Showing posts with label 2019 at 09:39PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 09:39PM. Show all posts

Friday, April 12, 2019

Babak Pertama Arema FC Unggul 1 - 0 atas Persebaya

Makan Konate membawa Arema FC unggul atas Persebaya Surabaya.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Arema FC berhasil menambah pundi skor 1 - 0 atas Persebaya dalam final leg kedua Piala Presiden 2019. Gol tercipta dari tendangan langsung Nur Hardianto melalui umpan Makan Konate di menit ke-42.

Secara keseluruhan, kedua tim yang memiliki rivalitas tinggi sama-sama menunjukkan 'taringnya' di babak pertama. Kedua tim berusaha untuk menyerang dan memborbardir gawang lawan masing-masing. Bahkan, pertarungan sengit sudah terlihat di detik pertama.

Pemain Arema FC, Riky Kayame menyajikan serangan mendadak di detik 40. Pemain Papua ini berhasil memporak-porandakan lini belakang Persebaya. Namun sayangnya tembakan bola Kayame meleset sehingga menghasilkan tendangan sudut.

Tak lama setelah itu, tim lawan juga langsung memberikan serangan balik di gawang Kurniawan Kartika Aji. Tendangan tajam yang disajikan salah satu pemain Persebaya terjadi di menit kedua. Tembakan pemain Persebaya ini sayangnya mengenai tiang atas gawang.

Penyelamatan oleh tiang gawang juga terjadi di menit keempat. Hal ini terjadi ketika pemain Persebaya, Damian Emanuel Lizio membuat lini belakang Arema FC kelabakan. Dari kelengahan lini belakang, gawang klub 'Singo Edan' hampir kebobolan di menit tersebut.

Di sisa menit babak pertama, kedua tim sama-sama menunjukkan serangannya. Beberapa kali lini belakang juga sempat kocar-kacir ketika peluang gol lawan terjadi. Hingga pada akhirnya tercipta gol tunggal dari Arema FC di menit-menit akhir pertandingan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2va4aeV
April 12, 2019 at 09:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2va4aeV
via IFTTT
Share:

Tiga Pelaut Muslim yang Dikenang Sepanjang Zaman

Tiga pelaut ini tidak sekadar berlayar, tetapi juga berdakwah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebelum kedatangan Islam, bangsa Arab telah dikenal sebagai pedagang yang ulung dan akrab dengan lautan. Selama Rasulullah SAW hidup, penyebaran agama Islam tidak hanya melalui perjalanan di daratan, melainkan juga pelayaran. Demikian pula pada zaman sesudah Nabi SAW wafat. Sebagai contoh, para penyebar Islam di Kepulauan Nusantara pada masa awal memanfaatkan dengan sungguh-sungguh jalur perniagaan maritim untuk melakukan dakwah kepada masyarakat tempatan.

Pada zaman keemasan Islam, perkembangan ilmu navigasi telah memunculkan para pelaut tangguh. Mereka dapat berkeliling dunia dengan bantuan teknologi yang cukup canggih pada masanya. Misalnya, astrolab yang dikembangkan para ilmuwan Muslim. Dengan alat ini, seorang pelaut dapat menentukan arah kapal dengan memerhatikan posisi benda-benda langit. Selain itu, sejak abad ke-14 mereka juga memanfaatkan kompas yang pertama kali ditemukan bangsa Cina.

Dinamika para saintis dan pelaut Muslim ini jauh mendahului bangsa Eropa yang masih tertinggal dalam bidang maritim.

Berikut ini akan tiga di antara begitu banyak tokoh pelaut Muslim yang patut dicatat dalam sejarah. Mereka tidak sekadar berlayar untuk kepentingan pribadi, melainkan demi penyebaran dakwah Islam serta kebanggaan bangsa asalnya masing-masing.

Berbeda dengan kolonialisme Eropa yang juga memanfaatkan pelayaran di samudra, para pelaut Muslim datang ke negeri-negeri tertentu tanpa bermaksud menjajah masyarakat tempatan. Mereka justru menggiatkan aktivitas perdagangan sekaligus menjembatani kebudayaan-kebudayaan yang berbeda.

Ahmad bin Majid

Pelaut Arab ini lahir pada 1421 di Ras al-Khaimah (kini bagian dari Uni Emirat Arab) dan wafat pada 1500. Keluarganya sudah akrab dengan dunia perniagaan maritim. Saat berusia 17 tahun, Ahmad bin Majid sudah pandai mengemudi bahtera. Dunia Barat mengenalnya sebagai pelaut legendaris yang menolong Vasco da Gama dalam pelayarannya.

Pada akhir abad ke-15, da Gama menyelidiki jalur maritim dari Eropa ke India. Pada akhirnya, ekspedisi pelaut Portugis ini membuka jalan bagi permulaan ekspansi kolonialisme Barat atas Asia dan Afrika.

Sejumlah sejarawan menggelari Ahmad bin Majid sebagai ‘Singa Lautan.’ Ini lantaran luasnya pengetahuan Ibnu Majid mengenai ilmu kemaritiman dan juga pengalamannya mengarungi samudra. Dia telah menulis sejumlah buku tentang bidang tersebut.

Di antaranya adalah Fawaidh fi Usl Ilmi al-Bahra wa al-Qawaidah dan Kitab al-Fawa’id. Isinya lebih mirip ensiklopedia tentang sejarah dan prinsip-prinsip dasar navigasi. Salah satu karyanya menjadi panduan bagi para pelaut di Teluk Persia untuk mencapai pesisir India dan Afrika timur. Pada zamannya, bangsa Eropa belum memiliki pengetahuan yang memadai tentang Samudra Hindia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2P4sAQ5
April 12, 2019 at 09:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2P4sAQ5
via IFTTT
Share:

Thursday, February 14, 2019

Kementerian PUPR Bangun Empat Arena Olahraga untuk PON XX

Pembangunan dilakukan secara detail mulai dari desain, pembangunan hingga pengawasan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Cipa Karya membangun empat arena olahraga untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Provinsi Papua 2020. Pembangunan arena olahraga dilakukan di Kabupaten Jayapura yakni arena Aquatic dan Istora Papua Bangkit di Kawasan Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur dan arena Cricket dan Lapangan Hockey (indoor dan outdoor) di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu.

"Pembangunan infrastruktur dalam rangka mendukung PON XX 2020 di Papua, harus diperhatikan secara detail mulai dari tahap desain, tahap pembangunan hingga tahap pengawasannya," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Pembangunan arena Aquatic telah dimulai sejak Desember 2018 menggunakan anggaran APBN Kementerian PUPR sebesar Rp 389,63 miliar, oleh penyedia jasa konstruksi PT Waskita Karya dan ditargetkan rampung pada Juli 2020.

Arena Aquatic nantinya dilengkapi dengan fasilitas pool system sesuai standar Fédération Internationale de Natation (FINA) yang merupakan induk organisasi internasional olahraga renang. Kemudian dilengkapi juga dengan lighting yang meliputi sports dan area floodlighting dengan standar field of play (FOP), timing system, master clock di lantai satu, lantai dua, dan scoring board.

Arena Aquatic juga akan dilengkapi fasilitas tata suara dan tata udara, CCTV, dan tribun penonton. Selain itu juga dilengkapi fasilitas tambahan seperti penataan kawasan untuk parkir, lansekap , drainase, dan bangunan penunjang disesuaikan dengan batas kawasan. Saat ini tengah dilakukan pengecoran bore pile titik pertama, penyediaan material bore pile on aite, kemudian pengecoran bore pile dan pembuatan direksi keet, serta dilakukan pengecoran jalan akses untuk pekerja.

Untuk pembangunan ISTORA Papua Bangkit telah mulai dilaksanakan sejak November 2018 dengan anggaran sebesar Rp 263,87 miliar yang dilaksanakan oleh penyedia jasa konstruksi PT PP dan ditargetkan rampung Juni 2020. Saat ini progres mencapai 10,04 persen.

Pembangunan ISTORA Papua Bangkit dilengkapi dengan pembangunan area plaza di sekitar ISTORA, juga dilengkapi area kawasan parkir kendaraan di dalam dan diluar area istora. Pengerjaan ISTORA Papua Bangkit saat ini tengah memasuki pengerjaan pembesian kolom, pekerjaan PDA test, penggalian pile cap, pemasangan bekisting pile cap dan pengecoran pile cap.

Selanjutnya, pembangunan arena Cricket dan lapangan Hockey (indoor dan outdoor) dilaksanakan pada Desember 2018 oleh kontraktor PT. Nindya Karya dengan anggaran sebesar Rp 277,1 miliar dengan target selesai pada Juni 2020.

 

 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Go2F4p
February 14, 2019 at 09:39PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Go2F4p
via IFTTT
Share: