Showing posts with label 2019 at 10:31PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 10:31PM. Show all posts

Saturday, March 16, 2019

Warga Banda Aceh Doakan Muslim Selandia Baru

Warga Banda Aceh kecam penembakan teroris di masjid.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengimbau dan mengajak warga di ibu kota Provinsi Aceh itu mendoakan muslim Selandia Baru yang menjadi korban penembakan teroris.

"Mari kita menghadiahkan doa untuk saudara saudara muslim di Selandia Baru. Kita doakan mereka tetap kuat dan tabah menghadapi cobaan ini," ujarnya di Banda Aceh, Sabtu (16/3).

Wali Kota juga mengajak warga memberikan dukungan kepada keluarga korban agar tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan ini. Semua pihak tidak menginginkan penembakan tersebut terjadi.

Aminullah menegaskan dirinya bersama masyarakat Kota Banda Aceh mengecam aksi brutal yang dipertontonkan Brenton Tarrant yang menembaki umat Islam di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood Avenue Kota Christchurch, Selandia.

"Saya atas nama pribadi, pemerintah kota dan masyarakat Kota Banda Aceh mengecam dan mengutuk keras aksi yang menyebabkan syahidnya saudara saudara muslim kita di Kota Christchurch. Ini aksi biadab," tegas Aminullah.

Wali Kota menambahkan, penembakan dilakukan teroris tersebut merupakan aksi keji yang sangat melukai umat manusia di dunia. Penembakan tersebut menyebabkan 49 orang meninggal dunia.

Oleh karena itu, Wali Kota mendesak otoritas Selandia Baru memproses hukum seberat-beratnya terhadap para pelaku penembakan tersebut. Apalagi penembakan disiarkan langsung melalui media sosial.

"Pelaku harus dihukum seberat beratnya. Aksi pelaku merupakan terorisme dan menjadi musuh bersama. Dan ini sangat melukai seluruh muslim di dunia," kata Aminullah Usman.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Hppe9m
March 16, 2019 at 10:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Hppe9m
via IFTTT
Share:

Saturday, February 23, 2019

Ribuan Orang Kelaparan di Somaliland

Konflik yang terus berkecamuk di wilayah itu memperparah krisis pangan.

REPUBLIKA.CO.ID, NAIROBI -- Kemarau panjang yang parah di Somaliland, wilayah yang memproklamasikan diri secara sepihak sebagai negara di Somalia, telah mengakibatkan kekeringan di wilayah itu. Akibatnya ribuan orang kini tak memiliki persediaan makanan.

Dewan Pengungsi Norwegia pada Jumat (22/2) lalu mengatakan, kelompok yang berpusat di Oslo tersebut mengatakan di dalam satu pernyataan bahwa ada keperluan mendesak untuk bantuan kemanusiaan di wilayah itu. Victor Moses, Direktur kelompok tersebut di Nigeria, mengatakan, ribuan orang terutama perempuan dan anak kecil, sudah menghadapi kondisi rawan pangan. "Mereka sekarang khawatir terhadap kondisi yang paling buruk, sebab sedikit bahkan tak ada hujan yang diperkirakan turun dalam dua bulan ke depan," kata Moses.

Konflik yang terus berkecamuk di wilayah itu memperparah krisis pangan dengan membuat orang meninggalkan rumah mereka. Sehingga meningkatkan ketergantuan manusia pada bantuan kemanusiaan, demikian laporan Kantor Berita Turki, Anadolu -- yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu (23/2) malam.

Pada Januari, lembaga bantuan dan Pemerintah Somalia mengajukan permohonan bantuan kemanusiaan bernilai 1,08 miliar dolar AS. Bantuan tersebut untuk menyelenggarakan operasi bantuan buat warga di wilayah tersebut.

"Lebih dari 385 ribu orang menghadapi kondisi rawan pangan akut di Somalia," kata Peter de Clerq, Koordinator Bantuan Kemanusiaan PBB untuk Somalia, dalam satu taklimat di Ibu Kota Kenya, Nairobi.

Yang paling terpengaruh adalah bagian utara Somalia, tempat kemarau parah telah diperparah oleh kondisi cuaca El Nino di Afrika Timur. "Kami telah mencapai titik kritis di Puntland dan Somaliland. Tindakan mendesak diperlukan sekarang juga. Jika tidak, ada ancaman memburuknya situasi dengan cepat dan mendalam, sementara kemarau mungkin bertambah parah dalam beberapa bulan ke depan. Masyarakat sudah kehilangan sarana mereka untuk bertahan hidup," kata Peter de Clercq pada Kamis.

"Saatnya untuk memberi dana adalah sekarang agar (kita) bisa mundur dari tebing jurang, menghindari krisis yang lebih besar dan mengubah hilangnya nyawa serta menyelamatkan nyawa manusia," tambah de Clercq.

Rencana Reaksi Kemanusiaan PBB (HRP) pada awal tahun ini telah meminta 885 juta dolar AS untuk membantu penanganan masalah rawan pangan di Somalia. PBB menyatakan dari 885 juta dolar AS yang diminta, hanya 11 persen yang telah diterima setakat ini, yaitu sebanyak 97 juta dolar AS.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2IL3giD
February 23, 2019 at 10:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2IL3giD
via IFTTT
Share:

Eko Yuli Sabet Emas Piala Dunia Angkat Besi 2019

Hasil ini memuluskan langkahnya untuk lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Atlet angkat besi nasional Eko Yuli Irawan berhasil menyabet medali emas dalam ajang Piala Dunia Angkat Besi 2019. Gelaran ini berlangsung di Fuzhou, Cina, pada 22-27 Februari.

"Eko berhasil meraih satu emas dan dua medali perak. Sedangkan atlet lain Deni mendapatkan satu medali perak dan dua medali perunggu," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Angkat Berat, Binaraga, dan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABBSI) Alamsyah, Sabtu (23/2) malam.

Eko yang turun pada kelas 61 kilogram putra meraih total angkatan 297 kilogram. Angkatan itu terdiri dari angkatan snatch 136 kilogram dan angkatan clean and jerk 161 kilogram.

Pelatih pemusatan latihan nasional PB PABBSI Dirja Wihardja mengatakan, hasil yang dicapai Eko Yuli dalam Piala Dunia 2019 di Cina itu semakin memuluskan langkahnya untuk lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. "Hasil itu akan mempertahankan posisi Eko pada peringkat delapan besar dunia. Tapi, Eko masih harus mengikuti lima hingga enam kejuaraan lain kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020," kata dia.

Dirja menambahkan, peluang Eko akan semakin besar jika dapat meraih medali emas dalam Kejuaraan Asia 2019 di Ningbo, Cina pada 18-28 April. "Piala Dunia 2019 di Fuzhou itu adalah kejuaraan berkategori perak. Sedangkan, Kejuaraan Asia di Ningbo adalah kejuaraan dengan kategori emas," jelasnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XgE9Y9
February 23, 2019 at 10:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XgE9Y9
via IFTTT
Share:

Benjolan di Payudara Belum Tentu Kanker

Hanya 15 persen benjolan yang menjadi kanker.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ciri-ciri kanker payudara sering diidentikkan dengan adanya benjolan. Padahal, benjolan tersebut justru seringkali bukan kanker.

Benjolan tersebut bisa saja benjolan biasa yang hilang dengan sendirinya. "Benjolan juga belum tentu kanker, cuma 15 persen saja yang jadi kanker. Seringnya itu tumor jinak," ujar Dokter Konsultan Spesialis Bedah Onkologi RS Medistra Sonar Soni Panigoro dalam peringatan Hari Kanker Sedunia yang dihelat Kalbe, Sabtu (23/2).

Sonar menjelaskan, ciri-ciri kanker payudara di tahap awal justru tidak terlihat. Bahkan dengan Periksa Payudara Sendiri (Sadari) pun sering kali luput. Sebabnya, telapak tangan hanya bisa merasakan benjolan di atas satu sentimeter. Ketika benjolan sudah di atas satu sentimeter maka itu sudah bukan stadium awal lagi.

"Makanya sebaiknya periksakan langsung ke petugas medis untuk lebih jelas," ujarnya.

Jika telah ada benjolan, jangan dulu panik. Bisa saja itu hanya sebuah tumor jinak atau bahkan hanya kalenjar biasa saja. Beberapa wanita yang akan datang bulan seringkali mengalami hal tersebut. Ketika masa datang bulan selesai kelenjar itu akan hilang sendirinya.

Cara untuk membedakan antara kanker dan tumor jinak pun bisa dilakukan dengan melihat bentuk benjolan. Sonar menjelaskan, tumor jinak biasanya memiliki kantung. Artinya ketika diraba, dia biasanya bisa berpindah dan berbentuk seperti kelereng yang rata dan mulus.

Kalau benjolan itu bergelombang dan semakin membesar, maka bisa saja kanker payudara. Untuk mengetahui itu pun perlu biopsi atau prosedur mengambil jaringan atau sampel sel untuk mengetahui apakah benar itu kanker dan memiliki sifat ganas.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2SmIZ21
February 23, 2019 at 10:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2SmIZ21
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 13, 2019

Febri: Taklukkan Persiwa Jadi Modal Persib Hadapi Arema

Target pertama Persib adalah memenangkan laga kandang.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung akan menjamu Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (18/2). Sebelumnya, Persib lolos setelah menaklukkan Persiwa di babak 32 besar Piala Indonesia.

Gelandang Persib Febri Hariyadi mengakui hasil positif dari laga yang berakhir dengan tujuh gol tanpa balas itu. Dia menyatakan, kini timnya lebih siap menghadapi Arema.

"Hasilnya positif, bagus. Itu juga menambah kepercayaan tim melanjutkan babak selanjutnya," kata Febri di Lapangan Sabuga, Kota Bandung, Rabu (13/2).

Febri menyatakan, target Persib adalah memenangkan laga kandang. Karena serupa dengan babak 32 besar, pada babak 16 besar ini akan dipertandingkan dua leg, yakni kandang dan tandang. "Secara pribadi saya siap, tim juga bisa maksimal menghadapi Arema. Mengamankan kemenangan," jelasnya.

Meski begitu, PSSI kembali menjadwal ulang pertandigan tersebut. Semula, pertandingan rencananya digelar pada Jumat (15/2). Namun, Febri menolak hal itu dapat menguntungkan tim, karena menurutnya, Persib siap bermain kapan saja. "Yang jelas itu bagian dari strategi pelatih. Itu bagian dari pelatih. Saya secara pribadi dan tim juga pasti lebih siap, itu porsi pelatih," katanya.

Febri berharap dengan kemenangan atas Persiwa dapat menjadi motivasi tersendiri untuk menghadapi Arema. Dia mengingatkan bahwa Persib tidak bisa meremehkan tim lawan. "Pemainnya gak jauh beda dari tahun lalu, sangat bagus juga jadi kami waspadai semua pemain, harus lebih kerja keras," tutupnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2tmthKh
February 13, 2019 at 10:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2tmthKh
via IFTTT
Share:

Monday, February 11, 2019

Jokowi Hadirin Lelang Lukisan untuk TKN

Jokowi mengaku tidak tahu berapa dana yang dihimpun hasil lelang lukisan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Presiden no 01 Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pameran lukisan lintas generasi di Hotel Pullman, Jakarta, Senin (11/2) petang. Menurut Jokowi, pameran lukisan ini diselenggarakan untuk pengumpulan dana bagi Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf.

"Saya ngomong apa adanya ya, ini fundraising," jelas Jokowi usai menghadiri pameran lukisan.

Dalam acara itu, ia juga mengaku menjelaskan berbagai capaian yang telah dilakukan pemerintah serta rencana program yang akan dikerjakan nanti. "Kita menyampaikan apa yang sudah kita kerjakan dan apa yang akan kita kerjakan. Saya kira itu saja," ujarnya.

Kendati demikian, ia mengaku tak mengetahui berapa hasil dana yang terkumpul dari lelang lukisan tersebut. Dalam acara ini, Jokowi juga mengaku sempat ikut melukis. "Lukisannya kan dilelang, kok saya beli gimana? Tanya ke Pak Erick, tadi baru dimulai satu lalu saya tinggal," ucapnya.

Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto mengatakan kegiatan ini adalah bentuk gotong royong untuk memenuhi dana kampanye. Hasto mengatakan, hasil pelelangan lukisan itu akan masuk ke dalam rekening kampanye TKN pasangan calon (paslon) nomor urut 01. Dia mengatakan, seluruh dana nantinya akan dilaporkan dalam rekening dana kampanye dan akan dipakai.

Hasto mengungkapkan, ada sekitar 73 lukisan yang ditampilkan dalam pameran tersebut. Dia mengatakan, karya seni yang ditampilkan ini merupakan bentuk dukungan dan gotong royong para seniman kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf.

"Ini sebagai bentuk gotong royong sebagai gerak bersama dari para seniman untuk kemajuan Indonesia Raya dan akan ditampilkan 32 karya seniman sebanyak 73 karya," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UPZci3
February 11, 2019 at 10:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UPZci3
via IFTTT
Share:

KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Mesuji

Bupati Mesuji diduga menerima suap Rp 1,28 miliar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan perpanjangan penahanan terhadap lima tersangka kasus dugaan suap proyek infrastruktur yang menjerat Bupati Mesuji, Khamami. Dalam kasus ini, Khamami diduga menerima suap dari perusahaan yang menggarap proyek di Mesuji.

"Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan selama 30 hari dimulai tanggal 13 Februari 2019  sampai dengan 24 Maret 2019 untuk 5 tersangka ," kata Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah dalam pesan singkatnya, Senin (11/2).

Selain Khamami, KPK menetapkan empat tersangka lainnya dalam kasus ini. Mereka yakni, adik Khamami Taufik Hidayat, Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Mesuji, Wawan Suhendra; Pemilik PT Jasa Promix Nusantara dan PT Secilia Putri, Sibron Azis dan pihak swasta Kardinal.

Khamami diduga menerima Rp 1,28 miliar dari Sibron melalui sejumlah perantara. Uang itu diduga merupakan fee pembangunan proyek infrastruktur di Mesuji. Diduga fee tersebut merupakan pembayaran fee atas empat proyek infrastruktur yang dikerjakan oleh dua perusahaan milik Sibron Azis.

KPK juga mendeteksi telah terjadi pemberian sebelumnya sebesar Rp 200 juta dan Rp 100 juta kepada Khamami. Atas perbuatannya, selaku penerima Khamami, Taufik dan Wawan disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Sedangkan, selaku penyuap Sibron dan Kardinal disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2tf24tb
February 11, 2019 at 10:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2tf24tb
via IFTTT
Share:

Saturday, February 9, 2019

Airin: Jika Ma'ruf Amin Menang, Tangsel Diprioritaskan

Kiai Ma'ruf Amin adalah warga asli Banten.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sekaligus Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Airin Rachmi Diany, mengklaim, Provinsi Banten secara umum dan Kota Tangsel secara khusus akan menjadi prioritas cawapres Ma’ruf Amin jika menang. Hal itu menjadi keyakinan Airin karena Ma’ruf merupakan warga asli Banten.

“Kita harusnya bangga orang Banten jadi cawapres. Kiai Ma’ruf sebagai orang Banten tentu tahu apa yang dibutuhkan termasuk di Tangsel. Ini akan menjadi skala prioritas,” kata Airin kepada wartawan usai deklarasi dukungan Forum Alumni Muda Islam di Tangerang Selatan, Sabtu (9/2) sore

Di hadapan sekitar 500 aktivis yang mengikuti deklarasi, Airin menuturkan, rekam jejak daerah-daerah asal presiden dan wakil presiden kerap mengalami pembangunan yang masif. Ia mencontohkan, ketika Jusuf Kalla menjadi capres, pembangunan di Makassar, Sulawesi Selatan menjadi cepat.

Semasa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjabat sebagai presiden periode 2004-2014, Cikeas, Bogor turut mengalami kemajuan yang signifikan. “Tentu kalau Kiai Ma’ruf menang, APBN bisa masuk lebih banyak ke wilayah Banten. Makanya kita harus betul-betul memenangkan Jokowi-Ma’ruf,” ujar dia.

Airin mengaku tidak mengetahui sejauh apa daya tawar pasangan Jokowi-Ma’ruf saat ini di mata masyarakat Tangsel. Sebab, hasil survei yang ia terima pun terus mengalami perubahan. Ia menyatakan, yang terpenting saat ini seluruh komponen TKD Tangsel tidak berhenti terjun ke masyarakat.

“Kita terus turun ke lapangan, menjelaskan visi misi, apa  adanya kekurangan dan kelebihan Pak Jokowi ke masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa pemerinahan Jokowi-JK selama lima tahun terakhir telah memasang fondasi untuk kemajuan Indonesia. Khususnya dalam sektor pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan generasi milenial ke depan.

Oleh sebab itu, majunya pejawat untuk periode kedua sebagai salah satu upaya untuk melanjutkan dan memperkuat fondasi yang dibangun. “Pak Jokowi sejak di Solo sudah memberikan kontribusi dan saat ini tetap sibuk bicara soal infrastruktur. Saya juga melihat banyak progres signifikan di daerah-daerah berkat adanya dana kelurahan,” kata dia. 

Airin pun berharap para aktivis muda se-Provinsi Banten yang mendukung pasangan pejawat untuk ikut aktif turun ke masyarakat dem memenangkan Jokowi-Ma’ruf. Menurut Airin, aktivis muda masuk ke dalam kategori generasi milenial yang memiliki karakter dan kemampuan yang jauh lebih maju. Karena itu, ia menilai peran anak muda dalam memenangkan pasangan pejawat amat strategis.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2N1zVPq
February 09, 2019 at 10:31PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2N1zVPq
via IFTTT
Share: