Showing posts with label 2018 at 09:08PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 09:08PM. Show all posts

Friday, December 14, 2018

Industri Fashion Indonesia Targetkan Negara OKI

pertumbuhan rata-rata konsumsi fashion Indonesia mencapai 18,2 persen per tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih menjelaskan, peluang pasar domestik fashion Muslim Indonesia mencapai 20 miliar dolar AS pada tahun lalu. Sementara itu, peluang di ranah global mencapai 270 miliar dolar AS pada 2017 yang diprediksi naik menjadi 361 miliar dolar AS pada 2023.

Gati menjelaskan, hal tersebut menunjukkan bahwa peluang pasar fashion muslim global maupun domestik sangat besar yang harus diisi industri dalam negeri. "Dengan begitu, dapat meningkatkan kontribusi sektor fashion Muslim  bagi PDB nasional," kata dia, dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Jumat (14/12).

Pasar fashion muslim terbesar adalah negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yaitu mencapai 191 miliar dolar AS, sedangkan Indonesia baru mengisi 366 juta dolar AS. Hal ini menunjukkan bahwa kita harus bekerja keras untuk meningkatkan ekspor ke negara-negara OKI sehingga paling tidak Indonesia mampu menguasai 30 persennya.

Gati mengatakan, saat ini, industri fashion Muslim di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan. Nilai pertumbuhan rata-rata konsumsi fashion Indonesia mencapai 18,2 persen per tahun.

Gati menambahkan, satu hal membanggakan adalah peningkatan prestasi Indonesia di dunia internasional yang sangat signifikan. The State of Global Islamic Economy Report 2017/2018 mencatat Indonesia sebagai runner up negara yang mengembangkan fesyen muslim terbaik setelah Uni Emirat Arab.

Padahal, pada laporan tahun sebelumnya, Indonesia tidak termasuk dalam 10 besar. "Hal ini menunjukkan bahwa selangkah lagi Indonesia dapat berada pada urutan pertama dan menjadi kiblat fashion muslim dunia," kata Gati.

Gati menuturkan, salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah memfasilitasi para desainer Indonesian Fashion Chamber (IFC) di kegiatan Fashion Show La Mode Sur La Seine à Paris. Peragaan busana yang diselenggarakan pada tanggal 1 Desember 2018 di kota Paris, Perancis, ini berhasil menggaungkan busana muslim karya desainer Indonesia dan menjadi sorotan global. Setidaknya 400 peserta dari mancanegara hadir, termasuk dari Italia, Australia dan Jerman.

Selanjutnya, Kemenperin juga meluncurkan pameran fesyen Muslim yang akan dilaksanakan tahun depan, International Muslim Fashion Festival, di Jakarta pada Jumat. Pameran ini mengangkat konsep business to business (B to B) yang dihadiri oleh sekitar 250 undangan. Mereka merupakan buyer potensial berasal dari berbagai negara seperti Jerman, Taiwan, Korea hingga Amerika Serikat.

Melalui serangkaian acara ini, Gati berharap, potensi industri fesyen Muslim Indonesia dapat semakin dikenal di pasar dunia. Khususnya, ke pasar fesyen Eropa yang memiliki berbagai pusat mode dunia seperti Paris, Milan, London, dan kota-kota lainnya di Eropa. "Dengan begitu, target menjadikan Indonesia sebagai kiblat fashion muslim dunia pada 2020 semakin dekat," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2S13Okn
December 14, 2018 at 09:08PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2S13Okn
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 11, 2018

Hati-Hati Diskon Harbolnas, Ini Tips Belanja dari YLKI

Pengaduan belanja daring menduduki posisi teratas jumlah aduan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) memperingatkan konsumen berhati-hati berbelanja saat momen Hari Belanja Online (Harbolnas) pada 12 Desember. Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi menjelaskan dalam rangka Harbolnas, pelaku usaha daring mempromosikan berbagai diskon. YLKI membagikan sejumlah tips bagi konsumen menyikapi belanja dari dalam Harbolnas.

Pertama, pastikan diskon yang diberikan adalah diskon yang sesungguhnya, bukan diskon abal-abal dengan cara menaikkan harga.

Kedua, pastikan konsumen berinteraksi dengan pelaku belanja daring yang kredibel, dengan identitas jelas. Cek reputasinya via mesin mencari, reputasi pedagang daring itu tidak banyak dikomplain konsumen.

Ketiga, pastikan pelaku pedagang daring mempunyai mekanisme penanganan pengaduan yang jelas. Sebab, salah satu keluhan utama konsumen adalah susahnya konsumen mengakses pengaduan jika produknya mengalami masalah.

Keempat, kepada pelaku pedagang daring, harus mengedepankan itikad baik dalam bisnis. Jangan jadikan konsumen sebagai objek untuk pemasaran yang curang.

Kelima, mendesak pemerintah untuk segera mengesahkan RPP tentang Belanja Online, yang kini masih mangkrak. Ironis di tengah maraknya digital ekonomi, salah satunya belanja daring, tapi regulasi perlindungan konsumennya masih rendah. Padahal pengaduan belanja daring masih sangat dominan. Bahkan di YLKI, pengaduan belanja daring menjadi rangking tertinggi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rvYs5d
December 11, 2018 at 09:08PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rvYs5d
via IFTTT
Share:

Saturday, December 8, 2018

Satria Muda Tumbangkan Pelita Jaya

Satria Muda Pertamina menang 70-53 atas Pelita Jaya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satria Muda Pertamina Jakarta berhasil meraih kemenangan di laga bigmatch IBL Pertamax 2018. Menghadapi Pelita Jaya yang juga menjadi laga ulangan final musim lalu, Satria Muda menang 70-53 atas Pelita Jaya Basketball dalam laga yang berlangsung di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (8/12).

Kemenangan Satria Muda disokong oleh capaian dwiganda Jamarr Andre Johnson lewat 15 poin dan 15 rebound, diiringi sumbangan 23 poin dan 9 rebound dari Dior Lowhorn.

Sebaliknya, bagi Pelita Jaya, Wayne Bradford, jadi satu-satunya pengawa mereka yang berhasil mencapai raihan dua digit angka yakni lewat 16 poin yang dicetaknya.

Pelita Jaya seolah menjelma jadi tim yang begitu inferior dengan tak mencetak satu poin pun dalam skema fast break sepanjang laga. Sebaliknya Satria Muda berhasil mencetak 16 poin.

Demikian juga dalam kemampuan memanfaatkan kesempatan kedua, alias second chance points. Satria Muda memperoleh 16 poin sedangkan Pelita Jaya hanya dua poin saja.

Hasil itu menjadi kemenangan kedua Satria Muda musim ini dan belum kalah karena mereka memang baru main dalam Seri II. Sedangkan Pelita Jaya sudah kini memiliki catatan sekali menang dan sekali kalah.

Sebuah tembakan tripoin Hardianus sukses membawa Satria Muda menjauh dalam keunggulan 15-8. Kuarter pertama ditutup dengan sebuah blok oleh Dhiya'ul Haq atas tembakan Reggie Mononimbar.

Jamarr tampil cukup dominan di kuarter kedua dengan mencetak lima poin serta menambah tiga rebound dan dua blok.

Pertahanan seolah menjadi tumpuan utama penampilan baik Satria Muda di dua kuarter pertama, termasuk ketika Jamarr melakukan halauan atas tembakan Andakara Prasthawa, memaksakan turnover, sebelum menerima umpan kiriman Hardianus. Kemudian melesakkan tembakan tripoin demi membawa Satria Muda unggul 24-16 di sisa waktu 5 menit 52 detik kuarter kedua.

Satria Muda berhasil menegaskan keungulan mereka menjadi 33-18 saat menyudahi paruh pertama pertandingan.

Disiplin pertahanan Satria Muda agak mengendur di kuarter ketiga, saat Pelita Jaya bisa mencetak 17 poin, raihan terbanyak dalam satu periode sepanjang laga, yang tentu tak lepas dari kekelahan yang mulai melanda.

Akan tetapi, Satria Muda menjawab dengan pasokan poin-poin dari Lowhorn di paint area, yang menyokong 18 poin tambahan demi menambah keunggulan mereka menjadi 51-35 atas Pelita Jaya.

Keunggulan Satria Muda kian dominan di sisa waktu 1 menit 33 detik pertandingan ketika Kevin Yonas Sitorus melesakkan tembakan tripoin membuat skor berubah menjadi 70-50. Namun Pelita segera menjawab dengan tripoin pemain senior Amin Prihantono.

Skor 70-53 menjadi kedudukan akhir pertandingan saat bel tanda laga usai berbunyi nyaring di Britama Arena.

Kedua tim sama-sama masih menyisakan satu pertandingan lagi untuk dijalani di Seri II pada Ahad (9/12). Satria Muda akan bertemu Stapac Jakarta dalam pertandingan yang dikenal sebagai laga klasik bola basket Indonesia. Sedangkan Pelita Jaya melawan Satya Wacana Salatiga.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EcZ4nV
December 08, 2018 at 09:08PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EcZ4nV
via IFTTT
Share:

Sunday, December 2, 2018

Trump Beri Syarat Jika Putin Ingin Bertemu

Trump batalkan pertemuan dengan Putin di KTT G-20.

REPUBLIKA.CO.ID, BUENOS AIRES -- Pertemuan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin hanya dapat dilakukan jika Rusia melepaskan tiga kapal angkatan laut Ukraina beserta awaknya yang ditahan sejak pekan lalu. Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo.

"Kami ingin para pelaut dikembalikan, kami ingin kapal-kapal itu kembali," ujar Pompeo ketika ditanya tentang kondisi seperti apa yang diperlukan guna melangsungkan pertemuan antara Trump dan Putin, dikutip laman kantor berita Rusia, TASS, Ahad (2/12).

Trump diketahui telah membatalkan pertemuannya dengan Putin yang rencananya digelar di sela-sela KTT G-20 di Argentina pada Jumat-Sabtu pekan ini. Keputusan itu diambil Trump setelah Rusia menahan tiga kapal angkatan laut Ukraina beserta 24 awaknya pekan lalu.

Kendati membatalkan pertemuan, menurut Pompeo, Trump sangat ingin berdiskusi dengan Putin. "Presiden (Trump) mengatakan dia ingin bertemu, dia ingin berbicara dengan Presiden Putin. Ada banyak hal yang perlu kita temukan jalan maju bersama," kata Pompeo.

Baca juga, Rusia Tembaki Kapal Ukraina.

Putin sendiri menyayangkan tak dapat bertemu Trump di perhelatan KTT G-20. Padahal menurutnya, pertemuan itu cukup penting dilaksanakan.

"Saya pikir pertemuan itu sangat dibutuhkan sehubungan dengan isu-isu stabilitas strategis, terutama setelah presiden (Trump) mengumumkan bahwa AS berencana menarik diri dari perjanjian Intermediate-rante Nuclear Forces (INF)," kata Putin.

Putin pun masih berharap dapat melakukan pertemuan bilateral dengan Trump. "Saya berharap pertemuan itu berlangsung pada akhirnya ketika pihak AS siap untuk hal itu," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BLpBHb
December 02, 2018 at 09:08PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BLpBHb
via IFTTT
Share:

Thursday, November 29, 2018

Ukraina Tuduh Rusia Ingin Caplok Seluruh Wilayah Negaranya

Ukraina meminta NATO mengerahkan kapal perang ke laut Azov.

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Presiden Ukraina Petro Poroshenko menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin ingin mencaplok seluruh wilayah negaranya. Poroshenko menyerukan NATO untuk mengerahkan kapal perang ke laut Azov, yang dimiliki oleh kedua negara.

Komentar Poroshenko dalam wawancara dengan media Jerman, Bild, adalah bagian dari dorongan yang dilakukan Kiev untuk mendapatkan dukungan Barat agar memberikan sanksi lebih terhadap Moskow. Ukraina juga ingin mendapatkan bantuan militer Barat, dan menggalang dukungan perlawanan terhadap pipa gas Rusia yang mengancam Ukraina memperoleh pendapatan transit penting.

Sekutu Baratnya sejauh ini tidak menawarkan untuk memberikan saksi-sanksi itu. Namun, negara-negara lain telah memberi peringatan tentang kemungkinan invasi oleh Rusia setelah Moskow menyita tiga kapal angkatan laut Ukraina dan awaknya pada Ahad (25/11).

Moskow dan Kiev saling menyalahkan atas insiden yang terjadi di Krimea yang telah dianeksasi Rusia. "Jangan percaya kebohongan Putin," kata Poroshenko kepada Bild.

"Putin ingin kerajaan tua Rusia kembali. Krimea, Donbass, seluruh negeri. Seperti seorang Tsar Rusia, ketika dia melihat dirinya sendiri, kekaisarannya tidak bisa berfungsi tanpa Ukraina. Dia melihat kita sebagai koloninya," kata dia.

Volodymyr Omelyan, Menteri Infrastruktur Ukraina, pada Kamis (29/11) menuduh Rusia memaksakan blokade de facto pada dua pelabuhan Ukraina di Laut Azov. Rusia telah melarang kapal meninggalkan dan memasuki laut melalui Selat Kerch yang dikendalikan Rusia.

Kremlin membantah pihaknya telah membatasi lalu lintas kapal, dan mengaku belum mendengar ada masalah. Menurut Kremlin, jika ada penundaan pemberangkatan, maka itu disebabkan oleh cuaca buruk, bukan situasi politik.

Poroshenko menambahkan, dia juga ingin NATO mengerahkan kapal-kapal perang ke Laut Azov. Sampai saat ini belum ada reaksi dari NATO atas permintaan itu, setelah aliansi tersebut mengutuk perampasan Rusia atas kapal angkatan laut Ukraina.

Sementara, Kremlin mengatakan permintaan Poroshenko tampak dirancang untuk menyebabkan lebih banyak ketegangan di daerah tersebut.

Ada tanda-tanda lebih lanjut bahwa Rusia telah meneruskan rencananya untuk membentengi Krimea. Pada Kamis (29/11), Rusia telah mengerahkan satu batalion baru sistem rudal canggih surface-to-air S-400 di Krimea.

Mengutip sumber keamanan Krimea, kantor berita Interfax juga melaporkan rencana Rusia untuk membangun stasiun radar peringatan dini rudal baru di Krimea tahun depan. Stasiun itu akan dapat melacak rudal balistik dan rudal jelajah dari jarak jauh.

Rusia juga mengembangkan sistem teknis baru untuk memungkinkannya melacak kapal-kapal di sekitar semenanjung Krimea guna melindungi perbatasan maritimnya.

Baca: Rusia akan Bangun Radar Peringatan Dini Rudal di Krimea

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TXVtQ2
November 29, 2018 at 09:08PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TXVtQ2
via IFTTT
Share: