Showing posts with label 2019 at 07:35PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 07:35PM. Show all posts

Friday, May 24, 2019

Bank Mandiri Serahkan Bantuan CSR untuk 3 Sekolah di Lombok

Bantuan diharapkan dapat membuat proses belajar mengajar lebih baik dan nyaman.

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK TENGAH -- PT Bank Mandiri (Persero) TBK Regional Bali dan Nusa Tenggara menyerahkan bantuan Bina Lingkungan Corporate Sosial Responsibility (CSR) untuk tiga sekolah di Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (24/5). Acara seremonial penyerahan dipusatkan di yayasan Pondok Pesantren Darul Hikmah NW Jeruk Manis, Desa Pemepek, Kecamatan Priggarata, Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

Penandatanganan perjanjian hibah dan berita acara serah terima sekaligus penyerahan secara simbolis bantuan CSR dilakukan oleh Bussines Support Manager Bank Mandiri Area Mataram I Gde Nyoman Sudharmadi kepada masing-masing penerima bantuan.

Bussines Support Manager Bank Mandiri Area Mataram I Gde Nyoman Sudharmadi mengatakan Program Bina Lingkungan Bank Mandiri dilaksanakan melalui tiga pilar utama, yaitu yang pertama pembentukan komunitas mandiri melalui pelaksanaan program bersama Mandiri. Ini bertujuan membina kelompok masyarakat atau komunitas secara terintegrasi dalam hal kapasitas, infrastruktur, kapabilitas dan akses.

Yang kedua, program kemandirian edukasi dan kewirausahaan. Ini dicapai dengan melaksanakan program Wirausaha Muda Mandiri dan Mandiri Peduli Pendidikan, dengan tujuan untuk menciptakan pemimpin di masa depan yang siap dengan persaingan global.

"Ketiga, financial literacy yang merupakan program edukasi masyarakat terkait pengelolaan keuangan untuk mewujudkan masyarakat yang sadar perencanaan keuangan," ujar Sudharmadi di Lombok Tengah, NTB, Jumat (24/5).

Sudharmadi menyampaikan melalui pilar-pilar tersebut, Bank Mandiri ingin meningkatkan peran aktif dalam mendukung penciptaan masyarakat Indonesia yang mandiri. Serta masyarakat yang mampu membangun Indonesia ke arah yang lebih baik.

Sudarmadi mengimbau bantuan ini dapat digunakan sebaik mungkin untuk kepentingan sekolah agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan nyaman. "Semoga hal ini sangat bermanfaat dan menambah semangat dalam melaksanakan proses belajar dan mengajar," kata Sudharmadi menambahkan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WmOW5k
May 24, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WmOW5k
via IFTTT
Share:

Thursday, May 23, 2019

Muhammad Zohri tak Menyangka Bisa Lolos Olimpiade

Zohri mengaku tak pernah menargetkan bisa lolos ke Olimpiade

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sprinter muda Indonesia, Lalu Muhammad Zohri mengaku tak punya target juara di setiap kompetisi yang diikutinya. Ia memilih fokus terhadap performanya di atas lintasan.

Pelari asal Lombok Utara itu baru saja mendapat satu tiket tampil di Olimpiade Tokyo 2020. Menjadi atlet Indonesia pertama yang merebut satu tempat di ajang olahraga tertinggi dunia, ia menyatakan bahwa tidak pernah menargetkan hal tersebut.

"Saya sih nggak punya target di tiap kompetisi, ibu (Eni pelatih atletik) tidak pernah buat target untuk saya, hanya fokus ke penampilan (performa) saat tanding saja," kata Zohri saat ditemui di tengah-tengah latihan di Senayan, Jakarta, Kamis (23/5).

Meski tak memiliki target juara, ia menerapkan capaian untuk dirinya sendiri, yakni mencatatkan waktu lebih cepat dari edisi kompetisi sebelumnya. Saat tampil di kejuaraan dunia nomor 100m putra di Osaka, pekan lalu, Zohri mencatatkan waktu 10,03 detik. Ia hampir mengalahkan juara dunia, Justin Gatlin sekaligus memecahkan rekor nasional milik dirinya sendiri.

"Ke depannya saya nggak berpikir bisa juara satu (atau) dua, yang penting bisa tampil bagus dan catatan waktu semakin baik di setiap kompetisi," ucapnya.

"Alhamdulillah di Osaka kemarin dapat tiket itu, selama ini saya nggak pernah menyangka. Tapi, saya percaya bisa maksimal dan berlatih dari kesalahan," ujarnya menegaskan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2EmNaXJ
May 23, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2EmNaXJ
via IFTTT
Share:

Monday, May 13, 2019

Sarri Masih Belum Yakin Soal Masa Depannya di Chelsea

Sarri mengatakan pihak manajemen Chelsea belum membuat keputusan apapun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meski berhasil membawa Chelsea lolos ke Final Liga Europa dan finish di posisi ketiga Liga Primer Inggris musim 2018/2019, namun Maurizo Sarri masih merasa masa depannya di klub tersebut belum jelas. Sarri mengaku akan senang bertahan di Chelsea, namun pihak manajemen klub belum membuat keputusan apapun tentang masa depannya.

Dikutip dari Football Italia, saat ditanya Daily Mail apakah dia akan berada di Stamford Bridge musim depan, Sarri mengatakan belum yakin. "Saya kira begitu, tetapi saya tidak yakin," ucap pelatih berusia 60 tahun itu.

"Saya hanya bisa mengatakan bahwa klub meminta saya untuk lolos Liga Champions, dan kami mencapai target itu," katanya.

Sarri kembali mengatakan, dirinya akan senang bertahan di Chelsea. Sebab, Sarri mengakui jika dirinya menyukai sepakbola Inggris, dan menilai level Liga Primer Inggris adalah yang terbaik di dunia.

"Saya ingin sekali tinggal di sini. Musim ini sangat sulit bagi kami. Tapi saya pikir pada akhirnya kami bahagia karena kami dalam masalah tiga bulan lalu, tetapi mampu bereaksi dengan sangat baik. Pada akhirnya kami berada di posisi ketiga dan mencapai target klub, Liga Champions," ujarnya.

"Sekarang kami harus memainkan pertandingan yang sangat penting, Final di Liga Eropa. Saat ini musim sangat bagus, tetapi musim bisa menjadi luar biasa," ucapnya.

Seperti diketahui, setelah sempat terseok-seok di akhir musim, Sarri akhirnya mampu membawa Chelsea finish di urutan ketiga Liga Primer Inggris. Chelsea juga memastikan lolos ke Liga Champions musim depan menemani City, Liverpool dan Tottenham.

Sarri punya peluang untuk mempersembahkan trofi bagi the Blues musim ini. Pada 30 Mei mendatang, Chelsea akan memainkan laga final Liga Europa di Baku, melawan rival satu kota mereka Arsenal.

Gaya kepemimpinan dan permainan yang diterapkan Sarri di Chelsea sempat mendapat sorotan. Bahkan, Sarri disebut-sebut bakal terdepak dari Chelsea. Beberapa klub asal Seria A Italia seperti Roma, Milan dan Juventus juga dikabarkan tertarik untuk menampung Sarri jika tersingkir dari the Blues.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JDZohZ
May 13, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JDZohZ
via IFTTT
Share:

Sunday, May 12, 2019

Bank Victoria Catat Kenaikan Kredit 4,05 Persen

Pendapatan bunga dan kredit bersih Bank Victoria mencapai Rp 459,33 miliar pada 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pendapatan bunga dan kredit bersih Bank Victoria mencapai Rp 459,33 miliar pada 2018. Angka ini meningkat 0,36 persen atau Rp1,65 miliar dari tahun lalu hanya hanya sebesar Rp457,68 miliar.

Kredit Bank Victoria pada 2018 secara konsolidasi di luar pembiayaan syariah sebesar Rp15,16 triliun. "Kredit Bank Victoria tumbuh 4,05 persen," ujar Sekretaris Perusahaan PT Bank Victoria International Tbk, Ruly Dwi Rahayu, dalam keterangan pers, Ahad (12/5).

Menurut Ruly, upaya pencapaian pertumbuhan portofolio kredit dilakukan secara berkesinambungan. Pihaknya terus memantau pemenuhan pipeline dan pengefektifan proses kredit yang prudent melalui sentralisasi proses kredit, perubahan struktur organisasi dan mengoptimalkan pemakaian outstanding fasilitas.

Di sisi lain, pencapaian dana pihak ketiga (DPK) Bank Victoria secara konsolidasia adalah Rp 20,64 triliun atau turun 0,67 persen dari Rp 20,77 triliun di 2017. Namun dari sisi aset terjadi peningkatan yang mencapai Rp 30,17 triliun, meningkat 4,67 persen atau sebesar 1,35 persen dari tahun lalu yang hanya Rp 28,83 triliun.

Pada 2018, penghimpunan DPK difokuskan pada deposan ritel dan berdana murah. Selain itu, bank juga fokus menurunkan cost of fund (biaya dana). Cost of fund ini mencakup biaya-biaya yang dikeluarkan bank termasuk biaya bunga kepada nasabah.

Juga, terus mengupayakan peningkatan CASA melalui produk-produk dana, internet banking business dan mobile bankinh transaction banking.

CASA adalah singkatan dari current account saving account yang bermakna seberapa besar rasio dana murah yang diraih perbankan. Semakin tinggi CASA sebuah bank, maka semakin profit buat bank itu.

Untuk mendukung pelaksanaan business roadmap, Bank Victoria sedang melakukan pengembangan infrastruktur berupa peningkatan kapasitas IT, yaitu internet banking business dan mobile banking transaction.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WIY69m
May 12, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WIY69m
via IFTTT
Share:

Saturday, May 11, 2019

Politeknik PU Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru 2019

Politeknik PU memberikan Beasiswa bagi 10 mahasiswa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Politeknik Pekerjaan Umum (PU) membuka pendaftaran mahasiswa/mahasiswi baru tahun akademik 2019/2020. Masa pendaftaran akan berlaku tanggal 13 Mei-16 Juni 2019. Pendaftaran dilakukan secara online melalui www.politeknikpu.ac.id tanpa biaya pendaftaran atau gratis. 

Ujian Masuk akan dilaksanakan pada tanggal 4 Juli 2019 di lima lokasi yakni  Semarang, Jawa Tengah, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Makassar, Sulawesi Selatan, Manokwari, Papua Barat, dan Medan, Sumatera Utara. 

Terdapat tiga program studi diploma (D-III) yang dibuka yakni Teknologi Konstruksi Bangunan Air, Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan dan Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung. Jumlah mahasiswa yang diterima untuk setiap program studi berjumlah 50 orang sehingga total menjadi 150 orang. Tempat perkuliahan akan dilaksanakan di Jl. Prof. Soedarto, S.H. Tembalang, Semarang.


Sejumlah fasilitas diberikan pada tahun akademik pertama Politeknik PU ini. Yakni mahasiswa/mahasiswi yang diterima mendapatkan fasilitas tinggal di asrama pada tahun pertama (selama 1 tahun), fasilitas sarana praktikum di laboratorium, workshop, dan magang/pratik kerja. 


Politeknik PU memberikan Beasiswa bagi 10 mahasiswa/mahasiswi yang diterima pada tiap prodi berdasarkan hasil peringkat Seleksi Kemampuan dasar. Pada semester berikutnya beasisiwa akan diberikan berdasarkan indeks prestasi (IP) terbaik. 

Kementerian PUPR memberikan subsidi dari biya pendidikan atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp. 6.000.000,- per semester sebesar 50% sehingga UKT yang dibayarkan mahasiswa sebesar Rp 3.000.000.-.

Politeknik PU didirikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia di bidang konstruksi. Politeknik PU memiliki sejumlah keunggulan yakni mata kuliah yang didesain khusus agar lulusan yang dihasilkan profesional dan siap kerja, para pengajar berpengalaman dalam proyek infrastruktur, serta bekerjasama dengan Universitas terbaik dunia yakni IHE-Delft, Belanda dan ENTPE, Lyon, Prancis.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PWRcL3
May 11, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PWRcL3
via IFTTT
Share:

Friday, May 10, 2019

Willian Berharap Hazard Bertahan di Chelsea

Hazard dilaporkan akan hijrah ke Real Madrid, musim depan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gelandang serang Chelsea Willian Borges da Silva berharap Eden Hazard bertahan di Stamford Bridge. Hazard dilaporkan akan hijrah ke Real Madrid, musim depan.

Willian mengungkapkan bahwa Chelsea masih berharap kepada pemain multi talenta itu, sebagaimana dikutip dari laman Manchester Evening Standard, Jumat (10/5). Hazard menjadi penentu kemenangan Chelsea saat mengatasi Eintracht Frankfurt 4-3 lewat adu penalti pada leg kedua semifinal Liga Europa, di Stamford Bridge, Jumat dini hari WIB.

Mengenai kemungkinan penalti itu meninggalkan kenangan di Stamford Bridge, Willian menjawab, "Saya tidak tahu, saya sungguh tidak tahu. Saya berharap dia masih bersama kami, hanya saja dalam sepak bola segala sesuatunya dapat saja terjadi."

William beranggapan, Hazard masih ingin berada di London, bermain untuk Chelsea. William berharap, setelah musim ini berakhir, Hazard dapat berbicara mengenai situasi yang berkembang."

"Saya tidak tahu apa pun mengenai pasti tidaknya ia bakal hengkang dari sini. Hanya, saya berharap dia dapat tinggal bersama kami," kata Willian.

Baginya, Hazard pemain yang sangat penting untuk Chelsea. Hazard disebutnya pemain istimewa yang mampu menolong Chelsea. "Ia salah satu pemain terbaik di dunia," kata Willian.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VtRDlK
May 10, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VtRDlK
via IFTTT
Share:

Jalan Semarang-Bawen Siapkan Infrastruktur untuk Mudik

Pembenahan jalan nasional Semarang-Bawen mulai dilakukan.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Sejumlah sarana dan prasarana pendukung infrastruktur jalan, yang ada di jalan nasional ruas Banyumanik (Kota Semarang)- Bawen (Kabupaten Semarang) terus dilakukan pembenahan.

Hal itu dilakukan guna menyiapkan sekaligus memastikan jalur utama yang menghubungkan Semarang dengan Solo/ Yogyakarta tersebut benar-benar siap digunakan untuk aktivitas mudik Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah mendatang.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah aktivitas pekerjaan sudah mulai terlihat di jalan nasional ini, khususnya dari wilayah Banyumanik hingga wilayah kota Ungaran, ibu kota Kabupaten Semarang. Adapun pekerjaan pemeliharaan jalan yang dimaksud, antara lain meliputi pembenahan saluran yang mampat usai musim hujan, pembersihan separator, pengecatan median jalan yang sudah mulai kusam, serta perkerasan jalan di beberapa sub ruas jalan nasional tersebut.

Salah satunya yang tampak di ruas Jalan Diponegoro, Ungaran, Kabupaten Semarang, sejumlah pekerja dari kontraktor PT Adhi Karya tampak sibuk melakukan pengecatan kembali median jalan, Jumat (10/5). Mereka melakukan aktivitas pengecatan median jalan di antara kepadatan arus lalu lintas serta lalu lalang kendaraan bermotor yang melintas di ruas jalan utama yang membelah kota Ungaran tersebut.

Pengawas Lapangan PT Adhi Karya, Ade Suparba yang dikonfirmasi mengungkapkan, sebenarnya pekerjaan tersebut merupakan aktivitas rutin pemeliharaan jalan nasional Kontrak Berbasis Kinerja (KBK) ruas Banyumanik- Bawen KM 11+500 hingga KM 34.

Kendati begitu, ia juga mengamini jika pekerjaan pemeliharaan jalan ini, salah satunya memang dimaksudkan untuk menyiapkan jalan nasional tersebut bagi kebutuhan arus mudik Lebaran nanti.

“Kebetulan, ini kan sudah masuk pekan pertama bulan Ramadhan, sehingga pekerjaan ini memang dipersiapkan untuk menghadapi arus mudik nanti,” ungkap Ade, saat dikonfirmasi di sela aktivitasnya, di KM 19 +700.

Ia mengungkapkan, untuk pekerjaan pemeliharaan jalan KBK Semarang (Banyumanik)-Bawen yang dilaksanakan hari ini adalah pengecatan median jalan yang berada di jalan Diponegoro, Ungaran.

Selain itu, dalam pemeliharaan jalan KBK ini juga dilakukan pekerjaan pelapisan (perkerasan) badan jalan aspal atau nonrigid, yang ada di sepanjang jalan nasional ruas Banyumanik hingga Bawen. Seperti diketahui, jalan nasional ruas Semarang- Bawen ini merupakan salah ssatu jalur utama (nontol) yang jamak dimanfaatkan para pemudik pada saat arus mudik maupun arus balik Lebaran.

“Khusus untuk pekerjaan peremajaan cat median jalan ini, totalnya mencapai 11 kilometer, yang dimulai dari kawasan Banyumanik sampai dengan sekitar kawasan simpang Bawen,” kata Ade.

Untuk pekerjaan pemeliharaan jalam KBK ini meliputi ruas Jalan Perintis Kemerdekaan (Kota Semarang), Jalan Gatot Subroto, Jalan Diponegoro, Jalan Jenderal Sudirman serta ruas Jalan Soekarno-Hatta (Kabupaten Semarang).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hjdpz4
May 10, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hjdpz4
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 8, 2019

Bulan Puasa Bukan Alasan tak Menghafal Alquran

Meski dilanda kantuk karena puasa anak-anak tetap semangat menghafal Alquran.

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Pukul lima sore terlihat anak-anak P3A Tahfidz Grup Idzhar mulai berdatangan ke Mushola Nurul Iman untuk belajar menghafal Aquran bersama Teh Ika. Anak-anak yang hadir hari ini berjumlah delapan orang, di antaranya Salwa, Nur Rahmayanti, Ghina, Fitri, Vanka, Nazwa, Danial, dan Fajar.

Sebelum mulai menghafal Quran Surat (Qs) Al-Kahfi, mereka muroja'ah Qs An-Nazi'at dan Qs An-Naba terlebih dahulu. Setelah selesai muroja'ah, mereka mulai membuka Alquran Surat Al-Kahfi. Seperti biasa, Teh Ika tak mau mereka langsung menghafal tapi baca dulu ayatnya dengan baik.

"Alhamdulillah, walaupun sedang berpuasa dan dilanda rasa kantuk, mereka sudah bisa menahannya dengan baik dan tak menjadikan puasa sebagai alasan untuk bermalas-malasan menghafal Alquran," ujar Teh Ika, mentor P3A.

Pagi ini mereka mulai menghafal Qs Al-Kahfi ayat 2. Teh Ika mengajak mereka untuk berlatih pernafasan dengan baik, karena memang ayatnya yang panjang. "Masha Allah, semoga Allah selalu memberikan kemudahan kepada mereka untuk menghafal dan mengamalkan Alquranan dengan baik," ujar Teh Ika.

P3A Tahfidz Grup Idzhar merupakan binaan Rumah Zakat. Mereka kerap melakukan kegiatan menghafal Alquran. Bulan Ramadhan tak menjadikan mereka malas menghafal.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DXIjfh
May 08, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DXIjfh
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 30, 2019

Bayi Jerapah Taman Safari Prigen Segera Diperlihatkan

Taman Safari Prigen akan memperlihatkan bayi jerapah pada libur Lebaran mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, PASURUAN -- Koleksi satwa jerapah (Giraffa camelopardalis) Taman Safari Prigen di Pasuruan, Jawa Timur, bertambah menjadi sembilan setelah kelahiran satu bayi jerapah betina pada 6 Januari. Dokter hewan Taman Safari Prigen Mohammad Nanang Tejo Laksono di Pasuruan, Selasa, mengatakan bayi jerapah itu lahir secara normal dengan berat badan 80 kilogram dan tinggi 180 cm.

"Bayi jerapah yang diberi nama Azzanti itu lahir dari indukan bernama Azhari berusia delapan tahun dan pejantan bernama Khadafi berusia15 tahun," katanya.

Ia menjelaskan masa kehamilan jerapah sampai sekitar 14 bulan sehingga dalam waktu sekitar dua tahun satu induk jerapah hanya bisa melahirkan satu bayi jerapah. Azzanti menjadi kelahiran pertama dari indukan Azhari.

Sesuai dengan peraturan lembaga konservasi, Nanang menjelaskan, bayi jerapah itu baru bisa diperlihatkan kepada publik setelah berusia tiga bulan atau lebih. Mei mendatang, Azzanti akan menyapa pengunjung Taman Safari Prigen.

"Hal itu juga dilakukan dalam rangka menyambut liburan Lebaran," katanya.

M Amri, perawat jerapah di Taman Safari Prigen, mengatakan Azzanti sekarang masih dalam pengawasan perawat dan tim medis. Dia juga mengatakan bahwa kelahiran Azzanti menjadi salah satu bukti keberhasilan upaya pengembangbiakan satwa di Taman Safari Prigen.

"Apalagi untuk jerapah yang sudah termasuk ke dalam zona merah, yang artinya terancam punah," ujar Amri.

Menurut Amri, secara global, populasi jerapah mengalami penurunan secara signifikan. Keberhasilan mengembangbiakkan jerapah akan menjadi penyemangat untuk terus melanjutkan kegiatan breeding dari berbagai jenis satwa yang terancam punah.

Ia menjelaskan pula bahwa jerapah termasuk satwa dalam Apendik 1 konvensi perdagangan internasional flora dan fauna terancam (Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora/CITES). Itu berarti jerapah dilarang dalam segala bentuk perdagangan internasional.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GRby3Y
April 30, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GRby3Y
via IFTTT
Share:

Friday, April 26, 2019

Calhaj Kota Ambon Tertunda Laksanakan Manasik Haji

IHRAM.CO.ID, AMBON—  Para calon jamaah haji (calhaj) asal Kota Ambon yang akan ke tanah suci pada 2019 hingga saat ini belum melaksanakan manasik karena anggaran untuk kegiatan tersebut belum ditetapkan.

Baca Juga:

"Padahal sesuai jadwal manasik sudah harus dilaksanakan pada 16 April 2019 untuk calhaj kabupaten dan kota," kata Kasi Urusan Agama Islam dan Penyelenggara Haji Kantor Kementerian Agama Kota Ambon Wahab Putuhena di Ambon, Jumat (26/4).

Dia mengatakan kuota haji untuk Kota Ambon pada 2019 tercatat 368 orang, dan hingga kini yang sudah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) sebanyak 281 orang, sedangkan sisanya belum proses pelunasan walaupun paspor sudah siap.

Hal itu, katanya, karena terkait dua hal, yakni tidak diterimanya informasi secara maksimal dan proses gagal sistem. 

Biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) tahun ini sekitar Rp 39.205.741, dana ini di luar tanggungan embarkasi yang masih menunggu keputusan DPRD yang akan memutuskan biaya embarkasi Ambon-Makassar.

Terkait dengan pembuatan paspor haji, kata dia, hingga kini para calhaj asal Kota Ambon yang sudah memiliki paspor 342 orang, sedangkan yang belum sebanyak 26 orang.

Berita Terkait

"Kantor Kemenag Kota Ambon sudah mengupayakan agar mereka bisa menyelesaikannya dengan cepat dengan mempergunakan pihak media massa untuk memintakan para calon jamaah haji yang hingga kini belum menyelesaikan proses pembuatan paspor agar segera diselesaikan," ujar dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PurjBX
April 26, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PurjBX
via IFTTT
Share:

Saturday, April 20, 2019

1 KPPS Tasikmalaya Meninggal Dunia, Total 3 Petugas Wafat

Ketiga KPPS tersebut akan mendapatkan santuan.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menyatakan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia bertambah satu. Dengan demikian total KPPS yang wafat menjadi tiga orang. Sebelumnya dilaporkan dua petugas meninggal karena kelelahan dan menderita sakit.

"Ya sudah tiga orang sampai hari ini," kata Komisioner KPU Kabupaten Tasikmalaya, Fahrudin di Tasikmalaya, Sabtu (20/4).

Dia menambahkan, ketiga petugas KPPS itu, terdiri dari dua orang yang sebelumnya dilaporkan yakni Supriyanto sebagai Ketua KPPS 11 Desa Cidugaleun, Kecamatan Cigalontang, dan Ketua KPPS 2 Desa Mandalamekar, Kecamatan Jatiwaras. 

Selanjutnya Ketua KPPS 5 Desa Pedangkamulyan, Kecamatan Bojonggambir bernama Riyad tiba-tiba pingsan setelah selesai penghitungan suara, selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit dr Sukarjo, Tasikmalaya.

"Almarhum pingsan, dibawa ke dokter terdekat, kemudian dirujuk ke RSU dr Sukarjo Tasikmalaya, hari ini (Sabtu) sekitar jam 12 meninggal dunia di RSU," jelasnya.

Dia menyampaikan, untuk dua orang yang meninggal dunia sudah diberikan santunan kepada keluarganya sebagai bentuk turut berduka cita, sedangkan satu orang lagi belum karena baru mendapatkan laporan.

"Kalau yang dua orang yang pertama sudah (santunan), kalau yang ketiga belum, karena baru satu jam yang lalu (informasinya)," katanya.

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Zam Zam Jamaludin, mengatakan jajaran KPU sudah memberikan imbauan kepada seluruh petugas agar saling bergantian dalam melaksanakan tugas tahapan pemilu.

"Tentu, selalu disampaikan karena beban kerja dan tanggungjawab yang sangat besar, maka yang utama harus menjaga kesehatan dan kekompakan," ujarnya.

Dia menambahkan, KPU Kabupaten Tasikmalaya turut berduka cita dan secara lembaga memberikan uang santunan kepada keluarga almarhum.

"Sementara ini baru uang duka saja, kedepannya kami akan membuka santunan dari keluarga besar penyelenggara," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IKwrkc
April 20, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IKwrkc
via IFTTT
Share:

Sunday, March 31, 2019

Soal Hasil Debat, Hasto: Prabowo tak Update Informasi

Prabowo selalu mengulang pernyataannya dari beberapa tahun lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris TKN Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, menyatakan capres Prabowo Subianto tampak terjebak dengan banyak hal di masa lalu. Alhasil dalam debat keempat pilpres 2019, Prabowo selalu mengulang pernyataannya dari beberapa tahun lalu.

Hasto menilai Prabowo bukan hanya mengulang-ulang klaim lama soal kekayaan negara yang dilarikan ke luar negeri. Tapi juga soal birokrasi yang 'Asal Bapak Senang' (ABS). "Praktis tidak ada yang melakukan updating terhadap kemajuan. Padahal petani saja itu sudah menggunakan teknologi untuk mengolah lahannya dengan baik," kata Hasto Kristiyanto, saat hendak berangkat ke kampanye akbar di Bekasi dan Jakarta, Ahad (31/3).

Hasto menyontohkan, nelayan saja sudah menggunakan panduan teknologi untuk mencari sumber-sumber ikan. Sedangkan menurutnya Prabowo lebih memilih menggunakan teknologi lama. "Kalau ibarat kendaraan, teknologi lama itu naik kuda. Kendaraan baru itu adalah mobil Kijang. Itu bedanya Pak Prabowo dengan Pak Jokowi," ujarnya.

Bila diibaratkan dengan hal itu, ia meyakini Jokowi bakal menang dalam Pilpres 2019. "Maka mobil Kijang dengan daya laju yang melaju begitu besar akan mengalahkan teknologi lama kuda dari Hambalang," tambahnya.

Menurut Hasto, debat keempat Pilpres 2019 membongkar karakter dan kesejatian seorang pemimpin. Jokowi bisa tampil penuh senyuman tanpa emosi. Dia mencatat, Jokowi diserang tiga kali namun bisa membalas dengan jawaban membumi serta menyerang tiga kali secara halus. "Senyuman Jokowi penuh harapan, mencari solusi persoalan dan membangun masa depan. Sementara serangan Prabowo hanyalah ilusi persoalan, jebakan masa lalu di Hambalang," ucapnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CMcJjU
March 31, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CMcJjU
via IFTTT
Share:

Asosiasi Tunggu Realisasi Penurunan Harga Tiket Pesawat

Harga tiket pesawat yang mahal berakibat menurunnya penumpang maskapai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Akhir pekan lalu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menerbitkan regulasi baru untuk menurunkan harga tiket pesawat. Hal itu merespons menurunnya penumpang maskapai serta sejumlah keluhan yang disampaikan pengusaha sektor pariwisata. Seiring diterbitkannya regulasi itu, asosiasi menantikan realisasi penurunan tarif tiket.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita), Rusmiati mengatakan, pada dasarnya, kebijakan apa pun yang ditempuh pemerintah akan didukung pelaku usaha perjalanan. Ia mengatakan, regulasi yang diterbitkan itu akan efektif mulai Senin (1/4).

“Kita tunggu saja. Mudah-mudahan Senin besok harga sudah turun. Kita juga sudah bertemu dengan semua pihak,” kata Rusmiati.

Menurut Rusmiati, kebijakan menaikkan tarif batas bawah pesawat bisa menjadi solusi. Menurut dia, meskipun tarif tak lagi bisa semurah dahulu, paling tidak, posisi harga tidak secara menyeluruh berada di batas atas seperti saat ini.

Ia pun memaklumi, jika maskapai belum bisa menurunkan harga tiket pesawat secara total. Sebab, maskapai sebagai entitas bisnis harus menghitung dan mengkalkulasikan dengan tepat kebijakan tarif tiket pesawat.

Sebagaimana diketahui, salah satu yang diubah dalam regulasi tarif tiket pesawat yakni dengan menaikkan rata-rata tarif batas bawah menjadi 35 persen dari batas atas. Aturan itu tercantum dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 72 Tahun 2019.

Selain itu, Kemenhub juga menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 20 Tahun 2019 tentang Tata Cara dan Formulasi Perhitungan Tarif Batas Atas Penumpang Pelayanan Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri.

Sebelumnya regulasi mengenai tarif pesawat hanya tercantum dalam PM Nomor 14 Tahun 2016. Beleid itu mengatur tarif batas bawah sebesar 30 persen dari batas atas.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Pauline Suharno mengatakan, bagi pengusaha travel, kenaikan tarif batas bawah tidak masalah. Selama, sub kelas tiket dari maskapai juga dibuka.

“Maskapai kan juga bisnis, ada hitungan untung rugi. Kita juga sudah melihat dalam kurun waktu 15 tahun terakhir banyak penerbangan domestik yang bertahan dan bangkrut,” katanya.

Menurut dia, kenaikan tarif batas bawah yang hanya lima persen juga tidak begitu besar. Dengan kata lain, ia melihat hal itu masih bisa membuat tarif pesawat jadi terjangkau. Ia menambahkan, berdasarkan hasil rapat yang dilakukan pada Selasa, pekan lalu, dua maskapai, yakni Garuda Indonesia dan Lion Air sepakat untuk melakukan penyesuaian tarif.

Penyesuaian itu, kata dia, akan dilakukan mulai hari Senin pekan ini. Ia pun berharap agar sektor pariwisata domestik bisa bangkit kembali setelah sejak akhir tahun melesu akibat tingginya harga tiket pesawat.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OAHuNt
March 31, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OAHuNt
via IFTTT
Share:

Saturday, March 16, 2019

Exit Tol Bisa Berdayakan Potensi UMKM

Para pelaku UKM dan pemangku kepentingan di daerah harus memiliki inisiatif

REPUBLIKA.CO.ID, UNGARAN -- Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) termasuk usaha kreatif tidak harus mati kendati daerahnya dilalui jalan tol Trans Jawa. Justru sebaliknya, para pelaku UKM dan pemangku kepentingan di daerah harus memiliki inisiatif untuk memanfaatkan keberadaan infrastruktur tersebut guna menghidupkan UMKM yang ada.

Misalnya dengan menyediakan pasar- pasar kuliner khas maupun pasar produk kreatif hingga potensi ekonomi lokal di dekat exit jalan tol. Dengan begitu, setiap exit tol akan memiliki daya tarik bagi para pengguna jalan tol untuk mampir untuk menikmati kuliner khas atau produk- produk kreatif daerah.

“Maka para pelaku UMKM dan produk kreatif yang dilalui jalan tol tidak perlu khawatir lagi usahanya tidak berkembang atau bahkan mati,” ungkap Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf, saat membuka kegiatan ‘Festival Kuliner Kabupaten Semarang’ di Alun- alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Sabtu (16/3).

Menurutnya, festival ini menjadi bagian dari kegiatan Tol Inovasi dan Kreatif melalui Kolabrasi Nusantara (Tol Ikkon) yang diinisiasi Bekraf guna menghidupkan potensi ekonomi daerah yang dilalui jalan tol Trans Jawa. Makanya, festifal kuliner khas Kabupaten Semarang ini menjadi percontohan bagi daerah yang terdampak jalan tol Trans Jawa.

Ungaran, ibu kota Kabupaten Semarang dipilih karena dinilai paling lengkap dan ideal fasilitasnya. Selain memiliki alun- alun yang berada di dekat pintu keluar tol, daerah ini juga memiliki banyak potensi ekonomi –khususnya kuliner—yang beragam dan memiliki peluang untuk diberdayakan.

Harapannya, daerah- daerah lain yang terdampak jalan tol Trans Jawa dan melihat ini akan terinspirasi untuk melakukan hal yang sama. Tidak hanya melalui pemberdayaan kuliner khas, namun juga potensi- potensi ekonomi lain sesuai dengan karakteristik daerahnya. “Sehingga, pemerintah daerahnya bisa mencari lokasi di dekat exit jalan tol untuk membuat kegiatan seperti ini,” jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TS71ab
March 16, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TS71ab
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 6, 2019

Probe into alleged torture of KPK investigators postponed

Two KPK investigators assaulted on Saturday (Feb 2) evening.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- The Jakarta Metropolitan Police has postponed a plan to probe an alleged torture of two investigators of the Corruption Eradication Commission (KPK) on Wednesday. The police had originally planned to investigate the two KPK investigators as witnesses at 10.00 a.m. local time on Wednesday.

"The investigation is postponed until their health was stable," chief of the crime and violence sub-directorate of the general criminal detective directorate of the Jakarta Metropolitan Police Adjunct Senior Commissioner Jerry Siagian said.

The police received a report of the alleged torture from KPK personnel on Sunday evening. KPK spokesman Febri Diansyah remarked that a group of people tortured the KPK investigators at a hotel in Jakarta on Saturday (Feb 2) while they were checking the truth of public information indicating a corruption case.

As a result, the two KPK personnel sustained injuries. The anti-graft body is coordinating with the police to process the reported case of torture by a group of people.

"Although they produced the KPK identity card, a group of people beat them up," he added.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TB8gHe
February 06, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TB8gHe
via IFTTT
Share:

Monday, February 4, 2019

Romi Tuding Tim Prabowo-Sandi Menista Ulama, Ini Respons BPN

Romi mencontohkan banyaknya meme mengolok-olok KH Maimoen Zubair.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum PPP M Romahurmuziy menyebut tim sukses atau Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menghalalkan semua cara untuk memenangi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Di antaranya mengolok-olok doa yang disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar, Rembang, Jawa Tengah, KH Maimoen Zubair.

Menanggapi tuduhan tersebut, juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Andre Rosiade meminta agar sebaiknya Romi mengurus partai yang dipimpinnya agar lolos ke parlemen. Mengingat hasil dari berbagai lembaga survei Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masih belum aman. Sehingga, Romi akan dikenang sebagai ketua umum PPP yang gagal membawa partainya lolos ke parlemen.

"Romi daripada ngurusin dan menuduh memfitnah yang tidak perlu kepada kami, saran saya kepada dia, kerja keras saja jadi ketua partai. Kan kasihan pasti Romi akan dikenang sebagai ketum partai yang gagal membawa PPP ke parlemen," saran Andre saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (4/2).

Selain itu, Andre juga enggan menanggapi dengan serius tuduhan tersebut. Sebab, menurutnya, hal itu sudah menjadi pekerjaan Romi dan dia meminta agar Romi melaporkan kepada pihak yang berwajib jika memang pihaknya benar melakukannya.

"Jangan asal bunyi, fitnah itu loh. Kalau memang kami anda laporkan saja ke polisi kami pelakunya, jangan orang lain yang membuat meme lalu kami BPN Prabowo-Sandiaga yang dituduh ini fitnah keji dari saudara Romi," tegas Andre.

Kemudian, Andre juga merasa heran dengan tuduhan Romi yang menyatakan bahwa tim sukses Prabowo-Sandiaga tidak menghormati ulama. Justru, kata Andre, karena pasangan Prabowo-Sandiaga Uno dianggap menghormati dan mendukung ulama maka hasil ijtimah ulama mendukungnya untuk maju di Pilpres 2019. Justru, situasi ini berbeda dengan Joko Widodo yang dianggap doyan mengkriminalisasi ulama.

"Berbeda dengan kubu sebelah yang dianggap tidak dekat dengan ulama bahkan ada indikasi mengkriminalisasi ulama. Sehingga ulama tidak memilih pak Jokowi, jadi sudahlah Romi jangan terlalu dianggap. Pernyataan Romi itu tidak perlu dipikirkan kalau kami santai saja," tutupnya.

Romi menyebut tim sukses capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menghalalkan semua cara untuk memenangi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Termasuk, mengolok-olok ulama.

"Selain banyak sebarkan hoaks, kini pasangan calon 02 juga ramai menistakan ulama, termasuk melalui meme yang disebarkan melalui media sosial," kata Romi dalam keterangan tertulis seperti dikutip Antara di Jakarta, Senin (4/2).

Contoh terbaru adalah, kata politikus yang akrab disapa Romi itu, cara timses pasangan calon 02 yang mengolok-olok doa yang disampaikan oleh KH Maimoen Zubair. Sebelumnya, kata Romi, mereka juga mengedit video KH Ma'ruf Amin yang mengenakan baju koko menjadi mengenakan baju sinterklas.

Padahal, lanjut cicit pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Wahab Hasbullah itu, Kiai Maimoen dan Kiai Ma'ruf adalah ulama kiai sepuh. "Katanya bela ulama, kiai paling sepuh pun kau nista dengan aneka meme dan cela," kata Romi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MPDXKr
February 04, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MPDXKr
via IFTTT
Share:

Friday, February 1, 2019

Gara-gara Masuk Islam, Ibu di Belgia Tega Tikam Anaknya

Data Asosiasi Anti-Islamofobia 76 persen target Islamofobia pada 2017 perempuan.

REPUBLIKA.CO.ID, BRUSSEL – Pengadilan Kriminal di Brussel, Belgia menjatuhkan hukuman penjara selama tiga tahun terhadap seorang ibu yang menyerang anaknya lantaran masuk Islam.

Perempuan berusia 54 tahun yang tak disebutkan namanya itu menyerang korban tak lain adalah anaknya sendiri yang berusia 19 tahun. 

Sang ibu menikam putrinya itu di bagian perut dan di bawah dagu setelah putrinya itu memutuskan menjadi mualaf dan menikahi Muslim secara diam-diam. 

Hakim menyatakan dengan hukuman tersebut menunjukan perilaku sang ibu yang menikam anaknya tidak bisa diterima. 

Pengacara pelaku mengatakan penikaman itu dilatarbelakangi karena sang ibu merasa khawatir akan ditinggalkan anaknya setelah pindah agama. 

“Sang ibu mengatakan dia telah kehilangan kendali karena dia tahu tak akan melihat lagi putrinya itu. Anak perempuan itu tak ingin melihat ibunya lagi,” tutur Oliver Martins pengacara dari pelaku seperti dilansir Maroco World News pada Jum'at (1/2). 

Kristen terutama katolik Roma dan Protestan dan Ortodoks timur merupakan agama dengan populasi penganut paling banyak di Belgia. Sementara terdapat sekitar 4 sampai 6,5 persen populasi Muslim di Belgia. 

Kasus Islamphobia masih terjadi di Belgia. Akhir Desember lalu, seorang wanita berkerudung diserang seorang pejalan kaki di Jalan Anderlecht. Wanita tersebut mendapat pukulan di wajahnya, sementara pelakunya melarikan diri. 

Korban meminta pihak berwenang Belgia mengusut kasus itu dan menyeret pelaku pemukulan ke meja hijau. 

Para pengguna media sosial yang menyaksikan tayangan kejadian serangan itu melalui rekaman kamera pengintai menyebut serangan itu sebagai islamofobia yang memalukan. 

Eksekutif Muslim Belgia (EMB) mengutuk keras serangan tersebut dan memberikan dukungan solidaritas kepada korban yang merupakan perempuan asal Maroko. 

Menurut data Asosiasi Anti-Islamofobia sebanyak 76 persen serangan Islamofobia pada 2017 di Belgia menargetkan perempuan. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MK1RXL
February 01, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MK1RXL
via IFTTT
Share:

Thursday, January 31, 2019

About 46 thousand drug addicts pack correctional facilities

The narcotics law gives a mandate to rehabilitate drug users.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Some 46 thousand drug addicts pack correctional facilities and detention houses across Indonesia. Director General of Correctional Facilities of the Law and Human Rights Ministry Sri Puguh Budi Utami stated that while inaugurating the Central Java chapter of Indonesian Association of Correctional Officers (Ipkemindo) here, on Thursday.

"Nearly 115 thousand out of some 259 thousand prisoners and detainees are involved in drug abuses," she stated.

About 46 thousand of the prisoners and detainees involved in drug abuses are those that require rehabilitation, she noted. "The narcotics law gives a mandate to rehabilitate drug users," she added.

As long as the tens of thousands of drug users still serve their sentence in correctional facilities, they will certainly try to meet their drug needs by any means, she explained. The circulation of drugs within correctional facilities will continue to happen if drug users are still there, she stated.

Actually, the drug users want to be rehabilitated at the correctional facilities. However, their health and social rehabilitation are not supported by other resources, she elaborated.

If the drug users are rehabilitated outside the correctional facilities, the density rate of 522 correctional facilities and detention houses across Indonesia will decrease, she noted. She added that the correctional officers played an important role in reducing the density rate of correctional facilities and detention houses.

The occupancy rate of correctional facilities and detention houses has never declined, she said.

"Correctional officers play an important role in reducing the jail term of prisoners," she pointed out.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WvAq8C
January 31, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WvAq8C
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 29, 2019

Kisah Juru Parkir yang Menyetor Rp 20 Juta agar Jadi Honorer

Andi resah karena bertahun-tahun menjadi tenaga sukarela sebagai juru parkir.

REPUBLIKA.CO.ID,  BANDAR LAMPUNG – Hilang sudah harapan Andi Winata (33 tahun). Bertahun-tahun menunggu diangkat menjadi pegawai honorer di Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung tak kunjung sampai. Uang yang disetor Rp 20 juta lenyap, ia tetap menjadi juru parkir di bawah asuhan Dinas Perhubungan Bandar Lampung.

Andi gelisah setelah uang Rp 20 juta diserahkan kepada HR, oknum pejabat Pemkot Bandar Lampung. Sebelumnya, ia tergiur dengan tawaran menarik sang pejabat tersebut. Namun, sejak tahun 2016 hingga 2019, tak ada kabar lagi dari HR. Bahkan, HR tak berkantor di Pemkot Bandar Lampung lagi.

Kepada Andi, HR menjanjikan akan keluar SK pengangkatan tenaga honorer di lingkungan Pemkot Bandar Lampung pada tahun 2017. Andi masih bersabar. Tahun berganti hingga 2018 belum juga ada pengangkatan dirinya sebagai tenaga honorer.

“Sampai tahun 2019 tidak ada juga hasilnya, saya laporkan ke polisi,” kata Andi Winata seusai melaporkan kasus tersebut ke Mapolresta Bandar Lampung, Senin (28/1).

Awal tergiur dengan tawaran tersebut, setelah berbincang dengan rekan seprofesinya yang sudah diangkat menjadi pegawai honorer. Rekannya menyatakan ada orang yang akan menolongnya bisa menjadi pegawai honorer. Selama ini, Andi mengaku resah dan gelisah bertahun-tahun hanya sebagai tenaga kerja sukarela (TKS) juru parkir.

Terjadilah pertemuan dengan HR oknum pejabat tersebut pada 2016. Disepakati, ia menyetor uang Rp 20 juta dalam dua kali setoran. Andi menunjukkan kwitansi pembayaran. Andi merasa yakin dengan oknum pejabat tersebut. Ia tidak memasalahkan dan bekerja biasa sebagai TKS juru parkir.

Lama-kelamaan ia gelisah, karena tidak ada lagi kabar dari HR, oknum pejabat tersebut. Tahun berganti hingga 2019 tak kunjung ada kabar ia diangkat sebagai pegawai honorer di Pemkot Bandar Lampung.

Sebelumnya, menurut kuasa hukum Andi Winata, Deswandi, sempat ada kesepakatan dengan terlapor untuk mengembalikan uang kliennya. HR tak menepati janjinya. Ia bahkan sudah tidak bekerja di Pemkot Bandar Lampung lagi dan pindah ke Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung.

“Tiga hari diberikan waktu kepada terlapor, tidak ada hasilnya, kam melaporkan kasusnya ke polisi dengan dugaan penggelapan dan penipuan,” kata Dewandi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Komisaris Rosef Efendi membenarkan masuknya pengaduan pelapor ke polisi. Petugas telah menerima laporan dari pelapor atas dugaan penipuan dan pengelapan. Laporan Andi Winata tertuang dalam lembaran bernomor LP/B-1/413/1/2019/LPG/SPKT/Resta Balam, tertanggal 27 Januari 2019.  Petugas akan melakukan pemeriksaan saksi-saksi termasuk pelapor, dan juga terlapor. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2sURF5w
January 29, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2sURF5w
via IFTTT
Share:

Friday, January 25, 2019

Harga Anjlok, Petani Lada Pindah Profesi

Berkebun lada tidak lagi populer di Lampung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Makin sulit untuk mengangkat kejayaan lada hitam di Lampung seperti sebelumnya. Petani lada yang tersebar di provinsi ini terus-terusan mengeluh karena harga jual komoditas pernah unggulan tersebut kian anjlok. Banyak petani yang beralih menjadi petani coklat dan jagung, meskipun hal itu tak begitu menjanjikan.

Tanaman lada yang menjadi kebanggaan orang Lampung tempo dulu, semakin tak diminati warga zaman sekarang. Berkebun lada menjadi tidak populer saat ini, karena tidak dapat menjanjikan kehidupan petani dan keluarganya lebih baik. Hanya petani yang turun temurun yang masih bertahan kebunnya berisi tanaman lada, selebihnya hijrah ke tanaman komoditas lain.

Petani lada hitam yang masih bertahan di tengah terpuruknya harga lada hanya pasrah. Mereka tidak bisa berbuat banyak. Pemerintah daerah pun tak mampu menanggulangi merosotnya harga lada baik lokal maupun global. Sebagian petani lada juga, banyak yang membagi ladangnya dengan tanaman lain sebagai tanaman selingan.

Saat ini harga komoditas andalan Lampung tersebut pada tingkat petani berkisar Rp 25 ribu hingga Rp 37 ribu per kg, bergantung kondisi dan cuaca. Biasanya, lada hitam bisa tembus harga Rp 120 ribu per kg pada tahun 2016. Sejak dua tahun terakhir, dan memasuki awal 2019, harga lada tidak berubah naik, namun terus merosot.

“Sekarang harga lada Rp 37 ribu per kg. Tahun lalu hanya Rp 30 ribu,” kata Hafaz, petani lada di Desa Hanura, Kecamatan Hanura, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Jumat (25/1).

Ia masih bertahan memelihara kebun ladanya seluas tiga hektare meskipun harganya merosot. Petani lada masih berharap harga lada terus membaik seperti tahun-tahun sebelumnya yang menyentuh harga Rp 150 ribu per kg lebih. “Sepertinya jauh kalau tembus Rp 150 ribu per kg,” ujarnya.

Menurut dia, harga lada di Lampung sudah hancur sejak dua tahun terakhir. Kisaran harga lada di tingkat petani Rp 30 ribu sampai 50 ribu per kg. Merosotnya harga lada, banyak petani di Hanura beralih ke tanaman coklat dan kopi. Mereka tidak bisa bertahan dengan tanaman lada, karena didesak kebutuhan keluarga.

Sri, petani lada lainnya di Desa Gebang, Teluk Pandan, Pesawaran mengaku terpaksa beralih ke tanaman kopi, lantaran harga lada tidak menjanjikan beberapa tahun terakhir. Menurut dia, berkebun lada sepertinya tidak balik modal, apalagi untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan anak sekolah. “Sulit kalau hanya mengandalkan jual lada,” tuturnya.

Menurut perhitungan dia, berkebun lada baru dapat menghasilkan untuk keluarga bila harganya di atas Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu per kg. Tetapi, dua tahun terakhir, harga lada mentok di Rp 50 ribu per kg. Ia tidak tahu kenapa harga tersebut rendah, padahal daerah ini produsen lada.

Harga lada makin anjlok terjadi Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur. Menurut Fitri, petani lada Desa Wana, Melinting, harga lada anjlok hingga kisaran Rp 20 ribu – Rp 25  ribu per kg. Petani lada di desanya sudah bisa dihitung dengan jari, karena harga berkebun lada tidak sebanding dengan pengeluaran. “Banyak yang tidak lagi berkebun lada, mereka beralih ke coklat atau jagung,” tutur Fitri.

Ia masih berkebun lada karena kebun warisan nenek dan orangtuanya. Kebun ladanya juga sekarang sudah diselingi tanaman lain. Ia masih optimistis harga lada dapat berubah lebih baik ke depan, karena komoditas lada di kampungnya sejak zaman dulu terkenal dan harganya tinggi.

Harga lada di Kecamatan Melinting sempat menyentuh Rp 150 ribu per kg pada dua tahun lalu. Petani lada saat itu dapat dikatakan lagi senang-senangnya. Namun, ketika harga lada tidak berubah di bawah Rp 50 ribu  per kg, warga banyak beralih ke tanaman lain atau  pedagang dan juga banyak yang menjadi buruh harian lepas.

Petani lada di Pekalongan, Lampung Timur juga mengalami nasib serupa. Harga lada di Pekalongan sekarang Rp 40 ribu per kg, sebelumnya masih menyentuh Rp 50 ribu per kg. Petani lada di tempat tersebut juga sebagian sudah beralih profesi sebagai petani tanaman lain dan pedagang, karena tuntutan kebutuhan keluarga.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampung Dessy Desmaniar Romas pernah menyatakan, anjloknya harga lada di Indonesia terutama di Lampung karena mutu komoditas andalan Lampung tersebut mengalami penurunan, karena faktor cuaca. Dampak lain, karena lada asal Vietnam menguasai pasar global.

Ia mengatakan untuk meningkatkan kualitas lada asal Lampung, pihaknya telah mencanangkan penyiapan bibit baru yang unggul dan pencegahan penyakit tanaman lada petani.

Menurut dia, komoditas lada sebagai andalan dan unggulan Provinsi Lampung semakin lama semakin tergerus dengan merosotnya harga lada dunia. Padahal, produksi lada di Lampung terbesar nasional dan menjadi kebanggaan masyarakat Lampung sejak zaman kolonial.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FMFfVW
January 25, 2019 at 07:35PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FMFfVW
via IFTTT
Share: