Showing posts with label 2019 at 12:30AM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 12:30AM. Show all posts

Saturday, April 27, 2019

Pellegrini Sebut West Ham Berhak Menang Atas Tottenham

West Ham menaklukkan Tottenham 1-0 pada laga pekan ke-36 Liga Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- West Ham United berhasil mempermalukan Tottenham Hotspur untuk pertama kalinya di Stadion Tottenham Hotspur, London, Sabtu (27/4). West Ham menaklukkan Tottenham 1-0 pada laga pekan ke-36 Liga Inggris.

Kemenangan itu, menjadi hadiah tersendiri bagi pemain West Ham. Pelatih West Ham, Manuel Pellegrini mengatakan, timnya berhak untuk menang karena dalam dua pertandingan terakhir mereka tak memetik poin penuh.

"Hasil (pertandingan) ini sangat menyenangkan karena dua laga sebelumnya kami tak bisa menang," kata Pellegrini seperti dikutip dari BBC Sport.

Ia menilai, permainan anak asuhnya kompak dari belakang hingga ke depan sehingga mengunci total permainan Tottenham. Ia memuji penampilan pemain andalannya, Marko Arnautovic yang menjadi kunci permainan the Hammers.

"Dia membuat operan brilian yang menghasilkan gol oleh Antonio. Untuk para pemain lain, mereka akan tampil lebih baik secepat mungkin," ujarnya.

Meskipun nihil gelar musim ini, West Ham tetap merasa sudah menjalani musim yang apik. Pellegrini menyatakan, pihaknya sedang dalam masa transisi ke dalam tahap yang lebih baik pada musim berikutnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VnaEWv
April 28, 2019 at 12:30AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VnaEWv
via IFTTT
Share:

Saturday, April 13, 2019

Soal Investasi, Kepala BKPM: Sudah Tepat Sasaran

Investasi yang berkualitas bisa menciptakan lapangan pekerjaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Koordinator Penenaman Modal (BKPM), Thomas Trikasih Lembong mengatakan realisasi investasi yang sudah dicapai indonesia saat ini sudah tepat sasaran. Meski memang secara capaian target, kata Thomas masih kerap naik turun.

Ditemui saat mendatangi lokasi debat terakhir di Hotel Sultan, Thomas menjelaskan selama ini pemerintah tak hanya melihat investasi dari kuantitas saja. Ia menjelaskan investasi juga harus berkualitas dan bisa berdampak kepada masyarakat.

"Kita bukan cuma kejar target tapi kita juga ingin pastikan investasinya tepat sasaran, kita ingin melihat penghasilan masyarakat berdampak langusng terhadap tumbuhnya investasi," ujar Thomas, Sabtu (13/4).

Thomas juga menjelaskan investasi yang berkualitas juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Sejauh ini kata Thomas hal tersebut sudah tercipta terutama di sektor komoditas yang menjadi unggulan ekspor.

Selain itu, investasi yang berkualitas kata Thomas merupakan investasi yang bisa menambah devisa. Disatu sisi, investasi tersebut hasilnya bukan hanya berupa keuntungan saja tetapi juga menjadi modal tambahan untuk membangun industri lain atau industri turunananya kembali.

"Sehingga investasi itu juga tak sekedar menanamkan modal saja, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi negara," ujar Thomas.

Sepanjang tahun 2018 tercatat realisasi investasi sebesar Rp 721,3 triliun. ealisasi investasi di 2018 mengalami pertumbuhan secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan 2017. Pertumbuhan tersebut sebesar 4,1 persen. Jika dirincikan, total investasi dari PMDN 2018 adalah Rp 328,6 triliun atau meningkat 25,3 persen dibandingkan 2017 yang sebesar Rp 262,3 triliun.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZcvSFE
April 14, 2019 at 12:30AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZcvSFE
via IFTTT
Share:

Saturday, February 9, 2019

Tekuk Atletico 3-1 di Laga Derbi, Madrid Kini Tempel Barca

Real Madrid kini menduduki posisi kedua dengan selisih lima poin di bawah Barcelona.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Derbi Madrid di pekan ke-23 La Liga Spanyol berlangsung sengit. Real Madrid yang menjadi tim tamu mampu meraup tiga poin di Stadion Wanda Metropolitano usai unggul skor 3-1, dalam laga yang berakhir Ahad (10/2) dini hari WIB.

Madrid sudah membuka keunggulan terlebih dahulu pada menit ke-16. Dari situasi sepak pojok, Casemiro memanfaatkan kemelut di depan gawang Atletico lewat tendangan salto yang membobol gawang kiper Jan Oblak.

Akan tetapi, keunggulan El Real tidak bertahan lama. Sekitar sembilan menit kemudian, Atletico menyamakan skor lewat aksi striker asal Prancis, Antoine Griezmann.

Setelah skor imbang 1-1, kedua tim silih berganti menyerang. Madrid beruntung mendapatkan hadiah penalti menyusul pelanggaran Jose Gimenez kepada Vinicius Junior. Sang kapten, Sergio Ramos, yang menjadi eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan mencetak gol. Skor 2-1 untuk Madrid bertahan hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua, Atletico melakukan inisiatif serangan demi mencetak gol penyama kedudukan. Sementara, Madrid lebih mengandalkan serangan balik cepat.

Strategi skuat asuhan Santiago Solari terbukti tepat. Pada menit ke-74, serangan balik El Real berujung aksi Gareth Bale yang tinggal berhadapan dengan Oblak. Tanpa kesulitan, gelandang asal Wales itu melepaskan tendangan mendatar yang bersarang di gawang Los Rojiblancos.

Upaya Atletico memperkecil defisit gol semakin sulit. Pada menit ke-80, Los Colchoneros harus bermain dengan sepuluh pemain karena Thomas Partey menerima kartu kuning kedua. Skor pertandingan berakhir 3-1 untuk kemenangan Madrid.

Hasil ini membawa Madrid merangkak ke posisi dua klasemen sementara La Liga dengan mengoleksi 45 poin. El Real menyalip Atletico yang harus puas turun ke peringkat ketiga dengan selisih hanya satu poin. Madrid kini menempel pemuncak klasemen sementara La Liga, Barcelona, dengan selisih hanya lima poin

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DmvbPQ
February 10, 2019 at 12:30AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DmvbPQ
via IFTTT
Share:

Dijaga Umat Lintas Agama, Borobudur Jadi Keajaiban Dunia

Candi Borobudur dirawat oleh masyarakat dari beragam agama dan etnik.

REPUBLIKA.CO.ID, MAGELANG -- Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hilmar Farid menyampaikan sebutan keajaiban dunia bagi Candi Borobudur bukan hanya karena bangunannya, tetapi juga masyarakat sekitarnya. Ia menyampaikan hal tersebut pada pembukaan "Dwi Windu Ruwat Rawat Borobudur" di pelataran Candi Borobudur.

"Banyak orang di luar negeri heran ada sebuah candi, monumen yang begitu besar dan boleh dibilang monumennya umat Buddha, tetapi dirawat dengan penuh kasih sayang oleh masyarakat yang memiliki agama dan etnik yang bermacam-macam," katanya di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu.

Hilmar menjelaskan, Candi Borobudur dijaga bukan saja oleh umat Buddha. Umat agama lain, seperti Islam, Kristen, Katolik, dan Hindu sama-sama mempunyai komitmen untuk merawatnya sehingga tidak mengherankan jika Candi Borobudur kemudian disebut sebagai "keajaiban dunia".

"Saya juga sering bilang Borobudur dengan masyarakatnya dan melihat kegiatan ruwat rawat ini sebagai bhinneka tunggal ika dalam praktik," ujar Hilmar.

Kepala Dinas Kepemudaan Olah Raga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Sinoeng Nugroho Rachmadi mengatakan Provinsi Jawa Tengah terus berupaya mempromosikan Borobudur melalui berbagai kegiatan, salah satunya adalah Borobudur Marathon. Ia menuturkan pekan depan pihaknya ditugaskan ke Tokyo untuk belajar tentang Tokyo Marathon.

"Kami jual dan kami sudah dapat stan untuk Borobudur dan kami akan buka pendaftaran Borobudur Marathon 2019 sudah mulai awal tahun ini," katanya.

Sinoeng mengajak masyarakat bersama-sama melestarikan sekaligus menjaga Borobudur agar candi tersebut dapat memberikan kemanfaatan secara luas. Bukan hanya pada masyarakat sekitar borobudur, bukan hanya untuk Jateng, tetapi dikibarkan bendera Indonesia itu dari Borobudur.

"Supaya semua mengenal keaslian Indonesia adalah jiwa-jiwa yang saling peduli, saling berbagi, dan saling empati," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SpFehz
February 10, 2019 at 12:30AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SpFehz
via IFTTT
Share:

Saturday, February 2, 2019

Sukabumi Goda Penggemar Durian

Sukabumi akan menjadikan durian sebagai ikon kabupatennya.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menjadikan buah durian (Durio zibethinus) sebagai ikon kabupaten terluas di Pulau Jawa dan Bali tersebut. Sukabumi mempunyai berbagai jenis yang tidak ditemukan di daerah lain.

"Kami ingin ke depannya durian ini menjadi buah ikon Kabupaten Sukabumi, sehingga wisatawan atau penikmatnya bisa datang ke Sukabumi jika ingin menikmati durian," kata Bupati Sukabumi Marwan Hamami di Sukabumi, Sabtu.

Menurut Marwan, di Sukabumi terdapat banyak jenis durian yang kualitasnya tidak kalah dibandingkan daerah lain. Durian si sake, gandaria, dan coklat termasuk di antaranya.

Marwan berencana mematenkan nama-nama durian unggulan daerah ini agar bisa diakui di tingkat nasional. Ia terinspirasi dari nama durian petruk yang berasal dari Jepara, Jawa Tengah.

Awalnya, Sukabumi terkenal dengan durian gandarianya karena memiliki tekstur yang kenyal, harum, manis, tebal dagingnya dan bijinya kecil. Tetapi sekarang ada beberapa jenis durian lainnya seperti si coklat yang kualitasnya di atas durian gandaria.

"Saya dari dulu merupakan pecinta durian dan sudah datang ke sentra-sentra durian, baik di dalam dan luar negeri, tetapi rasanya kalah dengan durian asli dari Kecamatan Cikakak seperti si coklat dan gandaria. Kami bisa jamin durian dari Sukabumi ini pasti membuat ketagihan," ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi Sudrajat mengatakan penamaan sedang diurus oleh pihaknya agar nama durian dari Kabupaten Sukabumi bisa mendapatkan hak paten. Ia mengungkapkan durian dari Kecamatan Cikakak saat berbuah langsung dipesan oleh penikmat raja buah tersebut dari berbagai daerah di Indonesia dan bahkan digemari oleh wisatawan mancanegara.

Sudrajat mengakui harga durian Sukabumi memang cukup mahal dibandingkan durian pada umumnya. Durian gandaria ditawarkan mulai dari Rp150 ribu hingga Rp1 juta.

"Tetapi ternyata penikmatnya tidak pernah ada yang kecewa," ungkapnya.

Demikian juga dengan si coklat. Sudrajat menjelaskan durian ini tidak mengandung alkohol.

Dinas Pertanian Sukabumi pun bertekad menambah luasan perkebunan durian. Selama ini, sentra durian hanya di wilayah Kecamatan Cikakak, Palabuhanratu, Simpenan dan Cikidang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GjdxPW
February 03, 2019 at 12:30AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GjdxPW
via IFTTT
Share:

Sunday, January 13, 2019

Tarif Bagasi dan Tiket yang Tinggi Bebani Masyarakat

Kenaikan tarif bagasi dan tiket terutama akan membebani konsumen di Indonesia Timur

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Analis Kebijakan Transportasi dan Ketua Forum Warga Kota Jakarta (Fakta) Azas Tigor Nainggolan menilai tingginya harga tiket pesawat dan bagasi akan membebani masyarakat. Dia mengatakan kenaikkan biaya tersebut akan sangat dirasakan oleh masyarakat di Aceh, Papua, Nusa Tenggata Timur (NTT) Sulawesi, Ambon, dan Kalimantan.

Azas mengatkan reaksi masyarakat atas tingginya harga tiket dan penetapan tarif bagasi tersebut menunjukkan kenaikan itu serius. "Ini baik secara sosial serta ekonomi masyarakat dan akhirnya secara politik," kata Azas, Ahad (13/1).

Dia menuturkan jika harga tiket tinggi dan diberlakukannya biaya bagasi maka artinya biaya penerbangan menjadi naik. Untuk itu masyarakat menjadi tidak memiliki pilihan dan akan sangat menyulitkan.

Kesulitan serius akan dialami oleh masyarakat  di ujung Aceh dan Indonesia bagian Timur. "Jika mereka beralih ke kapal laut jelas sangat membuang waktu panjang dalam perjalanan," ujar Azas.

Azas menjelaskan mengenai simulasi tarif untuk penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Kualanamu di Medan. Menurutnya tarif bagasi untuk bobot lima kilogram (kg) sebesar Rp 125 ribu, 10 kg Rp 250 ribu, 15 kg Rp 375 ribu, 20 kg Rp 500 ribu, 25 kg Rp 625 ribu, dan 30 kg Rp 750 ribu.

Pada penerbangan lain, lanjut dia, yang lebih jauh misalnya dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Sam Ratulangi, Manado. Untuk rute tersebut, tarif bagasi untuk bobot lima kilogram sebesar Rp 165 ribu, 10 kg Rp 330 ribu, 15 kg Rp 495 ribu, 20 kg Rp 660 ribu, 25 kg Rp 825 ribu, dan 30 kg Rp 990 ribu.

"Jelas penetapan tarif bagasi ini memberatkan para pengguna jasa penerbangan. Aakah tidak bisa dilihat dulu bahwa penetapan tarif itu memberatkan pengguna jasa penerbangan," jelas Azas.

Saat ini maskapai yang tergabung dengan Lion Air Group   yaitu Lion Air dan Wings Group akan menerapkan bagasi berbayar. Hal itu juga akan diikuti Citilink Indonesia yang sudah mengumumkan niatnya untuk memberikan tarif pada layanan bagasinya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CijbhG
January 14, 2019 at 12:30AM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CijbhG
via IFTTT
Share: