Showing posts with label 2018 at 06:03PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 06:03PM. Show all posts

Saturday, December 8, 2018

Faktor Kelelahan Jadi Faktor Kekalahan Siliwangi

Bogor Siliwangi kalah dari Pacific Caesar Surabaya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Usai melakoni laga ketat melawan Stapac kemarin, Bogor Siliwangi tampil kurang maksimal saat menghadapi Pacifik Caesar Surabaya. Dalam lanjutan IBL Pertamax 2018/2019, Sabtu (8/12) di Britama Arena, Mahaka Square Kelapa Gading, Jakarta, Bogor Siliwangi takluk di tangan Pacifik dengan skor 68-89.

Asisten Pelatih Siliwangi, Paul Mario Watulingas, usai pertandingan mengaku pemainnya kelelahan usai melakoni laga ketat melawan Stapac.

"Pertandingan kemarin lawan Stapac sangat ketat. Menguras stamina, apalagi kita memang kurang persiapan fisiknya. Sebaliknya lawan lebih bugar karena baru main pertama di Jakarta," ujar Paul Mario yang ditemui usai laga, Sabtu (8/12).

Selain itu lanjut Mario, turn over yang dilakukan pemain terlalu banyak. Terutama di awal permainan. "Dari total 13 turn over, di kuarter satu kita sudah bikin tujuh turn over," ujarnya.

Teddy Apriyana Romadonsyah, kapten tim Siliwangi mengatakan hal serupa. Selain kelelahan juga faktor chemistry yang belum didapat oleh timnya. "Bukan saja chemistry dengan pemain asing, sesama pemain lokal pun belum tercipta," kata dia.

Peralihan home base Siliwangi dari Bandung ke Bogor membutuhkan waktu yang lama. Sehingga membuat waktu persiapan mereka hanya satu bulan jelang liga. "Ini sangat kurang untuk membentuk chemistry pemain," ujar Teddy.

Sementara pelatih Pacifik Caesar, Kencana Wukir mengatakan, meski menang, ia melihat pemainnya masih banyak melakukan kesalahan. Seperti dalam hal rebound.

"Saya lihat masih lemah di rebound. Ini harus diperbaiki," kata dia.

Pacific akan melakoni laga kedua besok melawan NSH.

"Di Semarang kita bisa menang lawan NSH, disini tentu mereka ingin membalas kekalahannya. Mereka pasti sudah mempelajari kekalahan, besok pasti akan ketat gim-nya," ujarnya. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RP9kGV
December 08, 2018 at 06:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RP9kGV
via IFTTT
Share:

Friday, December 7, 2018

Pekan Sinema Jepang Digelar Selama 10 Hari

Film dan berbagai jenis acara akan disajikan secara bergantian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Generasi muda Indonesia sedikit banyak sudah familiar dengan budaya Jepang. Melalui event tertentu, terutama penayangan film, generasi muda Indonesia bisa menikmati tradisi hingga nuansa Negeri Matahari Terbit.

Warga Jakarta bisa menyaksikan sinema-sinema populer di Jepang pada Pekan Sinema Jepang 2018 di CGV Grand Indonesia selama 10 hari pada 7-16 Desember. Film dan berbagai jenis acara akan disajikan secara bergantian.

Tahun ini, kurang lebih 40 film dihadirkan, sedikit lebih banyak dari tahun sebelumnya. Baik karya baru dan lama, film yang akan ditayangkan adalah paling populer di Jepang, terutama pada tahun ini.

Toshiya Naito dari Agency for Cultural Affairs Jepang mengatakan film dan animasi adalah seni yang komprehensif. Film mencakup cerita, gambar, musik. "Jadi bisa menikmati hal kekinian, lebih dekat lewat film. Kami sangat berharap semakin mendalam pemahaman terhadap Jepang, kami berharap kerja sama semakin erat dan kukuh," katanya di Jakarta, Jumat (7/12).

Film yang dipilih mencakup berbagai genre, dari film remaja untuk generasi muda hingga film-film animasi, drama zaman, dan film efek khusus, seperti Gozila yang sudah terkenal di dunia. Salah satu film, Samurais Promise merupakan sebuah drama zaman yang dipengaruhi film legendaris Yojimbo besutan Akira Kurosawa. Film lain yang ditampilkan, seperti One cut of the Dad, adalah film yang meraup hampir tiga miliar yen, seribu kali lebih besar dari anggaran aslinya.

Ada juga film hasil kolaborasi Jepang-Idonesia, The Man From the Sea. Aktris Indonesia Velove Vexia dan Haruka didapuk sebagai duta Pekan Sinema Jepang 2018.

Pekan Sinema Jepang juga bekerja sama dengan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) untuk menggali lebih dalam tren dan metode produksi film sehingga bisa berkontribusi dalam perkembangan perfilman kedua negara. Selain itu, acara ini memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang. Acara ini diharapkan mendorong pemahaman satu sama lain dan mempererat hubungan antarkedua negara.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UpRDix
December 07, 2018 at 06:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UpRDix
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 4, 2018

In Picture: Mulai Hari Ini, Aturan Ganjil-Genap di Gerbang Tol Tambun

Gerbang Tol Tambun diterapkan sistem ganjil-genap dari pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Sejumlah petugas mengatur lalu lintas saat penerapan sistem ganjil-genap di Gerbang Tol Tambun, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/12).

Gerbang Tol Tambun mulai memberlakukan sistem ganjil-genap dari pukul 06.00 hingga 09.00 WIB bagi kendaraan yang akan menuju ke Jakarta. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qu8ySb
December 04, 2018 at 06:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Qu8ySb
via IFTTT
Share:

Sunday, November 25, 2018

Uni Eropa dan Inggris akan Tetap Bermitra

PM Belanda masih menyesalkan keputusan Inggris mundur dari Uni Eropa.

REPUBLIKA.CO.ID, BRUSSELS -- Uni Eropa dan Inggris akan terap menjadi mitra setelah Negeri Ratu Elizabeth memutuskan hengkang dari perhimpunan negara-negara Eropa atau dikenal dengan istilah British Exit (Brexit). Hal itu disampaikan kepala negosiator Brexit Uni Eropa Michel Barnier.

"Uni Eropa dan Inggris akan tetap menjadi mitra dan teman," kata Barnier di Brussels, Belgia, pada Ahad (25/11), dikutip laman Sputnik.

Ia mengatakan proses pencapaian kesepakatan Brexit terbilang cukup sulit. "Selama negosiasi luar biasa ini, sangat sulit kami telah bekerja untuk mencapai kesepakatan. Itu berarti menata secara teratur penarikan yang diputuskan Inggris," ujarnya.

Menurutnya, sekarang adalah saatnya bagi semua pihak mengambil tanggung jawabnya masing-masing. Kepala negara 27 anggota Uni Eropa bertemu di Brussels pada Ahad untuk memberikan suara terhadap rancangan kesepakatan Brexit dan dokumen lainnya terkait hengkangnya Inggris dari Uni Eropa.

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengaku masih menyesalkan keputusan Inggris mundur dari Uni Eropa. "Saya pikir kehilangan Kerajaan Inggris adalah berita buruk, saya selalu berpikir demikian," katanya.

"Saya pikir kita sekarang memiliki perjanjian yang membatasi kerusakan bagi Inggris dan Uni Eropa. Apa yang kami temukan adalah paket (kesepakatan) yang dapat diterima, namun itu tetap menjadi berita buruk, tapi paket seimbang untuk kedua belah pihak," ujar Rutte.

Ia mengaku tidak berharap tidak ada suara. "Saya pikir akan ada suara 'ya', tapi lebih umum. Saya pikir ini adalah maksimum yang dapat kita lakukan, baik (Perdana Menteri Inggris) Theresa May dan pemerintahannya serta Uni Eropa," ucapnya.

"Tidak ada pemenang di sini hari ini, tidak ada yang menang, kita semua kalah, tapi mengingat konteksnya, itu bisa diterima," ujar Rutte.

Draf Brexit setebal 585 halaman berhasil disepakati Inggris dan Uni Eropa pada 15 November lalu. Kesepakatan tercapai setelah memakan waktu lebih dari 18 bulan negosiasi. Dalam draf itu dipaparkan persyaratan yang harus dipenuhi Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa.

Kemudian pada Kamis (21/11), Inggris dan Uni Eropa juga telah menyepakati draf yang mengatur tentang hubungan masa depan kedua belah pihak pasca-Brexit. Draf itu dikenal dengan istilah "deklarasi politik".

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2P0U33i
November 25, 2018 at 06:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2P0U33i
via IFTTT
Share: