Showing posts with label 2018 at 08:56PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 08:56PM. Show all posts

Friday, December 28, 2018

Manajemen Persib Enggan Tanggapi Tuntutan Mario Gomez

Gomez tidak menjelaskan secara detail soal rencananya setelah menunjuk pengacara.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Manajemen Persib Bandung enggan menanggapi perihal tuntutan yang akan dilayangkan mantan pelatih Persib Mario Gomez. Tuntutan itu terkait pemutusan kontrak Gomez dengan klub berjuluk Maung Bandung tersebut.

"Kami belum mau berkomentar lebih dulu sebelum permasalahan yang disampaikan pihak Gomez (semuanya jelas)," ujar Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Kuswara S Taryono, Jumat (28/12).

Sebelumnya, Mario Gomez mengisyaratkan akan menuntut Persib Bandung. Sinyal akan menuntut Persib diungkapkan Gomez melalui unggahan video di akun Instagram-nya beberapa waktu lalu.

"Halo untuk semua penggemar Persib. Terima kasih semua atas kebersamaannya di 2018 ini dan dukungan Anda. Tampaknya manajemen tidak ingin melanjutkan kerja sama. Situasi ini ada di tangan pengacara saya. Terima kasih lagi," kata Gomez.

Menanggapi hal itu, manajemen Persib belum mau bicara terlalu jauh terkait apa yang disampaikan Gomez. Sebab, Gomez dalam videonya tidak menjelaskan secara detail soal rencananya setelah menunjuk pengacara.

Kuswara mengaku baru tahu Gomez menunjuk pengacara melalui video di Instagram. Ia pun tidak mempermasalahkannya. "Terkait apa yang disampaikan Gomez di video, itu merupakan hak Gomez, termasuk untuk menunjuk lawyer," kata Kuswara.

Di luar permasalahan yang ada, Kuswara mengucapkan terima kasih kepada Gomez yang selama satu musim menangani Persib. Apalagi, Gomez bisa membawa Persib ke papan atas, tepatnya posisi keempat klasemen akhir Liga 1. "Kami menyampaikan terima kasih kepada Gomez atas kiprahnya selama Gomez menjadi pelatih di tim Persib," ujarnya.

Sementara beberapa waktu lalu, Kuswara sudah mengatakan urusan dengan Gomez sudah selesai. Segala hak dan kewajiban dari kedua pihak sudah dipenuhi setelah manajemen memutus kontrak Gomez. "Intinya menyangkut semua hak dan kewajiban semua sudah selesai, tidak ada masalah," kata Kuswara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SnQ4Ah
December 28, 2018 at 08:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SnQ4Ah
via IFTTT
Share:

Thursday, December 20, 2018

Kemenpora Tunjuk Pengganti Mulyana di Deputi IV

Mulyana merupakan Deputi IV Kemenpora yang terkena operasi tangkap tangan KPK.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menunjuk Chandra Bhakti sebagai pelaksana tugas (Plt) Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga. Keputusan ini diambil selepas penetapan Mulyana sebagai tersangka kasus korupsi penyaluran bantuan dari Kemenpora ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Mulyana merupakan Deputi IV Kemenpora yang terkena operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Penetapan pelaksana tugas sudah dibentuk melalui surat keputusan. Chandra Bhakti dulu pernah menjabat Asisten Deputi Olahraga Prestasi lalu menjadi staf ahli Deputi IV dan staf ahli hubungan kelembagaan dan merangkap sebagai plt Deputi IV per hari ini," kata Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot Sulistiantoro Dewa Broto di Jakarta, Kamis (20/12).

Sementara, pejabat kuasa pengguna anggaran Deputi IV diserahkan kepada Marheni Dyah Kusumawati sebagai Plt. Marheni menempati posisi sebagai Sekretaris Deputi Peningkatan Prestasi di Deputi IV.

"Kami menunggu keputusan dari Komisi Pemberantasan Korupsi terkait penjelasan kasus. Setelah itu, kami punya alasan untuk menetapkan pengganti jabatan yang ditinggalkan. Posisi itu merupakan pelaksana tugas karena kalau definitif harus melalui proses lelang jabatan," kata Gatot.

Gatot menegaskan proses penggantian pejabatan di lingkungan Kemenpora setelah penetapan tersangka kasus korupsi penyaluran bantuan dari Kemenpora ke KONI oleh KPK, tidak akan mengganggu proses pengajuan proposal pemusatan pelatnas SEA Games 2019 ataupun kualifikasi menuju Olimpiade Tokyo 2020.

"Sistem kami sudah berjalan. Hanya, ada teman-teman kami yang bermasalah," katanya.

Gatot menjelaskan pencairan anggaran pelatnas persiapan SEA Games 2019 akan mengikuti anggaran baru dan bukan masuk anggaran 2018. 

"Tidak ada perpanjangan tutup buku. Itu aturan nasional dan bukan lokal Kemenpora," katanya tentang proposal pengajuan anggaran pelatnas untuk tahun anggaran 2019 dengan batas waktu hingga 21 Desember 2018.

KPK telah menetapkan lima tersangka dalam kasus korupsi penyaluran bantuan dari Kemenpora ke KONI. Mereka adalah yaitu Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy (EFH) dan Bendahara Umum KONI Jhonny E Awuy (JEA). Mereka diduga sebagai pemberi.

Sedangkan diduga sebagai penerima, yakni Deputi IV Kementerian Pemuda dan Olahraga Mulyana (MUL), Adhi Purnomo (AP) yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen pada Kemenpora dan kawan-kawan serta Eko Triyanto (ET) yang merupakan staf Kementerian Pemuda dan Olahraga dan kawan-kawan.

Sebelumnya, KPK telah melakukan tangkap tangan pada Selasa (18/12) di Jakarta dan mengamankan total 12 orang.

Ke-12 orang yang diamankan itu antara lain Mulyana, Adhi Purnomo, Eko Triyanto, Ending Fuad Hamidy, Jhonny E Awuy, tiga orang pegawai Kemenpora, tiga orang pegawai KONI, dan seorang sopir.

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait kasus itu, tim KPK juga mengamankan sejumlah barang bukti antara lain uang sebesar Rp 318 juta, buku tabungan dan ATM (saldo sekitar Rp 100 juta atas nama Jhonny E Awuy yang dalam penguasaan Mulyana), mobil Chevrolet Captiva warna biru milik Eko Triyanto serta uang tunai dalam bingkisan plastik di kantor KONI sekitar sejumlah Rp 7 miliar. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ShEd76
December 20, 2018 at 08:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ShEd76
via IFTTT
Share:

Monday, December 17, 2018

Susi: Nutrisi Ikan Kembung Lebih Baik Dibandingkan Salmon

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
EMBED
Menteri Susi mengkaui bahwa ia tidak mau makan ikan salmon.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  — Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menuturkan, nutrisi ikan kembung dan ikan cakalang lebin tinggi dibanding ikan salmon. Bahkan, menurutnya, ikan bandeng saja lebih tinggi dari ikan salmon.

Susi mengatakan, ikan salmon tidak lebih baik. Kalau salmon alam mungkin lebih baik. Akan tetapi ikan salmon alam sulit ditemui saat ini.

Ia menambahkan jika ingin benar dan lebih baik mulailah dari diri sendiri. Ia mengkaui bahwa ia tidak mau makan ikan salmon.

Berikut video lengkapnya.

  • Videografer:
  • Havid Al Vizki
  • Video Editor:
  • Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QF7mwh
December 17, 2018 at 08:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QF7mwh
via IFTTT
Share:

Friday, December 14, 2018

Pembangunan Tol Layang Jakarta-Cikampek Dihentikan Sementara

Pembangunan tol Japek dihentikan sementara untuk kelancaran lalin libur akhir tahun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penghentian sementara konstruksi Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) dimulai pada 18 Desember 2018 hingga 1 Januari 2019.

"Akan ada pemberhentian proyek di seluruh tol mulai 18 Desember sampai 1 Januari dan sudah dipastikan," kata Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihntono usai diskusi akhir tahun 2018 di Jakarta, Jumat (14/12).

Bambang menjelaskan penghentian sementara konstruksi proyek Jalan Tol sudah dilakukan perhitungan agar proyek tersebut rampung sesuai target, yaitu tol bisa digunakan saat mudik Lebaran 2019. Selain itu, tidak mengganggu kelancaran musim liburan Natal dan Tahun Baru 2019.

"Proyek dari awal sudah menghitung sebenarnya, dia mulai kerja beberapa hari, bahkan untuk tol sudah tahu untuk mudik Lebaran, Liburan Natal Tahun Baru tidak boleh bekerja," katanya.

Untuk itu, dia, akan memberlakukan rekayasa lalu lintas selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2019 di Tol Jakarta-Cikampek, seperti pengalihan ke jalu arteri dan lawan arus (contra flow).

Contra flow yang akan diberlakukan tergantung kondisi apabila memang sudah sangat padat. "Ada tahapannya pertama kita atur secara manual, kenapa karena kondisi tidak terprediksi. Kalau nanti sudah padat juga kita lakukan pengalihan, kalau alternatif padat terpaksa contra flow," katanya.

Biasanya, kata dia, saat Natal arus padat ke arah Timur, sementara saat Tahun Baru ke arah Barat. "Jika dibandingkan dengan Natal, Tahun Baru lebih padat," katanya.

Bambang menjelaskan saat ini sudah mulai terlihat kepadatan di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek menjelang pembatasan operasi angkutan barang pada masa Natal mulai berlaku pada 21-22 Desember dan 25 Desember, sedangkan untuk periode Tahun Baru dimulai pada 28-29 Desember 2018 dan 1 Januari 2019. Kementerian Perhubungan juga memberlakukan pada 21-22 Desember berlaku satu arah pada jalan tol Jakarta-Cikampek, arah ke Cikampek; jalan tol Cikampek-Padalarang-Cileunyi, arah ke Cileunyi; jalan nasional Pandaan-Malang, arah ke Malang; jalan nasional Probolinggo-Lumajang, arah ke Lumajang; dan jalan nasional Gilimanuk-Denpasar, arah ke Denpasar.

Selain itu, pembatasan operasional pada 25 Desember 2018 berlaku mulai pukul 00.00 WIB sampai dengan pukul 24.00 WIB pada ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, arah ke Jakarta. Untuk pembatasan operasional angkutan barang pada tanggal 28 Desember 2018 mulai pukul 00.00 WIB sampai dengan tanggal 29 Desember 2018 pada pukul 24.00 WIB berlaku pada ruas dua arah meliputi jalan tol Jakarta-Merak; jalan tol Prof. Soedyatmo; jalan tol Lingkar Luar Jakarta (Jakarta Outer Ring Road/JORR); jalan tol Bawen-Salatiga; jalan nasional Medan-Brastagi Tanah Karo; jalan nasional Tegal-Purwokerto; dan jalan nasional Mojokerto-Caruban.

Sementara pada ruas satu arah meliputi, jalan tol Jakarta-Cikampek, arah ke Cikampek; jalan tol Cikampek-Padalarang-Cileunyi, arah ke Cileunyi; jalan nasional Pandaan-Malang, arah ke Malang; jalan nasional Probolinggo-Lumajang, arah ke Lumajang; dan jalan nasional Gilimanuk-Denpasar, arah Denpasar.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qy4px6
December 14, 2018 at 08:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Qy4px6
via IFTTT
Share:

Thursday, November 29, 2018

Pabrik Karet Sintetis Bisa Hasilkan Devisa 25 Juta Dolar AS

Pabrik karet sintetis pertama di Indonesia diresmikan hari ini

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pabrik karet sintetis pertama di Indonesia diprediksi mampu mendatangkan devisa hasil ekspor hingga 250 juta dolar AS. Nilai tersebut didapatkan produksi Polybutadiene Rubber dan Solution Styrene Butadiene Rubber tahap pertama milik PT Synthetic Rubber Indonesia (SRI) dengan kapasitas produksi terpasang hingga 120 ribu ton per tahun.

Presiden Direktur SRI Brad Karas mengatakan, dua produk karet sintetis yang dihasilkan itu mengambil bahan baku petrokimia dari PT Chandra Petrochemical Tbk. Apabila sudah diolah menjadi produk setengah jadi, akan digunakan sebagai komponen utama untuk hasilkan ban ramah lingkungan.

"Dengan begitu, akan ada nilai tambah yang didapatkan untuk Indonesia," ujarnya saat peresmian pabrik di Cilegon, Banten, Kamis (29/11).

Brad menjelaskan, untuk mendapatkan kapasitas 120 ribu ton setidaknya dibutuhkan proses setahun. Proses produksi di pabrik sudah mulai berjalan sejak Agustus yang menghasilkan sekitar 8.000 ton.

Sisanya, sekitar 100 ribu ton akan diproduksi pada tahun depan. Untuk mencapai kapasitas terpasang 120 ribu ton, baru bisa terjadi pada masa produksi berikutnya.

Brad optimistis, ekspor ini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Sebab, kebutuhan terhadap karet sintetis sebagai bahan utama ban akan terus dirasakan.

"Mobilitas menjadi hal penting untuk manusia, sehingga ban akan terus dibutuhkan," ucapnya.

SRI merupakan perusahaan gabungan (joint venture) hasil kerja sama Michelin dengan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk yang didirikan pada 17 Juni 2013 lalu dengan kepemilikan saham masing-masing sebesar 55 persen dan 45 persen. Nilai investasi dari hasil kerja sama tersebut mencapai 435 juta dolar AS.

Sementara itu, Senior Vice President Merger and Acquisition Michelin Group Luc Minguet mengatakan, ekspor karet sintetis hasil SRI akan ditujukan ke berbagai belahan dunia. Tapi, utamanya ke pabrik Michelin di seluruh Eropa. "Ke Prancis, Jerman, Spanyol dan beberapa ke Amerika juga," ujarnya.

Pabrik di Cilegon ini merupakan pabrik karet sintetis ketiga Michelin secara global. Dua lainnya sudah dibangun di Prancis dan Amerika Serikat. Karena merasa membutuhkan pasokan lagi, Luc menjelaskan, pihaknya memutuskan membangun di Indonesia.

Luc mengatakan, pabrik di Cilegon adalah salah satu pabrik paling modern yg menghasilkan produk bermutu. Upaya memenuhi permintaan global yang tinggi terhadap produk ban telah memacu permintaan produksi karet sintetis. Hal ini menjadi faktor utama mengapa Michelin memilih membangun pabrik karet sintetis ketiganya di Indonesia.

Untuk dapat memenuhi standar manufaktur, Michelin juga menyediakan pelatihan dan dukungan bagi para tenaga ahli SRI dari Indonesia sehingga mereka dapat mengembangkan kompetisi lokal sekaligus mendukung perkembangan daya saing nasional.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QpvL7P
November 29, 2018 at 08:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QpvL7P
via IFTTT
Share: