Showing posts with label 2018 at 04:15AM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 04:15AM. Show all posts

Saturday, December 29, 2018

Di Francesco Puji Kerja Keras Roma Atasi Parma

Roma memetik kemenangan 2-1 atas Parma di Stadion Ennio Tardini.

REPUBLIKA.CO.ID, PARMA -- AS Roma berhasil memastikan torehan poin penuh kala bertandang ke markas Parma pada giornata ke-19 Serie A, Sabtu (29/12) malam WIB. Roma memetik kemenangan 2-1 atas Parma di Stadion Ennio Tardini. 

Pelatih AS Roma Eusebio Di Francesco mengungkapkan, babak pertama anak-anak asuhnya tidak bisa menguasai permainan. Namun, kondisi berubah saat laga memasuki paruh kedua. "Saya senang dengan penampilan kami pada laga ini. Saya tahu, kami kesulitan pada babak pertama. Tapi setelah jeda, kami tampil lebih baik dan luar biasa," kata Di Francesco seperti dikutip Football Italia, Ahad (30/12). 

Kemenangan atas Parma ini membawa I Lupi kian dekat dengan posisi empat besar klasemen sementara Serie A. Sebab, pada laga lain, Lazio yang berada di peringkat keempat ditahan imbang Torino 1-1. Tambahan tiga poin dari Stadion Ennio Tardini itu berhasil membawa AS Roma kini hanya terpaut dua angka dari rival sekota.

Gagal mencetak gol pada babak pertama, Roma akhirnya bisa memecah kebuntuan pada menit ke-57 lewat gol sundulan Bryan Cristante. Gelandang berusia 23 tahun itu memanfaatkan umpan silang dari Cengiz Under. 

Under kembali menjadi aktor terciptanya gol kedua Roma di laga tersebut. Kali ini, gelandang serang Turki itu bukan sebagai pengumpan melainkan pencetak gol. Under berhasil merobek gawang Parma lewat tendangan kaki kiri saat laga menginjak menit ke-74. Ini sekaligus menjadi gol pamungkas pada laga tersebut dan memastikan kemenangan i Lupi. Roma memetik kemenangan secara beruntun setelah sebelumnya sempat dibekap Juventus pada laga pekan ke-17.

DI Francesco memuji timnya yang bekerja keras untuk bisa menciptakan peluang dari skema open play. Usaha ini, kata dia, juga didukung dengan keunggulan fisik dari para pemain Roma. 

"Pada laga itu, kami bekerja keras dalam memulai permainan dan memiliki keunggulan fisik. Selain itu, ada pemain seperti Cristante yang mampu memanfaatkan ruang kosong," ujar dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BNxMRT
December 30, 2018 at 04:15AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BNxMRT
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 25, 2018

BMKG Kembangkan Aplikasi Pantau Aktivitas Anak Krakatau

Masyarakat dapat memonitor perkembangan aktivitas Anak Krakatau melalui aplikasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi, Geofisika, dan Klimatologi (BMKG) telah mengembangkan aplikasi sistem pemantauan yang memfokuskan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Sistem tersebut hanya dikembangkan khusus untuk memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau yang sewaktu-waktu dapat memicu terjadinya longsor dan tsunami.

"BMKG telah mengembangkan aplikasi sistem pemantauan yang memfokuskan pada aktivitas kegempaan vulkanik Gunung Anak Krakatau agar dapat memberikan peringatan yang lebih cepat," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat jumpa pers di Gedung BMKG, Selasa (25/12) malam.

Baca juga, BMKG: Anggaran Deteksi Bencana Pernah Dicoret

Pihaknya pun meminta juga kepada masyarakat untuk terus memonitor perkembangan informasi terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau tersebut. "Jadi, informasi akan kami terus update, mohon tetapi diikuti dimonitor melalui situs, media sosial ataupun aplikasi mobile info BMKG serta aplikasi mobile magma Indonesia dari Badan Geologi karena aplikasi magma Indonesia ini akan memberikan peringatan dini tentang level aktivitas Gunung Anak Krakatau," tuturnya. 

Hal itu, kata dia, agar masyarakat tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang menyesatkan. "Kami menyadari dalam situasi seperti ini selalu muncul isu-isu yang menyesatkan maka agar kita tidak mudah bingung dengan isu tersebut mohon segera kalau dengar isu mohon cek itu tadi baik situs, media sosial, info BMKG ataupun aplikasi mobile magma Indonesia karena ini terkait dengan erupsi vulkanik," ucap Dwikorita.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Selasa (25/12) pukul 13.00 WIB, korban jiwa akibat tsunami di Selat Sunda mencapai 492 orang. BNPB juga mencatat hingga hari ketiga pascatsunami Selat Sunda, sebanyak 1.485 orang luka-luka, 154 hilang dan 16.082 orang mengungsi akibat tsunami pada Sabtu (22/12) malam tersebut. Tsunami tersebut berdampak pada lima kabupaten yaitu Pandeglang dan Serang di Provinsi Banten, serta Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran dan Tanggamus, Provinsi Lampung.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AeHuNg
December 26, 2018 at 04:15AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AeHuNg
via IFTTT
Share: