Showing posts with label April 30. Show all posts
Showing posts with label April 30. Show all posts

Tuesday, April 30, 2019

In Picture: Pawai Sambut Bulan Suci Ramadan di Banda Aceh

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Pelajar melintas di depan Masjid Raya Baiturrahman saat mengikuti pawai keliling kota di Banda Aceh, Aceh, Selasa (30/4/2019).

Pawai yang juga diikuti para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Banda Aceh dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1440 hijriah dan mengajak seluruh warga untuk menghormati bulan puasa di daerah yang telah memberlakukan hukum syariat Islam itu. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V5JC6z
April 30, 2019 at 08:15PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2V5JC6z
via IFTTT
Share:

In Picture: Adaro Bagi Dividen 200 Juta Dolar AS

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Adaro Energy pada tahun buku 2018 membagikan dividen kepada para pemilik saham sebesar 200 juta dolar Amerika Serikat (AS). Dividen yang dibagikan ini mengalami penurunan jika dibandingkan 2017. Tercatat 2017 kemarin perusahaan membagikan dividen sebesar 250 juta dolar AS kepada para pemilik saham.


Presiden Direktur Adaro Energy, Garibaldi Tohir, menjelaskan penurunan besaran dividen ini juga sejalan dengan penurunan laba bersih yang dikantongi perusahaan. Jumlah dividen tunai tersebut termasuk dividen tunai interim sebesar 75 juta dolar AS yang telah dibayarkan pada tanggal 15 Januari 2018. Sisa laba bersih akan disisihkan sebagai cadangan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 70 UU No. 40 tahun 2007 dan dialokasikan sebagai laba ditahan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J52Wte
April 30, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J52Wte
via IFTTT
Share:

Persib Coba Gunakan 100 Persen Tiket Online

Persib Bandung akan mencoba gunakan tiket online dalam setiap pertandingan.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung akan mencoba pemesanan tiket online secara total. Uji coba 100 persen tiket akan dilakukan pada laga leg kedua babak delapan besar Piala Indonesia kontra Borneo FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (4/5).

General Coordinator Panitia Pelaksana Pertandingan, Budi Bram Rachman mengakui Persib termasuk terlambat dalam penggunaan tiket online. Menurutnya, tim besar lain sudah menggunakan sistem tersebut jauh sebelum Persib.

"Kemarin ada rencana untuk dijual secara online, kita akan cetak 25 ribu lembar," kata Bram di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Selasa (4/5).

Laga ini dijadikan uji coba sebelum kompetisi Liga dimulai. Kemudian hasil pertandingan akan dievaluasi sehingga ketika Liga dimulai tidak ada lagi masalah.

"Jadi gini, kan era digital sekarang ini. Tapi inikan bahwa nanti akan lebih mudah, akan dipermudah, tidak ada penukaran tiket lagi di lapangan," katanya.

Memang, jalur pembelian tiket Persib termasuk rumit. Karena dalam pembelian tiket, calon penonton harus menukar tiket elektronik dengan tiket asli. Penukaran dilakukan di tempat terbilang jauh dari stadion.

Penggunaan tiket online ini diakui Bram akan memunculkan pro kontra sendiri. Termasuk penjualan tiket di tribun komunitas penonton yang selama ini dijual secara internal.

"Kita paham, pasti ada pro kontra. Ada yang susah masuk, ini kita sudah jauh hari disosialisasikan di web kita termasuk cara pemesanan. Kita sudah sampaikan di web," katanya.

Di sisi lain, permasalahan muncul ketika Persib akan bertemu dengan tim besar atau pertandingan dengan tensi tinggi. Bram menyebut sudah mengantisipasi hal tersebut.

"Pasti kan untuk tim tamu harus ada alokasi, ada teksnis tersendiri. Nanti teknisnya akan lebih praktis untuk itu. Tapi kan ada presentase buat mereka, seperti apa. Kita sudah lakukan antisipasi," kata Bram.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IQ3UKG
April 30, 2019 at 08:10PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IQ3UKG
via IFTTT
Share:

Eusebio Di Francesco Masuk Bursa Pelatih AC Milan

Mantan pelatih Roma, Eusebio Di Francesco disebut berpeluang jadi pelatih baru Milan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kebersamaan Gennaro Gattuso bersama AC Milan dikabarkan akan segera berakhir. Manajemen Rossoneri dilaporkan telah mencari sosok pelatih baru untuk menggantikan Gattuso pada musim depan.

Gazzetta dello Sport melaporkan Gattuso hanya akan bersama Milan hingga akhir musim ini, dan dipastikan meninggalkan San Siro musim depan. Eusebio Di Francesco dikabarkan menjadi nama paling kuat untuk menggantikan Gattuso.

Para direktur Rossoneri menilai, Di Francesco sebagai sosok yang paling tepat. Mantan pelatih AS Roma itu dinilai mampu bekerja dan mengembangkan para pemain muda. Meski menjadi calon kuat, namun Milan belum memberikan tawaran resmi kepada Di Francesco.

Selain Eusebio Di Francesco, nama Antonio Conte juga santer disebut-sebut sebagai kandidat calon pelatih Milan. Selain itu, nama Maurizio Sarri juga masuk dalam bursa calon pelatih Rossoneri.

Nama Leonardo Jardim, juga masuk dalam bursa, termasuk nama mantan pelatih Inter Milan. Termasuk nama pelatih Sampdoria saat ini, Marco Giampaolo.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VA25aO
April 30, 2019 at 08:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VA25aO
via IFTTT
Share:

Pajak UMKM Ditarget Naik Rp 100 Miliar

Penerimaan pajak UMKM dinilai akan naik seiring fasilitas dan insentif perpajakan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan menargetkan penerimaan perpajakan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah naik sebesar Rp 100 miliar dari tahun lalu menjadi Rp 5,8 triliun. Pihaknya optimistis, penerimaan perpajakan akan naik seiring sejumlah fasilitas permodalan dan insentif perpajakan yang telah diberikan.

Tahun lalu, Kemenkeu mencatat penerimaan pajak UMKM mencapai Rp 5,7 triliun dari total penerimaan perpajakan sebesar Rp 1.315,9 triliun. “Ya kita targetkan tahun ini paling tidak mencapai Rp 5,8 trilin. UMKM di Indonesia jumlahnya memang sangat banyak tapi kan tidak masuk kategori wajib pajak,” kata Robert di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Selasa (30/4).

Mengutip statistik Kementerian Koperasi dan UKM, terdapat 62.922.617 badan usaha di Indonesia. Dari jumlah itu, sebanyak 58.627 (0,09 persen) merupakan usaha menengah, 757.090 (1,20 persen) usaha kecil, dan 62.106.900 (98,7 persen) termasuk usaha mikro.

Namun, dari jumlah itu, Robert memaparkan saat ini baru terdaftar sekitar 1,8 juta UMKM yang menjadi wajib pajak di Indonesia. Ia mengatakan, meskipun jumlah UMKM di Indonesia mencapai puluhan juta, tidak semuanya masuk kategori wajib pajak berdasarkan tingkat penghasilannya.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan, sejauh ini posisi kepatuhan pajak di Indonesia baru mencapai 71 persen atau sekitar 12,5 juta dari total jumlah wajib pajak di Indonesia. Jika ditelisik lebih dalam, pembayaran pajak di Indonesia didominasi oleh penerimaan korporasi.

Menurut dia, hal itu yang membuat situasi dan kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kadang kala mengikuti siklus ekonomi. Ketika ekonomi meningkat, penerimaan pajak ikut terdorong. Namun, ketika siklus tengah melambat, penerimaan pajak ikut menyusut. Hal itu dikarenakan pola korporasi yang tergantung pada kondisi ekonomi.

Sementara, Sri menilai, pembayar pajak yang jumlah pajaknya relatif kecil, seperti UMKM jauh lebih tahan. Itu sebabnya, pihaknya meminta Dirjen Pajak untuk dapat meningkatkan penerimaan perpajakan dengan basis wajib pajak yang lebih luas, khususnya UMKM. Namun, dengan catatan layanan yang amkin murah dan efisien sehingga UMKM tak lagi mengeluh untuk sekadar memenuhi kewajiban.

“Ini yang saya harap dari Dirjen Pajak. Bagaimana mempermudah para pelaku wajib pajak UMKM,” ujarnya.

Dia mengatakan, program Business Development Services (BDS) yang dilakukan Ditjen Pajak bersama 21 BUMN diharapkan dapat mengangkat status UMKM dari usaha yang informal menjadi formal. UMKM, kata dia, harus dapat melakukan transformasi diri serta memiliki kesadaran untuk mengukur kemampuan usaha yang dijalan.

Meski begitu, Sri menekankan, dorongan agar UMKM yang mayoritas merupakan usaha informal menjadi formal bukan berarti akan mendapatkan banyak beban dan pengeluaran. Menurut dia, hal tersebut yang kerap kali membuat para pelaku UMKM di Indonesia enggan untuk menjadikan status usahanya menjadi formal.

“Usaha formal dinilai bahwa akan ada berbagai konsekuensi yang nantinya menjadi beban dan biaya. Ini menjadi tantangan kita semua. Sebab, kalau tidak ada langkah yang tepat mereka UMKM tidak akan pernah naik ke permukaan,” ujar Sri.

Oleh karena itu, program-program pembinaan yang dilakukan oleh DJP seyogyanya bukan hanya memperhatikan dari sisi pajak. Namun, adanya BDS bisa membantu UMKM untuk bertransformasi lebih besar dan nantinya akan memberikan manfaat bagi perekonomian Indonesia.

“Saya berharap Dirjen Pajak mampu memperkuat pelayanan pajak yang mudah karena ini jadi kunci penting. Kalau orang masih ketakutan dan merasa sulit berhubungan dengan pajak, maka Dirjen Pajak masih memiliki pekerjaan rumah yang besar,” ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UKKJU5
April 30, 2019 at 08:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UKKJU5
via IFTTT
Share:

Agar Puasa Ramadhan tak Sia-sia

Supaya puasa Ramadhan tak sia-sia, menjauhlah dari perbuatan yang batalkan pahala

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rasulullah Muhammad SAW bersabda, "Banyak sekali orang yang berpuasa, tetapi tidak ada yang diperolehnya dari puasa itu kecuali hanya lapar dan haus saja (tak berpahala)." Demikian diriwayatkan Nasa'i dan Ibnu Majah.

Ada perbedaan di antara para ulama dalam memaknai hadis ini. Sebagian berpendapat bahwa orang yang hanya mendapat lapar dan haus dari puasanya adalah orang yang berbuka dengan makanan haram.

Ada pula yang mengatakan bahwa orang itu adalah mereka yang menahan diri dari makanan halal, lalu berbuka dengan memakan daging manusia, sebab ia senang ber-ghibah. Ada pula yang mengartikan bahwa orang tersebut adalah mereka yang tidak menjaga anggota badannya dari perbuatan maksiat.

Semua pendapat tersebut boleh jadi benar, karena berbuka dengan makanan haram, ber-ghibah, dan tidak menjaga anggota badan dari berbuat maksiat adalah perbuatan haram. Dan, inilah yang diungkapkan Imam Al Ghazali dalam Ihya 'Ulumuddin bab Shaum.

Pertanyaannya, bagaimana agar kita tidak termasuk orang yang berpuasa, tapi tidak mendapat apapun selain lapar dan haus? Dengan kata lain, bagaimana agar ibadah puasa ini bisa mengantarkan kita pada derajat takwa, seperti terungkap dalam QS Al Baqarah ayat 183?

Jalan supaya Puasa tak Sia-sia

Setidaknya ada empat hal yang harus kita lakukan. Pertama, memperbarui niat (tajdidun niyat). Rasul SAW mengungkapkan bahwa setiap amal tergantung pada niat dan setinggi-tingginya amal adalah yang ikhlas. Jadi, agar tidak merugi dalam puasa, kita harus meluruskan niat puasa ini.

Niat kita seratus persen hanya untuk Allah. Bukankah Allah SWT berfirman dalam sebuah hadis Qudsi, "Maka puasa itu adalah karena Aku dan Aku sendiri yang akan memberikan balasannya" (HR Bukhari Muslim).

Kedua, persiapan ilmu. Agar puasa kita tidak sia-sia kita harus memiliki ilmunya, termasuk di dalamnya fikh shaum yang mengajarkan syarat, rukun, dan hal yang dapat membatalkan puasa. Semakin kita paham serba-serbi ibadah puasa, niscaya akan semakin mantap dan berkualitas pula puasa kita.

Sebaliknya tanpa ilmu itu, puasa kita tak akan berkualitas. Imam Ali bin Abi Thalib KW berkata bahwa sebuah amal yang tanpa didasari ilmu, maka amal tersebut tertolak.

Ketiga, menahan diri dari hal yang membatalkan dan menghilangkan pahala puasa (al-imsak). Kemampuan menahan diri adalah buah dari ilmu. Apa saja yang membatalkan puasa? Di antaranya makan, minum, muntah dengan sengaja, berhubungan suami istri di siang hari, ataupun mengubah niat.

Lalu apa yang membatalkan pahala puasa? Itu banyak berkaitan dengan tidak terjaganya anggota badan, pancaindra, bahkan hati dan pikiran dari maksiat. Bergunjing, dusta, memfitnah, melamunkan hal-hal negatif, melihat hal yang diharamkan, mencuri, marah. Itu semua termasuk perbuatan yang membatalkan pahala puasa.

Keempat, menghidupkan Ramadhan dengan amalan-amalan yang dicontohkan Rasulullah SAW (al-ihya ar-Ramadhan). Ramadhan adalah bulannya Alquran (syahrul Quran), maka kita hidupkan Ramadhan ini dengan membaca, menghafal, mengkaji, mengajarkan, dan mengamalkan Alquran tersebut.

Ramadhan adalah bulan puasa (syahrul shiyam), maka kita hidupkan Ramadhan dengan berpuasa dan menahan diri dari hal-hal yang diharamkan. Ramadhan adalah bulan kasih sayang (syahrul rahmah), maka kita hidupkan Ramadhan dengan saling menyayangi, saling memaafkan, dan saling memberi. Ramadhan pun adalah bulan amal (syahrul 'amal), maka kita hidupkan Ramadhan ini dengan amal-amal kebajikan. Wallahu a'lam bish-shawab.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZNJdVc
April 30, 2019 at 08:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZNJdVc
via IFTTT
Share:

Ramadhan Sebentar Lagi

Suasana penuh ketaatan yang terbentuk di bulan suci mempererat ukhuwah

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Ustaz Cahyadi Takariawan     

Tinggal beberapa hari lagi, Ramadhan akan segera tiba. Saat indah yang sangat dinantikan oleh seluruh Muslimin di seluruh dunia dengan penuh rasa gembira. Di dalamnya ada pengampunan, ada barakah, ada lailatul qadr dan ada kemenangan, insya Allah. Marhaban, ahlan wa sahlan ya Ramadhan!

Di bulan Ramadhan, seluruh umat Islam di berbagai tempat melaksanakan ibadah puasa. Jika kita kaji menyeluruh, puasa memiliki nilai pendidikan yang amat tinggi dalam pembentukan kesalihan individu dan sosial. Sejak dari menahan hawa nafsu, membiasakan disiplin dan teratur, melatih kesabaran, melatih kekuatan fisik, bahkan juga menumbuhkan rasa kebersamaan (ta'awun) dan persatuan.

Di antara hal yang amat dijaga ketika puasa adalah syahwat perut dan kemaluan, dua hal yang sering menjerumuskan manusia. Oleh karena itu makan, minum dan melakukan hubungan suami istri adalah hal yang membatalkan puasa.

Syahwat perut dan kemaluan merupakan dua kecenderungan yang amat kuat pada diri manusia. Jika diperturutkan, banyak menjerumuskan manusia ke lembah nista.

Pencurian, penipuan, korupsi bisa terjadi karena syahwat perut yang senantiasa diperturutkan. Penyelewengan seksual, hamil sebelum nikah, perselingkuhan, perkosaan terjadi karena syahwat kemaluan yang dlperturutkan. Dengan puasa, melatih manusia mengatur dan mengendalikan desakan nafsu agar tidak menimbulkan kerusakan, bahkan membuahkan barakah.

Rasulullah saw memberikan jaminan surga kepada siapapun yang dapat menjaga kedua syahwat itu. ''Barangsiapa menjamin kepadaku apa yang berada antara kedua rahangnya dan apa yang berada di antara kedua pahanya, maka aku akan menjamin kepada surga."

Puasa juga efektif dalam mengendalikan lisan. Tidak layak bagi seseorang yang puasa mengeluarkan kata-kata kotor, keji, dusta ataupun perkataan yang tidak manfaat.

Rasulullah saw bersabda, "Apabila salah seorang dari kamu berpuasa, janganlah ia berkata kotor dan kasar. Jika seseorang mencari atau menyerangnya, hendaklah ia mengatakan: Aku sedang puasa."

Rasulullah saw mengingatkan puasa seseorang tidak diperlukan Allah jika masih ada ucapan dusta dan amalan yang jahat. "Barangsiapa tidak meninggalkan ucapan dusta dan amal jahat, Allah tidak butuh kepada ia meninggalkan makan dan minum."

Dalam bulan Ramadhan ini kita dididik secara efektif untuk menjadi manusia yang memiliki kebersihan jiwa. Maka merugilah mereka yang berpuasa hanya karena kebiasaan dan rutinitas. Mereka berpuasa, tetapi jiwanya tetap kotor, amalannya jelek, perkataannya keji dan kasar.

Mereka itu seperti dikatakan Nabi saw: "Berapa hanyak orang yang puasa tetapi dari puasanya itu tidak mendapatkan kecuali lapar dan dahaga. Dan berapa banyak orang yang bangun malam (tarawih) tetapi dari bangunnya itu tidak mendapatkan kecuali keletihan berjaga.''

Ramadhan juga melatih kesabaran jiwa, kekuatan dan kepatuhan kepada ajaran Sang Pencipta. Lapar, dahaga dan letih di siang hari panas akan meneguhkan kesabaran kaum muslimin dalam mentaati perintah Allah, sekaligus persiapan menghadapi masa- masa sulit, yang bisa datang setiap saat. Sabar dalam segala kondisi ini merupakan ciri orang yang bertaqwa (Al Baqarah: 177).

Sayid Qutb memberikan penjelasan, "Puasa adalah medan pemantapan kehendak dan keinginan yang kuat. Sarana bagi manusia untuk mendekatkan diri kepada Tuhannya melalui taat dan patuh. Arena melepaskan gangguan-gangguan jasmaniyah dan rohaniyah sebagai manifestasi dari kecenderungan untuk mendapatkan ridha-Nya.''

Suasana penuh ketaatan yang terbentuk di bulan suci mempererat ukhuwah dan menciptakan rasa solidaritas. Mereka yang mendapat amanah kekayaan dari Allah bisa merasakan lapar dan dahaga sehingga muncul kecintaan dan kasih sayang sesama manusia. Akhirnya mereka membayarkan zakat dan memberikan infaq sebagai wujud ketundukan kepada Allah Ta'ala.

Marilah kita tanyakan kepada diri kita masing-masing. Sudahkah kita siap menjalan ibadah puasa? Sudahkah kita siap untuk bersungguh-sungguh dalam pengendalian diri melalui puasa?

Sudahkah kita siap untuk menjadikan puasa sebagai sarana pembentukan pribadi muslim yang shalih? Mari kita mulai dari diri sendiri untuk mengawali kebaikan masyarakat. Jika Setiap muslim memiliki kesalihan individu, kesalihan masyarakat akan terbentuk, insya Allah.

Semoga Allah memberi keberkahan Ramadhan tahun ini pada kita semua sehingga menggapai ketakwaan, amin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VzuQ7C
April 30, 2019 at 07:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VzuQ7C
via IFTTT
Share:

Pengamat: Pemindahan Ibu Kota Bukan Persoalan Mendesak

Hal yang penting sekarang ini, yakni mendorong daerah lain untuk maju.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pengamat komunikasi politik asal Universitas Airlangga Surabaya Suko Widodo menilai rencana pemindahan Ibu Kota dari Jakarta bukan merupakan persoalan yang mendesak. Menurut dia, hal yang penting sekarang ini, yakni mendorong daerah lain untuk maju. 

Menurut dia, salah satu upaya untuk memajukannya, antara lain, diberikan anggaran memadai dan tidak semua anggaran negara dikelola di Jakarta. Dengan demikian, ia mengatakan, tidak muncul persoalan disparitas pembangunan.

Misalnya, Kementerian Kehutanan bisa membuka, seperti kantor aktivitas di Kalimantan atau Kantor Kementerian Budaya dan Pariwisata membuat aktivitas di daerah utama, seperti Bali atau Yogyakarta. "Jadi, yang diperlukan sekarang kebijakan pembangunan kementerian dibawa ke daerah sehingga daerah kebagian kue pembangunan," ucap dosen FISIP Unair tersebut kepada wartawan di Surabaya, Selasa (30/4).

Kalau semua urusan dikelola dari Jakarta, lanjut dia, daerah lain tidak akan pernah bisa berkembang. "Sekali lagi, ini bukan salahnya Jakarta jadi ibu kota, melainkan pengelolaan yang berbagi dengan daerah yang belum jalan," katanya.

Menurut Sukowi, sapaan akrabnya, sebenarnya wacana tersebut sudah lama. Bahkan, ia mengatakan, presiden pertama RI Bung Karno juga pernah melontarkan ide tersebut, kemudian pada tahun 1980-an juga pernah dibahas.

Selain itu, kepala Pusat Informasi dan Humas Unair tersebut juga berpendapat pemindahan Ibu Kota akan membawa banyak konsekuensi. Misalnya, berbiaya banyak, membutuhkan dana membangunan infrastruktur, serta waktu yang tidak singkat.

Sebelumnya, pada hari Senin (29/4), Presiden telah memimpin rapat bertopik "Tindak Lanjut Rencana Pemindahan Ibu Kota". Dalam rapat itu, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro memaparkan kajian Bappenas mengenai pemindahan Ibu Kota pemerintahan dengan tiga opsi, lalu Jokowi memilih memindahkan Ibu Kota ke luar Pulau Jawa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LcMb27
April 30, 2019 at 07:50PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LcMb27
via IFTTT
Share:

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Pil Ekstasi dari Jerman

Sebanyak 999 butir pil ekstasi digagalkan penyelundupannya dari Jerman ke Bali.

REPUBLIKA.CO.ID, BADUNG -- Bea Cukai Ngurah Rai, Bali, telah menggagalkan upaya penyelundupan 994 butir pil ekstasi yang dikirim dari Jerman ke Bali. Ekstasi tersebut dikirim dengan menggunakan jasa pos pada 4 April 2019.

"Petugas Bea Cukai curiga terhadap paket kiriman asal Jerman dengan nomor karal CY515287754DE," kata Kabid Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Bali, NTB dan NTT Husni Syaiful, di Kuta, Badung, Bali, Selasa.

Menurut Husni, petugas mencurigai sebuah paket kiriman asal Jerman dengan nama pengirim AllGames4You Online Shop Langenberger Str 43645277 Essen. Penerima tertera atas nama Mellisa Toro.

Kecurigaan petugas didasarkan atas informasi intelijen yang diterima dari KPPBC Tipe C Pasar Baru dan hasil pencitraan mesin X-Ray paket kiriman. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan mendalam dan menemukan 994 pil berwarna cokelat muda bergambar gorila dan terdapat tulisan DK dengan berat total 475,48 gram netto.

"Berdasarkan hasil uji di Laboratorium Bea Cukai Ngurah Rai, pil-pil tersebut dinyatakan positif merupakan bahan narkoba jenis MDMA/ekstasi," kata Husni.

Pada 8 April 2019, Bea Cukai bersama dengan Kepolisian Resor Kota Denpasar dan Satuan Tugas Counter Transnational Organized Crime, bersinergi menelusuri temuan itu pada alamat penerima paket kiriman. Berdasarkan hasil control delivery, terungkap bahwa alamat yang tertera di paket kiriman adalah alamat sebuah kantor virtual,jasa persewaan alamat perkantoran secara maya.

Seorang karyawan kantor tersebut, yang menerima paket barang dari petugas pos, kemudian mengaku bahwa paket tersebut adalah milik seorang klien bernama Melissa Toro alias Fany. Upaya control delivery tetap dilakukan oleh tim gabungan, hingga akhirnya pada 10 April 2019, dua orang pria WNI berinisial berinisial RSRK (27) dan KAWDY (26) selaku penerima barang berhasil diamankan.

"Saat ditimbang, barang bukti yang diamankan petugas beratnya diketahui 475,48 gram netto, yang merupakan sediaan narkotika MDMA," ujarnya.

Apabila ditaksir dalam bentuk uang, menurut dia, barang bukti tersebut memiliki nilai edar mencapai Rp 214 juta dan dapat menjadi konsumsi 2.378 orang. Sementara itu, Waka Polresta Denpasar, AKBP Benny Pramono mengungkapkan, kedua pelaku yang ditangkap ini berencana mengedarkan di Denpasar dan rencana akan dijual menyebar ke seluruh Bali.

"Kami akan melakukan penyelidikan siapa siapa yang memesan barang ini dan dibawa kepada siapa. Menurut pengakuan kedua tersangka mengaku mendapat upah Rp 3 juta jika berhasil mengirim barang itu. Kami masih melakukan pendalaman ada indikasi," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VABqdL
April 30, 2019 at 07:48PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VABqdL
via IFTTT
Share:

Inter Siap Tukar Icardi dengan Moise Kean

Inter Milan dilaporkan tertarik untuk mendapatkan striker muda Juventus Moise Kean.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Inter Milan dilaporkan telah mengadakan pembicaraan untuk mengontrak striker muda Juventus Moise Kean. Inter siap menukar Kean dengan Mauro Icardi.

Menurut Corriere dello Sport, pejabat Inter Milan Beppe Marotta dan Piero Ausilio telah berbicara dengan agen Kean, Mino Raiola. Kontrak penyerang muda Italia itu di Bianconerri akan berakhir tahun depan, Nerazzurri dikabarkan akan memanfaatkan peluang itu untuk mendapatkan Kean dengan status bebas transfer.

Juventus sendiri dikabarkan tengah berusaha mengajukan kontrak baru untuk pemain berusia 19 tahun itu. Direktur olahraga Juventus Fabio Paratici kemungkinan tertarik jika Inter menawarkan Icardi dan Milan Skriniar untuk dibarter dengan Kean.

Sejauh ini, Kean telah mencetak tujuh gol dalam 14 penampilan bersama si Nyonya Tua di semua kompetisi, dan mencetak dua gol dalam tiga pertandingan di Serie A Italia.

Sementara Mauro Icardi santer dikabarkan akan dilepar Inter Milan pada bursa transfer musim depan. Icardi sempat tak diturunkan dalam beberapa pertandingan karena masalah kontraknya di Nerazzurri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V96PVl
April 30, 2019 at 07:46PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2V96PVl
via IFTTT
Share:

Hakikat Puasa Ramadhan

Pengendalian diri adalah hal yang penting selama puasa

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Roem Rowi

Puasa itu secara bahasa menahan. Menahan apa pun bisa dikatakan shiyam atau shaum, yang diterjemahkan dengan puasa. Oleh karena itu Maryam pernah berpuasa dan diabadikan dalam Al-Quran. Puasa untuk tidak bicara sejak hamil/mengandung calon bayi yaitu Isa AS. Inni nazartulirrahmani shauman falan ukallimalyauma insiyyaa. Nazar kepada yang Maha Penyayang dan Pengasih. Puasa yaitu tidak akan berbicara kepada siapa pun.

Secara syar'i yaitu menahan makan dan minum serta hubungan seksual pada siang hari bulan Ramadhan. Lebih jauh intinya puasa itu ada dua hal yakni menahan nafsunya perut dan nafsu bawahnya perut (nafsu seks).

Meskipun tidak berhenti di situ, yang dapat dipandang utama adalah dua hal ini. Segala apa yang masuk ke dalam perut adalah membatalkan puasa. Kalau tangan berbuat maksiat tidak membatalkan puasa nah disinilah nilai pahalanya. Jadi intinya puasa yaitu menahan tuntutan nafsu perut dan nafsu seks.

Masalahnya mengapa dua nafsu itu mendapat perhatian khusus dari puasa? Ternyata di antara rahasianya bahwa tuntutan dua nafsu itulah yang seringkali menentukan perilaku. Karena tuntutan perut manusia bisa mencuri, bisa merampok, bisa menggarong, bisa korupsi dan sebagainya. Begitu juga tuntutan seks. Karena tuntutan seks manusia bisa berbuat jahat, tindak kriminal, bahkan membunuh sesama.

Hal ini menentukan bahwa tuntutan dua itu sangat membentuk perilaku juga dalam bentuk yang positif. Karena tuntutan perut mengajak siap untuk bekerja. Memeras keringat, banting tulang, siang menjadikan malam, malam jadikan siang. Juga karena kebutuhan seks. Sehingga seakan-akan bahwa kalau kita mampu mengendalikan dua tuntutan yang sangat menentukan perilaku kita itu maka tentu akan mampu mengendalikan tuntutan-tuntutan yang lain.

Karena, tuntutan yang lain tidak lebih hebat dari dua tuntutan itu. Apalagi kita mencermati hari ini. Manusia itu ternyata tidak hanya puas dengan makan makanan biasa. Makan semen, makan baja, makan aspal, dan lain sebagainya.

Kalau kita kaitkan bahwa manusia itu sebenarnya baru manusia dan hanya manusia selama dia mampu mengendalikan dirinya, utamanya dua tuntutan itu dan tuntutan organ tubuh yang lain.

Kalau tidak mampu mengendalikan itu, manusia sebenarnya hanya tinggal nama. Namun perilakunya lebih buas, lebih serakah dari binatang buas. Hadits Rasulullah: Barang siapa yang bisa menjamin keselamatan tuntutan apa yang ada di antara dua jenggotnya dan tuntutan apa yang ada di antaranya dua pahanya maka dijamin baginya surga. Seakan-akan Rasulullah menegaskan bahwa surga itu bisa dibeli dengan kemampuan kita mengendalikan tuntutan perut dan seks.

Kalau kita tidak mampu mengendalikan dua tuntutan itu kita tidak akan pernah mendapatkan surga. Begitu pentingnya dua tuntutan ini maka islam mewajibkan puasa yang juga bisa disebut 'pelatihan wajib' setiap tahun, yang hasilnya seharusnya diaplikasikan dalam sebelas bulan yang lain. Kalau kita mampu mengendalikan diri kita dari yang halal saja pada bulan ramadhan maka pada bulan-bulan yang lain kita harus mampu mengendalikannya.

Jadi kita bisa mempuasakan sebelas bulas yang lain setelah dengan pelatihan wajib dibulan ramadhan. Jadi puasa tidak berhenti sampai di syawal. Puasa dalam bentuk itu berhenti tapi nilai puasa, esensi puasa dapat berlaku di bulan-bulan yang lain. Dengan demikian jelas nampak bahwa hakekat puasa adalah kebutuhan fitri manusia.

Kebutuhan fitri bahkan alam semesta. Karena jika manusia tidak mengendalikan dirinya maka resikonya akan dialami oleh alam yang akan ikut rusak oleh ulah manusia. Lebih-lebih hari ini manusia sudah menaklukan planet bumi ini dalam hitungan menit bahkan detik. Kemampuan seperti ini yang diperlukan dalam era modern seperti ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GKYZaq
April 30, 2019 at 07:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GKYZaq
via IFTTT
Share:

Kementan dan Bulog Percepat Serapan Gabah Petani

Jawa Tengah mestinya bisa menyerap 3 ribu ton/hari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong Bulog untuk menyerap gabah petani. Hal itu disampaikan Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi dalam rapat koordinasi khusus bersama Bulog.

Tujuan rakor sergap khusus ini adalah untuk menpercepat serapan gabah petani oleh Bulog, yang masih rendah.  Hingga kini (29/4) serapan yang dilakukan Bulog Divre Jawa Tengah baru sebesar 30.653 ton atau 11,83 persen dari target yang ditetapkan. 

"Rakor sergap khusus ini sangat penting, karena serapan gabah di Jateng masih sangat rendah. Tolong ini diperhatikan," ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi saat memimpin rakor sergap di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Jateng, Selasa (30/4).

Melalui Rakor khusus, Kementan dapat mengetahui apa permasalahan di lapangan, sekaligus mencari solusinya. Potensi produksi panen di Jawa Tengah bulan Mei mencapai 617.981 ton GKP dan Juni  1.243.631 ton GKP. Penyerapan gabah/beras petani, Jawa Tengah yang ditarget sebesar 290.398 ton tahun 2019. Sebesar 259.149 ton ditargetkan terpenuhi dari Januari sampai bulan April 2019. 

Menurut Agung, dengan potensi panen yang masih banyak, Jawa Tengah mestinya bisa menyerap 3 ribu ton/hari seperti provinsi Jawa Barat dan Jawa Timur sebagaimana ditargetkan. Serapan gabah Jateng yang hanya berkisar 600 ribu/hari,  hanya separuhnya dari NTB yang mencapai 1.500 dan Lampung 1.200 ton/harinya.

"Kalau provinsi lain serapannya tinggi, mestinya Jateng juga bisa tinggi dong," tegas Agung.

Kementan perlu menggelar rapat sergap khusus di Jawa Tengah untuk meningkatkan serapan gabah petani, karena momentum menyerap gabah petani hanya tinggal beberapa bulan. Agung menjelaskan, peluang penyerapan gabah hanya di bulan Mei dan pertengahan Juni. Kalau momentum ini tidak dimanfaatkan, serapan gabah di jateng akan sangat rendah dan tidak mencapai target. 

Rakor sergap ini dihadiri Sekretaris BKP, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Jateng, Sekretaris Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng, Kabid Pengadaan, Wakadivre dan Kasubdivre Jateng. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GMntQD
April 30, 2019 at 07:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GMntQD
via IFTTT
Share:

Fahira Usulkan Uji Publik Terkait Pemindahan Ibu Kota

Anggota DPD RI DKI mengusulkan uji publik terkait pemindahan ibu kota

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Komite I DPD RI Fahira Idris mengatakan pembahasan mengenai pemindahan ibu kota baiknya ditindaklanjuti dengan langkah konkret. Salah satunya dengan menggelar uji publik yang digelar setelah proses Pemilu 2019 selesai.

Senator atau Anggota DPD RI DKI Jakarta Fahira Idris mengungkapkan, rakyat Indonesia harus dilibatkan sepenuhnya dalam rencana dan realisasi pemindahan ibu kota. Oleh karena itu, mekanisme pelibatan yang tepat adalah dengan menggelar uji publik untuk menghimpun gagasan dari berbagai lapisan masyarakat termasuk pendapat para ahli dari berbagai bidang.

“Baiknya uji publik pemindahan ibu kota ini digelar setelah semua proses Pemilu 2019 usai, agar rakyat bisa lebih konsentrasi memberi masukan dan gagasan. Selain itu, hasil uji publik ini akan menjadi mandat yang kuat kepada siapapun nanti yang menjadi Presiden untuk mengambil langkah-langkah konkret pemindahan ibu kota. Saat ini, rakyat masih fokus mengawal proses penghitungan suara,” ucap Fahira Idris, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (30/4).

Menurut Fahira, dengan uji publik, rakyat dan para pemangku kepentingan dapat memahami substansi dan teknis gagasan pemindahan ibu kota sehingga dapat memberi saran atau kritik yang bersifat konstruktif. Dengan uji publik, semua sisi wacana pemindahan ibu kota akan diuji, sehingga Pemerintah menghasilkan rencana kerja yang sempurna.

“Kualitas dari niat dan gagasan Presiden Jokowi memindahkan ibu kota kan harus diuji oleh publik. Bukan hanya soal di mana lokasi ibu kota baru, tetapi juga hal-hal yang mendasar misalnya alasan rasional kenapa ibu kota harus pindah hingga hal-hal  prinsipil misalnya pembiayaan, jangka waktu pemindahan, dampak sosial, budaya, dan lingkungan dari pembangunan ibu kota baru, dan lain sebagainya,” ujar Wakil Ketua Komite I DPD RI ini.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V6YVvO
April 30, 2019 at 07:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2V6YVvO
via IFTTT
Share:

Bayi Jerapah Taman Safari Prigen Segera Diperlihatkan

Taman Safari Prigen akan memperlihatkan bayi jerapah pada libur Lebaran mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, PASURUAN -- Koleksi satwa jerapah (Giraffa camelopardalis) Taman Safari Prigen di Pasuruan, Jawa Timur, bertambah menjadi sembilan setelah kelahiran satu bayi jerapah betina pada 6 Januari. Dokter hewan Taman Safari Prigen Mohammad Nanang Tejo Laksono di Pasuruan, Selasa, mengatakan bayi jerapah itu lahir secara normal dengan berat badan 80 kilogram dan tinggi 180 cm.

"Bayi jerapah yang diberi nama Azzanti itu lahir dari indukan bernama Azhari berusia delapan tahun dan pejantan bernama Khadafi berusia15 tahun," katanya.

Ia menjelaskan masa kehamilan jerapah sampai sekitar 14 bulan sehingga dalam waktu sekitar dua tahun satu induk jerapah hanya bisa melahirkan satu bayi jerapah. Azzanti menjadi kelahiran pertama dari indukan Azhari.

Sesuai dengan peraturan lembaga konservasi, Nanang menjelaskan, bayi jerapah itu baru bisa diperlihatkan kepada publik setelah berusia tiga bulan atau lebih. Mei mendatang, Azzanti akan menyapa pengunjung Taman Safari Prigen.

"Hal itu juga dilakukan dalam rangka menyambut liburan Lebaran," katanya.

M Amri, perawat jerapah di Taman Safari Prigen, mengatakan Azzanti sekarang masih dalam pengawasan perawat dan tim medis. Dia juga mengatakan bahwa kelahiran Azzanti menjadi salah satu bukti keberhasilan upaya pengembangbiakan satwa di Taman Safari Prigen.

"Apalagi untuk jerapah yang sudah termasuk ke dalam zona merah, yang artinya terancam punah," ujar Amri.

Menurut Amri, secara global, populasi jerapah mengalami penurunan secara signifikan. Keberhasilan mengembangbiakkan jerapah akan menjadi penyemangat untuk terus melanjutkan kegiatan breeding dari berbagai jenis satwa yang terancam punah.

Ia menjelaskan pula bahwa jerapah termasuk satwa dalam Apendik 1 konvensi perdagangan internasional flora dan fauna terancam (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora/CITES). Itu berarti jerapah dilarang dalam segala bentuk perdagangan internasional.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GRby3Y
April 30, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GRby3Y
via IFTTT
Share:

Lakukan Come Back, PSM Makassar Kalahkan Home United

PSM Makassar menang 3-2 atas Home United dalam pertandingan fase grup Piala AFC

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- PSM Makassar sukses meraih poin penuh saat menjamu Home United di Stadion Pekansari, Bogor pada laga lanjutan fase grup Piala AFC 2019, Selasa (30/4). Pada babak kedua, PSM Makassar sempat tertinggal 0-2 dari Home United, namun tanpa putus asa, Wiljan Pluim Cs berhasil mengakhiri pertandingan dengan skor 3-2.

Babak pertama, pertandingan berakhir dengan skor kacamata. Tim tamu enggan pulang dengan tangan hampa, permainan yang agresif menyerang dilakukan sejak babak kedua dimulai. Setelah rangkaian serangan terus dilakukan selama hampir tujuh menit, akhirnya pada menit ke-52 Hafiz Nor berhasil membobol gawang Rivky.

Merasa tertinggal, tim asuhan Darije Kalezic pun berusaha menyamakan kedudukan, serangan diberikan untuk membongkar pertahanan lawan, hingga pada menit ke-54 Pluim memberikan umpan kepada Zulham, namun sayang sundulan yang dipantulkan Zulham masih melebihi mistar gawang.

Bukannya menyamakan kedudukan, Juku Eja malah kembali kebobolan di menit ke-55 saat Hafiz Nor lolos dari jebakan offside. Tendangan Nor berhasil menjadi gol kedua bagi Home United. Permainan cepat dipertontonkan oleh kedua tim yang sama-sama memburu gol untuk memenangkan pertandingan.

Keberuntungan kembali berpihak pada PSM Makassar saat Syamsuddin berusaha melakukan umpan ke depan gawang namun terkena tangan pemain belakang Home United pada menit ke-59. Hadiah penalti pun diberikan oleh wasit. Klok yang bertindak sebagai algojo berhasil menceploskan bola ke gawang Nazri Sabri. Gol pertama bagi PSM Makassar.

PSM Makassar kembali mendapat peluang emas. Rizky Pellu berhasil memasukkan bola ke gawang Home United pada menit ke-64, sayangnya gol tersebut dianulir wasit karena dianggap offside. Tak puas dengan hal itu, Pellu lagi-lagi hampir menciptakan gol melalui sundulannya saat mendapatkan umpan tarik, sayang sundulan Pellu masih melenceng.

PSM Makassar berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke78 melalui tendangan keras dan terarah yang dilakukan Klok dari luar kotak penalti. Selanjutnya, comeback dilakukan Juku Eja pada menit ke-87 saat Junior Guy lakukan penetrasi di depan kotak penalti dan mengakhirinya dengan tembakan langsung. Skor pun berbalik menjadi 3-2, kemenangan bagi tuan rumah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VyY9qD
April 30, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VyY9qD
via IFTTT
Share:

KPK dan Idrus Marham Sama-Sama Mengajukan Banding

Idrus divonis tiga tahun penjara ditambah denda Rp 150 juta subsider dua bulan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- KPK dan Idrus Marham sama-sama menyatakan banding terhadap vonis yang dijatuhkan kepada mantan sekretaris jenderal DPP Partai Golkar itu. Idrus divonis tiga tahun penjara ditambah denda Rp 150 juta subsider dua bulan.

Pada Selasa (23/4), Idrus divonis bersalah terbukti menerima suap bersama-sama dengan anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Golkar nonaktif Eni Maulani Saragih. "Kami mengajukan banding," kata jaksa penuntut umum (JPU) KPK Budhi Sarumpaet di Jakarta, Selasa (30/4).

Salah satu alasan JPU KPK mengajukan banding adalah karena vonis yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta berdasarkan dakwaan kedua. Dakwaan kedua, yakni Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU No. 20/2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP dengan hukuman minimal 1 tahun.

Padahal, tuntutan JPU KPK berdasarkan Pasal 12 Huruf a UU No. 31/1999 sebagaimana diubah UU No. 20/2001 jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP dengan hukuman minimal 4 tahun. "Putusan ini berbeda dengan pasal dalam tuntutan penuntut umum, yaitu Pasal 12 Huruf a, meskipun dalam pertimbangannya majelis hakim mengambil alih pertimbangan hukum dari surat tuntutan penuntut umum," tambah Budhi.

Idrus Marham diwakili penasihat hukumnya juga mengajukan banding. "Setelah mencermati pertimbangan hukum majelis hakim, banyak yang tidak sesuai dengan fakta-fakta yang muncul di persidangan, misalnya penerapan hukum, khususnya Pasal 55 tentang penyertaan tidak sesuai dengan fakta dan peran Idrus Marham," kata penasihat hukum Idrus, Samsul Huda.

Samsul menilai fakta-fakta hukum yang dianggap penting oleh Idrus justru tidak dipertimbangkan oleh majelis hakim. "Selain dan selebihnya nanti akan kami tuangkan secara lengkap dalam memori banding," kata Samsul.

Vonis terhadap Idrus Marham itu memang lebih rendah daripada tuntutan JPU KPK yang meminta agar Idrus divonis selama 5 tahun dan pidana denda sebesar Rp300 juta subsider selama 4 bulan kurungan. Majelis hakim menilai bahwa Idrus terbukti bersama-sama dengan Eni Maulani Saragih menerima uang suap Rp2,25 miliar agar Eni membantu Johanes Budisutrisno Kotjo mendapatkan proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang Riau-1 (PLTU MT Riau-1) antara PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PT PJBI), Blackgold Natural Resources (BNR) Ltd., dan China Huadian Engineering Company (CHEC), Ltd.

Terkait dengan perkara ini, Eni Maulani Saragih pada tanggal 1 Maret 2019 telah divonis 6 tahun penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan ditambah kewajiban untuk membayar uang pengganti sebesar Rp5,87 miliar dan 40.000 dolar Singapura. Sementara itu, Johanes Budisutrisno Kotjo diperberat hukumannya oleh Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta menjadi 4,5 tahun penjara ditambah denda Rp250 juta subsider 6 bulan kurungan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Lfp3A1
April 30, 2019 at 07:27PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Lfp3A1
via IFTTT
Share:

In Picture: Terendam Banjir, Jalan Trans Sulawesi Lumpuh Total

Banjir juga merendam ratusan rumah di sejumlah wilayah di kecamatan Sampaga.

REPUBLIKA.CO.ID, MAMUJU -- Sejumlah mobil menerobos banjir di jalan trans Sulawesi, Tarailu, Kecamatan Sampaga, Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (30/04/2019).

Banjir yang diakibatkan meluapnya air Sungai Karama yang terjadi Senin (29/04/2019) kemarin, tersebut mengakibatkan jalan trans sulawesi lumpuh total dan terendam air setinggi 50 -160 cm dan merendam ratusan rumah di sejumlah wilayah di kecamatan Sampaga. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GJ403o
April 30, 2019 at 07:27PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GJ403o
via IFTTT
Share:

Respons KPU Atas Tudingan Kecurangan Entri Data Situng

KPU menegaskan Situng bisa dikoreksi dengan merujuk kepada data dalam formulir C1.

REPUBLIKA.CO.ID, oleh Dian Erika Nugraheny, Ali Mansur, Arif Satrio Nugroho

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, meminta BPN Prabowo-Sandiaga Uno melaporkan data kesalahan entri data Situng KPU. Dengan demikian, kesalahan entri data bisa langsung diperbaiki.

"Kalau ada datanya,  laporkan kepada kami. Sehingga bisa diperbaiki," ujar Arief kepada wartawan di Kantor Bawaslu, Thamrin,  Jakarta Pusat,  Selasa (30/4).

Arief pun menjelaskan, mekanisme koreksi saat ada kesalahan entri data pada Situng KPU. Kesalahan entri data pada Situng KPU bisa dikoreksi dengan merujuk kepada data dalam formulir C1.

"Apabila terdapat perbedaan data antara entri di Situng dengan salinan Formulir C1, akan dilakukan koreksi sesuai data yang tertulis di Salinan Formulir C1," ujar Arief.

Arief melanjutkan, entri data ke dalam Situng harus merujuk kepada data formulir C1. Sehingga, data yang dimasukkan ke dalam Situng KPU harus sama dengan data dalam C1.

"Kalau tidak sama tidak boleh.  Kemudian jika ada kesalahan (rekapitulasi) nanti akan dikoreksi di tingkat kecamatan," ungkap Arief.

Jika entri data tidak sesuai dengan formulir C1 akan dikoreksi. Namun,  jika data dalam formulir C1 salah, akan dikoreksi di tingkat kecamatan.

"Jadi data entri yang ditampilkan pada menu hitung suara adalah data yang disalin apa adanya sesuai dengan angka yang tertulis pada Salinan Formulir C1 yang diterima KPU Kabupaten/Kota dari KPPS. Jadi C1 itu tertulis 123 maka dientry 123. Ditulis apa adanya," tuturnya.

Arief menambahkan, data yang ditampilkan dalam Situng KPU bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. "Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka," ungkapnya. 

Terpisah, Komisioner  KPU,  Ilham Saputra, meminta BPN menyampaikan bukti data kesalahan entri Situng. Jika ada laporan,  akan semakin mudah bagi KPU untuk melakukan perbaikan.

"Lapor kepada kami mana datanya?" tegas Ilham. 

Sebelumnya, BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terus mendesak agar dibentuk Tim Pencari Fakta (TPF) kecurangan Pemilu 2019. Desakan itu berdasarkan temuan banyaknya kecurangan dalam proses pemilu yang digelar pada 17 April lalu. Apalagi tim IT BPN telah menemukan ribuan kecurangan.

"Melihat besarnya persentase kesalahan input, maka tuntutan untuk membentuk Tim Pencari Fakta kejahatan pemilu dengan agenda utama audit forensik Situng KPU sangat mendesak,” tegas Koordinator juru bicara Prabowo-Sandiaga Dahnil Anzar Simanjuntak dalam jumpa pers di Media Center di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Senin (29/4).

Menurut Dahnil, pemilu yang jujur dan adil tidak akan bisa tercapai jika penyelenggara pemilu tidak kredibel dalam menjalankan tugasnya. Oleh karena itu, imbuh dia, TPF kecurangan pemilu sangat diperlukan. Itu dilakukan untuk menjaga kualitas demokrasi.

"Langkah tersebut sangat diperlukan untuk menjaga kualitas demokrasi dari hal-hal teknis yang diragukan dan membuat sistem itu tidak dipercaya oleh publik," kata Dahnil.

Kemudian terkait dugaan kecurangan, Koordinator Relawan IT BPN, Mustofa Nahrawardaya mengklaim pihaknya menemukan 9.440 kesalahan input di aplikasi Situng KPU. Temuan itu diperoleh dari hasil verifikasi manual di laman Situng KPU dalam tiga terakhir sejak 27 hingga 29 April 2019.

Mustofa melanjutkan, timnya telah meneliti 172.174 TPS dari 404.290 TPS yang sudah masuk ke Web Situng KPU atau sebanyak 42 persen dari total data TPS yang sudah diverifikasi ditemukan error sebanyak 6 persen. “Dalam setiap hari kami menemukan lebih dari 1.000 kesalahan entri. Kesalahan itu meliputi selisih suara, jumlah pemilih melebihi DPT, dan jumlah suara sah tidak cocok dengan total suara,” terangnya.

Bahkan, lanjut Mustofa, temuan kesalahan itu konsisten dalam tiga hari terakhir dan tidak ada perbaikan. Sedangkan kesalahan terbesar berasal dari Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk Jabar, timnya menemukan kesalahan di sebanyak 764 TPS (8 persen), Jateng 706 TPS (7,4 persen), dan Jatim sebanyak 385 (4 persen). Kemudian jika dijumlah total kesalahannya mencapai 19,4 persen.

Selain itu, pihaknya juga menemukan indikasi ada pola input dari daerah tertentu tinggi yang menguntungkan pasangan calon nomor urut 01, dan merugikan pasangan calon nomor urut 02. Menurut Mustofa, polanya sangat baku dan konsisten, ada yang sangat cepat, tapi ada yang sangat lambat.

"Ini sangat mencurigakan. Angkanya sangat mirip dan konsisten dengan hasil quick count yang dipublikasikan oleh lembaga survei. Kebetulan ini sangat tidak masuk akal," kata Mustofa.

Relawan IT BPN akan melaporkan ribuan kesalahan entri data Situng KPU  kepada Bawaslu dan KPU. Dengan laporan tersebut diharapkan Bawaslu dan pihak terkait bisa mengkaji dan mengambil tindakan lebih konkrit.

“Semula kami berencana akan melaporkan temuan ini  hari Rabu 1 Mei. Tapi karena Rabu hari libur Mayday, Insya Allah hari Kamis tanggal 2 Maret kami akan ke Bawaslu dan KPU. Sekalian menunggu audit manual yang dilakukan oleh teman-teman hari ini dan besok selesai,” kata Mustofa.

Terpisah, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf semakin yakin Paslon 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin bakal memenangi Pilpres 2019 setelah data Situng KPU sudah melebihi 50 persen dan Jokowi tetap unggul. TKN pun menepis tudingan kecurangan yang terus digaungkan kubu Paslon 02.

"Soal kecurangan yang mereka sampaikan, jangan hanya koar-koar di media sosial. Buktikan dan laporkan ke Bawaslu," kata Juru Bicara TKN, Ace Hasan Syadzily, Selasa (30/4).

Ace menjelaskan, UU Pemilu sudah menjelaskan bahwa jika ada kecurangan dan pelanggaran pemilu, maka sudah diatur tentang mekanisme penyelesaiannya. "Baca kembali UU Pemilu yang justru dibuat oleh kita bersama," kata Ace yang juga anggota DPR RI itu.

Ace pun meminta BPN Prabowo Sandi membuktikan jika ada kecurangan untuk kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang, misalnya Bawaslu. Apabila ada persengketaan hasil pilpres atau pileg, kecurangan maupun pelanggaran, kata dia, maka dapat diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kalau mereka menilai bahwa penyelenggara pemilu dianggap melanggar etika, misalnya tidak netral, mereka dapat melaporkannya kepada DKPP," kata politikus Golkar itu melanjutkan.

Saat ini, Ace menyatakan, pihaknya sudah yakin bahwa Jokowi Ma'ruf memenangi Pilpres. TKN meyakini hasil hitung cepat yang disampaikan lembaga-lembaga survei tidak jauh berbeda hasilnya dengan perhitungan resmi yang sekarang ini sedang berlangsug di KPU.

"Melihat kecenderungan suara yang masuk berdasarkan Situng KPU terlihat sangat jelas sekali kami unggul dengan selisih antara 9 - 10 juta suara," kata Ace menambahkan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V3uyWZ
April 30, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2V3uyWZ
via IFTTT
Share:

Lelaki Buta yang Mencintai Nabi Muhammad SAW

Ibnu Ummi Maktum mencintai Rasulullah melampaui diri dan keluarganya.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Hasanul Rizqa

Ibnu Ummi Maktum hanyalah lelaki biasa dari Makkah. Kedua matanya buta sejak kecil. Tidak banyak yang diketahui dari sosok ini sebelum masa kedatangan Islam. Namanya mulai tercatat dalam sejarah ketika Nabi Muhammad SAW melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi di kota kelahirannya.

Waktu itu, Rasulullah SAW kerap membuka majelis ilmu di kediaman Ibnu al-Arqam. Yang datang dari pelbagai golongan, mulai dari kaum papa hingga saudagar rekan dagang Nabi SAW.

Orang-orang lemah, seperti Ibnu Ummi Maktum datang secara diam-diam ke rumah Ibnu al-Arqam untuk mendengar penuturan Rasulullah, sosok yang sejak belia sudah bergelar al-Amin (orang paling terpercaya).

Seperti dinarasikan dalam kitab Shuwar min Siyar ash-Shahabiyyat (2015) karya Abdul Hamid as-Suhaibani, Ibnu Ummi Maktum begitu terpesona mendengarkan ayat suci Alquran yang disampaikan Nabi Muhammad dalam majelis tersebut.

Firman Allah langsung turun ke hatinya dan memberikan ketenangan dalam diri lelaki buta itu. Ibnu Ummi Maktum merupakan salah satu yang pertama-tama memeluk Islam sebelum Nabi melakukan dakwah secara terang-terangan.

Pada akhirnya kondisi Makkah benar-benar tidak kondusif untuk penyebaran risalah Islam. Kaum kafir Quraisy sangat semena-mena membatasi hak warga Makkah yang telah menjadi Muslim. Saat itulah, Allah telah mengizinkan Rasulullah mengadakan hijrah. Apalagi, sejumlah utusan dari Yastrib (nama Madinah sebelumnya) sudah mendatangi Rasulullah dan melakukan sumpah setia (baiat).

Ibnu Ummi Maktum berserta istri dan anaknya termasuk golongan Muslim Makkah yang berpindah ke Yastrib sebelum hijrahnya Rasulullah SAW. Di Madinah, Ibnu Ummi Maktum lebih dikenal dengan nama Abdullah bin Qais.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GJZ4ew
April 30, 2019 at 07:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GJZ4ew
via IFTTT
Share:

Banyak Warga yang Membuang Sampah di Pinggir Rel Kereta Api

Banyak warga yang membuang sampah di pinggir rel kereta api Kranji Kota Bekasi

BEKASI -- Sampah menumpuk di sepanjang pinggir rel Kereta Api di Kranji, Kota Bekasi. Sampah-sampah tersebut berasal dari sampah rumah tangga milik warga. 

Lokasi tanah yang kosong sepertinya membuat warga untuk membuang sampah sembarangan. Kawasan ini juga cukup lumayan jauh dari pemukiman warga. Sehingga mungkin tak menimbulkan bau tak sedap bagi warga sekitar. 

Namun, kalau terlalu lama dibiarkan dan tak tindakan tegas, bisa saja sampah semakin menumpuk. Selain itu, lingkungan di wilayah tersebut bisa saja rusak karena banyaknya timbunan plastik. 

Memang membuang sampah sepertinya masih menjadi kebiasaan buruk di masyarakat kita. Semoga hal ini bisa cepat teratasi agar tidak menimbulkan efek yang parah.

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V5aVxH
April 30, 2019 at 07:16PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2V5aVxH
via IFTTT
Share: