Showing posts with label 2019 at 08:54PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 08:54PM. Show all posts

Sunday, May 26, 2019

Jokowi Beberkan Kriteria Menteri yang Ia Cari Saat Ini

Jokowi hari ini menghadiri acara buka puasa bersama Hipmi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kriteria menteri yang ia cari untuk dimasukkan dalam susunan kabinet baru nanti. Meski belum pasti soal penamaan kabinet yang akan ia bentuk, Jokowi menegaskan bahwa ia mencari sosok menteri yang mampu bekerja dan mengeksekusi program dengan baik.

"Ya kabinet yang bisa kerja. Namanya kabinet kerja. Kemampuan eksekutor itu yang paling penting. Memiliki kemampuan manajerial yang baik karena ini mengelola sebuah ekonomi, baik ekonomi makro maupun ekonomi daerah," jelas Jokowi usai menghadiri buka puasa bersama dengan Hipmi, Ahad (26/5).

Jokowi yang juga presiden terpilih dalam Pilpres 2019 menyampaikan bahwa pihakna masih terus mematangkan penyusunan kabinet yang akan ia pimpin nanti. Komposisi menteri yang sedang digodok, kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini, juga menimbang jatah menteri untuk sosok-sosok muda.

"Kalau yang lain-lain memiliki integritas, kapabilitas. Saya kira itu. Tapi yang paling penting tadi, mampu mengeksekusi, memiliki kemampuan manajerial yang baik. dua hal yang penting itu," katanya.

Sebelumnya, mantan ketua umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif mengusulkan kepada Presiden Jokowi untuk membentuk zaken kabinet. Zaken kabinet adalah kabinet yang sepenuhnya diisi oleh menteri yang memiliki latar belakang profesional dan keahlian. Maarif berpendapat, keberadaan kabinet zaken ini akan semakin mendaulatkan posisi Jokowi presiden.

Menurut Syafii, orang-orang ahli untuk menjadi menteri tersebut boleh diusulkan oleh partai politik. Namun, dia mengatakan, partai tak boleh mengusulkan hanya satu nama, tetapi beberapa nama yang kemudian dipilih oleh Jokowi.

Di sisi lain Syafii juga menyebut para menteri terpilih nanti juga memahami Pancasila dan berjiwa patriot. Dia mengatakan, para menteri harus juga membantu presiden menjaga kedaulatan dan keutuhan bangsa Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wlC1ly
May 26, 2019 at 08:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wlC1ly
via IFTTT
Share:

Sunday, May 12, 2019

Harga Cabai Jatuh, Kementan Gerak Cepat Bantu Petani Tuban

Para pelaku industri merespons positif untuk ikut menstabilkan harga cabai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Memasuki panen raya, harga berbagai jenis cabai di Kabupaten Tuban Jawa Timur, khususnya di Kecamatan Grabagan jatuh. Laporan petugas pencatat harga,  Sabtu (11/5), harga cabai rawit merah (CRM) sekitar 4.500/kg dan cabai merah keriting (CMK) Rp 5.500/kg, dari harga seminggu sebelumnya yang berkisar Rp 10.000/kg.

Merespon kondisi tersebut, Kementerian Pertanian bergerak cepat turun lapangan membeli cabai  petani dengan harga yang lebih mahal, yakni Rp. 8.000/kg untuk mencegah kerugian petani sekaligus  memberi semangat agar petani tetap menanam pada musim berikutnya.

"Kami bersama-sama turun ke lapangan mengecek dan melakukan pembelian langsung untuk menstabilkan kembali harga cabai di petani, ujar Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Ketahahan Pangan Risfaheri, Ahad (13/5) di Gapoktan Ngandong Desa Ngandong Kecamatan Grabagan.

Dalam kesempatan ini Risfaheri didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tuban,  Kasubdit Cabai Ditjen Hortikultura, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur, Kasie Pengadaan Bulog Subdivre Bojonegoro, serta Gapoktan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) binaan BKP dari Kabupaten Gresik.

Menurut Risfaheri, telah disepakati pembelian cabai baik CRM maupun CMK sebesar Rp 8.000/kg. "BKP melalui Toko Tani Indonesia Center (TTIC) menyerap sebanyak 10 ton, terdiri dari 7 ton CMK dan 3 ton CRM," ujarnya.

Tak mau ketinggalan, 2 Gapoktan PUPM Cabai binaan BKP dari Kabupaten Gresik yaitu Gapoktan Pengalengan dan Gapoktan Tenaru juga melakukan pembelian CRM masing-masing 2 kuintal. Pembelian akan terus dilanjutkan setelah penjajakan pasar.

Para pelaku industri merespons positif untuk ikut menstabilkan harga cabai. Beberapa industri yang sudah melakukan komunikasi dengan Gapoktan cabai dan berkomitmen melakukan pembelian adalah PT. Wings Food, PT. Lumbung Pangan Mineral, dan PT. Bumi Tirta Margo yang berlokasi di Surabaya. 

Adapun harga dan volume pembelian akan disepakati sesuai waktu transaksi yang diperkirakan paling cepat Senin (13/5).

Perum Bulog Subdivre Bojonegoro  juga akan  berpartisipasi membeli dan mengamankan harga cabai di petani,  setelah menjajaki peluan pasar serta akan bekerja sama dengan subdivre lain di wilayah Jawa Timur.

Hal yang sama juga dilakukan Pemda Tuban. Melalui Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan akan mengusulkan Peraturan/Instruksi Bupati untuk mewajibkan ASN, Pegawai BUMN, BUMD utk membeli cabe langsung dari petani agar harga tidak semakin jatuh.

Gerak cepat Kementerian Pertanian bersama stakeholder lainnya membuat semangat petani bangkit lagi. Terlihat wajah-wajah semringah para petani yang mengantar berkarung-karung cabai hasil panen ke titik kumpul di rumah Ketua Gapoktan. 

Para petani berharap program pemerintah dengan membeli harga lebih tinggi dapat terus berlanjut agar petani tidak merugi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VxhjOr
May 12, 2019 at 08:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VxhjOr
via IFTTT
Share:

Sunday, May 5, 2019

Babak Pertama, MU Unggul 1-0 Atas Huddersfield

McTominay membawa Setan Merah unggul lewat golnya di menit ke-8.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manchester United sementara unggul 1-0 dari Huddersfield Town pada babak pertama pertandingan Liga Primer Inggris pekan ke-37 di Stadion John Smith's, Ahad (5/5) malam WIB. McTominay membawa Setan Merah unggul lewat golnya di menit ke-8.

Manchester United langsung menekan tim tuan rumah sejak peluit dimulainya pertandingan dibunyikan. MU langsung punya peluang emas melalui Marcus Rashford pada menit ke-6, namun sayang tendangannya mampu diamankan kiper Huddersfield.

MU akhirnya bisa mencetak gol pada menit ke-8. Berawal dari pergerakan Juan Mata yang memainkan umpan pendek. Bacuna bisa memotong umpan tersebut. Namun bola jatuh ke kaki McTominay, yang melakukan kontrol dan melepaskan tendangan ke gawang Huddersfield. Bola nyaris berhasil dihalau oleh Lossl, namun memantul mengenai kaki kiper Hudderfield itu dan masuk ke dalam gawang. Huddersfield 0-1 Manchester United.

Huddersfield bukan tanpa perlawanan. Pemain tengah Huddersfield, Bacuna punya peluang bagus pada menit ke-24, namun tendangannya melebar. Sementara MU, juga mencoba memperbesar keunggulan.

Tercatat MU punya peluang bagus melalui Juan Mata pada menit ke-25, dan Pogba pada menit ke-42. Namun tidak ada tambahan gol tercipta hingga babak pertama berakhir. MU sementara unggul atas Huddersfield.

Statistik mencatat, MU mendominasi pertandingan dengan 58 persen penguasaan bola. Setan merah melakukan dua kali percobaan ke arah gawang. Sementara Huddersfield menguasai 42 persen bola dan hanya mencatatkan satu tendangan ke arah gawang.

Berikut susunan pemain Huddersfield vs Manchester United:

Huddersfield:

Lossl (GK), Kongolo, Hogg, Juninho Bacuna, Mooy, Lowe, Grant, Mbenza, Pritchard, Schindler, Durm

Cadangan:

Coleman, Smith, Kachunga, Diakhaby, Mounie, Stankovic, Daly

Manchester United:

De Gea (GK), Young, Jones, Lindelof, Shaw, Matic, McTominay, Pogba, Mata, Sanchez, Rashford

Cadangan:

Grant, Dalot, Smalling, Fred, Herrera, Andreas Pereira, Chong

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Vi64ti
May 05, 2019 at 08:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Vi64ti
via IFTTT
Share:

Saturday, April 20, 2019

BPN Sebut Luhut Bakal Temui Prabowo

BPN menyebut pertemuan itu sebagai kunjungan silaturahim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Hashim Djojohadikusumo mengakui akan ada utusan dari Presiden Joko Widodo menemui calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Menurut Hashim kunjungan sebagai silaturahim pascapilpres 2019. Hingga saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih belum bisa memutuskan pemenang Pilpres 2019.

"Pak Luhut Binsar Panjaitan yang akan menemui Prabowo, tapi gak tau kepastiannya," ujar Hashim saat ditemui di Media Center Prabowo-Sadiaga di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Sabtu (20/4).

Menurut Hashim, kemungkinan besar pertemuan antara Luhut Panjaitan dengan Prabowo diselenggarakan di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, pada Ahad (21/4) besok. Sebelumnya, Luhut Panjaitan juga pernah menemui Prabowo ketika ketua umum Partai Gerindra itu belum memutuskan untuk maju sebagai calon presiden menantang Joko Widodo.

"Saya dengar besok, tapi kepastian jadwal saya belum tahu. Tapi saya dengar itu saja, kepastiannya gak tau," kata Hashim. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UNeTLs
April 20, 2019 at 08:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UNeTLs
via IFTTT
Share:

Thursday, April 11, 2019

11 April Jadi Hari Teror Terhadap Pemberantasan Korupsi

Pada 11 April , tepat dua tahun kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Dalam gelaran aksi dua tahun peringatan aksi teror terhadap Novel Baswedan, pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (WP-KPK) bersama penyidik senior Novel Baswedan dan sejumlah tokoh serta aktivis antikorupsi mendeklarasikan 11 April sebagai hari teror terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia. Deklarasi yang dipimpin Ketua WP-KPK Yudi Purnomo ini dibacakan di panggung aksi peringatan di depan Gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/4).

Sejumlah tokoh yang turut membacakan deklarasi yakni tiga mantan Komisioner KPK, Abraham Samad, Bambang Widjojanto Widjojanto, dan Busyro Muqoddas, aktivis HAM Nursjahbani Katjasungkana, mantan Ketua PPATK, Yunus Husein serta sejumlah aktivis antikorupsi lainnya. Dalam peringatan dua tahun ini, Novel juga menerima puluhan karangan bunga sebagai bentuk dukungan terhadapnya.

Selain itu, ia juga menerima poster petisi dukungan agar kasus teror yang dialami segera terungkap. Selain mendeklarasikan 11 April sebagai hari teror terhadap pemberantasan korupsi, dalam deklarasi ini, WP-KPK, Novel dan aktivis antikorupsi menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Independen dan segera mengungkap teror-teror yang dialami pegawai KPK, pegiat HAM, buruh, tani dan elemen masyarakat lainnya.  

Berikut isi deklarasi Koalisi Masyarakat Sipil

Kami para tokoh masyarakat, akademisi, buruh, mahasiswa, aktivis, supir, dan para pekerja, beserta putra dan putri bangsa Indonesia mendeklarasikan bahwa:

1. Mencanangkan tanggal 11 APRIL sebagai HARI TEROR terhadap Pemberantasan Korupsi dan Pembela HAM di Indonesia;

2. Menolak segala bentuk kebohongan, kepura-puraan, dan kepalsuan semua pihak yang seolah-olah mendukung KPK.

3. Menuntut kepada Presiden RI untuk bersikap tegas dan terang memerangi Teror serta pelemahan terhadap KPK.

4. Menuntut Presiden RI untuk berhenti menunda-nunda pembentukan TGPF lndependen.

5. Menuntut kepada Presiden RI untuk memastikan pengungkapan 10 kasus teror terhadap KPK. Beserta kasus-kasus teror Iain yang menimpa pembela HAM, pegiat antikorupsi, aktivis sosial, buruh, serta petani di Republik Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IcQWq8
April 11, 2019 at 08:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IcQWq8
via IFTTT
Share:

Sunday, March 24, 2019

In Picture: Prabowo Awali Kampanye Terbuka di Tanah Kelahiran Ibunya

Dalam orasinya Prabowo Subianto meminta dukungan warga Sulut.

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto mengawali kampanye terbuka di lapangan Ketang Ternate Baru, Manado, Sulawesi Utara, Ahad (24/3/2019).

Dalam orasinya Prabowo Subianto meminta dukungan warga Sulut, yang merupakan tanah kelahiran ibunya.

Selain Manado, pada hari pertama kampanye terbuka, Prabowo juga menyambangi Makassar di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TszCyG
March 24, 2019 at 08:54PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TszCyG
via IFTTT
Share:

Friday, February 8, 2019

Haedar Sarankan Medsos Diisi Puisi dengan Pesan Perdamaian

Generasi muda lebih baik belajar memproduksi puisi kontemplatif.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Puisi "Doa yang Ditukar" karya Fadli Zon beberapa waktu lalu menuai berbagai respons di masyarakat. Salah satu di antaranya hadir dari Ketua Umum (Ketum) PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Menanggapi kejadian tersebut, Haedar justru menyarankan, jenis aksi yang lebih tepat untuk anak bangsa terutama pengguna media sosial (medsos). Generasi muda lebih baik belajar memproduksi puisi kontemplatif yang berisi pesan kedamaian.

"Gembira dan puisi yang memacu kebersamaan," jelas Haedar saat ditemui wartawan di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kamis (6/2).

Sebagai informasi, puisi karya Fadli Zon dinilai menyinggung perihal doa yang sakral. Puisi tersebut dinilai telah mengkritisi insiden salah ucap doa yang dipanjatkan Kiai Maimoen Zubair atau Mbah Moen.

Dengan adanya fenomena ini, Haedar mengimbau, para elite politik untuk menahan diri dalam mengeluarkan pendapatnya. Mereka lebih baik melontarkan pernyataan yang menyejukkan dan merangkul banyak pihak.

Puisi yang berjudul "Doa yang Ditukar"  menyulut protes lantaran dinilai menyindir Kiai Maimoen Zubair yang sempat salah ucap saat memanjatkan doa di Pondok Pesantren Al-Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah, pada Jumat (1/2) lalu. Mbah Moen salah mengucap nama Jokowi menjadi Prabowo saat berdoa di sela kunjungan Jokowi ke Ponpes Al-Anwar yang rekaman videonya viral di media sosial. Doa itu kemudian diralat.

Putri Presiden keempat Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid, ikut buka suara terkait puisi berjudul "Doa yang Tertukar" oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Menurut Yenny, Fadli telah suul adab atau melakukan tindakan tidak beretika bila benar sosok yang dibahas Fadli adalah tokoh kharismatik dan senior Nahdlatul Ulama (NU), KH Maimun Zubair alias Mbah Moen.

"Kok orang sepuh dihina seperti itu di kau-kau kan dibilang makelar doa, pokoknya menurut saya tidak beretika kalau yang dituju itu Mbah Moen," jelas Yenny usai mendampingi perwakilan petani tebu menghadap Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu (6/2).

Fadli Zon belum secara resmi merespons gelombang protes terhadap puisi "Doa yang Ditukar". Namun, pada Selasa (5/2) Fadli sempat membalas pertanyaan Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin lewat Twitter. Menurut Fadli, puisinya tidak merujuk kepada Mbah Moen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SAeJoK
February 08, 2019 at 08:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SAeJoK
via IFTTT
Share:

Sunday, January 27, 2019

Bendungan di Brasil Ambrol, 34 Orang Tewas

Ratusan orang dikabarkan masih hilang.

REPUBLIKA.CO.ID, RIO DE JENAIRO -- Sedikitnya 34 orang tewas dan ratusan lainnya hilang setelah sebuah bendungan milik perusahaan raksasa pertambangan Vale di negara bagian Minas Gerais Brasil jebol pada Jumat (25/1) sore.

Menurut Departemen Kebakaran Nasional, sebanyak 46 orang berhasil diselamatkan pada Sabtu (26/1) pagi. Dari jumlah itu, 23 di antaranya cedera dan telah dibawa ke rumah sakit. Setidaknya 252 pekerja Vale diperkirakan hilang.

Para petugas pertahanan sipil mengatakan, ada harapan jumlah orang selamat akan bertambah karena helikopter-helikopter telah menemukan beberapa tempat, yang kemungkinan digunakan sebagai tempat penampungan.

Namun, para petugas penyelamat kemungkinan harus menangguhkan operasi mereka karena hujan mulai turun di Brumadinho, kotamadya di Minas Gerais.

Pemerintah Brasil telah menjanjikan penyelidikan penuh atas kasus tersebut. Presiden Jair Bolsonaro dan Gubernur Negara Bagian Minas Gerais Romeu Zema pada Sabtu pagi terbang ke wilayah bencana dan berjanji akan mengerahkan bantuan serta berbagai sumber daya untuk membantu pemulihan wilayah.

Pada November 2015, sebuah bandungan limbah pertambangan juga roboh di Mariana, Minas Gerais. Peristiwa itu menewaskan 19 orang dan menyebabkan kerusakan serius pada lingkungan dan ekonomi. Insiden itu dianggap sebagai bencana lingkungan terburuk dalam sejarah Brasil.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DBchWx
January 27, 2019 at 08:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DBchWx
via IFTTT
Share:

Sunday, January 13, 2019

KPU Ambil Sikap Terkait Putusan Bawaslu Soal Oso Besok

KPU akan berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait putusan Bawaslu Soal Oso.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengambil langkah terkait putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengenai pencalonan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) sebagai anggota DPD RI, Senin (14/1) besok. KPU akan berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan, menyebutkan, KPU akan mempelajari betul masukan dan pandangan dari pihak-pihak yang memiliki kompetensi di bidang tersebut. "Sampai dengan saat ini KPU belum memutuskan bentuk tindak lanjut dari putusan Bawaslu. Insyaallah besok baru kita putuskan. (Senin) insyaallah," katanya saat ditemui di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Ahad (13/1).

Wahyu menjelaskan, dalam mengambil keputusan tersebut, KPU mempelajari betul putusan-putusan hukum yang sudah ada. KPU juga mempelajari betul masukan, saran, maupun pandangan dari semua pihak yang memang memiliki kompetensi di bidang tersebut.

Terkait akan melanjutkan persoalan putusan Bawaslu itu ke tingkat Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP), Wahyu mengatakan, segala kemungkinan masih terbuka. Menurutnya, yang jelas hingga Ahad (13/1) malam KPU belum mengambil keputusan akan hal itu.

"Segala kemungkinan terbuka. Kita belum mengambil keputusan. Kita masih berproses. Insyaallah besok kita kabarkan hasil putusan kita," ungkapnya.

Sebelumnya, pakar hukum tata negara dari Universitas Gajah Mada (UGM), Zainal Arifin Mochtar, menyebutkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memiliki pilihan untuk tidak menjalankan putusan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI. KPU dapat melaporkan putusan Bawaslu RI ke Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP).

"Harus diingat di pasal 464 (UU Pemilu) kalau memang tidak setuju, ya silakan ke DKPP kan. Kalau ada putusan Bawaslu tidak mau dijalankan oleh KPU, ada pasal 464. KPU pun boleh kan melaporkan ke DKPP kalau mau. Pilihannya terbuka," ujar Zainal di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Ahad (13/1).

Menurutnya lagi, yang terpenting untuk diselamatkan dari polemik ini adalah pemilu itu sendiri. Pemilu, kata dia, tidak boleh terganggu tahapannya. Karena itu, penyelenggara pemilu pun sebaiknya jangan sampai terganggu.

"Karena kalau terganggu, banyak agenda yang terganggu. Jadi, yang harus dipikirkan itu pemilunya, bukan satu dua orang. Itu logika yang harus dibangun," tuturnya.

Ia juga menyebut putusan Bawaslu RI mengenai pencalonan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) sebagai anggota DPD RI melanggar banyak hal. Bahkan, kata dia, Bawaslu melanggar kewenangannya sendiri.

"Putusan Bawaslu itu menurut saya melanggar banyak hal. Bukan hanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang dia langgar, putusan TUN pun dia lewati," jelas Zainal.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2STdhKU
January 13, 2019 at 08:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2STdhKU
via IFTTT
Share:

Persija Tundukkan Tim Pra-PON Lampung pada Laga Amal

Indra Setiawan menjadi pencetak gol pada laga yang digelar di Stadion PKOR Way Halim.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Persija Jakarta menundukkan tim Pra-PON Lampung 1-0 dalam laga amal untuk membantu korban tsunami Selat Sunda, khususnya di wilayah Lampung. Indra Setiawan menjadi pencetak gol pada laga yang digelar di Stadion PKOR Way Halim, Bandarlampung, Ahad (13/1).

Persija bertemu tim berbeda dalam dua babak.  Pada laga babak pertama, Persija menghadapi All Star Lampung yang berisikan pemain Liga 1 seperti Dedi Hartono hingga Purwaka Yudi. Dalam laga itu, All Star Lampung sukses menahan imbang 0-0. Persija tampil dengan beberapa pemain utamanya seperti Andritany Ardhiyasa, Ismed Sofyan, Maman Abdurrahman, Ramdani Lestalu serta pemain asing baru, Bruno Matos.

Sebenarnya Persija mencatatkan beberapa peluang. Namun tidak ada yang berhasil menjadi gol. Salah satunya tendangan keras Bruno Matos yang masih melebar.

Sementara pada babak kedua, Persija mengganti seluruh pemain utamanya. Pemain yang menghadapi Pra-PON Lampung mayoritas tengah mengikuti seleksi seperti Iksan Kurniawan, Indra Setiawan, dan Akbar Zakaria, ditambah beberapa pemain lama seperti Riko Simanjuntak, Yan Pieter Nasadit, maupun Fitra Ridwan.

Persija akhirnya memecah kebuntuan lewat gol tunggal penalti Indra Setiawan. Penalti didapatkan usai akselerasi Indra dijatuhkan oleh pemain belakang Pra-PON di kotak terlarang.

Selain melakukan laga uji coba, Persija juga melelang Jersey Champions bertanda tangan seluruh pemain pada jeda babak pertama. Jersey berhasil terjual Rp 5 Juta oleh Kadispora Prov Lampung, Budi Darmawan. Jersey langsung diserahkan Dirut Persija Gede Widiade dan Gubernur Prov Lampung M Ridho Ficardo. Persija juga secara langsung turut memberikan bantuan berupa uang tunai dan beras.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2smZPDz
January 13, 2019 at 08:54PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2smZPDz
via IFTTT
Share: