Showing posts with label 2018 at 03:56PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 03:56PM. Show all posts

Sunday, December 30, 2018

Pasokan Energi di Tahun Baru Terjamin

Pasokan listrik terjamin mengingat libur panjang mengurangi jumlah pemakaian listrik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya, M Ikhsan Asaad menjamin pasokan listrik untuk di Jakarta, khususnya pada tahun baru aman. Penyebabnya, konsumsi listrik pada malam pergantian tahun mengalami penurunan karena banyak perkantoran yang libur. Terlebih, malam pergantian tahun beriringan dengan libur akhir pekan.

Hal ini juga kemudian menjadikan alasan bahwa pasokan listrik yang bersumber dari pembangkit eksisting dan integrasi Jawa-Bali akan tetap bisa memasok kebutuhan listik masyarakat. "Kalau Jakarta itu justru libur natal dan tahun baru itu turun penggunaannya. Karena Jakarta kota perkantoran, jadi untuk pasokan malam tahun baru pasti aman," ujar Ikhsan saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (30/12).

Pasokan listrik Jakarta berasal dari delapan subsistem. Total daya yang ada sebesar 22 ribu megawatt dengan beban puncak 27 ribu megawatt. 

"Jadi ada cadangan 5 ribu MW. Tempat wisata terutama pasti kita amankan," ujarnya.

Untuk bisa menjamin pasokan listrik di hotel dan tempat wisata saat perayaan malah tahun baru, PLN Distribusi Jakarta Raya juga menyediakan power bank PLN untuk bisa dipakai oleh masyarakat. "Kita juga sediakan power bank untuk malam pergantian tahun yang untuk bisa dipakai oleh para pelanggan. Jadi tidak usah pakai genset. Pakai listrik PLN saja," ujar Ikhsan.

Sedangkan untuk pasokan BBM dan Elpiji, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Posko Natal dan Tahun Baru (Nataru) memastikan pasokan BBM dan ketenagalistrikan dalam kondisi normal dan aman. Kepala Biro KLIK Kementerian ESDM, Agung Pribadi menjelaskan stok BBM jenis premium memiliki cakupan 23 hari, solar/akrasol 20 hari, pertalite 21 hari, kerosene 61 hari, pertamax/akra 92 20 hari, Pertamax Turbo: 52 hari, Pertamina Dex 43 hari, dexlite 20 hari dan avtur 25 hari.

Begitu pula dengan penyaluran LPG Rumah Tangga baik tiga kg maupun jenis lainnya tersalurkan dalam kondisi aman, dimana pada akhir tahun ini tercatat kenaikan 13 persen dari rata-rata penyaluran normal. Kondisi stok LPG sebesar 409.683 MT dan realisasi penyaluran 24.266 MT dengan cakupan ketersediaan sekitar 19 hari.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CHHG9t
December 30, 2018 at 03:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CHHG9t
via IFTTT
Share:

Thursday, December 27, 2018

Kairo dan Tentara Bayaran Kekhalifahan Fatimiyah

Tentara bayatan demi menopang kekuasaan politik ternyata sudah lama dikenal.

Oleh: Muhammad Subarkah, Jurnalis Republika

Dari sekian banyak variasi dan bentuk ilmu militer peninggalan peradaban Islam, salah satunya adalah munculnya fenomena tentara bayaran sebagai penopang utama sebuah pemerintahan. Hal ini terjadi pada Kekhalifahan Fatimiyah di Mesir. Masa pemerintahan dinasti ini berlangsung hampir dua abad lamanya, antara tahun 909 M hingga 1171 M. Nama Fatimiyah yang mereka pakai sebagai ‘klaim’ bahwa penguasa dinasti ini adalah masih keturunan Nabi Muhammad Saw dari garis puterinya: Fatimah.

Mereka terpaksa memakai tentara bayaran karena dinasti yang memusatkan pemerintahannya di Mesir ini adalah penganut Syiah Ismailiyah. Padahal waktu itu pengikut syiah  adalah kelompok minoritas di Kota itu. Penduduk Mesir sebagian besar menganut Islam suni. Jadi, tentara bayaran oleh Kekhalifahan Fatimiyah dipakai

sebagai jalan keluar untuk melanggengkan kekuasaan karena warga Mesir memang

tidak suka kepadanya. Selain itu, legiun ini juga dipakai sebagai alat untuk membasmi berbagai pemberontakan.

Lalu dari mananakah anggota tentara bayaran itu berasal? Ada dua kelompok besar tentara bayaran milik Kekhalifahan Fatimiyah. Pertama, adalah resimen kulit hitam atau Zawila. Anggota legiun tentara ini direkrut dengan cara membeli dari pasar budak yang pada saat itu banyak bermunculan di Afrika, terutama di pusatnya yang berada di dekat Danau Chad.

Kelompok tentara bayaran kedua adalah divisi yang anggotanya berasal dari Eropa Sakalaba atau yang kerap dipanggil dengan sebutan Bangsa Slav. Bangsa ini

memang saat itu bernasib sangat malang. Sebagai bangsa termiskin di Eropa Timur, mereka akhirnya harus menjadi budak untuk bertahan hidup. Bahkan, kata slav, yang berarti budak, awalnya merujuk kepada nama bangsa ini. Para penguasa Fatimiyah mendapatkan tenaga militer bangsa Slav dengan cara membeli daripasar budak yang berada di sekitar wilayah Italia.

Sebagi tentara bayaran kemampuan bertempur mereka jelas tak perlu diragukan  lagi. Baik bangsa Slav maupun Zawila sudah lama dikenal sebagai bangsa yang jago bertempur. Kekuasaan Fatimiyah ini kemudian memanfaatkan kemampuan tempurnya untuk menaklukan berbagai wilayah, seperti Sisilia (948 M), Mesir (969 M), dan Sijilmasat serta Fez pada tahun 978 M. Mereka menyerbu tempat itu dengan dukungan kekuatan pasukan bayaran yang jumlahnya cukup besar, yakni mencapai 50 ribu hingga 100 ribu orang.

Namun, selain punya kemampuan tempur yang mumpuni, ternyata beberapa orang diantara para legiun bayaran itu ternyata banyak mempunyai kemampuan berpikir yang cukup memadai. Salah seorang diantaranya adalah Jauhar. Dia adalah mantan budak Romawi keturunan Yunani Sisilia.

Ketika menaklukan Mesir, seorang Khalifah Fatimiyah, memerintahkan Jauhar (orang barat memanggilnya Jawhar) membangun kota baru, yang diberi nama Kairo (kiniibukota Mesir moderen). Batu pertama pembangunan kota itu diletakan sendiri oleh Jauhar.

Selain itu, dia kemudian juga berinisiatif membangunan kota Kairo sebagai ibukota baru. Tujuan pendirian ibukota ini adalah untuk menampung administrasi pemerintahan sekaligus menjadikannya sebagai pusat markas militer. Jauhar juga kemudian mendirikan Masjid Al Azhar yang dimaksudkan pula sebagai pusat dakwah Kekhalifahan

Fatimiyah.

Sedangkan, sebagai puncak restasi dari legiun bayaran ini adalah ketika mereka berhasil menguasai pusat Dinasti Abbbasiyah, yakni kota Baghdad pada tahun 1058 M. Salah satu hasil rampasan perang yang sempat didapatkan sebagai tanda takluk dari penguasa Baghdad saat itu adalah sebuah jubah peninggalan Nabi Muhammad Saw.

Kemampuan tempur yang tinggi dari bangsa Slav itu masih bisa dijejaki hingga 900 tahun kemudian. Pada Perang Dunia I dan II, banyak bangsa Slav banyak terlibat dalam perang paling berdarah itu. Tapi berbeda tujuannya dengan  dahulu, kini mereka ikut berperang bukan untuk mendapatkan bayaran semata.Mereka terlibat dalam pertempuran dengan tujuan meraih kemerdekaan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Rl23RZ
December 27, 2018 at 03:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Rl23RZ
via IFTTT
Share:

Revitalisasi Pasar Prawirotaman Habiskan Dana Rp 75 Miliar

Revitalisasi ini menggunakan dana dari pemerintah pusat atau APBN.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Revitalisasi Pasar Prawirotaman, Kota Yogyakarta akan dimulai pada April 2019. Kepala Dinas Perindustrian dan dan Perdagangan Kota Yogyakarta, Maryustion Tonang mengatakan, revitalisasi ini menggunakan dana dari pemerintah pusat atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ia mengatakan, dana yang dihabiskan mencapai Rp 75 miliar. Tahapan pembangunan pasar ini sendiri yaitu akan dibangun empat lantai dan satu semi basement.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kota Yogyakarta, Agus Tri Haryono mengatakan, selama proses revitalisasi dilakukan, los sementara disiapkan untuk para pedagang. Los sementara ini dibangun di sisi selatan Pasar Prawirotaman.

Untuk membangun los sementara ini, dana yang digunakan berasal dari APBD. Pemkot sendiri menganggarkan dana sebesar Rp 1,7 miliar untuk membangun los sementara.

"Semua pedagang akan diboyong ke los sementara selama pembangunan pasar baru. Los sementara itu tanahnya kan disewa, sewanya setahun, jadi harus dibongkar lagi setelah revitalisasi selesai," kata Agus kepada Republika.co.id, Kamis (27/12).

Ia pun berharap, dengan ditata kembali Pasar Prawirotaman ini, membuat kios pedagang lebih tertata rapi. Sebab, saat ini kondisinya masih semrawut karena tempat yang disediakan masih belum mencukupi.

"Paling tidak pasarnya bersih, penghawaannya oke, pencahayaannya oke, parkir bisa terpenuhi dan tidak di badan jalan lagi. Pedagang tidak ada di pinggir jalan dan sudah tertampung semua," lanjutnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GEInV2
December 27, 2018 at 03:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GEInV2
via IFTTT
Share:

Wali Kota Solo Dukung Gagasan Kurikulum Kebencanaan

Gagasan tersebut perlu kajian mendalam baik materi maupun cara penyampaiannya

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mendukung gagasan Presiden Joko Widodo mengenai penambahan kurukulum kebencanaan di sekolah. Namun, gagasan tersebut perlu kajian mendalam.

Rudyatmo menyatakan, penambahan kurikulum kebencanaan perlu dilakukan kajian mendalam mengenai materi, cara penyampaian, tenaga pengajar serta sarana prasarana.

"Saya setuju. Karena bencana kita tidak hanya tsunami tapi juga kebakaran, banjir, dan puting beliung. Ini perlu didukung untuk masuk kurikulum," kata Rudyatmo kepada wartawan, Kamis (27/12).

Menurutnya, kurikulum kebencanaan penting karena untuk kepentingan masyarakat sehari-hari. Yang perlu menjadi catatan adalah materi yang diberikan tak ala kadarnya seperti upaya penyelamatan ketika banjir melanda tetapi juga harus dibarengi dengan pelajaran renang atau pelajaran lainnya yang memadai.

"Kurikulum harys dibuat tegas dan sesederhana mungkin sehingga rakyat bisa memahami. Ini bisa diberikan mulai dari SD, kalau perlu TK dikasih tahu," imbuhnya.

Meski demikian, Rudyatmo menyarankan agar materi kurikulum disesuaikan dengan potensi bencana di wilayah masing-masing. Misalnya, daerah tepi pantai berpotensi tsunami maka penting diberikan kurikukum mitigasi dan cara menanggulanginya. Sedangkan di Solo yang paling utama bencana banjir, kebakaran dan angin puting beliung.

"Beda-beda, tidak bisa disamakan, nanti buang-buang energi. Di Solo dan Wonogiri beda, Winogiri bencana kekeringan," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RokntG
December 27, 2018 at 03:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RokntG
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 26, 2018

In Picture: Warga Pulau Sebesi dan Sebuku Dievakuasi ke Bakauheni

Warga terisolir di Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku diperkirakan berjumlah 1.000 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, BAKAUHENI -- Sebanyak 116 orang pengungsi yang berada di Pulau Sebesi dan Sebuku, berhasil dievakuasi ke pelabuhan Bakauheni oleh Kapal negara Kementerian Perhubungan yaitu kapal patroli KPLP. KNP. Jembio P.215 milik Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QUSJFf
December 26, 2018 at 03:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QUSJFf
via IFTTT
Share:

Membaca Fatwa Natal dari Ulama Kotroversial Kanada

Meski tak memperbolehkan ucapan Natal, interaksi sosial harus dijaga.

REPUBLIKA.CO.ID, VICTORIA – Seorang ulama di Kanada, Syekh Younus Kathrada, mengatakan, umat Muslim harus tersinggung ketika orang-orang menyembah Yesus sebagai Tuhan lantaran mengucapkan selamat Natal adalah dosa yang lebih buruk daripada membunuh. 

Hal itu disampaikan Syekh Younus selama khutbah di hadapan pemuda Muslim Victoria di British Columbia, Kanada, menjelang Natal kemarin. Menurutnya, memberi selamat kepada non-Muslim pada Hari Natal berarti menyetujui keyakinan mereka. 

"Jika seseorang melakukan setiap dosa besar, melakukan perzinaan, berurusan dengan bunga, berbohong, membunuh. Jika seseorang melakukan semua dosa besar itu, tidak ada yang sebanding dengan dosa memberi selamat dan menyapa non-Muslim pada festival palsu mereka," kata Syekh Younus dalam sebuah rekaman video yang diunggah di YouTube, seperti dilansir di RT, Rabu (26/12). 

Kendati begitu, Syekh Younus mengatakan, hal itu tidak berarti Muslim memperlakukan non-Muslim dengan cara yang buruk atau memperlakukan mereka dengan tidak adil. 

"Saya tidak mengatakan, dan saya tidak pernah mengatakan, keluar dan bunuh saja mereka, dan lakukan ini kepada mereka, tidak!" lanjut Sheikh Younus.  

Video khutbah Syekh Younus ini diunggah lembaga penelitian Timur Tengah yang berbasis di Washington, MEMRI, di akun media sosial mereka. 

Syekh Younus merupakan ulama kelahiran Afrika Selatan. Khutbahnya disebut kecap menimbulkan kontroversi. Ia pernah diselidiki pasukan anti-teror Kanada setelah khotbahnya di Vancouver pada 2004, yang mengatakan bahwa orang Yahudi adalah saudara kera dan babi. 

Ia juga mengkritik umat Islam yang ingin menjembatani antara dua komunitas agama dalam konteks konflik Palestina-Israel. Syekh Younus sempat tinggal beberapa tahun di Malaysia dan kembali ke Kanada pada 2016. (Kiki Sakinah)

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BES0xk
December 26, 2018 at 03:56PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BES0xk
via IFTTT
Share:

Thursday, December 20, 2018

Menanti Keseriusan Pemberantasan Mafia Sepak Bola

Bentuk kerjasama dengan kepolisian harus konkret dan terukur.

Oleh EKO SUPRIYADI

REPUBLIKA.CO.ID, -- Keseriusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam memberantas mafia sepak bola benar-benar ditunggu publik. Belum lama ini, Wakil Ketua PSSI Joko Driyono menyatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan kepolisian untuk mengejar mafia tersebut.

Langkah ini diklaim bukan formula baru. Pada 2015 lalu bahkan PSSI menyebut telah menggandeng Interpol, serta pada 2014 mengajak kepolisian untuk mengungkap dan menghukum mafia bola di luar football family. Namun, faktanya kasus mafia sepak bola terus terjadi.

Oleh karena itu, rencana PSSI menggandeng kepolisian ini diragukan oleh pengamat sepak bola Yusuf Kurniawan. ''Saya nggak mau pakai kata pesimistis, tapi faktanya banyak kasus lambat diselesaikan,'' ujar Yusuf, saat dihubungi Republika, kemarin.

Menurut dia, kalau memang PSSI serius bekerja sama dengan kepolisian, maka bentuk kerjasamanya harus konkret dan terukur. Setelah itu, MoU dengan Kepolisian mesti diumumkan ke publik. ''Jadi masyarakat bisa ikut mengawasi tahapan penyelesaiannya,'' kata Yusuf.

Ia menyatakan, kalau hanya sekadar omongan, kasus-kasus yang sudah terlihat publik bakal hilang ditelan angin. Apalagi, dia menilai masyarakat saat ini sudah sangat kritis. Menurut Yusuf, masyarakat dan suporter Indonesia kini punya rasa memiliki yang besar terhadap nasib sepak bola Tanah Air.

''Harus dibuktikan dan serius dilakukan. Action!,'' tegas Yusuf.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga mengharapkan hal serupa. Kemenpora mendukung langkah PSSI untuk melibatkan kepolisian dalam memberantas mafia sepak bola. Menurut Sekretaris Jenderal Kemenpora, Gatot Dewa Broto, langkah yang diungkapkan oleh PSSI layak disambut baik.

''Kan tempo hari yang kami dorong agar melibatkan kepolisian, kalau tidak, nanti kami temani pemberantannya. Tapi ternyata PSSI sudah langsung tanggap dan mau melibatkan kepolisian, dan itu sudah seperti yang diinginkan pemerintah,'' ujar Gatot kepada Republika.

Gatot mengaku tak mengetahui alasan mengapa tidak sejak lama PSSI melibatkan polisi untuk memberangus mafia yang menghancurkan dunia sepakbola ini. Namun yang pasti, pemerintah mengacu kepada perbandingan negara lain. Menurut Gatot, kunci pemberantasan mafia ada di tiga lini, yaitu federasi, kepolisian serta kekuatan bukti yang dimiliki. 

''Ini kan federasi sudah bergerak, kepolisian sudah digandeng, bukti kuat sudah cukup banyak. Selama ini tiga hal itu tidak dilakukan,'' jelas Gatot.

Sebelumnya, Wakil Ketua PSSI Joko Driyono menyatakan pihaknya akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memberantas mafia pengaturan skor (match fixing) di sepak bola Tanah Air. Ia mengatakan, PSSI tidak bisa masuk terlalu jauh menangani mafia sepak bola tersebut.

Joko beralasan, pengaturan skor banyak yang melibatkan pihak di luar football family. Menurutnya, untuk menangani pelaku pengaturan skor di luar football family, perlu melibatkan negara dengan instrumennya, kepolisian.

"Oleh karenanya PSSI dalam periode dua tahun ke depan harus melakukan sinergi. Dalam konteks ini, sinergi yang paling realistis adalah dengan negara, instrumen kepolisian," ujar Joko.

Terkait inisiatif tersebut, lanjut Joko, PSSI pada 7 Desember 2018, sudah membentuk komite ad hoc. Salah satu produknya adalah akan menggelar pertemuan segi tiga antara PSSI, FIFA, dan Interpol yang diwakili kepolisian, untuk mengatasi mafia sepak bola Tanah Air pada Januari tahun depan.

Jadi nantinya ada dua yurisdiksi. PSSI ke ranah football family, dan yang ada di luar itu bisa ditangani humkum positif," kata Joko.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EBn1p7
December 20, 2018 at 03:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EBn1p7
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 19, 2018

Unicef Kirim Vaksin ke Pulau Terpencil dengan Drone

Bayi di Vanuatu menjadi yang pertama diberi vaksin hasil kiriman drone komersial.

REPUBLIKA.CO.ID, PORT VILLA -- Seorang bayi di sebuah pulau kecil di Vanuatu menjadi anak pertama yang diberi vaksin hasil kiriman pesawat tak berawak atau drone komersial. Unicef ​​mengatur agar pesawat tak berawak itu bisa diterbangkan dalam jarak 40 km melintasi pegunungan terjal di Vanuatu.

Sekitar 20 persen anak-anak di wilayah terpencil Vanuatu tidak mendapatkan vaksinasi penting karena persediaannya terlalu sulit. Tanpa pesawat tak berawak perlu waktu berjam-jam untuk menyeberangi wilayah itu.

Unicef berharap pengiriman vaksin dengan pesawat tak berawak bisa terus berkembang di masa depan guna menjangkau daerah terpencil. "Penerbangan kecil hari ini oleh drone adalah lompatan besar bagi kesehatan global," kata direktur eksekutif Unicef, Henrietta Fore.

"Saat dunia masih berjuang untuk mengimunisasi anak-anak di wilayah yang paling sulit dijangkau, teknologi drone bisa menjembatani mil terakhir untuk menjangkau setiap anak," ungkapnya.

Meski pesawat tak berawak sebelumnya telah digunakan untuk mengirim obat, Unicef ​​mengatakan ini adalah pertama kalinya secara global sebuah negara mengontrak perusahaan drone komersial untuk mengirim vaksin ke daerah-daerah terpencil.

Ada dua perusahaan yang bersaing untuk proyek ini di Vanuatu. Dari dua perusahaan itu, Swoop Aero Australia yang berhasil memenangkan tender setelah sukses melakukan uji coba awal bulan ini.

Pesawat tak berawaknya membawa vaksin dalam kotak styrofoam bersama dengan es dan plastik penjaga suhu ke desa terpencil di Pulau Erromango. Vaksin tersebut dikirim dari Teluk Dillon di sebelah barat pulau itu ke Cook's Bay di sebelah timurnya.

Vaksin kemudian digunakan oleh perawat lokal, Miriam Nampil, untuk memvaksinasi 13 anak dan lima wanita hamil.

Tanpa pesawat tak berawak, Cook's Bay hanya dapat diakses dengan berjalan kaki atau dengan perahu. Keduanya membutuhkan waktu berjam-jam dibandingkan dengan waktu yang dibutuhkan pesawat tak berawak untuk mencapai desa itu selama 25 menit.

Persediaan medis tersebut juga harus disimpan pada suhu dingin. "Sangat sulit untuk membawa kotak es untuk menjaga vaksin tetap dingin saat berjalan melintasi sungai, gunung, menembus hujan, melintasi tepian berbatu," kata Nampil, dikutip BBC.

"Karena perjalanan itu panjang dan sulit, saya hanya bisa pergi ke sana sebulan sekali untuk memvaksinasi anak-anak. Tetapi sekarang, dengan drone ini, kita berharap dapat menjangkau lebih banyak anak di daerah terpencil di pulau itu," ungkap dia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UUPAna
December 19, 2018 at 03:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UUPAna
via IFTTT
Share:

Thursday, December 13, 2018

Polri tak Mau Buru-Buru Simpulkan Perusakan Mapolsek Ciracas

Penyidik masih memeriksa bukti-bukti di lapangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polri masih belum menyimpulkan adanya keterlibatan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam kasus pembakaran Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur. Polisi pun tak mau buru-buru menyimpulkan dalam kasus ini.

"Kita tidak boleh buru-buru dalam kasus ini. Sekali lagi biarkan penyidik bekerja secara profesional, kita harus hati-hati dan teliti dalam tangani kasus ini," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di Markas Besar Polri, Jakarta, Kamis (13/12).

Kasus perusakan ini ditangani oleh Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Timur. Menurut Dedi, penyidik masih memeriksa bukti-bukti di lapangan, misalnya rekaman video, CCTV dan berbagai bukti lainnya.

Polisi juga menghitung kerugian mobil-mobil dinas yang dirusak. Selain itu, saksi-saksi juga masih terus diperiksa.

Dedi mengatakan, saksi-saksi tersebut pun harus benar-benar berada di tempat kejadian perkara (TKP). Semua fakta di lapangan dikumpulkan dan dianalisis oleh penyidik. "Artinya kita tidak boleh membuat kesimpulan tanpa pembuktian yang ilmiah, ini tidak boleh," kata Dedi.

"Dalam kasus ini, penyidik lebih baik melepas 1.000 orang bersalah daripada kita menahan satu orang yang tidak bisa dibuktikan," ujarnya lagi.

Terkait keterlibatan TNI dalam perusakan Mapolsek itu, Dedi tetap tak mau menyimpulkan. Koordinasi dengan pihak TNI pun dalam hal ini baru dilakukan bila terbukti ada keterlibatan oknum TNI dalam insiden itu.

Kehadiran Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya saat insiden terjadi pada Rabu (12/12) dini hari, menurut Dedi, hanya merupakan upaya menginginkan situasi, bukan karena adanya keterlibatan TNI. "Kapolda dan Pangdam hadir untuk memberikan keyakinan kepada masyarakat dengan memberikan jaminan bahwa situasi aman dan terkendali," kata Dedi. 

Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur digeruduk sekelompok massa pada Selasa (11/12) malam hingga Rabu (12/12) dini hari. Massa yang diduga terdiri dari anggota TNI itu membakar Mapolsek dsn menyebabkan dua anggota polisi luka luka. 

Kejadian penggerudukan berujung pembakaram Mapolsek ini disinyalir sebagai buntut dari pemukulan anggota TNI oleh warga pada Senin (10/12) lalu. Massa menuntut agar kasus tersebut diselesaikan. Terkait kasus pemukulan itu, seorang pria bernama AG ditangkap dan tiga orang buron. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UGLhvj
December 13, 2018 at 03:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UGLhvj
via IFTTT
Share:

Sunday, December 9, 2018

Ketua RW: KTP-el yang Dibuang di Duren Sawit Capai Ribuan

Ketua RW mengatakan ada KTP-el yang masih berlaku.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Ketua RW 11 Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Ipit Purwanto, mengatakan jumlah KTP-el yang diduga dibuang di wilayahnya jumlahnya mencapai ribuan keping. Alamat yang tertera di ribuan KTP-el itu pun seluruhnya tercatat di Pondok Kelapa.

Ipit yang pertama kali mengamankan temuan itu sudah menghitung seluruh jumlah KTP-el yang ada. Dari seluruh temuan yang ada, jumlahnya mencapai 2.158 keping KTP-el.  "Semua KTP-el sudah kami lihat. Semuanya untuk Kelurahan Pondok Kelapa. (Alamatnya) dari semua RT dan RW yang ada di Pondok Kelapa," ujar Ipit ketika dihubungi Republika, Ahad (9/12).

Dia pun meneliti masa berlaku dari KTP-el itu. Dari situ tercatat ada yang berlaku hingga 2016, 2017, 2018, 2019 dan ada yang berlaku seumur hidup.  "Kalau tidak salah berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri, KTP-el itu kan sekarang berlaku seumur hidup. Maka semuanya itu diduga masih berlaku. Seluruh KTP-el yang ditemukan juga masih utuh, tidak ada yang digunting ujungnya," jelasnya.

Selain itu, Ipit juga memastikan bahwa fisik seluruh KTP-el masih dalam kondisi baik. Namun, untuk kesalahan cetak atau dugaan kerusakan lain, dia belum bisa memastikan.

Menurut Ipit, hingga Ahad siang, pihaknya belum menerima informasi dari warga yang kehilangan KTP-el nya. Seluruh KTP-el yang ditemukan pada Sabtu (8/12) siang itu pun telah diserahkan kepada Polsek Duren Sawit.

Ipit sendiri menyatakan telah menjalani pemeriksaan di Polsek Duren Sawit pada Sabtu petang. "Saya sudah memberikan keterangan pukul 17.00 WIB-18.00 WIB kemarin. Semua sudah saya serahkan kepada kepolisian. Untuk pihak lain yang berkaitan dengan penelusuran kasus ini saya kira akan langsung ke kepolisian saja," tambahnya.

Sebelumnya, pada Sabtu, warga dikejutkan dengan temuan karung berisi ribuan KTP-el di area persawahan di Kelurahan Pondok Kopi, Jakarta Timur. Hingga berita ini ditulis, Kepala Dinas Dukcapil Jakarta Timur, belum bisa dimintai keterangan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E8H8KV
December 09, 2018 at 03:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2E8H8KV
via IFTTT
Share:

Saturday, December 8, 2018

Wow....Ronaldinho dan Presiden Jokowi akan Main Bola

Ronaldinho akan bermain selama 45 menit bersama timnas Indonesia all star.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dua periode (2008 – 2013 & 2013 – 2018) Alex Noerdin yang kini mengemban amanat sebagai Ketua Umum KONI Sumatera Selatan pada 2019, akan mendatangkan mantan pemain sepak bola dunia Ronaldinho ke stadion Gelora Sriwijaya, Palembang.

Kedatangan pemain legenda sepak bola Brazil tersebut menjadi rangkaian dari partai final turnamen sepak bola Alex Noerdin Cup yang bekerja sama dengan Badan Sepakbola Rakyat Indonesia (Basri). 

“Hari ini sudah datang ke Palembang dan melihat langsung stadion Gelora Sriwijaya perwakilan dari manajemen Ronaldinho, Olivier Mandengue,” kata Alex Noerdin yang didampingi Ketua Basri Eddy Sofyan, Sabtu (8/12).

Alex Noerdin menjelaskan, selain Ronaldinho akan bermain di stadion markas Sriwijaya FC tersebut, Presiden Joko Widodo juga akan melihat langsung Ronaldinho memberikan coaching clinic dan berlaga dengan tim Indonesian All Star.

“Biasanya kedatangan bintang sepak bola dunia seperti Diego Maradona, Pele, dan Ronaldo ke suatu negara mereka sering diundang menjadi tamu kehormatan presiden atau raja ke istana. Tapi, saat Ronaldonho datang ke Indonesia, Presiden ingin nonton datang langsung ke stadion Gelora Sriwijaya dan barangkali main bola di sini,” ujar Alex Noerdin.

Menurut Eddy Sofyan, Ronaldinho memberikan coaching clinic kepada anak-anak terpilih juga akan ada pertandingan bersama tim nasional Indonesia All Star dari generasi Dede Sulaiman, eks tim nasional Garuda I dan II, generasi Bambang Pamungkas sampai pemain naturalisasi Christian Gonzales. “Mereka akan tampil pada pertandingan puncak babak final turnamen sepak bola Alex Noerdin Cup,” katanya.

Kepastian hadirnya mantan pemain Ronaldinho disampaikan oleh Olivier Mandengue FIFA Licensed Football Agent and FIFA Match Agent kepada wartawan di stadion Gelora Sriwijaya. “Dia sudah tidak sabar untuk memotivasi pemain muda untuk membantu mewujudkan mimpi mereka menjadi pemain sepak bola profesional,” ujarnya.

Menurut Olivier Mandengue, pemain pemilik nama lengkap Ronaldo Assis de Moreira tidak akan menyia-nyiakan kesempatan pertama kalinya dia datang ke Indonesia dengan melihat langsung potensi sumber daya sepak bola muda Indonesia khususnya di Sumatera Selatan.

Agenda Ronaldinho selama di Palembang juga akan mengunjungi rumah sakit dan panti sosial dalam kapasitasnya sebagai duta UNICEF. “Ini baru pertama kali dia ke Indonesia sebelumnya sempat ke Jepang dan Cina,” katanya.

Menurut Eddy Sofyan, turnaman Alex Noerdin Cup 2019 putarannya akan mulai 4 Januari 2019. Kick off  4 Januari 2019 di Kabupaten Muara Enim dan akan berlangsung sampai Maret 2019 ke 17 kabupaten dan kota yang ada di Sumsel.

“Akan ada lebih dari .5000 peserta atau pemain mendaftar ke panitia daerah. Mereka akan menjalani seleksi yang berlangsung berbarengan sampai pertandingan terakhir di Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin. Puncaknya partai final pada 31 Maret 2019 di stadion Gelora Sriwijaya,” kata Eddy Sofyan.

Pada babak final Alex Noerdin Cup tersebut, menurut Ketua Basri, Ronaldinho akan bermain selama 45 menit bersama timnas Indonesia all star. Mereka akan menghadapi para pemain SSB yang terseleksi selama turnamen berlangsung di kabupaten dan kota,” ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2E9rL4M
December 08, 2018 at 03:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2E9rL4M
via IFTTT
Share:

Friday, November 30, 2018

BB Biogenetik Kementan: Sumber Daya Genetik Kaltara Melimpah

Kaltara memiliki SDG lokal serta pengetahuan tradisional atau kearifan lokal

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNG SELOR -- Kepala Balai Besar Biogenetik Kementerain Pertanian, Mastur menyatakan provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) merupakan salah satu daerah yang memiliki sumber daya genetik (SDG) melimpah. Untuk itu harus ada upaya serius dalam pengelolaannya agar dapat memberikan dukungan terhadap ketahanan pangan dan pembangunan pertanian di Kaltara.

Menurut Mastur, Kaltara memiliki SDG lokal serta pengetahuan tradisional atau kearifan lokal, baik untuk tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan. Jika kekayaan SDG tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik maka dapat memberi keuntungan bagi masyarakat. Nilai tambahnya pun akan semakin tinggi bila diolah, dikemas, diberi merk dan dipasarkan secara optimal.

"Ada beberapa langkah yg harus dilakukan agar manfaat SDG dapat dirasakan. Pertama, melindungi SDG yang potensial secara hukum agar tidak punah. Selanjutnya barulah dimanfaatkan," kata Mastur dalam acara Pelatihan Teknologi Hasil Pertanian di Tanjung Selor, Kaltara, Rabu (28/11).

Mastur menjelaskan, pemanfaatan bisa dilakukankan, salah satunya dengan memproduksi SDG lokal tersebut agar menjadi produk premier maupun produk sekunder, bahkan produk tersier yang memiliki nilai jual lebih tinggi.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara, Andi Santiaji, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan program peningkatan kesejahteraan petani dangan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, sehingga masyarakat dapat mengolah komoditi pertanian menjadi suatu produk olahan pangan yang bernilai ekonomi sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sebagai pelaku usaha.

"Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin oleh para peserta, karena banyak SDG yang harus dimanfaatkan di Kaltara ini," ujar Andi.

Salah satu peserta mengapresiasi kegiatan ini karena dapat memberikan informasi baru terkait pemanfaatan SDG. Selain itu juga disampaikan bagaimana dan apa perbedaan melindungi secara hukum dengan melakukan pendaftaran, pelepasan serta indikasi geografis.

"Di sini banyak SDG lokal yang belum dikenal, unik, dan ada nilai jualnya. Tapi kami kekurangan informasi dalam mengidentifikasinya. Nah dengan adanya kegiatan ini kami jadi tahu kemana harus melapor," ujar Wahyu Suryadini, peserta yang merupakan penyuluh pertanian lapangan wilayah Gunung Putih dan Karang Anyar. (Andika Bakti)

 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rf804a
November 30, 2018 at 03:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rf804a
via IFTTT
Share:

Ditjen Hubla: Siapkan Angkutan Laut Natal dan Tahun Baru

52 pelabuhan pantau juga wajib menyampaikan laporan harian secara real time.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjelang musim liburan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R Agus H Purnomo, menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mempersiapkan penyelenggaraan angkutan laut Natal dan Tahun Baru yang selamat, aman, lancar, nyaman dan terkoordinasi. 

Instruksi tersebut tertuang dalam Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor UM.008/104/6/DJPL-18 tanggal 29 November 2018 tentang Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Menurut Agus, intruksi tersebut ditujukan untuk Para Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama, Para Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama, Para Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I hingga Kelas V, serta Para Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas I hingga III untuk membentuk Posko Angkutan Laut Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 yang akan diselenggarakan mulai tanggal 18 Desember 2018 sampai dengan tanggal 8 Januari 2019.

“Saya sudah instruksikan kepada para Kepala UPT Ditjen Hubla untuk mengirimkan daftar nama penanggung jawab/perwira jaga petugas posko harian beserta nomor telepon dan HP yang dapat dihubungi selama posko berlangsung kepada Direktur Jenderal Perhubungan Laut Cq. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut melalui email posko.angla@dephub.go.id,” tambah Agus dalam keterangannya yang diterima Republika.co.id, Jumat (30/11).

Keselamatan dan keamanan pelayaran, ujar Agus, juga menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan Angkutan Laut Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Seluruh Kepala Kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut juga diinstruksikan untuk mempersiapkan sarana dan prasarana pelabuhan, serta mengecek kelaikan armada angkutan kapal menumpang yang singgah di pelabuhan masing-masing.

“Para kepala UPT juga diinstruksikan untuk menyiapkan program aksi keselamatan dan keamanan moda angkutan laut di wilayah kerja masing-masing. Selain itu, yang juga perlu diperhatikan adalah koordinasi dengan instansi terkait guna kesiapan terminal penumpang, keselamatan, keamanan, ketertiban dan kelancaran debarkasi/embarkasi penumpang,” tegas Agus.

Selain itu, tiap-tiap Kantor UPT juga wajib melaksanakan pemantauan dan pengendalian Angkutan Laut Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 serta membuat laporan realisasi penumpang selama periode posko untuk kemudian dilaporkan kepada Direktur Jenderal Perhubungan Laut melalui email posko.angla@dephub.go.id.

“52 (lima puluh dua) pelabuhan pantau juga wajib menyampaikan laporan harian secara real time melalui aplikasi siasati.dephub.go.id/anglebtal. Dengan laporan real time ini diharapkan seluruh jajaran dapat bertindak lebih cepat dan tepat dalam menjamin terselenggaranya Angkutan Laut Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 yang selamat, aman, tertib dan nyaman,” tutup Agus.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FQCpjE
November 30, 2018 at 03:56PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FQCpjE
via IFTTT
Share: