Showing posts with label January 18. Show all posts
Showing posts with label January 18. Show all posts

Friday, January 18, 2019

Debat Perdana K3 (Kono, Kene, Konco)

REPUBLIKA.CO.ID,

Oleh: Fritz E. Simandjuntak*

Bagus Rumbogo, sahabat saya satu angkatan di FEUI 1974, menuangkan pengalaman hidupnya sejak mulai sekolah hingga menjadi eselon 1 di pemerintahan dan Direksi di BUMN PT Taspen dalam sebuah buku berjudul K 3 yaitu Kono Kene Konco. Yang kira kira berarti di sana sini kita hidup untuk berteman.

Dengan prinsip dan falsafah hidup pertemanan itulah Bagus, meskipun hanya lulus S1 dari FEUI, mampu menapak kariernya hingga eselon 1 di pemerintahan. Bagus pintar membangun hubungan baik dengan rekan kerja, atasan maupun bawahan. Kelebihan Bagus adalah selalu bicara dengan penuh humor dan tidak ingin menyakiti hati orang lain. Suasana sejuk dan ceria selalu ada ketika Bagus hadir dalam setiap pertemuan.

Menonton debat calon presiden dan calon presiden kali ini, saya lihat mencerminkan prinsip K 3 dari Bagus Rumbogo, yaitu Kono Kene Konco. Padahal kedua pasangan sebenarnya adalah lawan. Sejak awal dimulainya kampanye, serangan bertubi tubi dilontarkan oleh pihak pasangan calon no 2. Tetapi di panggung debat kegarangan itu tidak terlihat sama sekali.

Terlihat juga terlatihnya pasangan calon no 2 dalam manajemen waktu. Hampir setiap segmen selalu diberikan kesempatan oleh Prabowo kepada Sandiaga Uno untuk memberikan pendapatnya. Sampai Prabowo memberikan kesempatan Sandiaga menjawab atas kritikan tajam Jokowi soal kebijakan partai Gerindra yang tidak konsisten dalam pemberantasan korupsi. Beruntung Sandiaga sigap menjawab bahwa dia bukan lagi kader partai Gerindra.

Hal sebaliknya terjadi pada pasangan calon no 1. Sampai beberapa kesempatan debat, pendamping pasangan no 1 hanya berdiam diri, menghadap ke depan, meskipun terlihat menyimak debat yang sedang terjadi. Hanya 4 kali Ma’ruf Amin bicara selama beberapa segmen debat tersebut. Ini jelas kurang baik, mengingat publik juga ingin melihat ketrampilan dan pengetahuan Ma’ruf Amin dalam topik topik yang diajukan moderator. 

Fred I. Greenstein dalam bukunya “Inventing the Job of President” yang melakukan penelitian tentang kepemimpinan beberapa Presiden di AS berkesimpulan bahwa diperlukan 6 kualitas kepemimpinan seorang Presiden yang baik, yaitu: Public Communication, Organizational Capacity, Political Skill, Policy Vision, Cognitive Style dan Emotional Intelligence. Mari kita lihat ketrampilan kedua pasangan terutama calon Presiden dengan menggunakan beberapa komponen tersebut.

Dalam hal Public Communication, kedua calon Presiden sama sama memiliki kemampuan komunikasi publik yang baik. Dalam debat semalam, Prabowo agak unggul dalam manajemen waktu bicara. Sementara Jokowi berkali-kali kehabisan waktu sampai harus diingatkan oleh moderator. Namun kedua calon Presiden mampu menjelaskan visi dan misi mereka mengenai topik hukum, HAM, terorisme dan korupsi.

Dalam hal Organizational Capacity, kedua calon Presiden juga sudah terbukti mampu mengelola organisasi besar di negara ini. Prabowo selain pengalaman di militer, juga berhasil membangun Partai Gerindra dari awal hingga menempati posisi tiga besar pada Pemilu 2014 dan menurut beberapa survei akan menjadi dua besar sesudah PDIP.  Namun, Prabowo masih belum memiliki pengalaman dalam mengelola pemerintahan.

Sementara Joko Widodo sudah terbukti kemampuannya mengelola pemerintahan mulai dari tingkat Walikota, Gubernur hingga periode pertama Presiden. Banyak terobosan dan program prioritas Joko Widodo yang mendapat pujian dari masyarakat. Antara lain mewujudkan keadilan sosial melalui pembangunan infrastruktur, program kesehatan BPJS, pendidikan, satu harga BBM. Bahkan mengambil alih 51 persen saham Freeport. 

Adapun komponen Political Skill kembali kita melihat bahwa baik Joko Widodo dan Prabowo memiliki ketrampilan politik yang memang layak menjadi calon Presiden RI.  Kita bisa melihat bagaimana Joko Widodo menjungkirbalikan DPR yang tadinya sebagian besar berada pada oposisi, lambat laun menjadi pendukung kuat Joko Widodo saat ini.

Sementara Prabowo meskipun berkali-kali gagal dalam pencalonan dirinya baik sebagai Wakil Presiden 2009 maupun Presiden tahun 2014, posisi Partai Gerindra selalu menjadi salah satu partai yang disegani di negara ini.

Visi kebijakan atau Policy Vision kedua kandidat relatif sama yang pada intinya berpihak kepada rakyat kecil dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.  Hanya saja Joko Widodo sudah memiliki pengalaman dalam membuat kebijakan. Meskipun tidak seluruh kebijakan selalu berpihak pada rakyat. Karena masih banyak kiritik yang dilontarkan kepada Joko Widodo mengenai beberapa kebijakan di pemerintahannya.

Namun satu hal yang dipegang Joko Widodo dari sisi Hukum adalah dia tidak pernah melakukan intervensi soal hukum. Bahkan dia mendorong siapapun melaporkan ke pihak berwenang apabila ada pelanggaran kasus hukum.

Sementara Prabowo sama sekali tidak pernah duduk di pemerintahan dan belum terlihat hasilnya. Pendapat pendapatnya baru bersifat normatif dan jargon jargon saja yang bahkan seringkali disampaikan dengan sangat keras.

Sehingga cukup aneh ketika Prabowo menyatakan bahwa Presiden adalah “Chief of Law Enforcement”. Karena, sebenarnya masalah hukum adalah wewenang dari pihak Yudikatif.

Mengenai tumpang tindih peraturan di tingkat nasional hingga daerah, kedua calon Presiden memiliki visi yang sama. Meskipun ini sebagian juga wewenang Legislatif, tetapi kedua calon sepakat diperlukan Badan Legislasi Nasional untuk meninjau ulang beberapa peraturan yang saling tumpang tindih atau bertentangan. Badan ini nantinya langsung di bawah Presiden.

Dalam hal ini kembali Joko Widodo memiliki keuntungan. Karena selama 4 tahun menjadi Presiden ribuan peraturan, termasuk peraturan daerah sudah dicabut. Dalam hal meningkatkan kemudahan berusaha Joko Widodo menyatakan telah membuat satu aplikasi online yang bisa diakses siapapun yang berminat dan hanya dalam beberapa hari dijamin ijin usaha akan keluar. Ini terlihat dari peringkat “Ease of Doing Business” Indonesia yang naik dari peringkat 120 di tahun 2014 menjadi peringkat 73 di tahun 2018.

Yang paling menarik dari debat semalam adalah segmen pertanyaan dari pihak lawan.  Di sinilah diperlukan komponen Cognitive Style dari seorang calon Presiden. Beberapa kali pertanyaan menohok dilontarkan Joko Widodo, misalnya tentang jumlah kaum perempuan dalam kepengurusan Partai Gerindra yang sama sekali tidak mencerminkan visi misi Prabowo. Atau masih dicantumkan calon legisatif mantan nara pidana korupsi.

Atas pertanyaan-pertanyaan tersebut terlihat sekali ketidakkonsistenan Prabowo dalam mewujudkan visi dan misinya. Jawaban bahwa Prabowo tidak tahu ada calon legislatif mantan narapidana korupsi, padahal dia yang menandatangani pencalonan, dan kemudian mencoba meralat dengan menyatakan bahwa itu korupsi kecil kecilan.  Memperlihatkan kekurangan Prabowo dalam hal-hal yang detil, tetapi sangat penting untuk citra Partai Gerindra.

Tetapi Prabowo juga pintar menanyakan posisi Presiden saat terjadinya simpang siur kebijakan mengenai impor pangan. Karena memang sempat terjadi kevakuman atas silang pendapat di antara pejabat di kabinet Joko Widodo mengenai hal ini. Namun secara elegan Joko Widodo berkelit bahwa memang dia memberikan kesempatan kepada para pembantunya untuk berbeda pendapat. Sampai satu saat dia akan mengambil keputusan akhir.

Sayangnya, Prabowo tidak terus mengejar dengan kebijakan impor gula akhir akhir ini. Padahal, kebijakan itu banyak dinilai pengamat dan pelaku pasar merugikan petani gula di Indonesia. Dan, ada dugaan kebijakan impor pangan berkaitan dengan persoalan “rente ekonomi” yang selalu dilakukan oleh pemerintah era manapun.

Bahkan Joko Widodo secara cerdik sempat mengungkapkan kasus Ratna Sarumpaet yang dibawa kubu Prabowo dalam konperensi pers, bukan melaporkannya ke polisi. Ini untuk mengingatkan bagaimana seorang Prabowo seringkali kurang menggunakan akal sehat dalam melihat kasus. Termasuk juga menyatakan luas Provinsi Jawa Tengah lebih besar dari Malaysia.

Dalam hal Emotional Intelligence terlihat sekali kompetensi Joko Widodo dibandingkan Prabowo. Bagi Greenstein sebagai penulis buku ini, komponen inilah yang paling penting dimiliki seorang Presiden. Karena ini berkaitan dengan kemampuan berinteraksi dan reaksi terhadap orang lain dalam segala masalah yang dihadapinya. Kita tahu berkali-kali Prabowo mengeluarkan pendapat yang kontroversial mengenai sebagian kelompok masyarakat seperti wartawan, Boyolali dan hingga mengusir wartawan yang ingin melakukan tanya jawab dengannya. 

Bahkan saat ingin menjawab pertanyaan tajam Joko Widodo, Prabowo sempat berjoget sejenak sampai Sandiaga harus menepuk dan memijat bahunya. Mungkin berjoget salah satu metode yang disarankan pendukungnya agar Prabowo bisa lebih tenang menghadapi situasi yang bisa memancing emosinya.

Seperti diungkapkan di atas bahwa meskipun ada beberapa pernyataan atau pertanyaan yang saling menyerang, saya tetap melihat bahwa debat semalam antara K3, Kono Kene Konco. Karena sebenarnyalah keempat kandidat peserta debat pada satu saat pernah berada dalam satu kubu.

Sebenarnya kata penutup dari Joko Widodo sangat menohok dagu Prabowo. Untung kali ini Prabowo dalam keadaan tingkat emosi yang baik dan mengeluarkan kata penutup yang cukup menyejukan.

Bukankah Joko Widodo pernah didukung Prabowo dalam pemilihan Gubernur DKI?  Bukankah Ma’ruf pernah satu kubu dengan Prabowo dalam memenangkan Anies Baswedan lalu. Itu sebabnya sebelum moderator menutup debat, kedua calon pasangan sudah bersalaman dan berpelukan.

Secara keseluruhan Joko Widodo unggul dalam debat pertama ini. Bukan saja karena minim melakukan kesalahan data atau informasi, tetapi juga memang sudah puluhan tahun berpengalaman dalam pemerintahan. Sehingga sangatlah tepat kalau sahabat saya menyimpulkan bahwa ini debat antara Pemimpin Berpengalaman (Experience Leader) dengan Pemimpin Bereksperimen (Experiment Leader).

*Penulis adalah Sosiolog dan tinggal di Jakarta

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AUv4uj
January 18, 2019 at 11:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AUv4uj
via IFTTT
Share:

PBB Shura Council support to Prabowo merely a recommendation

PBB to discuss its Shura Council decision in plenary meeting.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Head of the Winning Team of the Crescent Star Party (PBB) Sukmo Harsono said the support of PBB's Shura Council to the pair of presidential candidate number 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno has not been the party's decision. It was merely as a recommendation.

The recommendation of the Shura Council would be discussed in the party's mechanism, among others in a plenary meeting. Sukmo argued that the statement conveyed by the Shura Council in the press conference was the right attitude. They provided recommendations to the Central Executive Board (DPP) based on the council's verdict.

He explained that the recommendations still had to be read at the plenary meeting. In the meeting, PBB Chairman Yusril Ihza Mahendra would stated his views on the DPP's strategic steps.

Also read: Yusril takes the offer to be Jokowi-Ma'ruf attorney

In addition, all administrators would discuss and provide their views. The results of the DPP's plenary meeting would decide whether to accept the recommendations of the Shura Council or reject it, and / or make the opposite decision which was supporting number 01 candidates, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"I think the opportunity to go to Jokowi is far greater," Sukmo said on Friday (Jan 18).

However, Sukmo denied that the difference in political attitudes between the Shura Council led by MS Kaban and the DPP led by Yusril was a PBB's strategy to be included in the two camps. Currently, PBB has not decided their stance and allowed its cadres to have their own choices.

"However, when DPP's official decision has been released, all should be followed the Party's decision," he said.

If later the party has decided and there are cadres who provide support for different candidates, Sukmo was reluctant to mention sanctions that would be imposed. He emphasized that he did not want to think the possibility that there would be cadres who did not obey the party's decision.

The Shura Council of the Crescent Star Party (PBB) proposed and recommended that the Central Executive Board (DPP) of PBB support the presidential candidates from Ijtima Ulama II, namely Prabowo Subianto and Sandiaga Uno in the 2019 Presidential Election.

"In the daily meeting of DPP PBB it was decided that the decision of the Shura Council be disseminated to the region through PBB National Coordination Meeting (Rakornas) which will be held on January 27-28 2019," said Chairman of PBB's Shuro Council MS Ka'ban during a press conference, at DPP PBB Office, in South Jakarta, on Thursday.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2T3cpU3
January 18, 2019 at 11:16PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2T3cpU3
via IFTTT
Share:

Teknologi Tingkatkan Pendapatan UKM Hingga 40 Persen

Karakteristik UKM Indonesia masih sulit bersentuhan dengan teknologi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Teknologi menjadi senjata ampuh untuk mengembangkan bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM). CEO Amartha, Aria Widyanto mengatakan teknologi bisa meningkatkan pendapatan UKM hingga minimal 40 persen per tahun.

"Teknologi bisa membawa pada kesejahteraan sehingga harus menjadi bagian dari UKM saat ini," kata Aria dalam acara Pelantikan Pengurus Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI), di Hotel Jayakarta, Jakarta, Jumat (18/1).

Aria menilai karakteristik UKM Indonesia masih sulit bersentuhan dengan teknologi. Mayoritas mereka berada di daerah pedesaan, terpencar-pencar, sangat terisolasi, kurang secara literasi baik pada akses keuangan mau pun pengetahuan bisnis.

Menurutnya, UKM seperti ini sangat membutuhkan pendampingan yang berkelanjutan agar bisa berkembang. Mulai dari mengantarkan mereka pada akses pembiayaan hingga bisa meningkatkan skala produksi secara mandiri.

Pengenalan pada teknologi pun tergolong sulit. Mereka perlu diajarkan bahwa dengan sentuhan teknologi maka semua proses bisa lebih efisien. Aria mengatakan ini adalah peluang kemajuan ekonomi syariah karena sebagian besar pelaku UKM adalah Muslim.

Mereka perlu dikenalkan pada akses pembiayaan syariah sehingga pangsa pasarnya bisa meningkat seiring dengan kemajuan UKM syariah. Amartha sendiri, kata Aria, memiliki sekitar 900 pembimbing bisnis yang melakukan pendampingan pada UKM.

"UKM yang mencari pembiayaan syariah lewat Amartha juga akan mendapatkan pembina hingga bisa mengembangkan bisnis," katanya.

Hingga saat ini, Amartha telah menyalurkan pembiayaan pada sekitar 180 ribu UKM dengan total nominal sekitar Rp 800 miliar. Amartha memiliki 103 titik poin di Jawa dan Madura untuk membantu pengembangan UKM dengan skema syariah.

Tahun ini, Amartha fokus meningkatkan jaringan dan kualitas pelayanan agar bisa ekspansi lebih baik di masa mendatang. Selain itu, mengembangkan teknologi digital agar akad-akad pembiayaan bisa dilakukan secara digital.

"Tahun 2019 memang kita targetkan volume bisnis bisa meningkat 2-3 kali lipat, tapi yang nomor satu adalah meningkatkan kualitas layanan dan jumlah cabang," kata Aria.

Ketua ISMI, Ilham Akbar Habibie sepakat bahwa teknologi akan membantu akselerasi bisnis UKM syariah. Sehingga ISMI berkomitmen menyediakan beragam pelatihan teknologi dan jejaring bagi para anggota agar bisa berkompetisi tidak hanya secara nasional tapi juga global.

"Kita juga membangun jaringan dengan komunitas dagang internasional, seperti Timur Tengah sehingga para pebisnis syariah Indonesia bisa terus mengembangkan sayapnya," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ANXNAP
January 18, 2019 at 11:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ANXNAP
via IFTTT
Share:

Sanchez Bersiap Kembali Perkuat Man United

Pelatih Ole Gunnar Solskjaer akan kehilangan Maroune Fellaini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Alexis Sanchez siap kembali memperkuat Manchester United. Pemain depan Cile melewatkan kemenangan 1-0 di Liga Primer Inggris atas Tottenham Hotspur, akhir pekan lalu, karena masalah hamstring. Tetapi ia kembali berlatih pekan ini menjelang pertandingan Sabtu melawan Brighton & Hove Albion di Old Trafford.

"Alexis telah berlatih sepanjang pekan, sehingga mudah-mudahan dia akan datang melalui sesi hari ini dan akan tersedia," kata Solskjaer pada konferensi pers pada Jumat (18/1).

Di sisi lain, pelatih Ole Gunnar Solskjaer akan kehilangan Maroune Fellaini. Ia menyebut waktu pemulihan sepanjang tiga atau empat pekan.

Media Inggris melaporkan United bersedia membiarkan Fellaini pergi dengan harga yang tepat pada bursa transfer Januari. Meskipun pemain berusia 31 tahun itu menandatangani kontrak dua tahun baru pada awal musim.

Gelandang Belgia itu hanya tampil dua kali dari bangku cadangan dalam enam pertandingan awal kemenangan Solskjaer di United. Namun pelatih Norwegia itu meyakini pemain itu dapat memiliki peran penting di bawahnya.

"Ada faktor-X pada pemain yang berbeda dan kita semua tahu faktor X Felli. Dia mengalami cedera betis ... tapi dia akan bekerja keras untuk kembali saat semua pertandingan besar juga datang," kata Solskjaer, Sabtu (18/1),

Solskjaer menggantikan Jose Mourinho pada bulan Desember dan telah membuat awal yang paling sukses oleh manajer mana pun dalam sejarah klub. Ia memenangkan enam pertandingan pertamanya di semua kompetisi.

United telah berhasil memperkecil jarak ke empat besar di liga dari 11 poin menjadi enam. Manajer sekarang ingin timnya berjaga-jaga terhadap rasa puas diri.

"Kamu tidak bisa terlalu percaya diri, ini kepuasan, itu sisi lain," katanya.

"Saya ingin para pemain menjadi percaya diri, tetapi tidak berpuas diri, dan tidak melepaskan kaki mereka dari pedal karena itu perbedaan besar bagi saya. Ajak orang-orang berjalan, berlari ke depan, membawa kerumunan bersama mereka, karena itulah masalahnya."

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QUVMrT
January 18, 2019 at 11:08PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QUVMrT
via IFTTT
Share:

Musi Banyuasin Siapkan Perda Pembatasan Penggunaan Plastik

Insentif petugas kebersihan akan ditambah.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG – Sukses meraih penghargaan piala Adipura 2018 untuk kota Sekayu dalam kategori kota kecil, kini Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) merencanakan mempersiapkan rancangan peraturan daerah (Perda) pembatasan penggunaan plastik. Bupati Dodi Reza Alex selain menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga Musi Banyuasin khususnya petugas kebersihan juga mengajak untuk mempertahankan penghargaan Adipura pada tahun-tahun mendatang.

“Piala Adipura kali ini merupakana raihan Adipura tersulit dan terberat, karena standar penilauan Adipura kali ini seleksinya sangat ketat. Alhamdulillah untuk kota Sekayu lulus dalam penilaian," Jumat (18/1).

Dodi Reza Alex juga menjelaskan rencana Pemerintah Kabupaten Muba bersama DPRD Muba akan menyusun dan menerbitkan peraturan daerah pembatasan penggunaan plastik untuk menekan angka atau volume sampah plastik. Selain itu, keduanya  mengalokasikan dana untuk insentif tambahan bagi petugas kebersihan di Muba.

“Perda pembatasan penggunaan plastik ini nantinya diharapkan dapat efektif dan maksimal menekan angka volume penggunaan sampah plastik, dan dari sisi kesejahteraan petugas kebersihan akan ditambah insentifnya karena merekalah garda terdepan untuk menjaga lingkungan,” kata mantan Wakil Ketua Komisi VI DPR itu.

Menurut Dodi, saat ini Kabupaten Musi Banyuasin yang berhasil meraih penghargaan Adipura sebagai kota kecil terbersih, dalam pengelolaan sampah telah mulai mengarahkan untuk pengurangan sampah plastik. “Ke depan penanganan sampah plastik akan diatur melalui peraturan daerah yang juga akan mencantumkan sanksi bagi yang melanggar," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W21Z9l
January 18, 2019 at 11:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W21Z9l
via IFTTT
Share:

Pengamat: Seharusnya Tarif Listrik Turun

Tarif listrik bisa turun bila ada skema yang matang dan terstruktur

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat energi dari Universitas Gajah Mada (UGM) Fachmi Radhi menilai seharusnya tarif dasar listrik bisa mengalami penurunan harga. Fachmi menyebutkan terdapat beberapa penyebab yang seharusnya bisa menurunkan tarif listrik untuk saat ini. 

Dia mengatakan saat ini dengan menurunnya harga minyak dunia menguatnya rupiah seharusnya bisa menurunkan tarif listrik. "Harga pokok penjualan (HPP) listrik juga menurun, sehingga tarif listrik mestinya bisa turun," kata Fachmi kepada Republika, Jumat (18/1). 

Sebelumnya, Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Sofyan Basir mengatakan ada kemungkinan tarif listrik dapat turun. Hanya saja hal tersebut baru dapat dilakukan jika terdapat skema yang matang dan terstruktur, salah satunya mencukupi ketersediaan pembangkit listrik di Indonesia. 

Saat ini pemerintah memiliki program 35 ribu megawatt  pembangkit listrik. Lalu Fachmi mengakui program pemerintah tersebut memang bisa membantu penurunan tarif dasar listrik namun harus berada pada kondisi tertentu. 

"Sebenarnya, program pembangunan 35 ribu megawatt pembangkit listrik bisa (menurunkan tarif listrik). Tapi kalau terjadi over supply," jelas Fachmi. 

Sebelumnya, Sofyan mengatakan apabila pembangkit dibangun dengan teknologi yang cukup mumpuni sehingga membuat pembangkit efisien. "Jadi kami yakin bisa menurunkan tarif listrik. Bukan saya mau bikin repot Dirut mendatang, itu by design kok, boleh tanya sama direksi lain. Itu mimpi kami. Yang mahal-mahal kami buang," tutur Sofyan, Kamis (17/1). 

Sofyan menjelaskan pada 2022 saat seluruh pembangkit listrik dari program 35 ribu MW mulai beroperasi. Dengan begitu menurut Sofyan,  tarif listrik di Indonesia bisa saja turun dari tarif saat ini karena sejak awal program listrik itu untuk menurunkan cost kelistrikan nasional. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HhhHKb
January 18, 2019 at 11:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HhhHKb
via IFTTT
Share:

BI forecasts January 2019 inflation to reach 0.5 percent

Inflation in January fueled by an increase in the prices of several commodities.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- The consumer price index is likely to record an inflation of 0.5 percent in January 2019. It was fueled by an increase in the prices of several commodities and jewelry, according to Bank Indonesia (BI).

The forecast is based on the results of a survey conducted on the prices of commodities until the third week of January 2019, BI Governor Perry Warjiyo stated. If the inflation forecast turned out to be true, the yearly inflation in the first month of this year will be three percent year-on-year (yoy), he remarked.

The inflation was fueled by an increase in the prices of onion, purebred chicken, tomato, gold, and jewelry, he pointed out. However, the prices of other food commodities remained stable or low, he said.

According to Bank Indonesia, food supplies remained under control, reducing the risk of a food price hike.

"We saw no increase in the prices of (other) commodities. As usual, the prices of several commodities, including onion, purebred chicken and tomato as well as jewelry, were on the rise," he stated.

The January inflation will be lower than 0.62 percent recorded in December 2018. With the inflation forecast in January 2019, he believed this year's inflation will lie in the middle of the target of 3.5 percent, give or take one percent.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RTTvlb
January 18, 2019 at 11:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RTTvlb
via IFTTT
Share:

Anang Berharap Isu Hak Cipta Masuk Materi Debat Capres

Anang menilai soal hak cipta merupakan isu penting bagi masa depan sektor kreatif

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah berharap di putaran debat capres berikutnya isu penegakan hak cipta mendapat perhatian dari kandidat presiden mendatang.

"Masih ada empat kali debat. Saya tetap berharap isu soal hak cipta agar disinggung oleh pasangan calon," kata Anang dalam pernyataan di Jakarta, Jumat (18/1). Pernyataan Anang itu sebagai catatan terkait debat perdana capres-cawapres pertama, Kamis (17/1) malam.

Selain ada yang memuji, debat perdana pasangan capres-cawapres tersebut juga banyak mendapat kritik dari publik. Salah satunya terkait dengan materi debat yang tidak menyinggung soal penegakan hak cipta.

Karena itu, Anang menyoroti tidak adanya pembahasan soal penegakan hak cipta dalam debat tema hukum. "Ini isu penting bagi masa depan sektor kreatif kita," kata Anang.

Anang Hermansyah mengkritik debat perdana capres-cawapres yang tidak menyinggung persoalan penegakan hukum hak cipta. "Debat perdana capres-cawapres memberi pesan penting bahwa 'intelectual property' tidak mendapat perhatian dari para pasangan calon. Saya benar-benar kaget," ujar Anang.

Padahal, kata Anang, persoalan penegakan cipta menjadi pokok masalah di sektor kreatif di Indonesia. Semestinya, capres-cawapres memberi perhatian serius jika ingin menjadikan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung perekonomian di Indonesia.

"Tapi saya menjadi paham, persoalan penegakan hak cipta tidak dijadikan materi debat," katanya.

Hal itu mengindikasikan bahwa implementasi UU Hak Cipta tidak optimal. Akibatnya pelanggaran hak cipta masih marak. Musisi asal Jember ini juga mengkritik tentang tidak adanya komitmen pasangan calon capres-cawapres di persoalan penegakan hak cipta.

"Saya jadi ragu komitmen calon presiden RI atas masa depan 'intelectual property' di Indonesia. Para capres hanya menjadikan seniman dan pekerja seni hanya sebagai pemanis etalase ruang politik saja, tidak lebih," kata Anang.

Kendati demikian, Anang tetap berharap di sesi debat berikutnya isu penegakan hak cipta dapat mendapat porsi oleh para paslon capres. Hal itu mengingat masih ada empat kali debat.

Dia tetap berharap isu soal hak cipta agar disinggung oleh paslon capres-cawapres. "Ini isu penting bagi masa depan sektor kreatif kita," kata Anang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hk7r48
January 18, 2019 at 10:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hk7r48
via IFTTT
Share:

Pembangunan Hunian Tetap di NTB Libatkan 1.500 TNI/Polri

Tenaga TNI/Polri akan difokuskan kepada perbaikan rumah rusak ringan dan sedang

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan sebanyak 1.500 personel TNI/Polri dikerahkan. Hal ini dilakukan untuk membangun hunian tetap bagi korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Barat. 

Ia mengatakan personel TNI/Polri ini merupakan tenaga fasilitator yang ditugaskan untuk mempercepat pembangunan rumah bagi para korban bencana gempa bumi di NTB.

"Rinciannya itu sebanyak 1.000 personel dari TNI dan 500 orang dari Polri," ujarnya, Jumat (18/1). Ia menjelaskan, tambahan fasilitator itu akan difokuskan pada perbaikan rumah yang masuk katagori rumah rusak ringan dan sedang. 

"Agar upaya kita berjalan maksimal, kita harapkan masyarakat juga ikut aktif gotong royong. Yang pasti, dengan nilai gotong royong maka perbaikan rumah bisa dipercepat pengerjaanya," kata Doni usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascagempa NTB di ruang rapat utama (RRU) kantor Gubernur NTB itu.

Doni Monardo, mengatakan dengan tambahan personel TNI/Polri yang banyak itu diharapkan dalam waktu tiga bulan, pembangunan rumah warga yang rusak ringan dan sedang dapat diselesaikan. Sehingga, pihaknya meminta seluruh pihak untuk duduk bersama guna mendiskusikan langkah-langah percepatan itu. Karena jika tidak, dikhawatirkan akan muncul masalah sosial lainnya. 

Sementara itu, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah mengakui sesuai petunjuk pemerintah pusat melalui BNPB, mengerahkan 1.500 anggota TNI/Polri untuk membantu masyarakat NTB membangun rumah. Anggota TNI/Polri tersebut dijadikan fasilitator tambahan yang akan bertugas mendampingi dan melayani masyarakat untuk mempercepat pembangunan rumah warga.

Doktor Zul sapaan akrab Gubernur NTB, menyatakan penambahan fasilitator itu merupakan upaya untuk menyeimbangkan pembangunan rumah dengan pencairan dana yang sudah mencapai Rp3,5 triliun. Apalagi, rumah yang dibangun tidak lagi terpaku pada model rumah berbentuk risha, namun sudah diperbolehkan bangun rumah dengan model lain, yang penting tahan gempa. 

"Jadi dengan tambahan tenaga personel dari TNI/Polri ini pembangunan rumah bagi masyarakat yang terdampak segera terealisasi," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RVzWsR
January 18, 2019 at 10:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RVzWsR
via IFTTT
Share:

Jerman dan Cina Tandatangani Kerja Sama Ekonomi

Kedua negara siap membuka pasar masing-masing.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING--Jerman dan Cina menandatangani perjanjian untuk memperkuat kerja sama di bidang perbankan, keuangan dan pasar modal. Perjanjian yang dilakukan pada Jumat (18/1) ini kedua negara juga berjanji membuka pasar mereka masing-masing dan memperdalam kerjasama untuk memperluas hubungan ekonomi.

Perjanjian tersebut dicapai dalam kunjungan dua hari Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz ke Beijing. Di sana ia menemui Wakil Perdana Menteri sekaligus penasihat ekonomi tertinggi Negeri Tirai Bambu Liu He.

"Mereka akan memperkuat koordinasi kebijaka macroekonomi dan kerja sama pragmatis di bidang keuangan dan fiskal dan memperluas kerja sama strategis," kata kedua belah pihak dalam pernyataan yang dirilis usai pertemuaan tersebut, Jumat (18/1).

Perdagangan antara kedua negara melembut ditengah ketidakpastian perekonomian global yang disebabkan perang dagang antara Amerika Serikat dan Cina. Jerman dan Cina berjanji akan menunjukan dunia masih membutuhkan multilateral.

Mereka sepakat untuk meningkatkan keseimbangan perekonomian internasional, menjaga sistem multilateral global, melawan proteksionisme dan mendukung sistem perdagangan multilateral melalui World Trade Organization.

"Penting bahwa bertolak belakang dengan tren yang kami lihat ditempat lain, kami melihat adanya kemajuan dalam kerja sama kami," kata Scholz.

Scholz menambahkan kerja sama ini penting untuk berperan dalam membuka akses untuk bank dan perusahaan asuransi. Liu juga mencatat pentingnya memperkuat hubungan perdagangan. "Ketika perekonomian dunia melambat, volatilitas pasar meningkat, menciptakan resiko yang semakin besar," kata Liu.

Jerman sudah menekankan perdagangan yang 'dekat dan menguntungkan' dengan Cina, sebagai perekonomian terbesar kedua di dunia. Jerman sebagai perekonomian terbesar keempat di dunia ingin melindungi dan memperkuat sektor bisnis sensitif ketika Cina melakukan akusisi industri strategis di luar negeri.

"Jika Anda bekerja sama, Anda tidak hanya akan mengapresiasi persamaannya, tapi juga mempelajari perbedaannya," kata Scholz.

"Dan kami memiliki kepentingan yang sama dalam masalah keuangan, dan lalu bersama-sama kami ingin membawa perspektif yang berbeda, saya yakin hal itu tugas yang sangat penting dalam dialog keuangan," ucap dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Dipwvk
January 18, 2019 at 10:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Dipwvk
via IFTTT
Share:

Pochettino Bantah Tottenham Dekati Giuseppe Rossi

Rossi telah disebut-sebut sebagai solusi jangka pendek lini depan the Lilywhites.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino menampik rumor yang menyebutkan timnya mendekati mantan penyerang Fiorentina dan timnas Italia Giuseppe Rossi, bulan ini. Rossi telah disebut-sebut sebagai solusi jangka pendek lini depan the Lilywhites. 

Penyerang Tottenham Harry Kane terkena cedera engkel. Sementara Son Heung-min memperkuat Korea Selatan di Piala Asia 2019.

"Ada banyak nama yang muncul di setiap jendela transfer. Saya pikir itu nama lain untuk ditambahkan ke daftar tetapi itu hanya rumor. Kami belum mempertimbangkannya," kata dia, dikutip dari Football Italia, Jumat (18/1).

Rossi berstatus agen bebas dan saat ini berlatih dengan klub lamanya Manchester United. Ia berusaha mempertahankan tingkat kebugarannya dalam upaya mendapatkan klub baru.

Rossi kembali berlatih bersama United, 12 tahun setelah meninggalkan Old Trafford untuk bergabung dengan Villarreal.

"Ini hanya menunjukkan kepada Anda seberapa besar keluarga Manchester United," kata dia kepada Sky Sports.

“Mereka selalu menjaga para pemain mereka. Merupakan keistimewaan nyata untuk memiliki kesempatan ini dan diberi kesempatan ini. Rasanya sangat enak."

Ia mengaku sangat gembira mendengar kesempatan ini. Rossi menyatakan, sangat menyenangkan bisa berlatih dengan pemain luar biasa di MU.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2szaLOH
January 18, 2019 at 10:47PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2szaLOH
via IFTTT
Share:

5 Fakta Tentang Ustaz Baasyir

Ustaz Baasyir (ilustrasi)

Foto: Republika TV
EMBED
18 Januari 2018 Ustaz Baasyir berstatus bebas tanpa syarat.

REPUBLIKA.CO.ID, 16 Juni 2011
Divonis 15 tahun penjara karena tuduhan terorisme.

Agustus 2017
Kondisinya menurun. Sempat dibawa ke RS Jantung Harapan Kita.

Awal Maret 2018
Presiden Jokowi dan Menhan bahas kemungkinannya jadi tahanan rumah.

3 Maret 2018
Australia menolak keringanan terhadapnya.

18 Januari 2018
Ustaz Baasyir berstatus bebas tanpa syarat. Yusril Ihza Mahendra menyampaikan itu atas instruksi Presiden Jokowi. Pertimbangannya kemanusiaan dan kesehatan.

  • Video Created:
  • Fakhtar Khairon Lubis

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MickcN
January 18, 2019 at 10:46PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MickcN
via IFTTT
Share:

Perpres Mobil Listrik Segera Selesai

Melalui perpres ini pemerintah berharap harga mobil listrik bisa terjangkau

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur perkembangan industri mobil listrik di Indonesia segera selesai dan bisa diturunkan. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyebut tidak ada kendala berarti dalam penyusunan perpres tersebut. 

"Kendala sih tidak ada,  tinggal nunggu selesai paraf terus dinaikkan ke Presiden, selesai kok, " kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan ketika meluncurkan becak listrik di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Jumat (18/1). 

Jonan menjelaskan Perpres mobil listrik akan mengatur industrialisasi mobil listrik, kemudian biaya masuk, persoalan pajak dan kapasitas yang harus dipenuhi. Mantan Menteri Perhubungan tersebut mengharapkan mobil listrik harganya dapat terjangkau,  atau paling tidak mampu bersaing dengan kendaraan konvensional. 

Sebelumnya, Pemerintah berupaya  mengakselerasi pengembangan kendaraan listrik di Indonesia, salah satunya melakukan harmonisasi regulasi dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan.

"Terkait fasilitas fiskal, kami sudah berkoordinasi dengan Menteri Keuangan. Setelah disepakati dan sesuai arahan ratas, selanjutnya dikoordinasikan dengan Menko Perekonomian dan Kemaritiman untuk persiapan Perpresnya," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto. 

Menperin menyampaikan hal itu seusai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik di Kantor Presiden, Jakarta.

Menperin menjelaskan pengembangan kendaraan listrik sebagai salah satu komitmen pemerintah dalam upaya menurunkan emisi gas rumah kaca (CO2) sebesar 29 persen pada tahun 2030, sekaligus menjaga ketahanan energi, khususnya di sektor transportasi darat.

"Jadi, tren global untuk kendaraan masa depan adalah yang hemat energi dan ramah lingkungan,"  tuturnya.

Selain itu, dapat mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

"Sesuai yang disampaikan Bapak Presiden Joko Widodo, melalui kendaraan bermotor listrik dapat mengurangi pemakaian Bahan Bakar Minyak (BBM), serta mengurangi ketergantungan kita pada impor BBM yang berpotensi menghemat devisa kurang lebih Rp798 triliun," ujar Menperin.

Ia menegaskan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menyusun peta jalan untuk pengembangan industri otomotif nasional.

NSalah satu fokusnya adalah memacu produksi kendaraan emisi karbon rendah atau Low Carbon Emission Vehicle (LCEV), termasuk di dalamnya kendaraan listrik.

"Targetnya pada tahun 2025, populasi mobil listrik diperkirakan tembus 20 persen atau sekitar 400 ribu unit dari 2 juta mobil yang diproduksi di dalam negeri," ungkapnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CtejX6
January 18, 2019 at 10:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CtejX6
via IFTTT
Share:

Jateng Berdayakan Ekonomi Umat Melalui Baznas Mikro Finance

Upaya untuk memperkuat nilai kemanfaatan zakat ini sudah saatnya dilakukan.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah mewujudkan lembaga keuangan mikro bagi masyarakat kurang mampu yang ada di daerahnya. Lembaga keuangan mikro ini akan menyiapkan permodalan yang bisa diakses oleh masyarakat kurang mampu yang membutuhkan.

Hal itu terungkap dalam audiensi Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, KH Ahmad Daroji bersama dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang dilaksanakan di rumah dinas Gubernur Jawa Tengah, Puri Gedeh, Semarang, Jumat (18/1).

KH Ahmad Daroji mengungkapkan, Baznas Provinsi Jateng kini semakin melebarkan sayap untuk membantu kemaslahatan. Khususnya membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng dalam mendorong pengentasan kemiskinan warga yang ada di daerahnya.

“Baznas tidak hanya berkonsentrasi dalam bantuan yang sifatnya konsumtif, namun juga akan mengembangkan permodalan bagi masyarakat yang membutuhkan melalui Baznas Mikro Finance,” ungkapnya.

Baznas Provinsi Jateng, kata Ahmad Daroji, berkeinginan membuat program pembiayaan dan akses permodalan bagi masyarakat yang membutuhkan. Sehingga keberadaan lembaga pengelolaan zakat ini kian berperan dalam mendorong tingkat kesejahteraan bagi warga yang kurang mampu.

Ia menjelaskan, saat ini banyak masyarakat di Jateng yang masih kesulitan mendapatkan akses permodalan, karena dianggap tidak bankable. Untuk itu, Baznas Provinsi Jateng berencana membuat satu lembaga pembiayaan serta akses bantuan permodalan, bernama Baznas Mikro Finance.

Nantinya, Baznas Mikro Finance tersebut akan menjadi lembaga khusus untuk memberikan bantuan kepada masyarakat tidak mampu se-Jateng. “Bantuan yang dapat diberikan memang tidak terlalu besar, hanya berkisar Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta, namun diharapkan bisa mendorong pemberdayaan perekonomian warga dhuafa agar lebih sejahtera,” katanya.

Ia juga menambahkan, upaya untuk memperkuat nilai kemanfaatan zakat ini sudah saatnya dilakukan. Sebab potensi zakat di Jateng cukup besar dan memungkinkan jika dimanfaatkan untuk mendorong pemberdayaan umat.

Salah satunya zakat potensi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digalakkan oleh Gubernur Jateng. “Untuk itu, kami ingin lebih memberdayakan kemampuan untuk membantu pemerintah dalam pengentasan kemiskinan. Dengan potensi yang ada, kami yakin pasti bisa," tegas Ahmad daroji.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, sangat mengapresiasi dan merespons positif inisiatif Baznas Provinsi Jateng tersebut. Menurutnya, pembiayaan dan bantuan akses permodalan memang sangat diperlukan oleh masyarakat Jawa Tengah dalam menggerakkan ekonomi mikro.

Dengan begitu, Baznas tidak hanya mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang sifatnya konsumtif saja. Namun masyarakat produktif tetapi kurang mampu pun juga akan semakin berdaya dengan kemudahan akses bantuan permodalan tersebut.

“Saya senang dan sangat mendukung program Baznas ini. Silahkan nanti bisa dikembangkan dan untuk pengelolaannya nanti bisa bekerjasama dengan lembaga keuangan atau perbankan syariah,” tegas Ganjar.

Gubernur juga mengamini perihal besarnya potensi zakat di Provinsi Jateng. Zakat dari  potensi (kalangan) ASN pemprov saja, bisa terkumpul yang totalnya tak kurang dari Rp 2,5 miliar per bulan.

Padahal, masih jelasnya, waktu awal diluncurkan potensi zakat di kalangan ASN ini hanya sekitar Rp 600 juta. Kini perkembangannya sangat pesat sekali. “Kami coba tularkan ini ke daerah, dan ternyata daerah justru ‘larinya’ lebih kencang,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia juga berharap upaya ini juga bisa menjadi gerakan nasional. Sehingga sejumlah persoalan yang tidak bisa diselesaikan dengan keuangan atau anggaran negara, bisa terselesaikan oleh pemberdayaan zakat tersebut.

Kehadiran Baznas dalam membantu pembangunan Jateng, tambah gubernur, sudah sangat terasa. Ia mencontohkan, di Kabupaten Pekalongan ada sepasang kakek nenek tinggal di gubuk reyot dan tanahnya milik desa.

Kini mereka menghuni tempat tinggal yang layak karena peran Baznas. Sebab jika menggunakan  APBD prosesnya berjenjang, harus menganggarkan dulu tahun depan, belum lagi berdebat dengan DPRD dalam mendapatkan persetujuan.

Sekarang dengan adanya Baznas ini, persoalan tersebut bisa langsung diselesaikan. Contoh lainnya misalnya ada yang tidak bisa bayar sekolah langsung bisa dibantu, sakit langsung bisa dibantu, pembangunan lembaga keagamaan, gaji guru Madin dan sebagainya dapat dialokasikan dari zakat ini.

Dalam waktu dekat, Baznas juga akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Surakarta. Pada kesempatan itu, rencananya gubernur Jateng juga diundang dan mendapatkan kesempatan untuk menjadi pembicara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Mkh2Xp
January 18, 2019 at 10:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Mkh2Xp
via IFTTT
Share:

Indonesians who escaped Malaysian death penalty return home

Two Indonesians who escaped death penalty return to their families on Thursday.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- The Foreign Affairs Ministry has returned Siti Nurhidayah and Mattari, to their families. The two Indonesians escaped death penalty in Malaysia.

"We have provided counseling and advocacy for them," the ministry's Director for Indonesian Citizens Protection Lalu Muhammad Iqbal stated here on Friday.

Iqbal said both Indonesians were returned to their families on Thursday. Siti Nurhidayah, a woman from Brebes District of Central Java, was arrested on November 6, 2013, for carrying methamphetamine when she transited in Penang, Malaysia, on her flight from Guangzhou, China.

An investigation by the Indonesian Citizen Protection Team found that Nurhidayah was a victim of fraud. During the court sessions, Nurhidayah's lawyer presented key witnesses, who testified that she had been defrauded.

Nurhidayah was released from all charges on November 15, 2018. Mattari, a Madurese man, was arrested on December 14, 2016, in a construction project where he worked in Selangor, Malaysia, for allegedly killing a Bangladeshi.

A lawyer provided by the Indonesian Embassy in Kuala Lumpur, Gooi & Azzura, have convinced judges in the court that they did not have adequate evidence nor witnesses in the case. On November 2, 2018, Mattari was released from all charges, but the permit from the Malaysian Immigration Office to deport him was only received on Jan 8.

"During the legal process, the Indonesian Embassy has provided counseling for both of them, including to facilitate communication with their respective families," an official of the Indonesian Embassy in Kuala Lumpur Galuh Indriyati stated.

Since 2011, some 442 Indonesians have been charged with death penalty in Malaysia, of which 308 were acquitted, while the remaining 134 are still awaiting further legal process.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RTtjaw
January 18, 2019 at 10:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RTtjaw
via IFTTT
Share:

Indra Sjafri tak Khawatir Tinggalkan Seleksi Timnas U-22

Indra mengambil materi modul kelima lisensi kepelatihan Pro AFC pada 19-25 Januari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih tim nasional sepak bola Indonesia U-22 Indra Sjafri mengaku tak khawatir dengan kondisi pemusatan latihan (TC) selama ia bertolak ke Spanyol. Indra mengambil materi modul kelima lisensi kepelatihan Pro AFC pada 19-25 Januari 2019.

Ia sudah merancang program dan menu yang bakal dilahap para pemain selama masa TC di Jakarta. "Gak khawatirlah, kan sudah disiapkan programnya," kata Indra pendek selepas memimpin sesi latihan timnas U-22 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (18/1).

Indra mencontohkan salah satu menu latihan para pemain TC timnas U-22 adalah penguatan pola transisi, baik dalam situasi menyerang ke bertahan maupun sebaliknya.

"Setiap sesi kan ada latihan attacking maupun defense. Nah, itu ditekankan harus ada pola transisi yang diperkuat," katanya.

Pola transisi agaknya termasuk salah satu prioritas bagi Indra untuk menempa kemampuan para pemain timnas U-22 menyongsong keikutsertaan mereka di kompetisi Piala AFF U-22. Event ini berlangsung di Kamboja mulai 18 Februari 2019.

Indonesia dijadwalkan menghadapi Myanmar pada laga pembukaan, 18 Februari, sebelum berturut-turut melawan Singapura, Malaysia dan tuan rumah Kamboja setiap selang dua hari dalam fase penyisihan Grup B.

Selama Indra menimba ilmu untuk syarat mendapatkan lisensi kepelatihan Pro AFC di Spanyol, TC timnas U-22 bakal didampingi jajaran asisten pelatih, yakni Hendro Kartiko, Nova Arianto, Nursaelan Santoso, dan Yunan Helmi. Ini guna memastikan program dan menu latihan tersampaikan dengan baik.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hf8ZMC
January 18, 2019 at 10:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hf8ZMC
via IFTTT
Share:

Jokowi Berikan Rusun untuk Para Santri Garut

Jokowi mengunjungi Ponpes Darul Arqam saat kunjungan kerja ke Garut.

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan kerja di Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (18/1), menyempatkan diri untuk mengunjungi Pondok Pesantren Darul Arqam. Dalam kesempatan itu, Jokowi melihat rumah susun yang sudah dibangun dan diperuntukkan bagi para santri.

Presiden dan rombongan tiba di Pondok Pesantren yang terletak di Desa Nglampangsari, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, pada pukul 15.35 WIB dan masuk rusun Pondok Pesantren Darul Arqam yang dibangun dengan bantuan pemerintah melalui Kementerian PUPR senilai Rp6,9 miliar pada 2018. Ia masuk ke barak-barak untuk meninjau kelaikan kondisi bangunan dan fasilitas yang ada didampingi pengasuh Pondok Pesantren tersebut serta sejumlah pejabat, di antaranya Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Mendikbud Muhadjir Effendy, Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

"Mengecek saja pembangunan rusun-rusun yang ada di pondok pesantren, sekolah-sekolah, perguruan tinggi kualitasnya seperti apa, kekurangannya apa, untuk evaluasi ke depan," kata Presiden.

Menurutnya, desain rusun tersebut terlihat baik di dalam maupun di luarnya. "Saya lihat kalau kita lihat sekarang desain di luar bagus, dalamnya juga bagus. Yang di sini saya lihat kualitasnya baik," katanya.

Saat ini progres pembangunan proyek pondok pesantren itu telah mencapai 97 persen terdiri sari 3 lantai, 12 barak, dan berkapasitas 216 santri. Rusun dilengkapi dengan Prasarana dan Sarana Umum (PSU) termasuk listrik, air, lansekap, dan meubelair. Presiden mengatakan proyek serupa terus dilakukan dan ditambah kapasitasnya setiap tahun.

"Kan ditambah terus tiap tahun. Tahun ini malah bukan hanya rusun saja, kita juga tambah BLK (Balai Latihan Kerja). Ada mungkin seribuan BLK yang ingin kita bangun dari sini," katanya.

Sejumlah santri yang belajar di Pondok Pesantren tersebut, mengaku senang dan gembira dengan rusun yang dibangun oleh Kementerian PUPR. "Ketika saya melihat bangunan rusun ini, saya pikir ini Hotel Darul Arqom" ujar Hija Hamid Fauzi, santri putra kelas X.

Hal senada juga diungkapkan oleh santri putra lainnya, yakni Nabil dan Jafi. Bagi mereka berdua, rusun ini jauh lebih baik untuk ditempati dibandingkan dengan asrama sebelumnya karena kamar yang mereka tempati dilengkapi dengan perlengkapan yang memadai.

Santri-santri putri seperti Aisyah, Liesna, dan Ummuhubby juga menunjukkan rasa senangnya atas bangunan rusun tersebut. Mereka bertiga memohon kepada Jokowi agar mau membangun rusun yang diperuntukkan khusus untuk santri putri.

Kementerian PUPR berharap, rusun yang memiliki bangunan tiga lantai serta bisa ditempati oleh 216 santri ini, dapat memotivasi para santri untuk lebih giat belajar dan mengejar prestasi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S0gqf2
January 18, 2019 at 10:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S0gqf2
via IFTTT
Share:

Ba'asyir released on humanitarian grounds: Jokowi

Abu Bakar Ba'asyir has been serving two-third of his sentence.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- President Joko Widodo (Jokowi) emphasized that convicted terrorist Abu Bakar Ba'asyir was given release based on humanitarian grounds. The president, who assigned his attorney Yusril Ihza Mahendra to seek the release of Ba'asyir, confirmed that the deteriorating condition of the convict's health was the main consideration.

"Yes, the first is indeed a humanitarian reason. This means that he is already old, yes, humanitarian considerations," Jokowi stated after reviewing the Muhammadiyah Islamic Boarding School's Flats in Nglampangsari Village, Cilawu, Garut, on Friday.

Even so, he stressed there were other considerations that were taken into account.

"Yes, health is the main consideration," he remarked.

The president said the release had gone through after lengthy contemplation. He also paid consideration on security aspect.

"It was a prolonged period of consideration, in terms of security, with the chief of Police, experts, and finally with Pak Yusril. However, the process will be with the National Police chief," he noted.

Also read: Abu Bakar Ba'asyir family not to ask for clemency

He added that various considerations had been discussed since about a year.

"It has been a lengthy process of consideration, since the start of last year. The old considerations of the chief of Police, the United States, the coordinating minister for politics and security, and with experts. Finally, with Prof. Yusril Ihza Mahendra," he stated.

Speaking in connection with the impact or threat that might arise from the release, the president said it had also been taken into account. However, he said that humanitarian reasons remained the main factor.

"I conveyed humanitarian considerations and also because they were related to health equipment," he said.

Ba'asyir has served a sentence of nine years of the total 15 years in criminal cases related to terrorism handed down to him. This fact is in accordance with the rules of the state law, making Ba'asyir eligible to be freed without burdensome matters.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HjWj7p
January 18, 2019 at 10:20PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HjWj7p
via IFTTT
Share:

Thailand Percaya Diri Bisa Lolos dari Babak 16 Besar

Thailand akan menantang Cina pada babak 16 besar Piala Asia 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Thailand merasa percaya diri bisa mengatasi Cina. Thailand akan menantang Cina pada babak 16 besar Piala Asia 2019 di Stadion Haza Bin Zayed, Uni Emirat Arab, Ahad (20/1).

Pelatih tim Thailand Sirisak Yodyardthai mengatakan, ia sudah memantau tim Cina ketika pertandingan melawan Korea Selatan di Grup C. Cina kalah 0-2 sehingga menjadi runner-up Grup C dan bakal bertemu Thailand sebagai runner-up Grup A.

Ia cukup lega karena timnya terhindar dari bertemu Korea Selatan pada babak 16 besar. "Saya sudah melihat pertandingan mereka di stadion, cukup bagus kami nanti bertemu China," kata Sirisak seperti dikutip Bangkok Post, Jumat.

Ia mengungkapkan, tim Cina lebih suka mengandalkan umpan bola panjang. Jadi, kata dia, Thailand akan menyesuaikan dengan gaya mereka.

"Saya merasa pertandingan nanti akan ketat, dan kami akan dapat menghentikan mereka," kata Sirisak yang menggantikan pelatih asal Serbia Milovan Rajevac yang dipecat setelah Thailand kalah 1-4 dari India pada laga pertama Grup A.

Jika melawan Korea Selatan, menurut Sirisak akan lebih sulit. Sebab, Korea memiliki kekuatan di segala lini dan bagus dalam tipe permainan apa pun. 

Namun, bukan berarti China dapat dengan mudah dikalahkan. "Saya tidak bilang lawan Cina akan mudah. Kami harus melakukan persiapan dengan baik," ujarnya.

Pemain depan Thailand Adisak Kraisom juga memprediksi pertandingan bakal berlangsung ketat.

Namun, Adisak menyatakan bahwa ia dan rekan-rekan sangat percaya diri untuk pertandingan tersebut. Apalagi Thailand pernah menang telak 5-1 atas Cina di Heifei pada 2013 lalu

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W3KpBD
January 18, 2019 at 10:04PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W3KpBD
via IFTTT
Share:

Polda Jatim Kembali Tangkap Muncikari Prostitusi Artis

Tersangka berinisial W sebelumnya telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kepolisian Daerah Jawa Timur (Jatim) kembali menangkap dan menetapkan seorang tersangka muncikari prostitusi daring artis. Tersangka berinisial W sebelumnya telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Kemarin sudah kami tangkap lagi muncikari yang DPO. Jadi sekarang sudah ada empat muncikari yang kami jadikan tersangka," kata Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan di Mapolda Jatim, di Surabaya, Jumat (18/1).

Dengan tertangkap dan ditetapkannya germo W sebagai tersangka, berarti saat ini sudah ada lima orang yang ditetapkan tersangka dalam praktik haram tersebut yakni germo ES, TN, F, W, dan seorang artis FTV berinisial VA. Namun demikian, Luki menegaskan pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut. Apalagi, jaringan pelacuran yang melibatkan publik figur tersebut disebutnya sebagai jaringan besar, di mana setiap muncikari membawahi artis atau modelnya masing-masing.

"Masing-masing muncikari punya data masing-masing dan kami fokus kepada jaringan muncikarinya. Masing-masing germo punya orang masing-masing," ujar Luki.

Luki juga mengungkapkan, saat ini masih ada dua terduga germo yang masuk daftar pencarian orang (DPO). Dia pun meyakinkan, jajarannya akan segera melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap dua DPO germo tersebut. "Dari hasil pemeriksaan semalam ada dua lagi (yang DPO)" ucap Luki.

Sementara itu Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan mengatakan tersangka germo W telah diperiksa dan disingkronkan data digital dengan bukti-bukti yang didapat.

"Peran W ini sebagai fasilitator atas permintaan germo TN. Dari situ dia juga mengakses ke germo F untuk kemudian diterima oleh germo S," kata Yusep.

Dijelaskan Yusep, posisi keempatnya sejajar. Di mana antarkeempatnya saling memenuhi untuk menyediakan pekerja seks.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QX9IBQ
January 18, 2019 at 10:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QX9IBQ
via IFTTT
Share: