Showing posts with label March 31. Show all posts
Showing posts with label March 31. Show all posts

Sunday, March 31, 2019

Sukseskan Rabu Putih, Kader Ansor Jateng Gelar Rakorwil

Rabu Putih merupakan upaya Ansor untuk mendukung politik kebangsaan.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG— Kader Ansor Jawa Tengah siap mendukung dan menyukseskan gerakan ‘Rabu Putih’. Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah dalam menghadapi hajat pesta demokrasi 17 April 2019 mendatang. 

Ketua Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Tengah, Sholahuddin Aly, mengatakan isu utama yang diangkat dalam Rakorwil kali ini memang konsolidasi guna mempersiapkan gerakan ‘Rabu Putih’. 

Sehingga Rakorwil yang dilaksanakan di Pondok Pesantren (Ponpes) Edi Mancoro, Gedangan, Tuntang, Kabupaten Semarang ini juga dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas. 

Selain itu juga Ketua PP GP Ansor Korwil Jawa Tengah-DIY, Mujiburrohman, Sekretaris PW GP Ansor Jawa Tengah, Fahsin M Faal serta Kasatkorwil Banser Jawa Tengah, Muchtar Makmun. 

“Termasuk seluruh Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor kabupaten/ kota se-Jawa Tengah,” ungkap pria yang akrab disapa Gus Sholah ini, Ahad (31/3). 

Terkait dengan hal ini, lanjutnya, GP Ansor Jawa Tengah juga sudah mengarahkan kepada seluruh kader untuk membuat platform komunikasi, yang melibatkan warga hingga di tingkat RT. 

Harapannya, semua saling melaporkan dan koordinasikan jika ada indikasi intimidasi dari pihak-pihak tertentu. “Sehingga kita bisa mencegahnya dengan cepat,” tegasnya.  

Dia juga menyebut, masih ada beberapa daerah di Jawa Tengah yang dinilai rawan adanya aksi intimidasi. “Karena itu, pembekalan mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan para kader di daerah sudah diberikan,” jelasnya. 

Ketua PP GP Ansor Korwil Jawa Tengah-DIY, Mujiburrohman, menambahkan secara umum kesiapan para kader di dua daerah (Jawa Tengah dan DIY) sudah matang untuk melaksanakan gerakan ‘Rabu Putih’.  

Menurutnya, sikap yang diambil GP Ansor ini bukan bermaksud untuk terlibat dalam politik praktis, melainkan ada yang jauh lebih penting, yakni politik kebangsaan. 

Berdasarkan data survei, untuk wilayah Jawa Tengah ternyata masih ada daerah yang tingkat partisipasi pemilihnya cukup rendah, terutama di wilayah atau daerah di perbatasan.  

“Maka fokus gerakan Rabu Putih nanti akan mendorong dan mengoptimalkan tingkat partisipasi pemilih di wilayah perbatasan yang dimaksud,” tegasnya.  

Karena Ansor memandang tingkat partisipasi pemilih dipandang sukses jika banyak masyarakat yang terlibat dalam Pemilu 2019 nanti. 

“Jadi, Ansor memiliki kepedulian mensukseskan Pemilu 2019 melalui Rabu Putih,” katanya.  

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, mengungkapkan seluruh jajaran PW GP Ansor di 34 provinsi se- Indonesia telah menggelar Rakorwil terkait gerakan Rabu Putih. Kebetulan untuk Jawa Tengah merupakan yang terakhir.  

Dia enegaskan, gerakan Rabu Putih merupakan langkah dari Ansor untuk merespons adanya kelompok yang akan melakukan intimidasi saat jelang pemungutan suara, pada 17 April mendatang. 

Maka gerakan Rabu Putih ini merupakan ihtiar untuk memberikan rasa aman pada calon pemilih ketika mereka pergi ke tempat Pemungutan Suara (TPS). “Jadi kami justru meresposn persoalan tersebut,” tegasnya.

Gus Yaqut, sapaan akrab Yaqut Cholil Qoumas, menyampaikan dari hasil pendataan resmi per November 2018, kader GP Ansor secara nasional telah mencapai jumlah 4,7 juta orang. Jumlah tersebut dipastikan masih jauh dari angka yang sesungguhnya (riil), karena proses pendataan hingga saat ini juga masih terus berjalan.

Dia mengatakan, keterlibatan seluruh kader Ansor dalam gerakan Rabu Putih ini bahkan juga telah dibagi tugasnya dengan sistem layer (lapisan-red). Ada Banser yang memakai seragam bertugas membantu aparat TNI-Polri menjaga keamanan.  

“Sedangkan anggota Banser yang tak berseragam, mereka akan bertugas mengajak calon pemilih untuk ke TPS dengan memakai baju putih,” ungkapnya. 

Gus Yaqut menambahkan, guna mendukung kelancaran gerakan tersebut, GP Ansor juga telah berkoordinasi dengan aparat TNI maupun Polri maupun pihak terkait lainnya.  

Secara teknis, ketika di lapangan menemukan adanya persoalan, Banser tidak akan bergerak sendiri-sendiri tanpa ada koordinasi dengan aparat yang ada di lapangan. “Namun apapun temuan nantinya akan dikoordinasikan dengan aparat,” tutur dia.   

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2V6Fj73
March 31, 2019 at 09:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2V6Fj73
via IFTTT
Share:

Beijing Selidiki Dua Ledakan di Lokasi Industri

Dua ledakan tersebut menewaskan 12 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua peristiwa ledakan dalam tiga hari terakhir di dua lokasi industri di Cina telah menewaskan 12 orang dan beberapa lainnya mengalami luka-luka. Ledakan satu kontainer berisi besi tua di pabrik pengecoran logam di Provinsi Jiangsu, wilayah timur China, Ahad pagi, telah merenggut tujuh nyawa.

Peristiwa yang terjadi di tempat terbuka Kunshan Waffer Technology Corp Ltd di Kawasan Berikat Kunshan, Jiangsu, pada pukul 07.12 waktu setempat juga menyebabkan lima orang luka parah.

"Sebab-sebab terjadinya peristiwa tersebut sampai saat ini masih dalam penyelidikan," demikian sejumlah media di Cina melaporkan. Ledakan lainnya terjadi di salah satu pabrik kimia di Kota Qingzhou, Provinsi Shandong, yang menyebabkan lima orang tewas.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat (29/3) malam itu juga melukai tiga orang lainnya. Pemilik perusahaan swasta itu telah diamankan petugas kepolisian untuk dimintai pertanggungjawaban.

Investigasi sementara menunjukkan bahwa ledakan tersebut diduga akibat kebocoran tanki gas. Sepekan sebelumnya, Cina juga terguncang oleh ledakan pabrik kimia di Kabupaten Xiangsgui, Provinsi Jiangsu, yang mengakibatkan 64 nyawa hilang sia-sia.

Peristiwa itu membuat Presiden Cina Xi Jinping dan Perdana Menteri Li Keqiang memerintahkan Wang Yong sebagai dewan penasihat eksekutif turun langsung ke lapangan memandu upaya penanganan pascaledakan seperti dilaporkan People's Daily.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FHIAmx
March 31, 2019 at 09:16PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FHIAmx
via IFTTT
Share:

Babak Pertama, Napoli Imbangi Roma di Olimpico

AS Roma menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Babak pertama antara AS Roma vs Napoli dalam pertandingan pekan ke-29 Serie A Italia di Stadion Olimpico, Ahad (31/3) berakhir imbang dengan skor 1-1. Napoli berhasil unggul cepat sebelum akhirnya AS Roma menyamakan kedudukan di babak tambahan waktu.

Pertandingan baru berjalan dua menit ketika Napoli unggul lewat gol Arkadiusz Milik. Memanfaatkan serangan balik, Simone Verdi mengirimkan umpan matang yang langsung disontek oleh Milik. Napoli 1-0 AS Roma.

Tertinggal satu gol, AS Roma meningkatkan pemainan. Di sisi lain, Napoli juga tidak ingin melepas kemenangan. Tercatat Napoli sempat beberapa kali mempunyai peluang matang untuk menambah keunggulan. Namun hingga 45 menit babak pertama kedua tim tidak bisa menambah gol.

Semangat tak pantang menyerang AS Roma akhirnya berbuah manis. Pada menit ke 45+3, pemain Roma Patrick Schick dilanggar oleh kiper Napoli. Wasit pun menunjuk titik putih.

Diego Perotti yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya. Tendangan Perotti ke pojok kanan gawang gagal diantisipasi kiper Roma. Hingga babak pertama usai kedudukan imbang 1-1.

Berikut susunan pemain AS Roma Vs Napoli, Ahad (31/3) :

AS Roma : 4-2-3-1 (4-4-2)

Pemain : Robin Olsen; Kolarov, Federico Fazio, Kostas Manolas, Davide Santon; Steven N'Zonzi, Daniele De Rossi; Diego Perotti, Bryan Cristante, Patrik Schick; Edin Dzeko

Pelatih : Claudio Ranieri

Napoli : 4-4-2

Pemain : Alex Meret; Mario Rui, Koulibaly, Maksimovic, Elseid Hysaj; Simone Verdi, Fabian Ruiz, Allan, Jose Callejon; Arek Milik, Dries Mertens

Pelatih : Carlo Ancelotti

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OCZVkL
March 31, 2019 at 09:14PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OCZVkL
via IFTTT
Share:

Surat Suara Pemilu 2019 Tiba di Kabupaten/Kota

Selama tiga pekan mendatang, surat suara akan didistribusikan hingga sampai ke TPS.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Hasyim Asy'ari, mengatakan saat ini surat suara Pemilu 2019 telah sampai di kabupaten/kota. Selama tiga pekan mendatang, surat suara akan didistribusikan hingga sampai ke tempat pemungutan suara (TPS).

"Saat ini surat suara sudah di kabupaten/kota semua. Kemudian nanti ya berjenjang lewat PPK dan PPS akan didistribusikan terus. Targetnya pada H-1 pemungutan suara sudah sampai semua ke TPS," ujar Hasyim ketika dikonfirmasi, Ahad (31/3).

Dia melanjutkan, KPU kabupaten/kota sudah memetakan sejumlah hal. Misalnya jarak tempuh, waktu tempuh dan moda transportasi yang digunakan untuk distribusi. "Semua sudah dipetakan kira-kira mulai didorong dari tingkat kabupaten ke kecamatan itu tanggal berapa," tutur Hasyim.

Kemudian, untuk satu provinsi yang belum menerima distribusi surat suara, yakni Sulawesi Barat akan segera diselesaikan oleh KPU. Hasyim mengungkapkan distribusi ke Sulawesi Barat akan didorong terus supaya pekan ini bisa diselesaikan.

"Paling tidak, bisa sampai ke kabupaten/kota," tegasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FNZAJo
March 31, 2019 at 09:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FNZAJo
via IFTTT
Share:

Balitbang Agama Jakarta Susun Sistem Respons Konflik Agama

Ide sistem ini digagas Balitbang Agama Jakarta sejak pertengahan 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Agama melalui Balai Litbang Agama Jakarta  menyusun konsep dan sistem peringatan dan respons dini konflik keagamaan.    

Kepala Balai Litbang Agama Jakarta, Nurudin, mengatakan konsep awal pembuatan sistem ini tercetus sekitar pertengahan 2018. 

Penelitian tentang pola konflik keagamaan yang telah dilakukan Balai Litbang Agama Jakarta, menjadi dasar pembangunan sistem peringatan dan respons dini konflik keagamaan.

Kemudian ada inisiatif untuk membangun sistem yang dapat memfasilitasi diperolehnya informasi tentang kejadian atau peristiwa konflik dari sumber primer di lapangan, sebagai alternatif informasi yang disediakan media massa. 

“Pembahasan yang sekarang ini  kita lakukan masih tahap awal. Masih perlu beberapa tahapan lagi agar sistem ini bisa bisa berjalan, tutur dia

Dalam Evaluasi Kebijakan dan Pembahasan Draf Executive Summary Penelitian Sistem Peringatan dan Respons Dini Konflik Keagamaan di Indonesia Bagian Barat Fase II di Tengerang Selatan, akhir pekan lalu  dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, Ahad (31/3).   

Nurudin menjelaskan, nantinya lewat sistem dan aplikasi ini diharapkan dapat mendeteksi secara dini gejala atau potensi terjadinya konflik, sehingga bisa menjadi basis melakukan tindakan mencegah konflik agar tidak mengalami eskalasi atau berubah menjadi kekerasan. 

Sejalan dengan Nuruddin, Karo HDI, Mastuki, mengatakan sistem ini mempertegas bila negara hadir dalam menyelesaikan isu-isu keagamaan. Tidak hanya hadir dalam bentuk struktur dan regulasi saja.

"Sistem ini memang cara baru bagaimana kita bisa mengantisipasi isu-isu keagamaan. Secara teknologi, aplikasi ini sangat mungkin dilakukan,” kata Mastuki.

Sementara itu, Karo Hukum dan KLN, Achmad Gunaryo, mangatakan perlu diskusi antarinstansi dan pemerintah agar sistem ini berjalan maksimal. Untuk itu, diperlukan proses merumuskan regulasi dan tentunya anggaran.

"Ini merupakan sebuah iktiar bagus untuk ditindaklanjuti, tetapi ini harus dipikirkan secara hati-hati, dilihat dari tanggung jawabnya. Apakah nantinya sistem ini ada di bawah Kementerian Agama atau juga melibatkan institusi pemerintah lainnya?  Nah, ini perlu kita diskusikan lagi,” ujarnya.

Rancangan dari Sistem dan Aplikasi Peringatan dan Respons Dini Konflik Keagamaan ini sudah dipresentasikan dalam rapat dengan Menteri Agama pada 14 Desember 2018. 

Dalam rapat tersebut, Menteri Agama memberi apresiasi positif terhadap upaya pembangunan sistem peringatan dan respons dini konflik keagamaan.  

Kegiatan yang dihelat Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta Kementerian Agama (BLAJ) dilakukan selama dua hari, 28-29 Maret 2019. Dihadiri 70 peserta terdiri dari pejabat Kementerian Agama dan perwakilan lembaga keagamaan di Jabotabek. 

Narasumber kegiatan ini Kepala Biro Humas, Data dan Informasi (HDI) Kemenag Mastuki, Kepala Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Kemenag Achmad Gunaryo, dan peneliti INSEP Ahmad Syafi’i Mufid.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FORTT5
March 31, 2019 at 09:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FORTT5
via IFTTT
Share:

Gempa Tektonik Guncang Ruteng

Gempa bumi yang terjadi jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas patahan lokal.

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa bumi tektonik berkekuatan 3,7 Skala Richter (SR) mengguncang wilayah Ruteng, Nusa Tenggara Timur (NTT). "Gempa tersebut terjadi pada pukul 16.30.26 WITA dan dirasakan di wilayah Ruteng dalam skala intensitas II-III Modified Mercalli Intensity (MMI)," kata Kepala BMKG Kampung Baru Kupang, Robert Owen Wahyu, di Kupang, Ahad (31/3).

Episenter gempa terletak pada koordinat 8,69 LS dan 120,56 BT. Atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 8 km Barat Laut Borong, NTT pada kedalaman 10 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas patahan lokal. Dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Ruteng II-III MMI.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. "Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ODQS2X
March 31, 2019 at 09:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ODQS2X
via IFTTT
Share:

Tokoh PDIP: Jokowi Belum Pernah Kalah

Jokowi belum pernah kalah dalam pemilih sejak bersaing di wali kota Solo.

REPUBLIKA.CO.ID, BOYOLALI -- Tokoh masyarakat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Boyolali Seno Kusumoarjo mengatakan, calon presiden 01 Joko Widodo sejak muncul ke pemerintahan belum pernah dikalahkan. Jokowi belum pernah kalah dalam pemilihan sejak dari wali kota Surakarta.

"Pak Jokowi sejak muncul turun ke pemerintahan belum pernah kalah, dan berawal dari Wali Kota Surakarta, kemudian Gubernur DKI, dan terakhir 2014 menjadi Presiden hingga sekarang," kata Seno Kusumoarjo, disela acara rapat internal kampanye pendukung pasangan calon 01,Jokowi-Ma'ruf, di Boyolali, Jateng, Ahad (31/3.

Menurut Seno, hal tersebut membedakan Jokowi dengan calon lainnya secara politik dan demokrasi. Jokowi, kata ia, selalu menang dengan jumlah suara yang cukup banyak dengan lawan poltiknya.

Kendati demikian, Seno berharap sebagai warga Boyolali berperan aktif untuk menjaga kerukunan yang sudah berjalan dalam pesta demokrasi Pemilu 2019.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan, berbeda pilihan itu biasa. Dalam berdemokrasi harus tetap menjaga kerukunan di dalam masyarakat. Kerukunan di dalam negara demokrasi memang harus ada," tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat jangan golput, dan mendatangi TPS untuk memberikan hak suaranya dalam Pemilu mendatang. Menurut Seno, salah satu keberhasilan demokrasi adalah dari tingkat kehadiran warga dalam memberikan hak suaranya.

"Salah satu parameter peningkatan demokrasi itu, adalah ketika ada Pemilu tingkat kehadirannya memberikan hak suara dari tahun ke tahun naik," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FMQaxy
March 31, 2019 at 09:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FMQaxy
via IFTTT
Share:

Menlu Venezuela Dijadwalkan Kunjungi Turki

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan mengatakan, Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaze dijadwalkan mengunjungi Turki pada Senin (1/4) besok waktu setempat.

Pernyataan yang dilansir Anadolu Agency mengumumkan bahwa Jorge Arreaza akan membahas hubungan bilateral di antara kedua negara Venezuela dan Turki. Selain itu kedua menteri akan membicarakn masalah regional, dan internasional yang tengah terjadi.

Turki, seperti diketahui memihak kepada kedaulatan Presiden Venezeula Nicola Maduro yang ditentang oposisi yang didukung negara-negara barat. Venezuela diguncang krisis ekonomi hingga politik ketika Maduro dilantik untuk masa jabatan keduanya sebagai Presiden.

Ketegangan semakin memanas Januari saat pemimpin opoisi Venezuela, Juan Guaido mengukuhkan diri sebagai presiden sementara negara kaya minyak itu. Langkah Guaido pun didukung tertutama oleh Amerika serikat (AS), negara Eropa, dan Amerika Latin. Sementara Turki bersama Rusia, Iran, Cina, Kuba, dan Bolivia mendukung kedaulatan Maduro.

Pada Sabtu (30/1), Partai Sosialis Venezuela (PSUV) mengumpulkan rakyat untuk demonstrasi mendukung Maduro. "Mereka yang menyerukan intervensi militer asing di Venezuela akan diperlakukan sebagai musuh. Konstitusi hanya menunjuk satu kepala negara," ujar wakil ketua PSUV Diosdado Cabello kepada kerumunan rakyat di pusat kota O'Leary.

"Konstitusi tak mengatakan bahwa AS dapat mengambil keputusan atas nama Venezuela," tambah dia. Cabello juga menekankan bahwa mereka siap untuk ancaman militer dalam bentuk apapun.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2JTJ9PL
March 31, 2019 at 08:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2JTJ9PL
via IFTTT
Share:

In Picture: Kampanye Akbar Prabowo Sandi di Sidoarjo

REPUBLIKA.CO.ID, SIDOARJO -- Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menyapa pendukungnya saat kampanye akbar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (31/3/2019).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UmbGRW
March 31, 2019 at 08:50PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UmbGRW
via IFTTT
Share:

Peserta Republika Go West Java Terkejut Pulang Bawa Motor

Peserta mengaku doorprize dari Republika adalah yang paling besar

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Republika mengadakan acara bertajuk Republika Gowest Java Bandung Lautan Api di Kota Bandung, Ahad (31/3). Tak hanya diisi kegiatan olahraga, acara ini juga diramaikan dengan pembagian doorprize bagibpara peserta.

Sjah Alimudin (41) menjadi salah satu yang beruntung dari ribuan peserta yang hadir. Ali, panggilannya, terkejut bisa membawa pulang hadiah utama yakni motor Kawasaki D'tracker 150 cc. 

Ali yang tinggal di Kelurahan Taman Sari Kota Bandung tak menyangka saat nomor undian yang dipegangnya disebutkan oleh Direktur Utama Republika Agoosh Yusron. Dengan wajah tak percaya ia naik ke atas panggung untukm menerima hadiah 'belalang tempur' itu. 

"Nggak nyangka bisa dapat motor. Ikut acara Go West Republika ini kan memamg niatnya buat olahraga. Walaupun pasti berharap semoga dapat hadiah, cuma nggak nyangka dapatnya motor," kata Ali.

Ia mengatakan memang kerap ikut acara bersepeda santai yang diadakan banyak pihak. Sebelumnya juga pernah mendapat doorprize yang disediakan panitia. Namun hadiah yang didapat kali ini merupakan yang paling besar.

Meski demikian, ia mengaku memang gemar bersepeda setiap pekannya. Dengan bersepeda ia merasa lebih sehat dan kuat dalam beraktivitas. Ia pun mengapresiasi acara bersepeda yang digelar Republika.

"Acaranya bagus buat bikin orang sehat, tapi bahagia juga karena banyak hadiah yang dikasih. Pesertanya juga ternyata banyak luar biasa," ujarnya.

Tak hanya Iwan yang senang mendapat hadiah, Iwan yang dari Padalarang juga bisa pulang dengan oleh-oleh. Iwan mendapatkan satu ekor domba yang juga khusus disediakan panitia sebagai salah satu doorprize utama. 

Iwan sengaja ikut acara Republika memang sebagai ajang silaturahmi dengan sesama pecinta gowes lainnya. Selain itu ia gemar bersepeda untuk menjaga kebugaran tubuh.

"Yang utama ikut acara ini supaya sehat, hadiah mah nomor dua. Acara ini bagus jadi ajang silaturahmi, termasuk saya kan jauh dari Kabupaten Bandung Barat, jadi bisa silaturahmi sama pecinta gowes dari kota lain," tutur Iwan.

Disinggung soal hadiah yang didapat, ia pun mengucapkan terima kasih kepada Republika. Rencananya dombanya akan digunakan untuk acara syukuran keluarganya.

"Paling buat syukuran cucu ada akikahan," ucapnya.

Selain motor dan domba, dalam acara Gowest Java ini ada hadiah umroh, tabungan emas Pegadaian, tiket pesawat Bandung-Bali hingga peralatan elektronik lainnya. Dibuka oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, acara ini sukses dihadiri hingga 1.500 peserta dari berbagai daerah di Jawa Barat dan sekitarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2JPJ8fp
March 31, 2019 at 08:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2JPJ8fp
via IFTTT
Share:

In Picture: Kunjungan ke Gedung Balai Kota Jakarta

Pengunjung dapat menjelajahi bangunan warisan bersejarah pusat pemerintahan Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Warga saat melihat salah satu ruangan Balai Kota pada acara Semasa di Balai Kota, Jakarta, Ahad (31/3).

Semasa di Balai Kota menyelenggarakan acara bazar dan kunjungan ke Gedung Balai Kota Jakarta dengan tujuan agar pengunjung terutama anak muda bisa menjelajahi bangunan warisan bersejarah.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FQXWFJ
March 31, 2019 at 08:46PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FQXWFJ
via IFTTT
Share:

KPU Buka Layanan Pindah Memilih di Hari Libur

Orang yang pindah memilih hanya diperbolehkan untuk keadaan tertentu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Viryan, mengatakan pihaknya tetap membuka layanan pindah memilih di hari libur dan akhir pekan. Namun, pindah memilih hanya diperbolehkan untuk keadaan tertentu. 

"Iya tetap membuka layanan (pindah memilih) di akhir pekan, hari libur tanggal merah. Layanan ini kami buka hingga H-7 sebelum hari H pemungutan suara Pemilu pada 17 April nanti," ujar Viryan ketika dikonfirmasi, Ahad (31/3).

Sehingga, saat ini masyarakat boleh mengurus dokumen A5 sampai dengan 10 April mendatang. Namun, Viryan mengingatkan bahwa pindah memilih hanya untuk pemilih dengan keadaan tertentu. Kondisi tertentu itu yakni pemilih yang sedang sakit dan berada di RS, pemilih tahanan yang ada di lapas/rutan, korban bencana yang berada di pengungsian dan pemilih yang bertugas saat pemungutan suara 17 April.

"Sementara untuk mahasiswa atau pemilih yang pindah domisili, pemilih yang bekerja di luar wilayah domisilinya sudah tidak bisa lagi pindah memilih," tegas Viryan.

Sebagaimana diketahui, individu bisa mengurus dokumen pindah memilih di KPU daerah tujuan (KPU setempat tempat domisili saat ini). Adapun syarat yang dibutuhkan yakni membawa KTP-el atau suket bukti perekaman KTP-el (bagi individu yang penerbitan KTP-el nya belum selesai). KPU juga menyarankan untuk membawa Kartu Keluarga (KK) untuk membantu identifikasi  data pemilih. 

Sebelumnya, MK memutuskan mengabulkan sebagian terkait sejumlah pasal dalam UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017. Adapun pemohon dari uji materi terdiri dari tujuh pihak, yakni Perludem (Pemohon 1), Hadar Nafis Gumay (pemohon 2), Feri Amsari (pemohon 3), Augus Hendy (pemohon 4), A. Murogi bin Sabar (pemohon 5), Muhamad Nurul Huda (pemohon 6), dan Sutrisno (pemohon 7). Perkara permohonan uji materi ini teregistrasi dengan nomor 20/PUU-XVII/2019.

Tujuh pemohon ini mengajukan uji materi pasal Pasal 210 ayat (1), Pasal 348 ayat (4), ayat (9), Pasal 350 ayat (2), Pasal 383 ayat (2) UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017. "Dalam pokok permohonan, mengabulkan permohonan pemohon 1 pemohon 4, pemohon 5, pemohon 6 dan pemohon 7 untuk sebagian," ujar Ketua Majelis Hakim MK Anwar Usman saat membacakan putusan di Gedung MK, Medan Merdeka Barat, Kamis (28/3).

MK menyatakan frasa 'paling lambat 30 hari' pada Pasal 210 ayat (1) UU Pemilu bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat secara bersyarat. Menurut MK, jika pindah memilih dilakukan dalam kondisi tidak terduga, di luar kemampuan dan kemauan pemilih, maka pindah memilih bisa diurus hingga paling lambat tujuh hari sebelum hari H pemungutan suara.

"Sepanjang tidak dimaknai paling lambat 30 hari sebelum hari pemungutan suara, kecuali bagi pemilih dalam kondisi tidak terduga di luar kemampuan dan kemauan pemilih. Karena sakit, tertimpa bencana alam, menjadi tahanan, serta karena menjalankan tugas pada saat pemungutan suara. Ditentukan paling lambat tujuh hari sebelum hari H pemungutan suara," lanjut Anwar.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2U7al23
March 31, 2019 at 08:42PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2U7al23
via IFTTT
Share:

Jokowi Bangga pada Pembangunan Makassar New Port

Proyek besar Makassar New Port itu untuk membuka lapangan pekerjaan baru.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan rasa bangga dengan pembangunan Makassar New Port (MNP) yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Pernyataan tersebut diungkapkan orang nomor satu di negeri ini saat melakukan kunjungan ke Makassar, Ahad (31/3).

“Kita bangun kereta api, kita juga bangun Makassar New Port. Ini untuk menyerap tenaga kerja dan lapangan tenaga kerja. Proyek besar itu untuk membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Seperti diketahui, mega proyek ini murni dibangun oleh anak bangsa. Pembangunan serta pengelolaannya dilakukan oleh PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero). Proyek prestise yang dibangun menggunakan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) ini untuk pembangunan Tahap 1 A Paket A, B dan C sudah rampung, tinggal dilakukan finishing dan perapihan.

BUMN yang bergerak dibidang jasa kepelabuhanan ini pun tinggal menunggu proyek ini segera diresmikan, agar bisa mengoperasikan secara penuh Makassar New Port. Pelabuhan bisa beroperasi penuh setelah ada izin permanen operasi oleh Dirjen Perhubungan Laut, yang sebelumnya telah dilakukan ujicoba.

Mega proyek ini telah soft launching pada 2 November 2018. Sejak itu, peminat MNP cukup banyak. Terhitung sudah lebih dari 50 kapal yang sandar di dermaga untuk melakukan bongkar muat barang, sejak soft launching lalu hingga proyek ini akan diresmikan pengoperasiannya.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang mengatakan, New Port dapat memperlancar arus bongkar muat barang di Pelabuhan Makassar yang eksisting. Kehadiran MNP dibangun secara bertahap, dimana Tahap I A, B dan C menyerap investasi sekitar Rp 1,8 triliun ini juga untuk semakin membuka jalur direct call dan direct export ke luar negeri.

Secara total sampai dengan 31 Maret 2019, realisasi fisik pembangunan Makassar New Port Tahap I A yang terbagi lagi dalam Paket A, B dan C realisasi agregate-nya sudah mencapai 95,70 persen. Pada tahap 1 A paket A progressnya kini sudah 100 persen paket B mencapai 96,24 persen dan paket C sudah 85,90 persen.

“Saat ini, tahap I A paket B sedang dilakukan pekerjaan revetment, pengecoran jalur RTGC, pekerjaan perkerasan paving block dan rigid serta pengerukan,” ujarnya. Sedangkan di paket C sedang dilakukan finishing top layer. Dalam minggu ini ditarget pekerjaan finshing dan perapian untuk tahap I A ini sudah selesai.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FGXQ3i
March 31, 2019 at 08:36PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FGXQ3i
via IFTTT
Share:

Tiga Pesona Masjid Hassan II Maroko

Di dunia, bangunan ini masuk ke dalam 10 masjid terbesar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jika berkunjung ke Casablanca Maroko, wisatawan pasti akan menikmati keindahan Masjid Agung Hassan II. Ini adalah tempat sujud terbesar di Afrika. Di dunia, bangunan ini masuk ke dalam 10 masjid terbesar.

Masjid ini dibuka pada waktu shalat. Tepatnya setengah jam sebelum waktu shalat dan 30 menit setelahnya. Banyak grup wisatawan yang datang ke sana tak dapat memasuki area dalam karena tak memahami waktu buka ini sehingga mereka hanya berfoto di sekitar kompleks bagian luar. Berikut adalah tiga keindahan masjid tersebut.

Menara Masjid Hassan II

Menaranya menjulang tinggi hingga 210 meter (689 kaki). Dari kejauhan, bahkan dari Samudera Atlantik, siapa pun dapat langsung menyaksikan menara yang berdiri tegak menantang langit tersebut.

Selesai dibangun pada 1993, bangunan ini didesain oleh Michael Pinseau. Dia dikenal sebagai arsitek asal Prancis. Desain Masjid Hassan II membuatnya dikenal dunia.

Pada malam hari, di tengah kegelapan langit bertabur titik-titik cahaya bintang, menara itu tampil bermandikan cahaya. Ini menjadi bangunan ikonis kebanggaan masyarakat Maroko.

Sejarah

Konteks sejarah masjid ini bermula dari kematian Raja Muhammad V pada 1961.

Raja Hassan II meminta seniman terbaik di negerinya untuk maju dan merencanakan pembangunan makam sekaligus bangunan memorial Raja Muhammad. Lalu, direncanakanlah pembangunan itu dengan matang.

Pada 1980, saat Raja Hassan II merayakan hari jadinya, dia berniat untuk mendirikan bangunan yang megah. Saya ingin membangun masjid ini di atas air karena kebesaran Allah ada di air. Karena itu, orang beriman akan datang ke sana untuk shalat sekaligus menghayati keindahan laut dan udara di sana."

Pembangunan masjid ini memakan waktu selama tujuh tahun. Meski pengerjaannya tak berhenti, pembangunan masjid ini melewati waktu yang ditentukan. Pada 30 Agustus 1993, bangunan ini baru selesai dan diresmikan pada Maulid Nabi 1414 Hijriyah.

Dekat Samudra Atlantik

Mereka yang shalat di dalam masjid ini akan menghadapkan wajahnya ke Samudra Atlantik. Penumpang kapal yang membelah samudra ini juga dapat menyak- sikan menara tersebut dari kejauhan.

Masjid ini dapat menampung hingga 100 ribuan jamaah. Sebanyak 25 ribu jamaah tertampung di ruangan dalam. Sisanya berada di area luar masjid.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2U50CJD
March 31, 2019 at 08:36PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2U50CJD
via IFTTT
Share:

WNI Eks ISIS Ingin Pulang Kampung, Begini Saran Dewan

WNI eks ISIS menyatakan tak lagi bergabung sebagai militan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Tayangan video warga negara Indonesia (WNI) eks simpatisan ISIS menyatakan keinginannya kembali ke Tanah Air beredar viral.

Anggota Komisi III DPR RI M Syafii menanggapi keinginan tersebut. Menurutnya persoalan tersebut hanya persoalan prosedural. Jika yang bersangkutan masih sebagai warga negara Indonesia, negara harus menerima kembali eks simpatisan ISIS tersebut ke Indonesia. 

Dia menerangkan, WNI dianggap kehilangan kewarganegaraannya bila bergabung angkatan perang negara lain. Kedua jika mereka sudah bersumpah setia kepada negara lain dan mendapatkan kewarganegaraan negara tersebut. 

“Kalau itu tidak ada, berarti mereka tetap menjadi warga negara Indonesia," kata M Syafii saat dihubungi Republika.co,id, Ahad (31/3). 

Menurutnya, negara tidak bisa mengeneralisasi motif orang bergabung ke ISIS, meski dia tidak memungkiri di antara mereka ada yang begitu militan bergabung ke organisasi tersebut. 

Dia menyebut untuk orang yang termasuk kelompok militant tersebut, negara punya instrumen untuk menghukum orang tersebut yaitu Undang-Undang Nomor 5 tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Teroris. "Mereka kembali namun tetap diproses hukum," ucap politisi Partai Gerindra itu. 

Namun ada juga orang yang justru bergabung lantaran diiming-imingi pekerjaan bahkan ada juga yang sekadar ikut-ikutan.  

"Ada juga yang bergabung karena ikut-ikutan, yang sampai di sana mereka menyesal tapi nggak tahu caranya mereka bisa pulang ke Indonesia," ujarnya.

Untuk orang yang dengan alasan tersebut, negara perlu melakukan bimbingan terhadap orang-orang tersebut oleh Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) yaitu melalui program deradikalisasi.

Nantinya ketika yang bersangkutan sudah bisa berbaur dengan masyarakat, maka barulah orang-orang yang terpapar ideologi lain tersebut bisa dikembalikan ke keluarga masing-masing.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FLdKcK
March 31, 2019 at 08:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FLdKcK
via IFTTT
Share:

Jokowi Dinilai Lebih Paham TNI Dibanding Prabowo

Ketua Tim Cakra 19 Andi Widjajanto menilai Jokowi lebih memahami TNI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Tim Cakra 19 Andi Widjajanto menilai calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) lebih memahami TNI daripada capres Prabowo Subianto. Dia mengatakan, hal ini terlihat dari penjelasan rinci Jokowi terkait gelar baru TNI  yang meliputi Kogab, Divisi 3, Koops AU 3 dan Armada 3.

"Jokowi juga memahami gelar satuan terpadu TNI di Natuna, Morotai, Saumlaki, dan Biak hingga paradigma investasi pertahanan yang mengubah belanja militer untuk embelian senjata menjadi alokasi anggaran guna membangun industri pertahanan," kata Andi dalam keteranhan tertulis di Jakarta, Ahad (31/3).
Sebagai mantan perwira yang lama bertugas di Kopassandha, Andi mengatakan, hal itu menunjukkan Jokowi memiliki visi dan komitmen untuk menguatkan TNI untuk menghadapi perang teknologi dan siber di masa depan. Sementara, dia melanjutkan, Prabowo cenderung tidak percaya teknologi.
Andi menilai, mantan danjen Kopassus juga tidak memahami intelijen strategis. Dia menjelaskan, intelijen strategis merumuskan Perkiraan Keadaan (Kirka) dan membuat beberapa skenario ke depan yang dijadikan salah satu pertimbangan untuk membuat kebijakan oleh presiden. 
Dia mengungkapkan, Kirka ditulis di beberapa produk strategis Kemhan dan TNI seperti Analisa Lingkungan Strategis yang dikeluarkan oleh Kemhan dan dibahas secara rutin di Rakor Intel di Kemhan dan TNI yang dilakukan setiap awal tahun utk membantu perumusan kebijakan di tahun itu.
"Sebagai mantan perwira yang lama bertugas di Kopassandha, aneh banget kalau Prabowo tidak paham fungsi intelijen strategis," katanya.
Lebih jauh, dia mengatakan, Jokowi juga lebih percaya TNI daripada Prabowo. Dia berpendapat, pernyataan Ketua Umum Gerindra yang menyebut para perwira cenderung ABS mencitrakan seolah TNI bekerja tanpa didasari etos kerja dan evaluasi kinerja yang terukur. 
Andi juga menilai, Prabowo arogan dan megalomania atau lebih TNI dari TNI. Dia mengatakan, karir militer Prabowo yang melesat tidak normal karena bagian dari keluarga Cendana tampaknya membuat Prabowo merasa dirinya lebih penting dari organisasi TNI.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2U6vPfj
March 31, 2019 at 08:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2U6vPfj
via IFTTT
Share:

DPD RI Terima Penghargaan Lembaga Terpopuler

DPD masuk kategori terpopyler bersama dengan KPK, OJK, BI, TNI, POLRI, dan KPU.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menerima penghargaan Public Relations Indonesia Award (PRIA) 2019 kategori Lembaga Terpopuler di Media Tahun 2018. Ajang tahunan yang diselenggarakan PR Indonesia di Hotel Trans Studio Bandung, Kamis malam (28/3) merupakan salah satu penghargaan paling komprehensif di bidang kehumasan se-Indonesia.

Berdasarkan hasil monitoring dan analisa kualitatif yang dilakukan PR Indonesia, DPD RI ditetapkan sebagai Pemenang PR Indonesia Awards Kategori Lembaga Terpopuler di Media 2018 bersama dengan KPK, OJK, Bank Indonesia, TNI, POLRI, dan KPU.

Khusus kategori Terpopuler di Media, PR Indonesia melakukan monitoring pemberitaan ratusan korporasi/lembaga/kementerian/pemerintah daerah di 20 koran nasional, 40 koran daerah dan 110 majalah mainstream di Indonesia. Selain itu PR Indonesia menghimpun data dari 1 Januari- 31 Desember 2018 untuk mencari korporasi/lembaga/kementerian/pemerintah daerah terpopuler.

Founder dan Pemimpin Redaksi PR INDONESIA Asmono Wikan menyatakan bahwa PRIA merupakan bagian dari komitmen PR Indonesia dalam mengapresiasi kinerja humas/public relations yang unggul.

"PR Indonesia Award mencerminkan pencapaian tertinggi kinerja komunikasi korporasi/organisasi, dan komitmen dari PR Indonesia dalam mengapresiasi kinerja kehumasan yang unggul dari korporasi, kementerian, lembaga, dan pemerintahan daerah di seluruh Indonesia," ujar dia.

Penghargaan PR Award Kategori Lembaga Terpopuler di Media 2018 untuk DPD RI diterima oleh Kepala Biro Protokol Humas dan Media Setjen DPD RI Nana Sutisna.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2I32wTR
March 31, 2019 at 08:18PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2I32wTR
via IFTTT
Share:

Hasto Tanggapi Peredaran Tabloid Obor Rahmatan Lil Alamin

Hasto sebut tabloid berisi pesan-pesan inspiratif.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- TKN Jokowi-KH Ma'ruf Amin mengedarkan tabloid Obor Rahmatan Lil Alamin dalam kegiatan kampanye akbar di Kota Bekasi pada Ahad, (31/3). Sekertaris TKN Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto memastikan isi tabloid itu jauh dari fitnah.

Hasto sempat meminta waktu untuk membuka dan membaca sedikit isi tabloid itu sebelum berkomentar. Lalu ia mengatakan bahwa isi tabloid berisi inspirasi. "Tidak ada fitnah. Ini bicara tentang hal-hal yang baik, bicara tentang semangat," kata Hasto di sela kampanye, Ahad (31/3).

Ia menjelaskan bahwa tabloid Obor Rahmatan Lil Alamin sebenarnya sudah muncul sejak 2014. Tujuannya sebagai respons atas tabloid Obor Rakyat yang diluncurkan dengan isi fitnah terhadap Jokowi.

"Maka dengan ini kita melihat Pak Jokowi didukung oleh mereka-mereka yang begitu kreatif menyampaikan kebenaran," ujarnya.

Diketahui, ratusan cetakan tabloid itu dibagikan pada sekitar seribu peserta kampanye relawan Jokowi-KH Ma'ruf Amin di perumahan dan pemukiman sekitar Kotamadya Bekasi. Isinya di bagian kover terpampang foto sejumlah kiai dan ulama seperti Ustaz Yusuf Mansyur, Habib Luthfi Bin Yahya dan KH Maimun Zubair.

Ada sejumlah judul artikel dengan substansinya kebanyakan adalah wawancara dengan para ulama, liputan soal jalan tol, dan sebuah artikel khusus tentang kisah guru ngaji Jokowi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2uCsplG
March 31, 2019 at 08:17PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2uCsplG
via IFTTT
Share:

KPU tak Produksi Template Surat Suara untuk Pileg

KPU mengakui hanya memproduksi template untuk surat suara pilpres.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengklarifikasi terkait keluhan tidak adanya template surat suara untuk pemilihan legislatif (pileg) bagi penyandang disabilitas netra. KPU mengakui hanya memproduksi template untuk surat suara pilpres.

Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi, mengatakan sejak awal template surat suara didesain hanya untuk pilpres. Sementara itu, template untuk pileg dan pemilihan anggota DPD tidak dibuat. Sebab, dia menagtakan, akan ada sangat banyak desain surat suara yang berbeda untuk pileg baik tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota. Banyaknya desain ini disebabkan banyaknya dapil di masing-masing tingkatan pileg.

"Kalau yang pileg itu DPR RI ada 80 dapil artinya, ada 80 desain surat suara. Untuk DPRD provinsi ada sekian ratus desain, sementara untuk kabupaten/kota ada sekian ribu. Sehingga, tentu saja KPU tak mungkin membuat satu persatu desain (yang berbeda) itu," ujar Pramono di Jakarta, Ahad (31/3).

Dia melanjutkan, desain surat suara untuk pilpres hanya satu. "Dan desain itu dipakai di seluruh TPS di Indonesia," tuturnya.

Sehingga, KPU masih memungkinkan untuk memproduksi template surat suara pilpres untuk penyandang disabilitas tunanetra.

Sementara itu, untuk mengakomodasi pencoblosan pileg bagi tunanetra, KPU mengizinkan pemilih didampingi keluarga saat mencoblos.

Jika tidak, pemilih tunanetra juga bisa didampingi oleh petugas KPPS. "Cara ini untuk mengatasi tidak adanya template bagi pemilih disabilitas," tambah Pramono.

Sebelumnya, penyandang disabilitas netra yang tergabung di Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Cimahi mengeluhkan tidak adanya template untuk jenis surat suara DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi Jawa Barat dan DPRD Kota Cimahi. Kondisi tersebut membuat mereka kesulitan untuk mencoblos.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2I2URoH
March 31, 2019 at 08:14PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2I2URoH
via IFTTT
Share:

Pelatih Madura United Siap Hadapi Persebaya Surabaya

Dejan Antonic senang Madura United menang atas Persela Lamongan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Madura United berhasil merubah sejarah melalui kemenangannya atas Persela Lamongan dalam laga perempat final Piala Presiden 2019  di Stadion Surajaya, Lamongan pada Ahad (31/3) sore WIB. Pelatih Madura United, Dejan Antonic mengatakan, sebelum pertandingan dia memotivasi para pemain untuk merubah sejarah tersebut.

Madura United tercatat belum pernah menang sekali pun saat bertamu di kandang Persela Lamongan. Dalam tiga pertemuan terakhir Madura United kontra Persela Lamongan di Stadion Surajaya, belum sekali pun anak asuh Dejan keluar sebagai pemenang. Madura United kalah dua kali dan cuma sekali menahan imbang.

Catatan kelam itu pun berhasil dirubah dalam perebutan tiket menuju babak semifinal Piala Presiden 2019. "Saya sebelum bertanding bilang kita punya kesempatan untuk merubah, history always change" kata Dejan dalam konferensi pers usai laga, di Stadion Surajaya, Lamongan pada Ahad (31/3).

Dejan mengucapkan terimakasih kepada seluruh tim. Dia menilai anak asuhnya telah bekerja keras dalam laga tersebut. Bahkan, menurutnya permainan yang sangat bagus di pertontonkan oleh kedua tim, dimana tiga gol tercipta di sepuluh menit pertama. "Suatu pertandingan cukup berat, dan saya pikir babak pertama amazing, dua tim main bagus sekali, tiga gol,"  lanjut dia.

Setelah menang dari Persela Lamongan, Dejan siap menatap laga selanjutnya melawan Persebaya Surabaya. Dejan yang merupakan mantan pemain Persebaya ini menilai materi pemain yang dimiliki Persebaya Surabaya saat ini cukup bagus, terlebih para pemain Persebaya memiliki satu hari lebih banyak untuk recovery dibandingkan para pemain Madura United.

"Materi pemain Persebaya cukup bagus, challenge yang besar untuk kita," tuturnya.

Dalam laga semifinal nanti, Dejan berharap bisa melihat pertandingan yang menarik seperti pertandingan antara Persela Lamongan kontra Madura United. Menurutnya, kedua tim bermain secara sportif dan profesional, begitupun para pelatih, wasit dan suporter.

"Saya mau lihat pertandingan seperti hari ini (Ahad, 31/3), kita bisa lihat, kita semua bisa profesional mulai dari pemain, pelatih, wasit dan penonton, ini contoh yang benar, saya mau lihat sama saat besok lawan Persebaya atau grup yang lain di sana, Arema lawan Kalteng, cuma seperti itu kita bisa bantu sepak bola," harapnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VaakXM
March 31, 2019 at 08:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VaakXM
via IFTTT
Share: