Showing posts with label 2018 at 06:06PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 06:06PM. Show all posts

Monday, December 31, 2018

Wakapolri: Sentuhan Seni Dorong Islamisasi Nusantara

Dakwah santun belakangan perlahan tergerus akibat beragam faktor.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG – Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Uniq Nusantara meluncurkan Gerakan Sambung Roso Sambung Oyot Nusantara di Dampit, Kabupaten Malang, Ahad malam (30/12). Di kegiatan ini turut hadir Panglima Marsekal TNI, Hadi Tjahjanto dan Wakapolri, Komjen Pol Ari Dono Sukmanto. 

Menyaksikan kondisi pondok pesantren (ponpes), Wakapolri Komjen Pol Ari mendapatkan hal menarik di dalam dunia keislaman. "Dengan sentuhan seni, Islam masuk ke Indonesia. Kata sejarah demikian," ujar Ari saat menyaksikan kesenian para santri YPP Uniq Nusantara, Dampit, Kabupaten Malang. 

Salah satu kesenian yang menjadi media Islam di Indonesia, yakni syair lagu. Jika konsep ini berkembang sekarang, ia yakin, akan banyak masyarakat yang khilaf dapat kembali ke jalan yang sesuai. Tidak akan ada lagi pemecahbelah maupun kelompok yang ingin memisahkan diri dari keberagaman Nusantara.  

"Akhir-akhir ini ada oknum yang berupaya untuk mencoba membangun sesuatu yang berbeda dengan menjual fitnah. Fitnah ada di mana-mana, saling mencaci dan menjelek-jelekkan," tegas Ari. 

Melihat fakta ini, Ari pun langsung teringat bagaimana cara syiar Walisongo dan Rasulullah SAW. Syiar mereka penuh dengan kedamaian, santun, dan indah sehingga mampu mengundang yang sebelumnya antipati menjadi simpati kepada Islam. 

Jika dakwah dilakukan seperti ini, dia yakin apa yang dicita-citakan untuk menjadi negara besar dapat terwujud. 

Ari menyontohkan, Ponpes Uniq Nusantara sebagai bukti masih ada anak bangsa yang memiliki keinginan luhur. Mereka tengah berusaha menyatukan perbedaan dalam bingkai kebhinekaan dan Pancasila. 

Ia berharap, hal-hal demikian dapat semakin besar jaringannya. "Kita kembangkan jaringan lebih besar dan ajak saudara kita yang khilaf dan salah bacaan," kata dia. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BTp70e
December 31, 2018 at 06:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BTp70e
via IFTTT
Share:

Friday, December 28, 2018

Bea Cukai Selidiki Bagaimana Kokain Steven Lolos di Bandara

Bea Cukai belum berani berspekulasi soal lolosnya 92 gram kokain milik Steven

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pihak Bea Cukai belum berani berspekulasi soal lolosnya 92 gram Kokain atau Sabu milik artis Steve Emmanuel yang lolos dari keamanan Bandara. Hal ini terkait penangkapan pesinetron tersebut oleh pihak Polres Jakarta Barat, pada Jumat pekan lalu.

Kasubdit Komunikasi dan Humas DJBC Deni Surjantoro mengatakan, pihaknya saat ini terus berkoordinasi dengan kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait lolosnya Kokain seberat 92 gram tersebut.

"Kami sedang menelusuri, dan terus berkoordinasi dengan kepolisian," kata Deni kepada wartawan, Jumat (28/12).

Deni menegaskan Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) akan bekerjasama dengan kepolisian dan BNN mengungkap apakah ada faktor lain yang membuat Kokain seberat 92 gram tersebut bisa dengan mudah lolos dari keamanan Bandara. Termasuk apakah ada pihak internal yang terlibat atau tidak.

Sebab melihat proses pemeriksaan barang penumpang, menurutnya, seharusnya tidak mungkin Narkoba seberat itu bisa lolos dari pengawasan keamanan bandara. Karena itu, kata dia, pihak Bea Cukai akan berkoordinasi dengan kepolisian terkait hal ini.

"Untuk saat ini kami belom bisa berspekulasi, tunggu perkembangan ya," ujar Deni menambahkan.

Sebelumnya Kepala Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Erick Frendriz memastikan Steve Emmanuel membeli narkotika jenis kokain dari salah satu sindikat narkotika internasional. "Yang pasti kalau sudah membeli dalam jumlah sekitar itu, saya pastikan membelinya pasti dari salah satu jaringan internasional," ujar AKBP Erick.

Steve membeli kokain di Belanda dan membawanya ke Indonesia dengan menumpang salah satu maskapai penerbangan pada 11 September 2018. Polisi menganggap jumlah kokain yang dibawa Steve Emmanuel cukup besar. Dia masih menyelidiki bagaimana kokain itu bisa lolos dari pengawasan keamanan bandara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Rq5Uxm
December 28, 2018 at 06:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Rq5Uxm
via IFTTT
Share:

Monday, December 24, 2018

Korban Meninggal di Lampung Capai 75 Orang

14 korban di antaranya belum teridentifikasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG  - Jumlah korban meninggal dunia di Provinsi Lampung setelah terjadi tsunami di Selat Sunda, hingga Senin sore mencapai sebanyak 75 korban dan 14 korban di antaranya belum teridentifikasi.

Berdasarkan data dari Kepolisian Daerah (Polda) Lampung, 14 korban yang belum teridentifikasi diantaranya tiga orang dari Dusun Kunjir, empat orang Dusun Laguna, dua orang Dusun Jondong, dan empat orang Dusun Dermaga Bom.

"Ada satu orang wanita dewasa yang belum teridentifikasi," kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Sulistyaningsih menjelaskan di Bandarlampung, Senin.

Dia mengatakan, untuk 61 korban yang telah teridentifikasi diantaranya warga Kalianda, Desa Way Muli, Desa Kunjir, Desa Terusan Nunyai, Desa Rajabasa, Desa Maja, Desa Banding, Desa Legundi, Desa Sukaraja, Tanggamus, Desa Way Muli Timur, dan Desa Merak Belantung.

"Rata-rata korban berumur di atas 50 tahun. Untuk anak-anak di bawah 10 tahun ada sebanyak sembilan orang," kata dia menerangkan.

Sulis menambahkan, untuk korban luka-luka sampai saat ini ada sebanyak 230 orang. Masing-masing terdata di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar sebanyak 213 orang, Puskesmas Way Muli enam orang, Puskesmas Sukaraja enam orang, dan Puskesmas Banding lima orang.

"Semua korban dirawat di masing-masing rumah sakit dan puskesmas," kata dia. Berikut nama korban yang teridentifikasi berdasarkan daerah :

Kalianda:

Rindu Rahmadani 5 tahun (P)

Tirta 75 tahun (L)

Azizah Amalia 9 tahun (P)

Halma Mutmaina 16 tahun (P)

Didit Purwanto 19 tahun (L)

Dusun Way Muli:

Marsinah 19 tahun (P)

Juanda (L)

Husin 52 tahun (L)

Dirta 73 tahun (L)

Masinah 65 tahun (P)

Mahfudin 30 tahun (L)

Jaya 35 tahun (L)

Aisyah 70 tahun (P)

Rumsiah 70 tahun (P)

Munawati 40 tahun (P)

Azirah 5 tahun (P)

Hamidah 75 tahun (P)

Zahrah 9 tahun (P)

M Yusin 50 tahun (L)

Sumsiah 75 tahun (P)

Otiah 56 tahun (P)

Senen 75 tahun (L)

Rafei 45 tahun (L)

Ayu Saputra 3 tahun (P)

Ika 16 tahun (P)

Mamad Saputra 12 tahun ( L)

Armaisah 52 tahun (p)

Syafredi 65 tahun (L)

Nova 14 tahun (P)

Tubagus Kasim 70 tahun (L)

Rizki Saputra 7 tahun (L)

Ilham 3 tahun (L)

Zahra 2 tahun (P)

Dusun Kunjir

M yusuf 70 tahun (L)

Nurhayati 56 tahun (P)

Ibrahim 70 tahun (L)

Edi Suwarno 50 tahun (L)

Warni 45 tahun (P)

Ahmad Syaiful Putra 8 tahun (L)

Rifki (L)

Dusun Terusan Nunyai

M Rayyan Haidar 15 bulan (L)

Dusun Raja basa

Afifah Khairunnisa 4 tahun (P)

Magdalena 42 tahun (P)

Dusun Maja

Nasiroh 80 tshun (P)

Dusun Banding

Sahiri 69 tahun (L)

Dusun legundi

Roni 55 tahun (L)

Desa Sukaraja

Selvi 1,5 tahun (P)

Tanggamus

Neni Murniati 4 tahun (P)

Desa Way Muli timur

Mukmin (P)

Joko (P)

Endang (L)

Imi (P)

Sardiansyah (P)

Rohimi (P)

Kuwer (P)

Ardi (P)

Ismail (P)

Majid (P)

Juher (P)

Yahya (P), dan

Merak Belantung

Epi Riyadi 31 tahun (P)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Rhg3wa
December 24, 2018 at 06:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Rhg3wa
via IFTTT
Share:

Sunday, December 16, 2018

Masa Tunggu Pengaruhi Usia Rataan Jamaah Haji

Salah satu kriteria untuk dibolehkan berangkat haji tidak lain mampu secara fisik.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Indonesia merupakan salah satu negara berpopulasi penduduk Muslim terbesar di dunia. Karenanya, setiap tahunnya, banyak masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah haji.

Kementerian Agama (Kemenag) tentu miliki kewajiban menghadirkan pelayanan agar jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan baik. Salah satunya, dengan memberikan pendampingan kesehatan dalam proses berhaji.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kulonprogo, DIY, Nurudin mengatakan, terdapat banyak tantangan yang harus dihadapi jamaah haji. Sebab, selain dilakukan dengan kesadaran spiritual, haji melibatkan aktivitas fisik yang cukup berat.

Ia menilai, salah satu penyebab masalah di Indonesia merupakan masa tunggu yang cukup lama. Saat ini, Nurudin mengungkapkan, antrean untuk jamaah haji sudah mencapai 20 tahun, itupun bagi yang sudah mendaftar.

Penyebab masa tunggu yang lama di antaranya karena haji memang hanya bisa dilakukan pada waktu tertentu. Karenanya, bisa dipahami tingginya gelombang umat Islam yang berebut untuk bisa melaksanakan ibadah tersebut.

Selain itu, ia merasa itu terjadi karena banyak jamaah yang sudah berhaji ingin kembali ke Tanah Suci. Akibatnya, banyak jamaah yang akan berangkat ke Makkah sudah berumur cukup tua.

"Ini yang menjadi perhatian utama kita karena banyak sekali jamaah yang akan berangkat sudah lanjut usia," kata Nurudin, saat mengisi 5th Annual Scientific Forum di Kampus Terpadu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Untuk itu, salah satu kriteria untuk dibolehkan berangkat haji tidak lain mampu secara fisik. Demi mendukung itu, pemerintah melaksanakan program Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI).

Tim itulah yang termasuk petugas kesehatan yang akan membantu mereka selama proses ibadah haji. Namun, jumlah petugas kesehatan yang mendampingi hanya sedikit dibandingkan jumah jamaah haji.

"Untuk DIY misalnya, lima petugas kesehatan untuk melayani 355 jamaah haji, petugas itu akan membantu jamaah yang memiliki kebutuhan khusus atau bila terjadi kejadian darurat," ujar Nurudin.

Dosen Magister Keperawatan UMY, Kusbaryanto menilai, situasi itu membuat tenaga medis berkompeten sangat diperlukan. Sebab, mereka yang tergabung di TPHI akan bekerja untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada jamaah haji.

Sejak sebelum berangkat, selama proses haji berlangsung, sampai melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Kementerian Kesehatan. Mengingat sebagian besar jamaah orang tua, dokter dan perawat harus mampu mengatasi banyak kondisi.

Mulai ISPA, asteni, hingga penyakit jantung. Termasuk, lanjut Kusbaryanto, masalah psikologis seperti saat jamaah terlalu banyak memikirkan keluarga di Tanah Air yang tentu mengakibatkan stress.

Untuk itu, ia menyarankan, petugsa kesehatan tidak cuma wajib berkompeten, tapi harus mampu menjaga diri. Sebab, tugasnya melayani jamaah haji, sehingga mereka harus bisa menjaga dirinya sendiri terlebih dulu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2A2BSpd
December 16, 2018 at 06:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2A2BSpd
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 11, 2018

Hijabmorfosa akan Digelar Lagi Jelang Ramadhan 2019

Hijab for Millenials akan menjadi tema yang diusung dalam acara ini.

REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Festival busana hijab terbesar di DIY dan Jawa Tengah, Hijabmorfosa, akan kembali hadir tahun depan. Kali ini, Hijabmorfosa akan digelar selama tiga hari mulai 26-28 April 2019.

Mengikuti kesuksesan di tahun-tahun sebelumnya, Hijabmorfosa edisi kelima ini akan digelar sekaligus untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1440 Hijriah. Hijab for Millenials akan menjadi tema yang diusung.

Project Manager Hijabmorfosa 2019, Wisnia Roshi mengatakan, pemilihan tema itu didasari tumbuh pesatnya generasi milanial Muslim yang dirasa makin menancapkan eksistensinya di era modern ini.

Berlangsung sejak 2014, Hijabmorfosa kali ini akan menampilkan sesuatu yang baru dan berbeda. Tidak cuma peran generasi milenial, para pelaku bisnis busana hijab di Indonesia akan menjadi elemen penting.

Besarnya potensi bisnis busana hijab di Indonesia memunculkan satu harapan besar kepada gelaran ini. Utamanya, lanjut Wisnia, agar Hijabmorfosa jadi titik balik festival busana hijab yang saling menguntungkan.

Baik untuk generasi milenial maupun bagi pelaku bisnis busana hijab, khususnya yang ada di DIY dan Jawa Tengah. Selain festival busana, Hijabmorfosa akan diisi berbagai kegiatan. Kegiatan itu antara lain bincang-bincang, lokakarya, tausiyah, kumpul komunitas, pagelaran busana dan tentu penampilan-penampilan bintang tamu.

Semua akan dibalut dengan suasana yang menyenangkan dan menghibur. "Bintang tamu yang akan tampil merupakan generasi milenial yang sedang naik daun dan memiliki pengaruh melalui konten-konten digitalnya," kata Wisnia melalui rilis yang diterima Republika.co.id, Selasa (11/12).

Dalam memfasilitasi pelaku bisnis busana hijab, penyelenggaran Hijabmorfosa akan menyediakan 200 stan-stan. Stan akan diisi produk-produk busana Muslim, kosmetik dan sampai aksesoris.

Penjualan stan-stan sendiri akan dimulai pada 12 Desember 2018. Untuk pengusaha busana Muslim atau hijab yang ingin bergabung, informasi dapat dipantau langsung di akun Instagram @hijabmorfosa_festival. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EoZtV8
December 11, 2018 at 06:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EoZtV8
via IFTTT
Share:

Monday, December 10, 2018

Kemenhub Segera Resmikan Terminal Pengiriman Barang

Terminal pengiriman barang akan mulai dioperasikan pada Januari 2019

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam waktu dekat segera meresmikan pengoperasian terminal pengiriman barang. Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan terminal barang tersebut akan dibuka di daerah perbatasan Entikong, Kalimantan Barat.

Dia mengatakan terminal barang di Entikong akan diresmikan akhir 2018. "Terminal barang yg kita bangun akhir 2018 bisa untuk sekpor impor barang," kata Budi, Senin (10/12).

Budi mengatakan setelah diresmikan akhir 2018, dia memastikan terminal barang di Entikong dapat dibuka pada Januari 2019. Dengan begitu, terminal barang tersebut dapat dioperasikan untuk pengiriman secara internasional.

Dia menilai, pengiriman barang melalui dry port ekspor impor tidak harus melalui pelabuhan. "Tapi jalan darat ini masuk dari Malaysia ke Indonesia semua lewat sini di dalam dry port yang kami bangun," jelas Budi.

Nantinya dalam pengoperasian terminal barang di perbatasan Indonesia, akan tak hanya memiliki sumber daya manusia (SDM) dari lembaga terkait. Budi emmastikan akan bekerja sama dengan Kemenhub, kepolisian, dan imigrasi.

Saat ini, Budi memastikan bangunan terminal barang di Entikong sudah siap sebelum nantinya diresmikan. "Rapat terakhir mengenai timeline menyusun standar operasional prosedur (SOP) sudah siap semua mau uji coba," ungkap Budi.

Budi menjelaskan dalam pengoperasian terminal barang tidak ada pengaturan kapasitas. Semua barang yang akan dikirim baik secara impor atau ekspor disesuaikan dengan transaksi angkutan logistik yang melewati perbatasan tersebut.

Selain Entikong, Budi menegaskan Kemenhub juga akan membuat terminal barang di wilayah perbatasan lainnya. "Nanti akan ada di tujuh wilayah perbatasan lainnya, Januari 2019 baru akan dibangun proses pembangunan di wilayah lain," tutur Budi.

Salah satu pembangunan terminal barang yang masih dalam proses yaitu di Papua. Budi mengatakan sejauh ini kendala yang masih dihadapi terkait pembebasan lahan.

Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengharapkan pemerintah perlu mendorong konektivitas antarwilayah. Terminal barang merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menguatkan konektivitas pengiriman logistik.

Ketua Umum Apindo Hariyadi B Sukamdani mengatakan penguatan konektivitas antarwilayah saat ini perlu dilakukan. Menurutnya hal itu menjadi tantangan bagi pelaku usaha saat ini.

Bahkan menurut Hariyadi, tantangan konektivitas tersebut masih terjadi dari ujung barat hingga timur Indonesia. "Untuk itu penguatan konektivitas mutlak dilakukan untuk menstimulus pertumbuhan simpul-simpul gerakan ekonomi baru di daerah," kata Hariyadi di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (10/11).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SHlTEd
December 10, 2018 at 06:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SHlTEd
via IFTTT
Share:

Sunday, December 2, 2018

Pemuda Bandung Buat Sepatu dari Kulit Ceker Ayam

Sepatu dari kulit ceker dijual dengan harga tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pemuda asal Bandung, Nurman Farieka Ramdhani (23), berhasil mengubah kulit ceker ayam menjadi bahan baku pembuatan sepatu yang memiliki nilai jual tinggi. Ide itu didapatkannya dari sang ayang yang merupakan seorang lulusan Politeknik Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta.

Ayah Nurman mengembangkan kulit ceker ayam sebagai bahan kulit saat penelitian di Balai Besar Kulit, Karet, dan Plastik, Yogyakarta. Namun, ayahnya tidak lagi melanjutkan produk tersebut. Oleh sebab itu, Nurman memutuskan untuk meneliti kembali kulit ceker ayam sebagai bahan baku.

Eksperimennya berproses selama satu tahun. Pada awal 2017, Nurman mulai berani menampilkan sepatu dari kulit ceker ayam yang diberi merek Hirka Shoes.

"Ide ini sudah ada 15 tahun yang lalu sejak ayah meneliti," katanya, Ahad (2/12).

Menurut Nurman, pemanfaatan limbah kulit ceker ayam ini juga sebagai bagian kampanye benda tidak terpakai menjadi bernilai jual tinggi. Selain kulit ceker ayam mudah ditemukan, pemanfaatannya tidak mengganggu populasi hewan. Berbeda dibandingkan dengan kulit buaya maupun ular.

Sebuah sepatu, menurut Nurman, memerlukan kulit dari 22 ceker ayam. Jadi sepasang sepatu perlu dua kali lipatnya. Proses pembuatan sepatu dan pengupasan kulit ceker dilakukan secara manual, sehingga penyelesaian sepasang sepatu lebih dari sepekan.

"Saya tertarik membuatnya karena unik dan belum ada yang membuatnya," ujarnya.

Untuk jenis kulit ceker ayam pun diseleksi. Nurman membutuhkan ayam dengan minimal bobot seberat dua kilogram, hal ini supaya kulit ceker yang dihasilkan semakin besar dan lebar.

"Supaya tidak memakan waktu banyak untuk produksi. Semakin kecil kulit, nanti semakin lama lagi waktu untuk memprosesnya sebagai sepatu," kata Nurman.

Menurut Nurman, keunggulan kulit ceker ayam adalah tekstur kulitnya memiliki pola alamiah, sehingga setiap sepatu memiliki pola kulit yang berbeda-beda ketimbang kulit buaya dan ular. Nurman juga mewarnai hasil akhir dan sepatu tersebut dengan ragam warna.

"Kulit ceker ayamnya kita beri warna ada yang tan, gold, navy, merah, coklat, hijau, dan warna orisinal," tuturnya.

Sepatu Hirka edisi kulit ceker ayam dibanderol Rp 500 ribu sampai Rp 2 juta per pasang. Pelanggan perlu memesan terlebih dulu untuk dilakukan pengukuran sebab proses pembuatannya cukup memakan waktu.

Ia pun berencana untuk melebarkan sayap usaha dengan membuat aneka jenis barang dari kulit ceker ayam.

"Kita akan membuat barang-barang yang universal dan berukuran kecil supaya lebih cepat dan mudah dibuatnya seperti dompet, dompet STNK, atau gantungan kunci," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2KMliy4
December 02, 2018 at 06:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2KMliy4
via IFTTT
Share:

Friday, November 30, 2018

BI: Ekspor Kelor Berpotensi Perkuat Rupiah

Negara-negara Timur Tengah sangat membutuhkan tanaman kelor

REPUBLIKA.CO.ID, LHOKSEUMAWE -- Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe, Aceh, Yufrizal mengatakan daun kelor merupakan komoditas ekspor yang berpotensi untuk memperbaiki neraca perdagangan. Selain juga menguatkan nilai tukar rupiah.

"Apabila kegiatan ekspor kita banyak dan meningkat, maka tentu saja akan mempengaruhi nilai tukar rupiah yang semakin membaik dan menjadi kuat," kata Yufrizal pada Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD) yang bertemakan Peluang Peningkatan Ekspor Produk Kelor Sebagai Upaya Perbaikan Defisit Transaksi Berjalan, di gedung BI Lhokseumawe, Jumat (30/11).

FGD itu bertujuan meningkatkan peluang ekspor sebagai salah satu upaya perbaikan defisit berjalan, sehingga nilai tukar rupiah terus menguat. Ia mengatakan, negara-negara Timur Tengah sangat membutuhkan tanaman kelor sehingga Lhokseumawe dapat menjadi pintu ekspor produk ke negara-negara tersebut.

"Untuk tahap awal mungkin dikirim ke Blora dulu melalui PT MOI, aka tetapi kedepan dapat dilakukan ekspor langsung melalui Lhokseumawe ke negara-negara tujuan," ucap Kepala KPw BI Lhokseumawe tersebut.

BI, katanya. sangat optimistis dengan usaha kelorisasi. Apalagi, proses budi daya dan pengolahan daun kelor, tidak terlalu sulit sehingga masyarakat diharapkan berpartisipasi dalam budi daya tanaman tersebut.

"Kualitas kelor Indonesia sangat bagus. Sehingga kita harapkan masyarakat mampu melihat peluang tersebut dengan baik dengan membudidayakan tanaman kelor," kata Yufrizal.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ruc78h
November 30, 2018 at 06:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ruc78h
via IFTTT
Share:

Thursday, November 29, 2018

Objek Wisata Kedung Pedut Kulonprogo Dikembangkan

Taman edukasi dibangun di atas lahan seluas 1,5 hektare.

REPUBLIKA.CO.ID, KULONPROGO -- Pertamina MOR IV Jawa Tengah-DIY bekerja sama dengan pengelola objek wisata Kedung Pedut yang berada di wilayah Kabupaten Kulonprogo, DIY, mengembangkan taman edukasi di area tersebut. Nantinya, sarana ini kelak akan terintegrasi dengan objek wisata inti yaitu air terjun Kedung Pedut.

Pengembangan objek wisata ini dilaksanakan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Taman edukasi yang dibangun di atas lahan seluas 1,5 hektare ini berlokasi sekitar 100 meter dari Wisata Kedung Pedut.

"Taman edukasi ini akan mewujudkan konsep wisata alam dan edukasi sebagai daya tarik bagi wisatawan, terutama kalangan anak dan pelajar," kata Unit Manager Communication and Relationship & CSR, PT Pertamina MOR IV Jawa Tengah-DIY, Andar Titi Lestari, Kamis (29/11) .

Pertamina, lanjut dia, akan mendampingi pengelola terhadap perkembangan Wisata Kedung Pedut. Selain sarana fasilitas penunjang wisata, perusahaan akan turut mendampingi pengelola wisata yang beranggotakan masyarakat sekitar untuk terus berinovasi agar objek wisata ini dapat terus berkembang dan menjadi destinasi unggulan di wilayah Yogyakarta.

Menurut dia, Kedung Pedut memiliki potensi pengembangan yang cukup besar sebagai destinasi wisata. Kehadiran taman edukasi pun, kelak turut memberikan berbagai manfaat bagi masyarakat di sekitar objek wisata. "Selain itu, Pertamina secara aktif melakukan pendampingan dengan pengelola demi meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung" ujarnya.

Pengelola Wisata Kedung Pedut, Yuhono, menambahkan pihaknya memanfaatkan dana CSR dari PT Pertamina senilai Rp 286 juta untuk membangun berbagai sarana dalam taman edukasi. Saat ini, pembangunan taman edukasi sudah mencapai 60 persen dan dampaknya sudah mulai terasa dari segi antusiasme wisatawan yang tertarik dengan fasilitas ini.

Air Terjun Kedung Pedut merupakan wisata alam yang saat ini sudah terkenal di Kulonprogo,  bahkan telah dikenal oleh wisatawan lokal bahkan mancanegara.  Keunggulan objek wisata yang menarik perhatian wisatawan ini, terletak pada kolaborasi antara keindahan alam perbukitan dan air terjun yang masih terjaga keasriannya.

Pada area air terjun terdapat sungai dan kolam alami yang dijadikan wisatawan sebagai tempat untuk berenang, sembari menikmati udara perbukitan. Hal menarik lainnya dari wisata Kedung Pedut ini adalah akses atau jalur menuju lokasi air terjun.

Setelah melewati pintu masuk, pengunjung harus melakukan tracking terlebih dahulu sejauh kurang lebih 100 meter untuk sampai ke lokasi air terjun. Namun, hal tersebut tidak akan terasa melelahkan, karena selama perjalanan, pengunjung akan disuguhi keindahan alam perbukitan dan kicauan berbagai jenis burung disepanjang jalan yang dilewatinya.

Setiap pekan, wisata Kedung Pedut dikunjungi sekitar 200 wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Kunjungan wisatawan turut memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat. Keuntungan tersebut, sebagian digunakan untuk pengembangan fasilitas penunjang pariwisata.

"Dengan datangnya wisatawan ke lokasi, masyarakat mulai merasakan manfaatnya di antaranya adalah ekonomi masyarakat yang mulai bergairah dan sebagian penghasilan digunakan untuk menambah serta merawat lokasi wisata" jelas Yuhono.

Taman wisata Kedung Pedut ini akan dilengkapi dengan bangunan joglo, gazebo, serta sarana penunjang lainnya. Selain itu, prasarana outbond, camping ground, permainan ketangkasan, wahana panjat tebing, taman bunga, dan kebun buah menjadi nilai tambah dari taman wisata ini.

Yuhono mengungkapkan  sejauh ini banyak pihak baik wisatawan lokal maupun mancanegara meminta agar taman wisata edukasi ini segera terealisasi. Hal tersebut dapat pula mendukung Wisata Kedung Pedut sebagai destinasi unggulan wisatawan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2G0aPk7
November 29, 2018 at 06:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2G0aPk7
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 27, 2018

JK Minta Kepolisian Transparan Tangani Kasus Dana Kemah

JK meminta pihak kepolisian mengumpulkan bukti-bukti yang lengkap.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta pihak kepolisian untuk transparan dan mengumpulkan bukti yang cukup, dalam menangani kasus dugaan penyelewengan dana kemah pemuda Islam Indonesia. Selain itu, JK juga meminta agar Dahnil Anzar Simanjuntak tetap mengikuti proses hukum yang berlaku.

"Semua orang warga negara ini kalau ada masalah hukum harus ikut (proses yang berlaku), tetapi proses nya juga harus transparan dan juga harus ada bukti yang cukup," ujar JK di kantornya, Selasa (27/11).

Jusuf Kalla mengatakan, saat ini proses pemeriksaan dugaan korupsi dana kemah masih mengumpulkan bukti-bukti. Sehingga, wajar apabila terjadi perbedaan pandangan. Oleh karena itu, Jusuf Kalla mendorong kepolisian harus mengumpulkan bukti-bukti yang lengkap sebelum diajukan ke proses hukum selanjutnya.

"Biar ini tenang dulu, baru kita selesaikan ini. Karena ini kan masih berbeda pandangan, dan kita kalau dari sisi hukum itu harus jelas, harus ada bukti-bukti baru diajukan. Buktinya lengkap atau apa, macam-macam," kata Jusuf Kalla.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya melakukan panggilan terhadap Dahnil sebagai saksi. Polisi pun melakukan penyelidikan hingga penyidikan pada kasus dugaan korupsi kegiatan kemah dan apel tersebut atas laporan dari beberapa pihak.

Kegiatan kemah dan apel pemuda Islam Indonesia digelar di Pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah, pada Desember 2017 lalu. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Kemenpora dan menggunakan dana APBN Kemenpora tahun anggaran 2017. Selain memanggil Dahnil Anzar, polisi juga melakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi lainnya. Yakni, Ketua Kegiatan Ahmad Fanani dari Pemuda Muhammadiyah, Abdul Latif dari Kemenpora, dan Safaruddin selaku ketua kegiatan dari GP Ansor.

Adapun Dahnil merupakan koordinator juru bicara tim pemenangan nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Ketika ditanya apakah kasus dugaan korupsi dana kemah ini akan dimanfaatkan lawan politik, Jusuf Kalla mengatakan, kepolisian hanya melakukan tugasnya dan kebetulan Dahnil adalah juru bicara pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02. Jusuf Kalla mendorong agar proses pemeriksaan Dahnil dilakukan secara terbuka, dan adil.

"Ya tentu, kepolisian tidak bermaksud begitu, tetapi secara kebetulan terjadi seperti itu, tetapi sekali lagi prosesnya harus betul betul baik terbuka dan adil," kata Jusuf Kalla.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FSrFBo
November 27, 2018 at 06:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FSrFBo
via IFTTT
Share: