Showing posts with label 2019 at 05:05PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 05:05PM. Show all posts

Tuesday, May 28, 2019

Halaqoh Ulama Jakarta Perkuat Ekonomi dan Literasi Ulama

Halaqah ulama di hadiri alim ulama, mubaligh dan ustazah Jakarta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Para alim ulama, ustaz dan ustazah, serta mubaligh dan mubalighah dari Jakarta dan sekitarnya menghadiri Halaqah Ulama Jakarta, Ahad (26/5). Acara ini dihadiri oleh MUI Jakarta Timur, bersama Ikatan Pesantren Indonesia (IPI), Masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCM), dan Muballigh Indonesia Bertauhid (MIB).

Di sesi pertama, dengan materi membangun ekonomi dari pesantren, narasumbernya adalah KH Abdul Fatah, Ph.D, Sekjen DPP Ikatan Pesantren Indonesia (IPI). Dia menyampaikan pentingnya alim ulama memiliki kekuatan ekonomi, kemampuan finansial, dengan mengikuti perkembangan bisnis terkini yang berbasis online.

Sedangkan di sesi kedua, yaitu materi tentang jejak genealogi ulama Nusantara, KH Rizal Mumazziq, Rektor Institut Agama Islam Al-Falah Assuniyah, Jember menyampaikan bahwa ulama di Betawi memiliki hubungan yang kuat dengan ulama Jawa sejak lama dalam ikatan persahabatan sejak sama-sama belajar di Makkah.

Sebagai contoh, KH. Abdul Wahid Hasyim, anak Hadratussyaikh KH Hasyim Asy`ari dan Menteri Agama RI, ketika dalam pelarian karena dicari oleh tentara Belanda dan sekutunya, dia bersembunyi di rumah-rumah ulama Betawi, yaitu di rumah KH Baqir bin Marzuqi bin Mirshod, KH Abdurrazak Ma`mun, Guru Na`im Cipete, dan KH Hasbiyallah, Klender.

Setelah itu, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, anak dari KH Abdul Wahid Hasyim, saat pertama kali mukim di Jakarta pada tahun 1975, tetap menyambungkan tali silaturrahim persahabatan ayahnya dengan para ulama Betawi tersebut walau ayahnya telah wafat, yaitu kepada dua ulama Betawi yang masih hidup: KH Abdurrazak Ma`mun dan KH. Hasbiyallah, Klender.

”Begitu besar kiprah dan jasa para ulama Betawi, seharusnya umat Islam, khususnya di Betawi, memajang foto-foto mereka di rumahnya masing-masing sehingga mereka tetap dikenang,” ujarnya.

Sebagai narasumber kedua di sesi ini, yaitu Prof. Dr. KH Ahmad Baso, penulis buku Islam Nusantara, memberikan materi tentang Tantangan Ulama Nusantara di Era Global. Dia menyebutkan bahwa kata Betawi telah dituliskan dalam bahasa Arab sebagai Darul Islam oleh seorang ulama dari kalangan habaib sejak awal abad ke-19.

Dengan demikian Betawi merupakan salah satu wilayah penting bagi penyebaran dan perkembangan Islam di Nusantara. Para ulama Nusantara terdahulu, mereka telah mampu menunjukkan kemampuan dan kapasitasnya dengan menjadi guru, pengajar di Kota Makkah. Ironisnya saat ini, justru kita di Indonesia kebanjiran paham dan ulama dari luar negeri.

Seharusnya, kita seperti ulama terdahulu yang menyinari dunia dengan pemikiran dan karya-karyanya. Karenanya, bukan hanya foto ulama saja yang harus ada di rumah kita, tetapi juga karya-karya ulama Nusantara, terutama karya ulama Betawi. Namun yang terpenting, ulama Indonesia, khususnya di Jakarta, harus dapat menulis, memiliki karya tulis yang dapat dibaca oleh bangsa lain dalam bahasa Inggris dan Arab.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VUseND
May 28, 2019 at 05:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VUseND
via IFTTT
Share:

Saturday, May 25, 2019

Global Zakat ACT akan Salurkan Zakat kepada Mualaf Sulsel

Zakat berupa sembako akan diserahkan kepada para mualaf di tiga kabupaten di Sulsel.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui lembaga amil zakatnya yakni Global Zakat ACT, akan segera menyalurkan dana zakat masyarakat. Zakat berupa paket sembako akan diserahkan kepada para mualaf di tiga kabupaten Sulawesi Selatan, yakni Kabupaten Gowa, Pinrang dan Toraja.

"Insyaallah untuk mualaf akan ada penyaluran kami di tiga desa letaknya di Gowa, Pinrang dan Toraja. Insya Allah, paketnya sementara kami siapkan," ungkap Ketua ACT Sulsel, Faizal Agunisman di Makassar, Sabtu (25/5).

Ada delapan asnaf atau golongan yang harus diperhatikan pada penyaluran zakat, yaitu Fakir (orang yang tidak memiliki harta), Miskin (orang yang penghasilannya tidak mencukupi), Riqab (hamba sahaya atau budak), Gharim (orang yang memiliki banyak utang), Mualaf (orang yang baru masuk Islam), Fisabilillah (pejuang di jalan Allah), Ibnu Sabil (musafir dan para pelajar perantauan) dan Amil zakat (panitia penerima dan pengelola dana zakat).

"Umumnya kami menyalurkan santunan kepada golongan nomor dua, tergolong miskin karena mereka penghasilannya tidak mencukupi. Jika itu jelas dana zakat, Insya Allah selama ini kami pasti mengacu ke kategori delapan asnaf itu," tegas Faizal.

Sementara terkait pengumpulan zakat fitrah di Sulawesi Selatan, Faizal mengaku belum bisa memastikan karena pihaknya menggunakan sistem khusus yang dikoordinir langsung oleh Global Zakat ACT. Pengumpulan Zakat melalui Global Zakat ACT di Sulsel selama ini dilakukan melalui media, kemitraan dengan yayasan, serta corporate sebagai Mitra Amil Zakat.

Terkait prosesnya, tidak sedikit masyarakat yang menyambangi kantor ACT Sulsel maupun transfer via rekening yayasan Global Zakat ACT pasca disampaikan ke khalayak termasuk lewat sosial media. Terkait distribusi zakat fitrah, dipastikan disalurkan ke wilayah lokal.

"Adapun untuk zakat harta atau zakat penghasilan, selain didistribusi di lokal dalam negeri, juga sebahagian biasanya juga didistribusikan ke negara-negara Muslim yang terkena dampak kemiskinan," papar Faizal.

Sebagai Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS), Faizal mengaku minat ZIS masyarakat Sulsel cukup antusias. Namun tetap harus bisa lebih agresif menstimulus ke semua warga dengan mengedukasi mereka melalui program maupun dengan cara-cara yang lebih up to date.

"Banyak yang ingin berzakat, hanya mereka biasanya tidak sempat meluangkan waktu artinya. Artinya kita yang harus bisa menawarkan pola jemput bola atau dengan cara praktis via Aplikasi di handphone misalnya," kata Faizal.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WpZwsc
May 25, 2019 at 05:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WpZwsc
via IFTTT
Share:

Sunday, May 19, 2019

Transjakarta dan Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Bermitra

Kerja sama dalam penyediaan fasilitas penunjang bus transjakarta di bandara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Transportasi Jakarta bermitra dengan pengelola Internasional Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Kerja sama dalam penyediaan fasilitas penunjang bus transjakarta di bandara untuk angkutan bandara yang memiliki izin beroperasi.

Kerja sama lainnya, yakni penyediaan informasi pengelolaan sumber daya manusia (SDM), barang, dan jasa, serta pengembangan bisnis. Kerja sama ini menjadi kesepakatan bersama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) dengan PT Angkasa Pura II (Persero) yang tertuang dalam nota kesepahaman bersama (Memorandum of Understanding/MoU).

Penandatanganan kemitraan ini dilaksanakan oleh Direktur Utama Transjakarta Agung Wicaksono dengan Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin pada Jumat (17/5) malam. Penandatangan didampingi Direktur Operasional Transjakarta Daud Joseph, Direktur Keuangan Transjakarta Welfizon Yuza serta Direktur Pelayanan dan Pengembangan Transjakarta, Achmad Izzul Waro.

"Kami menyambut baik kemitraan Transjakarta dengan AP II untuk menghadirkan layanan transportasi massal bagi bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang," kata Agung dalam keterangan tertulis di Jakarta Pusat, Ahad (19/5).

Kerja sama ini sebagai bentuk inovasi dari manajemen perusahaan transportasi milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dengan tetap menghadirkan pelayanan terbaik bagi pelanggan Transjakarta maupun unggul dalam aspek operasional.

"Transjakarta dengan AP II akan bersama-sama merumuskan program setelah penandatanganan nota kesepahaman ini," katanya.

Agung menambahkan kemitraan ini bisa memberikan alternatif-alternatif moda di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang. Transportasi publik memberikan berbagai dampak positif. Salah satunya mengurangi kepadatan lalu lintas dengan memindahkan pengguna kendaraan pribadi ke angkutan umum.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama AP II, Muhammad Awaluddin juga menegaskan komitmen BUMN itu memberikan peluang bagi transportasi publik di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang. Saat ini, sudah berbagai moda yang disediakan, antara lain kereta bandara, Damri, JR Connextion, taksi konvensional hingga angkutan online.

"AP II sebagai pengelola bandara harus menyediakan moda transportasi untuk pergerakan penumpang," kata Awaluddin.

Kehadiran transportasi publik akan meningkatkan penggunaan moda angkutan massal di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang. Setiap hari, jumlah penumpang di bandara mencapai 200 ribu baik itu keberangkatan maupun kedatangan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LTjJmo
May 19, 2019 at 05:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LTjJmo
via IFTTT
Share:

Thursday, May 16, 2019

Tak Kuasa Menolak Kenikmatan Es dan Jus Durian Tasikmalaya

Pedagang durian di Tasikmalaya mengolah durian menjadi es dan jus

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Durian tak hanya dapat dinikmati dengan memakannya langsung tetapi juga tak kalah nikmat diolah menjadi es. Inilah yang ditawarkan penjual durian yang berada di di Jalan Terusan BCA, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya.

"Selain menjual buah kita membuat es dan jus durian. Jus juga banyak yang mencari kalau bulan puasa," kata Joni, seorang pedagang durian di warung Aka Durian.

Jus dan es campur durian di warung itu diracik dengan tampilan menggugah selera. Buah durian yang matang dicampur dengan cendol, agar-agar, keju, krimer, susu, dan ditimpa es batu.

Kelezatan es tersebut membuat pecinta durian tak bisa kuasa menolak. Sementara untuk jus, disediakan pula campuran buah lainnya seperti alpukat, melon, buah naga, dan semangka.

Harga es pun bervariasi. Es jus dijual mulai dari Rp 10 ribu untuk segelas jus biasa, Rp 15 ribu untuk segelas jus durian campur, dan Rp 17 ribu untuk semangkuk es campur durian lengkap.

Menurut pembuat jus dan es campur durian bernama Reza, pada bulan Ramadhan pembelinya semakin meningkat. Jika pada bulan biasa ia hanya bisa menjual maksimal 40 porsi, saat ini bisa sampai 70 porsi.

"Kalau puasa banyak yang nyari untuk buka di rumah. Kami buka dari pukul 15.30 WIB sampai 21.00 WIB," kata dia.

Heni merupakan salah satu yang tak bisa menahan godaan aroma durian itu. Hampir setiap ada kesempatan, ia selalu mampir ke warung Aka Durian untuk membeli takjil spesialnya. Menurut dia, Ramadhan adalah bulan yang istimewa. Karena itu, menu takjil untuk berbuka puasa haruslah istimewa juga. Durian adalah salah satu makanan yang istimewa baginya.

Untuk menu berbuka, perempuan itu biasanya akan mengombinasikan durian dengan makanan lainnya. "Misalkan kombinasi dengan cendol, kolak, dan kelapa muda. Jadi buat takjil lebih enak," kata dia.

Heni paling suka dengan durian yang dicampur dengan es cendol untuk menu berbuka puasa. Menurut dia, ketika aroma durian itu bercampur dengan gula aren rasanya akan sangat nikmat.

Untungnya, tak ada anggota keluarganya yang alergi dengan durian. Dengan begitu ia tak perlu risih untuk menyajikan menu berbuka yang beraroma durian.

"Saya sih suka durian dari orok. Kalau saya orok bisa nyobain durian pasti sudah makan. Bagi saya, orang yang nggak suka durian adalah orang yang merugi," ujarnya sambil tertawa.

Salah seorang penikmat durian lainnya, Zenzen Supriyadi, lebih senang menikmati buah beraroma menyengat itu setelah pulang salat tarawih. Menurut dia, menyantap durian di bulan puasa memang lebih nikmat dibanding hari-hari biasa.

"Makan durian bulan puasa itu nikmat banget. Makannya lebih enak setelah terawih," kata dia. Zenzen mengaku lebih suka menikmati durian lokal seperti durian matahari. Menurutnya aroma durian lokal lebih terasa, apalagi saat bulan puasa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HnzjCl
May 16, 2019 at 05:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HnzjCl
via IFTTT
Share:

Isya Batik, Memberdayakan Penghafal Alquran

Founder Isya Batik awalnya mendirikan Tahfidz Online.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setiap jalan dan langkah pasti ada tantangan dan rintangan. Namun, bila mampu melewatinya, maka kebahagiaan yang akan dicapai.

Nasihat dan petuah ini, sudah menjadi keseharian banyak orang. Tidak hanya bagi yang Muslim, tetapi juga banyak dari kalangan non-Muslim.

Tengoklah Soichiro Honda, penemu sepeda motor Honda. Dalam berbagai usahanya mencapai kesuksesan, seringkali ia menemui kegagalan.

“Keberhasilan saya saat ini karena melewati 99 kegagalan,” ujarnya dalam biografinya.

Pengalaman tokoh, petuah dan nasihat orang sukses, dan keteladanan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam (SAW), menjadi inspirasi seorang Iksan Malik, anak muda kelahiran Palopo, Sulawesi Selatan ini. Iksan Malik mencoba memberi manfaat untuk orang lain melalui jalan dakwah dan usaha yang sedang digelutinya.

"Khairunnas 'anfauhum Linnas (Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya)." Demikian hadis Rasulullah SAW.

“Hadis inilah yang mambuat saya terus mengembangkan berbagai program dakwah salah satunya Tahfidz Online (TO),” ujar Ustaz Iksan.

Sejak 2016, pria kelahiran 30 Maret ini mendirikan Tahfidz Online. Tujuannya untuk memudahkan masyarakat yang ingin belajar dan menghafal Alquran. Dalam perkembangannya, TO sudah melayani lebih dari 5.000 santri (putra dan putri) yang menghafal Alquran. Uniknya, yang ikut bergabung dalam Tahfidz Online tersebut, tidak hanya remaja berusia minimal 17 tahun, tetapi juga orang tua.

“Mereka bukan dewasa lagi, tapi tua. Karena di antara mereka ada yang berusia lebih dari 70 tahun,” ujar Ustaz Iksan.

Ia menambahkan, pesertanya tersebar dari Aceh, Sumatra, Pulau Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Tak hanya dalam negeri, tetapi Tahfidz Online juga pernah menerima santri dari luar negeri, Malaysia, Brunei, Singapura, Hong Kong, Jepang, Korea, Inggris, Belanda, dan lainnya.

“Alhamdulillah, walau pun menghafal dengan cara online melalui aplikasi WhatsApp dan ‘Kang Ato’, Tahfidz Online berhasil meluluskan santrinya menjadi seorang hafidz,” lanjut Iksan.

Setelah lebih dari empat tahun berjalan, kini Ustaz Iksan Malik mencoba mengembangkan lading dakwahnya di bidang entrepreneur. Ia memberanikan diri membuat brand bisnis yang dinamai "Isya" (Islami and Syar'i). “Semoga terus bisa memberi manfaat bagi banyak orang,” ujarnya.

Ustaz Iksan menjelaskan mimpi besarnya, yakni ‘Memberdayakan Para Penghafal Quran dan Orang yang Membutuhkan.’ “Alhamdulillah, usaha yang baru dirintis ini perlahan hadir sebagai upaya menolong mereka,” terangnya.

Di bidang fashion muslim ini, Ustaz Iksan Malik berupaya mengangkat tema semi-koko muslim dengan sentuhan corak batik, yang kemudian berinovasi dengan sentuhan serban. “Insya Allah, nanti juga akan di-launching ‘Isya Busana’ yang bertemakan Palestina,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, “Saya ingin bermanfaat sebanyak-banyaknya. Saya ingin bisnis ini bisa memberdayakan Para Penghafal Quran. Mulai dari penjahitnya, talent-nya dan yang terlibat di dalamnya,” kata dia.

“Saya punya mimpi bahwa Penghafal Quran itu kudu bersaing dengan yang lainnya. Salah satunya bisa menjadi pelaku bisnis sekaligus berdakwah,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, dirinya juga ingin mengangkat budaya Indonesia melalui fashion yang ditawarkan dengan corak batik. “Baju koko dikombinasikan dengan batik khas Indonesia, dan serban yang menjadi ciri khas dari Isya.”

Iksan mengakui, bila dirinya ada program dakwah di beberapa Negara, maka ia akan memakai hasil karya Isya dan mengenalkan ke warga luar ciri khas Indonesia dengan batiknya. “Saya berharap, Isya bisa terus bermanfaat untuk banyak orang dan bisa bersaing dengan brand-brand ternama lainnya,” ujar Ustaz Iksan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YCihGt
May 16, 2019 at 05:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YCihGt
via IFTTT
Share:

Sunday, May 12, 2019

KPU Hari Ini Gelar Pleno Rekapitulasi Suara Lima Provinsi

Penghitungan suara secara manual tingkat provinsi mulai 22 April hingga 13 Mei 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- KPU RI menjadwalkan menggelar rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara pemilu nasional dalam negeri dari lima provinsi, yakni Bengkulu, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Anggota KPU RI Ilham Saputra di Jakarta, Ahad (12/5), mengatakan, bahwa Bengkulu dan Kalimantan Selatan lebih dahulu karena dokumen lainnya terlambat.

"Akan kami mulai dari Bengkulu dan Kalsel," katanya.

Rekapitulasi dokumen kelima provinsi yang sudah diterima KPU itu dilaksanakan dalam satu panel. Sebelumnya, Gorontalo, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Bangka Belitung, dan Bali telah menyelesaikan rekapitulasi 100 persen dan dokumen telah ditandatangani oleh para saksi.

Pada Kamis (9/5), KPU mengumumkan telah merampungkan rekapitulasi pembacaan dan pengesahan 129 wilayah dari 130 pemilihan di luar negeri. KPU masih menunggu hasil rekapitulasi pemilihan lewat metode pos yang dilakukan di Kuala Lumpur, Malaysia.

Penghitungan suara manual hasil Pemilu Presiden 2019 dilakukan secara berjenjang. Dimulai dari tingkat kelompok penyelenggara pemungutan suara mulai 17 hingga 18 April, tingkat kecamatan mulai 18 April hingga 5 Mei, tingkat kabupaten/kota mulai 20 April hingga 8 Mei, dan tingkat provinsi mulai 22 April hingga 13 Mei 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30cEkVH
May 12, 2019 at 05:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30cEkVH
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 8, 2019

Tiket Lebaran Daop 6 Sudah Terjual 90 Persen

Tiket yang terjual rata-rata pada hari-hari menjelang lebaran dan setelah lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Manager Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto mengatakan tiket kereta api (KA) angkutan mudik lebaran 2019 yang sudah terjual mencapai 90 persen. Sementara, kenaikannya meningkat hingga empat persen dibanding tahun lalu.

Eko mengatakan, tiket yang sudah terjual yakni 669.416 tiket perjalanan. Jumlah ini naik dari tahun sebelumnya sebesar 643.607 tiket perjalanan.

Tiket yang sudah terjual ini rata-rata pada hari-hari menjelang lebaran dan setelah lebaran. Namun, tidak menutup kemungkinan tiket tersebut nantinya bisa tersedia kembali.

"Ada hari-hari tertentu yang (tiketnya) masih tersedia. Walau sudah terjual 90-an persen, jika ada masyarakat yang batal berangkat, tiket tersebut langsung tersistem bisa diakses masyarakat supaya bisa dibeli," kata Eko, Rabu (98/5).

Eko menjelaskan, tiket yang terjual termasuk tiket tambahan. Kapasitas tempat duduk yang disediakan untuk KA tambahan lebaran mencapai 76.398 tempat duduk.

Untuk kapasitas KA reguler termasuk jarak jauh dan sedang mencapai 277.332 tempat duduk. "KA reguler lokal ada 215.260 tempat duduk," kata Eko.

Puncak arus mudik sendiri diprediksikan terjadi pada 30 Mei. Yang mana, penumpang mencapai 31.194 penumpang. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 10 Juni. "Ada sebanyak 37.785 penumpang," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LuJ5Xe
May 08, 2019 at 05:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LuJ5Xe
via IFTTT
Share:

Thursday, May 2, 2019

Siswi SMA Curhat ke Gubernur NTB Soal Sekolah yang Rusak

Gubernur berjanji akan segera melakukan pembangunan karena anggaran APBD sudah ada.

REPUBLIKA.CO.ID,  MATARAM -- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah menggelar dialog dengan perwakilan Ketua OSIS SMA, SMK, dan SLB se-NTB usai upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di halaman Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, Kamis (2/5). Dalam dialog tersebut, para siswa dan guru mengeluhkan kondisi sarana belajar yang tidak dalam kondisi baik akibat bencana.

Selain itu juga mereka menyampaikan permintaan untuk meningkatkan pemerataan guru berkualitas, dan perhatian pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan guru. Terutama guru yang masih berstatus honorer.

"Ruang belajar masih mengalami kerusakan akibat bencana angin putting beliung tahun lalu, Pak Gubernur," keluh siswi SMAN 2 Donggo, Nurjannah.

Zul, sapaan akrab Zulkieflimansyah, mengatakan akan segera melakukan pembangunan karena anggaran telah tersedia pada APBD tahun ini. Zul menambahkan, Pemprov NTB telah menyiapkan anggaran kesejahteraan guru honorer dan surat keputusan (SK) Gubernur NTB yang berkaitan dengan kesejahteraan guru di kabupaten dan kota yang ada di NTB.

"Kalau sudah semuanya sudah aman, tidak ada kendala, SK-nya segera naikkan biar saya tandatangani," kata Zul.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VbAptu
May 02, 2019 at 05:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VbAptu
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 1, 2019

Ruediger Absen Bela Chelsea Usai Operasi Lutut

Ia menderita gangguan meniskus lutut kiri pada laga kontra Manchester United.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bek Chelsea Antonio Ruediger akan absen pada sisa musim ini setelah menjalani operasi lutut. Ia menderita gangguan meniskus lutut kiri pada laga kontra Manchester United yang berakhir imbang 1-1, Ahad (28/4).

Ruediger tertatih-tatih pada menit ke-65 dan harus dipapah keluar lapangan. Ia akan absen dalam dua pertandingan terakhir Chelsea di Liga Inggris melawan Watford dan Leicester City. Ruediger juga hanya menjadi penonton saat Chelsea mentas di Liga Europa menghadapi Eintracht Frankfurt pada babak semifinal.

"Toni Ruediger berhasil menjalani operasi pada meniskus lutut kirinya hari ini. Dia akan kehilangan sisa musim ini dan akan menjalani rehabilitasi selama musim panas untuk kembali awal musim depan," kata Chelsea di laman web mereka, Selasa (30/4).

Andreas Christensen diperkirakan akan mengisi posisi bek tengah menggantikan pemain timnas Jerman berusia 26 tahun itu ketika Chelsea mengunjungi Frankfurt untuk pertandingan pertama pada Jumat (3/5) dini hari WIB.

"Sayang sekali saya tidak akan bisa membantu tim selama pertandingan terakhir musim ini. Tetapi operasi lutut saya berjalan dengan baik dan saya sudah positif lagi," kata Rudiger di Instagram.

Chelsea berada di urutan keempat di Liga Inggris dengan 68 poin. The Blues berusaha mengamankan posisi untuk memastikan tampil di Liga Champions, musim depan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Wju4ZA
May 01, 2019 at 05:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Wju4ZA
via IFTTT
Share:

Saturday, April 6, 2019

Hadapi Persebaya, Madura United Siap Lakoni Adu Penalti

Pelatih Madura United tak masalah pertandingan berlanjut hingga babak adu penalti

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Madura United siap lakoni adu penalti saat menjamu Persebaya Surabaya dalam leg kedua babak semifinal Piala Presiden 2019 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamellingan, Pamekasan pada Sabtu (6/4) petang WIB. Sebelumnya, pada leg pertama di Surabaya, pada 03 April lalu, Bajul Ijo, julukan Persebaya, menang dengan skor 1-0.

Jika pada laga semifinal kedua Madura United juga menang 1-0 dalam waktu normal ditambah babak perpanjangan waktu, maka laga dilanjutkan dengan adu penalti. Pelatih Madura United, Dejan Antonic mengatakan jika harus dihadapkan dengan kondisi itu, skuat Sapeh Kerab sudah siap melakoninya meski akan melalui laga yang melelahkan.

"Sebenarnya kalau bisa 2 x 45 menit dan setelah itu 2 x 15 tapi kalau harus penalti kami siap. Tapi ingat penalti kadang masuk kadang tidak. Yang penting anak-anak sudah siap untuk opsi penalti," Antonic dilansir dari laman resmi PSSI, Sabtu (6/4).

Pelatih asal Serbia ini menyebut yang paling utama adalah M. Ridho dan kawan-kawan lolos ke babak final, tidak penting bagaimana cara lolosnya, baik menang di waktu normal atau melalui adu penalti. "Penalti kami harus siap seperti Persija dan Kalteng Putra. Bagi saya tidak penting bagaimananya (cara untuk lolos) karena selalu ada opsi a atau b," katanya.

Sementara itu, mengenai komposisi skuatnya untuk menjalani semifinal kedua tersebut, Madura United dipastikan kehilangan Asep Berlian yang menerima kartu merah pada semifinal pertama. Antonic mengaku sudah menyiapkan opsi b.

"Soal Asep kami siapkan opsi b. Di sebuah pertandingan selalu ada opsi a ada opsi b, semua anak-anak oke. Memang kemungkinan ada berubah sedikit (pemain yang tampil) tapi pemain semua akan kerja keras tidak hanya yang main di lapangan tapi cadangan juga," ujar Antonic.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2uPIxQM
April 06, 2019 at 05:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2uPIxQM
via IFTTT
Share:

Andre Gomes Lebih Nyaman Bela Everton Ketimbang Barcelona

Peran Gomes di bawah komando pelatih Silva terbilang krusial.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOl -- Gelandang Everton Andre Gomes mengatakan, dirinya lebih nyaman berada di Goodison Park ketimbang harus kembali dan memperkuat panji Barcelona. Ia juga menyatakan meski sempat merebut gelar bersama Los Azulgrana namun dirinya tidak merasa menikmati momen tersebut.

Gomes yang saat ini berseragam the Toffees merupakan pemain pinjaman dari Barcelona. Meski begitu, ia kerasaan dan menganggap memperkuat Everton jauh lebih nyaman daripada saat berseragam Los Cules.

"Jelas, saya tidak ingin mengatakan semua yang saya rasakan (ketika wawancara dengan Panenka). Pada saat itu saya banyak berjuang dan terkadang orang yang Anda ajak bicara membantu Anda mengatakan apa yang ingin Anda katakan," ujar Gomes dikutip Liverpool Echo, Sabtu (6/4).

Sebelumnya, gelandang tengah asal Portugal itu mengatakan kepada majalah Panenka apabila dirinya tidak menikmati sepak bola dan kadang merasa terlalu malu untuk meninggalkan rumah.

Itu karena Gomes harus berjuang keras selama masa di Camp Nou. Ia terlihat begitu frustasi untuk menembus sulitnya susunan skuat utama Barca, sehingga eks pemain Valencia itu minim waktu bermain. Pemain berusia 25 tahun menyebut tidak hanya dirinya yang mengalami nasib yang sama, pemain lain juga merasakan apa yang ia rasakan.

Kini Gomes sudah merasa bahagia berada di kesebelasan asal Inggris. Meski belum mengetahui bagaimana masa depannya, namun sang pemain memilih menikmati saja masa-masa indahnya bersama Merseyside Biru.

"Satu hal yang diajarkan sepak bola adalah bagaimana mengelola situasi dan bagaimana menikmatinya hari demi hari, setiap hari adalah tantangan baru dan setiap akhir pekan di Liga Primer adalah tantangan baru, jadi saya hanya mencoba memikirkan masa kini."

Sebelumnya, pelatih Everton Marco Silva meminta kepada petinggi klub untuk mempermanenkan statu Gomes di Goodison Park. Itu terlihat dari seberapa pentingnya sang pemain bagi lini tengah Everton.

Peran Gomes di bawah komando Silva terbilang krusial. Sejauh ini ia tercatat telah memainkan 29 laga di semua kompetisi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2OTnfe0
April 06, 2019 at 05:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2OTnfe0
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 2, 2019

Pesan Haru Pemenang Umrah di Acara Sepeda Santai Republika

Pemenang hadiah Umrah, Go-West Java Bandung Lautan Api 2019," Pud Syarifuddin (kedua kiri).

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED
Pud Syarifuddin mengaku terharu ketika mendapatkan hadiah umrah dari Republika.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pud Syarifuddin atau akrab disapa Arif mengaku terharu ketika mendapatkan hadiah umrah dari Republika. Ia pun menuturkan hadiah tersebut akan diberikan kepada orang tuanya.

Arif mengatakan, malam sebelum acara sepeda santai “Go-West Java Bandung Lautan Api 2019” ia menuliskan suatu doa di balik tiket undian.

Acara sepeda santai bertajuk “Go-West Java Bandung Lautan Api 2019” digelar di Kota Bandung. Acara tersebut dibuka oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Berikut video lengkapnya.

Videografer | Havid Al Vizki     Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VbJFKb
April 02, 2019 at 05:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VbJFKb
via IFTTT
Share:

Saturday, March 23, 2019

Wisata Halal Indonesia Masih Tertinggal, Ini Sebabnya

Kelemahan Indonesia dalam wisata halal adalah minimnya riset untuk tentukan kebijakan

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Wakil Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center (Inhalec), Jetti Rosila Hadi menyebut, industri wisata halal di Indonesia belum mengalami kemajuan yang terlihat. Hal itu dikarenakan belum adanya pemetaan dan strategi konkret dalam mengembangkan dan mempromosikan destinasi wisata halal di Indonesia.

“Kita selalu melihat potensi wisata, tapi cara kita menangani, menggali potensi, dan mempromosikan barangkali belum optimal,” kata Jetti saat ditemui di STEI SEBI, Depok, Jawa Barat, Sabtu (23/3).

Jetti mengatakan, salah satu kelemahan Indonesia adalah minimnya riset secara komprehensif untuk menentukan arah kebijakan. Hal itu akhirnya membuat masing-masing pelaku usaha wisata halal jalan sendiri tanpa adanya kesamaan strategi.

Itu sebabnya, Jetti menilai tidak heran jika industri wisata halal menjadi sektor yang belum menghasilkan dampak ekonomi yang besar untuk Indonesia. "Wisata halal ini menyangkut jasa. Ini tidak bisa jalan sendiri-sendiri, harus bersama-sama dan dilakukan oleh lintas lembaga," kata Jetti.

Ia mencontohkan, salah satu yang mudah untuk dibenahi dalam waktu dekat yakni terkait bandara. Menurut Jetti, bandara memiliki fungsi strategis sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal ke destinasi wisata tujuan. Karena itu, suatu bandara juga harus menjadi media promosi wisata halal untuk lebih mengoptimalkan promosi wisata.  

Selain soal bandara, keberadaan transportasi umum di suatu kawasan harus dibenahi. Tanpa adanya transportasi yang memadai, Jetti menilai, sulit bagi pengelola untuk menarik kunjungan wisatawan. "Ini memang harus komprehensif dan kolaborasi. Kuncinya itu," kata dia.

Mengutip Peta Jalan Ekonomi Halal Indonesia yang dirilis oleh Inhalec bersama lembaga riset kenamaan AS, DinarStandard, wisata halal menjadi satu dari enam sektor industri halal yang harus diprioritaskan.

Pada tahun 2017, penduduk Indonesia menghabiskan dana hingga 10 miliar dolar AS untuk berwisata. Di level dunia, turis asal Indonesia merupakan menduduki peringkat kelima terbesar yang sering melakukan perjalanan wisata.

Pada tahun 2025 mendatang, Inhalec memprediksi nilai ekonomi yang dihasilkan dari industri wisata halal bisa mencapai 18 miliar dolar AS atau naik 7,7 persen dari posisi 2017.  "Kita perlu duduk bersama-sama untuk membenahi wisata halal Indonesia," ujarnya. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OkkWk8
March 23, 2019 at 05:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OkkWk8
via IFTTT
Share:

Friday, March 22, 2019

In Picture: Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu 2019

Apel dalam rangka pengamanan kampanye terbuka dan pemungutan suara Pemilu 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah prajurit berbaris usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pemilu di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (22/3/2019).

Apel tersebut digelar untuk memeriksa kesiapan TNI, Polri dan komponen masyarakat dalam rangka pengamanan kampanye terbuka dan pemungutan suara Pemilu 2019.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UKpSkC
March 22, 2019 at 05:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UKpSkC
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 27, 2019

BOPI Berikan Catatan untuk PSSI Jelang Piala Presiden

BOPI juga meminta PSSI benar-benar memperhatikan potensi kerusuhan antarpenonton.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjelang perhelatan turnamen sepak bola pramusim bertajuk Piala Presiden 2019, Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) memberikan beberapa catatan penting untuk PSSI. Ketua Umum BOPI Richard Sam Bera menyatakan, BOPI memiliki tugas memastikan seluruh penyelenggaraan olahraga profesional sesuai dengan konstitusi negara.

Untuk itu, Richard meminta PSSI memperhatikan beberapa hal penting agar penyelenggaraan berjalan sukses, baik, aman, tertib, bermartabat, dan transparan. Beberapa catatan itu salah satunya soal kepastian pemain asing dengan visa yang tepat. Ia meminta federasi sejak awal memperjelas status pemain yang ikut pertandingan bukan dengan membawa dokumen visa wisata.

“Saya minta jangan ada lagi pemain asing yang masuk dengan visa wisata, lalu ikut turnamen. Ada yang namanya visa terbatas. Mungkin itu lebih tepat,” kata Richard dalam keterangan yang diterima Republika.co.id, Rabu (27/2).

Selain itu, jelang pemilu 2019 ini, BOPI juga meminta PSSI agar benar-benar memperhatikan potensi kerusuhan antarpenonton, terlebih lagi saat ini adalah musim kampanye politik. “Saya minta selama turnamen tidak boleh terjadi pelanggaran peraturan terkait kampanye Pilpres/Pileg 2019, termasuk tinggginya potensi kerusuhan,” ujar Richard.

Terkait dengan kontrak pemain, BOPI akan memberikan keringanan untuk event pramusim Piala Presiden 2019. Meski demikian, Richard memastikan saat liga ke depan, semua aturan dan persyaratan wajib dipenuhi.

Richard berharap turnamen Piala Presiden 2019 dapat berjalan dengan baik. Menurutnya, laga pramusim menjadi pintu masuk perbaikan kualitas penyelenggaraan liga tahun ini. “Saya juga berharap turnamen Piala Presiden ini berjalan dengan baik. Ini menjadi uji coba terhadap Liga nanti, sehingga jika pra musim sukses, mudah-mudahan liga juga sukses,” katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2H60PES
February 27, 2019 at 05:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2H60PES
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 20, 2019

Jadi Ketum PB FORKI, Panglima TNI Tatap Olimpiade 2020

Hadi berharap, karateka Indonesia dapat kembali mengharumkan nama Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) pada Ahad (17/2) lalu. Setelah terpilih, Hadi langsung menatap ke perhelatan olahraga internasional, yakni Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.

“Untuk mendapatkan medali sebanyak mungkin, kami harus berprinsip bahwa kemenangan itu bisa diraih dengan pelatihan yang baik, mempersiapkan diri, berkoordinasi, dan berkomunikasi dengan baik,” ujar Hadi usai terpilih sebagai Ketum PB FORKI menggantikan Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo.

Terpilihnya Hadi sebagai Ketum PB FORKI berdasarkan hasil keputusan Kongres ke-15 PB FORKI pada tanggal 15-16 Februari 2019. Kegiatan tersebut diikuti oleh 150 orang peserta yang berasal dari pengurus daerah di 34 provinsi dan 25 perguruan yang ada di Indonesia.

Sebanyak 96 persen suara secara aklamasi mendukung dirinya menjadi Ketua Umum PB FORKI periode 2019-2023. “Terima kasih atas dukungan dan penghargaan yang diberikan kepada saya sebagai ketua umum. Saya bertekad untuk bekerja sama dalam memajukan olahraga karate Indonesia,” ujarnya.

Selanjutnya Hadi mengatakan, sebentar lagi Olimpiade Tokyo 2020 akan digelar. Untuk itu, FORKI harus segera mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.

Hadi berharap, karateka Indonesia dapat kembali mengharumkan nama Indonesia di kegiatan internasional bergengsi tersebut. Ia juga mengatakan, pembentukan pengurusan yang baru akan segera dilakukan dan tim formatur akan segera berkoordinasi untuk menyiapkannya.

Hadi akan berkomunikasi dan mengakomodasi masukan dari pengurus provinsi atau kepala perguruan. "Tentang permasalahan yang ada serta sampai sejauh mana kemampuan kami untuk meraih prestasi," jelas dia.

Di samping itu, ribuan prajurit Marinir TNI Angkatan Laut (AL) menjadi saksi Hadi menerima penghargaan sabuk hitam DAN VII Kehormatan dari Institut Karate-Do Indonesia (INKAI). Hadi diberikan penghargaan tersebut atas dukungannya sebagai Panglima TNI, khususnya bagi dunia karate di Indonesia.

Penyematan sabuk hitam kepada Panglima TNI dilakukan oleh Ketua Dewan Guru Sihan Harmen Lukas Tompudung DAN IX INKAI, dengan disaksikan oleh Ketua Umum INKAI  Laksamana Pertama TNI Ivan Yulivan.

Sebelum penyematan sabuk hitam kehormatan DAN VII bagi Panglima TNI, dilaksanakan latihan bersama atau gashuku karate yang diikuti oleh Komandan Korps Marinir Mayjen TNI Suhartono, bersama dengan kurang lebih 1.800 prajurit Marinir TNI AL.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EjpMut
February 20, 2019 at 05:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EjpMut
via IFTTT
Share:

Saturday, February 16, 2019

Vizcarra tak Gentar Hadapi Mantan Tim

Ia pernah berseragam Arema dan dilatih oleh Milomir Seslija.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung akan menghadapi Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (18/2). Dalam babak 16 besar Piala Indonesia ini, Persib akan terlebih dahulu menjadi tuan rumah.

Gelandang Persib, Esteban Vizcarra, mengaku tak gentar menghadapi mantan timnya. Vizcarra pernah berseragam Arema dan dilatih oleh Milomir Seslija.

"Mereka punya tim bagus dan pelatihnya juga bagus. Itu akan menjadi gim yang bagus untuk kami," kata Vizcarra di Lapangan Sabuga, Kota Bandung, Jumat (15/2).

Vizcarra mengaku sudah terbiasa dengan skema yang dibuat Milo. Dia menyebut, Arema lebih banyak melakukan tekanan dan bermain dengan tempo yang cepat. Termasuk saat laga uji coba melawan timnas U-22 beberapa waktu yang lalu."Saya nonton, mereka main bagus, pemain tengah dan strikernya baru. Mereka baru dan Milo juga pintar membuat strategi," jelasnya.

Vizcarra menambahkan, karakter dan cara bermain Milo terlihat pada pertandingan tersebut. Namun dibandingkan memikirkan cara bermain Arema, dia menyebut Persib lebih baik menyiapkan tim untuk dapat memenangkan pertandingan. "Kami juga punya pemain yang bagus, agresif, tadi juga kami latihan small side game dan fisik juga, luar biasa," katanya.

Vizcarra berharap kembali dapat dipercaya untuk dapat diturunkan dalam laga. Tidak tanggung-tanggung, pemain naturalisasi asal Argentina ini juga ingin membawa Persib menang dan juara. "Ini target kami menang di kandang. Kalau kami away menang juga Alhamdulilah ya," tutupnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DK1Uib
February 16, 2019 at 05:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DK1Uib
via IFTTT
Share:

Monday, February 11, 2019

Sidang Tanwir Muhammadiyah Undang Prabowo dan Jokowi

Jokowi dan Prabowo diundang bukan sebagai calon presiden.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah akan menggelar sidang Tanwir di Bengkulu pada 15 - 17 Februari 2019. PP Muhammadiyah mengundang Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi) untuk menghadiri sidang Tanwir sebagai tokoh nasional.

Sekretaris PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti mengatakan, Tanwir akan mengundang para tokoh nasional di antaranya Prabowo dan Jokowi. Keduanya diundang dalam kapasitas mereka sebagai tokoh nasional, bukan sebagai calon presiden.

"Beliau berdua kita undang bukan sebagai calon presiden, kalau sebagai calon presiden kita undang (ke Tanwir yang) kemudian diselenggarakan di kampus itu tidak sesuai dengan aturan," kata Mu'ti kepada Republika.co.id saat konferensi pers Tanwir Muhammadiyah di Gedung PP Muhammadiyah, Senin (11/2).

Ia menjelaskan, mereka berdua akan menyampaikan tema yang sama dalam Tanwir, yaitu beragama yang mencerahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Muhammadiyah berharap mereka berdua dapat menyampaikan pokok-pokok pikirannya. Tentang bagaimana agama lebih hadir dan bermakna dalam praktik penyelenggaraan negara walau dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kami memang sampai sekarang belum mendapatkan konfirmasi dari beliau berdua (mengenai kehadiran mereka), Insya Allah Pak Prabowo kita jadwalkan Jumat (15/2) dan Pak Jokowi Sabtu (16/2)," ujarnya.

Tapi, Mu'ti menyampaikan, penyelenggara Tanwir akan lebih fleksibel terhadap waktu untuk menyesuaikan jadwal kehadiran Prabowo dan Jokowi. Sementara, Tanwir akan dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla dan dihadiri 500 peserta serta tamu undangan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2I7SFOd
February 11, 2019 at 05:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2I7SFOd
via IFTTT
Share:

Saturday, February 9, 2019

Bulog Lampung Beli Jagung Petani

Perkiraan panen petani di Lampung Timur mencapai 30 ribu hektare.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG -- Bulog Divre Lampung membeli jagung petani di Lampung Timur guna menstabilkan harga komoditas tersebut. Sebanyak 11 ton dibeli Bulog Lampung.

"Bekerja sama dengan Gapoktan Harapan Bersama serta berkoordinasi dengan Kodim 0429/Lampung Timur, Bulog melakukan pembelian jagung petani Desa Sadar Sriwijaya Kecamatan Sribawono Lampung Timur sebanyak 11 ton," ujar Kasi Sekretariat Umum dan Humas Bulog Divre Lampung, Rifki Ismail, di Bandarlampung, Sabtu (9/2).

Ia menyebutkan stabilisasi harga suatu komoditas khususnya pangan, tidak hanya perlu dijaga dari sisi tingkat konsumen namun juga perlu dijaga di tingkat produsen atau petani.

Berdasarkan informasi data Dinas Pertanian, perkiraan panen jagung yang berlokasi di Lampung Timur sekitar 30.000 hektare. Perum Bulog Divre Lampung, lanjutnya, sebagai perpanjangan tangan pemerintah menindaklanjuti hal ini dengan berkunjung ke lokasi panen agar dapat berkomunikasi langsung dengan petani.

Menurutnya, untuk menjaga stabilisasi harga di tingkat produsen, pemerintah telah menetapkan harga acuan pembelian sebesar Rp 3.150 per kilogram. Penetapan ini dilakukan melalui Permendag Nomor 27/M-DAG/PER/5/2017 tentang Penetapan Harga Acuan Pembelian di Petani dan Harga Acuan Penjualan di Konsumen.

Namun demikian, menurutnya, harga pembelian yang dilakukan oleh Bulog pada kali ini dilakukan di atas harga acuan tersebut dengan memberlakukan pembelian secara komersial. Hal tersebut lanjut Rifki, dilakukan sebagai salah satu bentuk dukungan pemerintah ke petani jagung agar tetap berperan dalam kontribusi pembangunan pertumbuhan ekonomi serta dapat memberikan suatu semangat baru untuk terus meningkatkan potensi sektor pertanian yang ada di Indonesia.

Peranan sektor pertanian sendiri berpengaruh penting dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan petani. Sehingga, dukungan pemerintah kepada petani dalam bentuk apapun sangat dibutuhkan agar dapat meningkatkan kesejahteraan petani, dan belakangan ini beberapa lokasi di daerah Lampung telah menunjukan potensi panen jagung. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gij5Lo
February 09, 2019 at 05:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Gij5Lo
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 6, 2019

Police intensifies patrol to curb burning of cars cases

A string of terror attacks involving the burning of cars hit Semarang areas recently.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Police have launched a large-scale patrol over the past few days to crack down on a recent string of terror attacks involving the burning of cars in and around Semarang, capital of Central Java Province. Chief of the Central Java Provincial Police Inspector General Condro Kirono stated the provincial police assigned some of its personnel to assist the large-scale patrol.

"Some 450 personnel from the provincial police are assigned to assist the Semarang city police," he revealed on Wednesday.

Despite large-scale patrolling being launched, the number of personnel is far from sufficient in view of the province's vast territory, he noted.

"It is unlikely for the police to control every single inch and that the public's self-supporting efforts are needed," he emphasized.

The recent string of terror attacks involving the burning of cars had no impact on the public, he stated. Instead, the public has become more united to secure the environment, he noted.

The Semarang city police had intensified a raid on motorists, particularly motorcyclists, over the past few days. Chief of the Semarang City Police Senior Commissioner Abiyoso Seno Aji stated that the raid was conducted to restrict the movement of terrorists.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GoYq7K
February 06, 2019 at 05:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GoYq7K
via IFTTT
Share: