Showing posts with label March 19. Show all posts
Showing posts with label March 19. Show all posts

Tuesday, March 19, 2019

Sistem Tilang Elektronik Turunkan Angka Pelanggaran Lalin

Tilang elektronik telah diterapkan di Jakarta sejak 1 November tahun lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya Muhammad Nasir menyatakan penerapan sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) menurunkan angka pelanggaran lalu lintas di wilayah Polda Metro Jaya.

"Sebelum ada tilang elektronik satu hari bisa ada 500-an pelanggaran. Sekarang satu hari satu malam hanya 70 sampai 80an kasus saja," kata Nasir di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (18/3).

‌ETLE sendiri telah diterapkan di Jakarta sejak 1 November tahun lalu. Polda Metro Jaya mencatat hingga tanggal 16 Maret 2019, ada 11.118 penindakan yang tertangkap kamera ETLE di wilayah Jalan Thamrin dan Jalan Medan Merdeka. Selama 136, hari itu tercatat 2.584 pelanggaran di Jalan Medan Merdeka dan 8.534. pelanggaran di jalan Thamrin.

Menurut Nasir, dengan berkurangnya angka pelanggaran maka dapat meminimalisasi terjadinya kecelakaan lalu lintas yang memakan korban jiwa. "Data menunjukkan kebanyakan korban kecelakaan adalah pada usia produktif," ujar Nasir. Hal ini tentu dapat berdampak terhadap produktivitas negara.

Polda Metro Jaya sendiri mencatat pada tahun 2018 ada 2720 korban kecelakaan yang berada pada usia 21 hingga 30 tahun. Jumlah ini naik dibandingkan tahun 2017 yang mencapai 2.571 orang. Nasir mengklaim dengan adanya ETLE para pengendara semakin sadar hukum.

"Sistem ETLE ini ampuh membuat orang menjadi semakin sadar hukum," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TUTj6p
March 19, 2019 at 07:58PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TUTj6p
via IFTTT
Share:

In Picture: Tidak Terawat, Taman Tangkuban Perahu Jadi Korban Vandalisme

Sejumlah fasilitas taman menjadi korban vandalisme akibat kurangnya pengawasan.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Warga beraktifitas di dekat fasilitas taman yang dicoret-coret di Taman Tangkuban Perahu, Setiabudi, Jakarta, Selasa (19/3).

Kurangnya pengawasan serta perawatan membuat sejumlah fasilitas di taman tersebut menjadi korban vandalisme sehingga dan terkesan kumuh.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Jo4kJu
March 19, 2019 at 07:55PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Jo4kJu
via IFTTT
Share:

Bubur Ase, Berkuah Semur Dihidangkan dengan Asinan

Bubur ase seolah mengajak penikmatnya "perang rasa".

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bubur ase Bu Neh termasuk jajanan yang terkenal di Jakarta Pusat. Meskipun Bu Neh sudah tiada, anak-anaknya terpanggil untuk terus membuat kuliner lokal itu untuk melestarikan keberadaan racikan Sang Bunda yang berbeda dengan bubur asinan semur (ase) lainnya.

Buat yang tak biasa menyantapnya, bubur ase ibarat mengajak "perang rasa". Singkirkan gambaran bubur ayam dari benak. Bubur ase jauh sekali dari cita rasa bubur ayam yang sama-sama berbahan dasar nasi lunak.

Lantaran rasanya yang unik, orang menyebut bubur ase nyeleneh. Wajar saja, Bu Neh dan penerusnya menjual makanan dari campuran bubur putih, ditambah asinan, dan berkuah semur.

Saat terhidang, bubur ase tampak terselimuti oleh kerupuk merah dan emping. Begitu Begitu kerupuknya disibak, bubur ase memperlihatkan bahan dasarnya berupa bubur nasi yang dibanjur dengan kuah semur yang agak encer. Sebagai pendamping, bubur ase Bu Neh tampak dilengkapi tahu dan potongan daging sapi semur.

Dengan paduan tersebut, bubur ase bercita rasa manis. Isian tahu dan potongan daging sapi memberi rasa gurih pada bubur ase.

Yang membuat bubur ase menarik untuk dicoba adalah campuran asinannya. Ada tauge, timun, sawi asin, dan lobak yang telah direndam dengan cuka garam dan gula yang membuat kumplit bubur ase Bu Neh.

“Katanya sih yang bikin beda dari bubur ase yang lain adalah asinan kami lebih lengkap,” kata Yeni, salah satu putri dari Bu Neh, yang ditemui Republika.co.id di acara Festival Jajanan Bango, Jakarta, akhir pekan lalu.

Terbayang rasanya kan? Kuliner ini telah ada sejak 1968 di Jakarta, tepatnya di Jalan Kebon Kacang 3 Nomor 83, Jakarta Pusat. Bubur Ase bisa ditemukan sejak siang hingga malam. Sepiring bubur ase dihargai Rp 15 ribu.

Semenjak Bu Neh meninggal, penjualan bubur ase diteruskan oleh anak-anaknya, termasuk Yeni dan Heru. Mereka membuatnya berdasarkan pesanan.

"Sepanjang bulan Ramadan tahun ini, kami menerima pesanan bubur ase," ujar Yeni.

Cobain yuk!

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Jo49hi
March 19, 2019 at 07:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Jo49hi
via IFTTT
Share:

Listrik di Sungai Penuh dan Kerinci Kembali Normal

ULP PLN Sungai Penuh harus memberlakukan mekanisme nyala bergilir

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG- Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sungai Penuh Ahmad Darmawan Andhika Bakti mengatakan sistem transmisi 150 kV Bangko - Sungai Penuh sudah kembali normal. Sekarang listrik di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi sudah kembali normal.

Sebelumnya ULP PLN Sungai Penuh harus memberlakukan mekanisme nyala bergilir untuk masyarakat Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci setelah tower transmisi pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Bangko-Sungai Penuh roboh sejak Sabtu (9/3).

Andhi mengatakan saat itu penyalaan bergilir ini harus dilakukan sampai tower pulih kembali. Andhi menyebut penyalaan bergilir ini akan berlangsung kurang lebih satu minggu.

"Alhamdulillah, sistem transmisi 150 kV Bangko - Sungai Penuh sudah kembali normal. Sudah tidak lagi nyala bergilir. Sesuai yang dijanjikan hanya seminggu untuk semuanya kembali normal," kata Andhi kepada Republika, Selasa (19/3). Keadaan listrik di Sungai Penuh dan Kerinci normal sejak kemarin, Senin (18/3).

Sebelumnya Tower transmisi SUTT Bangko-Sungai Penuh rubuh pada Sabtu (9/3) . Penyebabnya karena longsor yang terjadi di Puncak bukit di Wilayah Penetai, Muara Emat. Longsor tanah tersebut mengakibatkan beberapa pohon besar menimpa kabel jaringan SUTT yang ada dilokasi sehingga robohnya tower penyangka kabel tidak terelakkan dan pasokan listrik menjadi terputus. Besaran beban padam  akibat kejadian ini adalah sekitar 13,3 MW.

Tak lama setelah kejadian PLN mengupayakan recovery maksimal untuk meminimalisir pemadaman dengan melakukan manuver suplai melalui pembangkit swasta IPP seperti PLTMH yang berada disekitar lokasi. Sebelumnya akibat kejadian tersebut Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci sempat mengalami padam total.

Saat PLN Unit Induk Wilayah (UIW) PLN UIW S2JB dan ULP Sungai Penuh melakukan recovery,  PLN UIW  Sumbar mengirimkan bantuan genset mobile untuk meminimalisir pemadaman yang terjadi di sebagian wilayah Kota Sungai penuh dan Kabupaten Kerinci.

PLN UIW Sumbar mengirim sebanyak 7 genset, dengan rincian  dari PLN UP3 Padang sebanyak dua buah genset dengan daya 100 kW dan 60   kW, PLN UP3 Bukittinggi sebanyak dua buah genset dengan daya 100 kW dan 65 kW, PLN UP3 Solok sebanyak dua buah genset dengan daya 65 kW dan 50 kW, dan satu buah genset dari PLN UP3 Payakumbuh dengan daya 72 kW. Total daya mampu yang diberikan genset tersebut adalah +/- 512 kW.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Jo47Gc
March 19, 2019 at 07:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Jo47Gc
via IFTTT
Share:

Pochettino Prediksi Barcelona akan Juara Liga Champions

Pochettino menilai Barcelona bisa mengalahkan Manchester United

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino memprediksi bahwa Barcelona bakal keluar sebagai juara Liga Champions musim ini. Sebelum prediksi itu terwujud benar adanya, Barcelona siap ditantang Manchester United di laga babak kuarter-final Liga Champions.

Manchester United belakang ini menunjukkan performa ciamik di bawah arahan manajer sementara Ole Gunnar Solskjaer yang menggantikan Jose Mourinho pada Desember tahun lalu. Solskjaer mengoleksi 14 kali menang dalam 19 pertandingan. Hasil yang membanggakan bagi Manchester United.

Pochettino merasa bahwa Manchester United masih perlu bekerja lebih keras agar dapat tampil kompetitif melawan Barcelona yang kini memimpin klasemen Liga Spanyol. "Barcelona pantas menjadi salah satu tim yang difavoritkan keluar sebagai juara Liga Champions" kata Pochettino kepada para wartawan.

Mantan bos Espanyol itu menilai, Valverde telah menunjukkan hasil pekerjaannya dengan cemerlang. Menurutnya Barcelona memiliki sederet pemain hebat, dan mereka punya Lionel Messi "Saya kira Manchester United menjadi tim yang telah banyak mengenyam segudang pengalaman di masa lalu untuk meraih kemenangan. Hanya saja Barcelona melangkah lebih maju dibandingkan dengan Manchester United," katanya sebagaimana dikutip dari laman eurosport.

Spurs siap melawan Manchester City di babak kuarter-final. Pochettino menunjuk bahwa pasukan asuhan Pep Guardiola itu mengincar trofi Liga Champions musim ini. "Nyata bahwa Manchester City tampil sebagai tim yang dirancang agar meraih kemenangan di setiap pertandingan. Bahkan mereka dituntut harus menang," katanya juga.

"Kami siap melawan mereka. Kami tahu bahwa turnamen memerlukan kesiapan dan kebugaran fisik. Kami mendapat angin segar karena memiliki stadion baru, dan kami siap mendapat dukungan dari 62.000 penonton yang merupakan energi tersendiri bagi kami," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ucVKmi
March 19, 2019 at 07:27PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ucVKmi
via IFTTT
Share:

Menjelang UNBK, Gladi Resik Terakhir Dilakukan

Berbagai persiapan demi kelancaran UNBK telah dilakukan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk SMK akan dimulai pekan depan, kemudian akan dilanjutkan oleh UNBK untuk SMA/MA. Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan gladi resik untuk menyambut ujian ini.

"Untuk UNBK, Puspendik melakukan gladi resik di beberapa daerah. Hari ini pelaksanaan gladi resik terakhir," kata Bambang pada Republika, Selasa (19/3).

Ia menjelaskan berbagai persiapan demi kelancaran UNBK telah dilakukan. Pelatihan proktor dan help desk juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi terjadinya masalah teknis ketika ujian berlangsung.

Selain itu, koordinasi antar lembaga juga telah dilakukan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan PLN, Polri, serta BSSN telah saling berkoodinasi terkait kelancaran pelaksanaan UNBK.

Bambang melanjutkan, bahan untuk UN SMA sudah selesai digandakan sesuai dengan perintah Menteri. Sebagian soal juga telah didistribusikan ke sekolah-sekolah yang akan melaksanakan UNBK.

Sementara itu, untuk SMK, ada sekitar 13.489 sekolah yang berpartisipasi. "Dari jumlah itu, 98 persen UNBK. Sisanya Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Simulasi dan gladi resik sudah dilakukan," kata dia lagi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2WcisqJ
March 19, 2019 at 07:27PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2WcisqJ
via IFTTT
Share:

Pemprov DKI akan Bentuk Badan Integrasi Antarmoda

Transportasi umum di DKI Jakarta masih dikelola masing-masing operator.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswean mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan membentuk sebuah badan untuk mengelola transportasi di ibu kota. Menurutnya, hal itu sebagai konsolidasi pengelolaan transportasi publik dan pembangunan infrastruktur sistem transportasi.

"Pengelolaan transportasi di DKI dan Jabodetabek itu harus dalam sebuah badan yang terintegrasi. Badan itu bukan berarti membuat lembaga baru, yang ada diintegrasikan," ujar Anies usai mendampingi Presiden Joko Widodo dan jajaran Menteri Kabinet Kerja menjajal Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta, Selasa (19/2).

Ia mengatakan, saat ini transportasi umum di DKI Jakarta masih dikelola masing-masing operator. Diantaranya PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), PT Kereta Commuterline Indonesia (KCI), PT MRT Jakarta, dan PT LRT Jakarta.

Ia mengatakan, dalam rapat terbatas bersama pemerintah pusat sebelum uji coba MRT hari ini, Presiden Jokowi ingin ada badan atau entitas baru yang dapat mengelola integrasi antarmoda di Jakarta.

"Entitas baru ini adalah mengintegrasikan dari yang sudah ada, kemudian entitas baru ini nantinya yang akan melaksanakan pengelolaan tansportasi di DKI," kata Anies.

Ia melanjutkan, badan itu nantinya diharapkan memudahkan tata kelola sistem transportasi yang berada dalam kesatuan organisasi. Nantinya, pengelolaan moda transportasi menjadi satu arah.

Selain itu, melalui badan tersebut juga, subsidi yang digelontorkan Pemprov DKI akan melalui satu pintu. Artinya, kata Anies, subsidi yang diberikan tidak lagi hanya per moda melainkan mencakup seluruh transportasi umum di Jakarta.

"Kan sekarang Jakarta nih beri subsidi untuk Transjakarta sendiri, MRT sendiri, LRT sendiri, kalau nanti terintergrasi nanti akan bisa satu subsidi untuk semuanya," jelas Anies.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ucVIea
March 19, 2019 at 07:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ucVIea
via IFTTT
Share:

Paket Terakhir (Cerpen)

Wajah Nek Sumini tersenyum menunjukkan ekspresi merindu.

Dengan penuh rasa penasaran kutunggui lingkaran kecil bertuliskan loading yang terus berputar di layar komputer. Aku sudah tidak sabar hendak membaca email yang dimaksud Taro San. Tadi pagi ia berkata ada sebuah email yang memintaku menjem put sebuah paket spesial di sebuah alamat. Hatiku berdegup senang, walau di sisi lain aku merasa bingung siapa orang yang mengirim pesan itu.

Saat email terbuka, aku langsung membacanya dengan saksama. Kami berharap paket ini diambil secara langsung oleh pegawai Anda bernama Joko, orang Indonesia, di alamat yang kami cantumkan. Ongkos tambahan atas pelayanan ini akan kami bayarkan pada saat pengambilan barang, arigatou gozaimas.

"Mungkin kau pernah mengantar sebuah kiriman ke seorang gadis, kemudian dia jatuh hati padamu Joko San," goda Taro San sambil tertawa.

Kuabaikan candaannya dan kembali fokus membaca alamat si pengirim. Sejenak kemudian senyumku mengembang. Aku tahu alamat ini. Tentu saja. Ini adalah alamat nenek yang pernah kutemui bulan lalu. Aku masih ingat, pada hari itu matahari musim panas bersinar lebih terik dari biasanya.

Ditambah lagi, mood-ku sedang tidak baik, setelah permohonanku untuk pindah kewarganegaraan kembali ditolak pihak Imigrasi Tokyo. Semua hal tersebut cukup membuat aku ingin segera menyelesaikan tugas hari itu dan kembali ke ruang kantor yang sejuk. Namun, sayang, sebuah paket masih teronggok di dalam mobil menunggu untuk diantarkan.

Alamat di paket itu menuju ke sebuah apartemen kecil di pinggir Kota Tokyo. Beberapa lansia terlihat sedang menjemur pakaian di luar jendela apartemen. Dengan cepat, aku berkesimpulan bahwa ini adalah apartemen bersubsidi yang disediakan pemerintah untuk para pensiunan.

Ting tong! "Sumimashen (permisi)," kupencet bel di sebelah pintu. Tidak ada jawaban atau tanda keberadaan pemilik rumah. Aku sudah bersiap untuk menaruh paket tersebut di kotak pos, sebelum kemudian sebuah suara langkah diseret dan gagang diputar terdengar dari balik pintu.

"Gomenashai (maaf), tadi saya di kamar mandi," seorang wanita berusia 70-an muncul dari balik pintu sambil merunduk meminta maaf.

"Daijobu (tidak apa-apa), ini ada paket untuk Anda," aku berusaha tetap tersenyum.

"Arigatou! Eh tunggu dulu, apakah Anda orang Indonesia?" sambil memperbaiki posisi kacamatanya, nenek tersebut memandangi wajahku dari dekat. Dilihat dan ditanya seperti itu tentu saja membuatku terkejut dan jengah.

"Haik, saya orang Indonesia," aku mengangguk.

"Sugoi nee (luar biasa)! Saya juga orang Indonesia, nama saya Sumini," nenek itu berteriak girang sambil menyalami tanganku dan mulai berbicara dengan bahasa Indonesia.

Pantas saja aku merasa wajah nenek tersebut berbeda dengan orang Jepang pada umumnya. "Nama saya Joko!" Aku tersenyum canggung, bingung harus bereaksi seperti apa dalam situasi seperti ini.

"Ah, wakata! (Ah saya paham) Joko, kamu adarah orang Indonesia pertama yang mengunjungi apartemen ini dalam waktu dua puruh tahun terakhir." Aku berusaha menahan senyum, sedikit lucu mendengar Nek Sumini berbicara bahasa Indonesia dengan aksen Jepang. Sepertinya ia sudah terlalu lama tidak menggunakan bahasa Indonesia. Beberapa huruf 'L' bahkan tertukar dengan huruf 'R', sesuatu yang menjadi ciri khas aksen Jepang.

"Kamu mau minum teh duru? Apa itu bahasa Indonesianya? Ah, siraturahim! Kamu mau siraturahim di daram terlebih dahuru?"

Meski aku sudah sangat penat, demi melihat wajah girang Nek Sumini aku sungkan untuk menolak. Lagi pula tidak ada salahnya minum teh sebentar. Aku mengangguk setuju. Nenek Sumini girang bukan kepalang. Dengan langkah tertatih-tatih ia langsung menarik tanganku untuk masuk ke dalam.

Apartemen itu berukuran tidak terlalu besar, cocok untuk lansia. Di bagian ruang tengah yang menyatu dengan dapur, aku melihat berbagai dekorasi khas Indonesia. Di dinding aku melihat sebuah kalender lawas bergambar Tugu Yogya dan bertuliskan 1987. Di atas televisi aku melihat foto mantan presiden kedua Indonesia yang bersisian dengan gambar burung garuda. Sementara di atas meja, sebuah radio tape lawas dengan merdu mengalunkan suara indah Kang Ebiet. Aku merasa seperti di kampung.

Dimulai dengan secangkir teh melati, obrolan kemudian mulai mengalir dengan ringan. Tentu saja Nenek Sumini yang lebih banyak bercerita dan aku memilih menjadi pendengar yang baik. Tiga puluh tahun lebih meninggalkan tanah air membuat Nenek Sumini kenyang dengan pengalaman yang menarik. Walau baru saja bertemu, aku senang mendengar cerita-ceritanya.

"Apakah nenek tidak rindu dengan Indonesia?" tanyaku.

"Tentu aku rindu. Kalau boleh jujur, aku sangat ingin kembari ke Tanah Air," jawabnya sambil menyeruput teh dari gelasnya.

"Bukankah di sini lebih enak Nek? Segalanya berjalan dengan disiplin dan nyaman."

"Kau tahu apa yang aneh Ko. Terkadang ketidakteraturan masyarakat Indonesialah yang membuat aku rindu. Di tengah kesemrawutan kita tersisip basa-basi dan candaan. Di tengah kemiskinan dan kesusahan, ada rasa tolong-menolong dan bekerja sama," ucapnya sambil menuangkan kembali teh ke dalam cangkirku yang sudah kosong.

"Dan kau tahu apa lagi Ko, aku sedikit bosan dengan suasana teratur di sini, Nenek Sumini mengecilkan suaranya seolah takut ucapannya didengar oleh orang lain. Terkadang aku rindu detail kecil Indonesia kita. Sederhana saja, seperti tetangga yang kerap mengunjungi, bercengkerama di warung dekat rumah, atau rutinitas menggosip para ibu di sore hari," ucapnya yang membuat kami tertawa bersama.

Sebelum kemudian ia batuk sambil memegang dada. Spontan aku mengambilkan minum untuknya.

Setelah batuknya mereda, aku menanyakan hal yang sedari tadi menggelitik pikiranku. "Kalau begitu, mengapa nenek tidak pulang saja ke Tanah Air?" Air muka Nenek Sumini langsung berubah. Suasana menjadi hening. Ia diam, tidak segera melanjutkan jawabannya. Aku merutuk dalam hati karena telah melontarkan pertanyaan sensitif seperti itu.

"Aku tidak punya uang untuk pulang Ko. Sejak kematian suamiku empat tahun yang raru, aku hidup sendiri dari menjadi pengasuh anak. Tabungan? Semuanya sudah habis untuk biaya rumah sakit suamiku," mata Nenek Sumini mulai berkaca-kaca.

"Ragi pura, untuk apa purang? Semua orang yang kukenar mungkin kini sudah tiada," Ia mencoba untuk tersenyum, meski terlihat sedikit dipaksakan.

Rasa simpati muncul dalam hatiku. Nenek Sumini bagai orang tua di persimpangan jalan. Ia terjebak di antara masa lalu yang indah di kampung halaman, masa sekarang yang sulit di kampung orang, dan masa depan yang pasti dengan menunggu kematian.

Saat itu waktu terasa berjalan begitu cepat. Tanpa kusadari, jarum pendek telah menuju angka dua. Aku harus kembali ke kantor, sebelum Taro San marah dan memotong gajiku. Walau sebenarnya aku masih ingin berada di sini.

"Terima kasih Joko, sering-seringlah datang ke sini. Lain kali aku akan memasak sayur rodeh," ujar Nenek Sumini sembari melambaikan tangan.

Mendengar itu aku tertawa, pasti yang dimaksud nenek adalah sayur lodeh. Aku balas melambaikan tangan sambil mengangguk. Satu bulan berlalu, kesibukan kerja belum memberikan aku waktu untuk kembali mengunjungi Nenek Sumini. Meskipun begitu, sebenarnya aku sudah mempersiapkan sebuah hadiah spesial untuknya.

Siang ini, sebelum mengambil paket spesial di rumah nenek, aku pulang terlebih dahulu untuk mengambil hadiah yang telah aku siapkan. Hadiah itu adalah sebuah tiket pesawat pulang pergi ke Indonesia. Sementara untuk akomodasi, aku telah meminta adikku untuk mengurus keperluan nenek selama di Tanah Air.

Demi membeli tiket ini aku harus mengikhlas kan satu bulan gajiku. Sedikit berat memang, tapi entah mengapa hati kecilku berbisik bahwa aku harus melakukannya. Aku senang bila bisa membantu mengobati kerinduan Nenek Sumini kepada negerinya.

Sesampainya di apartemen itu, aku langsung menekan bel. Terdengar suara langkah kaki mendekat dari balik pintu. Gagang pintu terpu tar dan mulai terbuka.

"Kejutan!" teriakku sambil menunjukkan selembar tiket di tanganku.

"Hee, nani?" seorang lansia bermata sipit yang muncul dari balik pintu terlihat kebingungan.

Aku heran, mengapa yang membuka pintu bukan Nenek Sumini. Kucocokkan kembali nomor rumah dengan alamat yang ada dalam catatanku. Persis, tidak ada yang berbeda.

"Gomenashai! Maaf mengejutkan Anda. Apakah Nyonya Sumini ada di rumah?" Saya ingin menjemput paket, sambil menunduk, aku meminta maaf dalam bahasa Jepang.

"Ah, wakata! Kamu Joko kan, tunggu sebentar!" Perempuan bermata sipit itu masuk ke dalam dan kemudian kembali sambil membawa sebuah kotak kayu berukir bunga sakura.

"Sumini sudah meninggal pekan lalu karena sakit paru-parunya. Ini adalah abu jasadnya dan selembar surat untukmu. Kami minta maaf tidak bisa menguburkannya sesuai agamanya karena itu sangat sulit dilakukan di sini," sambil menitikkan air mata dia menyerahkan kotak tersebut beserta selembar surat. Aku terkejut. Dalam kondisi masih tidak percaya, aku mulai membaca lembar surat itu.

"Nak Joko, maaf merepotkanmu, tapi aku tidak punya siapa pun untuk kumintai tolong. Jika aku mati, aku ingin abu jasadku kau simpan dan bawalah ke Tanah Air saat kau pulang suatu saat nanti. Meski aku sudah menghabiskan hampir separuh hidupku di tanah orang, aku ingin abuku di kubur di tanah kelahiranku. Tanah yang selalu kurindukan sepanjang perantauanku, Indonesia. Aku mohon dengan sangat kepadamu. Wassalam."

Tiket yang telah kugenggam di tangan kembali kumasukkan ke dalam saku. Seketika, bayangan wajah Nenek Sumini muncul dalam benakku. Wajahnya tersenyum sendu menunjukkan ekspresi merindu. Dengan punggung tangan aku usap mataku yang sudah basah.

Tenang saja Nek! Paket terakhir darimu akan kuantarkan dengan tanganku sendiri. Kita berdua akan kembali ke Indonesia, bersama-sama.

TENTANG PENULIS

SYAHIRUL ALIM RITONGA Penulis merupakan anggota FLP Yogyakarta dan merangkap menjadi mahasiswa T. Mesin UGM.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2JnYc3W
March 19, 2019 at 07:21PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2JnYc3W
via IFTTT
Share:

Pelajar Gakin Tembus Perguruan Tinggi, Minim

Pendidikan merupakan modal berharga bagi individu untuk mengembangkan diri.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Ketua DPW Partai Nasdem Jabar, Saan Mustopa, mengaku prihatin dengan sektor pendidikan saat ini. Salah satunya, soal akses pelajar dari keluarga miskin yang ingin menempuh pendidikan di perguruan tinggi, masih minim. Sehingga, mimpi masyarakat tak mampu untuk kuliah, banyak yang kandas di tengah jalan.

"Warga miskin, sudah selayaknya mendapat prioritas untuk mendapat beasiswa. Supaya, mereka bisa bebas memilih dan masuk di perguruan tinggi yang ada di Indonesia," ujar Saan, yang juga sebagai caleg DPR dari Dapil VII Jabar ini, Selasa (19/3).

Melihat kondisi ini, dirinya melalui Saat Mustopa Center, berupaya membantu pelajar miskin. Supaya, bisa kuliah di perguruan tinggi yang disukainya. Saat ini, sudah banyak pelajar dari berbagai daerah di Jabar, yang telah menyenyam pendidikan tinggi. Bahkan, sudah ada yang lulus jadi sarjana.

Karena itu, Saan akan berupaya membantu warga miskin untuk bisa mengakses pendidikan secara maksimal. Mengingat, pendidikan merupakan modal yang sangat berharga bagi individu untuk mengembangkan diri. Sekaligus mengurangi pengangguran. 

"Akses untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas harus dibuka selebar-lebarnya bagi seluruh pelajar termasuk pelajar dari kalangan yang kurang mampu," ujarnya.

Tak hanya beasiswa saja, di Saan Mustopa Center juga sering melakukan pelatihan-pelatihan pendidikan dan kepemimpinan. Sasarannya, tentu anak muda dan pelajar untuk mengembangkan diri. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan generasi muda ini bisa mengembangkan bakat dan potensinya.

"Kami juga mendukung langkah pemerintah pusat, melalui Kemendikbud dan Pemrov Jabar yang telah memrioritaskan pendidikan. Namun, akses bagi pelajar miskin sebaiknya dibuka lebar," ujarnya.

Di sektor pendidikan, Pemprov Jabar mendorong supaya pendidikan bisa mengatasi persoalan pengangguran. Salah satunya, melalui program pendidikan vokasi industri.

Seperti yang diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum pendidikan vokasi industri menjadi solusi untuk mengatasi pengangguran. Pendidikan ini,  akan menciptakan jalinan kerja sama yang sinergis antara SMK dan kalangan industri dalam penyerapan tenaga kerja.

"Jabar, sebagai provinsi dengan penduduk terbanyak, dengan vokasi ini diharap bisa mengatasi pengangguran," ujarnya. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TTHwW1
March 19, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TTHwW1
via IFTTT
Share:

Gusti Randa Klaim Ditunjuk Jadi Ketua Umum Sementara PSSI

Salah satu tugas adalah mempersiapkan Kongres Luar Biasa PSSI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota komite eksekutif (exco) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Gusti Randa mengaku sudah ditunjuk oleh Ketua Umum PSSI Joko Driyono sebagai pemimpin sementara PSSI. Salah satu tugas yang harus dikerjakan olehnya adalah mempersiapkan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI.

"Penugasan ini dituangkan dalam Surat Keputusan. Ketua umum Pak Joko Driyono memiliki diskresi untuk menunjuk saya sebagai bagian dari exco agar menjabat atau menduduki posisi itu," ujar Gusti Randa di Jakarta, Selasa.

Pria yang juga berprofesi sebagai pengacara ini menyatakan resmi ditunjuk oleh Joko Driyono untuk memimpin PSSI sejak hari ini (19/3). Dengan demikian, Gusti Randa untuk sementara memimpin kerja PSSI mulai dari soal timnas sampai menyiapkan segala hal menyangkut Kongres Luar Biasa (KLB) yang sudah disepakati.

Sebagai informasi, Statuta PSSI tidak menyebutkan satu pun kata mengenai "diskresi" ketua umum untuk menunjuk penggantinya. Statuta PSSI, tepatnya pasal 39, menyatakan bahwa apabila ketua umum tidak ada atau berhalangan, maka wakil ketua umum dengan usia tertua akan menggantikannya.

Berdasarkan itu, seharusnya Wakil Ketua Umum PSSI Iwan Budianto yang menempati posisi ketua umum ketika Joko Driyono berhalangan. Akan tetapi, Gusti Randa memiliki alasan mengapa dia, bukan Iwan Budianto yang memimpin PSSI.

"Ini sifatnya penugasan dan itu kewenangan diskresi dari ketua umum. Ketua umum sendiri saat ini posisinya non aktif dan itu diperbolehkan agar beliau mempunyai waktu untuk menyelesaikan perkara hukum yang dijalaninya," kata Gusti.

Mantan aktor ini berjanji untuk mengumpulkan semua anggota exco PSSI untuk menyelaraskan visi misi ke depan sampai KLB digelar. Jabatan baru ini akan membuat Gusti Randa semakin sibuk karena dia juga menjabat komisaris PT Liga Indonesia Baru, pengacara pemain Persija Jakarta Marko Simic dan kepala bidang pembinaan dan prestasi Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ufn3wg
March 19, 2019 at 07:16PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ufn3wg
via IFTTT
Share:

Tim Aerobatik Jupiter Siap Tampil di Langkawi

KSAU beserta jajaran berkesempatan menyaksikan penampilan Jupiter Aerobatic Team ini

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA – Tim Aerobatik Jupiter (Jupiter Aerobatic Team) TNI AU bakal kembali unjuk keterampilan di event internasional. Kali ini, tim dijadwalkan tampil di ajang Langkawi International Maritime and Aerospace Exhibition (LIMA) 2019, Malaysia.

Pada perhelatan yang digelar 26-30 Maret itu, enam unit pesawat KT-1 Wong Bee dari Tim Jupiter akan menyajikan aneka manuver di udara. 

Selasa (19/3), latihan terakhir dan kesiapan tim sebelum berangkat ke Langkawi ditinjau langsung Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Yuyu Sutisna, di Lanud Adisutjipto Yogyakarta.

Bersama sejumlah pemimpin redaksi media massa, KSAU beserta jajaran berkesempatan menyaksikan penampilan Jupiter Aerobatic Team ini selama sekitar 15 menit. Usai unjuk kebolehan, para anggota tim JAT dan kru lantas mendapat pengarahan dan pembekalan dari KSAU.      

Tim akan berangkat pada Rabu (20/3) menuju Langkawi. KSAU mengharapkan mereka dapat tampil baik sehingga membanggakan jajaran TNI AU dan bangsa Indonesia.

“Tim JAT sudah berkiprah di berbagai event nasional maupun internasional, selain di Langkawi, juga pernah tampil di Singapura, Thailand, hingga Brunei,” jelas Yuyu Sutisna.

Ia menuturkan, undangan dari Malaysia ini merupakan sebuah kehormatan bagi Tim Jupiter serta TNI AU. Demikian juga akan semakin memperkuat kerja sama antara angkatan udara kedua negara.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FdCzxL
March 19, 2019 at 07:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FdCzxL
via IFTTT
Share:

Ini Penyebab Wisata Kalimantan Kalah Saing

Meski Jantung Kalimantan ada di Indonesia, tapi ketertarikan wisatawan rendah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kawasan Heart of Borneo atau Jantung Kalimantan yang masuk ke dalam wilayah Indonesia kalah bersaing dengan kawasan yang berada di wilayah Malaysia dan Brunei Darussalam. Meskipun wilayah Jantung Kalimantan mayoritas ada di Indonesia, nyatanya ketertarikan wisatawan rendah.

Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambrie menjelaskan beberapa penyebab dari ketertinggalan Kalimantan sebagai destinasi wisata. “Kalimantan sudah terlalu lama ditinggalkan dan kita punya keterbatasan infrastruktur jalan. Tapi, untuk membangun jalan butuh biaya sangat mahal,” kata Irianto di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Selasa (19/3).

Ia memaparkan, panjang pulau Kalimantan lebih dari 1900 kilometer. Sekitar 1030 kilmeter diantaranya masuk wilayah Kalimantan Utara. Namun, wilayah yang luas itu belum saling terhubung dengan akses jalan yang mencukupi sehingga banyak wisatawan yang mengurungkan niat mengunjungi Kalimantan.

Sebaliknya, kawasan ekowisata yang terdapar di negara bagian Malaysia yakni Sabah dan Sarawak serta Brunei Darussalam menjadi favorit kunjungan wisatawan mancanegara, terutama dari Cina. Dimana, tingkat keterisian kamar hotel selalu mencapai titik maksimal. Sementara itu, mengutip data BPS, tingkat penghunian kamar (TPK) di Kalimantan Utara hanya mencapai 58,8 persen.

“Di Kota Kinabalu (Ibu Kota Sabah) seluruh kamar hotel penuh menjelang akhir pekan. Ini karena akses yang mudah dan murah. Saya sudah melihat sendiri, mereka menikmati betul hasil pariwisata,” kata Irianto

Ia menjelaskan, luas kawasan Jantung Kalimantan yang masuk ke wilayah Indonesia 16,8 juta hektare. Dari jumlah itu, sebanyak 30,9 persen masuk ke Provinsi Kalimantan Utara. Sisanya, 22,1 persen di Kalimantan Timur, 18 persen di Kalimantan Tengah, dan 29,1 persen di Kalimantan Barat.

Saat ini, khusus di Kaltara baru terdapat 624 kilometer jalan negara, 677 kilometer jalan provinsi dan 3.129 kilometer jalan kabupaten/kota. Di sisi lain, akses transportasi udara dari dan ke Kaltara maupun wilayah Kalimantan lainnya masih perlu ditambah.

“Infrastruktur jalan dan udara masih terbatas. Pembangunan infrastruktur transportasi sudah dimulai, namun masih butuh waktu yang lama dan biaya yang besar,” ujarnya.

Sementara itu, jumlah hotel masih amat terbatas serta lokasi-lokasi ekowisata yang masih terisolasi oleh transportasi umum. Alhasil, para wisatawan harus mengeluarkan biaya lebih untuk membayar sewa transportasi hingga sampai ke tempat tujuan. 

Meski begitu, Irianto mengatakan, program pemerintah pusat telah memulai pembangunan jalan cukup membantu Kalimantan untuk bisa mempermudah akses. Selanjutnya, kata dia, pemerintah provinsi akan terus melanjutkan pembangunan dengan kondisi keterbatasan anggaran daerah saat ini.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Wgcs0h
March 19, 2019 at 07:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Wgcs0h
via IFTTT
Share:

Menpora Dukung Kejuaraan Freestyle Motor

Kejuaraan tingkat nasional ini akan berlangsung pada 6 April.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menerima kunjungan Indonesia Stuntride Association (ISA), Selasa (19/3) sore. Pengurus ISA menyampaikan akan menggelar kejuaraan freestyle motor.

Pada pertemuan yang berlangsung santai tersebut, Menpora antusias mendengar pemaparan dari Ketua ISA Royke Laluw beserta Sekjen Andi, Ketua ISA DKI Jakarta Rully dan Bendahara ISA Okti. Rencananya, kejuaraan tingkat nasional ini akan berlangsung pada 6 April.

Menpora menyambut baik akan adanya rencana kejuaraan freestyle motor tersebut. Menpora berpesan, kebersihan hingga keamanan dapat terjaga selama kejuaraan berlangsung.

“Keren, semoga berjalan dengan baik. Kebersihan  dan keamanan tetap terus dijaga selama acara berlangsung nantinya,” ujar Menpora.

Sementara itu, Ketua ISA Royke Laluw mengatakan, kejuaraan freestyle motor rencananya akan diikuti sekitar 300-an peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Kata dia, freestyle motor di lndonesia termasuk salah satu yang terbaik di level Asia.

“Kita ingin membuat kejuaraan freestyle dan minta dukungan dari Bapak Menpora. Indonesia salah satu yang terbaik di Asia. Acara rencananya diselenggarakan di Kemenpora pada 6 April mendatang. Para freestyle motor sudah kita infokan,” kata Royke.

Ia berharap, freestyle motor bisa menjadi kebanggan Indonesia. Royke juga ingin, freestyle motor Indonesia bisa ikut pada ajang kejuaraan dunia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ucTUSq
March 19, 2019 at 07:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ucTUSq
via IFTTT
Share:

Dua Perempuan AS Dianiaya Israel, Kongres Diminta Tegas

Kedua perempuant tersebut terjebak dalam konfrontasi di Masjid al-Aqsha

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON – Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) dan Muslim Amerika untuk Palestina (AMP) meminta perwakilan Kongres AS untuk mengambil tindakan terhadap Israel atas serangan yang terjadi pada 12 Maret lalu terhadap dua saudara perempuan asal Amerika di kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki.

Dilansir dari mondoweiss, Selasa (19/3), perwakilan CAIR dan AMP mengkritik pemerintah Israel karena tidak hormat dan menganiaya warga Amerika, terutama yang keturunan Palestina, ketika mengunjungi wilayah Palestina yang diduduki. 

Hal itu disampaikan dalam konferensi pers di Pusat Islam Dar Al-Hijrah di Virginia. Konferensi pers ini digelar untuk membahas serangan kekerasan terhadap saudara perempuan Amerika, Nour (21) dan Safa Hawash (18) dan ibu mereka Germeen, di mana ketiganya mengunjungi Masjid al-Aqsha pada 12 Maret. 

Keluarga Hawash menemukan diri mereka di tengah-tengah konfrontasi antara pasukan polisi Israel dan jamaah Palestina. 

Ini diawali dengan penyerbuan kompleks Masjid al-Aqsha setelah sebuah kantor polisi terdekat Israel diduga dibom. 

Dalam video yang diedarkan secara luas di media sosial, Noor Hawash terlihat didorong pasukan polisi Israel dan seorang perwira wanita berusaha untuk memborgolnya.  

Safa Hawash mengatakan, apa yang terjadi pada keluarganya hanya sebagian dari apa yang dihadapi orang Palestina setiap hari. 

"Kami bukan orang pertama atau terakhir yang menghadapi kebrutalan pasukan Israel," katanya.  

Direktur AMP Osama Abu Irshaid menuturkan, insiden ini adalah pengingat akan rasa tidak hormat Israel terhadap Amerika Serikat dan warga Amerika. 

Ia juga menyoroti kasus remaja Palestina-Amerika Tariq Abu Khdeir yang dipukuli seorang tentara Israel pada 2014 dan Mahmoud Shaalan, warga Palestina Amerika berusia 16 tahun, yang ditembak dan dibunuh tentara Israel di sebuah pos pemeriksaan Ramallah pada 2016.

"AS tidak pernah menuntut penyelidikan. Tidak ada yang dihukum karena membunuh warga negara Amerika itu," ungkap dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Y4cidT
March 19, 2019 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Y4cidT
via IFTTT
Share:

Hamba-Hamba yang 'Kaya'

Orang yang paling fakir kepada Allah SWT sejatinya orang paling kaya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Di dalam Alquran, Allah SWT berfirman mengenai fitrah manusia ini. "Wahai manusia, kamulah yang butuh kepada Allah dan Allah, Dialah Yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji." (QS Fathir: 15).

Ibnu Qayyim Al Jauziy menjelaskan, ayat ini menerangkan, kefakiran (kebutuhan) para hamba kepada Nya adalah sesuatu yang bersifat esensi dan intrinsik bagi mereka. Status fakir menjadi bagian inti dari diri mereka yang sama sekali tidak bisa terlepas dari diri mereka. Sebagaimana Allah SWT Maha Kaya dan Maha Terpuji juga hal yang bersifat intrinsik bagi Dzat-Nya. Sifat Maha Allah yang kaya dan terpuji adalah sebuah keniscayaan yang tertetapkan untuk-Nya. Sudah menjadi sifat intrinsik Dzat-Nya bukan sesuatu yang bersifat ekstrinsik karena adanya faktor eksternal.

Kefakiran kepada Allah SWT tidak lain adalah kekayaan dan kecukupan atas apa yang diberikan-Nya. Karena itu, orang yang paling fakir kepada Allah SWT sejatinya orang paling kaya dan cukup dengan-Nya. Orang paling merendahkan diri kepada-Nya sejatinya orang paling mulia. Orang paling lemah di hadapan-Nya, sejatinya orang paling kuat. Orang merasa paling bodoh sejatinya orang yang paling mengetahui diri-Nya. Kekayaan dan kecukupan berbanding lurus dengan kefakiran kepada Nya. Ini dua hal yang inheren dan tidak bisa dipisahkan satu dengan lain. Keduanya bersifat simetris.

Ibnu Qayyim menyebut kekayaan sebagai al Ghina. Ulama besar ini mengartikan  Al Ghina merupakan kekayaan dalam arti hakiki. Kekayaan ini tidak lain adalah kepunyaan Allah SWT. Rabb Yang Maha Kaya dan tidak ada sedikit pun butuh kepada segala sesuatu selain-Nya. Segala sesuatu selain Allah pasti tersemat label fakir, sebagaimana memiliki predikat makhluk ciptaan.

Kekayaan pun bisa dinikmati makhluk. Orang kaya disebut sebagai orang yang bisa memiliki apa pun kebutuhan dan hajatnya.  Di dalam diri manusia, ada perasaan butuh akan sesuatu yang sangat besar. Hasrat ini tidak bisa ditutupi. Seorang hamba yang berhasil mendapatkan Dzat Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji akan mendapatkan segalanya. Jika tidak, dia bisa jadi akan mendapatkan segalanya, tetapi kehilangan-Nya. Seperti apa yang dialami Profesor Paul Ehrenfest.

Shaikh Ibnu Qayyim pun membagi Al Ghina untuk makhluk menjadi dua. Al Ghina yang remeh dan Al Ghina yang tinggi. Al Ghina yang rendah disebut sebagai Al Ghina as-Safil. Al Ghina ini diartikan sebagai bentuk kaya dengan hal-hal pinjaman. Semua itu pun harus dikembalikan kepada Sang Pemilik. Orang dengan Al Ghina As-Safil dipinjami istri atau suami, perempuan, harta yang banyak dengan berbagai jenisnya, kendaraan, dan sebagainya.

Al Ghina yang mulia dan tinggi disebut dengan Al Ghina Ali. Mengutip pendapat Ibnu Taimiyyah dalam kitab Manazli As Sa'irin, Ibnu Qayyim menjelaskan, Al Ghina Ali memiliki tiga jenis tingkatan. Pertama, kekayaan hati, yakni hati bersih dari sebab, menerima dan pasrah kepada ketentuan serta terbebas dari perseteruan. Kedua, kekayaan jiwa. Artinya, keistiqamahan jiwa di atas al Marghub (sesuatu yang disenangi Allah), keselamatan jiwa dari al Maskhuth (sesuatu yang dibenci Allah) dan keterbebasan jiwa dari riya.

Tingkatan terakhir adalah al Ghina atau kekayaan dan kecukupan dengan al-Haqq. Al Haqq pun dibagi kembali menjadi tiga tingkatan. Pertama, menyadari bahwa Allah SWT mengingat kamu. Kedua, memandang keawalan-Nya sehingga mampu menyadari bahwa segala sesuatu selain Allah tidak lain ada karena-Nya. Ketiga, keberuntungan menggapai wujud-Nya. Ibnu Qayyim menyebut tingkatan ini merupakan peringkat tertinggi kekayaan manusia ketimbang derajat pertama dan kedua.

Pada Al Ghina Ali sebelumnya, derajat kekayaannya masih berupa bekas dan efek dari zikir mengingat Allah SWT dan konsentrasi menghadap kepada Nya. Dari situ, hati mendapat limpahan nur atau cahaya sifat-sifat suci. Hati pun menjadi kaya dan berkecukupan dengannya. Ini adalah bentuk kefakiran sekaligus kekayaan hakiki. Saat Allah SWT menjadi ambisi terbesar seorang hamba.

Hamba-hamba yang 'kaya' mendapat qiyas istimewa di dalam Alquran. "Seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya." (QS Ibrahim: 24-25).

Ibnu Qayyim menganalogikan pohon ini sebagai pohon keimanan. Akarnya menancap kokoh ke dalam hati sedangkan cabang-cabangnya, yaitu perkataan yang baik dan amal shaleh menjulang tinggi ke langit. Pohon ini akan terus mengeluarkan buahnya setiap saat dengan izin Tuhannya. Buah keimanan akan menyenangkan mata dan hati pemiliknya, para perawatnya, keluarganya, teman-temannya, dan orang-orang yang dekat kepadanya. Wallahu'alam

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Tf3Dlq
March 19, 2019 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Tf3Dlq
via IFTTT
Share:

Rusia Ingin Restorasi Kota Kuno Palmyra di Suriah

Palmyra porak poranda akibat pertempuran di Suriah.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW – Rusia akan mengirim berkas-berkas tentang restorasi atau pemulihan kota kuno Palmyra di Suriah kepada Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO). Palmyra diketahui porak poranda akibat pertempuran yang berlangsung selama delapan tahun di Suriah.

Presiden Masyarakat Geografis Rusia Sergey Shoigu mengatakan data restorasi akan diserahkan ke UNESCO dalam beberapa bulan mendatang. Menurut dia, sekarang adalah momen yang tepat untuk memulai proses pemulihan kota kuno tersebut.

“Saatnya untuk melakukan hal itu, berbagai gerakan, baik ilmiah, budaya, maupun geografis, mulai turut serta. Di sini kami ingin berseru dengan keras, ‘Hei, mitra-mitra, di mana kalian? Kalian menangis dan berkata bahwa Palmyra harus dipulihkan,” kata Shoigu, dikutip laman kantor berita Rusia, TASS, Selasa (19/3).

Dia mengatakan Masyarakat Geografis Rusia terus berupaya menyusun data untuk kebutuhan restorasi Palmyra. “Kami menyisir arsip kami. Kami telah menemukan foto-foto Palmyra yang diambil pada1872 oleh para pelancong Rusia pertama yang tiba di sana,” ujarnya.

Foto-foto tersebut nantinya akan dikumpulkan menjadi sebuah album. Upaya tersebut diperlukan untuk memahami apa yang harus dilakukan selanjutnya. “Untuk itu, kami sedang membuat model Palmyra tiga dimensi (3D). Saya yakin, dalam satu atau dua bulan, kami akan mengirim berkas-berkas ini UNESCO sehingga mereka dapat menilai volume keseluruhan pekerjaan restorasi,” kata Shoigu.

Kota kuno Palmyra di Suriah adalah pusat penting di sepanjang rute perdagangan kuno, khususnya, Jalur Sutra, di Asia Barat. Masa kejayaannya meliputi abad 1-3 masehi, yakni ketika sejumlah monumen arsitektur dibangun di kota tersebut. Bangunan-bangunan itu masih dilestarikan hingga saat ini. UNESCO menempatkan Palmyra dalam daftar situs warisan budaya dunia. 

Sejumlah monumen di Palmyra diketahui telah hancur ketika kota itu dikuasai kelompok milisi pada Mei 2015-Maret 2016 dan pada Desember 2016-Maret 2017.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Y9cJnw
March 19, 2019 at 06:58PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Y9cJnw
via IFTTT
Share:

LPDB akan Genjot Penyaluran Dana Bergulir di Sulawesi Barat

LPDB menargetkan penyaluran dana di Sulbar hingga capai Rp 100 miliar

REPUBLIKA.CO.ID, MAMUJU -- Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB - KUMKM) Kementerian Koperasi dan UKM akan menggenjot penyaluran dana bergulir di Sulawesi Barat. Penyaluran ke koperasi dan pelaku usaha di provinsi ini diharapkan mencapai Rp 50 miliar hingga Rp 100 miliar. 

Hal ini dikarenakan Sulawesi Barat menjadi provinsi yang serapan dana bergulirnya masih Rp 12,1 miliar yang tersalurkan sejak 2012 sampai 2015. Padahal potensi koperasi dan UKM yang dapat dikembangkan di wilayah ini sangat besar. 

Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo mengatakan, sektor unggulan di Sulawesi Barat yang dapat dikembangkan diantaranya kuliner, industri kreatif, dan perkebunan. Untuk itu, perlu upaya jemput bola dari LPDB-KUMKM yang dibantu Dinas Koperasi dan UKM serta stakeholder lainnya untuk mendorong pelaku usaha atau koperasi di wilayah ini semakin berkembang. 

"Kami berupaya agar dana bergulir bisa menyentuh ke pelaku KUKM di Sulawesi Barat. Apalagi potensinya di sini sangat besar," kata Braman Setyo dalam Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Dana Bergulir LPDB-KUMKM di Mamuju, Sulawesi Barat, berdasarkan rilis yang diterima Republika.co.id, Senin (18/3).

Untuk mempermudah koperasi dan UKM di provinsi ini mengakses dana bergulir, pihaknya berkomitmen untuk terus menyederhanakan proses pengajuan proposal.

Proposal dapat disampaikan melalui Dinas Provinsi atau perusahaan penjamin seperti Jamkrindo. Untuk selanjutnya proposal akan dianalisis dan diteruskan ke LPDB-KUMKM untuk verifikasi lebih lanjut. Dengan cara ini akan menghemat ongkos perjalanan dan waktu, sehingga koperasi dan pelaku UKM tidak harus datang langsung ke LPDB-KUMKM di Jakarta menyampaikan proposalnya. 

Terkait dengan keunggulan pengajuan dana bergulir ke LPDB-KUMKM, Braman menyebutkan tingkat bunga yang dibayarkan sangat kompetitif. Untuk sektor perikanan, perkebunan, pertanian bunga yang dibebankan hanya 4,5 persen per tahun apabila pengajuan langsung dilakukan ke LPDB-KUMKM. Kemudian untuk sektor riil yaitu 5 persen. Sementara untuk pencairan dana bergulir bagi simpan pinjam dikenakan bunga 7 persen per tahun. 

"Kita gunakan pola bagi hasil untuk syariah yaitu 40 persen berbanding 60 persen. Kami berusaha bagaimana agar teman-teman juga bisa berhubungan dengan Dinas Koperasi di Provinsi atau juga bisa kerja sama dengan PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) dalam pengajuannya," ujar Braman. 

Acara sosialisasi ini dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UKM Amir Maricar, Direktur Bisnis LPDB-KUMKM Krisdianto, asosiasi usaha serta pelaku koperasi dan UKM di wilayah Sulawesi Barat.

Braman menegaskan untuk kredit macet/non performing loan (NPL) dari penyaluran dana LPDB-KUMKM di Sulawesi Barat tergolong baik yaitu di bawah 5 persen. Braman  berharap NPL ini bisa terus ditekan, sehingga semakin mudah bagi LPDB menyalurkan dana bergulirnya di kemudian hari. 

"Kira-kira ada 14 mitra yang mendapatkan dana bergulir sejak 2012-2015, sementara 2016 ke sini masih belum ada. Untuk NPL yang di Sulbar masih di bawah 5 persen, mudah-mudahan bisa dipertahankan sehingga teman-teman pelaku usaha di Sulbar ini bisa mudah dapatkan dana bergulir," tutur Braman.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ThEbf5
March 19, 2019 at 06:55PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ThEbf5
via IFTTT
Share:

Kemendikbud: Pelaksanaan UN Di Sentani Masih Dibahas

UNBK untuk SMK digelar pekan depan dan disusul koleh ujian UN SMA awal April nanti.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan melangsungkan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk SMK pekan depan. Disusul koleh ujian untuk SMA pada awal April 2019. Sementara itu, Indonesia sempat dilanda beberapa kali bencana dan terakhir adalah banjir bandang di Papua.

Terkait hal ini, menurut Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Bambang Suryadi, pihaknya masih membahas apakah ujian akan diundur atau tidak. Sebab, kejadiannya baru dan perlu koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. "Untuk daerah terkena bencana, khususnya Sentani, Kemendikbud masih koordinasi. Karena kejadiannya baru," kata Bambang pada Republika.co.id, Selasa (19/3).

Sementara itu, untuk delapan kabupaten/kota yang terdampak bencana selain banjir bandang Sentani, ujian dilakukan sesuai jadwal. "Di daerah lain, Lombok, Sulawesi Tengah, Banten, Lampung, sudah dilakukan koordinasi dan sudah ada penetapan moda UN. Ada UNBK dan UNKP. Tidak ada jadwal khusus," kata Bambang menjelaskan.

Bahan ujian SMA dan SMK juga telah didistribusikan ke sekolah-sekolah yang akan melangsungkan ujian. Bambang mengatakan, simulasi dan gladi resik untuk mempersiapkan ujian juga telah dilakukan. "Persiapan UN 2019, Untuk UNBK, Puspendik melakukan gladi resik di beberapa daerah. Hari ini pelaksanaan gladi resik terakhir," kata dia.

Beberapa tahun terakhir, tepatnya sejak 2015, ujian berbasis komputer telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia. Tahun ini, ujian nasional untuk SMK akan berlangsung mulai 25 Maret 2019, dan untuk SMA/MA dimulai pada 1 April 2019.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Y2eQJH
March 19, 2019 at 06:54PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Y2eQJH
via IFTTT
Share:

PPPA Daarul Qur’an Bantu Air Kehidupan untuk Lombok

Warga korban gempa harus menunggu selama 15 hari untuk mendapatkan air bersih.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- PPPA Daarul Qur’an masih terus mendampigi masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pascagempa pertengahan 2018 lalu. Setelah mendirikan Rumah dan Kampung Qur’an di Dusun Melempo (Lombok Timur) dan Dasan Lekong (Lombok Utara), saat ini tim tengah membantu mengatasi ketersediaan air bersih di Dusun Sanggar Sari, Desa Sigar Penjalin, Lombok Utara.

Direktur Utama PPPA Daarul Qur’an, Tarmizi As Shidiq mengemukakan, di desa tersebut, warga harus menunggu selama 15 hari untuk mendapatkan air bersih. "Warga desa di sini mendapatkan air bersih setiap 15 hari sekali yang dimanfaatkan untuk air minum atau air konsumsi. Sedangkan untuk mandi, mencuci dan sebagainya, mereka menggunakan air dari sungai di sekitar wilayah dusun," kata Tarmizi As Shidiq dalam siaran pers, Senin (18/3).

Karena itu, Tarmidzi menambahkan,  PPPA Daarul Qur’an melakukan pengeboran air dari sungai dan menyediakan mesin air serta penampungan air untuk masyarakat Sanggar Sari. 

Ia menambahkan, warga bersyukur dan menyambut baik bantuan ini. Mereka berjanji akan gotong royong membantu proses pengeboran yang sudah dimulai sejak Senin (25/2).

Harapan warga untuk memiliki air bersih pun menemukan titik terang, pengeboran air di dusun tersebut telah usai dilakukan minggu lalu. Hasilnya adalah sumur bersama dengan kedalaman 110 meter. “Upaya pengadaan air bersih di dusun ini pun meningkat ke tahap selanjutnya, yakni penampungan,” tuturnya.

Saat ini, tengah dibangun sebuah bak penampungan yang memiliki ukuran empat kali empat meter dengan tinggi tiga meter. Bak penampungan tersebut ditujukan untuk ruang penyimpanan air bersama, sebelum air didistribusikan ke rumah-rumah warga menggunakan pipa.

"Semoga dengan ini, masyarakat di Dusun Sanggar Sari yang berjumlah sekitar 50 kepala keluarga tidak kesulitan lagi untuk mendapatkan air bersih. Bagi donatur yang ingin membantu dan terlibat bisa langsung bersedekah melalui rekening kemanusiaan atau sedekahonline.com," tutur Tarmizi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ThE57d
March 19, 2019 at 06:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ThE57d
via IFTTT
Share:

In Picture: Menengok Rusunawa Pasar Rumput

Rusunawa Pasar Rumput memiliki tiga gedung 25 lantai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Warga melintasi JPO dengan latar belakang proyek pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) Pasar Rumput, Jakarta, Selasa (19/3).

Rusunawa Pasar Rumput yang memiliki tiga gedung 25 lantai dengan jumlah hunian sebanyak 1.984 unit dan 1.314 kios tersebut ditargetkan rampung pada Maret 2019. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UIMTED
March 19, 2019 at 06:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UIMTED
via IFTTT
Share: