Showing posts with label 2019 at 03:03PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 03:03PM. Show all posts

Thursday, May 30, 2019

Air Mata Pengungsi Suriah: Ke Mana Harus Pulang Lebaran?

Berlbaran dengan hidup dengan status sebagai pengungsi Suriah jelas tak mudah.

Oleh: Uttiek M Panji Astuti, Traveler dan Penulis Buku

“……”

“Tidak perlu dijawab, kalau Anda tidak bersedia,” tukas saya cepat sambil memberi isyarat minta diterjemahkan. Syeikh tercekat. Matanya mengembun. Sedetik ia mengusap sudut matanya yang basah.

Kemarin saya berkesempatan berbincang dengan Syeikh Muhammad Abu Muhammad ad Dimasyqiy.  Seorang ulama asal Damaskus, Suriah, yang sedang safari Ramadhan di Indonesia atas undangan dari Syam Organizer. Janji temu diatur oleh Akbar Fachreza yang selama Ramadhan ini bertugas mendampinginya menjadi penerjemah.

Pertanyaan yang saya ajukan barusan, yang membuatnya kehilangan kata-kata adalah, “Seperti apa masa kecil Anda di Damaskus? Bisa diceritakan keindahan negeri itu?”

Syeikh selalu merasa sedih kalau terkenang keindahan negerinya yang kini luluh lantak akibat perang.

Ia meninggalkan tanah kelahirannya enam tahun lalu. Melewati perbatasan Libanon yang berliku. Dan kini bermukim di Istanbul.

Orang tua dan saudara-saudaranya masih tertinggal di sana. Itu yang membuatnya gundah hati setiap saat. “Apakah mereka masih selamat? Apakah mereka masih hidup hari ini?”

Kalau di pekan ini kita semua sibuk menyiapkan mudik Lebaran dengan perasaan suka cita. Saya bisa membayangkan perasaannya.

Ke mana hendak pulang?

Hampir mustahil baginya menginjakkan kaki di tanah yang diberkahi itu lagi. Memeluk hangat ayah dan ibunya. Menghapus kesedihan dan menguatkan mereka. Sambil meyakinkan, setelah badai akan muncul pelangi.Damaskus telah porak-poranda.

Ia mengenang, awalnya rakyat Suriah hanya memprotes kedzaliman yang dipertontonkan pemimpin negerinya. Meminta sedikit ruang, untuk menyuarakan perbedaan.

Perbedaan adalah kata yang wajar dalam pikiran kita. Namun, perbedaan adalah “matera” ajaib bagi mereka. Yang entah ada di mana dan bagaimana cara mendapatkannya.

Syeikh teringat, saat pemungutan suara, Bashar al Assad mencatatkan kemenangan 99,9999….% yang penuh rekayasa. Hanya ada satu kolom yang bisa dipilih rakyat di bilik suara. “Na’am –ya-”. Tak ada pilihan lainnya.

Sekalipun kemenangan 99,9999….% diceritakan dengan gaya yang lucu. Namun terdengar sangat satire. Penuh getaran duka.

Seruan damai itu berujung aniaya. Rakyat dibantai seakan tak ada puasnya. Bahkan sampai detik ini. Di bulan Ramadhan yang suci.

Sepanjang hidupnya di Damaskus, Syeikh tumbuh di lingkungan yang sangat agamis. Hatinya terpaut di masjid. Ia menyelesaikan pendidikan tinggi agama dan menjadi dosen di salah satu universitas di sana.

Hingga tibalah hari itu. Ia dipanggil negara untuk memperpanjang wajib militernya. Yang artinya, ia harus bersedia ditugaskan membunuhi saudara-saudaranya.

Menolak panggilan negara, sama artinya menyerahkan nyawa. Tak ada pilihan selain mengungsi ke negeri yang aman. Istanbul yang membuka pintu lebar-lebar menjadi pilihan.

Di bulan Ramadhan ini, hampir sebulan lamanya ia berada di Indonesia. Syeikh merasa sangat terkesan dengan akhlaq orang Indonesia yang sangat baik dan ramah.

Tergetar hatinya, menyaksikan ghirah orang-orang di negeri ini yang hendak membantu saudara-saudaranya di bumi Syam.

Ia tak bisa melupakan, saat melihat anak kecil membawa kencleng tabungannya ke masjid dan menyerahkan semuanya.

Kebaikan hati orang Indonesia menurutnya tak bisa diungkap dengan kata-kata. Bahkan lebih baik dari saudara-saudara kita di Istanbul yang sudah sangat baik itu.

Mendegar itu hati saya gerimis. Karena percaya dengan kejujuran ucapannya. Seorang Syeikh seperti dirinya tak mungkin berdusta untuk hal semacam ini.

Berulang kali menjelajah ke negeri-negeri dengan jejak peradaban Islam, saya sering mendengar sanjungan semacam ini. Kebaikan hati orang-orang di negeri ini masyhur ke seantero bumi.

Sebagai perempuan, hati saya bergetar manakala mendengar cerita para ummahat yang dilecehkan. Salah satu perjuangan rakyat Suriah saat ini adalah untuk mempertahankan kehormatan itu.

Begitupun saat serangan brutal ke dalam masjid-masjid. “Masjid adalah tempat perlindungan. Tidak boleh diserang.”

Telinga saya berdesing. Dada saya sesak mendengar penjelasan itu. Sudut mata saya menghangat. Tetiba saya teringat kejadian yang dekat sekali. Belum lama ini. Ah….

Laa hawla wa laa quwwata illa billah

“Apakah Anda menyesal, protes yang awalnya disuarakan rakyat untuk menentang kedzaliman, kini berujung perang tak berkesudahan?” tanya saya.

Qadarullah wa Maa Sya'a Fa'al. Takdir Allah adalah apa yang dikehendakiNya dan itu pasti terjadi.

“Tidak pernah ada penyesalan bagi rakyat Suriah. Kalaulah sampai sekarang tujuan kami untuk menghilangkan kedzaliman itu belum tercapai. Setidaknya, segala ‘borok’ itu sudah terbuka. Itu pun sudah cukup bagi kami.”

“Menurut Anda, apakah perang di Suriah ini akan berakhir? Atau inikah tanda dimulainya perang akhir zaman itu?”

Lama terdiam. Sebelum Syeikh mengangkat kedua tangan sambil mengatakan, “Wallahu a’lam -dan Allah lebih tahu-“ Sedetik wajahnya kehilangan cahaya saat mengucapkannya.

Secangkir kopi hitam. Dua cangkir teh panas. Sebotol air mineral dingin mulai tandas. Perbincangan sebenarnya masih sangat seru. Saya teringat tipikal keramahan orang Arab. Kalau sudah bercerita, tidak bisa dihentikan.

Namun, saya tahu diri. Syeikh besok masih ada agenda dan harus istirahat, karena akan kembali ke Istanbul.

“Doa kami selalu untuk negeri Syam yang penuh berkah. Semoga Allah izinkan, suatu saat nanti saya bersilaturahim dengan Anda di Damaskus,” kata saya menutup perbincangan yang disambutnya dengan senyum tulus sambil menangkupkan tangan di dada.

Doa yang diucapkannya sebelum berpisah saya aminkan sepenuh hati. Doa orang sholeh ijabah. Doa orang teraniaya, ijabah. Doa di bulan Ramadhan, ijabah. Terkumpul tiga keutamaan mengakhiri perbincangan malam itu.

Allahumma ‘a-izzal islama wal muslimina
Allahummanshur ikhwananal musliminal mujahidina fi Suriah
Allahumma tsabbit imanahum wa anzilis-sakinata ‘ala qulubihim wa wahhid shufufahum

(Ya Allah, muliakanlah Islam dan kaum Muslimin. 
Ya Allah, tolonglah kaum Muslimin dan Mujahidin di Suriah. 
Ya Allah, teguhkanlah Iman mereka dan turunkanlah ketenteraman di dalam hati dan satukanlah barisan mereka).

Jakarta, 30/5/2019

Follow me on IG @uttiek.herlambang

Tulisan dan foto-foto ini telah dipublikasikan di www.uttiek.blogspot.com dan akun media sosial @uttiek_mpanjiastuti

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JMaq5G
May 30, 2019 at 03:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JMaq5G
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 21, 2019

Rumah Yatim Tebar 225 Paket Alat Tulis Untuk Anak-anak

Semarak Ramadhan, Rumah Yatim menyalurkan donasi untuk anak-anak di pelosok Sulsel

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menyemarakkan Ramadhan sekaligus memperingati Hari Pendidikan Nasional, lembaga filantropi Rumah Yatim menyalurkan donasi ke daerah pelosok di Sulawesi Selatan (Sulsel). Pihaknya menebar sebanyak 225 paket alat tulis ke dua desa yang di sana.

Pertama, Rumah Yatim menyambangi sebuah daerah di penjuru Kota Makassar, Sulawesi Selatan, yakni Kampung Bonto Ramba, Desa Pabaeng-baeng, Kecamatan Mattalata. Kunjungan ini untuk menyerahkan ratusan bantuan perlengkapan sekolah dari OVO, Grab, dan Tokopedia, yang bertajuk ‘Patungan untuk Berbagi’.

“Ramadhan kali ini mereka senang sekali, karena ada bantuan seperti ini. Sebelumnya tidak ada,” ujar salah seorang Relawan Rumah Yatim, Solehudin, saat sedang berada di lokasi penyerahan bantuan tersebut, seperti dikutip rilis yang diterima Republika.co.id, Selasa (21/5).

Ramadhan kali ini, ratusan anak prasejahtera di daerah tersebut gembira mendapat parcel perlengkapan sekolah. Kebahagiaan terpancar dari wajah anak-anak, karena tak menyangka ada bantuan seperti ini masuk ke daerahnya.

Pada tahap pertama ini, sebanyak 100 paket parcel alat sekolah telah disalurkan kepada yatim dan dhuafa. Total keseluruhan yang diberikan oleh tiga perusahaan itu sebanyak 500 paket, dan oleh tim relawan Rumah Yatim akan disalurkan ke berbagai penjuru daerah kota maupun kabupaten di Indonesia.

“Bantuan ini untuk membantu penuhi kebutuhan sarana pendidikan bagi anak prasejahtera di pinggiran Kota Makassar, yang sulit mendapat peralatan sekolah karena keterbatasan ekonomi,” kata Solehuddin.

Atas kepedulian dari pada donatur ini, mereka dapat memenuhi kebutuhan pendidikannya. Ia berharap, bantuan ini dapat mengembalikan kepercayaan diri mereka, yang sempat minder karena menggunakan alat sekolah yang telah usang.

“Mereka berharap, mudah-mudahan di tahun depan ada bantuan seperti ini lagi. Serta diharapkan semoga anak-anak ini dapat kembali ceria,” ucap dia.

Kemudian untuk tahap dua, bantuan disalurkan kepada anak-anak prasejahtera di pelosok daerah Kabupaten Takalar yakni di Dusun Bontoa, Desa Popo, Kecamatan Galesong Selatan. Sebanyak 125 anak merasa gembira karena mendapat parcel perlengkapan sekolah.

Menurut pantauan Solehuddin yang juga ikut ke lapangan, daerah tersebut termasuk salah satu daerah yang sebagian anak-anaknya rawan putus sekolah. Letaknya yang berada di pesisir pantai, membuat mereka memilih ikut berlayar menangkap ikan agar bisa menghasilkan uang, dari pada bersekolah.

Hal itu juga dipengaruhi oleh keterbatasan ekonomi mereka yang tidak mampu membeli sarana pandidikan untuk sekolahnya. “Kalau dilihat daerah ini salah satu daerah rawan untuk pendidikannya, kadang anak nggak mau sekolah dan lebih milih jadi nelayan. Jadi cara berpikirnya bukan lagi mengutamakan pendidikan, tapi bagaimana cara mencari uang,” jelas Solehuddin.

Atas faktor ekonomi mereka merasa tidak memiliki jaminan pendidikan untuk masa depannya. Pada penyaluran tahap dua ini, relawan berupaya untuk mengembalikan kepercayaan diri mereka dengan memberikan parcel perlengkapan sekolah. Solehudin berharap, bantuan ini dapat mengembalikan semangat mereka untuk kembali bersekolah.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VS1phW
May 21, 2019 at 03:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VS1phW
via IFTTT
Share:

Sunday, May 12, 2019

Baznas Gelar Kampung Ramadhan di Lombok Barat

Kampung Ramadhan Baznas mendapatkan apresiasi dari beragam kalangan

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK BARAT -- Baznas Microfinance (BMFi) menggelar rangkaian kegiatan Kampung Ramadhan di Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Nusa Tenggara Barat (NTB), sejak Sabtu (11/5).

Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas, Irfan Syauqi Beik mengatakan Kampung Ramadhan bertujuan mendorong penguatan usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM),  terutama para mitra BMD. Selain itu, gelaran ini dinilai dapat memberi stimulus kebangkitan ekonomi Lombok, salah satu daerah andalan di Tanah Air untuk pariwisata halal.

"Di Kampung Ramadhan ini, ada 100 stan yang disiapkan Baznas bersama Desa Kuripan. Selain diisi masyarakat sekitar, stan juga diisi UKM binaan Dinas Koperasi dan UKM Lobar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lobar, dan Mitra BMD Gunungsari Lombok Barat," papar Irfan Syauqi Beik di Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Lobar, NTB, kemarin.

Sementara itu, Direktur Baznas Microfinance Noor Aziz menjelaskan, rangkaian acara ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan ke depan. Namun, tak menutup kemungkinan durasinya diperpanjang hingga Idul Fitri. Tujuannya utamanya untuk mengangkat perekonomian masyarakat setempat.

"Kita menyediakan stan-stan untuk mengakomodir masyarakat berjualan produknya. Kita buka peluang ke masyarakat sehingga produk mereka dapat dinikmati bukan hanya di desa ini, tapi juga luar desa," ucap dia.

Selain itu, Kampung Ramadhan juga diisi aksi kemanusiaan. Misalnya, pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan salah satu rumah sakit swasta bekerja sama dengan Baznas.

Ada pula sejumlah agenda yang menyasar anak-anak. MIsalnya, lomba dai cilik, hafiz cilik, dan lomba tadarus. Kemudian, nonton bareng film "Iman di Pangkuan Sang Faqir."

"Film tentang kemanusiaan ini merupakan dirilis oleh Baznas dan telah diputar di bioskop besar di Jakarta," ungkap Aziz.

Sementara, Kepala Desa Kuripan, Hasbi bersyukur adanya Kampung Ramadhan di wilayahnya. Dia berharap, rangkaian acara ini dapat ikut memeriahkan dan menyemangati masyarakat Kuripan dan Lombok Barat umumnya selama bulan suci Ramadhan. "Harapan saya ke depan supaya program pemerintah desa lebih ditonjolkan, seperti program ini di mana ada nuansa islami yang kita bangun," ujar Hasbi.

Apresiasi Pemkab

Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid mengapresiasi gelaran Kampung Ramadhan Baznas di sana. Untuk itu, lanjut dia, pihaknya berharap pada Ramadhan tahun-tahun berikutnya seluruh jajaran desa dan dinas terkait dapat melanjutkannya. "Baznas ini sebagai pencetusnya dan membantu kita di awal dan selanjutnya menjadi tugas dan tanggung jawab kita melanjutkan kegiatan positif semacam ini," ujar Fauzan.

Dia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kontribusi dari Baznas untuk Lombok Barat. Apalagi, daerah ini masih terus berupaya membangkitkan ekonomi dan geliat masyarakat pascagempa tahun lalu.

Fauzan menyebut Baznas menjadi yang pertama berinisiatif memfasilitasi Lombok Barat dalam membuka pasar baru menggantikan pasar yang rusak akibat gempa tersebut. "Alhamdulillah  kini sudah punya kantor tetap untuk Baznas Microfinance di Gunungsari. Selain untuk membantu masyarakat yang kurang modal juga mengatasi 'bank subuh' (rentenir --Red)," kata Fauzan.

Fauzan menambahkan Pemkab Lombok Barat bersama Baznas mulai mendiskusikan kemungkinan mendirikan rumah sakit gratis di Lombok Barat. "Saya mohon dukungannya dan berharap cita-cita ini pada 2020 bisa kita mulai. Rumah sakit gratis baru ada tujuh se-Indonesia, kalau terwujud besok Lombok Barat menjadi yang ke delapan," ungkap dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Q2okB8
May 12, 2019 at 03:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Q2okB8
via IFTTT
Share:

Monday, May 6, 2019

Pengangguran Jatim Masih Didominasi Lulusan SMK

Tingkat Pengangguran Terbuka untuk SMK sebesar 6,84 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Badan Pusat Statistika Provinsi Jawa Timur (BPS Jatim) mencatat, jumlah angkatan kerja di Jawa Timur pada Februari 2019 sebanyak 21,59 juta orang, atau naik 584 ribu orang dibanding Februari 2018. Pada Februari 2019, sebanyak 20,76 juta orang penduduk di Jawa Timur bekerja, sedangkan sebanyak 0,83 juta orang sisanya menganggur.

"Dibanding setahun yang lalu, jumlah penduduk bekerja bertambah 567 ribu orang dan penganggur bertambah sekitar 17 ribu orang," kata Kepala BPS Jatim Teguh Pramono di Kantornya, Jalan Kendangsari Surabaya, Senin (6/5).

Teguh mengatakan, sejalan dengan naiknya jumlah angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di Jawa Timur juga meningkat. TPAK pada Februari 2019 tercatat sebesar 70,02 persen, meningkat 1,31 persen poin dibanding tahun sebelumnya. Kenaikan TPAK, kata Teguh, memberikan indikasi adanya kenaikan potensi ekonomi dari sisi pasokan tenaga kerja.

Berdasarkan jenis kelamin, kata Teguh, masih terdapat perbedaan mencolok di antara TPAK laki-laki dan TPAK perempuan. Pada Februari 2019, TPAK laki-laki sebesar 83,84 persen, sedangkan TPAK perempuan hanya sebesar 56,79 persen. Dibandingkan dengan kondisi setahun yang lalu, TPAK Laki-laki dan perempuan masing-masing meningkat sebesar 0,64 persen poin dan 1,95 persen poin.

Teguh juga menjabarkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Jatim, yang menjadi indikator untuk mengukur tingkat penawaran tenaga kerja yang tidak digunakan atau tidak terserap oleh pasar kerja. TPT Jawa Timur pada Februari 2019 sebesar 3,83 persen, atau mengalami penurunan 0,03 poin dibanding TPT Februari 2018 sebesar 3,85 persen.

Teguh mengungkapkan jika dilihat dari tingkat pendidikan yang ditamatkan pada Februari 2019, TPT untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih mendominasi di antara tingkat pendidikan yang lain, yaitu sebesar 6,84 persen. TPT tertinggi berikutnya terdapat pada pendidikan Diploma sebesar 6,13 persen. Sebaliknya, TPT terendah terdapat pada pendidikan SD kebawah sebesar 2,01 persen.

"Penduduk dengan pendidikan rendah cenderung menerima tawaran pekerjaan apa saja," ujar Teguh.

Meski demikian, kata Teguh, dibandingkan Februari 2018, TPT lulusan SMK dan Diploma mengalami penurunan, masing-masing sebesar 2,23 persen poin dan 0,97 persen poin. Sedangkan untuk pendidikan yang lain mengalami kenaikan. Kenaikan TPT tertinggi selama setahun terakhi terjadi pada lulusan SMA sebesar 0,63 persen poin.

Teguh menjabarkan, penyerapan tenaga kerja di Jawa Timur hingga Februari 2019 masih didominasi oleh penduduk bekerja berpendidikan SD ke bawah sebanyak 9,60 juta orang (46,22 persen). Kemudian diikuti tamatan SMP sebanyak 3,74 juta orang (18,03 persen), SMA sebanyak 3,00 juta orang (14,44 persen), dan SMK sebanyak 2,39 juta orang (11,50 persen).

"Penduduk bekerja berpendidikan tinggi, yaitu Diploma ke atas ada sebanyak 2,04 juta orang (9,82 persen) mencakup 0,35 juta orang pekerja berpendidikan Diploma, dan 1,69 juta pekerja berpendidikan Universitas," kata Teguh.

Kemudian, jika dilihat dari daerah tempat tinggalnya, TPT di daerah perkotaan Jawa Timur lebih tinggi dibandingkan TPT di daerah perdesaannya. Pada Februari 2019, TPT perkotaan sebesar 4,78 persen, sedangkan TPT perdesaan sebesar 2,79 persen. Meski demikian, pada Februari 2019 TPT di daerah perkotaan mengalami penurunan sebesar 0,34 poin. Sebaliknya, TPT perdesaan justru mengalami peningkatan sebesar 0,24 poin.

Teguh menambahkan, pada Februari 2019, status pekerjaan utama yang terbanyak adalah sebagai buruh atau karyawan, atau pegawai sebanyak 34,56 persen. Kemudian diikuti berusaha dibantu buruh tidak tetap sebesar 19,30 persen, dan berusaha sendiri sebesar16,30 persen. Sementara, penduduk yang bekerja dengan status berusaha dibantu buruh tetap memiliki persentase yang paling kecil yaitu sebesar 3,84 persen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WtIDtE
May 06, 2019 at 03:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WtIDtE
via IFTTT
Share:

Friday, May 3, 2019

SD Juara Jakarta Raya Gelar Wisuda Akbar

Wisuda bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional yang ke 60.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- SD Juara Jakarta Raya melakukan perhelatan akbar yang berlokasi di Balai Kota DKI Jakarta. Wisuda gabungan untuk kedua kalinya ini bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional yang ke 60.

Wisuda Akbar ini diinisiasi oleh Rumah Zakat sebagai inisiator SD Juara. Wisuda ini diikuti oleh 3 SD Juara di DKI Jakarta yaitu SD Juara Jakarta Selatan, SD Juara Jakarta Timur dan SD Juara Jakarta Barat dengan jumlah 68 wisudawan.

Tema wisuda kali ini adalah “Wujudkan Generasi Pewaris Negeri Cerdas, Mandiri dan Kompetitif”. Menurut Ketua Acara Rahmanto, kegiatan unu bertujuan untuk ajang silaturahim siswa, guru dan keluarga besar SD Juara Jakarta, Rumah Zakat dan para donatur.

"Selain itu momen untuk mengajak setiap siswa berani tampil dan percaya diri di lingkungan luar sekolahnya," ujar Rahmanto.

Adapun para tamu yang hadir daam wisudh ini adala kedua orangtua dari wisudawan/ti, instansi pemerintahan, mitra dan donatur Rumah Zakat yang telah memberikan support kepada SD Juara, PARAGON, RASBI, PLN UMK dan donatur yang hadir.

"Lewat amanah yang diberikan oleh para mitra dann donatur SD Juara Jakarta Raya bisa terus bergerak membantu setiap anak untuk bisa bersekolah dengan layak tanpa dipungut biaya," ujar Rahmanto. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PINVig
May 03, 2019 at 03:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PINVig
via IFTTT
Share:

Thursday, May 2, 2019

Berlian Diduga Milik Keluarga Buronan 1MDB Diberikan ke AS

Departemen kehakiman AS menuntut aset yang dibeli dengan dana 1MDB.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Satu set perhiasan berlian senilai 1,7 juta dolar AS yang diduga dibeli oleh ibu dari buronan pengusaha Malaysia, Low Taek Jho akan diserahkan kepada pemerintah Amerika Serikat (AS). Low, yang dikenal sebagai Jho Low, telah didakwa di Malaysia dan Amerika Serikat atas perannya dalam dugaan pencurian sekitar 4,5 miliar dolar AS dari dana negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Pada 2017, Departemen Kehakiman AS (DOJ) mengajukan tuntutan hukum perdata atas beberapa aset yang dibeli dengan dana 1MDB, termasuk sepasang anting-anting berlian dan cincin. Pada Rabu, jaksa penuntut AS mengatakan bahwa berlian itu akan diserahkan ke AS sebagai bagian dari kesepakatan yang dicapai dengan petugas penyitaan. Jaksa tidak mengatakan siapa petugas penyitaan itu, tetapi pengajuan sebelumnya mengatakan perhiasan tersebut diyakini berada di Thailand tempat tinggal ibu Low, Goh Gaik Ewe. 

"Pemindahan itu tidak akan ditafsirkan sebagai pengakuan atas kesalahan atau pertanggungjawaban pihak kustodian saat ini atau pihak lain", kata jaksa penuntut dalam pengajuan di pengadilan Kalifornia, Kamis (2/5).

Departemen Kehakiman AS menuding bahwa Low membeli berlian sebagai hadiah untuk ibunya menggunakan dana yang dialihkan dari hasil obligasi yang diperoleh 1MDB pada 2012. Juru Bicara Low, Benjamin Haslem mengatakan, kliennya mengaku puas bahwa Departemen Kehakiman AS dan semua pihak terkait dapat menyelesaikan masalah ini secara damai.

"Kami menantikan penyelesaian terus dari masalah ini," ujar Haslem. 

Pihak berwenang di enam negara sedang menyelidiki dugaan pencucian uang dan korupsi terkait dengan 1MDB, yang didirikan pada 2009 oleh mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak. Najib, yang kehilangan kekuasaan dalam pemilihan umum tahun lalu, menghadapi lebih dari 40 tuntutan pidana terkait kerugian di 1MDB dan entitas pemerintah lainnya. Namun dia membantah terlibat dengan korupsi tersebut. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IUOGUV
May 02, 2019 at 03:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IUOGUV
via IFTTT
Share:

Thursday, April 11, 2019

Frankfurt Butuh Kinerja Terbaik untuk Kalahkan Benfica

Adi Hutter menyatakan, timnya akan tampil habis-habisan demi menjaga tren positif.

REPUBLIKA.CO.ID, LISBOA -- Eintracht Frankfurt sedang dalam form luar biasa musim 2018/2019. Kini jelang leg pertama perempat final Liga Europa kontra Benfica di Estadio Da Luz, Jumat (12/4) pelatih, Adi Hutter, menuntut timnya mempertahankan tren positif.

"Kami benar-benar menantikan bentrokan antardua tim yang bermain menyerang. Benfica mungkin favorit saat bermain di kandang, tetapi kami tidak akan menyerah," ujar Hutter dilansir laman resmi klub, Kamis (11/4).

Die Adler menang delapan dan sekali imbang dari sembilan pertandingan terakhir di seluruh kompetisi. Penampilan luar biasa seperti itu membuat mereka menyingkirkan tim-tim kuat Shakhtar Donetsk dan Inter Milan dalam perjalanan ke perempat final.

Untuk itu, pelatih asal Austria ini menegaskan timnya akan tampil habis-habisan demi menjaga tren positif. Terlebih, keuntungan di leg pertama nanti dapat mereka manfaatkan saat bermain di Commerzbank Arena pada leg kedua pekan depan. "Kami akan membutuhkan kinerja terbaik untuk menempatkan diri kita dalam posisi yang menguntungkan di laga selanjutnya," sambung dia.

Benfica hampir saja tersingkir pada babak 16 besar Liga Europa dari Dinamo Zagreb. Akan tetapi, the Eagles lolos setelah melewati babak perpanjangan waktu pada leg kedua di markas sendiri dengan agregat akhir 3-1.

Pelatih 49 tahun itu melihat apabila dukungan suporter tuan rumah dapat meningkatkan kepercayaan diri timnya. Ia pun menilai itu sebagai tantangan baru bagi pasukannya, bermain di stadion yang dipenuh sesaki oleh penggemar dari tim lawan.

Kedua tim tak pernah bertemu di level tertinggi Eropa. Alhasil, ini akan jadi pertemuan pertama bagi Frnakfurt dan juga Benfica.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2G4pkQD
April 11, 2019 at 03:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2G4pkQD
via IFTTT
Share:

Monday, April 1, 2019

Jimly: Mantan Anggota HTI Agar Dirangkul ke Pancasila

Jimly berpesan supaya masyarakat jangan memusuhi para mantan anggota HTI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan ketua Mahkamah Konstitusi Prof Jimly Asshiddiqie berpesan supaya masyarakat jangan memusuhi para mantan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Ia menyarankan agar mereka diedukasi untuk memahami dan kembali pada Pancasila.

"Jangan dimusuhi termasuk mantan-mantan HTI, mereka bukan musuh, tapi mereka kelompok yang perlu dididik, dicerahkan," kata Jimly dalam acara Sarasehan bertajuk "Peran Umat Islam Dalam Mempelopori, Mendirikan, Mengawal dan Membela NKRI" di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta, Senin (1/4).

Ia mengimbau agar tokoh masyarakat dan tokoh agama melakukan pendekatan lunak terhadap para mantan anggota HTI ini. "Jangan semua didekati secara hukum. Beri pendidikan, beri pencerahan, dirangkul," katanya.

Ia mengatakan, Pancasila adalah ideologi negara yang sudah disepakati bersama oleh para pendiri bangsa. Untuk itu, bangsa Indonesia harus menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan menjaga kedaulatan NKRI sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

"Kita adalah bangsa yang sudah sepakat dengan Pancasila. Komitmen untuk menjaga NKRI sudah final. Pancasila pun sudah final," kata mantan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) ini. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CN1Ajb
April 01, 2019 at 03:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CN1Ajb
via IFTTT
Share:

Sunday, March 24, 2019

Alami Cedera, Messi Tinggalkan Timnas Argentina

Messi mengalami cedera usai laga melawan Venezuela.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lionel Messi meninggalkan kamp pelatihan timnas Argentina dan kembali ke Barcelona untuk menjalani perawatan medis setelah mengalami cedera panggul saat negaranya kalah 1-3 melawan Venezuela. Pemain berusia 31 tahun itu, bersama dengan penyerang Inter Lautaro Martinez, adalah salah satu dari pemain yang bersinar untuk La Albiceleste tetapi gol dari Salomon Rondn, Jhon Murillo dan Josef Martnez memberi Venezuela kemenangan di Wanda Metropolitano.

Messi adalah satu-satunya penyerang yang tidak digantikan oleh pelatih Lionel Scaloni. Tetapi, Barcelona telah mengonfirmasi bahwa ia akan kembali ke klub untuk memulihkan diri selama sisa jeda internasional.

"Lionel Messi tidak perlu kembali ke kamp timnas meski ia sangat menginginkannya, dan cedera pada Sabtu dipastikan membuatnya absen dalam pertandingan Argentina melawan Maroko pada Rabu," ungkap Barcelona dalam pernyataan mereka di situs resmi yang dikutip Marca pada Ahad (24/3) waktu setempat (23/3).

Pemain Juventus, Paulo Dybala kemungkinan langsung mengisi posisi yang ditinggalkan sang kapten di tim saat Argentina menghadapi Maroko di Tangier pada Selasa pekan depan. Pertandingan Argentina melawan Maroko akan menjadi salah satu kesempatan tim Tango mempersiapkan diri sebelum Copa America musim panas ini.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UU3Fki
March 24, 2019 at 03:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UU3Fki
via IFTTT
Share:

Bupati Solok Selatan Sebut Media Berperan Saat Bencana

Laporan media digital sekarang ini membuat suatu peristiwa bisa tersebar luas.

REPUBLIKA.CO.ID, MUARA LABUH - Bupati Kabupaten Solok Selatan Muzni Zakaria menyebutkan pentingnya peran media massa terutama media online ketika terjadi bencana gempa bumi di daerahya awal bulan ini. Muzni menyebut, tak lama setelah gempa terjadi, ia langsung mendapat banyak telpon dari pemerintah provinsi sampai pemerintah pusat untuk menanyakan kondisi dan keperluan bantuan. Jadinya kata Muzni masyarakat korban gempa Solok Selatan cepat mendapatkan bantuan dari berbagai pihak.

“Peran media sangat penting sekali di saat terjadi bencana. Laporan media digital sekarang ini membuat suatu peristiwa bisa tersebar luas. Jadinya kemarin kami mendapat reaksi positif dari pemerintah pusat sehingga bantuan segera datang,” kata Muzni di Rumah Dinasnya, Ahad (24/3).

Muzni membayangkan andai dalam kejadian darurat saat bencana tidak ada media yang memberikan begitu cepat, pemerintah kabupaten kata dia akan kesulitan menangani evakuasi. Dan pemerintah kabupaten kata dia juga akan kesulitan dalam mengatur anggaran untuk memenuhi kebutuhan ratusan bahkan ribuan korban.

Kurang lebih tiga pekan pasca gempa kata Muzni situasi di lokasi Gempa di Kabupaten Solok Selatan sudah kondusif. Tidak ada lagi gempa susulan. Tapi korban yang rumahnya rusak parah masih ada yang mengungsi di tenda-tenda dan numpang tinggal di rumah saudaranya. Muzni menyebut pemerintah sudah menyarankan kepada warga yang rumahnya rusak parah agar mencari rumah sewa sementara waktu. Di mana biaya sewanya akan dibantu pemerintah. Namun banyak warga yang tidak menuruti anjuran Bupati karena mereka tidak mau jauh-jauh dari rumah sebelumnya.

“Sudah kami sarankan kepada warga untuk cari kontrakan di mana mereka mau. Tapi mereka gamau jauh dari rumah mereka,” ujar Muzni.

Tiga  pekan lalu tepatnya Kamis (28/3) gempa mengguncang Solok Selatan dengan kemuatan 5,3 skala richter. Data dari BPBD Sumbar, 479 rumah rusak. 211 rumah kategori rusak berat, 152 rusak sedang dan 116 rusak ringan. Sementara untuk fasilitas rumah yang rusak berjumlah 15 unit. Tiga lokasi yang terdampak cukup parah oleh gempa ini adalah di Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kecamatan Sangir Jujuan dan Kecamatan Sangir Batanghari.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CAyrHT
March 24, 2019 at 03:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CAyrHT
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 20, 2019

Topan Idai di Mozambik dan Zimbabwe Tewaskan 300 Orang

Penyelamat berusaha menyelamatkan korban Topan Idai dengan helikopter.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRA -- Topan Idai yang melanda Mozambik dan Zimbabwe dikhawatirkan menewaskan lebih dari 300 orang.

"Kami sudah mencatat lebih dari 200 orang tewas, dan hampir 350 ribu orang dalam bahaya," kata Presiden Mozambik, Filipe Nyusi, dilansir dari laman Channel News Asia, Rabu (20/3).

Sementara pemerintah di Zimbabwe menyatakan, sekitar 100 orang telah tewas, tetapi jumlah korban bisa tiga kali lipat dari angka itu. Menteri pemerintah daerah Zimbabwe, Juli Moyo menyebutkan, badai itu juga menyerang Zimbabwe timur, menewaskan sekitar 100 orang. Jumlah itu dikhawatirkan bisa mencapai 300.

Empat hari setelah Topan Idai, tim-tim darurat di Mozambik bagian tengah menyebar dengan menggunakan perahu dan helikopter. Mereka berusaha untuk menarik korban selamat dari atap dan puncak pohon, terkadang penyelamat juga bekerja di tengah malam.

Personel angkatan udara dari Mozambik dan Afrika Selatan direkrut untuk melakukan misi penyelamatan. Sementara sebuah LSM, Rescue South Africa menyatakan telah menyelamatkan 34 orang dari Jumat malam, dengan menggunakan tiga helikopter.

"Ini adalah satu-satunya cara untuk mengakses orang-orang yang terdampar," ujar Rescue SA, Abrie Senekal. LSM itu juga berusaha untuk mengerahkan lebih banyak helikopter.

Kepala Rescue SA, Ian Scher mengungkapkan, tim helikopter harus membuat keputusan sulit. Terkadang, mereka hanya bisa menyelamatkan dua dari lima korban bencana. Lalu mereka menjatuhkan makanan dan pergi untuk mendatangi orang lain dari bahaya besar.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TiTkN2
March 20, 2019 at 03:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TiTkN2
via IFTTT
Share:

Monday, March 18, 2019

Daur Ulang Plastik dengan Menganyam Kemasan Saset

Kemasan saset bekas serbuk minuman bisa dianyam untuk didaur ulang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mendaur ulang sampah plastik merupakan kegiatan yang bermanfaat, terutama bagi lingkungan. Salah satu upaya memanfaatkan sampah plastik adalah dengan mendaur ulang kemasan saset serbuk minuman.

Direktur Bank Sampah Induk (BSI) Gesit, Menteng Pulo, Jakarta Selatan, Sri Endarwati berharap masyarakat dapat memiliki kemampuan menganyam. Inilah cara paling mudah dalam mendaur ulang sampah kemasan saset plastik.

"Sebenarnya kami mengharapkan masyarakat juga bisa menganyam sehingga sampahnya tidak sampai ke Bank Sampah, tapi bisa dimanfaatkan kembali di rumah,” kata Endar di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Endar menjelaskan tujuan awal dari mendaur ulang ialah memanfaatkan sampah plastik. Di samping itu, mendaur ulang juga dapat menumbuhkan rasa peduli terhadap lingkungan hidup.

Dengan memanfaatkannya di rumah, menurut Endar, paling tidak hal itu mampu menumbuhkan rasa peduli terhadap sampah yang dihasilkan di lingkungan rumah tangga.  Dia menyebut para ibu rumah tangga yang belum bisa menganyam juga bisa datang ke bank sampah.

Selain untuk menyerahkan sampah yang telah dipilah, bank sampah biasanya juga dapat mengajari keterampilan menganyam.

“Ini sudah menjadi tren. Bank Sampah menjadi tren karena di situ masyarakat bisa mendapatkan bermacam-macam produk daur ulang,” jelas dia.

Endar juga berharap masyarakat semakin peduli terhadap sampahnya masing-masing. Jika tak sanggup mengelolanya, Bank Sampah terbuka untuk menerima sampah plastik yang mungkin bisa didaur ulang.

“Namun, kami harap masyarakat dapat mengurangi sampah plastik juga,” tutur Endar.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ob81kp
March 18, 2019 at 03:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ob81kp
via IFTTT
Share:

Sunday, March 17, 2019

Valtteri Bottas Juara GP Australia F1 2019

Bottas mencatatkan waktu satu jam, 25 menit, 27,325 detik.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Pembalap Marcedes Valtteri Bottas finis pertama dalam GP Australia Formula 1 2019, di Albert Park, Merlbourne, Australia, Ahad (17/3). Bottas mencatatkan waktu satu jam, 25 menit, 27,325 detik. Dia mengalahkan rekan satu timnya, Lewis Hamilton yang finis di posisi kedua.

Bottas tampil dominan sejak awal balapan. Memulai dari di posisi kedua, dia sukses menyalip Hamilton yang berangkat dari pole position. Bahkan, Bottas sempat meninggalkan jauh di depan karena Hamilton sempat terlempar ke posisi keempat.

Bottas unggul 20,886 detik dari Hamilton yang finis di posisi kedua. Sedangkan pada posisi ketiga, ditempati pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen. Di susul dua pembalap Ferrari, Sebastian Vettel dan Charles Leclerc di urutan keempat dan kelima.

Bottas selama sesi tes pramusim selalu berada di bawah Hamilton. Bahkan pada kualifikasi, Sabtu (16/3), Bottas berada di posisi kedua di bawah Hamilton. Tapi pada balapan sesungguhnnya di seri pembuka musim ini, Bottas mampu mengalahkan rekan satu timnya. Ini merupakan kemenangan pertamanya sejak terakhir kali finis pertama di GP Abu Dhabi 2017.

Keperkasaan Bottas terlihat sejak tikungan pertama yang mampu menyalip Hamilton. GP Australia 2019 seolah menjadi pertarungan pembalap Marcedes. Pasalnya, Vettel dan Leclerc dari tim Ferrari tak mampu memberikan perlawanan ketat sejak awal hingga akhir finis.

Leclerc yang start pada posisi kelima sempat naik satu tingkat dalam balapan 58 putaran ini. Namun itu tak berjalan lama karena Verstappen berhasil menggesernya kembali. 

1. Valtteri Bottas FIN Mercedes AMG Petronas Motorsport 1 jam 25 menit 27,325 detik

2. Lewis Hamilton GBR Mercedes AMG Petronas Motorsport + 20,886 detik

3. Max Verstappen NED Aston Martin Red Bull Racing Honda + 22,520 detik

4. Sebastian Vettel GER Scuderia Ferrari + 57,109 detik

5. Charles Leclerc MON Scuderia Ferrari + 58,230 detik

6. Kevin Magnussen DEN Rich Energy Haas F1 Team + 87,156 detik

7. Nico Hulkenberg GER Renault F1 Team + 1 lap

8. Kimi Raikkonen ITA Alfa Romeo Racing + 1 lap

9. Lance Stroll CAN SportPesa Racing Point F1 Team + 1 lap

10. Daniil Kvyat RUS Red Bull Toro Rosso Honda + 1 lap

11. Pierre Gasly FRA Aston Martin Red Bull Racing Honda + 1 lap

12. Lando Norris GBR McLaren F1 Team + 1 lap

13. Sergio Perez MEX SportPesa Racing Point F1 Team + 1 lap

14. Alexander Albon THA Red Bull Toro Rosso Honda + 1 lap

15. Antonio Giovinazzi ITA Alfa Romeo Racing + 1 lap

16. George Russell GBR ROKiT Williams Racing + 2 lap

17. Robert Kubica POL ROKiT Williams Racing + 3 lap

Ret. Romain Grosjean FRA Rich Energy Haas F1 Team

Ret. Daniel Ricciardo AUS Renault F1 Team

Ret. Carlos Sainz ESP McLaren F1 Team

Di mal

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2u9Yukp
March 17, 2019 at 03:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2u9Yukp
via IFTTT
Share:

Valtteri Bottas Finis Tercepat di GP Australia 2019

Bottas mencatatkan waktu satu jam, 25 menit, 27,325 detik.

REPUBLIKA.CO.ID, MELBOURNE -- Pembalap Marcedes Valtteri Bottas finis pertama dalam GP Australia Formula 1 2019, di Albert Park, Merlbourne, Australia, Ahad (17/3). Bottas mencatatkan waktu satu jam, 25 menit, 27,325 detik. Dia mengalahkan rekan satu timnya, Lewis Hamilton yang finis di posisi kedua.

Bottas tampil dominan sejak awal balapan. Memulai dari di posisi kedua, dia sukses menyalip Hamilton yang berangkat dari pole position. Bahkan, Bottas sempat meninggalkan jauh di depan karena Hamilton sempat terlempar ke posisi keempat.

Bottas unggul 20,886 detik dari Hamilton yang finis di posisi kedua. Sedangkan pada posisi ketiga, ditempati pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen. Di susul dua pembalap Ferrari, Sebastian Vettel dan Charles Leclerc di urutan keempat dan kelima.

Bottas selama sesi tes pramusim selalu berada di bawah Hamilton. Bahkan pada kualifikasi, Sabtu (16/3), Bottas berada di posisi kedua di bawah Hamilton. Tapi pada balapan sesungguhnnya di seri pembuka musim ini, Bottas mampu mengalahkan rekan satu timnya. 

Keperkasaan Bottas terlihat sejak tikungan pertama yang mampu menyalip Hamilton. GP Australia 2019 seolah menjadi pertarungan pembalap Marcedes. Pasalnya, Vettel dan Leclerc dari tim Ferrari tak mampu memberikan perlawanan ketat sejak awal hingga akhir finis.

Leclerc yang start pada posisi kelima sempat naik satu tingkat dalam balapan 58 putaran ini. Namun itu tak berjalan lama karena Verstappen berhasil menggesernya kembali. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2u8YiC5
March 17, 2019 at 03:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2u8YiC5
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 13, 2019

Retno Marsudi Bahas Situasi Rakhine dengan Menlu Thailand

Indonesia dan Thailand memiliki perhatian yang sama perihal situasi di Rakhine.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri Indonesia, Rabu (13/3). Mereka membahas beberapa isu bilateral dan regional.

Dalam sesi konferensi pers bersama, Retno mengungkapkan, salah satu isu yang mereka bahas adalah situasi di Negara Bagian Rakhine, Myanmar. "Perihal situasi di Rakhine, hari ini, 13 Maret 2019, the preliminary need assessment team (tim penilai kebutuhan awal) ASEAN akan menuntaskan misinya di Myanmar. Kita berdua sangat menyambut misi ini dan menanti mendengar uraian dari sekretaris jenderal ASEAN," katanya.

Menurut Retno, Indonesia dan Thailand memiliki perhatian yang sama perihal situasi di Rakhine. "Kita berdua benar-benar menanti untuk menindaklanjuti misi dari preliminary team dengan mengerahkan tim penilaian ASEAN," ujarnya.

Pramudwinai mengatakan baru saja kembali dari Myanmar pada 8 Maret lalu. "Ini adalah kesempatan baik untuk berbagi dengan Menlu Retno tentang apa yang saya temukan dan bagaimana kita bisa bertindak dengan nama ASEAN," ucapnya.

Dia mengatakan saat ini ASEAN telah bergerak dengan mengutus tim penilaian ke Myanmar. Seperti telah disinggung Retno, hal itu nantinya akan dilanjutkan dengan mengerahkan tim penilai komprehensif

"ASEAN ada di sana (Myanmar) dan ASEAN akan melihat banyak di sana,  mengulurkan tangan untuk teman kita Myanmar, anggota dari keluarga ASEAN," kata Pramudwinai.

Pada kesempatan itu, Retno menyatakan dukungan atas kepemimpinan Thailand di ASEAN tahun ini. Menurut Retno, dukungan terhadap Thailand untuk menjadi ketua ASEAN sebenarnya telah diutarakan sebelumnya ketika dia mengunjungi Bangkok pada Desember tahun lalu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2O0c6aT
March 13, 2019 at 03:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2O0c6aT
via IFTTT
Share:

Tuesday, March 12, 2019

Kembali Jatuh, Ini Enam Fakta Seputar Boieng 737 MAX-8

Boeing dari maskapai terlaris, kini diawasi ketat

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Pertama kali diterbangkan pada 1967, Boeing Co. 737 kini telah menjadi pesawat komersial terlaris di dunia. Adapun Generasi keempat dari 737  yang dikenal sebagai 737 Max memulai debutnya pada 2017. Maskapai Indonesia, Lion Air, menjadi salah operator komersial pertama yang menggunakan jenis pesawat tersebut.

Namun dua kecelakaan fatal dalam waktu lima bulan yakni Lion Air JT 610 pada Oktober 2018 dan Ethiopian Airlines 302 pada Maret 2019 telah menempatkan catatan keamanan 737 yang sebelumnya sehat menjadi dalam pengawasan ketat.

Berikut beberapa fakta mengenai kecelakaan 737 MAX-8 dan dampaknya terhadap penerbangan internasional, seperti dilansir di Bloomberg:

1. Perusahaan penerbangan mana yang telah membeli 737 Max?

Ada banyak, tetapi sebagian besar pesanan belum dipenuhi. Pada Januari, Boeing melaporkan bahwa mereka telah mengirim 350 jet satu lorong itu ke 46 maskapai. Secara total, pesanan mencapai 5.000 pesawat dari sedikitnya 80 operator.

Sebagian besar penjualan adalah Max-8, model yang terlibat dalam dua kecelakaan. Ada juga, dari yang terkecil hingga yang terbesar, Max 7, 9, dan 10.

Mereka yang memakai pesawat jenis ini di antaranya Southwest Airlines (31 armada), American Airlines (22) dan Air Canada (20). Norwegian Air, FlyDubai dan beberapa maskapai penerbangan Cina juga mengoperasikannya.

Maskapai penerbangan Cina menyumbang sekitar 20 persen dari 737 pengiriman Max secara global.

2. Apakah 737 Max akan dilarang terbang?

Ya, di beberapa tempat. Sehari setelah kecelakaan Ethiopia menewaskan semua 157 orang di dalamnya, Cina memerintahkan 96 jet Max yang beroperasi di negara itu untuk ditangguhkan. Ethiopian Airlines juga mengandangkan pesawatnya. Hal yang sama juga dilakukan maskapai Indonesia, Singapura dan operator penerbangan di Meksiko dan Argentina.

3. Bagaimana dengan di AS?

Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) yang awalnya mengesahkan 737 Max, memilih untuk tidak mengandangkannya, setidaknya untuk saat ini. Regulator yang berbasis di Washington ini mengeluarkan pemberitahuan global tentang kelaikan udara berkelanjutan dan berjanji untuk mengambil tindakan segera dan tepat.

Di antara maskapai penerbangan AS, Southwest mengatakan yakin akan keselamatan armadanya, termasuk Max. Adapun American Airlines mengatakan akan terus mengawasi penyelidikan Ethiopia.

Penghentian penerbangan sementara seluruh model pesawat yang dipesan AS sangat jarang terjadi. Terakhir kali badan ini melakukannya pada Januari 2013, sebagai akibat dari baterai lithium-ion yang terlalu panas pada model Boeing 787. Badan ini bertindak setelah insiden kedua terjadi.

4. Bagaimana saya dapat memeriksa apakah penerbangan saya menggunakan 737 Max?

Jika Anda sudah memiliki tiket, Anda dapat mengetahui dari rincian pemesanan. Jika Anda melakukan pemesanan online, banyak situs yang menunjukkan model atau tipe pesawat. Jika tidak, situs web seperti http://flightstats.com memungkinkan Anda untuk menggali rincian penerbangan setidaknya beberapa hari sebelumnya, termasuk merek dan tipe.

5. Bagaimana Max berbeda dari 737 sebelumnya?

Pesawat ini memiliki mesin yang lebih besar, menggabungkan lebih banyak otomatisasi, memiliki jangkauan yang lebih tinggi (hingga sekitar 3.550 mil, atau 6.570 kilometer) dan menggunakan lebih sedikit bahan bakar. Max diproduksi sebagian sebagai respons terhadap model baru - A320neo - dari rival Eropa, Airbus SE.

Setelah kecelakaan Lion Air, terungkap bahwa 737 Max memiliki perangkat lunak yang memaksa hidung pesawat ke bawah dalam kondisi tertentu untuk mencegah kondisi stall (pesawat kehilangan daya angkut karena hidung yang mengarah ke atas dengan sudut lebih dari 15 derajat).

Dari penyelidikan mengenai Lion Air juga diketahui bahwa beberapa pilot tidak mengetahui sistem tersebut. Boeing belakangan mengeluarkan pedoman lebih lanjut tentang sistem baru tersebut.

6. Apakah kedua kecelakaan itu terkait?

Masih terlalu dini untuk mengatakan kecelakaan Lion dan Ethiopian Airlines terkait. Namun ada beberapa kesamaan, di antaranya insiden terjadi tidak lama setelah lepas landas ketika pesawat terbang tidak menentu dan pilot diminta untuk kembali ke bandara.

Sebuah laporan awal dari kecelakaan Lion Air yang menewaskan 189 orang mengindikasikan bahwa para pilot pesawat itu berjuang untuk mempertahankan kontrol menyusul kerusakan peralatan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CeLyOI
March 12, 2019 at 03:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CeLyOI
via IFTTT
Share:

Thursday, March 7, 2019

Kabar Baik Bagi Pria yang Jago Push-Up

Pria yang rajin push-up 40 kali sehari minim risikonya terkena penyakit jantung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada kabar baik bagi Anda yang jago push-up. Ternyata, kemampuan push-up berpuluh kali menandakan kondisi kesehatan jantung yang cukup bagus.

Para peneliti dari Universitas Harvard mengatakan mereka yang rajin lebih dari 40 kali push-up lebih minim risikonya untuk mengalami penyakit jantung. Risiko mereka sakit jantung turun signifikan, hingga lebih dari 96 persen.

Akan tetapi, hal ini hanya berlaku untuk pria. "Temuan kami memberikan bukti bahwa kemampuan push-up bisa menjadi metode yang mudah dan tanpa biaya, untuk membantu menilai risiko penyakit kardiovaskular di hampir semua situasi,” kata salah satu peneliti kedokteran di Sekolah Kesehatan Harvard T.H. Chan, Justin Yang, dilansir dari Mashable Asia, Rabu (6/3).

Yang mengatakan, kemampuan push-up lebih bisa diandalkan ketimbang hasil tes treadmill submaksimal untuk mendeteksi risiko penyakit kardiovaskular. Tim peneliti mempelajari riset tersebut dari peserta yang terdiri atas 1.104 pria petugas pemadam kebakaran dengan usia rata-rata 39,6 tahun. Mereka mempelajari para peserta selama 10 tahun.

Dari total itu, 37 orang di antara pria ini mengalami penyakit kardiovaskular, seperti gagal jantung, kematian jantung mendadak, atau menderita penyakit arteri koroner. Ternyata, semuanya kecuali satu yang tidak dapat menyelesaikan lebih dari 40 push-up.

"Peserta yang mampu menyelesaikan lebih dari 40 push-up mengalami penurunan 96 persen dalam insiden penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan mereka yang cuma bisa menyelesaikan kurang dari 10 push-up," demikian yang diungkapkan penelitian itu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Tj3jHb
March 07, 2019 at 03:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Tj3jHb
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 26, 2019

Orang Tua Murid SDIT Al-Hamidiyah Gelar Seminar Parenting

Seminar parenting di SDIT Al-Alhamidiyah ini menghadirkan Aisah Dahlan.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Seminar parenting yang berjudul, ‘Maaa.. Aku Punya Potensi"  menjadi salah satu agenda yang diselenggarakan oleh Forum Orang Tua Murid (FOMG) SDIT Al-Hamidiyah Depok, Jawa Barat. Acara yang diselenggarakan di Aula SDIT Al-Hamidiyah pada tanggal 14 Februari lalu cukup menarik minat para orang tua murid.

Nara sumber seminar yaitu  Aisah Dahlan, merupakan seorang dokter yang menekuni ilmu parenting.  Ia memaparkan materi seminar secara menarik karena mengkombinasikan ilmu parenting  dengan agama (Al-Qur'an dan Hadits).

Seminar diawali  dengan  penjelasan mengenai konsep dasar bahwa setiap manusia sudah dikaruniai bakat sejak lahir. Meski demikian, jelas Aisah,  potensi ini harus di-laten-kan, digali, di stimulasi agar muncul, dan diasah agar semakin menonjol.

Dijelaskan juga bahwa bakat merupakan kemampuan bawaan yang merupakan potensi yang masih perlu dikembangkan atau diatih untuk mencapai suatu kecakapan, pengetahuan dan keterampilan khusus.

Menurut Aisah, manusia mempunyai sekitar 100 triliun neuron atau sel otak aktif. ‘’Setiap neuron adalah computer yang hebat, mampu menciptakan pikiran-pikiran,’’ ujarnya. Setiap neuron memiliki maksimal 20.000 dendrit dan setiap dendrit bercabang menjadi sinap-sinap.

Setiap manusia memiliki kecerdasannya masing-masing. Berdasarkan penelitian Howard Gardner, kecerdasan yang ada pada manusia adalah kecerdasan linguistik, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan interpersonal, kecerdasan musikal, kecerdasan visual, kecerdasan kinestetik dan kecerdasan naturalis.

Di tengah seminar ini juga diadakan semacam tes kecil untuk mengetahui bakat seseorang. Caranya dengan menjawab secara jujur pertanyaan-pertanyaan yang sudah dibuat oleh pembicara kemudian diberikan bobot untuk masing-masing jawaban.  Seminar ditutup dengan sesi tanya jawab.

Pengirim: Yuni Iswahyuni dan Elly Kurnia Dewi

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2NsU80x
February 26, 2019 at 03:03PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2NsU80x
via IFTTT
Share:

Thursday, February 14, 2019

Tak Ada Senyum di Foto, Alasan Kim Kardashian Bikin Terenyuh

Kim memiliki alasan lain yang lebih mendalam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada yang berubah dengan gaya berfoto Kim Kardashian belakangan ini. Kim tak lagi tampak tersenyum dalam pengambilan foto.

Bukan tanpa alasan bila kini Kim memilih tampil dengan ekspresi yang tegas dalam tiap foto-fotonya. Salah satu alasannya pernah Kim ungkapkan dalam sebuah sesi master class bersama make up artist Mario Dedivanovic.

Dalam sesi tersebut, Kim mengungkapkan 'tidak tersenyum' merupakan trik menghasilkan foto yang sempurna. Dengan tidak tersenyum, garis senyum dan kerut wajah menjadi tak nampak.

Namun, lebih dari itu, Kim memiliki alasan lain yang lebih mendalam. Seperti diungkapkan kepada C Magazine, Kim mengatakan ia tak lagi senang tersenyum di depan kamera karena rentetan makian dan body shaming yang ia terima selama kehamilan pertamanya.

Kala itu, tubuh Kim tampak sangat besar sehingga mengundang banyak komentar miring warganet. Padahal, saat itu Kim sedang berjuang menghadapi preeklampsia yang membuat tubuhnya membengkak.

"Ini mengubah cara pandang saya mengenai bagaimana foto saya diambil," ujar Kim seperti dilansir Glamour Magazine.

Kim merasa ia tak ingin tersenyum kepada orang-orang yang memfoto dirinya. Ia menilai orang-orang itu juga yang mengejek dirinya selama masa kehamilan.

"Saya tak ingin tersenyum untuk mereka," kata Kim.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2USKaba
February 14, 2019 at 03:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2USKaba
via IFTTT
Share:

Pelatih Ajax: Sayang Sekali Gol Kami tidak Disahkan

Tadic dan rekan-rekan bahkan membuat juara bertahan dalam tekanan.

REPUBLIKA.CO.ID, AMSTERDAM -- Pelatih Ajax Amsterdam Erik ten Hag bangga dengan permainan anak asuhnya saat menghadapi Real Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Bermain di Johan Cruyff Arena, Kamis (14/2) dini hari WIB, Ajax kalah tipis, 1-2.

Ten Hag melihat para penggawa tuan rumah bermain tanpa rasa takut. Dusan Tadic dan rekan-rekan bahkan membuat juara bertahan dalam tekanan.

"Saya melihat Ajax yang sangat bagus. Kami menciptakan peluang di level tertinggi Eropa, melawan tim kelas dunia," kata juru taktik 49 tahun dikutip dari Four Four Two.

Ten Hag menerangkan, satu-satunya kekurangan Ajax adalah tidak tampil efektif. Sejumlah kans lepas begitu saja.

Itulah yang akhirnya dimanfaatkan kubu tamu. Dengan minim peluang, Si Putih mencetak dua gol. "Dan kemudian momen dengan VAR (Video Assistant Referee), yang bisa sangat krusial dalam fase ini. Sayang sekali gol kami tidak disahkan," ujar Ten Hag.

Pada babak pertama, bek tuan rumah, Nicolas Tagliafico sebenarnya mencetak gol dengan sundulan. Namun wasit Damir Skomina menganulir gol tersebut.

Kejadian bermula ketika terjadi perebutan bola udara di pertahanan El Real. Pemain Ajax lainnya, Dusan Tadic, dinilai menahan gerakan kiper Madrid, Thibaut Courtois.

Itu membuat Tagliafico dengan mudahnya menanduk bola ke gawang kosong. Wasit lantas mereview lewat VAR sebelum memutuskan untuk tidak mengesahkan proses gol Ajax.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Got2XL
February 14, 2019 at 03:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Got2XL
via IFTTT
Share: