Showing posts with label 2018 at 04:49PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 04:49PM. Show all posts

Saturday, December 22, 2018

Erdogan: AS Keluar, Turki akan Ambil Alih Perang Lawan ISIS

ISIS kembali melancarkan serangan pada Jumat.

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Presiden Turki Reccep Tayyep Erdogan mengatakan, Turki akan mengambil alih pertempuran melawan ISIS setelah Amerika Serikat (AS) menarik pasukan mereka dari Suriah. Presiden AS Donald Trump mengumumkan langkah yang mengejutkan dengan menarik sekitar 2.000 tentara AS di Suriah.

Kebijakan Trump menuai banyak kritik karena akan semakin sulit menemukan solusi diplomatik dalam konflik di Suriah yang sudah berlangsung selama tujuh tahun. Bagi Turki, langkah itu akan menghilangkan risiko gesekan dengan Amerika.

"Kami akan memulai rencana operasi kami untuk memberantas elemen-elemen ISIS, yang mana masih tetap utuh di Suriah, sesuai dengan percakapan kami dengan Presiden Trump," kata Erdogan dalam pidatonya di Istanbul, Sabtu (22/12).

Erdogan sudah lama mendorong sekutunya NATO untuk berhenti mendukung pasukan Kurdi di Suriah, YPG melawan ISIS. Menurut Turki, YPG adalah kelompok teroris yang memiliki afiliasi dengan partai terlarang Kurdistan Workers’ Party (PKK), sebuah partai yang memperjuangan separtisme di Turki.

Baca juga, Trump akan Tarik Seluruh Pasukan AS di Suriah. 

Dalam Pidatonya tersebut Erdogan mengatakan akan memobilisasi pasukan Turki untuk berperang melawan teroris ISIS yang masih tersisa. Ia juga mengatakan untuk sementara waktu berhenti menyerang pasukan Kurdi di sebelah utara Suriah. Perubahan rencana ini dipicu penarikan pasukan AS di Suriah.

Berita penarikan pasukan AS ini tidak disambut baik oleh sekutu AS lainnya. Baik Prancis dan Jerman sudah memperingatakan perubahan kebijakan AS di Suriah itu akan berdampak buruk pada pertempuran melawan ISIS. Teroris ISIS memang sempat menguasai Irak dan Suriah pada 014-2015 lalu tapi kini mereka sudah diusir dari kota-kota besar dua negara tersebut.

Salah satu pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan ada kemungkinan AS tetap melakukan operasi di Suriah. Pentagon sedang mempertimbangkan untuk menggunakan tim operasi khusus yang bermarkasi di Irak untuk menyerang markas-markas ISIS yang tersisa.

Pejabat itu menekankan penggunaan tim khusus menjadi salah satu opsi dari beberapa pilihan yang tersedia. Hal ini pun masih dalam tahap perencanaan dan belum ada keputusan final.

ISIS kembali melakukan serangan pada Jumat (21/12) kemarin. Mereka menyerang milisi SDF yang didukung Amerika menggunakan bom mobil dan puluhan anggota kelompok teroris tersebut.

Pada pekan lalu Erdogan sempat mengumumkan akan segera melancarkan operasi untuk bertempur melawan pasukan YPG di sebelah utara Sungai Efrat.

Pada pekan ini ia mengatakan operasi tersebut bisa dilakukan kapan saja. Tapi hari Jumat kemarin ia mengubah sikapnya setelah berbicara dengan Trump melalui sambungan telpon.

"Sambungan telepon kami dengan Presiden Trump, bersama dengan kontak antara diplomat dan pejabat keamanan kami dan pernyataan dari Amerika Serikat, telah membuat kami untuk menunggu sedikit lebih lama lagi," kata Erdogan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QKwp0F
December 22, 2018 at 04:49PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QKwp0F
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 18, 2018

Kata Bamsoet Soal 2018 Terbanyak OTT Kepala Daerah

Reformasi birokrasi sudah signifikan, tetapi belum menangkal korupsi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menilai pemerintah bersama institusi penegak hukum harus mulai merumuskan strategi pencegahan korupsi yang efektif. Hal itu, menurut dia, harus dilakukan karena tahun 2018 tercatat sebagai yang terbanyak bagi KPK melancarkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam 28 operasi kepada kepala daerah.

"Sudah sekitar 100 kepala daerah yang ditangkap KPK karena keterlibatan mereka dalam kasus korupsi. Namun, fakta-fakta historis itu tidak berhasil menumbuhkan efek jera," kata Bambang dalam acara Refleksi Akhir Tahun, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (18/12).

Dia menilai reformasi birokrasi memang telah mencatat progres yang cukup signifikan. Namun, masyarakat merasakan bahwa progresnya belum mampu menangkal atau mempersempit ruang gerak bagi oknum birokrat melakukan korupsi.

Menurut dia, reformasi birokrasi akan dinilai gagal apabila tidak mampu menangkal korupsi. Selain itu, Bambang menjelaskan berdasarkan data KPK, sepanjang tahun ini jumlah penindakan kasus korupsi sepanjang 2018 menurun cukup signifikan.

"Baik aspek penyelidikan, penyidikan, penuntutan, inkrah (berkekuatan hukum tetap) hingga eksekusi, semuanya mengalami penurunan," ujarnya.

Selain itu, dia menilai jumlah penyelidikan turun 38,2 persen, dari 123 kasus di 2017 menjadi 76 kasus di 2018.  Menurut dia jumlah penyidikan turun 29,8 persen, dari 121 kasus menjadi 85 kasus dan angka penuntutan juga turun hingga 51,5 persen.

"Kendati diklaim menurun, masyarakat merasakan bahwa Korupsi masih marak. Apalagi, sepanjang tahun ini, tersangka koruptor yang terjaring KPK cukup banyak dari unsur atau oknum kepala daerah," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2R4E89o
December 18, 2018 at 04:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2R4E89o
via IFTTT
Share:

MPR, Kearifan Lokal, dan Empat Pilar Bangsa

Pengelolaan hutan bakau bisa menjadi pelaksanaan nilai dari empat pilar bangsa.

REPUBLIKA.CO.ID, BALIKPAPAN -- Per hari ada 5-10 rombongan pengunjung. Mereka akan diantar dengan perahu berkeliling melihat hutan bakau di pantai Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara.

"Kalau kurang perahu, kita minta bantuan perahu dari tempat lain,’’ ujar Agus Bei, perintis Mangrove Center Graha Indah, Sabtu (15/12).

Sewa perahu berpenumpang 10 orang itu Rp 300 ribu untuk sekali perjalanan selama satu jam. Sebanyak Rp 50 ribu dipotong untuk kas Mangrove Center. Sisanya menjadi hak pemilik perahu. Ada lima perahu di Mangrove Center Graha Indah. Bukan milik Agus Bei selaku perintis tunggal penanaman kembali bakau di hutan bakau Graha Indah, melainkan milik warga.

"Kalau saya mau, saya bisa membeli perahu dan membuat guest house, tetapi untuk apa kalau keberadaan Mangrove Center tak ada manfaat bagi warga sekitar,’’ ujar Agus yang memiliki istri kepala sekolah itu.

Agus memperlihatkan contoh pengamalan butir-butir sila kelima dari Pancasila. Pancasila menjadi salah satu pilar yang terus disosialisasikan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Pengelolaan hutan bakau di Mangrove Center Graha Indah bisa dijadikan contoh pelaksanaan nilai-nilai yang menjadi bagian dari empat pilar bangsa. Ketika Agus Bei memulai penanaman bakau, dari 150 hektare hutan bakau yang ada di kawasan itu, 90 hektarenya sudah rusak.

Rombongan media yang tergabung dalam Media Expert Meeting (MEM) MPR RI juga mengunjungi Mangrove Center Graha Indah ini. MEM MPR RI merupakan pertemuan media yang bekerja sama dengan MPR melakukan sosialisasi Empat Pilar Bangsa.

Agus yang meraih Kalpataru pada 2017 itu bisa menjadi contoh bagi generasi milenial menjalankan nilai-nilai Empat Pilar Bangsa (Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika). Dan, selalu saja ada rombongan anak sekolah dan mahasiswa yang berkunjung ke Mangrove Center Graha Indah.

Karena hutan bakau rusak, saat itu bekantan tak ada di hutan bakau Graha Indah. "Sekarang ada sekitar 400-500 bekantan di sini,’’ ujar Agus. "Banyak belantan di pohon bakau dekat rumah sini,’’ ujar Septi Lestari, warga Graha Indah, yang membuka Kedai Maceku. Maceku kependekan dari mangrove center kujaga untukmu.

Usaha kedai dibuka untuk menjual makanan-minuman dan suvenir. "Kami buka usaha bukan untuk uang, tapi untuk pembelajaran agar pengunjung tidak membawa botol minuman dari luar lalu membuangnya di sini,’’ ujar Andi Syam, suami Septi.

Namun oleh-oleh yang dijual bukanlah produk makanan olahan dari bakau. Mereka tak memanfaatkan bakau untuk ekonomi kreatif bidang makanan. "Mangrove menjadi hak makhluk lain yang membutuhkannya, yaitu bekantan,’’ ujar Agus.

Syam dan Septi baru Agustus lalu menetap di Graha Indah, membantu pengembangan Mangrove Center, dengan meninggalkan pekerjaan lamanya. Ia membantu merintis Kampung Inggris dan kampung tradisional, dengan melibatkan teman-temannya menjadi relawan. "Tiap sore anak-anak belajar bahasa Inggris,’’ ujar Syam.

Penguasaan bahasa Inggris diperlukan karena banyak bule yang berkunjung. Kebanyakan dari Eropa dan Kanada. "Dengan bahasa Inggris, nanti mereka bisa menjadi pemandu pengunjung bule,’’ ujar Syam.

Pengunjung bule, kata Agus, mencapai 25 persen dari jumlah pengunjung Mangrove Center. Di antara mereka ada peneliti bakau.

Dulu, ketika hutan bakau masih rusak, pernah ada puting beliung dari laut sampai darat karena tak tertahan oleh hutan bakau. Akibatnya, ada 300 rumah di Graha Indah rusak. Saat air pasang, air laut pun sampai ke perumahan.

Belajar otodidak tentang bakau, Agus pun memberanikan diri memulai penanaman pada 2007. Ia memperlihatkan salah satu pohon bakau di dermaga yang ia tanam 17 tahun lalu, dari jenis Rhizophora apiculata. Ia juga menunjukkan pohon-pohon bakau yang tumbuh alami dan pohon-pohon bakau yang mati disambar petir. Namun ia tak perlu lagi menanaminya karena secara alami telah tumbuh tunas-tunas baru.

Agus sangat kagum pada pohon bakau yang tumbuh di lumpur tetapi akarnya mencengkeram, sehingga ketika ada puting beliung, tetap berdiri kuat. Maka, ketika kini hutan bakau telah asri lagi, tak ada lagi puting beliung yang menerjang Giri Indah. Puting beliung tertahan hutan bakau. Tak ada lagi banjir pasang, karena air laut tertahan hutan bakau. Tak ada lagi abrasi.

Kearifan lokal

Membangun semangat kebersamaan mengelola hutan bakau secara swadaya dan mencintai lingkungan menjadi contoh yang telah ditunjukkan Agus Bei. Berbekal dengan nilai kearifan lokal di situ bumi dipijak di situ langit dijunjung, pria kelahiran Banyuwangi itu telah berbuat sesuatu yang berharga bagi bangsa.

Di Desa Komodo, Pulau Komodo, kearifan lokal juga memunculkan wajah kebersamaan yang ada di Pancasila. MEM MPR RI pernah mengunjungi Komodo. Ada 1.712 jiwa penduduk Desa Komodo. Mereka memiliki kearifan lokal ahang sama untuk menyelesaikan masalah.

"Ahang sama ngodo keboro te,’’ jelas Dedi, warga Komodo yang menjadi pemandu wisata di Pulau Komodo. "Makan bersama duduk melingkar,’’ ujar Dedi menerjemahkan kalimat sebelumnya yang ia ucapkan dalam bahasa Komodo.

Untuk menyelesaikan masalah, warga berkumpul untuk ahang sama, lalu tetua kampung memberi nasihat, Moke lelo masala ne. Lelo ata ne, si hia, si ahu, si hete. Artinya, jangan lihat masalahnya, tetapi lihatlah orangnya. Siapa dia, siapa saya, siapa kita.

"Yang ditekankan adalah kebersamaan, persaudaraan," ujar Usman, warga Komodo yang juga menjadi pemandu wisata Komodo.

Usman menjelaskan, komodo jantan akan berantem ketika musim kawin, memperebutkan komodo betina. Tetapi komodo-komodo itu bisa bercengkerama saat makan bersama.

Di Kepulauan Derawan, peserta MEM MPR RI bisa melihat penataan lingkungan saat berkunjung ke sana. Pulau Sangalaki yang selama ini menjadi tempat perburuan penyu oleh warga, kini menjadi pusat penangkaran penyu. Meski pada awalnya warga menolak, tetapi lambat laun kesadaran menjaga penyu semakin tebal.

"Satu malam biasanya ada 10 induk yang datang bertelur,’’ ujar Ketut Sukana, petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur

Di Derawan, kuliner balelo menjadi salah satu yang dicicipi peserta MEM MPR RI. Balelo merupakan kerang yang hidup di perairan Derawan. Masyarakat Derawan biasa menyertakan menu balelo di acara makan bersama. Tradisi makan bersama menjadi kearifan lokal Derawan yang digunakan untuk menjaga kebersamaan.

Kearifan lokal bisa dijadikan contoh ketika membahas empat pilar bangsa. MPR RI memang terus mempertajam materi dan mencari cara agar sosialiasi empat pilar bisa terus meluas, termasuk kepada kalangan milenial.

Pemahaman dan pelaksanaan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Bangsa bisa menjadi benteng persatuan dan kesatuan bangsa. "Kita lakukan yang terbaik untuk semuanya,’’ ujar Kepala Biro Humas MPR RI Siti Fauziah, tentang usaha terus-menerus yang akan dilakukan MPR dalam pelaksanaan sosialiasi Empat Pilar Bangsa di tahun politik 2019.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2GnB580
December 18, 2018 at 04:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2GnB580
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 12, 2018

Persib Bakal Pakai Pelatih Asing Lagi Musim Depan

Ada beberapa nama yang mulai dipertimbangkan untuk memimpin skuat Maung Bandung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung kemungkinan akan kembali memakai jasa pelatih asing untuk mengarungi kompetisi musim depan. Ini setelah manajemen resmi memutus kontrak pelatih Mario Gomez.

"(Pelatih) lokal terbatas banget kan?" ujar Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono di Bandung, Rabu (12/12).

Teddy belum mau menyebut identitas pelatih yang diinginkan. Tapi, menurut dia, ada beberapa nama yang mulai dipertimbangkan untuk memimpin skuat Maung Bandung.

"Kami lagi cari. Kami lagi cari-carilah, lagi cek kiri-kanan juga," ujar Teddy.

Selain ada beberapa nama yang dipertimbangkan, saat ini juga sudah ada pelatih yang melamar ingin melatih Persib. Soal siapa saja mereka, ia juga belum bersedia memberikan bocoran. Yang jelas, kata Teddy, ada banyak yang melamar ingin menjadi pelatih Maung Bandung.

Disinggung soal nama mantan pemain Real Madrid Roberto Carlos, ia memastikan pria asal Brasil itu tidak melamar. Roberto Carlos belakangan ini ramai diberitakan media setelah diketahui mengajukan lamaran melatih Bali United.

"Roberto Carlos nggak (melamar)," ujar Teddy.

Untuk sosok pelatih yang akan ditunjuk, saat ini masih terus dibahas ditingkatan manajemen. Pertimbangan pernah melatih di Indonesia atau belum pun jadi salah satu hal yang dibahas.

"Kami lagi evaluasi sekarang. Secepatnya (akan ditentukan pelatih musim depan)," kata Teddy. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2LazAsx
December 12, 2018 at 04:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2LazAsx
via IFTTT
Share:

Saturday, December 8, 2018

Higuain akan Bertahan di AC Milan

Higuain merasa dibuang dengan sengaja Juve untuk memberi tempat pada Ronaldo.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Beberapa hari lalu tersiar kabar striker tajam asal Argentina Gonzalo Higuain tidak akan memperpanjang masa kerjanya bersama AC Milan. Pemain 30 tahun itu disebut akan kembali ke Juventus, sebelum Milan melunasi biaya transfer ke Bianconeri.

Informasi dari Calciomercato, Sabtu (8/12), Higuain telah membantah rumor dirinya akan kembali ke Turin. Higuain ingin bertahan lebih lama bersama I Rossoneri yang telah memperlakukannya dengan baik sejak mendarat di San Siro.

"Higuain menatap masa depan lebih lama bersama Milan. Ia membantah akan kembali lagi ke Juventus," begitu laporan dari Calciomercato.

Milan mendatangkan pemain berjuluk El Pipita itu dari Juventus dengan nilai transfer sebesar 54 juta euro. Milan baru menyetorkan uang muka sebanyak 18 juta euro. Sisanya 36 juta euro lagi akan ditransfer Milan ke rekening La Vecchia Signora akhir musim ini.

Walau masih baru, penampilan mantan pemain Real Madrid dan SSC Napoli itu bersama pasukan Gennaro Gattuso cukup menjanjikan. Higuain telah mencetak tujuh gol dari 14 penampilan di Serie A dan Liga Europa.

Hubungan Higuain dengan Juventus sudah tidak baik. Striker timnas Argentina itu merasa dibuang dengan sengaja oleh Juventus untuk meluangkan posisi buat Cristiano Ronaldo. Hal itulah yang menjadi alasan Higuain begitu emosional saat membela Milan melawan Juventus awal November lalu. Higuain sampai mendapat hukuman kartu merah.

Higuain akan kembali untuk Milan akhir pekan ini saat melawan Torino di San Siro, Senin (10/12) dini hari WIB nanti. Higuain ingin membantu Milan mempertahankan posisi di empat besar. Milan sekarang ada di urutan empat klasemen sementara Serie A dengan mengemas 25 poin. Hanya unggul satu poin di atas tim peringkat lima, SS Lazio.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Pru7xU
December 08, 2018 at 04:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Pru7xU
via IFTTT
Share:

Friday, December 7, 2018

Polri Pelajari Temuan Maladministrasi Penanganan Kasus Novel

Polda Metro Jaya pun akan mempelajari temuan Ombudsman di kasus Novel.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mabes Polri menyerahkan sepenuhnya hasil temuan dugaan malaadministrasi Ombudsman Republik Indonesia terkait pengusutan kasus penyerangan Novel Baswedan kepada Polda Metro Jaya. Polda Metro Jaya pun akan mempelajari hasil tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo menuturkan, Polda Metro Jaya adalah pihak yang menangani kasus tersebut. Sehingga, yang bertugas melakukan tindak lanjut terkait temuan Ombudsman itu adalah Polda Metro Jaya.

"Karena sedari awal yang menangani sudah Polda Metro Jaya toh," kata Dedi saat dikonfirmasi, Jumat (7/12).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono menuturkan, pihaknya telah menerima laporan dugaan malaadministrasi tersebut. Polda pun menyatakan akan mempelajari laporan tersebut. "Nanti akan dipelajari apa temuannya, nanti akan djawab dengan waktu 30 hari," kata Argo.

Argo mengklaim, sejauh ini kepolisian sudah melakukan penyelidikan yang sesuai prosedur dalam menyelidiki penyerangan Novel Baswedan, mulai dari pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) hingga pemeriksaan saksi-saksi. Menurut Argo, kepolisian pun terus melakukan upaya penyidikan.

"Sampai sekarang kami tetap melakukan upaya," kata dia.

"Sampai sekarang pun kita belum dapat informasi kira-kira dari pekerjaan itu apa, masih menunggu kira-kira apa yang dia (Novel) pernah menangani kasus apa, apakah ada perasaan terancam atau tidak," ujar Argo lagi.

Sebelumnya, Ombudsman menemukan setidaknya menemukan empat maladministrasi minor. Temuan maladministrasi tersebut diperoleh dari hasil investigasi yang dilakukan se­jak 11 April 2017 sampai de­ngan September 2018.

Dalam investigasi yang di­lakukan Ombudsman, terper­iksa meliputi jajaran penyidik Kepolisian Sektor (Polsek) Ke­lapa Gading, Kepolisian Resort Metro (Polrestro) Jakarta Utara, dan Kepolisian Daerah Metro Jakarta Jaya (Polda Metro Jaya). Maladministrasi yang ditemukan Ombudsman ter­diri atas em­pat faktor, di antaranya aspek pe­nundaan berlarut penanganan perkara, efektivitas penggu­naan sumber daya manusia, pengabaian petunjuk yang ber­sumber dari Novel Baswedan sebagai korban, dan aspek ad­ministrasi penyidikan (mind­ik).

Komisioner Ombudsman Adrianus Meilala, sebanyak 172 personel Polri yang diturunkan tidak efektif. Kemudian, tidak adanya jangka waktu penugasan dalam surat perintah tugas yang dikeluarkan. Lalu, kurang cermatnya penyidik Polsek Kelapa Gading saat setelah penyiraman air keras juga disoroti Ombudsman. Ombudsman juga menilai Novel kurang kooperatif.

Dua puluh bulan sudah kasus Novel berada dalam penanganan Polda Metro Jaya. Hingga kini bukti-bukti yang diperoleh polisi masih belum bisa menunjukkan titik terang pelaku penyiraman Novel. Meskipun, sketsa wajah terduga pelaku telah dibuat. Polri bahkan sempat meminta bantuan kepolisian Australia, namun hasilnya juga nihil.

Novel Baswedan mengalami penyerangan berupa penyiraman air keras berjenis Asam Sulfat atau H2SO4 pada Selasa 11 April 2017. Ia diserang usai menunaikan Salat Subuh di Masjid dekat kediamannya di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Novel pun menjalalani perawatan intensif di Singapura untuk menyembuhkan luka di matanya imbas penyerangan itu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BUL28C
December 07, 2018 at 04:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BUL28C
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 5, 2018

In Picture: Hari Armada 2018

Hari Armada 2018 digelar di Dermaga Kompleks Satuan Koarmada I Pondok Dayung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Prajurit TNI Angkatan Laut mengikuti Upacara Peringatan Hari Armada 2018 di Dermaga Kompleks Satuan Koarmada I Pondok Dayung, Jakarta Utara, Rabu (5/12).

Hari Armada 2018 mengangkat tema "Armada RI Kesatria Pengawal Samudra dan Perekat Nusantara, Bersama Rakyat Siap Menjaga Kedaulatan NKRI".  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2RB01ds
December 05, 2018 at 04:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2RB01ds
via IFTTT
Share:

Tuesday, December 4, 2018

AS Desak Eropa Sanksi Program Rudal Iran

Iran dinilai sebagai ancaman serius.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Amerika Serikat (AS) mendesak Uni Eropa menerapkan sanksi yang membidik program rudal balistik Iran. Washington menilai rudal Iran merupakan ancaman serius.

"Kami ingin melihat Eropa memindahkan sanksi yang menargetkan program rudal Iran," ujar utusan khusus AS untuk Iran Brian Hook saat melakukan perjalanan ke Brussels untuk menghadiri pertemuan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), dikutip laman Al Araby pada Senin (3/12).

Ia mengatakan, setelah AS mundur dari kesepakatan nuklir Iran, Presiden Donald Trump mengampanyekan tekanan maksimum terhadap Teheran. Namun hal itu bisa efektif jika lebih banyak negara menjatuhkan sanksi kepada Iran.

"Ini (rudal Iran) adalah ancaman serius dan meningkat, dan negara-negara di seluruh dunia, tidak hanya Eropa, perlu melakukan semua yang mereka bisa untuk menargetkan program rudal Iran," ujar Hook.

Baca juga, PBB Bahas Tuduhan Iran Uji Coba Rudal.

Menurut Hook saat ini kemajuan tengah dibuat agar sekutu NATO mempertimbangkan proposal untuk menargetkan individu atau entitas yang memainkan peran kunci dalam program rudal nuklir Iran. Kendati demikian Hook tak memperinci tentang kemajuan tersebut.

Akhir pekan lalu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menuding Iran menguji rudal jarak menengah yang mampu membawa hulu ledak ganda. Rudal itu disebut mampu menyerang sejumlah bagian mencolok Eropa dan seluruh Timur Tengah.

Menurut Pompeo tindakan Iran telah melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB 2231. Resolusi itu mengesahkan kesepakatan nuklir Iran yang ditandatangani negara-negara kekuatan dunia dengan Teheran.

Tak hanya AS, Prancis pun mengecam uji coba rudal oleh Iran. Paris menyatakan hal itu jelas melanggar resolusi PBB. Prancis menyerukan kepada Iran untuk segera menghentikan semua kegiatan terkait dengan pengembangan rudal balistik dan senjata nuklirnya. (Kamran Dikarma)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2BP5nMJ
December 04, 2018 at 04:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2BP5nMJ
via IFTTT
Share:

Friday, November 30, 2018

Pupuk Kujang Memboyong 7 Penghargaan Mutu TKMPN XXII

Dengan penghargaan ini kepercayaan petani pada pupuk Kujang bisa meningkat.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC) memboyong tujuh penghargaan mutu, dalam ajang temu karya mutu dan produktivitas nasional (TKMPN) XXII dan Internatinal Quality&Ptoductivity Convention (IQPC) 2018. Pengharagaan ini, terselenggara atas kerja sama asosiasi manajemen mutu dan produktivitas Indonesia (AMMPI) serta wahana kepedulian mutu (WKM) dengan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan.

Superintendent Hubungan Eksternal PT Pupuk Kujang Cikampek, Indra Gunawan, mengatakan, tujuh penghargaan itu, masing-masing satu penghargaan kategori diamond. Kemudian, empat penghargaan kategori platinum. Sisanya, dua penghargaan sebagai The Most Favorite. Adapun, ajang konvensi mutu ini, diselenggarakan selama empat hari mulai 27 sampai 30 November di Batam, Kepulauan Riau. 

"Penghargaan ini, diraih dari berbagai divisi kerja yang ada di PKC," ujar Indra, kepada Republika.co.id, Jumat (30/11).Menurut Indra, ajang TKMPN ini merupakan perlombaan yang mengedepankan soal mutu. Karenanya, gugus mutu yang mengikuti konvensi ini, adalah divisi yang telah berhasil menerapkan inovasi dan improvement di perusahaan. Baik itu, yang sifatnya peningkatan mutu proses maupun efisiensi anggaran. 

Dengan inovasi dan improvement ini, lanjut Indra, mampu menunjang kelancaran bisnis dan operasional perusahaan. Sehingga, dapat meningkatkan daya saing serta mendongkrak produktivitas. "Dengan penghargaan ini, diharapkan kepercayaan konsumen (petani) terhadap kualitas pupuk yang diproduksi Kujang bisa meningkat lagi," ujar Indra.

Stok pupuk urea mencapai 198 persen

Sementara itu, ketersediaan pupuk urea yang diproduksi PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC) sampai saat ini mencapai 198 persen. Atau stoknya saat ini, mencapai 137.438 ton. Stok ini, dua kali lipat dari ketentuan stok tiga pekan ke depan. Adapun stok untuk tiga pekan kedepan, sebanyak 53.002 ton

Manajer Humas PT Pupuk Kujang Cikampek, Ade Cahya Kurniawan, mengatakan, stok pupuk pada musim rendeng ini cukup melimpah. Stoknya bisa untuk mencukupi kebutuhan dua bulan kedepan. Sebab, berdasarkan ketentuan stok pupuk ini, harus tersedia minimalnya untuk memenuhi kebutuhan tiga pekan kedepan.

"Tapi, stok yang ada di kita ada 198 persen atau dua kali lipatnya dari ketentuan stok untuk tiga pekan kedepan," ujar Ade.

Apalagi, lanjut Ade, dua pabrik milik PKC terus beroperasi. Hasil produksinya mencapai 3.500 ton per harinya. Dengan begitu, ketersediaan pupuk di musim penghujan sampai akhir tahun ini cukup melimpah.

Karenanya, petani tak perlu khawatir akan ketersediaan pupuk. Sebab, pupuk ureanya sangat banyak. Tak hanya urea, lanjut Ade, ketersediaan pupuk jenis lainnya juga cukup melimpah. Seperti, NPK Phonska sebanyak 57.807 ton atau mencapai 320 persen.

Kemudian, stok pupuk organik mencapai 10.300 ton atau lima kali lipat dari ketentuan berdasarkan Pergub. Sebab, jika merujuk pada Pergub kebutuhan pupuk organik ini untuk tiga pekan kedepan mencapai 2.000 ton.

Stok pupuk yang cukup melimpah ini, lanjut Ade, disebabkan belum adanya lonjakan permintaan dari setiap daerah. Mengingat, intensitas hujan yang turun di wilayah Jabar masih belum tinggi. Kecuali daerah yang teraliri irigasi teknis, permintaan pupuknya tetap stabil.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FZwJ6G
November 30, 2018 at 04:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FZwJ6G
via IFTTT
Share:

Thursday, November 29, 2018

Bawaslu Putuskan Prabowo tak Bersalah Soal 'Tampang Boyolali

Bawaslu mengatakan pernyataan tersebut disampaikan bukan dalam acara kampanye.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) resmi menghentikan penanganan kasus dugaan pelanggaran terkait ujaran 'tampang Boyolali'. Menurut Bawaslu, pernyataan tersebut disampaikan bukan dalam acara kampanye.

"Benar kami menghentikan (kasus dugaan pelanggaran)," ujar anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (29/11).

Ratna lantas menyebutkan dasar penghentian kasus yang melibatkan capres Prabowo Subianto ini. "Bahwa pernyataan 'tampang Boyolali' tidak dilakukan dalam kegiatan kampanye. Melainkan hal itu dilakukan pada saat kegiatan peresmian posko pemenangan pasangan capres-cawapres nomor urut 02, di Kabupaten Boyolali," tegas Ratna.

Kemudian, dari penelusuran Bawaslu juga tercatat peserta yang hadir saat itu merupakan kader parpol pengusung Prabowo-Sandiaga Uno dalam Pemilu 2019. "Pernyataan itu pun tidak masuk kategori penghinaan dalam kegiatan kampanye," katanya.

Menurut Ratna, selama melakukan penelusuran ini, Bawaslu sudah meminta klarifikasi pelapor. Sebagaimana diketahui, dugaan pelanggaran ini dilaporkan oleh Ahmad Syahrani. "Bawaslu juga sudah mengklarifikasi terlapor (Prabowo Subianto) yang wakili oleh kuasa hukum," tambah Ratna.

Sebelumnya, Bawaslu juga memutuskan untuk menghentikan kasus dugaan pelangggaran kampanye yang dilakukan Presiden Joko Widodo soal penggratisan Jembatan Suramadu.

Dugaan pelanggaran ini berdasarkan laporan dari masyarakat usai peresmian jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa (tepatnya Kota Surabaya) dengan Pulau Madura dilaksanakan. "Saksi dan barang bukti yang diajukan pelapor (atas nama Abu Hasan) sangat lemah dan tidak dapat menunjukkan adanya kegiatan yang terkait pasal 282 atau pasal 283 UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017," jelas Ratna pada Rabu (28/11).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PZRvI5
November 29, 2018 at 04:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PZRvI5
via IFTTT
Share:

Monday, November 26, 2018

BPJS Kesehatan Dapat Suntikan Rp 5,6 Triliun

Dana suntikan tersebut akan digunakan untuk membayar tunggakan rumah sakit dan denda

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan bakal mendapatkan suntikan dana sebesar Rp 5,6 triliun dari Kementerian Keuangan. Suntikan dana tersebut untuk melunasi tunggakan yang belum dibayarkan ke rumah sakit mitra kerja sama.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris menyebutkan suntikan dana itu merupakan review kedua yang dihasilkan dari rapat dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. "Jadi hasil review kedua yang baru bersifat sementara itu adalah sudah diputuskan pemerintah akan menyuntik lagi dana subsidi Rp 5,6 triliun. Jadi ini akan segera berproses," kata Fachmi ditemui di Universitas Airlangga Surabaya, Senin (26/11).

Dia menjelaskan, review kedua tersebut merupakan lanjutan dari pertama yang dihasilkan sekitar dua bulan lalu. Dimana saat itu hasil review pertama memutuskan pemerintah menyuntik dana tambahan Rp 4,9 triliun, yang itu sudah dibayarkan kepada rumah sakit yang ditunggak, hanya saja belum melunasi semua tunggakan.

Mengenai suntikan dana tambahan tersebut, BPJS Kesejatan sudah mengirimkan surat ke Kemenkeu terkait proses administratif pencairan dana. Proses administratif tersebut terkait penggunaan dana pemerintah yang besar itu.

Dia berjanji, begitu suntikan dana tambahan tersebut cair, pihaknya akan segera mengoptimalkannya untuk membayar tunggakan-tunggakan rumah sakit beserta denda-denda yang sesuai ketentuan. Dana tersebut akan segera didistribusikan ke rumah sakit seluruh Indonesia sesuai dengan tagihan-tagihan masuk yang sudah diverifikasi.

"Kami mohon kepada rumah sakit untuk tetap melayani dengan baik. Komitmen ini komitmen kami bersama unuk tetap menjaga program ini tetap berkelanjutan," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DKUwVf
November 26, 2018 at 04:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DKUwVf
via IFTTT
Share:

KPU Jelaskan Jadwal Debat Capres Pemilu 2019

Debat publik akan mulai digelar pada Januari 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan, mengatakan KPU sudah menyusun jadwal untuk lima kali debat publik capres-cawapres Pemilu 2019. Jadwal terakhir pelaksanaan debat publik telah ditetapkan pada 13 April 2019.

"Kami akan melaksanakan debat publik selama lima kali yang semuanya dilakukan pada 2019. Jadwal debat capres-cawapres yang terakhir (kelima) rencananya digelar pada 13 April 2019," ungkap Wahyu ketika dijumpai wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (26/11).

Dengan begitu, dia memastikan pada 2018 tidak akan ada debat capres-cawapres yang diselenggarakan KPU. Wahyu melanjutkan, rencananya debat publik mulai digelar sejak Januari 2019.

Debat itu rencananya digelar satu kali setiap bulannya, sejak Januari hingga April. "Namun, nanti rencananya pada Maret akan kami gelar dua kali. Jadi simulasinya Januari satu kali, Februari satu kali, Maret dua kali dan April satu kali," tegasnya.

Untuk saat ini, kata Wahyu, KPU sedang melakukan persiapan debat publik. Menurut Wahyu, persiapan debat ini rencananya selesai pada Desember 2018.

"Yang kami lakukan saat ini yakni mulai melakukan identifikasi isu utama seputar ekonomi, politik,sosial, budaya, pertahanan dan keamanan, juga korupsi, narkoba, human trafficking, radikalisme, isu internasional dan sebagainya. Kemudian kami identifikasi siapa saja pakar yang bisa kami minta membantu merumuskan materi debat," paparnya.

Selain itu, kami juga mengidentifikasi siapa saja calon panelis debat untuk setiap isu yang diangkat. Pada 28 November mendatang, KPU juga akan bertemu dengan media untuk membicarakan tentang penyiaran debat capres-cawapres.

"Terkahir, kami akan membahas lokasi debat. Apakah kelima debat akan diselenggarakan di Jakarta, atau bisa juga dilakukan di daerah lain, kami akan mempertimbangkannya. Kami sendiri juga mau jika debat dilakukan di Aceh dan Papua, tapi kami lihat mana yang paling memungkinkan," tambah Wahyu. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QieMo0
November 26, 2018 at 04:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QieMo0
via IFTTT
Share: