Showing posts with label 2018 at 07:27PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 07:27PM. Show all posts

Saturday, December 29, 2018

Jelang Lawan Palace, Chelsea Konfirmasi Dua Pemain Cedera

Chelsea harus merebut 3 poin dari Selhurst Park supaya posisinya tak disalip Arsenal.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pelatih Chelsea Maurizio Sarri membeberkan kabar kurang bagus buat penggemar the Blues jelang pekan ke-20 Liga Primer Inggris. Dua pemainnya Pedro Rodriguez dan Callum Hudson Odoi dipastikan mengalami cedera pasca-laga Boxing Day tengah pekan kemarin.

Kedua penggawa Chelsea itu tidak tersedia untuk memperkuat tim saat menantang tuan rumah Crystal Palace, Ahad (30/12) malam WIB besok. "Pedro mengalami masalah pada hamstring. Dia akan absen selama 10 hari," kata Sarri dikutip dari Express, Sabtu (29/12).

Sementara Odoi yang baru berusia 17 tahun juga tidak bugar. Sehingga Sarri juga tidak akan mendaftarkan namanya saat melawan Palace.

Posisi Si Biru dari London Barat ada di peringkat empat klasemen sementara Liga Primer Inggris. Chelsea baru mengantongi 40 poin. Tertinggal empat poin dari Manchester City di urutan tiga, dan berjarak 11 poin dari pemuncak klasemen sementara Liverpool.

Chelsea harus merebut tiga poin dari Selhurst Park supaya posisinya tidak disalip Arsenal atau didekati Manchester United. Keunggulan Chelsea dari Arsenal di urutan lima cuma dua poin.

Ketidakhadiran Pedro akhir pekan ini akan diakali Sarri dengan memaksimalkan Eden Hazard, Alvaro Morata, dan Willian Borges. Sarri masih akan memakai pola 4-3-3.

Awalnya target Sarri hanya ingin mengejar tiket ke Liga Champions minimal dengan menyegel posisi empat. Tapi kini peluang The Blues naik peringkat cukup terbuka karena adanya penurunan konsistensi dari Manchester City.

Semula Sarri terkesan lempar handuk dari perburuan gelar di papan atas karena Liverpool dan City memperlihatkan kinerja apik sejak awal musim. "Awalnya ada dua tim yang begitu dominan. Tapi sekarang persaingan mulai terbuka lagi," jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RtSLmZ
December 29, 2018 at 07:27PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RtSLmZ
via IFTTT
Share:

Thursday, November 29, 2018

Ini Alasan Ketua Umum Parmusi Mengundurkan Diri dari PA 212

Usamah mengajukan surat pengunduran diri tersebut sejak Senin (19/11) pekan lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Persaudaraan Muslim Indonesia (Parmusi) Usamah Hisyam mengakui dirinya telah mengundurkan diri sebagai anggota dewan penasehat Persaudaraan Alumni (PA) 212. Ia mengajukan surat pengunduran diri tersebut sejak Senin (19/11) pekan lalu. 

Iaa menjelaskan alasan pengunduran diri dari PA 212 lantaran semangat perjuangan PA 212 kali ini tidak sama seperti semangat pada aksi sebelumnya. “Sudah berbeda sama sekali dengan semangat ruh perjuangan pada saat kita 212, 2016-2017, dan reuni agung 2017," kata Usamah saat dihubungi wartawan, Kamis (29/11).

Ia menjelaskan ruh perjuangan PA 212 ketika itu murni membela Al-Maidah, membela Islam, serta penggalangan persatuan umat Islam. Semangat tersebut masih terasa pada reuni 2017 meski ada muatan politis. 

Namun, kondisi berbeda untuk aksi reuni 212 yang akan datang. Ia menilai reuni akbar pada akhir pekan ini hanya untuk memberikan dukungan politik kepada salah satu capres. 

"Menjelang reuni 212 ini semangat yang dibangun adalah dalam rangka untuk memberikan dukungan politik kepada salah satu capres," kata dia.

Ia menganggap semangat persatuan yang dibawa saat ini justru hilang. Menurutnya dukungan kepada salah satu pasangan calon membuat semangat persatuan yang digulirkan PA 212 tidak lagi sesuai. "Inilah bentuk sikap kritis saya terhadap PA 212, ya, terhadap para penasihat atau alumni," ucapnya.

Ia mengimbau seharusnya PA 212 konsisten terhadap perjuangan awal. Ia mengingatkan agar semangat PA 212 terdegradasi sehingga mengggerus persatuan persaudaraan.

Selain dirinya, Usamah mengatakan, beberapa tokoh ulama juga merencanakan batal hadir dalam reuni yang akan digelar di Lapangan Monas tersebut. Namun, ia tidak mengungkapkan siapa saja tokoh ulama tersebut.

“Ulama-ulama inilah ulama ternama, dikenal masyarakat yang tadinya hadir pada 2016 sekarang nggak hadir karena sudah bergeser semangatnya," katanya. 

Di sisi lain, Usamah menegaskan tidak memberikan instruksi khusus kepada anggota Parmusi terkait reuni ini. Sebab, menurutnya, hal itu murni hak politik pribadi. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RjtF6I
November 29, 2018 at 07:27PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RjtF6I
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 27, 2018

JTD Peroleh Pendanaan Rp 13,7 Triliun untuk Proyek Tol

Pendanaan tersebut didapat dari sindikasi perbankan Cina dan SMI

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Jakarta Tollroad Development mengantongi dana senilai Rp 13,7 triliun untuk membangun ruas tol Sunter - Pulo Gebang. Ruas tol ini merupakan serangkaian dari enam ruas tol yang menjadi paket pembangunan jalan tol dari Kementerian PUPR.

Direktur Utama JTD, Frans Sunito menjelaskan pendanaan ini didapat dari sindikasi perbankan yang dimotori oleh China Contruction Bank, ICBC Bank dan SMI. Enam bank dalam negeri kemudian berperan sebagai mandated lead yaitu Bank BNI, Bank DKI, Bank Mega, Bank BCA, Bank Mandiri dan Bank Mandiri Syariah.

"Dana ini akan langsung kita gunakan untuk menyelesaikan konstruksi. Pembebasan lahan dan pembangunan sudah kami lakukan sejak Januari 2017 kemarin dan progressnya sudah 30 persen," ujar Frans, Selasa (27/11).

Frans menjelaskan pembangunan ruas jalan tol Sunter - Pulo Gebang ini akan beroperasi pada 2021 mendatang. Frans mengatakan pembangunan sendiri terbagi atas dua seksi pada tahap pertama ini. Seksi A yaitu Kelapa Gading Pulo Gebang akan selesai pada semester dua 2019 esok.

Frans mengatakan total sindikasi perbankan ada 29 bank. Tenor yang disepakati dalam perjanjian ini selama 15 tahun dengan bunga tahap pembangunan sebesar 11 persen dan bunga pada saat beroperasi sebesar 10,75 persen.

"Tapi nanti melihat lagi potensi bunga deposito," ujar Frans.

Untuk sementara waktu pembangunan sejak Januari 2017, JTD memakai equity perusahaan untuk bisa memulai pembangunan. Kata Frans hingga saat ini JTD sudah merogoh kas internal hingga Rp 1 triliun.

Frans menjelaskan untuk pencairan pendanaan ini sendiri bisa dilakukan pada Desember mendatang. Hal ini mengingat salah satu syarat dari pencairan dana adalah jika pembebasan lahan sudah 100 persen. Kata Frans, hari ini pembebasan lahan baru terlaksana 92 persen.

JTD sendiri merupakan pemegang konsesi dari enam ruas jalan tol yang akan dibangun pemerintah pada kurun waktu 2018 - 2021 mendatang. Enam ruas tol ini memiliki nilai investasi hingga Rp 50 triliun. Enam ruas tol ini terbagi atas tiga tahap.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QjEGI2
November 27, 2018 at 07:27PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QjEGI2
via IFTTT
Share:

Monday, November 26, 2018

Anggota DPR Ini Soroti Kegagalan Timnas di Piala AFF 2018

Kegagalan PSSI sebagai lembaga tak bisa dilimpahkan pada satu-dua orang saja.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota Komisi X DPR RI Nizar Zahro mengaku prihatin dengan kegagalan tim nasional (timnas) Indonesia di Piala AFF 2018. Namun ia menyerahkan sepenuhnya pada PSSI terkait perlu tidaknya perombakan PSSI secara total.

"Apakah PSSI kepengurusannya diubah atau tidak, lebih bijaksana bilamana urusan itu dikembalikan kepada PSSI. Sesuai masa jabatannya dengan statuta yang telah diputuskan PSSI," kata Nizar kepada Republika.co.id, Senin (26/11).

Nizar berharap PSSI dapat mempertanggungjawabkan kegagalan timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2018. Kegagalan tersebut diharapkan bisa menjadi bahan evaluasi bagi PSSI di kemudian hari termasuk merombak kepengurusan PSSI secara menyeluruh.

Menurut Nizar, kegagalan PSSI sebagai suatu lembaga tidak bisa dilimpahkan kepada satu dua-orang saja. Perlu ada kerja sama untuk memperbaiki kegagalan tersebut.

"Kalau PSSI dianggap gagal, berarti semuanya gagal juga, nggak fair dan bijaksana bilamana kita memvonis satu dua tiga orang yang ada di PSSI, kepada ketua umum, sekjen, atau bendahara misalkan," ujar politikus Partai Gerindra tersebut.

Selain itu, lanjut Nizar, pemerintah juga diharapkan ikut andil dalam menyelesaikan kegagalan PSSI. Bisa dengan membantu membiayai dana pembinaan jika dinilai kurang atau juga terkait mengubah visi misi PSSI.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2P3bLn0
November 26, 2018 at 07:27PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2P3bLn0
via IFTTT
Share: