Showing posts with label 2019 at 11:57PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 11:57PM. Show all posts

Saturday, April 20, 2019

Golkar tak Ingin Suudzon atas Rekomendasi Pemungutan Ulang

Golkar tak menaruh curiga atas rekomendasi Bawaslu untuk lakukan pemungutan ulang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Ketua Majelis Etik Golkar Mohammad Hatta mengaku tak memiliki kecurigaan alias suudzon terkait rekomendasi Bawaslu untuk dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) di beberapa tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di seluruh Indonesia. Kecurigaan yang dimaksud adalah adanya kecurangan yang dilakukan pihak tertentu.

Mohammad Hatta justru menyebut Pemilu serentak 2019 ini memiliki kerumitan dibandingkan Pemilu sebelumnya. Ia meyakini saking padatnya pemilu membuat petugas dilapangan kelelahan hingga berujung terjadi kesalahan atau human error.

"Pemilu kali ini serentak. Kami khusnuzon saja, petugas yang keletihan. Wajar saja bila adanya human error , bayangkan KPPS menghitung suara sampai jam berapa. Banyaknya form yang harus diisi dengan partai yang jumlahnya banyak. Jadi wajar saja, bukan sesuatu yang disengaja, karena jumlahnya kan juga tidak terlalu besar, Golkar menghormati apa yang sudah disepakati KPU dan Bawaslu," kata Hatta saat dihubungi, Sabtu (20/4).

Anggota Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu) RI , Rahmat Bagja mengatakan sudah ada koordinasi ihwal rekomendasi pemungutan suara ulang (PSU)  oleh Bawaslu terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) di beberapa daerah.

"PSU oleh Bawaslu setempat rekomendasinya. Jadi yang menjalankan KPU setempat. bukan PSU yang di ambil alih pusat, tapi ini daerah, seperti Panwaslu kota atau kecamatan, karena ada beberapa hal yang dilanggar dalam PKPu, yang sesuai PKPU harus ada PSU," ucap Rahmat saat dihubungi, Sabtu (20/4).

Rahmat melanjutkan, adapun yang menjalankan rekomendasi PSU tersebut ialah KPU setempat yang tentunya sudah berkoordinasi dengan KPU pusat. Rekomendasi pemungutan suara ulang itu, menurut Rahmat Bagja, direkomendasikan karena Bawaslu menemukan adanya fakta kelalaian dari petugas KPPS di TPS yang direkomendasikan tersebut.

Sebelumnya, Kordiv Penindakan Pelanggaran Bawaslu Jatim, Muh Ikhwanudin Alfianto mengungkapkan telah merekomendasikan pemilihan suara ulang (PSU) di 11 tempat pemungutan suara (TPS). Sebelas TPS tersebut, kata Ikhwanudin, tersebar di sembilan kabupaten/ kota yang ada di Jatim.

Selain rekomendasi pemungutan suara ulang, kata Ikhwanudin, Bawaslu Jatim juga merekomendasikan penghitungan ulang di beberapa TPS di Jatim.

Hal senada diungkapkan , Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu NTT, Jemris Fointuna. Menurutnya terdapat puluhan tempat pemungutan suara (TPS) di wilayah itu berpotensi melakukan pemungutan suara ulang (PSU). Bawaslu menyebut terjadi banyak masalah ketika akan dilakukan pencoblosan

Masalah-masalah yang ditemukan pengawas antara seperti pencoblosan oleh pemilih dari daerah lain, tetapi tidak membawa formulir A5 saat mencoblos. Bahkan ada juga pemilih yang mencoblos dengan menggunakan C6 bukan miliknya.

Mengenai jumlah TPS, dia mengatakan, sementara ini berjumlah 46 TPS, tersebar di beberapa kabupaten yakni Kabupaten Belu, Kupang, Kota Kupang dan Lembata. Selain Kabupaten Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Sumba Timur, Sumba Barat Daya, Sabu Raijua, dan Timor Tengah Utara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DoYr9f
April 20, 2019 at 11:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DoYr9f
via IFTTT
Share:

Sunday, April 7, 2019

Pegadaian Ajak Warga Indramayu Ubah Sampah Menjadi Emas

Pegadaian ajak warga ubah sampah jadi emas lewat Gold for Work

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- PT Pegadaian Cabang Indramayu mengajak warga di Kabupaten Indramayu untuk peduli lingkungan dan mengubah sampah menjadi emas. Selain bisa mengatasi persoalan sampah, hal itu juga bisa menambah penghasilan masyarakat.

Ajakan itu disampaikan dalam acara Pegadaian Gold for Work, di Pantai Karangsong, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Sabtu (6/4). Dalam kegiatan tersebut, karyawan Pegadaian dan 250 warga serta pelajar bersama-sama membersihkan pantai dari sampah plastik.

Aksi bersama selama tiga jam itu berhasil mengumpulkan sampah plastik yang nantinya ditimbang dan ditukarkan dengan Tabungan Emas Pegadaian.

"Melalui kegiatan itu, kami ingin memperkenalkan aksi 'Memilah Sampah Menabung Emas'," ujar Deputi Operasional PT Pegadaian Kanwil X Bandung, Nur Sapto Edi.

Sapto mengatakan, Pegadaian mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan dan menjaganya dari ancaman sampah, terutama sampah plastik. Diharapkan, masyarakat bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami juga memilih aksi bersih-bersih ini di Pantai Karangsong sebagai wujud dukungan bagi program pariwisata yang digagas pemda. Karangsong memiliki pantai yang bersih dan kita ingin terus ciptakan kebersihan itu," tutur Sapto.

Kegiatan Pegadaian Gold for Work tersebut digelar serentak di seluruh Indonesia untuk memeriahkan HUT ke-118 Pegadaian yang jatuh pada 1 April. Kegiatan itupun dicatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Indramayu, Supendi mengapresiasi langkah Pegadaian yang mengajak masyarakat untuk peduli lingkungan. Apalagi, sampah yang dihasilkan nantinya bisa ditukar dengan emas dalam bentuk tabungan yang ada di Pegadaian.

Supendi menambahkan, persoalan sampah, terutama sampah plastik, menjadi persoalan yang harus melibatkan semua pihak. Dia mengklaim, Pemkab Indramayu pun terus berupaya mengurangi sampah plastik, salah satunya dengan menggandeng pihak swasta dan BUMN.

"Program yang digagas oleh Pegadaian ini luar biasa karena bisa menciptakan lingkungan yang bersih dan masyarakat yang melakukannya bisa memiliki tabungan emas," ucap Supendi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TZlHA9
April 07, 2019 at 11:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TZlHA9
via IFTTT
Share:

Saturday, February 9, 2019

Surya Paloh Yakin Nasdem Bisa Raih Banyak Kursi di Jatim

Dari 11 dapil di Jatim, Nasdem menargetkan satu kursi dari tiap dapil.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh berharap Jawa Timur meraih kursi terbanyak sekaligus menjadi pemenang di Pulau Jawa pada pemilihan umum legislatif yang berlangsung 17 April 2019. Hal itu diutarakan Surya usai acara Temu Kader dan Caleg DPR RI, DPRD Jatim di kantor Bappilu Nasdem Jatim di Surabaya, Sabtu (9/2).  

"Saya sangat yakin Jatim bisa melakukannya dan menjadi pemenang dibandingkan daerah lainnya," ujarnya.   

Dari 11 daerah pemilihan (dapil) asal Jatim untuk DPR RI, ia menargetkan satu kursi di setiap dapil. Kecuali dapil II yang meliputi Kabupaten dan Kota Pasuruan, serta Kabupaten dan Kota Probolinggo.   

"Kalau di dapil II, harus mendapat tiga kursi sehingga dari Jatim total ada 14 kursi di DPR RI," ucap politikus yang juga pengusaha media tersebut.   

Sedangkan, secara nasional Partai Nasdem menargetkan perolehan suara lebih dari 100 kursi DPR RI. Dari 100 kursi, kata dia, suara yang diharapkan mampu memasok perolehan suara terbanyak adalah dapil dari daerah di luar Jawa.   

"Untuk di Jawa ini saya tidak berharap banyak, bahkan dapat 40 kursi sudah cukup," katanya.   

Surya Paloh juga berpesan kepada kadernya untuk terus melakukan pendekatan secara nalar yang sehat, objektif dan rasional. Dengan demikian, lanjut dia, kemenangan di Pemilu 2019  bisa berjalan seiringan dengan kemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang diusung yakni Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin.    Surya Paloh menilai wajar saja ada kritikan terhadap pemerintah saat ini, apalagi kalau yang mengkritik tak pernah merasakan berada di pemerintahan.

"Nasdem konsisten menghargai pendapat berbeda itu. Hanya, jangan sampai pernyataan itu memecah persatuan. Seperti pemain bola, ada gesekan kanan dan kiri itu biasa, selesai pertandingan kita saling merangkul," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2tfXMl4
February 09, 2019 at 11:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2tfXMl4
via IFTTT
Share: