Showing posts with label 2019 at 08:38PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 08:38PM. Show all posts

Wednesday, May 29, 2019

Netgrit Nilai Proses dan Hasil Penghitungan KPU Sudah Tepat

enurut Netgrit, kesalahan yang dilakukan KPU pada Pemilu 2019 tidak signifikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasil pemantauan lembaga Netgrit terhadap proses penghitungan suara Pemilu 2019 menunjukkan hasil penghitungan pemilu oleh KPU RI berjalan dengan tepat dan tidak perlu diragukan. Menurut Netgrit, kesalahan yang dilakukan KPU pada Pemilu 2019 tidak signifikan.

"Kita tidak perlu ragu dengan apa yang dihasilkan KPU," ujar pendiri sekaligus peneliti senior Netgrit, Hadar Nafis Gumay dalam acara pemaparan hasil pemantauan, di Media Center KPU RI, Jakarta, Rabu (29/5).

Komisioner KPU periode 2012-2017 itu, mengatakan hasil penghitungan yang dilakukan Netgrit tidak jauh berbeda dengan hasil penghitungan KPU RI. Selain itu, Netgrit memang menemukan adanya sejumlah kesalahan dalam proses pencatatan hasil pemilu seperti salah hitung serta salah salin dari plano kepada salinan C1.

Namun menurut Netgrit, kesalahan itu tidak signifikan. "Kesalahan terjadi di 24.479 TPS. Jumlah itu hanya tiga persen dari total TPS yang ada," ujar Hadar.

Dia mengatakan, apabila secara kasar seluruh suara pemilih di 24.479 TPS tersebut diberikan kepada salah satu pasangan Pilpres 2019 saat ini kalah, tetap saja tidak akan membalikkan hasil. Dalam rekomendasinya, Netgrit menyampaikan perlu penyederhanaan administrasi penghitungan suara dan peningkatan pemahaman dan keterampilan petugas KPPS.

Mereka juga merekomendasikan Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU untuk diperbaiki menjadi lebih ramah pengguna, menjamin akurasi data, mampu menunjukkan perkembangan input secara langsung, dan terdapat SOP yang dapat diverifikasi serta menerima masukan publik. KPU juga diimbau menggunakan foto C1 plano sebagai sumber data Situng dan tidak lagi menggunakan salinan C1 plano untuk mencegah kemungkinan salah menyalin data.

Sedangkan rekapitulasi berbasis foto C1 plano yang ditabulasikan secara nasional, dinilai dapat menjadi alternatif rekapitulasi manual berjenjang yang selama ini ada. Sehingga, hasil pemilu akan diperoleh dengan cepat, tepat, dan terpercaya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wu1SaQ
May 29, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wu1SaQ
via IFTTT
Share:

Sunday, May 26, 2019

PLN Bangun Lima Fast Charging Tahun Ini

Tender pembangunan fast charging dilakukan usai Lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PLN Distribusi Jakarta Raya berencana mulai semester dua tahun ini akan membangun lima stasiun pengisian kendaraan listrik dengan tipe fast charging. General Manager PLN Disjaya M Ikhsan Asaad menjelaskan lima fast charging tersebut akan dibangun di beberapa tempat.

Ikhsan mengatakan pembangunannya juga menggaet Blue Bird sebagai penyedia taksi dengan mobil listrik dan juga Transajakarta. Rencananya, Transjakarta akan mengoperasikan 10 bus listrik pada tahun ini.

"Rencana tahap I ada lima tempat, Kantor PLN Gambir, lalu kita komunikasi dengan Blue Bird apa dibangun di bandara atau mal," kata Ikhsan, Ahad (26/5). Untuk Transjakarta, lokasi fast charging kemungkinan dibangun di trayek Blok M-Kota.

Untuk bisa memenuhi rencana ini, PLN Disjaya akan melakukan tender teknologi fast charging yang oke. Rencananya, tender ini akan dilakukan pasca-Lebaran. Harapannya, proses tender yang hanya memakan waktu tiga bulan persiapan termasuk lahan juga bisa membuat pada akhir tahun lima SPLU fast charging bisa segera dimanfaatkan.

"Tiga bulan lagi ada barangnya, kita lelang juga mana teknologi yang oke. Ini juga untuk menjawab kebutuhan para pemilik kendaraan listrik," ujar Ikhsan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HUw1W7
May 26, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HUw1W7
via IFTTT
Share:

Sunday, May 19, 2019

Juara di Le Mans, Marquez Beri Kemenangan Ke-300 Honda

Ini merupakan kemenangan ketiga Marquez di MotoGP musim ini.

REPUBLIKA.CO.ID, LE MANS -- Marc Marquez dari tim Repsol Honda berhasil meraih kemenangan di lanjutan balapan MotoGP yang digelar di Sirkuit Le Mans, Prancis, pada Ahad (19/5). Dalam balapan seri kelima MotoGP 2019 itu, Marquez menjadi yang tercepat setelah melahap 27 lap dalam 41 menit 53,647 detik.

Ini merupakan kemenangan ketiga Marquez musim ini, sekaligus kemenangan ke-300 bagi Honda di kelas tertinggi, MotoGP atau yang dulu bernama GP500. Marquez diikuti oleh duo pembalap Ducati, Andrea Dovizioso di posisi kedua dan Danilo Petrucci di posisi ketiga.

Adapun di posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati oleh pembalap Pramac Racing, Jack Miller dan pembalap veteran Yamaha, Valentino Rossi.

Berikut Hasil Balap MotoGP di Sirkuit Le Mans 2019:

1. Marc MARQUEZ - Repsol Honda Team - 41'53.647

2. Andrea DOVIZIOSO - Ducati Team +1.984

3. Danilo PETRUCCI - Ducati Team +2.142

4. Jack MILLER - Pramac Racing +2.940

5. Valentino ROSSI - Monster Energy Yamaha MotoGP +3.053

6. Pol ESPARGARO - Red Bull KTM Factory Racing +5.935

7. Franco MORBIDELLI - Petronas Yamaha SRT +7.187

8. Fabio QUARTARARO - Petronas Yamaha SRT +8.439

9. Cal CRUTCHLOW - LCR Honda CASTROL +9.853

10.Alex RINS - Team SUZUKI ECSTAR +13.709

11.Jorge LORENZO - Repsol Honda Team +15.003

12.Aleix ESPARGARO - Aprilia Racing Team Gresini +29.512

13.Johann ZARCO - Red Bull KTM Factory Racing +33.061

14.Hafizh SYAHRIN - Red Bull KTM Tech 3 +35.481

15.Miguel OLIVEIRA - Red Bull KTM Tech 3 +36.044

16.Joan MIR - Team SUZUKI ECSTAR +1 Lap

Gagal finis:

1. Takaaki NAKAGAMI - LCR Honda IDEMITSU

2. Andrea IANNONE - Aprilia Racing Team Gresini

3. Maverick VIÑALES - Monster Energy Yamaha MotoGP

4. Francesco BAGNAIA - Pramac Racing

5. Tito RABAT - Reale Avintia Racing

Diskualifikasi:

1. Karel ABRAHAM - Reale Avintia Racing

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WRvZF1
May 19, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WRvZF1
via IFTTT
Share:

Monday, May 13, 2019

Tim Estafet Dievaluasi Usai Hasil Buruk di Kejuaraan Dunia

Indonesia hanya menempati peringkat 19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih atletik nomor lari cepat Eni Nuraini akan mengevaluasi kekompakan tim estafet untuk memperbaiki catatan waktu menjelang SEA Games 2019. Ini dilakukan setelah hasil yang dicapai pada Kejuaraan Dunia Estafet (World Relays) IAAF di Yokohama, Jepang, kurang memuaskan.

"Memang ada perubahan atlet, sehingga belum kompak dan harus banyak latihan," kata Eni saat ditemui di Stadion Madya Gelora Bung Karno di Jakarta, Senin (13/5).

Evaluasi itu dilakukan mencermati hasil yang belum memuaskan dalam Kejuaraan Dunia Estafet IAAF di Yokohama, Jepang, 12-13 Mei 2019. Tim estafet Indonesia yang dimotori Lalu Muhammad Zohri, Mochammad Bisma Diwa Abina, Eko Rimbawan, dan Bayu Kertanegara mencatatkan waktu 39,39 detik. Ini membuat Indonesia hanya menempati peringkat 19.

Pelatih atletik terbaik se-Asia itu menambahkan Bisma baru memperkuat tim estafet putra setelah sebelumnya diisi Fadlin Ahmad yang saat ini menjadi asisten pelatih sprint.

Selain estafet, lanjut Eni, catatan waktu perorangan juga akan diperbaiki agar memberikan hasil terbaik pada SEA Games yang akan dilaksanakan akhir tahun ini di Manila, Filipina.

"Kemarin hanya masuk ranking 19, jadi masih lebih jelek dari hasil Asian Games (dengan catatan waktu 38,77 detik)," kata pelatih yang sudah dikaruniai tiga anak dan tujuh cucu itu.

Mantan atlet renang era Asian Games 1962 itu akan segera mengumpulkan para atletnya untuk melakukan evaluasi mengingat SEA Games semakin dekat. Eni akan menggenjot latihan para atlet mulai penguatan fisik, teknik kecepatan, dan daya tahan tubuh.

Asisten pelatih sprint Fadlin Ahmad menambahkan, atlet lari estafet memerlukan sinkronisasi sehingga waktu tidak terbuang. Fadlin menambahkan meski menorehkan hasil yang kurang memuaskan, tim estafet Indonesia masih berpeluang masuk dalam kualifikasi Olimpiade 2020. "Caranya dengan mengikuti lebih banyak kejuaraan dunia," ujar dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JyoNtz
May 13, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JyoNtz
via IFTTT
Share:

Sunday, May 12, 2019

Dubes Inggris Nilai Indonesia Berpotensi Menjadi Negara Maju

Menurut Moazzam, Indonesia mengalami transformasi luar biasa selama 70 tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN dan Timor Leste, Moazzam Malik mengatakan, Indonesia berpotensi menjadi negara maju pada abad 21. Bahkan, menurut Moazzam, Indonesia bisa menjadi negara dengan perekonomian terbesar keempat di dunia pada 2030.

"Selama 70 tahun terakhir Indonesia mengalami transformasi luar biasa. Saat ini Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia menempati urutan 16 dunia dan merupakan anggota G-20," ujar Duta Besar Inggris Moazzam Malik dalam acara penanaman pohon di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta, Ahad (12/5).

Penanaman pohon Sepatu Dea (Spathodea) yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Duta Besar Inggris Moazzam Malik di Museum Perumusan Naskah Proklamasi untuk memperingati 70 tahun hubungan diplomatik antara Inggris dan Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, lanjut dia, angka pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh sebesar lima persen. Namun, Dubes Moazzam meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa di tumbuh di atas lima persen di masa mendatang.

"Indonesia diperkirakan akan menjadi negara dengan perekonomian terbesar keempat di dunia pada 2030. Pengaruh Indonesia semakin kuat di panggung dunia," ujar Dubes Moazzam.

Inggris, lanjut dia, ingin melihat Indonesia dapat memanfaatkan dan memaksimalkan potensi untuk menjadi negara maju. "Kemajuan Indonesia dapat menjadi salah satu contoh bagi negara berkembang dan menjadi inspirasi bagi dunia termasuk negara saya," kata Dubes Moazzam.

Untuk mencapai itu, lanjut dia, seluruh komponen masyarakat Indonesia harus bekerja keras di segala bidang terutama pendidikan. Hal itu, lanjut dia, untuk menjaga nilai demokrasi, hak-hak minoritas, dan keberanian dalam meningkatkan kinerja perekonomian.

"Selama saya bertugas di sini Indonesia sangat berpotensi dan Insya Allah melalui persahabatan kedua negara kita maju bersama. Sesuai dengan moto saya "Bekerja bersama dan maju bersama," ujar Dubes Moazzam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HeZACF
May 12, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HeZACF
via IFTTT
Share:

Sunday, May 5, 2019

Marquez Jadi yang Tercepat di GP Spanyol

Marquez berhasil menjuarai seri GP Spanyol di Sirkuit Jerez.

REPUBLIKA.CO.ID, JEREZ -- Pebalap Motogp dari tim Repsol Honda, Marc Marquez berhasil menjuarai GP Spanyol di Sirkuit Jerez, Ahad (5/5). Kemenangan ini membuat Marquez kembali memimpin klasemen sementara Motogp musim 2019.

Marquez mengawali balap dari posisi ketiga. Pebalap asal Spanyol itu langsung menyalip dua pebalap asal Yamaha, Fabio Quartararo dan dan Franco Morbidelli yang berada di depannya.

Meski memimpin sejak awal balapan, Marquez mengaku kemenangan ini sangat sulit baginya. Hal itu disebabkan banyaknya lap dan cuaca sirkuit yang panas karena balapan dimulai di siang hari waktu setempat.

"Ini berkat mentalitas yang lebih dominan daripada fisik. Kami tidak memulai dari depan. Saya mengombinasikan performa dengan mental," kata Marquez setelah balapan.

Marquez menilai, hasil impresifnya pada balapan kali ini karena usaha tim yang membantunya dari samping sirkuit. Dengan kerjasama yang apik, Marquez menyebut timnya bekerja seperti pemenang.

"Tim bekerja dengan baik dan pintar. Terima kasih untuk tim, sangat menyenangkan dapat menang semoga kami kembali meraih juara," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J2nvr4
May 05, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J2nvr4
via IFTTT
Share:

Friday, April 26, 2019

Cara Australia Buat Spanduk Kampanye Pemilu tidak Semrawut

Australia membuat aturan sangat ketat untuk poster kampanye.

REPUBLIKA.CO.ID, CANBERRA -- Australia sedang memasuki musim kampanye untuk memilih perdana menteri baru untuk periode tiga tahun ke depan, dengan pemilihan umum yang akan dilakukan 18 Mei mendatang.

Tapi hingga saat ini nyaris tak nampak spanduk atau poster kampanye yang tidak teratur di jalan-jalan atau ruang publik, seperti yang terlihat di Indonesia beberapa waktu lalu.

Di Indonesia, meski sudah ada aturan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) soal pelarangan atribut kampanye di sejumlah ruang publik, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menemukan adanya pelanggaran yang banyak dilakukan partai dan calon anggota legislatif saat musim kampanye.

Sejumlah simpatisan partai politik, bahkan beberapa caleg dilaporkan dengan sengaja memanfaatkan tiang listrik atau pinggiran jalanan yang dapat mengancam keselamatan warga.

Sementara di Australia, komisi pemilihan memberlakukan peraturan yang sangat ketat soal materi kampanye pemilihan umum. Setiap bahan kampanye perlu mendapatkan otorisasi dengan tujuan agar tercipta komunikasi yang transparan dan warga bisa mengetahui siapa yang dapat mereka kontak terkait bahan kampanye.

Dalam otorisasi tersebut kandidat dan partai harus mencantumkan nama perwakilan partai, alamat dengan nama jalan dan nomer yang jelas, bukan hanya email atau PO Box.

Hanya bahan kampanye dalam bentuk stiker, baju, magnet kulkas, pulpen, atau balon yang tidak membutuhkan otorisasi. Partai politik dan caleg harus melakukan pengecekan dengan pemerintah lokal atau council di mana mereka diperbolehkan menempelkan poster.

Begitu pula dengan pemasangan atribut kampanye di jalanan yang harus mendapatkan persetujuan dari dinas jalan raya dan jika mereka hendak menempelkan atribut di kereta, bus, dan tram harus mendapat izin dari operator transportasi publik.

Mereka yang melakukan pelanggaran, seperti menempelkan poster di tempat yang tidak semestinya, maka akan langsung diturunkan posternya dan terancam dijatuhi denda oleh council setempat.

Dari mana sumber uang kampanye berasal?

Salah satu caleg asal Jawa Timur mengaku kepada ABC Indonesia jika ia harus mengeluarkan hingga setidaknya Rp 50 juta untuk membuat spanduk yang memperkenalkan dirinya.

Sama seperti di Indonesia, partai-partai besar dan kecil di Australia juga menghabiskan uang yang tidak sedikit untuk pemasaran kampanye, bahkan menjadi pengeluaran terbesar saat musim kampanye.

Pengeluaran terbesar kedua adalah biaya penelitian untuk mengetahui pasti masalah apa saja yang sedang dihadapi oleh warga, sebelum mereka memutuskan pesan-pesan yang akan disampaikan dalam kampanye.

Menurut seorang profesor politik dari University of Adelaide di negara bagian Australia Selatan, Professor Clem Macintyre, biaya kampanye partai politik dan politisi kebanyakan berasal dari gabungan donasi warga atau sumbangan pribadi.

"Sumbangan bisa sangat besar dari perusahaan dan serikat, bisa juga dalam jumlah sedikit yang berasal dari penggalangan dana," kata Professor Clem Macintyre kepada ABC News.

Kini, partai-partai dan politisi di Australia juga mencari sejumlah cara baru yang kreatif untuk mencari dana, termasuk online crowdfunding.

Ikuti berita-berita seputar kampanye dan pemilu Australia di situs ABC Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XMfJF4
April 26, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XMfJF4
via IFTTT
Share:

Friday, April 19, 2019

KPU Telah Perbaiki Kesalahan Input Data Pemilu di Situng

KPU menegaskan kesalahan tersebut semata-mata karena faktor human error.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum ( KPU), Ilham Saputra mengatakan KPU memperbaiki sejumlah kesalalah entry data di Sistem Informasi Pengitung Suara (Situng). Ia juga meminta masyarakat tidak memviralkan tudingan KPU curang karena kesalahan tersebut.

Sejauh ini KPU baru mencatat ada lima TPS yang mengalami kesalahan entry data. Ia menegaskan kesalahan tersebut semata –mata hanya karena human error dan tidak ada usaha untuk melakukan kecurangan. Dari lima TPS tersebut ada yang sudah diperbaiki dan dalam sedang proses perbaikan,katanya.

“Kesalahan entry data sama sekali tidak ada unsur kesengajaaan ,kecurangan atau  apapun. Ketika kita tahu ada kesalahan kita langsung perbaiki, seperti  di Dumai,  Jakarta, NTB dan Jateng sudah diperbaiki. Sementara, di Jatim dalam proses perbaikan,”ujarnya dalam sebuah pernyataan pada Jumat (19/4).

Ia menambahkan, Situng memang berfungsi sebagai transparansi perhitungan, dimana masyarakat dapat memantau secara langsung perhitungan dan rekapitulasi suara. Jika terdapat perbedaan data , ujarnya, dengan C-1 yang masyarakat pegang maka segera laporkan kepada KPU. Ia mengatakan KPU telah menyediakan ruang dalam bentuk telepon dan WA untuk masyarakat melaporkan bentuk – bentuk kecurangan  selama 24 jam.

“Sekali lagi ini bukan kesengajaan ini hanya human error belaka. Kesalahan entry data bisa diunlock kemudian di perbaiki, toh C-1 nya yang kita pegang, bukan entry-nya. KPU melakukan ini secara sistematis, tidak ada sama sekali kecurangan. Kesalah ini kemungkinan petugas mengalami kelelahan karena 24 jam melakukan entry data dari C-1 ke Situng,”katanya.

Sebelumnya, beredar video dari warganet yang memperlihatan perbedaan data yang tertera di Situng dan formulir C-1. Dalam video tersebut pemerlihatkan data dari TPS 10 Kelurahan Laksamana, Kota Dumai, Riau, pasangan calon capres-cawapres nomor urut 01 memperoleh suara sebanyak 26 sedangkan pasangan capres-cawapres nomor urut 02 mendapatkan 41 suara.

Kenyataannya di Daftar Pemilih Tetap (DPT) ada 230 pemilih dengan warga yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 175 warga.  Sedangkan,  jumlah suara sah ada sebanyak 167, jika dijumlah dari perolehan suara masing-masing capres-cawapres, maka jumlah suara hanya 67. Setelah ada pengaduan, KPU segera memperbaiki data tersebut, suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01  berjumlah 26 suara. Adapun, suara sah untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 02 berjumlah 141.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vdoYSw
April 19, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vdoYSw
via IFTTT
Share:

Sunday, April 14, 2019

Icardi Menanti Tawaran Real Madrid

Inter tidak mau memenuhi permintaan gajinya sebanyak 10 juta euro per tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Striker Inter Milan Mauro Icardi tampaknya tidak akan melanjutkan masa baktinya bersama I Nerazzurri. Pemain asal Argentina itu diketahui sudah tidak kerasan lagi di Giuseppe Meazza lantaran Inter tidak mau memenuhi permintaan gajinya sebanyak 10 juta euro per tahun. 

Inter juga tidak lagi mempercayai pemain 26 tahun itu sebagai kapten tim. Belakangan Icardi sudah jarang tampil karena pelatih Luciano Spalletti lebih mempercayai juniornya dari Argentina Lautaro Martinez. 

Icardi disebut sedang menantikan tawaran konkret dari raksasa Spanyol Real Madrid. Klub yang kini kembali dilatih Zinedine Zidane itu membutuhkan sosok penyerang baru untuk tumpuan lini depan.

"Icardi menantikan tawaran Real Madrid. Ia berharap bisa pindah ke ibu kota Spanyol musim panas ini," begitu laporan dari AS, dikutip dari Football Espana, Ahad (14/4).

Icardi sebenarnya menjadi pemain yang tak tergantikan sejak bergabung dari Sampdoria 2013 lalu. Bahkan Icardi sudah dua kali menjadi top skorer Liga Italia. Sayangnya selama enam musim berseragam Biru-Hitam, belum sekalipun Icardi mempersembahkan gelar. 

Hal itu membuat Icardi ingin mencari tantangan baru bersama klub lain. Di saat agen sekaligus istrinya mengupayakan tempat pelabuhan baru buat Icardi, pihak Inter mencoba membujuk dengan perpanjangan kontrak baru. Namun Inter tidak mau memberikan gaji sesuai keinginan Icardi.

Kontrak mantan pemain akademi La Masia itu di Giuseppe Meazza akan berakhir pada Juni 2021. Paris Saint Germain, Manchester United dan Real Madrid dilaporkan siap membayar mahal jasa Icardi.

Madrid disebut sebagai klub terdepan mendapatkan jasa Icardi karena klub juara Liga Champions sebanyak 13 itu masih belum bisa menemukan penyerang subur sejak ditinggalkan Cristiano Ronaldo.

"Zidane melihat sosok Icardi cocok buat timnya," begitu laporan AS.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PbZxtY
April 14, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PbZxtY
via IFTTT
Share:

Thursday, April 11, 2019

DPD RI Cari Format Pemantauan dan Evaluasi Raperda dan Perda

DPD disarankan fokus pada bidang ekonomi, investasi, fiskal, isu lingkungan.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG - Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) mencari format yang ideal terkait pelaksanaan tugas baru DPD RI dalam pemantauan dan evaluasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) dan Peraturan Daerah (Perda). Wakil Ketua DPD RI Akhmad Muqowam menyampaikan adanya perintah dari Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) yang memberi kewenangan baru kepada DPD RI yaitu melakukan pemantauan dan evaluasi Raperda dan Perda.

“Saya kira pembentuk Undang-Undang menyadari betul ada beberapa ruang kosong, terutama ruang bagi DPD RI sebagai wakil daerah yang ada di pusat. Lalu yang kedua, ada satu fakta hukum bahwa pemerintah pusat yakni Kemendagri tidak lagi mempunyai kewenangan untuk membatalkan Perda,” ucapnya saat membuka acara FGD dengan tema 'Harmonisasi dan Sinergitas Penyusunan Legislasi Daerah Pasca Perubahan UU MD3', Kamis (11/4).

Muqowam menjelaskan Perda yang bertentangan dengan peraturan yang ada di atasnya bisa bermacam-macam. Misalnya Perda tidak boleh bertentangan dengan peraturan pemerintah, serta Perda tidak boleh bertentangan dengan Undang-Undang.

“Karena itu, hal ini menjadi pekerjaan DPD RI ketika pemerintahan pusat tidak punya kewenangan lagi untuk melakukan pembatalan terhadap Perda, ini keputusan dari MA,” kata Senator asal Jawa Tengah itu.

Untuk mendalami hal tersebut, Muqowam mengaku bahwa DPD RI terus melakukan upaya antara lain menyelenggarakan dialog, FGD dan lain-lain dengan berbagai stakeholder. Dengan harapan agar harmonis antara kewenangan legislatif review dengan yudikatif review ataupun eksekutif review.

"Mengingat peran DPD RI masih dipertanyakan posisinya berkaitan dengan kewenangan yang baru tersebut,” ujarnya.

Wakil Ketua Panitia Urusan Legislasi Daerah (PULD) DPD RI Abdul Qodir Amir Hartono mengatakan bahwa peran DPD RI dapat memberikan penguatan bagi pembentukan legislasi di daerah. Selain itu, DPD RI juga dapat membantu menjamin kesinambungan alur kebijakan dari pusat ke daerah.

“Rekomendasi-rekomendasi yang disampaikan oleh DPD RI kelak akan memberikan perspektif baru terkait hubungan pusat dan daerah,” paparnya.

Abdul Qodir menambahkan dalam bidang legislasi, rekomendasi-rekomendasi DPD RI merupakan data otentik dalam kaitan pelaksanaan tugas pembentukan peraturan perundang-undangan. Pemantauan dan evaluasi Raperda dan Perda merupakan perspektif baru dalam konsep pengawasan yang dilakukan oleh lembaga perwakilan di Indonesia khususnya DPD RI, sebagai Post Legislative Scrutiny.

“Tentunya pilihan-pilihan kebijakan yang dirumuskan oleh PULD tersebut akan dituangkan lebih lanjut dalam pedoman pemantauan dan evaluasi Raperda dan Perda,” ujar dua.

Pakar otda Djohermansyah Johan menyarankan agar peran dan tugas DPD RI dalam pemantauan dan evaluasi Raperda dan Perda ini sebaiknya dilakukan secara selektif. Prioritas pemantauan dan pengawasan Raperda dan Perda yang dilakukan oleh DPD RI sebaiknya fokus pada bidang ekonomi, investasi, fiskal, isu lingkungan hidup dan menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Selain itu disarankan selektif dalam penentuan Raperda dan Perda yang memang bermasalah dan tidak teratasi oleh Pemda dan Kemendagri, agar DPD RI lebih fokus,” tuturnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2D9ac3Q
April 11, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2D9ac3Q
via IFTTT
Share:

Sunday, March 24, 2019

Pelatih Islandia Sambut Kembalinya Kjartansson

Pertengahan tahun lalu Kjartansson secara mengejutkan pensiun dari timnas Islandia

REPUBLIKA.CO.ID, SAINT DENNIS -- Gol dari Vidar Kjartansson pada menit ke-79 memastikan kemenangan Islandia atas Andorra di laga perdana Grup H babak kualifikasi Piala Eropa 2020, Sabtu (23/4) malam WIB. Gol ini sekaligus menandai kembalinya penyerang berusia 29 tahun itu skuat Islandia.

Pada pertengahan tahun lalu, Kjartansson secara mengejutkan memutuskan pensiun dari timnas Islandia. Namun, lantaran cedera yang menimpa Bjorn Bergmann Sigurdarson, Kjartansson akhirnya diminta untuk kembali memperkuat timnas Islandia. Pengalaman Kjartansson diharapkan bisa memberikan warna pada penyerang Islandia.

Akhirnya, pada awal bulan ini, mantan penyerang Malmo itu akhirnya sepakat untuk kembali ke timnas Islandia. Kembalinya Kjartansson ini pun ditandai dengan sebuah torehan gol ke gawang Andorra. Kjartansson melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti usai menerima umpan dari Birkir Mar Saeversson.

Islandia akhirnya menutup laga dengan keunggulan, 2-0, sekaligus mencuri tiga poin di laga perdana kualifikasi Piala Eropa 2020. Pelatih Islandia, Erik Hamren pun mengaku puas dengan penampilan yang ditunjukan Kjartansson. Hamren mengakui, kembalinya Kjartansson dapat menjadi alternatif pilihan di lini serang Islandia.

''Dia mencetak gol yang luar biasa. Gol ini menunjukan kekuatan yang dimilikinya. Kemenangan ini menjadi awal yang bagus, tidak hanya buat dirinya tapi juga perjalanan tim ini secara keseluruhan,'' ujar Hamren seperti dikutip laman RUV.is, Ahad (24/3).

Kemenangan atas Andorra ini sekaligus menjadi kemenangan pertama Islandia dalam tujuh laga terakhir di semua ajang. Secara keseluruhan, dari tujuh laga terakhir, Islandia mengemas satu kemenangan, empat hasil imbang, dan dua kekalahan. Kemenangan ini tentu memberikan optimisme dan mempertebal mentalitas bertanding para punggawa Islandia.

Modal inilah yang akan dibawa Islandia saat melawat ke Stade De France, untuk menghadapi Prancis di laga kedua Grup H babak kualifikasi Piala Eropa 2020, Selasa (26/3) dini hari WIB. ''Kami mengawali fase ini dengan begitu baik. Sekarang, kami akan membawa tiga angka ini ke Paris dan mencoba mendapatkan sesuatu di sana, meskipun kami tahu hal itu akan sangat sulit,'' kata kapten Islandia, Aaron Einar Gunnarsson.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FwIXlh
March 24, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FwIXlh
via IFTTT
Share:

Sunday, March 17, 2019

Gubernur NTB Imbau Warga Tetap Tenang Pascagempa

Zulkieflimansyah langsung menuju lokasi terdampak terparah akibat gempa.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah langsung menuju lokasi terdampak terparah akibat gempa di Kabupaten Lombok Timur, pada Ahad (17/3). Zul, sapaan akrab Zulkieflimansyah, datang dengan membawa sejumlah bantuan tanggap darurat bencana dan tiba di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, sekira pukul 18.30 WITA.

Zul mengaku ingin memastikan masyarakat dalam keadaan aman, meski masih diliputi sedikit kekhawatiran. Zul mengatakan kebutuhan mendesak yang diperlukan masyarakat terdampak gempa di desa tersebut ialah makanan dan tenda. 

"Jumlah rumah yang rusak akibat gempa, terdiri atas 26 rumah rusak berat serta 449 rumah rusak ringan dan rumah rusak sedang. Masyarakat yang mengalami luka-luka akibat gempa itu sekitar lima orang dan sudah ditangani di puskesmas terdekat," ujar Zul.

Zul menambahkan, berdasarkan laporan masyarakat setempat, rumah yang rusak berat itu merupakan rumah yang rusak ringan akibat musibah gempa tahun lalu. Namun, goncangan gempa hari ini menyebabkan rumah-rumah tersebut roboh. 

"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa (di desa tersebut)," kata Zul.

Zul ingin memastikan seluruh kebutuhan masyarakat tersalurkan malam ini. Bahkan,  sebagian masyarakat di desa itu sudah mendapat bantuan tenda dan makanan. Untuk bantuan lain seperti bantuan dana, Zul menyampaikan masih perlu pendataan sehingga bantuan betul-betul tersalurkan tepat sasaran.

"Yang terpenting masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Kita mengimbau agar masyarakat tetap tenang," ungkap Zul.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Humas Pemprov NTB Najamuddin Amy menjelaskan pernyataan Gubernur NTB terkait tidak ada korban jiwa ialah merujuk pada kondisi di Desa Pesanggrahan, Lombok Timur. Najamuddin menyampaikan, belum ada pernyataan resmi dari Gubernur NTB mengenai kondisi dampak gempa di Lombok Utara karena sedang dalam perjalanan menuju Lombok Utara.

"Pernyataan Pak Gubernur (NTB) yang tidak ada korban jiwa itu di Desa Pesanggrahan, Lombok Timur. Belum ada pernyataan sosial data korban di Lombok Utara," kata Najamuddin. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ten7qe
March 17, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ten7qe
via IFTTT
Share:

Monday, February 18, 2019

TNBBS Turunkan Tim Giring Kawanan Gajah di Perkampungan Suoh

Gajah masuk ke perkampungan untuk mencari makan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Sejumlah gajah memasuki perkebunan penduduk di Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat, beberapa hari terakhir. Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Lampung menurunkan tim bersama jajaran lain untuk mengawal dan menggiring kawanan gajah liar ke hutan TNBBS.

Kepala Balai Besar TNBBS Lampung Agus Wahyudiono mengatakan, tim dari TNBBS dan tim lainnya telah turun ke lokasi di Pekon Roworejo, Suoh, Kabupaten Lampung Barat. Tim akan melakukan pengawalan dan penggiringan kawanan gajah liar yang masuk kampung warga tersebut ke hutan TNBBS.

“Tim TNBBS selalu ada di lokasi (setiap gajah-gajah liar masuk kampung warga),” kata Agus Wahyudiono kepada Republika.co.id di Bandar Lampung, Senin (18/2).

Menurut dia, tim dari TNBBS wilayah II Liwa sudah menindaklanjuti keluhan warga terkait masuknya kawaanan gajah yang diperkirakan berjumlah 12 gajah ke Desa Roworejo. Tim masih berupaya menggiring gajah-gajah liar itu kembali kehabitatnya di hutan TNBBS. Menurut tim, gajah-gajah liar tersebut keluar dari habitatnya karena memang hutannya sudah digarap masyarakat untuk ladang.

Berdasarkan keterangan petugas, gajah-gajah tersebut memasuki kampung penduduk, karena untuk mencari makan. Kawanan gajah liar tersebut tidak mungkin keluar lingkungannya bila tersedia makanan. Saat ini, banyak lahan perladangan yang digarap penduduk, padahal wilayah hutan lindung tersebut tempat habitat gajah-gajah.

Agus menyatakan, tim terus berupaya untuk menghindari terjadi konflik antara gajah dan manusia, setelah memasuki kawasan perladangan dan pemukiman penduduk. Tim masih melakukan upaya penggiringan belasan gajah liar tersebut agar dapat masuk hutan kembali.

Camat Suoh Novi Andry menyatakan, tim telah berada di lokasi untuk melakukan penggiringan gajah-gajah liar kembali ke hutannya. Menurut dia, berdasarkan jadawalnya melakukan penggiringan kawanan gajah liar tersebut ke hutan pada Senin (18/2).

Ia mengatakan tim gabungan yang diturunkan masih belum berhasil menggiring gajah-gajah liar tersebut masuk hutan. Tim masih akan melanjutkan beberapa hari ke depan, agar gajah-gajah tersebut tidak lagi masuk kampung warga dan tidak terjadi konflik gajah dan manusia, yang menelan korban dan kerugian materi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TVJrG7
February 18, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TVJrG7
via IFTTT
Share:

Sunday, February 3, 2019

Imigrasi Buka Unit Kerja Kantor di Cianjur

Warga yang ingin membuat paspor tak perlu jauh-jauh ke Sukabumi.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI--Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi membuka unit kerja kantor (UKK) Imigrasi di Kabupaten Cianjur. Pembukaan layanan ini untuk mempermudah warga Cianjur untuk membuat paspor di sekitar wilayahnya.

Selama ini warga Cianjur membuat permohonan paspor di Kota Sukabumi tepatnya di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi. Kantor Imigrasi Sukabumi membawahi tiga wilayah hukum yakni Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur.

Unit Kerja Kantor Imigrasi Kabupaten Cianjur secara resmi dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM Maryoto Sumadi pada Rabu (23/1) lalu. Lokasi UKK Cianjur ini berada di Jalan Raya Bandung-Cianjur Sadewata Nomor 61, Kecamatan Karangtengah, Cianjur.

‘’UKK ini suatu unit kerja yang berada di bawah Kantor Imigrasi Sukabumi yang melaksanakan pelayanan keimigrasian,’’ ujar Kasubsi Infomasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi Trisna Gunawan kepada wartawan Ahad (3/2)

Salah satu pelayanan yang diberikan adalah permohonan paspor bagi warga di Cianjur. Dengan dibukanya kantor ini, warga tidak perlu lagi mengurus paspor ke Sukabumi. Hal ini untuk mempermudah masyarakat Cianjur karena tinggal datang ke pelayanan unit kerja Imigrasi di Cianjur. Selama ini komposisi warga yang membuat paspor ke Imigrasi Sukabumi yakni 50 persen Sukabumi dan 50 persen Cianjur.

Selain paspor lanjut Trisna, selanjutnya UKK Imigrasi di Cianjur akan membuka layanan bagi warga negara asinng (WNA) dan pelayanan berita acara pemeriksaan bagi paspor hilang dan rusak. Termasuk pengawasan orang asing di Cianjur.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SpMetU
February 03, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SpMetU
via IFTTT
Share:

Sunday, January 27, 2019

Tunisia-Rusia Harap Suriah Kembali Jadi Anggota Liga Arab

Suriah merupakan bagian dari negara di kawasan Arab.

REPUBLIKA.CO.ID, TUNIS -- Menteri Luar Negeri Tunisia Khemaies Jhinaoui mengatakan, sudah sepatutnya Suriah kembali menjadi anggota Liga Arab. Hal itu dia sampaikan menjelang pertemuan tahunan yang dijadwalkan digelar di Tunis pada Maret mendatang.

"Suriah adalah negara Arab dan tempat asalnya di Liga Arab," kata Jhinaoui saat menggelar konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada Sabtu (26/1), dikutip laman Al Araby.

Kendati demikian, Jhinaoui mengatakan, soal apakah Suriah dapat kembali menjadi anggota Liga Arab akan diputuskan negara-negara anggota. Hal terpenting, bagi Tunisia adalah stabilitas dan keamanan Suriah. 

“Para menteri luar negeri (negara-negara anggota Liga Arab) akan memutuskan masalah ini. Yang penting bagi kami adalah stabilitas dan keamanan Suriah,” ujarnya.

Baca juga, Assad: Konflik Suriah Perang Internasional.

Lavrov mengatakan, Rusia juga menginginkan agar Suriah bisa kembali menjadi anggota Liga Arab. “Seperti yang telah kita bahas di Aljazair dan Maroko selama beberapa hari terakhir, kami ingin Tunis juga mendukung kembalinya Suriah ke keluarga Arab, Liga Arab,” ucapnya.

Rusia diketahui merupakan sekutu utama Suriah dalam memerangi kelompok milisi di negaranya. Intervensi militer Rusia dimulai pada 2015.

Suriah didepak dari Liga Arab tak lama setelah konflik sipil pecah di negara tersebut pada 2011. Negara anggota Liga Arab juga mengecam Presiden Suriah Bashar al-Assad karena gagal bernegosiasi dengan pihak oposisi dan mengerahkan kekuatan militer yang dianggap brutal.

 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DBkN82
January 27, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DBkN82
via IFTTT
Share:

Saturday, January 26, 2019

Lapan akan Luncurkan Aplikasi Penginderaan Jauh

Penginderaan jauh menjadi komponen kunci pencapaian pembangunan berkelanjutan.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (lapan) akan meluncurkan aplikasi sebagai inovasi di bidang penginderaan jauh, yaitu SPACeMAP (Sistem Penyajian Data yang Cepat, Mudah, Aman, dan Populer) dan SIPANDORA (Sistem Pemantauan Bumi Nasional berbasis Android). Kedua aplikasi tersebut untuk memantau Indonesia.

"Peran penginderaan jauh menjadi komponen kunci dalam pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya untuk pemantauan sumber daya alam, lingkungan, kebencanaan, penataan ruang, perpajakan, pemetaan dasar, penegakan hukum dan sebagainya," kata Kepala Lapan Thomas Djamaluddin dalam keterangan tertulis di Jawa Timur, Sabtu (26/1).

Aplikasi tersebut akan diluncurkan pada kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Citra Satelit Inderaja di Hotel Bidakara Jakarta pada Rabu mendatang (30/1). Kedua sistem tersebut merupakan bentuk kontribusi Lapan dalam memberikan layanan data dan informasi satelit penginderaan jauh berbasis digital yang cepat, mudah, aman, dan populer.

Selanjutnya, Lapan akan terus mengembangkan sistem-sistem lain sampai operasional untuk meningkatkan layanan sebagai bentuk komitmen dalam mendukung Industri 4.0. Komitmen itu mendukung pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Thomas menuturkan Lapan siap mendukung pelaksanaan pencapaian SDGs melalui penyediaan data dan informasi satelit penginderaan jauh. Serta bekerja sama dengan kementerian atau lembaga, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia, pemerintah daerah, perguruan tinggi, badan usaha milik negara, swasta, dan organisasi-organisasi terkait di dalam dan luar negeri.

Sejak 2015, setiap Januari, Lapan menyelenggarakan kegiatan serah terima data satelit penginderaan jauh kepada para pemangku kepentingan dan pengguna di lingkungan instansi pemerintah. Ini sebagai bentuk pelaksanaan distribusi data satelit penginderaan jauh yang tersedia di Lapan.

Sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagai penyelenggara kegiatan keantariksaan, Lapan merintis Rakornas Citra Penginderaan Jauh sebagai salah satu bentuk implementasi Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2018 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Kegiatan Penginderaan Jauh. Pada 2019, rakornas tersebut mengusung tema "Penyelenggaraan kegiatan penginderaan jauh untuk pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals) era industri 4.0".

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FQAtqw
January 26, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FQAtqw
via IFTTT
Share:

Novel Baswedan Pasrah

Novel Baswedan tim gabungan bentukan Kapolri bisa mengungkap kasusnya.

REPUBLIKA.CO.ID, oleh Dedy Darmawan Nasution

Teror terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan aparatnya masih terus terjadi. Terakhir, pada pekan kedua Januari 2019, Ketua dan Wakil Ketua KPK menjadi sasaran teror yang dialamatkan kepada rumah masing-masing.

Yang paling diingat dan menyita perhatian publik tentu saja teror terhadap Novel Baswedan. Penyidik KPK itu juga menjadi korban teror dan terus menunggu keadilan lantaran hingga kini belum diketahui siapa pelaku penyiraman air keras terhadap dirinya yang terjadi pada 11 April 2017 itu.

Baca Juga

Novel pada hari ini, meluapkan keluh kesahnya akan potret penegakan hukum di Indonesia. Pria berpangkat Komisaris Polisi itu menilai betapa anehnya, orang-orang yang ingin menegakkan hukum justru diburu dan diserang.

"Kita ingin Indonesia baik. Kenyataannya, mereka yang harusnya melakukan penegakan hukum diteror. Sunggu keterlaluan," kata Novel dalam diskusi bedah novel 'Teror Mata Abdi Astina' di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (26/1).

Novel menuturkan, praktik korupsi di Indonesia sudah amat parah. Sebab, hampir terjadi merata di semua sektor. Praktik korupsi juga telah dilakukan secara tersistematis sehingga mampu mengaburkan praktik korupsi yang diperbuat koruptor.

Keadaan bertambah miris lantaran mereka yang seharusnya ikut mengawasi justru terlibat dalam lingkaran korupsi. Alhasil, teror-teror yang dilakukan kepada anggota KPK seolah ditutupi dan dibiarkan.

"Itu kejahatan. Itu luar biasa," kata Novel.

Menurut laki-laki berusia 41 tahun itu, sebuah negara tidak akan benar jika kondisi penegakan hukum tidak dalam kondisi baik. Cita-cita membangun perekonomian, kesejahteraan, dan kemakmuran rakyat sulit dicapai jika urusan hukum belum beres. Novel menilai, apapun kebijakan yang dibuat pasti ada celah ketika penegakan hukum bermasalah.

Pada momen Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kali ini, ia juga menyangkan sikap sebagian masyarakat yang luput akan persoalan hukum. Mayoritas masih seperti nyaman dan betah berdebat seputar politik identitas yang minim esensi.

Belakangan, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian membentuk Tim Gabungan untuk menangani kasus Novel. Upaya tersebut seiring rekomendasi Komnas HAM karena kasus tersebut yang tak kunjung usai hingga dua tahun.

Namun, Novel sendiri pesimistis bahwa tim itu akan bekerja optimal. Ia pun pasrah dan menilai bahwa kasus penyiraman air keras terhadapnya pada akhirnya tak akan terungkap.

"Saya kira sama saja, saya akan katakan bahwa ini tidak akan diungkap. Termasuk, serangan kepada pimpinan KPK," kata Novel.

Pria kelahiran 22 Juni 1977 itu menilai, tanpa presiden yang langsung ikut turun tangan, kasus kejahatan yang menerpa dirinya tak akan terungkap. Sekadar berharap kepada seorang Kapolri, dinilai Novel akan amat kurang kuat. Sebab, seorang Kapolri tetaplah bawahan seorang kepala negara yang bisa diintervensi dari kepentingan politik dan kekuasaan tertentu.

"Sangat tidak tepat kalau saya hanya menyalahkan Pak Kapolri. Saya ingin katakan Pak Presiden sebagai pemimpin negara mestinya peduli," ujarnya.

Di satu sisi, di tengah kepasrahan Novel akan kasusnya itu, ia berharap teror demi teror yang menyasar anggota KPK selayaknya menjadi motivasi untuk lembaga kepolisian. Minimal, memandang bahwa teror itu merupakan suatu kejahatan yang serius.

Mengacu pada rekomendasi Komnas HAM, pun disebutkan bahwa peristiwa penyiraman air keras kepada Novel Baswedan, patut diduga sebagai langkah menghalangi jalannya proses peradilan atau obstruction of justice oleh pihak-pihak yang sedang disidik oleh para Novel dan kawan-kawan.

Karena itu, seseorang yang tengah berusaha untuk memberantas koruptor harusnya mendapatkan dukungan penuh. Termasuk dalam perlindungan hukum yang dalam hal ini menaruh harapan kepada Kepolisian.

"Saya realistis," katanya.

Direktur Madrasah Anti Korupsi (MAK) Ahmad Fanani menambahkan, kondisi yang diungkapkan oleh Novel Baswedan itu menjadi tantangan bagi pemerintah, khususnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut dia, ketika seorang pemimpin tertinggi negara tidak berani untuk turun tangan, akan banyak spekulasi yang bakal berkembang.

"Jangan-jangan, negara yang menjadi dalangnya? Ini akan menjadi spekulasi yang ada di kepala kita," kata dia.

Di sisi lain, peristiwa penyerangan Novel Baswedan pun akan menjadi beban sejarah Indonesia ke depan. Sebab, soal korupsi bukan sekadar perkara hukum, teknis penyelidikan, atau kecanggihan teknologi yang digunakan untuk mengungkap kasus. Melainkan, political will dari seorang Presiden dan Kepolisian.

Fanani ikut mempertanyakan eksistensi tim gabungan yang dibentuk Kapolri. Publik dan Komnas HAM sejak lama telah menuntut dibentuknya tim khusus, namun tak mendapat tanggapan.

Oleh sebab itu, ia berpandangan bahwa bukan tidak mungkin akan banyak bukti-bukti pokok yang mulai hilang. Di sisi lain, pembentukan tim gabungan yang baru dilakukan jelang Pemilihan Presiden 2019 mau tak mau menyeret persepsi publik terhadap kepentingan elektoral petahana.

"Tokoh-tokoh yang sejak awal konsisten dengan kasus ini juga tidak masuk dalam TGPF. Lalu apa bedanya tim itu dengan yang dulu-dulu?" Fanani bertanya.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo pernah meminta agar publik bersabar dan menunggu kinerja tim gabungan penanganan kasus Novel Baswedan untuk membuktikan profesionalitasnya. Belakangan, tim gabungan menuai kritik lantaran pembentukannya dinilai memiliki unsur politis.

"Tolong berikan kesempatan pada tim gabungan yang dibentuk Bapak Kapolri, untuk bekerja secara profesional," kata Dedi di Jakarta, Selasa (15/1).

Dedi mengatakan, penanganan setiap kasus tidak sama dan memiliki kerumitannya sendiri. Tim gabungan yang dibentuk atas rekomendasi Komnas HAM ini akan bekerja secara komprehensif termasuk menerima saran dari sejumlah pihak dan menganalisis temuan-temuan dalam kasus yang menimpa penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

"Semuanya fokus dan komitmen dalam mengungkap kasus ini," tegasnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G2X8Pq
January 26, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G2X8Pq
via IFTTT
Share:

Wednesday, January 23, 2019

Angkasa Pura Buka Terminal Kargo Baru di Bandara Semarang

Trafik pergerakan kargo Bandara Ahmad Yani Semarang meningkat 34 persen

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- PT Angkasa Pura I (Persero) membuka terminal kargo dan pos baru di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah. Terminal kargo baru ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi serta bisnis pengiriman barang melalui pesawat terbang.

Direktur Pemasaran dan Pelayanan Angkasa Pura I (Persero) Devy Suradji di Semarang, Rabu (23/1), mengatakan bahwa terminal kargo dan pos baru yang dioperasikan mulai hari ini mempunyai kapasitas tiga kali lebih besar dibandingkan terminal kargo lama.

Terminal kargo dan pos yang baru ini menempati lahan seluas 2.560 meter persegi. Luas lahan tersebut kurang lebih empat kali lebih luas dibandingkan dengan terminal kargo dan pos lama yang hanya memiliki luasan 639 meter persegi.

Ia menyebutkan permintaan pengangkutan kargo dan pos melalui jalur udara mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan trafik penumpang pesawat terbang tiap tahunnya.

Pada 2017, trafik pergerakan kargo Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang tercatat sebesar 17.630 ton. Kemudian pada 2018 meningkat menjadi 23.556 ton, atau tumbuh sebesar 34 persen atau lebih tinggi dibandingkan 2017 yang hanya 17 persen

Menurut dia, capaian pertumbuhan kargo tersebut jauh lebih tinggi dari pertumbuhan trafik penumpang yakni dari 4,4 juta penumpang pada 2017 menjadi 5,1 juta penumpang pada 2018. "Trafik pergerakan kargo pada 2018 yang tercatat 23.556 ton sudah melebihi kapasitas terminal kargo lama Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang yang hanya sebesar 20.000 ton per tahun," katanya.

Oleh karena itu, lanjut dia, untuk mengatasi keterbatasan kapasitas dan mempertimbangkan tren pertumbuhan permintaan kargo dari dan menuju Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, PT Angkasa Pura I (Persero) melakukan perluasan serta penambahan kapasitas melalui pembangunan terminal kargo dan pos baru.

"Perluasan terminal kargo dan pos ini merupakan jawaban atas tantangan peningkatan pergerakan barang, pertumbuhan trafik penerbangan, serta tentunya kebutuhan layanan yang tinggi dari pengguna jasa," ujarnya.

Ia berharap dengan adanya terminal kargo dan pos baru yang lebih luas di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani ini akan memudahkan para eksportir komoditas lokal di Provinsi Jawa Tengah untuk mengekspor produk mereka ke pasar luar negeri.

"Potensi kargo disini sangat bagus untuk keluar negeri sehingga ada beberapa masukan, bisa gak penerbangannya direct ke luar negeri karena (para eksportir) pertanian butuh mengirim melati segar ke Singapura harus fresh nggak bisa mampir, (sektor) perikanan juga demikian," katanya.

Devy menegaskan PT Angkasa Pura I (Persero) senantiasa mendukung peningkatan perekonomian wilayah dengan menyediakan jasa pelayanan kebandarudaraan untuk mendukung pergerakan orang dan barang melalui pesawat udara.

Layanan dengan kapasitas yang memadai untuk menampung trafik kedua hal itu akan memudahkan kegiatan distribusi barang sehingga menjadi lebih efisien dan efektif.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AZH91s
January 23, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AZH91s
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 22, 2019

In Picture: Satgas Kizi TNI Konga XX-P MONUSCO Siap Berangkat ke Kongo

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR --Sejumlah prajurit Satgas Kizi TNI Konga XX-P MONUSCO Kongo 2019 mengecek perbekalan saat masa persiapan di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Sentul Bogor, Selasa (22/1/2019).

Sebanyak 175 prajurit Satgas Kizi TNI Konga XX-P MONUSCO Kongo 2019 akan diberangkatkan ke negara Republik Demokratik Kongo pada 25 Januari 2019 sebagai bagian pasukan penjaga perdamaian PBB bersama tentara dari berbagai negara lainnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FHjreg
January 22, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FHjreg
via IFTTT
Share:

Monday, January 21, 2019

PBNU: Pikiran Baasyir Mungkin Belum Sesuai Ajaran Islam

Karena sesungunya tidak ada yang bertentangan antara Islam dan Pancasila.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Narapidana terorisme kasus bom Bali, Abu Bakar Baasyir sudah bisa mendapatkan pembebasan bersyarat karena telah menjalani dua per tiga masa hukumannya. Namun, Ba'asyir menolak menandatangani pernyataan untuk setia pada Pancasila dan tidak mengulangi tindak pidananya.

Menanggapi hal itu, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Marsudi Syuhud mengatakan, tidak ada yang bertentangan antara Islam dan Pancasila. Menurut dia, dari sila satu sampai sila lima itu sudah dijelaskan semua dalam Alquran.

Karena itu, menurut dia, jika Ba'asyir tetap menolak Pancasila sebagai ideologi negara, mungkin pikirannya belum sesuai dengan ajaran Islam. "Nah mungkin juga ketika Abu Bakar Ba'asyir itu belum mau mengakui Pancasila sebagai dasar negara, karena dipikirannya mungkin belum sesuai dengan ajaran Islam," ujar KH Marsudi saat dihubungi Republika.co.id, Senin (21/1).

Menurut dia, Ba'asyir selama ini mendapatkan hukuman atas kasus terorisme dikarenakan memang tidak sepaham dengan Pancasila. Namun, kini Ba'asyir terpaksa dibebaskan oleh pemerintah dikarenakan alasan kemanusiaan.

"Dia sendiri kan dihukum antara lain karena dia belum sepaham dengan ini. Tapi ketika keluar dari hukuman ini, itu hal yang lain juga, karena persoalan kemanusiaan," ucapnya.

Dia mengatakan, orang semacam Ba'asyir mungkin masih ada di Indonesia, yang tidak dengan tegas mengakui Pancasila. Karena itu, pemerintah Indonesia harus terus memberikan pemahaman terkait ideologi negara tersebut, khususnya terkait korelasi antara agama dan Pancasila.

"Yang semacam inilah tugas pemerintah untuk memberi pemahaman tidak hanya sekadar ke Abu Bakar Ba'asyir tapi ke yang lain juga," kata KH Marsudi.

Ba'asyir divonis bersalah dengan pidana 15 tahun penjara oleh Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 2011. Ba'asyir dinilai terbukti secara sah dan meyakinkan menggerakkan orang lain dalam penggunaan dana untuk melakukan tindak pidana terorisme di Indonesia.

Seharusnya dia baru bebas murni pada 2022. Namun, pada pekan ini Ba'asyir rencananya akan dibebaskan dengan alasan kemanusiaan. KH Marsudi pun tidak mempermasalahkan pembebasan Ba'asyir tersebut.

"Dia punya hak untuk dibebaskan karena aturan-aturannya membolehkan. Bagi saya dengan dibebaskannya beliau, itu haknya presiden juga dibebaskan dan memang pada kenyataannya beliau sudah tua dan sakit-sakitan," jelas KH Marsudi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2R3yccB
January 21, 2019 at 08:38PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2R3yccB
via IFTTT
Share: