kearifan lokal menjadi daya perekat sekaligus kontrol dan modal menangkal radikalisme. Dia mengatakan, banyak hal bisa menangkal tapi justru kearifan lokal sangat penting.

Namun masalahnya, pengetahuan tentang kearifan lokal ini dalam fase kritis. "Anak-anak milenial, karena mungkin sangat plural, sudah tidak paham," ujar dia.

Menurut dia, ini menjadi tantangan, bagaimana kearifan lokal dapat diangkat lagi ke permukaan. Memang ada kurikulum konten lokal, tapi itu dinilainya sangat sedikit. "Kami sarankan ini diperkuat," ujar Nasaruddin yang juga merupakan Direktur NUO.

Selain itu, ada pembinaan khatib dan imam masjid profesional, mengingat kekosongannya dapat menjadi celah bagi masuknya radikalisme ke masjid-masjid. Fokus selanjutnya adalah memberdayakan situs Islam moderat untuk menangkal situs-situs Islam radikal. Mengingat 80 persen situs ternyata dikuasai oleh kelompok radikal.

Terakhir, NUO juga memiliki program yang akan menjaring kalangan menengah atas untuk turut dalam kajian-kajian mereka. Banyak dari mereka merupakan pemilik perusahaan yang membawahi banyak karyawan. "Maka dampaknya akan terasa, karena akan ditularkan kepada pekerjanya tersebut," kata Nasaruddin.

Menurut dia, sebuah program dengan metode pembelajaran yang dipercaya  dapat diterima oleh kalangan ini.  "Mereka ingin belajar agama tapi tidak mau digurui, karenanya harus dialogis," ujarnya.

Sejumlah pejabat turut hadir pada peresmian NUO, di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin, Dirjen Bimas Islam Kemenag Muhammadiyah Amin, perwakilan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristedikti), serta tokoh lintas agama.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S6eYaS
January 26, 2019 at 10:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S6eYaS
via IFTTT
Share:

Penampilan Gamelan Pukau 500 Warga Amerika Serikat

Sebagian para pemain adalah warga AS yang mengagumi Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penampilan unik dan baru Gamelan Jawa, Gamelan Bali, dan orkestra lengkap berhasil memukau lebih dari 500 warga Amerika Serikat. Penampilan ini berkat kolaborasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Washington D.C. dengan Post Classical Ensemble dan Washington National Cathedral. 

Pagelaran yang berlangsung selama tiga jam tersebut dilaksanakan sebagai salah satu kegiatan perayaan ulang tahun ke-70 hubungan diplomatik Indonesia dan Amerika Serikat yang jatuh pada 2019. Mega konser tersebut dibuka dengan langgam Lir-ilir dan Sesonderan yang diiringi Gamelan Jawa sekaligus untuk menyambut para penonton memasuki gedung katedral. Setelah itu, rangkaian atraksi tarian tradisional Indonesia, yakni Tari Merak yang diiringi Gamelan Jawa, Tari Margapati dan Tari Topeng Tua dari Bali dipertunjukkan secara apik untuk memesona para hadirin.

Yang menarik, sebagian para pemain Gamelan Jawa dan Bali adalah warga negara Amerika Serikat yang memang sangat mengagumi budaya Indonesia. Mereka secara rutin berlatih setiap pekan di KBRI Washington D.C. dengan dipimpin oleh pelatih Gamelan Jawa bernama Muryanto dan pelatih Gamelan Bali I Nyoman Suadin.

Penampilan piano dan orchestra karya Lou Harrison serta rangkaian konser piano melengkapi rangkaian acara hiburan untuk memperingati 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Amerika Serikat.  

Mega konser tersebut bertujuan untuk menunjukkan besarnya pengaruh gamelan terhadap music klasik Barat. 

"Kita semua di sini untuk menyaksikan hubungan yang unik dan erat antara gamelan dan music klasik Barat," ucap Wakil Duta Besar RI untuk Amerika Serikat , Iwan Freddy Hari Susanto.

Wakil Dubes RI mengatakan bahwa pagelaran kolaborasi itu merupakan satu bukti pengaruh gamelan Indonesia yang sudah sangat lama menjadi inspirasi bagi para composer ternama Eropa dan Amerika. 

Hal serupa juga ditegaskan oleh Joseph Horrowitz, Direktur Eksekutif Post Classical Ensemble, yang menyatakan bahwa tidak ada jenis musik non-Barat lain yang pengaruhnya begitu besar terhadap tradisi Barat, selain gamelan.

Nama-nama besar seperti Claude Debussy, Lou Harrison, dan Colin McPhee merupakan contoh composer dari negara Barat yang mahakaryanya sangat terinspirasi oleh karakter gamelan yang indah dan karakter suaranya sangat berbeda dari aliran musik Barat. 

Dalam konteks tersebut, mega konseri itu sekaligus memberi pengakuan terhadap kontribusi gamelan sebagai elemen pemersatu yang dapat menjembatani rasa saling pengertian antarbangsa.

Pagelaran kolaborasi music tersebut juga bertujuan untuk menunjukkan kedekatan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat selama ini.

Selain publik yang terdiri dari para penikmat musik dan pemerhati budaya di AS, pementasan gamelan itu juga dihadiri oleh para duta besar dan diplomat senior negara-negara anggota ASEAN dan negara-negara lainnya, para pimpinan perusahaan, dan mitra-mitra kerja KBRI di Washington, D.C.

Di akhir acara, kopi dan teh spesial bersama keripik Indonesia turut dihidangkan untuk menghangatkan pagelaran musik tersebut. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hz5W2b
January 26, 2019 at 10:40PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hz5W2b
via IFTTT
Share:

Prancis Siap Akui Guaido Sebagai Presiden Venezuela

Prancis meminta diadakannya pemilu di Venezuela pekan mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Sabtu (26/1) mengatakan, dia siap mengakui Juan Guaido sebagai Presiden Venezuela. Syaratnya, bila pemilihan umum Venezuela tidak dilaksanakan pada pekan mendatang.

"Jika tidak ada pengumuman penyelenggaraan pemilu dalam delapan hari, kami akan siap mengakui Juan Guaido sebagai 'penanggung jawab presiden' Venezuela untuk memicu proses politik," Macron menulis dalam cicitan Twitter.

Sementara itu Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez juga mengumumkan sikap yang sama pada Sabtu. Yaitu, memberi waktu delapan hari kepada Nicolas Maduro untuk menyelenggarakan pemilu di negara Amerika Selatan tersebut atau Spanyol akan mengakui Juan Guaido sebagai presiden sementara yang akan mengadakan pemilu.

"Pemerintah Spanyol memberi Nicolas Maduro waktu delapan hari untuk mengadakan pemilu yang terbuka dan demokratis. Bila hal itu tidak dilakukan, Spanyol akan mengakui Juan Guaido sebagai presiden sementara yang akan menyelenggarakan pemilu," kata Sanchez.

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa akan mengadakan pertemuan pada Sabtu atas permintaan Amerika Serikat. Langkah itu setelah Washington dan sejumlah negara di kawasan itu mengakui pemimpin oposisi Guaido sebagai kepala negara dan mendesak Presiden Nicolas Maduro untuk mengundurkan diri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S7nwhH
January 26, 2019 at 10:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S7nwhH
via IFTTT
Share:

Kearifan Lokal Dapat Cegah Radikalisme

Ironisnya, perkembangan kearifan lokal di Indonesia semakin kritis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof KH Nasaruddin Umar mengatakan kearifan lokal dapat menjadi cara ampuh menangkal radikalisme. Karenanya, masyarakat Indonesia perlu memperkuat kearifan lokal tersebut.

Menurut hasil penelitian The Nusa Institute tahun 2011, Nasaruddin mengatakan, gerakan kelompok garis keras terus meningkat. Situasi ini jelas mengkhawatirkan bagi perdamain bangsa.

Pada hasil penelitian antara The Nusa Institute dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) 2017, potensi radikalisme berada di angka 55,12 persen. Angka tersebut menunjukkan potensi radikalisme di atas rata-rata. "Ini harus ada upaya dari pemerintah dan ormas untuk mengerem," ujarnya pada acara launching Nasaruddin Umar Office (NUO), di Cilandak Jakarta Selatan, Sabtu (26/1).

Nasaruddin menyebutkan beberapa wilayah di Indonesia yang mempunyai potensi besar terpapar radikalisme yaitu Gorontalo, Bengkulu, Kalimantan Utara dan Sulawesi Selatan. Mengenai potensi tersebut, berdasarkan hasil penelitian tahun 2018, kearifan lokal menjadi alat kontrol moral dalam meredam radikalisme. "Jadi kalau orang kembali ke kearifan lokal, itu lebih bagus," katanya.

Namun ironisnya, perkembangan kearifan lokal di Indonesia semakin kritis. Generasi 20 tahun ke bawah kini mulai tidak memahami tentang kearifan lokal.

Oleh karena itu, ini menjadi tantangan bersama agar kearifan lokal tetap lestari. Nasaruddin mengajak semua pihak agar mengangkat kembali kearifan lokal di masing-masing daerah. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ThOh04
January 26, 2019 at 10:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ThOh04
via IFTTT
Share:

Film Surau dan Silek Pukau Penonton di Bulgaria

Surau dan Silek mencoba membingkai nilai Islam pada kehidupan anak-anak

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Film "Surau dan Silek" (2017), sukses memikat penonton Bulgaria di Menar Film Festival, yang merupakan festival terbesar di kawasan Balkan yang menampilkan film - film dengan budaya Islami yang ditayangkan di Cinema House Sofia, Jumat (25/1).

Film produksi Mahakarya Pictures ini bercerita tentang Adil, anak yatim berusia 11 tahun yang ingin menjadi anak soleh agar ayahnya yang telah meninggal masuk surga. Adil bersama dua sahabatnya juga berjuang berlatih bersama untuk memenangkan turnamen Silat di desanya.

Sutradara dan penulis film, Arief Malinmudo menyampaikan rasa bahagianya akan keikutsertaan filmnya dalam festival dan berharap bahwa warga Bulgaria dan Eropa Timur dapat meresapi khasanah kebudayaan Indonesia melalui jendela film. Sesuai dengan tema festival, "Surau dan Silek" mencoba membingkai nilai-nilai Islam yang diterapkan sederhana pada kehidupan anak-anak yang terwujud lewat akhlak.

Dubes RI Sofia, Sri Astari Rasjid mengatakan sangat senang melihat antusiasme penonton yang menonton film "Surau dan Silek" sampai selesai. Berbagai kalangan Duta besar negara-negara  sahabat, akademisi, pelajar, budayawan, artis, dan publik Bulgaria terkesan dengan tema cerita yang inspiratif bagi segala umur, pengajaran agama dan budaya mengenai nilai-nilai kemanusiaan yang hakiki dan nilai kebaikan versus kejahatan.

Menurut dia, para penonton menyukai cerita yang begitu sederhana tapi menyentuh perasaan dan hati nurani.

Acara malam promosi indonesia di Menar Film Festival ini sukses juga berkat Pusbang Film Kemendikbud yang mendukung promosi film Indonesia di mancanegara. Pada acara ini juga siswa-siswi kelas bahasa indonesia yang belajar di Universitas Sofia dan KBRI unjuk kebolehan berbahasa melalui tampilan lagu goyang dumang dan meraih bintang sebelum film ditayangkan.

Film merupakan salah satu alat yang efektif dalam mempromosikan Indonesia. Melalui film Surau dan Silek, para penonton juga dibuai kehindahan panorama Bukitinggi yang diharapkan dapat meningkatkan ketertarikan publik setempat ke Indonesia beyond Bali. Sebelum acara dimulai penonton juga disuguhkan makanan nusantara, kopi Sumatera dan foto-foto pemandangan Indonesia.

Secara kesuluruhan kegiatan tersebut ditujukan untuk mengenalkan budaya dan keindahan Indonesia kepada publik setempat dan diharapkan akan semakin meningkatkan keramahtamahan Indonesia di Bulgaria dan jumlah turis yang akan datang ke Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RhHu4M
January 26, 2019 at 10:21PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RhHu4M
via IFTTT
Share:

Arema FC Tekuk Persita 4-1 di 32 Besar Piala Indonesia

Milo optimistis anak asuhnya akan bermain lebih bagus pada leg kedua.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Arema FC mencukur Persita Tangerang dengan skor telak 4-1 pada leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (26/1) petang. Empat gol Arema ke gawang Persita yang dikawal Yogi Triyana dicetak Robert Lima pada menit ke-6, Dedik Setiawan menit 11, Hamka Hamzah menit 17, dan Robert Lima pada menit 78.

Sementara, satu-satunya gol balasan Persita yang gagal diamankan penjaga gawang Arema dilesakkan oleh Chandra pada menit ke-59. Bermain di kandang yang didukung langsung oleh Aremania, suporter Arema, tim berjuluk Singo Edan itu selalu tampil menekan.

Atas hasil positif tersebut, pelatih Arema Milomir Seslija mengaku senang dengan permainan anak asuhnya. "Saya senang permainan anak-anak hari ini, mereka bermain bagus," ujar Milo.

Milo mengaku optimistis anak asuhnya akan bermain lebih bagus pada leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia. Laga leg kedua akan dihelat di Tangerang pada 30 Januari nanti.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WlaUmp
January 26, 2019 at 10:21PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WlaUmp
via IFTTT
Share:

Ustaz Abdul Somad Ajak Jamaah di GBLA untuk Hijrah

UAS mengajak untuk meninggalkan riba.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Ustaz Abdul Somad (UAS) memberikan ceramah di hadapan puluhan ribu jamaah pada acara tablig akbar yang diselenggarakan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (26/1) malam. Dalam tausiahnya, sosok ustaz populer ini menyinggung tentang upaya membangkitkan ekonomi umat serta mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk bertobat (hijrah).

"Malam ini momen kita berkumpul, ssmua datang mencari rida Allah Swt," ujarnya di hadapan puluhan ribu jemaah di GBLA, Kota Bandung, Sabtu (26/1). Dia mengajak agar seluruh jamaah yang hadir untuk memakai produk-produk asli dalam negeri. "Ekonomi umat harus bangkit. Siap, bangkitkan ekonomi umat?" ujarnya kepada seluruh masyarakat. "Siap," jawab para jamaah.

Menurutnya, upaya membangkitkan ekonomi umat dilakukan agar seluruh umat berdaya. Ia pun pada ceramahnya mengajak seluruh masyarakat untuk bertobat kepada Allah Swt termasuk meninggalkan riba. "Yang selama ini pakai narkoba, minuman keras dan lainnya. Apapun yang kau pakai, merusak hatimu, otakmu maka berhenti, taubat kepada kepada Allah Swt," katanya.

Dia pun mengajak bagi mereka yang sudah bertobat maka yang harus dilakukan adalah menggenggam dunia (di bidang ekonomi, politik dan lainnya). "Sudah tobat, sudah meninggalkan maksiat, dunia harus digenggam oleh orang orang yang tobat," katanya.

UAS pun mengajak seluruh warga untuk hijrah dari kemiskinan dan korupsi. Selain itu, ia meminta agar mereka masyarakat yang sudah berhijrah agar tidak saling sikut-sikutan. "Bandung titik awal kebangkitan Islam," katanya.

Dia pun menyinggung tentang orang yang paling mulia adalah orang yang ikhlas kepada Allah Swt. "Malam ini, (orang) yang berkumpul semuanya ikhlas," ungkapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DCmWR7
January 26, 2019 at 10:16PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DCmWR7
via IFTTT
Share:

Permintaan Prabowo Pascadukungan Alumni 115 Perguruan Tinggi

Prabowo menilai dukungan alumni 115 perguruan tinggi dukungan yang besar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo Subianto meminta para pendukungnya dan relawan turun dan mengamankan surat suara di tempat pemungutan suara (TPS) hingga tingkat rukun tetangga (RT). Permintaannya ini diutarakan menjelang Pemilu pada 17 April 2019 atau 85 hari lagi.

Prabowo menyambut baik 115 perguruan tinggi yang tergabung dalam Alumni Perguruan Tinggi seluruh Indonesia mendukung dirinya. Dukungan ini, diakuinya menjadi gerakan yang sangat besar.

"(Pilpres) kurang 85 hari lagi, kuncinya kalau (ingin) menang di semua TPS maka jalannya turun ke RT/RW. Anda bisa mengambil alih moral dan tanggung jawab, yaitu bisa mengawasi sekitar 4.400 TPS," katanya saat deklarasi nasional  Alumni Perguruan Tinggi seluruh Indonesia dukung Prabowo-Sandi, di Gedung Padepokan Pencak Silat, di Jakarta Timur, Sabtu (26/1).

Di tempat yang sama, Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Chusnul Mariyah meminta semua pendukung Prabowo mengawal pemilu bersih dan jujur. Salah satu caranya yaitu kawal surat suara rakyat supaya aman sampai di pusat.

Selain itu, ia meminta pendukung dan rwlawan Peabowo mengawasi gerak gerik partai politik dan pejawat yaitu capres Joko Widodo. "Karena ia (pejawat) yang menguasai birokrasi, aparatur negara, hingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Karena itu, petahana/pejawat harus diawasi," ujarnya.

Selain itu, Chusnul menambahkan, untuk bisa melaksanakan pemilu yang bebas dan jujur diperlukan penyelenggara pemilu yaitu KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), DKPP yang adil. Chusnul juga mengingatkan, aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan kepolisian (Polri) supaya mengambil sikap netral.

"Jadi bapak-bapak polisi, tentara, hingga Badan Intelejen Negara (BIN) jangan ikut-ikutan untuk memenangkan petahana/pejawat. Tugasnya adalah melayani rakyat dan tunduk patuh pada negara," kata Chusnul.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UgTyFj
January 26, 2019 at 10:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UgTyFj
via IFTTT
Share:

Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu, PDIP Siap Pasang Badan

Jokowi dilaporkan setelah dianggap menghina Prabowo saat debat pertama Pilpres 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, PROBOLINGGO -- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) amgkat bicara soal pelaporan Joko Widodo (Jokowi) oleh kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ke Bawaslu. Calon presiden (capres) pejawat itu dilaporkan setelah dianggap menghina Prabowo ketika debat sesi pertama Pilpres 2019.

"Kami siap menjadi pembela Pak Jokowi. Barisan-barisan PDIP siap membela Pak Jokowi," kata Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto di sela-sela safari kebangsaan keenam di Probolinggo, Sabtu (26/1).

Hasto menilai aneh pelaporan yang ditujukan kepada Jokowi ke Bawaslu itu. Dia mengatakan, sebab yang disampaikan oleh capres di dalam debat adalah soal komitmen soal pemberantasan korupsi.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) itu melanjutkan, saat itu Jokowi mempertanyakan pelaksanaan komitmen pemberantasan korupsi oleh Prabowo yang juga Ketua Umum Gerindra. Hasto mengatakan, pertanyaan Jokowi itu tentu ada alasannya.

Sebab, dia mengatakan, semua partai politik memang meneken pakta integritas dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) soal tak mengajukan caleg mantan napi korupsi. Dia menambahkan, bahkan yang menyetujuinya adalah ketua umum dan sekretaris jendral masing-masing partai politik.

"Kalau di PDIP itu kan clear. Maka Pak Jokowi menanyakan itu ke Prabowo. Tak ada tujuannya untuk merendahkan. Itu fakta atau bukan? Itu yang kita lihat," kata Hasto.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DCmUbX
January 26, 2019 at 10:09PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DCmUbX
via IFTTT
Share:

Sembuh dari Cedera, Bale dan Asensio Berlatih Penuh

Kini Real Madrid menghadapi jadwal padat.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Kabar positif untuk penggemar Real Madrid. Para penggawa Los Blancos mulai pulih dari cedera.

Teranyar, ada dua nama sudah berlatih dengan skuat lainnya. Dua penggawa itu adalah Gareth Bale dan Marco Asensio.

"Ini situasi menyenangkan bagi pelatih Santiago Solari karena dia punya banyak pilihan di lini serang," demikian laporan yang dikutip dari Marca, Sabtu (26/1).

Madrid sempat dilanda badai cedera. Beruntung, tim tersebut masik aktif di tiga kompetisi.

Kini El Real menghadapi jadwal padat. Tentu saja, Solari butuh semua pemainnya dalam keadaan fit.

Terutama untuk persaingan di La Liga Spanyol dan babak 16 besar Liga Champions. Kehadiran Asensio dan Bale membuat lini serang Si Putih makin kompetitif.

Belakangan, kerja sama Karim Benzema dan Vinicius jr kian padu. Teranyar, kombinasi keduanya berandil besar dalam kemenangan 4-2  Madrid atas Girona pada leg pertama perampat final Copa del Rey.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2sP9KSC
January 26, 2019 at 10:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2sP9KSC
via IFTTT
Share:

Gebu Minang Belum Tentukan Dukungan di Pilpres 2019

Gebu Minang tengah menggelar rakernas di Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Gerakan Ekonomi dan Budaya Minang (Gebu Minang) Oesman Sapta Oedang (OSO) menegaskan, organisasinya belum menentukan sikap politik di Pemilu Presiden 2019. Menurut OSO, Gebu Minang masih fokus membangun ekonomi kerakyatan.

"Kami belum membicarakan soal dukungan di Pemilu 2019, karena masih fokus pada internal," kata Oesman dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (26/1).

Hal itu dikatakannya usai membuka rapat kerja nasional (rakernas) dan peringatan hari ulang tahun ke-29 organisasi tersebut, di Jakarta. OSO mengatakan, Gebu Minang merupakan gerakan ekonomi kerakyatan sehingga tanpa ikut politik, organisasinya ikut andil dalam pembangunan negeri.

Oesman mengakui, bahwa organisasinya diharapkan ikut andil dan ambil bagian dalam pemilu serta Pilpres 2019 namun organisasinya belum mengarah ke kancah politik, maupun dukungan ke capres dan cawapres. "Meski berbeda-beda pilihan, kami tetap satu tujuan untuk membangun Minang," ujarnya.

Ia mengatakan, organisasinya menyelenggarakan rakernas pada Sabtu-Ahad (26-27 Januari) yang dihadiri pengurus Gebu Minang dari daerah se-Indonesia untuk menentukan arah politik di Pemilu 2019. Menurut dia, hasil rapat itu akan dititipkan ke warga Minangkabau untuk diteruskan ke segala penjuru negeri.

"Semua akan kita titipkan. Kita boleh berbeda-beda tapi satu tujuan satu kepentingan dan satu pembangunan untuk Minang," katanya.

Selain itu, Oesman juga mengajak warga Minang khususnya yang berada di organisasi Gebu Minang agar tetap kompak di manapun tinggalnya. Untuk itu dia berpesan agar masyarakat Minang di manapun berada tetap harus menjaga budaya dan adat istiadat sehingga menjadi masyarakat yang disegani dan turut serta membantu pembangunan negeri ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MxFqF2
January 26, 2019 at 09:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MxFqF2
via IFTTT
Share:

Harga Turun, Peternak Ayam di Bengkulu Terancam Merugi

Kerugian hanya dirasakan peternak perorangan bukan yang dibawah perusahaan

REPUBLIKA.CO.ID, REJANG LEBONG -- Para peternak ayam potong di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, saat ini terancam merugi. Hal ini menyusul turunnya harga jual ayam dan sebaliknya harga pakan ternak malah mengalami kenaikan.

"Untuk ayam hidup di kandangnya dijual Rp 16.500 per kg, sedangkan di pasaran setelah dipotong dan dijual oleh pedagang berkisar Rp 28 ribu sampai Rp30 ribu per kg. Ayam hidup ini jika sudah dipotong akan menyusut 30 persen, namun pedagang masih bisa mendapatkan keuntungan hingga Rp 7.000 per kg," kata Fauzy, Direktur CV Memey Tun Ite (MTI) salah satu distributor ayam potong di Rejang Lebong, Sabtu (26/1).

Turunnya harga jual ayam potong ini karena stok ayam sedang melimpah baik yang dihasilkan peternak setempat maupun dari luar daerah. Akibatnya usaha peternakan yang dikelola perseorangan atau mandiri yang memelihara ayam antara 1.000-2.000 ekor akan mengalami kerugian.

Pendapatan peternak mandiri sudah tidak sesuai dengan modal usaha terutama untuk pembelian pakan yang mengalami kenaikan dari Rp 7.000 menjadi Rp 7.500 hingg Rp 8.000 per kg, serta harga pembelian anakan ayam broiler (DOC) mencapai Rp 7.800 per ekor.

Berdasarkan perhitungan dirinya kalangan peternak mandiri di daerah itu untuk satu ekor ayamnya bisa mengeluarkan modal hinggan Rp 34.050. Hal ini dihitung dari per ekor ayam sampai berumur siap jual bisa menghabiskan pakan hingga 3,5 kg, sedangkan harga pakannya Rp 7.500 dan kemudian pembelian DOC Rp 7.800 per ekor sehingga total per ekor mencapai Rp 34.050.

"Kalau masih Rp 19 ribu per kg mereka masih bisa mendapat keuntungan. Tetapi jika harga seperti sekarang ini sudah jelas rugi, karena satu ekor ayamnya paling tinggi beratnya 2 kg, yang jika dijual Rp 16.500 per kg baru dapat Rp 33 ribu," urainya.

Hal berbeda untuk peternak yang bergabung dengan perusahaan peternakan dengan jumlah ayam di dalam kandang lebih dari 4.000 ekor. Penurunan harga ayam potong dan kenaikan harga pakan tidak akan begitu terasa, karena harga beli pakannya biasanya sesuai harga kontrak awal sehingga mereka masih bisa mendapatkan keuntungan walau sedikit.

Sementara itu, dari data yang dimilikinya jika harga ayam potong di daerah itu saat ini mengalami penurunan harga jual ayam merah atau ayam petelur tidak produktif lagi mereka jual Rp 29 ribu per ekor.

Seterusnya mereka juga menjual ayam peren atau ayam afkir yang berasal dari indukan ayam broiler tidak produktif lagi dan juga sering mereka sebut ayam doraemon dan biasanya memiliki berat perekornya lebih dari 3,5 kg, untuk jenis ayam jenis mereka jual Rp 22.000 per kg.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2sOvWfx
January 26, 2019 at 09:52PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2sOvWfx
via IFTTT
Share:

Pemkot Klaim Warga Bekasi Puas Terhadap Layanan Publik

Keberadaan MPP sangat memudahkan masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono mengklaim,  83 persen dari total warga Kota Bekasi sebanyak 2,7 juta puas akan pelayanan publik yang disediakan pemerintah daerah.

"Sekitar 83 persen masyarakat Kota Bekasi sangat puas akan layanan pemerintahan dan layanan di Polres Bekasi Kota," kata Tri dalam pernyataan resmi diterima Republika.co.id, Sabtu (26/1).

Hal tersebut diungkapkan Tri dalam deklarasi Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Kepolisian Resor Bekasi Kota pagi hari ini. Ia menjelaskan, sejauh ini Pemkot Bekasi sudah memiliki dua Mal Pelayanan Publik (MPP) yang letaknya menyatu dengan pusat perbelanjaan.

Mantan Kepala Dinas PUPR Kota Bekasi itu juga mengklaim bahwa keberadaan MPP sangat memudahkan masyarakat yang ingin mengurus pelbagai keperluan administrasi. Khususnya yang berkaitan dengan kependudukan.

"Masyarakat tidak perlu lagi repot kesana kemari untuk mengurus segala hal karena bisa di satu tempat," ujar dia.

Sementara itu, terkait Mapolres Bekasi Kota yang mendapat status WBBM pada tahun ini, Tri menilai hal itu sebagai tantangan baru dalam meningkatkan layanan masyarakat. Sebab, WBBM merupakan predikat tertinggi terhadap pelayanan masyarakat.

Ia menuturkan, Pemkot Bekasi menginginkan Kota Bekasi harus bisa menggunakan seluruh potensi untuk peningkatan kualitas layanan publik. Dari adanya perbaikan layanan, baik di pemerintahan maupun Polres, akan mengubah potret Kota Bekasi minimal di mata warganya.

Wakil Kepala Polres Metro Bekasi Kota, EKa Mulyana, mengatakan, sebelum mendapatkan predikat WBBM, pihaknya telebih dahulu memperoleh predikat Wilayah Birokrasi Bersih (WBK). Meningkatkan predikat menjadi WBBM diharapkan menjadi motivasi seluruh anggota kepolisan dalam melayani masyarakat.

"Khususnya seperti SIM, SKCK, maupun surat-surat penting lainnya," ujar dia. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WltWsU
January 26, 2019 at 09:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WltWsU
via IFTTT
Share:

Kemenkop Siap Fasilitas Diaspora Indonesia Bentuk Koperasi

Beberapa diaspora Indonesia di AS berminat memulai usaha sampingan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Koperasi dan UKM menyatakan siap memfasilitasi diaspora Indonesia yang bermukim dan menetap di luar negeri untuk membentuk wadah koperasi. Hal ini agar mereka bisa bekerja sama dalam mengembangkan usaha.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring mengatakan diaspora Indonesia yang berkoperasi akan semakin kuat dalam mengembangkan jaringan dan usaha mereka."Kalau mereka mau membentuk sebuah koperasi kami siap memfasilitasi supaya terdapat kebersamaan dalam pengembangan usaha," kata Meliadi, Sabtu (26/1).

Meliadi didampingi Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM yang juga Presiden ICSB Indonesia Hermawan Kartajaya mengadakan pertemuan dengan diaspora Indonesia di Amerika Serikat. Dengan berkoperasi, Meliadi memaparkan pada kesempatan pertemuan itu, maka diaspora tidak hanya bisa mendatangkan keuntungan bagi usahanya melainkan kebersamaan sebangsa.

"Hal ini sudah pernah dilakukan oleh Diaspora Indonesia di Qatar yang berkoperasi sampai saat ini. Kami bahkan sempat meninjau langsung ke Qatar untuk meresmikan sekaligus melakukan pembinaan teknis pada orang orang Indonesia di sana," katanya.

Untuk kepentingan itu, pihaknya siap memberikan fasilitas pendampingan untuk berkoperasi.

Sejumlah diaspora Indonesia yang telah lama menetap di beberapa negara bagian di AS mengaku tertarik untuk memulai bisnis baru sebagai usaha sampingan mereka.  Bahkan beberapa di antaranya tertarik untuk segera ke Jakarta dan berkunjung ke Smesco Indonesia untuk melihat langsung displai produk KUKM dari seluruh provinsi di Tanah Air.

Meliadi dan Hermawan mempromosikan Smesco Indonesia sebagai "one stop shopping" produk-produk UKM Indonesia dan potensial jika akan kembali dipasarkan oleh diaspora Indonesia di AS.

Meliadi menyambut baik ketertarikan diaspora Indonesia untuk membantu mempromosikan UKM Indonesia dan berminat memulai usaha mandiri.Budiman Koswara dan isterinya Caroline diaspora Indonesia yang berasal dari Surabaya misalnya sudah punya bisnis sendiri.

"Keduanya punya semangat membantu mempromosikan UKM Indonesia," kata Hermawan Kartajaya.

Menurut dia, hal tersebut sejalan dengan misi ICSB (International Council for Small Business) Indonesia yang sesuai dengan arahan Menteri Puspayoga, sekaligus co-founder bersama HK untuk fokus pada membantu UKM Indonesia untuk pasar ekspor.

"Jadi ICSB Indonesia memang terus menggalakkan kolaborasi dengan organisasi Diaspora Indonesia untuk membantu promosi UKM Indonesia di luar negeri," kata Hermawan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HzoQpA
January 26, 2019 at 09:32PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HzoQpA
via IFTTT
Share:

Satpol PP Depok Pantau Pelanggaran Ketertiban Lewat DCOR

DCOR tersebut dapat mengoptimalkan peran Satpol PP Depok.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK--Satpol PP Kota Depok sudah bisa pantau pelanggaran ketertiban umum dengan mengoptimalkan keberadaan Depok City Operations Room (DCOR). Di mana, operasional DCOR ini berada di lantai 5, Balai Kota Depok.

"Kami sudah menempatkan petugas di DCOR untul melakukan pemantauan pelanggaran ketertiban umum di Depok. Petugas akan memantau pada monitor jika ada pelanggaran yang dilakukan masyarakat," ujar Kepala Satpol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdianny di Balai Kota Depok, Sabtu (26/1).

Menurut Lienda, jika ditemui pelanggaran maupun pengaduan masyarakat terkait adanya pelanggaran akan ditindaklanjuti oleh Bidang Ketenteraman Masyarakat, Ketertiban Umum Pengamanan Pengawalan (Transmas Tibum dan Pamwal). Selanjutnya, akan disampaikan kepada Tim Reaksi Cepat (TRC) Satpol PP Kota Depok untuk dilakukan penindakan.

"Kami sudah punya tim TRC maka untuk penindakan pelanggaran akan ditangani langsung oleh tim tersebut. Tentunya dengan adanya DCOR, kami dapat cepat merespon pengaduan masyarakat terkait pelanggaran ketertiban umum," jelasnya.

Dia berharap, melalui sinergitas yang dilakukan di DCOR tersebut dapat mengoptimalkan peran Satpol PP Depok dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat. "Kami berharap dapat berperan aktif menciptakan ketentraman masyarakat dan ketertiban umum di Kota Depok," kata Lienda. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ScJe3K
January 26, 2019 at 09:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ScJe3K
via IFTTT
Share: