Showing posts with label 2019 at 10:42PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 10:42PM. Show all posts

Friday, April 12, 2019

Ciri-ciri Orang Beriman, Menepati Janji

Islam melarang umat untuk mengumbar janji kosong.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Fauzul Iman

Dikisahkan, suatu ketika Rasulullah SAW menjanjikan seorang pembantu kepada Abdul Haitam bin Tayyiban. Lalu beliau mendatangkan tiga orang tawanan perang. Dua tawanan diberikan kepada orang yang pernah dijanjikannya, sedang yang seorang lagi diberikan kepada Abdul Haitam.

Tiba-tiba Fatimah, putrinya, yang tangannya terlihat bekas menggiling bumbu meminta seorang pembantu dari Rasulullah SAW. Rasulullah menolak permintaan putrinya, seraya berkata, ''Bagaimana dengan janjiku kepada Abdul Haitam?'' Kisah di atas menggambarkan ketegasan Rasulullah SAW dalam menepati janji kepada umatnya. Beliau lebih mendahulukan kepentingan Abdul Haitam daripada putrinya. Nabi tidak menginginkan umatnya menjadi korban hanya gara-gara tidak disiplin dengan janji.

Menepati janji merupakan bagian dari ciri-ciri kaum beriman. Dengan menepati janji, semangat persatuan, kualitas hidup, dan etos kerja umat dapat tercipta dengan baik. Tak sedikit tali persaudaraan dan persahabatan yang telah dipupuk demikian baik menjadi retak hanya gara-gara pengkhianatan terhadap janji.

Karena itu, Islam melarang umatnya mengumbar pernyataan-pernyataan (deklarasi) serta janji-janji kosong tanpa bukti dan kenyataan. Firman Allah, ''Dosa besar bagi umat yang suka berkata tanpa membuktikan apa yang dikatakannya'' (Q. S. 61: 3).

Rasulullah menggolongkan orang yang suka ingkar janji sebagai ciri perbuatan munafik. ''Tiga ciri perbuatan munafik,'' sabda Nabi SAW, ''Bila bicara ia dusta, bila berjanji menyalahi, dan bila diamanati mengkhianati.'' (H.R. Bukhari dan Muslim).

Minimal ada tiga dampak positif bagi umat manusia yang senantiasa menepati janji. Pertama, tidak ada unsur yang dikecewakan dan dirugikan dalam pergaulan. Kedua, tidak ada waktu yang tersita dalam meningkatkan kualitas kerja (etos kerja). Dan ketiga, membiasakan hidup berdisiplin.

Demikian pentingnya menepati janji, sehingga para ulama di masa lalu sangat berhati-hati dan tidak gampang mengumbar janji. Itu sebabnya, Ibnu Mas'ud apabila berjanji, ia mengatakan: Insya Allah. Alquran juga mendorong kita untuk selalu menepati janji (Q. S. 5: 1).

Mengomentari ayat ini, pakar tafsir Al-Maraghi menjelaskan tiga hal janji yang perlu ditepati. Pertama, janji kepada Allah SWT. Kedua, janji kepada diri sendiri. Ketiga, janji kepada sesama manusia. Ketiga bentuk janji ini memang merupakan kaitan organik yang tak dapat dipisahkan. Bila manusia konsisten dengan tiga bentuk janji ini, ia akan dapat membentuk dirinya menjadi tegar beraktifitas, memiliki kreasi dan garapan kerja yang seimbang lahir maupun batin, bukan kehidupan yang beretika dan berbudaya lembek, malas, dan cenderung menyimpang (korup).

Di zaman pembangunan ini, kita dituntut untuk selalu membuktikan kesatuan antara pernyataan dan perbuatan. Dalam meningkatkan kualitas dan taraf hidup, umat tidak cukup hanya memberikan janji-janji abstrak yang tidak dipahami tanpa dapat ditepati dengan prestasi dan amal perbuatan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GfewiK
April 12, 2019 at 10:42PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GfewiK
via IFTTT
Share:

Monday, February 25, 2019

Malcom X Dihormati Masyarakat Dominika

Malcom mengencarkan ajaran Islam di Karibia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Muslim pertama di Dominika datang dari kapal-kapal budak Eropa. Sebagian besar berasal dari perdagangan budak Atlantik, dimulai pada tahun 1500-an.

Mereka berasal dari daerah Muslim Barat Afrika, seperti Senegal, Mali, Guinea, dan Pantai Gading. Perbudakan merupakan bencana bagi budaya dan tradisi Afrika. Perbudakan telah merendahkan taraf hidup,sehingga mereka dibawa ke berbagai wilayah.

Akibatnya, Islam tidak bertahan di Afrika saat itu. Populasi Muslim berikutnya yang tiba di Karibia datang sebagai pekerja dari anak benua India. Mereka meramaikan Karibia sejak awal 1900-an.

Tokoh Malcolm X yang menjadi Muslim dan gencar mendakwahkan Islam menjadi tokoh yang dimuliakan masyarakat Dominika. Malcolm memanfaatkan ajaran Islam untuk menghapus diskriminasi ras dan menyebarkan pengaruh Islam ke populasi Afrika-Karibia.

Ini menciptakan citra populer Islam sebagai agama bagi orang kulit hitam.

Selama masa ini, sejumlah orang Dominika yang belajar di Amerika Utara dan Universitas Hindia Barat di Trinidad mulai bergaul dengan The Nation of Islam.

Beberapa di antaranya menjadi anggota terkemuka dalam gerakan mereka dan kemudian memengaruhi masyarakat dan pemerintahan Dominika. Sebagian dari mereka masuk Islam dan kemudian menjadi tokoh terkemuka di komunitas Muslim Dominika. Mayoritas dari mereka kemudian bermigrasi dari Dominika pada 1970-an.

Dominika bukanlah tempat yang ramah bagi umat Islam di awal tahun 1980-an. Banyak orang menganggap Muslim sebagai orang pinggiran dan memperlakukan mereka dengan tidak manusiawi. Di bawah pemerintahan Eugenia Charles, beberapa Muslim yang bepergian dengan pesawat terbang ke Dominika tidak diizinkan masuk ke negara tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2IAjxXp
February 25, 2019 at 10:42PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2IAjxXp
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 20, 2019

ASN Milenial Diandalkan Dalam Industri 4.0

37 persen ASN Kemenperin masuk kategori usai milenial

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menyongsong era revolusi industri 4.0, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyiapkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari kalangan milenial. Di lingkup Kemenperin, terdapat 1.916 pegawai yang masuk dalam kategori milenial dari 5.138 total pegawai yang ada.

“Kalkulasinya sebanyan 37 persen pegawai Kemenperin adalah milenial,” kata Sekretaris Jenderal Kemenperin Haris Munandar dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Rabu (20/2). 

Menurutnya, pembangunan generasi milenial sangat berperan penting untuk menerapkan industri 4.0. Terlebih, Indonesia akan menikmati masa bonus demografi hingga tahun 2030 mendatang. Itu artinya, kata dia, sebanyak 130 juta jiwa yang berusia produktif dapat mengambil kesempatan baru untuk mengembangkan bisnis di era digital. 

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia di lingkup ASN dari kalangan milenial sangat tepat. Hal itu guna menyesuaikan kompetensi industri berbasis digital yang memerlukan regulasi yang akurat. 

“Pemerintah memang harus bergerak cepat untjk mempersiapkan berbagai regulasi menyambut era revolusi industri 4.0. Kalangan milenial ini kan dekat dengan teknologi digital yang cepat dalam menangkap data informasi,” kata Haris. 

Dia berharap, kalangan milenial diharapkan dapat mengembangkan diri, progresif, kreatif, serta menyukai inovasi. Sehingga nantinya, kata dia, kalangan milenial dapat menjadi penerus atau menjadi pemimpin kebijakan di Kemenperin sehingga dapat menggerakkan industri nasional. 

Haris menambahkan, pemerintah menjamin karir ASN dalam undang-undang seiring dengan diterapkannya sistem merit ASN berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar. Sistem merita tersebut, kata dia, menjamin pegawai dapat melangkah ke jenjang lebih tinggi, meningkatkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja diri masing-masing. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2GU5ZDy
February 20, 2019 at 10:42PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2GU5ZDy
via IFTTT
Share:

Monday, February 11, 2019

Muslim Eriteria Dihantui Penindasan dan Konflik

Warga Eritrea yang melarikan diri ke Sudan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Eritrea jatuh ke dalam cengkeraman kolonialisme Italia sejak 1889. Selanjutnya, keputusan PBB 1952 menetapkan Eritrea sebagai negara bagian Etiopia. Akan tetapi, masyarakat Eritrea menolak keputusan tersebut sehingga memicu sejumlah pemberontakan di penjuru negeri itu.

Semasa pemerintahan Haile Selassie (Kaisar Ethiopia yang memerintah hingga 1974), umat Islam Eritrea mengalami berbagai macam penindasan dan penyiksaan. Banyak Muslim yang tewas karena menentang rezim tirani tersebut.

Antara 1967 hingga awal dekade 1970-an, ratusan ribu warga Eritrea terpaksa mengungsi meninggalkan kampung halaman mereka lantaran sudah tidak tahan lagi dengan berbagai teror dan kekerasan yang dilakukan penguasa Ethiopia. Tidak sedikit perempuan, anak-anak, dan lansia yang meninggal dalam pengungsian mereka.

“Tidak sampai di situ saja, ada sekitar 200 ribu warga Eritrea yang mati kelaparan karena kebijakan pertanian yang salah arah dari pemerintah,” ungkap Harun Yahya dalam artikelnya, “The Struggle of Eritrean Muslims”.

Kaisar Haile Selassie digulingkan melalui sebuah kudeta pada 1974. Pemerintahan Ethiopia selanjutnya diambil alih oleh junta militer yang berhaluan marxisme. Namun, situasi tersebut tidak mengubah keadaan umat Islam Eritrea. Kaum Muslimin terus saja menghadapi penindasan, penyiksaan, dan penangkapan di bawah rezim komunis itu.

Pemimpin marxis Ethiopia, Mengistu Haile Mariam, tidak segan-segan membunuh orang-orang yang memiliki pandangan berbeda dengan dirinya. Selama 17 tahun kekuasaannya, 10 ribu masjid di Ethiopia dan Eritrea dihancurkan. Sekitar satu juta warga Muslim terpaksa mengungsi atau mencari suaka ke negara tetangga Sudan dan Somalia.

Rezim komunis Mengistu di Ethiopia berakhir menyusul runtuhnya Blok Timur pada 1991. Kelompok oposisi yang dipimpin oleh Isaias Afeworki kemudian menyerukan dibentuknya negara Eritrea merdeka. Hasil referendum yang dilakukan pada 25 April 1993 pun akhirnya memutuskan, Eritrea tidak lagi menjadi bagian dari Ethiopia.

Afeworki menjabat sebagai presiden Eritrea pertama pascakemerdekaan. Namun, di bawah pemerintahan sang presiden, umat Islam Eritrea masih saja mengalami berbagai macam penindasan. Banyak sekolah Islam yang ditutup dan tidak sedikit pula masjid yang dihancurkan selama periode Afeworki. Bahasa Arab tidak lagi menjadi bahasa resmi di Eritrea. Ratusan ribu warga Eritrea meninggalkan rumah mereka dan berlindung di Sudan.

Afeworki—yang sampai hari ini masih menjadi presiden—juga membawa Eritrea ke ambang perang dengan negara-negara tetangga, seperti Yaman dan Djibouti. Tidak hanya itu, dia juga memusuhi Sudan karena menampung pelarian politik dari negaranya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2N4ulMc
February 11, 2019 at 10:42PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2N4ulMc
via IFTTT
Share:

Saturday, February 2, 2019

PSM Makassar Perkenalkan Pelatih Baru

ada beberapa kendala kecil yang membuat manajemen baru bisa memperkenalkan pelatihnya

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manajemen PT Persaudaraan Sepak Bola Makassar (PT PSM) yang menaungi tim Juku Eja secara resmi memperkenalkan Darije Kalezic sebagai pelatih baru tim tersebut, di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu malam.

CEO PT PSM Munafri Arifuddin mengatakan ada beberapa kendala kecil yang membuat manajemen baru bisa memperkenalkan pelatih anyar PSM tersebut. "Setelah beberapa kendala kita lalui, alhamdulillah malam ini, pelatih PSM sudah ada bersama kita," katanya.

Munafri mengatakan kedatangan mantan pelatih PSV Eindhoven U-21kelahiran Swiss itu menjadi harapan bagi manajemen dan suporter untuk bisa menggapai gelar juara di kompetisi musim ini.

"Semoga pelatih baru PSM ini bisa membawa tim Juku Eja berjaya di kompetisi nanti," ujarnya.

Sebelum perkenalan pelatih, Munafri Arifuddin lebih dulu menjelaskan beberapa hal, di antaranya pertama pihaknya tidak pernah menolak atau ditolak oleh pelatih sebelumya, Robert Rene Alberts.

Menurut dia, Pelatih asal Belanda itu memang memilih mundur karena persoalan kesehatan. Selanjutnya manajemen mencari beberapa alternatif dan telah mengerucut di beberapa nama pelatih asing.

"Saya sudah bicara dan 'deal' dengan pelatih ini (Darije Kalezic). Mengapa baru diperkenalkan, karena sempat ada kemungkinan untuk kembali bersama Robert Alberts yang katanya mulai pulih. Tapi, setelah menunggu perkembangan, Robert Rene Alberts memastikan tidak bisa kembali karena memilih untuk fokus penyembuhan," ujarnya

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GgJmcc
February 02, 2019 at 10:42PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GgJmcc
via IFTTT
Share:

Prabowo Sebut Indonesia Punah, Maruf: Memangnya Dinosaurus!

Ma'ruf Amin yakin Indonesia akan lebih maju jika Jokowi dan dirinya menang pilpres.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin mengatakan, keutuhan bangsa Indonesia harus terus dijaga dan tidak boleh ada yang bilang negara ini mau bubar. Kiai Ma'ruf yakin Indonesia tidak akan punah seperti halnya dinosaurus.

Pernyataan itu Ma'ruf sampaikan sebagai jawabannya atas pesisme terhadap masa depan Indonesia yang diembuskan oleh kubu penantang dalam pilpres 2019. "Ada lagi yang bilang nanti Indonesia akan punah, memangnya purbakala. Memangnya dinosaurus? Betul atau tidak?," ujar Kiai Ma'ruf saat menghadiri acara Istigasah dan Doa Bersama untuk Bangsa di Gelanggang Remaja Jakarta Pusat, Sabtu (2/2).

Seribuan jamaah yang hadir dalam acara tersebut lalu menjawabnya secara serentak. Mereka menyatakan sepakat dengan Ma'ruf.

Ma'ruf meyakinkan bahwa Indonesia tidak akan punah. Ia justru memandang Indonesia akan lebih maju dan sejahtera jika dirinya dan Jokowi menang pada pilpres 2019.

"Indonesia akan lebih maju akan lebih sejahtera, akan lebih kuat, karena kita selain menjaga, kita akan membangun Indonesia lebih baik lagi di masa yang akan datang," ucap Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini.

Ma'ruf mengatakan, Jokowi selama ini sudah berusaha untuk membangun negara ini. Menurut dia, Jokowi tidak hanya mengumbar janji sehingga harus didukung untuk menyelesaikan cita-citanya pada periode yang akan datang.

"Beliau (Jokowi) sudah membangun jalan tol, tol Jawa. Ente kalau pulang ke Jawa naik tol enak atau tidak?" kata Ma'ruf. Jamaah pun menjawab, "Enak".

Menurut Ma'ruf, jika ada orang yang bilang bahwa Jokowi tidak melakukan pembangunan tol tersebut berarti orang itu sedang tidur. Artinya, yang berbicara seperti itu tidak mengetahui apa-apa.

"Kalau yang bilang tidak ada itu berarti itu tidur. Begitu bangun ngigau, nggak ada tuh katanya, ya karena tidur, nggak bangun-bangun," ujarnya.

Pernyataan Ma'ruf tersebut merupakan sindiran terhadap pandangan capres nomor urut 02, Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato di acara Konfernas Partai Gerindra yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (17/12) akhir tahun lalu. Saat itu, Prabowo mengatakan Indonesia bisa punah jika pihaknya kalah di Pilpres 2019.

Prabowo mengungkapkan sudah terlalu lama elite berkuasa dengan langkah dan cara yang keliru yang menyebabkan tingginya ketimpangan sosial di Indonesia.

"Kita tidak bisa kalah. Kita tidak boleh kalah. Kalau kita kalah negara ini bisa punah," kata Prabowo.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SjV9Nw
February 02, 2019 at 10:42PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SjV9Nw
via IFTTT
Share:

Saturday, January 19, 2019

Jokowi Ingin Dana Desa tak Balik Lagi ke Jakarta

Jokowi ingin dana desa benar-benar dirasakan masyarakat..

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Presiden Joko Widodo berpesan kepada kepala desa dan perangkat desa se-Kabupaten Garut, Jawa Barat, agar dana desa yang telah dikucurkan ke desa-desa jangan sampai kembali mengalir ke Jakarta.

Presiden Joko Widodo dalam acara Evaluasi Kebijakan Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 di Gelanggang Olah RagaSOR Ciateul, Garut, Sabtu (19/1), mengatakan dana desa harus digunakan secara maksimal sehingga dapat mendorong peningkatan produktivitas dan mobilitas masyarakat desa.

Jokowi meminta kepala desa dan perangkat desa menggunakan dana tersebut dengan berbelanja di desa atau daerah setempat. "Sehingga uang berputar-putar di desa termasuk tenaga kerja dari desa," katanya.

Presiden Jokowi mengaku menitipkan Rp257 triliun dana desa yang sudah dikucurkan untuk seluruh desa di Tanah Air agar dapat digunakan dengan sebaik-baiknya dan bisa berputar di desa dan menyejahterakan masyarakat.

"Artinya perputaran semakin banyak, infrastruktur desa meningkat, sehingga mobilitas meningkat dan produktivitas akan semakin banyak," kata Presiden.

Ia juga menekankan pentingnya pendampingan kepada desa-desa agar dapat mempertanggungjawabkan penggunaan dana desa dengan baik.

"Saya ingatkan bahwa dana desa ada pertanggungjawabannya. Tolong pendamping desa, kepala desa berkomunikasi dengan baik dan rencanakan dengan baik penggunan dana desa sehingga betul-betul bisa dipertanggungjawabkan," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2R3Ug76
January 19, 2019 at 10:42PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2R3Ug76
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 1, 2019

BMKG tak Pernah Terbitkan Prediksi Letusan Anak Krakatau

Rekaman audio pendek yang memprediksi letusan Gunung Anak Krakatau beredar.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDARLAMPUNG -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan tak pernah menyampaikan akan terjadi letusan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung Selatan yang menghasilkan gempa dengan 8 skala Richter (SR).

Dalam rilis BMKG, Selasa (1/1), disampaikan bahwa saat ini sudah mulai banyak beredar mengenai rekaman audio pendek sekitar 1 menit 34 detik yang isinya memberitahukan bahwa menurut BMKG akan terjadi letusan Gunung Anak Krakatau. Letusan itu menghasilkan gempa dengan skala 8 SR di wilayah Lampung dalam waktu dekat atau dalam beberapa hari atau dalam beberapa minggu ke depan.

BMKG menegskan lagi, tidak pernah memberikan pernyataan tersebut. Kepada masyarakat  diimbau jika mendapat broadcast terkait audio tersebut untuk tidak menyebarluaskannya dan langsung saja dihapus agar tidak kembali membuat resah masyarakat.

"Sampai saat ini terkait gempa bumi terlebih tsunami belum bisa diprediksi, jadi jika banyak beredar terkait prediksi gempa dan tsunami abaikan saja berita tersebut," kata BMKG.

BMKG dan Badan Geologi terus memantau perkembangan Gunung Anak Krakatau sampai saat ini. Untuk memantau perkembangan beritanya dari aplikasi InfoBMKG dan aplikasi MAGMA INDONESIA.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SwaFT9
January 01, 2019 at 10:42PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SwaFT9
via IFTTT
Share: