Showing posts with label 2018 at 03:41PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 03:41PM. Show all posts

Monday, December 24, 2018

Pertamina Serahkan Bantuan Elpiji dan Logistik ke Banten

Bantuan Pertamina tergabung dalam Posko BUMN Peduli di Kecamatan Labuan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebagai respons cepat tanggap bencana tsunami di Banten, PT Pertamina (Persero) menyerahkan bantuan untuk para korban yang terdampak berupa elpiji dan sejumlah logistik lainnya. Bersama BUMN lainnya, bantuan Pertamina tergabung dalam Posko BUMN Peduli di Kecamatan Labuan.

Unit Manager Communication & CSR MOR III Dian Hapsari Firasati menyatakan, penentuan lokasi tersebut telah dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Posko BUMN Peduli.

“Kami terus berkoordinasi untuk menyalurkan bantuan, di mana saat ini yang dibutuhkan adalah selimut, makanan instan, air mineral, biskuit, susu botol dan elpiji. Untuk elpiji 5,5 kilogram (kg) kami serahkan 20 tabung dan 12 kg sebanyak 25 tabung," kata Sari, Ahad (24/12).

Sari berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban korban bencana dan membantu pemulihan pascatsunami. Ia menambahkan, pihaknya tetap berkordinasi dengan aparat setempat untuk memantau perkembangan kebutuhan selanjutnya di lapangan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Lzd90q
December 24, 2018 at 03:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Lzd90q
via IFTTT
Share:

Friday, December 21, 2018

Garuda Pindahkan Kantor Regional III ke Bali

Bali beroptensi menjadi transit rute internasional terbaik menyaingi Singapura.

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Maskapai penerbangan plat merah, PT Garuda Indonesia memindahkan kantor regional III dari Surabaya (Jawa Timur) ke Denpasar (Bali). General Manager Garuda Indonesia Regional III untuk Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, I Wayan Supatrayasa mengatakan Bali salah satu destinasi pariwisata dunia yang terus berkembang sebagai tempat transit internasional terbaik.

"Apalagi nantinya akan ada Bandara Bali Utara, sehingga Bali akan berkembang lebih jauh lagi," katanya, Jumat (21/12).

Bali berpotensi menyaingi Singapura dan Bangkok, Thailand sebagai transit rute internasional terbaik. Ini yang mendasari perusahaan memindahkan kantor dan terus bekerja sama dengan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali serta mitra terkait, termasuk pemerintah provinsi.

Terkait persiapan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Supatrayasa mengatakan pihaknya menyiapkan 110 penerbangan tambahan dari dan ke Bali untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang rutin terjadi setiap akhir tahun. Dua alternatif yang disiapkan adalah penambahan kapasitas dan penambahan frekuensi.

Rincian total penerbangan tambahan tersebut masing-masingnya 55 penerbangan dari dan ke Bali. Seluruhnya merupakan rute domestik, terutama Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Lombok.

Penerbangan tambahan Garuda dari dan ke Bali tahun ini meningkat 10 persen dibanding tahun lalu. Rute internasional untuk memfasilitasi wisatawan mancanegara menuju Bali, antara lain Singapura, Jepang, Australia, Hong Kong, Cina, dan Korea Selatan.

"Penerbangan tambahan ini berlaku sejak 21 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019," katanya. 

Baca juga, Pendapatan Garuda Meningkat Jelang Tutup Tahun

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SeZBtF
December 21, 2018 at 03:41PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SeZBtF
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 19, 2018

KPHI Minta Pemerintah Perbaiki Fasilitas Jamaah Haji

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pengawasan Haji Indonesia (KPHI) meminta pemerintah dapat mengimbangi perbaikan fasilitas sarana dan prasarana jamaah haji pada tahun depan apabila ingin menambah jumlah kuota jamaah haji. Perbaikan tersebut terutama fasilitas untuk jamaah haji perempuan meliputi kapasitas tenda dan toilet di Mina.

“Menambah kuota tanpa menambah kapasitas kemah Mina bagi jamaah haji Indonesia akan mendatangkan mudharat yang besar, karena space tiap jamaah pada tahun yang lalu hanya sekitar 0,9 meter persegi per orang,” ujar Ketua KPHI Samidi Nashir ketika dihubungi Republika.co.id, Rabu (19/12).

Menurutnya, di kawasan Mina seharusnya jamaah haji Indonesia bisa recovery sejenak untuk memulihkan fisik setelah sekurangnya sehari semalam tidak bisa istirahat karena prosesi Arafah dan Muzdalifah. Selanjutnya akan menghadapi pelaksanaan ibadah wajib melontar Jamarat yang menguras tenaga dan ibadah yang termasuk rukun yaitu tawaf ifadhah beserta rangkaiannya yang situasinya sangat penuh sesak.

Berita Terkait

“Jika di Mina kemahnya tidak ada perbaikan maka akan berdampak pada semakin banyaknya jamaah kita yang mengalami emergency,” ucapnya.

Ia menambahkan, saat ini di dalam negeri kuantitas dan kualitas bimbingan manasik haji juga harus ditingkatkan. Tujuannya agar jamaah menjadi mandiri dan tidak tergantung pembimbing dalam beribadah haji. “Antrean yang sangat panjang mestinya dimanfaatkan untuk menyiapkan kemampuan jamaah lebih baik,” ungkapnya. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BuDdVW
December 19, 2018 at 03:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BuDdVW
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

Alsintan Berhasil, Ini Pengakuan Petani Muda di Sulsel

Penggunaan alsintan moderen mempermudah dan mempercepat produksi pertanian

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Program alat mesin pertanian (alsintan) kementerian Pertanian (Kementan) untuk mewujudkan pembangunan pertanian modern dan menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian kini tercapai. Sebagai contoh adalah petani muda, Abdul Muin di Desa Moncobalang, Kecamatan Barombong, Sulawesi Selatan.

Abdul Muin yang akrab disapa Daeng Tiro (35 tahun) sejak dua tahun terakhir mulai terjun dengan serius ke dunia pertanian. Sebelumnya hanya berprofesi sebagai tenaga lepas harian di Kota Makassar.

"Karena program modernisasi pertanian dari pemerintah, saya sudah dua tahun bertani menggunakan traktor roda empat dan transplanter atau alat tanam padi modern. Sebelumnya hanya dengan cara membajak menggunakan traktor roda dua dan tanam manual," kata Daeng Tiro saat menanam padi miliknya, Senin (17/12).

Menurut Daeng  Tiro, manfaat atau keuntungan penggunaan alsintan benar-benar sangat dirasakan. Misalnya, jika dulu tanam padi secara manual, 1 hektare itu dikerjakan 12 orang yang membutuhkan waktu satu hari full, dengan menggunakan transplanter, cukup tiga jam saja.

“Dengan bahan bakar minyak 4 liter. Ini pun hanya dikerjakan 1 orang," ujarnya.

Dengan kecepatan kerja ini, lanjut Daeng Tiro, turut menghemat biaya operasional. Sebab biaya tanam padi secara manual Rp 75 ribu per orang, sehingga jika tenaga kerjanya 12 orang, biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 900 ribu per hektare. Namun dengan menggunakan transplanter hanya membutuhkan biaya yang sangat sedikit.

"Kami hanya mengeluarkan biaya beli bahan bakar minyak 4 liter, biayanya Rp 10 ribu per liter jadi totalnya Rp 40 ribu. Artinya perbedaan biayanya yang dikeluarkan sangat jauh. Kami bisa menabung lebih banyak, kalau dulu hasil padi hanya pas-pasan untuk biaya kebutuhan sehari-hari," tuturnya.

Terpisah, Direktur Alat dan Mesin Pertanian, Kementan Andi Nur Alam Syah mengatakan, program Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berhasil mensejahterakan petani dan tingkatkan produksi. Sesuai dengan kenyataan di lapangan, bantuan alsintan mampu menekan biaya operasional 35 persen hingga 48 persen dalam produksi petani. 

"Dulu tanpa kemajuan mekanisasi ini, petani bisa membajak sawahnya 1 hektar berhari-hari, tapi ini cukup 2 hingga 3 jam saja. Artinya pembangunan pertanian yang dijalankan telah menunjukkan hasil yang membanggakan ," kata Andi Nur Alam pada Rapat Pemantapan Program Kerja Pengendalian Banjir Wilayah Disekitar Danau Tempe dan Danau Sidenreng di Kantor Dinas Pertanian Sulawesi Selatan, Senin (17/12).

Terkait program modernisasi lahan sawah danau tempe, Andi menuturkan, model pengembangan yang digunakan Kementan yakni melalui pendekatan korporasi yang terintegrasi dengan semua komplemen dari hulu sampai hilir. Pelaksanaanya secara sinergi bertahap dan partisipatif.

"Mulai dari membangun infrastruktur tata air dan jalan usaha tani, pengembangan komoditas strategis melalui alsintan modern, peningkatan kapasitas petani dan kelembangaan serta manajemen pembiayaan petani," tuturnya.

Perlu diketahui, tahun ini, Kementan mengalokasikan anggaran Rp 2,81 triliun untuk membeli 70.839 unit alsintan yang fokus pada subsektor padi, jagung dan kedelai. Per November 2018, anggaran dan target sudah terealisasi sebesar 98%, sehingga sekitar 69.196 unit alsintan sudah diberikan kepada 69.196 kelompok tani dengan luas lahan sekitar 500 hektare.

 

 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2S6rWlR
December 17, 2018 at 03:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2S6rWlR
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 11, 2018

Corak Lengkungan dalam Arsitektur Islam

Lengkungan adalah elemen esensial dalam arsitektur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penaklukan Arab atas Mesir dimulai pada 639 M dengan serangkaian agresi militer tidak lama setelah Nabi Muhammad SAW wafat pada 632 M. Saat bangsa Arab memasuki Alexandria, mereka terpesona oleh kemegahan arsitektur Mesir.

Banyak hal berubah saat kepemimpinan Dinasti Umayah yang dipimpin Khalifah Abdul al-Malik dan al-Walid. Mereka menyadari arsitektur mempunyai peran kuat sebagai lambang supremasi Islam.

Bangunan awal yang mereka bangun adalah perwujudan visual hal itu. Bangunan itu adalah dua mahakarya arsitektur Islam, yakni Dome of the Rock di Yerusalem (692 M) dan Masjid Agung di Damaskus (715 M).

Kedua masjid tersebut dibangun oleh non-Arab. Orang Kristen Koptik juga dipekerjakan dalam pengerjaan sejumlah bangunan awal Dinasti Umayah, termasuk Masjid Nabi di Madinah, Istana Mshatta di Yordania, dan Khirbet al-Mafjar di Palestina. Dome of the Rock juga mungkin dikerjakan oleh non-Arab.

Khalifah al-Walid mempekerjakan Kristen Koptik membangun tempat shalat di Masjid Nabi di Madinah (707-709 M). Tempat shalat ini adalah mihrab tertua berbentuk relung semilingkaran yang terdokumentasikan.

Apakah orang Koptik tersebut memiliki pengaruh dalam desain dan penerapan mihrab, itu tidak diketahui pasti. Namun, hal itu menimbulkan banyak pertanyaan mengenai pengaruh Koptik dalam evolusi bentuk mihrab dalam arsitektur Islam.

Kemungkinan, desain mihrab di Dome of the Rock meniru masjid di Madinah. Letaknya berada di dalam gua di bawah batu suci. Desainnya terdiri atas lempengan datar yang dihiasi gapura melengkung dan ditopang dua tiang berpilin, mirip dengan prasasti di pemakaman Koptik. Gapura semilingkaran, tapi bukan desain yang khusus yang ciptaan seni Koptik. Desain tersebut bisa dilihat dalam arsitektur Graeco Romawi di patung dewa-dewi dan sinagoge.

Lengkungan adalah elemen esensial dalam arsitektur karena mereka membuat ruang lebih luas dan juga mampu memuat banyak isi. Muslim sangat menguasai seni lengkungan. Motif cabang pohon palem sangat banyak dijadikan hiasan lengkungan.

Pengetahuan akan geometri dan hukum statis memungkinkan Muslim menciptakan berbagai jenis lengkungan. Yang dilakukan secara struktural adalah mengurangi lengkungan beberapa poin di atas dan samping.

Struktur ini mudah dibentuk sehingga dinding dan kubah bisa dibuat dengan lebih praktis. Ada beberapa jenis lengkungan yang dikembangkan Muslim, seperti tapal kuda, berpotongan, runcing, dan lengkungan ogee. Semua itu sangat penting dalam perkembangan arsitektur.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QKbaLP
December 11, 2018 at 03:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QKbaLP
via IFTTT
Share:

Monday, December 10, 2018

Bahaya Rakus Harta

Manusia biasanya senang sekali dengan harta dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Fajar Kurnianto

Manusia biasanya senang sekali dengan harta dunia. Karena terlalu senangnya, kadang sampai berlebihlebihan atau rakus dalam mendapatkannya. Nabi pernah berpesan kepada Hakim bin Hizam, Wahai Hakim, sesungguhnya harta itu indah menggoda. Barang siapa yang tidak mengambilnya dengan rakus maka ia akan mendapati berkah. Barang siapa yang mengambilnya dengan rakus, maka ia tidak akan mendapati berkah; ia seperti orang makan yang tidak merasa kenyang (HR al-Bukhari).

Dalam kitab al-'Ilaj al-Qur'ani karya Muslih Muhammad dikisahkan, seorang laki-laki menemani Nabi Isa pergi ke suatu tempat. Di sebuah tepi sungai, mereka berhenti untuk beristirahat. Beliau lalu mengeluarkan tiga buah roti dan masing-masing makan satu. Setelah itu, beliau pergi ke sungai untuk minum. Saat kembali, ia tak melihat roti satunya lagi. Beliau bertanya, Siapa yang mengambil roti? Laki-laki itu menjawab, Tidak tahu. Mereka pun kembali meneruskan perjalanan.

Saat melihat seekor rusa dengan dua anaknya, beliau memanggil salah satunya lalu menyembelih dan memanggangnya, lalu memakannya. Selanjutnya, beliau berkata kepada rusa yang dipanggang, Bangkitlah (hiduplah) dengan izin Allah. Rusa itu pun bangkit, lalu beliau bertanya lagi, Demi Allah yang memperlihatkan ayat (mukjizat) ini kepadamu, siapa yang mengambil roti tadi? Laki-laki itu tetap menjawab, Tidak tahu.

Mereka pun meneruskan perjalanan hingga tiba di sebuah danau. Beliau lantas menggandeng tangan laki-laki itu dan mereka berjalan di atas air danau sampai di seberang. Kembali beliau bertanya, Demi Allah yang memperlihatkan ayat ini kepadamu, siapa yang mengambil roti itu? Ia tetap menjawab, Tidak tahu. Mereka pun meneruskan perjalanan hingga tiba di sebuah dataran rendah.

Beliau lalu mengumpulkan tanah, kemudian berkata, Jadilah emas, dengan izin Allah. Maka tanah itu pun berubah menjadi emas. Beliau lalu membaginya menjadi tiga bagian. Beliau berkata, Sepertiga untukku, sepertiga untukmu, dan sepertiga lagi untuk orang yang mengambil roti. Laki-laki itu sontak berkata, Akulah orang yang mengambil roti itu. Mengetahui itu, beliau pun berkata, Kalau begitu, semua emas ini untukmu.

Mereka pun berpisah. Laki-laki itu pergi sendirian dan bertemu dua orang di sebuah daerah. Melihat emas yang cukup banyak, dua laki-laki asing itu bermaksud merampoknya. Namun, laki-laki yang membawa emas berkata, Kita bagi tiga saja.

Sekarang, satu orang ke pasar untuk membeli makanan. Satu orang dari mereka pun bergegas ke pasar. Lalu, laki-laki yang membawa emas itu berkata, Untuk apa membagi emasnya dengannya, lebih baik untuk kita berdua saja. Jika dia datang, kita bunuh dia.

Laki-laki yang ke pasar ternyata juga berpikir, Buat apa dibagi, lebih baik aku racuni saja makanan ini sehingga mereka mati. Setelah kembali, kedua laki-laki itu langsung membunuh laki-laki yang dari pasar. Kemudian, memakan makanan yang telah diracun sehingga mereka mati.

Tinggallah emas itu tergeletak di tanah. Nabi Isa yang melintas di tempat itu melihat mereka yang telah mati, lalu berkata, Inilah akibatnya terlalu rakus dengan dunia, waspadalah. Demikianlah bahaya dan akibat buruk dari rakus harta dunia. Nabi pun mewanti-wanti, Sesungguhnya dinar dan dirham telah membinasakan orang-orang sebelum kalian dan keduanya juga membinasakan kalian. (HR al-Bazzar).

Kita tak dilarang menyenangi harta karena itu adalah sarana untuk beribadah dan beramal saleh. Namun, kita dilarang rakus harta dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya, misalnya, dengan korupsi, mencuri, merampok, dan sejenisnya karena berbahaya dan buruk akibatnya. Wallahu a'lam.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2G6vuTi
December 10, 2018 at 03:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2G6vuTi
via IFTTT
Share:

Revitalisasi Monas Telan Anggaran Rp 150 Miliar

Salah satu kegiatan revitalisasi yang akan dilakukan yaitu konservasi tugu Monas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengalokasikan anggaran Rp 150 miliar untuk merevitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas). Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Asiantoro mengatakan, dana tersebut dianggarkan secara rutin untuk perbaikan.

"Revitalisasi itu kan sama saja dengan perbaikan, nah kita rutin ada perbaikan gitu lho," kata Asiantoro kepada wartawan, Senin (10/12).

Menurut Asiantoro, salah satu kegiatan revitalisasi yang akan dilakukan yaitu konservasi tugu Monas. Ia menilai ada kerusakan pada bangunan tersebut.

"Itu lihat nggak sekarang yang temboknya hitam-hitam," ujar dia.

Asiantoro menjelaskan, dinding Monas menghitam karena terkena air. Hal ini menyebabkan kerusakan dan harus segera diperbaiki.

Perbaikan juga akan dilakukan di kawasan Monas secara keseluruhan. Selain area taman, diorama yang ada juga akan diperbaiki.

"Kan nggak grand design, itu kan cuma perbaikan rutin. Nggak terlalu ada perbaikan kayak TIM bikin gitu," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rvI3gS
December 10, 2018 at 03:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rvI3gS
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 27, 2018

Ratusan Orang Kalimantan Hapus Tato di Roadshow IMS

Ada yang merasa shalatnya kurang sempurna karena masih memiliki tato.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Islamic Medical Service (IMS) melakukan roadshow di Kalimantan Timur selama November 2018. Roadshow yang mengusung tema "Hijrah Sekali Istiqomah Selamanya" di Kalimantan Timur telah membantu sekitar 250 orang yang ingin menghapus tatonya.

"Saat roadshow di Balikpapan, IMS membantu sekitar 150 orang yang ingin menghapus tato, di Samarinda membantu 100 orang yang ingin menghapus tato dan proses penghapusan tato di Samarinda masih berlangsung," kata Direktur IMS, Imron Faizin, kepada Republika.co.id, Selasa (27/11).  

Imron menyampaikan, mobil hijrah yang memberikan layanan hapus tato roadshow diadakan di Balikpapan pada 17-19 November, Gunung Tembak pada 20-25 November, Samarinda pada 27-28 November, dan di Botang pada 30 November-1 Desember 2018. Sebelumnya, sebanyak sekitar 500 orang sahabat hijrah di Kalimantan Timur telah mendaftar jadi peserta hapus tato.

Dia menceritakan, kegiatan roadshow IMS di Balikpapan mendapatkan respons yang besar dari masyarakat. Berbagai alasan menghapus tato disampaikan mereka kepada IMS. Ada yang merasa shalatnya kurang sempurna karena masih memiliki tato, banyak juga yang menghapus tato karena ingin menikah dan bersih dari tato saat berumah tangga.

Dikatakan dia, ada juga orang tua yang ditegur anaknya karena memiliki tato. "Seperti yang disampaikan Putri (27 tahun), wanita asal Balikpapan itu mengatakan bahwa dirinya malu karena kerap ditanya anaknya yang menginjak usia enam tahun," ujarnya.

Hal serupa juga diungkapkan Hartono (43). Dia menghapus tato karena akan melaksanakan ibadah umrah. Sebenarnya, dia sudah lama diajak ke Tanah Suci oleh keluarganya. Tapi, ia selalu menolak karena masih ada tato pada tubuhnya. "Saya ingin sempurna dan bersih (dari tato) saat sujud di Tanah Suci dan selama masih ada tato saya masih menganggap belum sempurna," kata Hartono.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RgKoI1
November 27, 2018 at 03:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RgKoI1
via IFTTT
Share:

Monday, November 26, 2018

Terengganu Terapkan Busana Syar'i untuk Atlet, Seperti Apa?

Kebijakan busana syar'i ini hanya berlaku untuk atlet Islam.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA TERENGGANU – Pemerintah negara bagian Terengganu, Malaysia, akan mulai menerapkan konsep pakaian syariah untuk atlet negara mulai tahun depan.

Ketua Komisi Pengembangan Non-Pemerintah, Olahraga dan Pengembangan Pemuda, Wan Sukairi Wan Abdullah mengatakan, langkah itu sejalan dengan kebijakan pemerintah negara bagian menempatkan Islam sebagai pilar utama pemerintahan, termasuk dalam olahraga.

Dia mengatakan untuk permulaan, semua pemain sepak bola Muslim di bawah Asosiasi Sepak Bola Negara Terengganu diminta untuk mengenakan pakaian syariah selama turnamen apapun termasuk dalam dan di luar negara musim depan.

"Kami telah menunjuk mufti negara, Datuk Dr Zulkifly Muda sebagai anggota Dewan Direksi Dewan Olahraga Negara Terengganu untuk memberikan saran dan bimbingan pada semua aspek implementasi," katanya, dilansir di New Straits Times, Senin (26/11).

"Namun, tidak ada kerangka waktu penegakan peraturan karena tergantung pada tingkat kesiapan para atlet," katanya kepada wartawan.

Sebelumnya dalam sesi tanya-jawab, Wan Sukairi menjawab pertanyaan mengenai komitmen pemerintah negara bagian dalam menerapkan konsep pakaian syariah di antara para atlet.

“Untuk atlet non-Muslim tidak ada paksaan dan terserah mereka untuk memakai pada kenyamanan mereka, tetapi kami mendorong mereka untuk mengikuti pakaian yang sesuai syariat," tambahnya.

Selain itu, hanya atlet Terengganu yang akan tunduk pada peraturan ini. Untuk atlet dari luar yang datang ke Terengganu mereka bisa berpakaian sesuai aturan mereka.  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2P04X9H
November 26, 2018 at 03:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2P04X9H
via IFTTT
Share:

Disebut Tanggung Perawatan Santri, Ini Kata Jasa Raharja

Kecelakaan terjadi akibat kendaraan yang digunakan tidak sesuai peruntukannya.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Jasa Raharja menegaskan, pihaknya tak menanggung biaya perawatan santri korban kecelakaan di jembatan layang Green Lake, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, pada Ahad (25/11). Pasalnya, kecelakaan terjadi akibat kendaraan yang digunakan tidak sesuai peruntukannya.

"Para santri tersebut tidak ter-cover Jasa Raharja," kata Penanggung Jawab Bidang Pelayanan Jasa Raharja Wilayah Kerja Tangerang Raya A Taufik Abdul Aziz, saat dikonfirmasi Republika.co.id, Senin (26/11).

Berdasarkan hasil penyidikan Unit Kecelakaam Polres Metro Tangerang Kota, kata dia, kejadian tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Karena itu, Jasa Raharja tidak dapat menanggung biaya perawatan korban. 

Ia mengatakan, biaya perawatan korban akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Itu pun, lanjut dia, jika para korban terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Taufik menjelaskan, asuransi Jasa Raharja bisa diklaim korban akibat kecelakaan dari penggunaan alat angkutan lalu lintas atau kendaraan yang sesuai peruntukannya. Namun, para santri itu tidak menggunakan alat angkutan sesuai dengan peruntukannya.

Seperti diketahui, para santri menggunakan mobil bak terbuka Kijang Super, yang notabene merupakan alat angkutan barang. Dalam kejadian tersebut, tiga orang meninggal dunia dan 20 orang mengalami luka-luka. Hingga saat ini, enam korban masih menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Sari Asih, Ciledug, Kota Tangerang.

Sebelumnya, Direktur Rumah Sakit Sari Asih, Ni'matullah Mansur mengatakan, biaya korban yang menjalani perawatan di tempatnya ditanggung oleh Jasa Raharja. Namun, asuransi Jasa Raharja memiliki batas waktu sebesar Rp 20 juta.

"Sesuai dengan peraturan karena ini kecelakaan, ini dijamin Jasa Raharja. Ada batasnya, kalau lebih dari 20 juta, bisa ditambahkan oleh BPJS," kata dia di RS Sari Asih, Ciledug, Kota Tangerang, Senin.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zlkP1t
November 26, 2018 at 03:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zlkP1t
via IFTTT
Share: