Showing posts with label December 14. Show all posts
Showing posts with label December 14. Show all posts

Friday, December 14, 2018

Jumlah Kasus Kejahatan Satwa Liar di Indonesia Meningkat

Perdagangan daring satwa liar juga meningkat sepanjang 2016 hingga 2017

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembanga pengembangan hukum lingkungan Indonesia yaitu Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) mencatat jumlah kasus kejahatan satwa liar dilindungi di Indonesia meningkat selama kurun waktu 2015 hingga 2018. 

Menurut Kepala Diviis Kehutaan dan Lahan ICEL Rika Fajrini, sejak 2015 hingga 2018, upaya penegakan hukum keanekaragaman hayati seakan memiliki dua sisi mata uang. Ia mengakui memang selama periode tersebut ada peningkatan penegakan hukum namun ada juga kebijakan yang menuai cukup banyak kritik seperti peningkatan kasus kejahatan satwa.

"Berdasarkan data Wildlife Crime Unit  WCS IP, jumlah kasus kejahatan satwa liar dilindungi tercatat meningkat tajam dari 106 kasus pada 2015 kemudian menjadi 120 kasus pada 2016 dan pada tahun berikutnya 2017 menjadi 225 kasus dan tahun ini saja tercatat sudah ada 35 kasus konflik satwa," ujarnya saat pemaparan catatan akhir tahun 2018 kelompok kerja konservasi:Nasib Gantung Konservasi Keanekaragaman Hayati, di Jakarta, Jumat (14/12).

Tak hanya itu, ia menyebut kegiatan satwa dari 2015 ke 2017 yang paling tinggi adalah perdagangan. Ia menyebut perdagangan satwa secara konvensional masih meningkat, tetapi tren kasus2015 sampai 2017 sedikit alami pergeseran.

"Dari 2015 sampai 2017 terdapat pergeseran yaitu 2015 sampai 2016 perdagangan online mulai menurun dan perdagangan konvensional meningkat. Tetapi di 2016 hingga 2017 perdagangan online yang tadinya turun kembali meningkat," ujarnya.

Dari grafik tersebut, dia menjelaskan, tren 2015 sampai 2018 ada kenaikan kasus cukup tinggi. Pihaknya menanyakan fakta kenaikan kasus tersebut lantaran karena penegakan hukum yang diimbangi dengan kemampuan sumber daya atau bahkan upaya konservasi berhasil. "Itu yang harus kita refleksikan," ujarnya. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2GfPenJ
December 14, 2018 at 10:55PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2GfPenJ
via IFTTT
Share:

Meski Optimal, Ini Kendala Kementan untuk Cetak Sawah Baru

Pengamat menilai kendala SDM dan lingkungan pengaruhi proses cetak sawah baru

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pertanian dinilai telah berupaya optimal guna mencetak sawah baru. Namun mengalami beberapa kendala sehingga luasannya belum mampu mengimbangi konversi lahan sawah ke penggunaan lain.

Hal itu dikemukakan Dekan Fakultas Pertanian IPB Suwardi, Jumat (14/12). Suwardi menyebutkan, kendala yang dihadapi Kementerian Pertanian ketika melakukan usaha cetak sawah baru adalah minimnya sumber daya manusia (SDM) di suatu wilayah.

Misalnya seperti di Papua, ucap Suwardi, untuk mencetak sawah baru di lahan yang tepat namun di lokasi tersebut ternyata tak ada SDM."Jika mendatangkan SDM dari luar pulau (Papua) akan menimbulkan persoalan sosial," ujar Suwardi.

Kendala lain yang dihadapi Kementerian Pertanian ketika ingin mencetak sawah baru, seperti terjadi di Sumatera dan Kalimantan akibat sifat tanah yang asam, kekurangan sarana irigasi serta kesuburannya rendah. "Jika diarahkan pengembangan cetak sawah baru ke lahan rawa, kendalanya genangan air yang menghambat pertumbuhan padi sawah," kata Suwardi.

Oleh sebab itu, Suwardi mengungkapkan, kurang seimbangnya konversi lahan ke penggunaan lain dengan cetak sawah baru, termasuk menurunnya luasannya bukan sebab tak adanya program di Kementerian Pertanian. Namun disebabkan program yang disusun Kementerian Pertanian mengenai cetak sawah baru terkendala beberapa faktor alam maupun SDM.

Suwardi juga beranggapan bahwa program cetak sawah yang dikerjakan Kementerian Pertanian tidak akan mengganggu kinerja pembangunan lainnya. Justru Suwardi menilai, dapat saling memperkuat antara cetak sawah baru dengan pembangunan. Oleh sebab itu sinergi Kementerian Pertanian dan Kementerian PUPR amat penting guna mendorong pembangunan pedesaan berbasis sawah.

Menyoal program cetak sawah, Suwardi menuturkan, kementerian lain juga tampak serius menggarap program tersebut. Misalnya saja Kementerian BUMN yang mencoba membuka sawah baru dengan harapan ke depannya menguntungkan setelah padi berproduksi.

Beberapa waktu lalu, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional menuding program cetak sawah baru yang dilakukan Kementerian Pertanian tak mampu menuntaskan masalah terus berkurangnya area persawahan setiap tahun. Kementerian Agraria dan Tata Ruang tidak meyakini program Kementerian Pertanian sejak tahun 2013 yang mencetak sawah baru sebanyak 60 ribu hektare per tahunnya sebab dinilai jauh dari realisasi

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Bm3fdK
December 14, 2018 at 10:46PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Bm3fdK
via IFTTT
Share:

Kapendam: Jika Terlibat, Anggota Bisa Dipecat dan Dipenjara

Pihak TNI masih mengklarifikasi kabar ada anggota yang terlibat dalam ricuh Ciracas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapendam Jaya Kolonel Inf Kristomei Sianturi mengungkapkan, anggota TNI yang terlibat dalam perusakkan Polsek Ciracas, dipastikan akan menerima hukuman dari peradilan militer. Ia mengatakan, hukuman peradilan militer lebih berat dari hukum biasa.

“Pasti dong (kena sanksi), harus peradilan militer. Ini lebih berat, saya pastikan lebih berat, bisa dipenjara, dipecat, hilang pekerjaan,” ujar Kristomei di Mapolda Metro Jaya, Jumat (14/12).

Ia akan mendalami lebih lanjut kabar salah satu oknum TNI yang menggerakkan massa untuk mendatangi dan menghancurkan Polsek Ciracas. Kapendam juga berjanji akan mengungkap para pelakunya dalam waktu dekat dan masyarakat diminta untuk bersabar karena ia masih mengecek satu per satu mulai dari satuan Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU).

"Kita lihat dulu, betul bukan TNI. Kita nggak bisa berandai-andai, kan katanya anggota TNI. Kalau hanya katanya, bagaimana membuktikannya? Kita fokus dulu untuk menjawab semua pertanyaan tadi,” jelas dia.

Baca juga, Keganjilan-Keganjilan Penyerangan Mapolsek Ciracas.

Ia memastikan, Kapten Komaruddin tidak melakukan konsolidasi kepada seluruh anak buahnya terkait pengeroyokan yang menimpanya. Karena setelah kejadian, pihaknya mengecek apakah ada anggota yang keluar dari kesatrian atau tidak, dan ternyata pada saat itu dilaporkan kepada Pangdam Jaya, satuan tidak ada yang keluar.

Sekelompok massa menyerang Polsek Ciracas pada Selasa (11/12) sekitar pukul 22.00 WIB. Para pelaku disebut ingin melihat secara langsung tersangka yang telah mengeroyok satu anggota TNI dan satu anggota Paspampres di wilayah Cibubur, Jakarta Timur. Mereka merasa tidak puas lantaran kepolisian dianggap tidak serius menangani kasus pengeroyokkan itu.

Mereka awalnya hanya menanyakan dimana pelaku pengeroyokan itu ditahan, dan sudah dijawab oleh kepolisian bahwa pelaku sedang dalam pengejaran. Tak puas dengan jawaban polisi, mereka langsung beraksi menghancurkan polsek membabi buta.

“Mereka ada yang merusak mobil, ada yang merusak kantor, dan ada tiga anggota yang sakit, dua anggota sudah rawat jalan yang satu masih di rawat di RS Polri Kramat Djati. Yang masih dirawat ini Kapolsek-nya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (12/12).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UHU9ks
December 14, 2018 at 10:44PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UHU9ks
via IFTTT
Share:

Pemda Bisa Minta Anggaran Darurat untuk Rehab karena Bencana

BNPB siap mengisi 'gap' dana rehab tentu melalui dana siap pakai.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Pemerintah daerah (pemda) dimungkinkan mengajukan anggaran darurat bila ada infrastruktur yang rusak akibat bencana alam. Direktur Perbaikan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Medi Herlianto, menyebutkan bahwa aktor utama dalam proses penanggulangan bencana adalah Pemda, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Medi menyebutkan, perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana alam, misalnya jembatan putus, gedung ambruk, atau bentuk kerusakan lainnya bisa diperbaiki menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dalam tahap ini, pemerintah pusat bisa ikut turun tangan. Sebagai contoh, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang ikut menyiapkan anggaran perbaikan infrastruktur.

"BPBD jadi penanggung jawab. kalau mereka tak mampu kami BNPB siap mengisi 'gap' ini tentu melalui dana siap pakai," kata Medi usai meninjau pembangunan jembatan darurat di jalur utama Padang-Bukittinggi, Jumat (14/12).

Namun penggunaan dana siap pakai yang tersimpan di pusat bukan tanpa syarat. Medi menyebutkan, pencairan dana siap pakai baru bisa dilakukan bila bupati atau wali kota menyatakan ada kebutuhan anggaran yang tak lagi bisa mereka penuhi dengan APBD. Cara ini bisa didukung dengan penetapan status tanggap darurat dalam kurun waktu tertentu.

"Misalnya dengan membuat jembatan darurat pakai dana siap pakai. Nah jembatan permanennya pakai APBD mereka sendiri bisa dengan revisi APBD 2019. Dana siap pakai bisa untuk perbaikan daurat," kata Medi.

Khusus untuk perbaikan jembatan Sungai Kalu di jalur utama Padang-Bukittinggi yang ambruk sejak awal pekan, Medi menyebutkan bahwa sumber dananya dipenuhi oleh Kementerian PUPR. Apalagi jembatan yang ambruk terletak di jalan nasional. Jembatan darurat ditargetkan bisa digunakan per akhir pekan ini. Sementara jembatan permanen akan mulai dikerjakan akhir Desember 2018 dengan periode pengerjaan selama enam bulan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Bk2ou6
December 14, 2018 at 10:36PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Bk2ou6
via IFTTT
Share:

Chocodot Raih Penghargaan Bergengsi dari Kemenperin

OVOP ini sebagai pengakuan tertinggi atas kinerja.

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Produk cokelat merek Chocodot yang diproduksi PT Tama Cokelat Indonesia dari Kabupaten Garut, Jawa Barat, meraih penghargaan bergengsi One Village One Product (OVOP) Bintang V kategori produk makan dari Kementerian Perindustrian.

"Alhamdulillah, setelah sembilan tahun berkarya, semoga menjadi penyemangat dan inspirasi bagi pelaku IKM (Industri Kecil Menengah) di Jawa Barat, dari Garut untuk Indonesia dan mendunia," kata pemilik PT Tama Cokelat Indonesia, Kiki Gumelar saat jumpa pers di Dodolism, Kabupaten Garut, Jumat (14/12).

Ia menuturkan, OVOP merupakan gerakan revitalisasi ekonomi regional yang digagas oleh Gubernur Provinsi Oita, Morihiko Hiramatsu, Jepang yang dimulai sejak 1979. Program OVOP di Jepang itu, kata dia, telah mampu meningkatkan perekonomian masyarakat desa di Jepang, bahkan ditiru oleh negara-negara lain seperti Thailand, Malawi, Nepal dan Indonesia.

"PT Tama Cokelat Indonesia telah menerima penghargaan bergengsi OVOP Bintang 5 yang diserahkan langsung oleh Bapak Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian Republik Indonesia," katanya.

Kiki mengungkapkan, prestasi tersebut merupakan wujud komitmen dan kesungguhan PT Tama Cokelat Indonesia untuk terus berinovasi menciptakan produk yang dapat diterima secara global. Ia berharap, bisnis yang dilakukannya itu terus berkembang dan dapat diterima masyarakat banyak, dan bisa memajukan daerah terutama sumber daya manusianya dalam mewujudkan kemandirian dan kreativitas.

"Penghargaan IKM Bintang 5 ini untuk mempertahankan citra positif, untuk senantiasa menjadi penyemangat bagi pelaku IKM lainnya," katanya.

Ia mengungkapkan, produk makanan dan minuman di Garut yang menjadi perwakilan Provinsi Jawa Barat itu telah mampu mengalahkan produk lainnya dalam kompetisi nasional. Menurut dia, mendapatkan penghargaan itu tentunya sulit, karena harus bersaing dengan daerah-daerah lain di Indonesia yang memiliki keunggulan dan ciri khas tersendiri yang lebih menarik.

"Dari Jawa Barat ini banyak perwakilannya dengan demikian bahwa Jawa Barat ini memiliki IKM yang berkualitas," katanya.

Kiki menambahkan, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama semua pihak terkait dalam meningkatkan kualitas produk khas daerah. Penghargaan untuk perusahaan cokelat terbesar di Garut ini, kata dia, menjadi wujud pengakuan tertinggi yang selanjutnya diharapkan bisa bersaing ke tingkat internasional.

"Karena OVOP ini sebagai pengakuan tertinggi atas kinerja, dan khas dari berbagai daerah, sehingga bisa bersaing di level global," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SHLo8i
December 14, 2018 at 10:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SHLo8i
via IFTTT
Share:

Belajar Bahasa Inggris Dengan Aplikasi Karya Anak Bangsa

Pelanggan berbayar bisa mendapatkan sertifkat dari Universitas Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bahasa Inggris menjadi bahasa internasional yang dipakai di banyak negara. Banyak orang, terutama yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pertama, terus meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mereka.

Seseorang dapat mempelajari bahasa Inggris di tempat les atau lembaga bahasa yang tersedia. Namun dengan seiring perkembangan teknologi, bahasa Inggris dapat dipelajari secara daring atau online.

Aplikasi belajar bahasa  karya anak bangsa, Bahaso didirikan sejak 2015 dan diperuntukkan untuk usia 18 hingga 35 tahun. Sejak saat itu hingga Jumat (14/12) pelanggan Bahaso telah mencapai 550 ribu.

CEO Bahaso  Allana Abdullah mengungkapkan aplikasi ini memiliki dua bahasa yang bisa dipelajari. Yakni, bahasa Inggris dan bahasa Mandarin (versi Beta). Selain itu, Bahaso juga memiliki kelas daring, bahaso IELTS preparation online class dan bahaso TOEFL for beginners.

Konten Bahaso dibuat sekreatif mungkin sehingga belajar bahasa Inggris terasa lebih menyenangkan. Contohnya, mencocokkan gambar seperti yang ada di gim.

“Sama satu lagi, kita punya seperti pendeteksi suara. Jadi kalau kita bicara, bisa tahu pengucapannya benar atau tidak,” kata Allana saat berkunjung ke kantor Republika, Jumat (14/12).

Bahaso juga memiliki pilihan offline mode yang bekerja sama dengan Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Pelajar yang berada di daerah T3 (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) dapat mengunduh Bahaso di sekolah lalu mempelajarinya di rumah.

Serunya lagi, pelanggan bisa mendaftarkan diri menjadi membership untuk belajar bahasa Inggris di Bahaso. Anggota yang sudah terdaftar bisa mendapat sertifikat dari Universitas Indonesia usai lulus dari level upper intermediate bahasa Inggris. Sertifikat ini langsung ditandatangani oleh dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia dan pihak Bahaso.

Terdapat beberapa pilihan biaya premium membership. Untuk membership satu bulan, pelanggan dapat membayar keanggotaan sebesar Rp 100.000,-.

“Kalau (ambil membership) enam bulan ,setiap bulannya menjadi 70 ribu rupiah. Kalau 12 bulan per bulannya menjadi 50 ribu (atau) total 600 ribu rupiah,” ujar Allana.

Ke depannya, Bahaso sedang menyiapkan Bahaso Talk yang akan dirilis tahun depan.

“Bahaso Talk ini seperti conversation. User kita dapat langsung menelpon tutor kita lalu mengobrol apa saja dengan mereka,” kata SVP Operation Bahaso, Stanley Stefano.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QXqlkG
December 14, 2018 at 10:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QXqlkG
via IFTTT
Share:

200 Kaleng Kornet Superqurban untuk Korban Banjir Riau

Banjir di Riau menyebabkan 170 rumah hingga perkebunan warga terendam.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Sebanyak 10 orang Relawan Rumah Zakat Pekanbaru turun dalam aksi tanggap bencana banjir yang terjadi di Desa Tanjung Balam, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Mereka membagikan 200 kaleng kornet dan paket sembaki untuk para korban.

Bencana banjir telah terjadi selama empat hari dan tingkat kedalam air masih terus bertambah. Hal ini menyebabkan 170 rumah warga, sekolah, fasilitas umum, daerah persawahan/perkebunan dan hewan ternak turut terendam air.

Banjir terjadi mulai hari Ahad (9/12) lalu, yang diakibatkan oleh hujan deras yang mengguyur Riau dan dibukanya lima pintu air di bendungan PLTA Koto Panjang. Menurut penuturan warga, banjir setinggi ini baru terjadi kembali setelah tiga tahun terakhir.

Perjalanan ke lokasi banjir ditempuh dengan jalur darat lebih kurang sekitar 30 menit dari Kota Pekanbaru. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan kapal pompong milik warga yang ditempuh selama 1 jam 30 menit.

Rumah Zakat bersama Relawan menyalurkan bantuan 200 kaleng kornet dan sembako kepada 170 kepala keluarga yang terdampak bencana banjir. Penyaluran bantuan dilakukan di posko bantuan Desa Tanjung Balam, yaitu di Mushala Suluk Desa Tanjung Balam.

Ini adalah bantuan pertama yang sampai di Desa Tanjung Balam. Sebelumnya tidak ada pihak yang memberi bantuan dikarenakan akses jalan terendam air, dan hanya bisa ditempuh dengan menggunakan pompong.

Pada saat tiba di sana hujan masih mengguyur dengan deras. Sibus, selaku kepala Desa Tanjung Balam mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari Rumah Zakat beserta teman-teman Relawan Nusantara yang telah berbaik hati meringankan musibah yang  menimpa warga di Desa Tanjung Balam. Semoga Rumah Zakat dan Relawan Nusantara bisa terus membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Aksi dimulai pukul 08.00 WIB di mana teman-teman Relawan Nusantara berangkat dengan membawa kornet dari kantor Rumah Zakat Pekanbaru, dan berbelanja barang-barang sembako untuk dibawa ke lokasi terdampak banjir. Pada pukul 12.10 tim Relawan sampai di posko bantuan Desa Tanjung Balam, tim relawan istirahat, shalat dan makan kemudian dilanjutkan dengan melakukan packing barang-barang sembako.

Pukul 16.00 WIB sebanyak 170 paket bantuan sembako dan kornet disalurkan kepada warga di Desa Tanjung Balam. Tim relawan dibantu dengan warga berhasil menyalurkan semua paket sembako dan kornet. Pada pukul 17.30 WIB tim relawan kembali pulang dengan menggunakan kapal pompong dan sampai kembali di Pekanbaru pada pukul 19.30 WIB.

“Saya sangat senang bisa ikut aksi tanggap bencana banjir ini, ke depannya jika ada kegiatan dari Relawan Nusantara saya akan ikut kembali,” ujar Ahmad salah satu Relawan yang ikut beraksi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CdOKus
December 14, 2018 at 10:22PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CdOKus
via IFTTT
Share:

Butuh Rp 7 Miliar untuk Bangun Sekolah Permanen di Sulteng

Rumah Zakat berencana membuka donasi online.

REPUBLIKA.CO.ID, PALU -- CEO Rumah Zakat Nur Efendi turun meninjau lokasi sekolah yang terdampak bencana gempa Sulawesi Tengah di MTS An Nur Buuts. MTS An Nur Buuts sekolah yang menerima bantuan kelas darurat sebanyak 6 shelter dari Rumah zakat.

Rumah Zakat, kata dia, jika memungkinakan akan melakukan penggelangan dana secara online untuk pembangunan sekolah permanen dimana dana yang dibutuhkan sekolah sebanyak Rp 7 miliar. Sampai sejauh ini Rumah Zakat telah membangun 29  kelas darurat yang tersebar Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

Dalam kunjungannya, dia bersilaturahim dengan pihak yayasan dan sekolah, meninjau progres pembangunan kelas darurat dan masuk dikelas untuk memotivasi siswa MTS An Nur Buuts sekaligus memberikan bantuan Alquran sebanyak 36 buah kepada anak-anak.

"Insya Allah kita akan bantu untuk membuka donasi online secara global untuk bangunan permanen, kita minta data lengkap dan foto dari sekolah untuk dimasukkan kedalam donasi tersebut serta kalau pihak sekolah masih membutuhkan kelas darurat insyaAllah Rumah Zakat akan membantu kembali untuk pembangunan kelas darurat," ucap  Nur Efendi

Pihak yayasan dan sekolah mengucapkan terimakasih atas bantuan kelas darurat dari Rumah Zakat "Kami sangat berterimakasih kepada bapak dan Rumah Zakat karna telah membantu proses belajar mengajar siswa/siswi kami, dimana sebelumnya anak-anak kepanasan karna belajar ditenda darurat," ujar kepala yayasan MTS An Nur Buuts.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QUdiAK
December 14, 2018 at 10:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QUdiAK
via IFTTT
Share:

BI: Remintansi ke Tanah Air Mencapai Rp 128 Triliun

BI menilai jumlah remitansi dibandingkan penduduk di Indonesia terbilang sedikit

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Bank Indonesia mengungkapkan transfer uang yang dilakukan pekerja Indonesia di negara lain ke penerima di Tanah Air (remitansi) mencapai 8,8 miliar dolar AS atau setara Rp 128 triliun (kurs Rp14.530 per dolar AS). 

Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng bagi negara sebesar Indonesia, angka remitansi itu belum ideal. Pasalnya Filipina yang memiliki luas negara dan jumlah penduduk lebih sedikit dibanding Indonesia, mampu menerima remitansi hampir tiga kali lipat dari Indonesia yakni 24 miliar dolar AS.

"Filipina, dia negara kecil itu remitansinya 24 dolar AS miliar setahun, kita hanya 8,8 miliar dolar AS setahun," kata Sugeng, Jumat (14/12).

Sugeng mendorong agar nilai remitansi ini dapat meningkat karena dana dari remitansi ini juga akan mendorong aliran dana ke dalam negeri yang dapat membantu memperbaiki transaksi modal dan finansial di defisit transaksi berjalan (Current Account Deficit/CAD). Dengan begitu, aliran dana tersebut dapat membantu menstabilkan pergerakkan nilai tukar rupiah.

Masih rendahnya nilai remitansi itu, kata Sugeng, disebabkan tingkat akses masyarakat terhadap jasa dan produk keuangan seperti rekening bank (inklusi keuangan) di Indonesia yang masih rendah dibandingkan negara lainnya. Hingga akhir 2017, tingkat keuangan inklusif Indonesia baru 49 persen.

Padahal di Thailand mencapai 82 persen, Malaysia 85 persen, bahkan Singapura 98 persen. Indonesia menargetkan tingkat keuangan inklusif dapat mencapai 75 persen di 2019.

"Salah satunya karena tingkat inklusi keuangan kita masih lebih rendah dari negara lainnya," kata dia.

Saat ini, sudah 62 persen remitansi memang sudah menggunakan nontunai. Namun sayangnya, pembayaran tersebut bukan menggunakan rekening aslinya, melainkan menitip kepada pihak lain.

"Banyak yang dilakukan melalui nitip ke orang yang dipercaya," katanya.

Dia berharap pencatatan remitansi bisa semakin baik dengan bisnis model digital agar lebih efisien. Hal ini juga untuk mencegah adanya transaksi keuangan yang melanggar hukum, seperti pencucian uang dan untuk pembiayaan terorisme.

"Ke depan harus dipikirkan adalah jangan sampai ini nanti dimasuki praktik yang tidak benar, pencucian uang atau untuk membiayai teroris," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EphxxF
December 14, 2018 at 10:10PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EphxxF
via IFTTT
Share:

Pemerintah Dorong Regenerasi Atlet

Atlet junior akan diturunkan dalam SEA Games 2019 agar ada regenerasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengatakan, pemerintah mendorong adanya regenerasi atlet pasca-Asian Games 2018. Saat ini para atlet sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi SEA Games 2019 di Manila, Filipina.

"Untuk SEA Games lebih kepada memberikan ruang dan pengalaman bagi atlet junior, kita tahu SEA Games ini kan juga menjadi momentum bagi atlet untuk membuktikan hasil pelatihannya," ujar Imam di Istana Wakil Presiden, Jumat (14/12).

Imam mengatakan, atlet yang sudah mendapatkan medali di Asian Games diharapkan tidak ikut bertanding di ajang SEA Games. Sebab, SEA Games menjadi momen bagi atlet junior untuk meningkatkan kepercayaan diri dan mengasah kemampuan sehingga ke depan akan ada regenerasi yang mumpuni.

Oleh karena itu, Imam meminta kepada seluruh cabang olah raga (cabor) agar menyiapkan atlet junior untuk diterjunkan dalam pesta olahraga se-Asia Tenggara pada 2019 mendatang. Imam mencontohkan, beberapa negara menurunkan para atlet junior dalam multievent. Sementara, atlet senior biasanya diturunkan untuk multievent yang besar seperti Olimpiade dan Asian Games.

"Penting sekali untuk menyiapkan second layernya, dan itu yang saya minta kepada cabor untuk menyiapkan itu. Berarti, dari sisi kompetisi usia dini, pertandingan usia dini, itu jadi hal wajib bagi semua cabor agar tercipta atlet-atlet pelapis, atlet junior," kata Imam.

Imam mengatakan, saat ini masing-masing cabor sudah menggelar pelatnas SEA Games 2019. Menurutnya, paska pelaksanaan Asian Games, para cabor langsung menyelenggarakan pelatnas jangka panjang.

Di sisi lain Imam memastikan, pascapelaksanaan Asian Games seluruh peralatan telah diberikan kepada masing-masing cabor. Adapun peralatan untuk cabor wushu dan senam masih dalam proses finalisasi, karena ada masalah administrasi yang harus diselesaikan antara INASGOC dan vendor.

"(Peralatan) sudah diserahakn ke cabor, dan kita harapkan ini dapat dimanfaatkan oleh cabor baik untuk pelatnasnya maupun juga untuk persiapan nanti PON 2020, sehingga lebih mengefisienkan anggaran yang dialokasikan oleh Pemprov Papua untuk alat-alat pertandingan," kata Imam.

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan, atlet junior akan diturunkan dalam SEA Games 2019 agar ada regenerasi. Di sisi lain, para atlet junior tersebut membutuhkan jam terbang dan pengalaman bertanding untuk mengukur kemampuannya.

Adapun prestasi Indonesia di Asian Games tidak bisa dibandingkan dengan pertandingan multievent lainnya. Karena Indonesia merupakan tuan rumah, sehingga memiliki keuntungan untuk memasukkan cabang olahraga unggulan salah satunya pencak silat. Namun Jusuf Kalla memastikan, prestasi atlet akan tetap dipertahankan.

"Tadi dibicarakan bahwa kita melapis senior dengan junior, nanti ada SEA Games munculkan (atlet junior) diback up senior, tapi kalau event besar seniornya. Bagaimanapun ada suatu level yang telah kita capai dan akan dipertahankan," ujar Jusuf Kalla.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EvmtSa
December 14, 2018 at 10:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EvmtSa
via IFTTT
Share:

Militer Turki Serang Basis Kurdi di Utara Irak

Operasi tersebut menargetkan fasilitas-fasilitas Kurdi yang dinilai mengancam Turki.

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Kementerian Pertahanan Turki mengatakan, angkatan bersenjata Turki pada Rabu (13/12) waktu setempat melakukan serangan udara di wilayah Sinjar dan Mount Karacak, Irak utara.

Menurut pernyataan Kementerian Pertahanan Turki tersebut, operasi udara dilakukan untuk menetralisir kelompok bersenjata Kurdi yakni PKK/KCK/PYD/YPG dan elemen teroris lainnya.

Ankara menganggap YPG sebagai cabang milisi Kurdi Suriah PKK, yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS).

Baca juga, Turki tak Nyaman AS Latih Milisi Suriah.

"Operasi tersebut menargetkan fasilitas perumahan, tempat penampungan, gua, terowongan, dan unit penyimpanan yang digunakan oleh teroris yang mengancam negara kami dan keamanan perbatasan," kata pernyataan itu seperti dikutip laman Huuriyet Daily News, Jumat (14/12).

Direktur Komunikasi Kepresidenan Turki, Fahrettin Altun mengatakan, operasi udara telah sukses menargetkan Sinjar dan Gunung Karacak. Wilayah tersebut kata dia, merupakan salah satu pusat teror yang "penting".

"Operasi ini merupakan pukulan terhadap teror dan itu adalah pesan untuk para pendukung teror," tulis Altun dalam akun resmi Twitter pribadinya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QwelYg
December 14, 2018 at 10:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QwelYg
via IFTTT
Share:

In Picture: Penyintas Gempa dan Likuefaksi di Palu - Donggala (2)

REPUBLIKA.CO.ID, PALU -- Cerita lain dituturkan Sukur Sultan. Ia tak kuasa menyelamatkan ibu, anak, dan cucu kesayangannya saat gelombang tsunami setinggi 1,5 meter menggulung kampungnya di Wani, Donggala. Penderitaan Sukur kian besar sebab ia tak lagi punya tempat berteduh karena gempa dan tsunami telah membuat rumahnya rata dengan tanah.

Kisah-kisah tersebut hanya dua dari tak terhitung cerita tentang pengalaman tragis para penyintas gempa, tsunami, dan likuifaksi yang menghantam kawasan pesisir Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu. Mereka memang selamat dari musibah, tapi selamanya mereka akan menyimpan luka. Mereka memang bertahan, tapi harus berusaha tegar untuk mencoba membangun kembali keping demi keping kehidupan dari getir kehancuran.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RZGW4J
December 14, 2018 at 10:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RZGW4J
via IFTTT
Share:

Prosesor Mini dengan Daya Listrik Rendah

Mini PC Liva

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED
Keunggulan Mini PC Liva dengan prosesor lainnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Technical Support PT Elitegroup Computer System (ECS), Aris Subagyo mengatakan keunggulan Mini PC Liva dengan prosesor lainnya adalah daya listriknya. Menurutnya, Mini PC Liva bisa turun sampai tiga watt.

Selain itu, perbedaan dari produk sebelumnya. Mini PC Liva mengembangkan RAM dan juga prosesornya.

Berikut video lengkapnya.

  • Videografer:
  • Havid Al Vizki
  • Video Editor:
  • Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qt8pPD
December 14, 2018 at 10:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Qt8pPD
via IFTTT
Share:

Chinese company invests US$1 billion in Tanjung Lesung

Tanjung Lesung is one of 10 tourist destinations, besides Bali.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- A Chinese company has committed to investing US$1 billion in the tourism sector in Tanjung Lesung, Banten Province. The commitment was outlined in the Letter of Intent (LoI) signed by the Director of Yunnan Ice Sea Investment Group, Wei Xiao Lin, and the President Director of Jababeka, Budianto Liman, at the 2018 Investment, Trade and Tourism Forum here on Friday.

The exchange of the LoI document between the two companies was witnessed by the Indonesia Minister of Tourism, Arief Yahya, and the Indonesian Ambassador to China, Djauhari Oratmangun. Tanjung Lesung is one of 10 tourist destinations, besides Bali, which is known as "the Ten New Bali Destinations".

The 10 destinations are Borobudur in Central Java, Mandalika on Lombok Island (West Nusa Tenggara), Labuan Bajo in Flores (East Nusa Tenggara), Bromo-Tengger-Semeru in East Java, Pulau Seribu in North Jakarta, Lake Toba in North Sumatra, Wakatobi in Southeast Sulawesi, Tanjung Lesung in Banten, Morotai in the northern region of Halmahera in the Maluku islands and Tanjung Kelayang in Belitung (Bangka Belitung).

Until 2024, the 10 new destinations need an investment of $35 billion.

"The investment in the 10 tourist sites is divided into two categories, namely, tourism investment and tourism funding," the Tourism Minister said, adding that the Indonesian government had invested $12 billion.

"However, we still need additional investment worth $23 billion from the private sector. Tourism investment from the private sector will be directed to develop hotels, restaurants, recreational parks, ports and other facilities," Arief said.

According to the minister, during the period 2013-2017, investment in the tourism sector had reached $5.47 billion. Of that amount, around $4.23 billion came from foreign investors. Foreign investors in the tourism sector are dominated by Singapore with $460 million and China with $330 million.

Minister Arief said China had made the biggest contribution to the development of Indonesia's tourism sector in the past three years. In 2017, the number of Chinese tourists visiting Indonesia was 1.97 million, up 35.7 percent compared to that of 2016.

In 2018, the Ministry of Tourism expected 2.6 million Chinese tourists. During the period January-October 2018, the number of tourists amounted to 1.87 million.

"Therefore, we still expect more Chinese tourists," Arief said at the event, which saw the participation of Indonesian and Chinese businessmen.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Gc7qP0
December 14, 2018 at 10:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Gc7qP0
via IFTTT
Share:

Tahun Depan, Pertumbuhan Investasi Asing Diprediksi Turun

Modal asing yang masuk ke Indonesia didominasi oleh portofolio.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Bank Dunia memproyeksikan investasi akan semakin tumbuh tahun depan. Pertumbuhannya dinilai lebih baik dari tahun ini.

"Saya sependapat investasi tahun depan bisa lebih baik daripada tahun ini. Meski begitu saya tidak cukup yakin FDI (Foreign Direct Investment) akan meningkat signifikan," ujar Direktur Riset Center of Economics and Reform (CORE) Piter Abdullah kepada Republika.co.id, Jumat, (14/12).

Ia menjelaskan, setidaknya dalam tiga tahun terakhir pertumbuhan investasi lebih didorong investasi dalam negeri. Sementara untuk pertumbuhan Penanaman Modal Asing (PMA) cenderung menurun.

Kecenderungan ini, kata dia, menunjukkan Indonesia kalah bersaing dengan negara-negara tetangga dalam menarik investasi PMA atau FDI. "Aliran modal asing yang masuk ke Indonesia didominasi oleh portofolio atau hotmoney yang justru membuat perekonomian kita vulnerable atau rentan," kata Piter.

Menurutnya, banyak faktor yang masih menjadi kendala masuknya FDI. "Memang izin prinsip PMA ke BKPM selama tiga tahun terakhir melonjak drastis. Artinya asing sebenarnya tertarik utk masuk ke indonesia," ujar Piter.

Hanya saja dari sekian banyak izin prinsip PMA yang diberikan oleh BKPM, kata dia, hanya sekitar 30 persen bisa direalisasikan. Artinya banyak kendala realisasi investasi PMA.

Di antaranya permasalahan perizinan, pembebasan lahan, perburuhan, sampai ke  ketersediaan bahan baku. Kemudian OSS yang diharapkan menjadi solusi perizinan justru menjadi penyebab menurunnya pelayanan perizinan.

"Berbagai permasalahan ini secara umum masih ada, belum banyak yang bisa diselesaikan di tahun 2019. Jadi meski akan membaik saya meyakini pertumbuhan investasi tidak akan melonjak signifikan di 2019," kata dia.

Ekonom Indef Bhima Yudhistira menambahkan, tahun depan akan lebih andalkan PMDN untuk dorong investasi karena tingkat kepercayaannya relatif tinggi di tahun politik. "Sementara untuk PMA lebih lambat seiring kehati-hatian investor asing masuk ke negara berkembang di tahun politik," ucap dia saat dihubungi Republika.co.id, Jumat, (14/12).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rCuBrz
December 14, 2018 at 10:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rCuBrz
via IFTTT
Share:

In Picture: Penyintas Gempa dan Likuefaksi di Palu - Donggala (1)

REPUBLIKA.CO.ID, PALU -- Gempa berkekuatan 7,4 pada skala Richter (SR) yang disusul gelombang tsunami dan likuefaksi pada 28 September 2018 menghancurkan sejumlah kota di wilayah Sulawesi Tengah. Dua kota terdampak paling parah terjadi di Palu dan Donggala.

Runtutan petaka di Sulawesi Tengah mengakibatkan lebih dari 2.000 orang tewas, dan sekitar 10.000 luka-luka. Guncangan gempa, terjangan tsunami, serta gulungan tanah likuefaksi memporak-porandakan Palu-Donggala dan turut ‘menghancurkan’ pula para penyintas.

Subhan Bachong, salah seorang penyintas dari Palu menceritakan, ia berhasil menyelamatkan diri bersama anak istri sembari memapah kedua orang tuanya dari gempa yang disusul likuefaksi. Saat berlari menyelamatkan diri, dengan mata kepalanya ia menyaksikan puluhan orang tertimbun bersamaan dengan ditelannya Kampung Petobo oleh tanah yang mencair.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PCL34X
December 14, 2018 at 09:58PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PCL34X
via IFTTT
Share:

Polisi Gelar FGD Bersama Pimpinan Ponpes Se-Majalengka

FGD ini bisa menemukan formula untuk menciptakan pemilu 2019 yang aman dan kondusif.

REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA  -- Menghadapi pemilihan legisatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) 2019, Polres Majalengka menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Majalengka, Jumat (14/12). Kegiatan itu dilaksanakan di Aula Kanya Wasishta Polres Majalengka.

"FGD ini membahas situasi terkini, yaitu cipta kondisi menjelang Pileg dan Pilpres 2019," kata Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono, melalui Waka Polres, Kompol Hidayatullah.

Dalam FGD tersebut, disaampaikan berbagai langkah pencegahan dan penanganan terorisme dan radikalisme agar tak marak dan menjamur. Dengan demikian, senantiasa tercipta situasi yang aman dan kondusif.

Hidayatullah mengungkapkan, pelaksanaan FGD tersebut merupakan tahap awal pelaksanaan pengamanan Pileg dan Pilpres 2019. Selain itu, sekaligus juga sebagai tahap akhir rangkaian pelaksanaan Pilkada 2018 yang berlangsung beberapa bulan yang lalu di Kabupaten Majalengka.

"Kami harapkan dari FGD ini bisa menemukan formula untuk menciptakan pemilu 2019 yang aman dan kondusif di Majalengka," kata Hidayatullah. 

Sementara itu, selain pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Majalengka, kegiatan itu juga dihadiri Ketua MUI Kabupaten Majalengka, Anwar Sulaiman beserta para da’i. Usai FGD, dilaksanakan pula deklarasi damai antara peserta dan Polres Majalengka. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qt6g6x
December 14, 2018 at 09:47PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Qt6g6x
via IFTTT
Share:

Progres Pembangunan Bandara Yogya Baru 19 Persen

Banyak maskapai sudah meminta stot untuk terbang dari NYIA.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Direktur Utama PT. Angkasa Pura I, Faik Fahmi menjelaskan saat ini progres pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) baru mencapai 19 persen. Namun, Faik optimistis pada April tahun depan NYIA sudah bisa melayani penerbangan rute internasional.

Faik menjelaskan saat ini AP I tengah merampungkan runway dan taxi way. Sepaket landasan pacu dan jalur pesawat hingga apron menurut pantauan Republika.co.id sudah mulai dikerjakan pemadatan. Faik mentargetkan paket landasan pacu itu akan selesai 100 persen pada Maret mendatang.

Bandara NYIA Kulon Progo Bisa Digunakan untuk Umrah

"Sekarang progressnya 19 persen. Tapi memang diantara semua yang akan selesai lebih dulu adalah air set. Taxi way dan runway akan selesai 100 persen pada maret esok," ujar Faik di NYIA, Jumat (14/12).

Faik menjelaskan untuk panjang landasan sendiri sepanjang 3.250 meter. Untuk luas bangunan terminal untuk tahap pertama di April mendatang akan seluas 8.000 meter persegi. Nantinya terminal tersebut akan memuat pelayanan rute internasional terlebih dahulu.

"Lalu terminal paling 8 ribu meter untuk internasional aja. Bisa menampung 2-2,5 juta. secara bertahap domestik akan jadi juga. Jadi akhir 2019 sudah selesai semua," ujar Faik.

Faik juga menjelaskan penerbangan internasional ini dilebh dahulukan mengingat panjangnya runway perlu dimanfaartkan secara optimal. Ia mengatakan apalagi tahun depan momen Umroh menjadi salah satu pangsa pasar yang menjanjikan.

Selain itu, kata Faik sudah banyak maskapai internasional yang mengkomunikasikan kepada pemerintah terkait meminta slot untuk melakukan penerbangan langsung ke NYIA.

"Nah, diiharapkan penerbangan internasional dengan pesawat besar, jumlah besr, jadi turisnya sgnifkan. Kita siap bisa sampai triple 7. Slot internasional juga banyak, dan banyak yang minat," ujar Faik.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EsJci1
December 14, 2018 at 09:44PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EsJci1
via IFTTT
Share:

Tim Kampanye Jabar akan Lakukan 'Operasi Darat' Jelang Pilpr

Pemerintah mengendalikan perekonomian di tengah situasi global yang tak mendukung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Tim kampanye daerah (TKD) Jawa Barat Joko Widodo-Maruf Amin akan melakukan 'operasi darat' untuk mengampanyekan kandidat tersebut jelang Pemilu Presiden 2019. Menurut Ketua TKD Jawa Barat Joko Widodo-Maruf Amin, Dedi Mulyadi, cara ini dilakukan agar semakin banyak masyarakat yang mengetahui keberhasilan presiden ketujuh Indonesia tersebut.

"Januari operasi darat. Menyampaikan program pemerintah," ujar Dedi usai menggelar rapat koordinasi tim pemenangan itu, di Bandung, Jumat (14/12).

Dedi mengatakan, saat ini, banyak program pembangunan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang berhasil dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain di bidang infrastruktur, perkembangan perekonomian pun cukup membanggakan.

Dedi menyontohkan, saat ini, warga penerima program keluarga harapan (PKH) mendapat bantuan pangan yang layak dibanding periode sebelumnya. Sehingga, masyarakat miskin bisa menikmati beras yang sama dengan jenis yang dimakan oleh kita. "Ini terobosan baru," katanya.

Selain itu, pemerintah saat ini berhasil mengendalikan perekonomian di tengah-tengah situasi global yang tidak mendukung. Terlebih, saat ini mata uang rupiah terus menguat terhadap dollar Amerika. "Relatif bisa bertahan stabil, bahkan cenderung terus menguat," katanya. 

Tak hanya itu, pembangunan infrastruktur terus digenjot pemerintahan Joko Widodo sebagai stimulus untuk menggairahkan perekonomian masyarakat. Dengan begitu, ia memastikan pihaknya akan maksimal agar masyarakat mengetahui berbagai prestasi tersebut. "Di bulan Januari ini masyarakat harus sudah mengetahui capaian-capaian itu," katanya.

Dedi pun optimistis, Joko Widodo-Maruf Amin akan unggul khususnya di Jawa Barat pada Pemilu Presiden 2019. "Selisihnya jelas. Kita sudah lebih unggul di Jawa Barat," katanya. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2S2xMEO
December 14, 2018 at 09:38PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2S2xMEO
via IFTTT
Share:

FOZ akan Gelar Indonesia Zakat Summit 2018

Zakat Summit 2018 akan digelar di Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Forum Zakat (FOZ) akan menyelenggarakan Indonesia Zakat Summit 2018. Kegiatan ini merupakan gabungan dua agenda penting FOZ yakni Konferensi Zkaat Nasional (KZN) dan CEO LAZ Forum.

Rencananya, kegiatan ini akan diadakan di Hotel Horison, Bandung pada 20-21 Desember 2018. Direktur Eksekutif FOZ, Agus Budiyanto mengatakan Indonesia Zakat Summit merupakan ajang pertemuan bagi pegiat zakat dan stakeholder zakat, baik pemerintah maupun swasta dalam rangka menguatkan dan menjaga momentum perjuangan gerakan zakat Indonesia.

“Kita bukan hanya ingin menampilkan gerakan zakat sebagai entitas yang besar, tetapi menawarkan solusi dan mampu berkolaborasi dengan stakeholder tidak hanya berhubungan dengan sosial islamic financetetapi juga kementerian dan lembaga kemanusiaan lainnya yang tidak bersifat islamic, kan zakat mewakili Islam. Menawarkan gerakan zakat yang inklusif dan gerakan solusi,” ujarnya ketika dihubungi Republika.co.id, Jumat (14/12).

Menurutnya, kegiatan ini juga memperkuat kerja sama dengan kementerian terkait seperti Kementerian Sosial, Kementerian Agama dan Kementerian PMK. Sekaligus, perkumpulan ruang bagi pimpinan LAZ untuk meberikan masukan dan pandangan strategi bagi gerakan zakat Indonesia pada tahun depan.

“Kita juga akan memperkuat kerja sama dengan kementerian terkait dengan isu kebencanaan, kita mau review Lombok dan Donggala. Ketiga, forum kumpul pimpinan dan CEO zakat outlokk zakat 2019 dan refleksi 2018,” ucapnya.

Ke depan, diharapkan kegiatan ini memberikan solusi kongkrit bagi masyarakat yang ingin mengetahui pengetahuan perzakatan. “FOZ akan menyatukan data sehingga terkonsolidasi, jadi masyarakat juga tahu ketika berzakat dananya seperti apa, tidak hanya porsi kecil saja tetapi konsolidasi besar dalam forum zakat, maka yang disalurkan besar dan harapanya masyarakat lebih aware dan tingkat kesadaran meningkat,” ujar dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CdPFef
December 14, 2018 at 09:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CdPFef
via IFTTT
Share: