Showing posts with label 2019 at 07:18AM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 07:18AM. Show all posts

Thursday, December 5, 2019

Maju ke Semifinal, Garuda Muda Lolos dari Grup Neraka

Indonesia bakal berhadapan dengan Myanmar yang menjadi juara Grup A.

REPUBLIKA.CO.ID,

Frederikus Bata dari Imus, Filipina.

IMUS -- Tim nasional (timnas) sepak bola Indonesia U-22 mengamankan tiket semifinal SEA Games 2019 setelah menundukkan Laos dengan skor 4-0 dalam laga terakhir Grup B SEA Games 2019 di Stadion City of Imus Grandstand, Kamis (5/12). Skuat Garuda Muda berhak melaju ke babak berikutnya karena finis di posisi kedua klasemen grup dengan torehan 12 poin.

Pada babak empat besar yang akan digelar pada Sabtu (7/12) sore, Indonesia bakal berhadapan dengan Myanmar yang menjadi juara Grup A. Myanmar mengumpulkan 10 poin hasil tiga kemenangan dan satu kali imbang.

Pelatih timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri bersyukur timnya bisa meraih tiket semifinal. "Target pertama tercapai. Ini perlu disyukuri," kata Indra dalam konferensi pers selepas pertandingan.

Ia menilai, anak asuhnya belum menampilkan performa apik pada awal-awal pertandingan. Namun, perlahan tapi pasti Garuda Muda kian trengginas. Timnas U-22 mampu menambah tiga gol usai turun minum setelah pada 45 menit pertama unggul cepat lewat gol yang dilesakkan Saddil Ramdani.

"Pertandingan hari ini kita lakoni dengan baik, meskipun babak pertama kurang bagus," ujar Indra.

Indra belum memikirkan taktik untuk menghadapi laga semifinal. Saat ini, ia fokus memulihkan kebugaran para pemain. "Besok kita akan lihat siapa yang paling siap (main di semifinal)," ujar Indra.

Sejumlah nama mulai menonjol sejauh SEA Games 2019 berjalan. Salah satunya Osvaldo Haay. Dalam laga kontra Laos, Osvaldo mencetak dua gol yang membuat pemain bernomor punggung 20 tersebut telah mengoleksi tujuh gol dalam lima pertandingan.

Indra enggan membahas statistik pemain secara khusus. "Saya percaya semua pemain saya," ujar sosok yang pernah membesut Bali United itu.

Ketua PSSI Mochamad Iriawan amat bersyukur timnas Indonesia U-22 mampu meraih kemenangan besar empat gol tanpa balas melawan Laos. "Alhamdulillah, kita masuk semifinal," kata sosok yang akrab disapa Iwan Bule ini.

Skuat Garuda Muda membutuhkan dua gol kemenangan atas Laos agar bisa lolos ke babak empat besar. Ini suapaya hasil apa pun yang terjadi dalam laga Vietnam kontra Thailand tak banyak berpengaruh.

Menurut Iwan Bule, ia sempat meminta para pemain menang dengan dengan skor 3-0. Namun, kata dia, timnas mampu meraih kemenangan lebih besar.

Ia berharap Osvaldo Haay dan kawan-kawan bisa tampil maksimal pada laga selanjutnya. Pemain diingatkan untuk mengikuti semua instruksi pelatih dengan baik.

Timnas U-22 ditargetkan meraih medali emas pada SEA Games 2019 ini. Sudah sekian lama, asa tersebut urung tercapai. Indonesia terakhir kali menjadi juara cabor sepak bola pada SEA Games 1991.


Garuda Muda membuka keunggulan saat pertandingan baru berlangsung lima menit melalui gol Saddil Ramdani. Saat itu, posisi Indonesia belum aman karena Thailand sedang unggul dua gol atas Vietnam berkat gol Supachai Jaided dan Suphanat Mueanta. Keunggulan yang membawa Thailand untuk sementara memuncaki klasemen grup.

Namun, Vietnam mampu memperkecil ketertinggalannya pada menit ke-15 melalui gol Nguyen Tien Linh. Gol itu membawa Vietnam kembali ke puncak klasemen Grup B.

Indonesia kembali membobol gawang Laos pada menit ke-47. Kali ini, melalui upaya Osvaldo Haay. Gol tersebut sekaligus membawa Indonesia menggeser Vietnam untuk turun ke peringkat kedua.

Vietnam kemudian mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui eksekusi penalti Nguyen Tien Linh. Gol yang mengembalikan Vietnam ke posisi teratas klasemen.

Indonesia memperbesar keunggulan atas Laos berkat eksekusi penalti kapten Andy Setyo. Penalti itu sempat diulang, tetapi Andy mampu menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Menjelang peluit panjang, Osvaldo mengemas gol keduanya di pertandingan ini untuk memastikan keunggulan besar Indonesia atas Laos, sekaligus mengamankan jalan ke semifinal.

Thailand yang merupakan juara bertahan medali emas sepak bola SEA Games harus pulang lebih awal karena hanya berada di peringkat ketiga. n antara ed: satria kartika yudha

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/383ZlFY
December 06, 2019 at 07:18AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/383ZlFY
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 4, 2019

In Picture: Berpeluh Mengais Rejeki Rp 1.250

Mengangkut sulfur dengan jarak lebih dari 3 kilometer, dengan upah Rp 1.250 per kilo.

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUWANGI -- Para penambang sulfur di Kawah Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur memecah bongkahan sulfur di sana sejak pagi buta, Selasa (3/12).

Dalam sehari, satu penambang bisa mengangkut sekitar dua kuintal sulfur dari kawah Ijen. Untuk setiap kilogram sulfur yang diangkut keluar kawah dengan jarak tempuh lebih dari tiga kilometer, para penambang menerima Rp 1.250.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2YjLh72
December 05, 2019 at 07:18AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2YjLh72
via IFTTT
Share:

Monday, December 2, 2019

Derby Merseyside di Piala FA, Liverpool Ditantang Everton

Duel Liverpool vs Everton bakal menjadi Derby Merseyside edisi ke-25 pada Piala FA.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Musim ini Derby Merseyside antara dua tim kota Liverpool bakal dilangsungkan sedikitnya tiga kali menyusul hasil undian Piala FA putaran ketiga yang digelar Selasa (3/12) dini hari WIB. Dalam undian tersebut, Liverpool akan ditantang Everton.

Duel Liverpool vs Everton bakal menjadi Derby Merseyside edisi ke-25 pada Piala FA setelah derby Piala FA serupa pada 2018 yang dimenangi Liverpool 2-1. Gol Virgil van Dijk yang saat itu melakoni debutnya bersama The Reds memastikan kemenangan ke-11 Liverpool atas Everton dalam 24 pertemuan.

Selain Liverpool vs Everton, hasil undian Piala FA putaran ketiga lainnya yang mempertemukan dua tim liga utama Wolverhampton melawan Manchester United. Juara bertahan Manchester City memulai langkah mereka dengan lawan relatif mudah Port Vale dari Liga Dua atau kasta keempat sepak bola Inggris. Laga putaran ketiga Piala FA akan dilangsungkan pada 3-6 Januari 2020.

Berikut adalah daftar lengkap hasil undian putaran ketiga Piala FA dikutip dari laman resmi FA:

Leicester City vs Wigan Athletic

Queens Park Rangers vs Swansea City

Fulham vs Aston Villa

Chelsea vs Nottingham Forest

Wolverhampton vs Manchester United

Charlton Athletic vs West Bromwich Albion

Rochdale/Boston United vs Newcastle United

Cardiff City vs Forest Green Rovers/Carlisle United

Oxford United vs Exeter City/Hartlepool United

Sheffield United vs AFC Fylde

Southampton vs Huddersfield Town

Liverpool vs Everton

Bristol City vs Shrewsbury Town

Bournemouth vs Luton Town

Brighton & Hove Albion vs Sheffield Wednesday

Bristol Rovers/Plymouth Argyle vs Coventry City/Ipswich Town

Eastleigh/Crewe Alexandra vs Barnsley

Manchester City vs Port Vale

Middlesbrough vs Tottenham Hotspur

Reading vs Blackpool

Watford vs Tranmere Rovers

Preston North End vs Norwich City

Millwall vs Newport County

Crystal Palace vs Derby County

Solihull Moors/Rotherham United vs Hull City

Brentford vs Stoke City

Fleetwood Town vs Portsmouth

Arsenal vs Leeds United

Gillingham vs West Ham

Burton Albion vs Northampton Town

Burnley vs Peterborough United

Birmingham City vs Blackburn Rovers

sumber : Antara

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OHPY79
December 03, 2019 at 07:18AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OHPY79
via IFTTT
Share:

Thursday, November 28, 2019

Lingard: Gol Perdana Musim Ini Tingkatkan Kepercayaan Diri

Lingard mengakui Astana Arena bukan tempat yang mudah untuk ditaklukkan.

REPUBLIKA.CO.ID, ASTANA -- Jesse lingard akhirnya membuka puasa golnya selama hampir setahun, usai menjebol gawang Astana, meski Manchester United (MU) kalah 1-2 dalam lanjutan Liga Europa, Jumat (29/11). Lingard pun mengaku senang akhirnya mampu mencatatkan namanya sebagai pencetak gol mu musim ini.

Lingard, yang ditunjuk jadi kapten dalam laga di Kazakhstan, itu tampil baik bersama dengan Angel Gomes dan Mason Greenwood. Pemain produk akademi MU tersebut kemudian mencetak gol indah di menit 10 untuk membawa timnya unggul di babak pertama, sebelum dibalikkan keadaan oleh tuan rumah. Gol Lingard itu merupakan yang pertama untuk klub sejak Januari tahun ini.

''Itu selalu bagus untuk membuka segel dan itu memberikan Anda sedikit kepercayaan diri,'' ujar Lingard, dikutip dari laman resmi MU, Jumat (29/11).

Menurut pemain berusia 26 tahun tersebut, timnya mengawali pertandingan dengan cepat dan mampu mendominasi di babak pertama. Namun, di awal babak kedua, MU lengah dan kebobolan dua gol.

Lingard mengakui astana Arena bukan tempat yang mudah untuk ditaklukkan, dengan pendukung fanatik di belakang para pemain. Tapi Lingard menyatakan, semua pemain pulang dengan kepala tegak dan mental yang sudah sebagaimana seharusnya.

Pertandingan di Kazakhstan memang menjadi perjalanan paling jauh MU di Liga Europa. Skuat Iblis Merah harus melalui penerbangan selama tujuh setengah jam ke Nur-Sultan.

Apalagi, skuat MU harus beradaptasi dengan suhu dingin dan perbedaan waktu selama enam jam. ''Itu jadi pengalaman berbeda untuk semua orang. Kami merasakan suhu minus 15 derajat. Itu lingkungan yang berbeda, semua orang harus beradaptasi,'' jelas Lingard.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OuQwxe
November 29, 2019 at 07:18AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OuQwxe
via IFTTT
Share:

Thursday, March 7, 2019

Menguak Tabir Sulawesi Tengah dari Berbagai Sisi

Di balik bencana, sesungguhnya ada banyak tabir yang belum terungkap di Sulteng.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gempa, tsunami dan likuefaksi yang meluluhlantakkan Palu, Donggala, Sigi di Sulawesi Tengah (Sulteng) beberapa waktu lalu, membuat wilayah itu jadi perhatian dunia. Di balik bencana itu, sesungguhnya ada banyak tabir yang belum terungkap di Sulteng.

Ketua Tim Ekspedisi Palu-Koro dan sekaligus pendiri Perkumpulan SKALA, Trinirmala Ningrum memaparkan hasil riset dan dokumentasi Ekspedisi Palu-Koro dalam acara Indofest 2019 di JCC Senayan, Jakarta, Kamis (7/3) memaparkan sejumlah temuannya. Ia menjelaskan di balik potensi gempa dan tsunami yang mengancam wilayah Sulawesi Tengan khususnya daerah sekitar Sesar Palu Koro, menyimpan kekayaan alam dan budaya yang sangat luar biasa.

“Kami mencatat berbagai macam kekayaan budaya di Sulteng. Di sana kaya sekali budayanya, mereka mempunyai 12 bahasa. Mempunyai situs megalitik bahan dan teknik pengerjaannya luar biasa,” ujarnya wanita yang akrab disapa Rini tersebut.

Dikutip dari situs resmi Ekspedisi Palu-Koro, Disasterchannel, ekspedisi ini meliputi beberapa aspek yakni geologi, arkeologi, sosiologi, budaya dan biologi. Dari aspek sosial dan budaya di daerah sekitar Sesar (patahan) Palu Koro ternyata memiliki kearifan lokal yang mencerminkan masyarakatnya telah mengerti cara mengatasi bencana alam.

Kearifan lokal tersebut adalah arsitektur rumah tradisional. Semua rumah tradisional yang berada disana merupakan rekontruksi bangunan tahan gempa dan adaptasi dengan lingkungan alam lingkungan sekitarnya.

Saat ini, jarang terlihat rumah tradisional di era modern seperti ini. Semua telah bertrasinsi menjadi rumah bergaya arsitektur modern. Arsitektur tradisional yang disebut rumah adat Lobo milik suku bangsa Kulawi ini masih terjaga sampai saat ini dan telah teruji ketahanannya menghadapi guncangan gempa.

Wakil kepala museum daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Ikhsam mengatakan selama ini keyakinan yang dipegang di masyarakat terkait gempa ada dua. Gempa kecil, yang diyakini sebagai tanda leluhur akan datang dan tanda memperkuat tulang bumi. Keyakinan kedua, adalah ketika terjadi gempa dengan kekuatan besar diyakini sebagai bentuk cobaan dan cara intropeksi diri.

Setelah terjadi gempa besar masyarakat akan mengadakan upacara adat Linu. Upacara ini bertujuan untuk meminta keselamatan. Keyakinan-keyakinan turun menurun inilah yang terkadang bisa menjadi acuan untuk mewaspadai datangnya bencana alama saat ini.

Dari segi geologi,  Sulawesi memiliki sesar yang jumlahnya sangat banyak. Sesar ini ada akibat proses tektonik. Berdasarkan paparan dari Geolog LIPI, Danny Hilman terdapat dua sesar yang berpotensi mengasilkan guncangan gempa yang sangat besar yakni Sesar Palu Koro dan Sesar Matano.

Berdasarkan sejarah gempa, pernah terjadi gempa besar di Sulwesi. Salah satu penyebabnya adalah Sesar Palu Koro. Pada 1828, pergeseran Sesar Palu Koro menyebabkan gempa yang berkekuatan 7,9 SR dengan korban meninggal yang cukup banyak. Tahun 1907 terjadi gempa yang bersumber dari retakan sesar yang tegak lurus dengan Sesar Palu Koro sekitar daerah Kulawi hingga Lindu.

Selanjutnya, pada 2012 terjadi gempa yang sama dengan karakteristik gempa 1907. Dan terakhir gempa yang terjadi tahun 2018 di Palu dan Donggala yang berkekuatan &,4 SR. Berdasarkan analisis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) guncangan gempa tersebut akibat bergeraknya Sesar Palu Koro, sehingga Sulawesi harus terus mewaspadai ancaman-caman gempa berkekuatan besar.

Sisi Biologi, fauna di Sulawesi sangat variatif. Berdasarkan  penelitian yang dilakukan ahli biogeografi Alfred Russel Wallace pada 1857, keragaman fauna di Sulawesi berkaitan erat dengan peristiwa geologi yang membentuk pulau tersebut. Hal ini dibuktikan melalui teori pergerakan lempeng yang mengakibatkan menyatunya empat kepingan dari Sundaland, Australia, dan Pasifik menjadi Sulawesi.

Selain itu, ditemukannya peninggalan megalitik di Sulawesi Tengah. Danny mengatakana, teknik dan bahan untuk membangun megalitikum ini sangat menakjubkan. Pasalnya, patung tersebut berasal dari batu granit yang keras namun bisa menjadi sangat halus.

Menurut Danny, megalitik yang ditemukan mempunyai kemiripan dengan megalitik yang berada di Gobekli Tepe, Turki dan di Easter Island, sebuah pulau di lautan Pasific selatan yang masuk di wilayah terotorial Chili. Kemiripan tersebut salah satunya bisa dilihat, katanya, dari patung manusia dengan kedua tangan yang diletakkan di perut dan juga patung binatang. Namun menurutnya, ada dan tidaknya hubungan antara megalitik yang ditemukan di Sulawesi dan Turki perlu penelitian yang lebih lanjut.

Ekspedisi Palu-Koro diprakarsai oleh Perkumpulan Skala dan Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI). Ekspedisi ini dimulai dari tahun 2017 sampai 2018. Ekspedisi bertujuan mendokumentasikan dan menghasilkan riset yang berkaitan dengan Sesar Palu Koro yang dinilai masih sedikit. “Masih sangat sedikit dokumentasi dan hasil riset tentang Palu Koro. Kalaupun ada masih sangat scientific banget. Itulah kenapa kami lantas punya ide untuk melakukan ekspedisi Palu Koro,’’ kata Rini. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EK9Tw7
March 08, 2019 at 07:18AM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EK9Tw7
via IFTTT
Share: