Showing posts with label 2018 at 06:05PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 06:05PM. Show all posts

Saturday, December 29, 2018

Bawaslu Kalbar Terima 18 Permohonan Sengketa Pemilu

Ada beberapa laporan yang tak diregistrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Ketua Badan Pegawas Pemilu (Bawaslu) Kalbar Ruhermansyah mengatakan hingga saat ini pihaknya telah menerima 18 permohonan sengketa pemilu. Dari 18 permohonan sengketa, 16 diregistrasi dan sisanya dua permohonan tidak dapat diregistrasikan.

"Permohonan datang dari Kayong Utara ada 7 permohonan, Kabupaten Sambas 1 permohonan, Sanggau 2 permohonan, Sekadau 1 permohonan, Singkawang 1 permohonan dan Kalbar 1 permohonan," ujar Ruhermansyah saat menggelar publikasi kinerja Bawaslu dan silaturahim bersama media massa Kalbar di Pontianak, Sabtu (29/12).

"Permohonan yang terdiri 15 kasus datang dari partai politik dan 1 permohonan dari calon anggota DPD. Dari permohonan yang ada sudah ada 6 kasus diselesaikan dengan mediasi," tambah Ruhermansyah.

Sementara, kata dia, jika dilihat dari aduan terutama di Posko Bawaslu selama ini di Kalbar sebanyak 302 aduan. Kemudian selama masa kampanye, pihaknya menemukan peserta Pemilu melaksanakan kampanye tanpa Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) sebanyak 27 kali.

"Sedangkan untuk ditemukan juga ada 1.369 alat peraga kampanye yang berada di tempat terlarang dan 10 jenis branding mobil," kata Ruhermansyah.

Pada kesempatan itu, ia juga memaparkan hasil kegiatan penyempurnaan terhadap Daftar Pemilih Tetap (DPT) dengan analisis kegandaan dan pemilih tidak memenuhi syarat. "Ditemukan ada 32.799 data anomali dan 25.430 data ganda. Beberapa hal sudah menjadi rekomendasi kita," katanya.

Ruhermansyah mengatakan, pihaknya terus melakukan pencegahan dan pengawasan kepada peserta pemilu agar tidak melanggar ketentuan yang ada. Sehingga pemilu yang digelar benar-benar demokratis dan berkualitas.

"Untuk itu semua tentu kita berupaya dalam pencegahan dan pengawasan dengan mengedepankan juga pangawasan partisipatif. Semua elemen memiliki peran andil yang penting," kata dia.

Pihaknya juga sudah menyiapkan dan mempertegas kembali gugus tugas hingga setiap desa, di mana setiap desa mendapat sosialisasi tentang Pemilu dan pengawasannya kepada masyarakat.

"Bahkan kita nanti ada patroli pengawasan di lapangan terutama di masa tenang. Kita juga memetakan daerah rawan, TPS rawan dan lainnya. Sehingga semua berjalan sebagaimana harapan bersama," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2GMxJMd
December 29, 2018 at 06:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2GMxJMd
via IFTTT
Share:

Friday, December 21, 2018

Solidaritas untuk Muslim Uighur Menular ke Yogyakarta

ACT akan mengirimkan Tim Kemanusiaan untuk masuk ke Uighur.

REPUBLIKA.CO.ID,  YOGYAKARTA -- Pemandangan berbeda terlihat di Titik Nol Kilometer. Tepat usai shalat Jumat, salah satu titik ikonik di Yogyakarta itu dipenuhi banyak elemen umat Islam yang menyerukan pembelaan terhadap Muslim Uighur.

Sebagian besar masyarakat yang berkumpul memang melaksanakan shalat Jumat di Masjid Gedhe Kauman. Mereka melakukan long march menyusuri Alun Alun Utara menuju Titik Nol Kilometer.

Walau pada rencana awal aksi solidaritas dilangsungkan pada pukul 13.00, aksi ternyata baru bisa dilaksanakan sekitar 14.00. Pasalnya, gelombang masyarakat terus berdatangan dari banyak arah.

Meskipun harus bergeser sedikit ke jalan raya yang ada di persimpangan Alun Alun Utara, aksi terus berlanjut. Masyarakat yang mengikuti aksi bahkan tampak terlihat dari elemen yang sangat beragam.

Hal itu terlihat dari atribut-atribut seperti bendera, banner dan jaket yang mereka kenakan. Tapi, baik berwarna hitam atau putih, semua atribut yang mereka kenakan menampilkan kalimat tauhid.

Hampir semua elemen ormas maupun komunitas Islam yang ada di DIY turut serta dalam aksi ini. Meski padat orang, wisatawan asing baik dari Alun Alun menuju Malioboro maupun sebaliknya tampak tetap nyaman melintas.

Kepala Cabang ACT DIY, Agus Budi Hariyadi mengatakan, aksi ini memang serentak dilakukan di Indonesia. DI Yogyakarta, walau membawa pesan beragam, solidaritas mengusung tema utama Aksi Bela Uighur.

Ia menekankan, mereka yang datang menyuarakan kepedulian untuk saudara-saudara yang ada di Uighur. Sebab, khususnya yang berada di daerah Xinjiang, mereka mengalami kedzaliman yang luar biasa dari pemerintah Cina.

"Untuk menekan pemerintah Cina membuka blokade yang sangat ketat bagi saudara-saudara kita yang ada di Uighur, ini telah dilakukan saudara-saudara kita yang ada di Jepang, AS dan sebagainya," kata Budi kepada Republika.co.id, Jumat (21/12).

Budi merasa, itu semua menjadi energi positif, terlebih saudara-saudara yang nonMuslim di Indonesia maupun dunia telah memberikan dukungannya. Utamanya, untuk mewujudkan pembebasan di Uighur.

ACT sendiri akan mengirimkan Tim Kemanusiaan untuk masuk ke Uighur, dengan konsentrasinya ke Xinjiang. Walau masih melihat situasi mengingat ketatnya penjagaan, Budi menegaskan ACT akan mencari cara masuk ke sana.

Selain itu, mereka akan fokus ke negara-negara yang menampung para pengungsi di Ugihur. Mulai dari Turki, Kirgistan, Kazakstan dan Uzbekistan yang memang jadi penampung pengungsi Uighur terbanyak selama ini.

"Kita akan masuk ke sana memberikan bantuan untuk para pengungsi, sekaligus menggali informasi terkait keadaan di Xinjiang," ujar Budi.

Untuk itu, sejak kemarin, sejumlah elemen komunitas Islam di DIY memang telah melakukan penggalangan donasi. Harapannya, aksi di DIY, Indonesia dan dunia ini mampu memberikan dukungan kepada Muslim Uighur dan menekan pemerintah Cina.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CqAFKa
December 21, 2018 at 06:05PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CqAFKa
via IFTTT
Share:

Saturday, December 8, 2018

Kesan Tokoh al-Azhar Mesir Ihwal Toleransi di Indonesia

Islam adalah risalah yang senantiasa mengajarkan toleransi antaragama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Isu toleransi keagamaan di Indonesia terus menjadi perbincangan berbagai diskusi di tengah masyarakat. Menjelang tahun politik 2019, ihwal toleransi pun kerap kali bersinggungan dengan perbedaan pendapat dalam pilihan politik. 

Bagaimanakah kesan ulama mancanegara terkait dengan toleransi di Indonesia. Syeikh 'Ashim Ahmad Ghazi Mus'al, cendekiawan Muslim dari Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir mengatakan, ia sudah tinggal di Indonesia sekitar tiga tahun. 

Selama tinggal di Indonesia, dirinya mengaku bahwa Indonesia adalah sebuah bangsa yang baik. Budaya masyarakat Indonesia pun mengajarkan toleransi antarsesama. 

Dia berharap, Indonesia ke depan terus menjadi bangsa yang aman dari segala ancaman konflik di tengah masyarakat. "Saya merasakan bahwa ada toleransi di sini," tutur dia saat ditemui Republika.co.id, usai Pembukaan Rakernas II Mathla'ul Anwar di Jakarta, Sabtu (8/12). 

Lebih lanjut, dia mengatakan, umat Islam sudah seyogianya mampu menjaga toleransi antarumat beragama. Sebagai rahmat bagi semesta alam, Allah SMT telah menurunkan Rasulullah SAW untuk mengajarkan umat Islam agar hidup berdampingan dengan rukun. 

"Islam adalah risalah yang senantiasa mengajarkan toleransi antaragama-agama yang lain dan selalu mengajarkan kedamaian, itulah inti dari ajaran Rasulullah SAW," ujar Syeikh A'shim

Dia menjelaskan, pelajaran penting tentang toleransi ditunjukkan oleh Rasul ketika awal mula hijrah ke Madinah hingga terbentuknya sebuah negara. 

Saat membangun Madinah, kata Syeikh 'Ashim, Rasul mengajarkan kepada kamu muhajirin dan anshor agar tetap hidup berdampingan bagi mereka yang berkeyakinan lain. 

Mereka yang tak mengikuti ajaran Islam tidak boleh mendapatkan kekerasan dan intimidasi dari umat Islam. "Pada saat itu, Rasul benar-benar mengajarkan bagaimana sesungguhnya agar suatu kelompok bisa hidup berdampingan dengan kelompok yang lain," tutur dia. 

Dalam Alquran disebutkan, Allah mengutus Nabi Muhammad SAW untuk menjadi rahmat bagi semesta alam. Dari kalimat itu bisa dipahami bahwa Rasulullah SAW sebagai simbol agama Islam dijadikan oleh Allah sebagai rahmat bagi seluruh manusia. Tanpa memandang latar belakang agama. 

"Pada dasarnya, Islam adalah kerja sama, toleransi, dan mengajarkan kedamaian antarsesama," kata dia. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2QjwwA5
December 08, 2018 at 06:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2QjwwA5
via IFTTT
Share:

Friday, December 7, 2018

Duh, Pria Ini Habiskan Rp 261 Juta Demi Nikahi Hologram

Pencipta Miku, Gatebox telah mengeluarkan 3.700 sertifikat pernikahan

REPUBLIKA.CO.ID, TOKYO -- Cinta mungkin memang membutakan segalanya. Pria asal Jepang Akihiko Kondo misalnya, rela menghabiskan sekitar 18 ribu dolar Amerika atau sekitar Rp 261 juta untuk menikahi 'penyanyi' hologram terkenal Hatsune Miku.

Miku merupakan karakter virtual ciptaan CEO Crypton Future Media yang pandai menyanyi. Suara merdu Miku berasal dari suara synthesizer. Saking populernya, Inside Edition mengungkapkan bahwa Miku berhasil menjual habis seluruh tiket konsernya di berbagai belahan dunia.

Selain pandai menyanyi, Miku juga memiliki penampilan yang menggemaskan khas karakter anime Jepang, dengan rambut biru yang panjang. Selayaknya karakter virtual, Miku sebenarnya tidak nyata dan tidak memiliki bentuk fisik, kecuali dalam bentuk boneka.

Kecintaan yang besar terhadap Miku membuat Kondo berani mengambil langkah besar untuk menikahi karakter virtual tersebut. Kondo bahkan menghabiskan sekitar Rp 261 juta untuk menggelar resepsi pernikahan.

Kondo menikahi hologram Miku yang terdapat di dalam komputer miliknya. Komputer seharga 2.800 dolar AS ini ia simpan di rumahnya yang terletak di Tokyo. Meski ia menyukai konsep Hatsune Miku secara keseluruhan, Kondo mengatakan ia hanya menikahi hologram Miku yang terdapat di komputernya.

"Saya tidak pernah menyelingkuhinya. Saya selalu mencintai Miku-San. Saya selalu memikirkannya setiap hari," jelas Kondo seperti dilansir Huffington Post.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2UqYZSX
December 07, 2018 at 06:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2UqYZSX
via IFTTT
Share:

Habib Bahar bin Smith tak Dijerat UU ITE

Habib Bahar dijerat UU tentang diskriminasi ras dan etnis.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polisi menegaskan, Habib Bahar bin Smith sejauh ini hanya dijerat UU nomor 40 tahun 2008 tentang Diskriminasi Ras dan Etnis. Bahar tak dikenai UU ITE dalam ucapannya itu.

Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Polisi Syahar Diantono, ucapan Habib Bahar yang dipermasalahkan adalah saat acara penutupan Maulid Arba’in pada 8 Januari 2017 di Gedung Ba’alawi, Jalan Ali Ghatmir Lorong Sei Bayas, Kelurahan Ilir, Ilir Timur Palembang yang dihadiri kurang lebih 1.000 orang. Mengenai detil ucapan yang mana, menurut Syahar, hal tersebut adalah materi penyidikan.

"Nah itu materi penyidiklah karena sudah ada ahli diperiksa saksi ahli bahasa," ujar Syahar di Markas Besar Polri, Jakarta, Jumat (7/12).

Syahar mengatakan, dalam laporan yang ditujukan pada Habib Bahar, memang terdapat pasal UU ITE. Namun, dalam perkembangan penyelidikan, Bahar hanya dijerat UI nomor 40 pasal 16 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis fokus ke sana.

"UU mengatur seperti itu, tapi tidak dengan Bahar bin Smith kan dia tidak menyebarkan dan mengunggah. Makanya fokus ke UU nomor 40," kata Syahar.

Langkah selanjutnya, Syahar menyatakan akan segera melimpahkan kasus ini ke Jaksa Penuntut Umum bila berkas telah dilengkapi. Bahar dilaporkan lantaran mengatakan bahwa Jokowi banci.

"Kalo kamu ketemu Jokowi, kamu buka celananya itu, jangan-jangan haid Jokowi itu, kayaknya banci itu," demikian ucapan Bahar yang dimasalahkan salah satu pelapor, Muannas Alaidid.

Setidaknya terdapat dua laporan yang ditujukan pada Bahar Smith. Laporan tersebut ada di Bareskrim Polri dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Hasil pemeriksaan bukti dan saksi, Habib Bahar diduga melontarkan ujaran kebencian pada Jokowi saat acara penutupan Maulid Arba’in. Habib Bahar menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri pada Kamis (6/12) dan ditetapkan tersangka. Habib Bahar diduga melanggar UU No 40 Th. 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dengan ancaman pidana lebih dari lima tahun penjara.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2B8Fq9t
December 07, 2018 at 06:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2B8Fq9t
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 5, 2018

Dzikir Nasional Bisa Menaikkan Iman Kaum Muslimin

Wakil Sekertaris Jendral MUI - KH. Tengku Zulkarnain dalam pertemuan bersama panitia dzikir akbar di kawasan Matraman, Jumat (24/11).

Foto: Republika/Iman Firmansyah
EMBED
Dzikir Nasional 2018 yang mengangkat tema Menebar Kebaikan dan Menguatkan Kepedulian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Republika kembali mengadakan Dzikir Nasional pada malam pergantian tahun masehi. Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) MUI, Ustaz Tengku Zulkarnain mengatakan, Dzikir Nasional mampu menaikan iman kaum muslimin.

Dzikir Nasional 2018 yang mengangkat tema Menebar Kebaikan dan Menguatkan Kepedulian dinilai Tengku sangat baik. Kebaikan dan kepedulian adalah sesuatu yang harus dimiliki umat Islam.

Dzikir Nasional akan kembali diadakan pada malam pergantian tahun di Masjid At-Tin, Jakarta Timur.

Berikut video lengkapnya.

  • Videografer & Video Editor:
  • Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2PkTBgm
December 05, 2018 at 06:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2PkTBgm
via IFTTT
Share:

Monday, December 3, 2018

Prabowo Sampaikan Ucapan Duka atas Meninggalnya Nico Idris

Prabowo kirim karangan bunga untuk almarhum Nico Idris.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Reuni 212 yang diselenggarakan di kawasan Monas pada Ahad (2/12) kemarin meninggalkan duka bagi keluarga Nico Idris yang wafat usai menghadiri acara tersebut. Nico Idris pergi meninggalkan satu istri dan dua orang anak.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengucapkan bela sungkawa atas kepergian almarhum Nico usai Reuni 212.

"Innalillahi wainnailaihi roojiuun. Turut berduka cita atas meninggalnya peserta reuni 212, Bapak Idris warga jalan Tanah Rendah, Kp. Melayu, Jatinegara. Semoga mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga diberi keikhlasan dan ketabahan. Aamiin," kata Prabowo dalam akun Twitter pribadinya, Senin (3/12).

Selain itu, Prabowo juga mengirimkan karangan bunga untuk almarhum Nico. Pantauan Republika.co.id, saat ini karangan bunga tersebut berada di depan Masjid Jami Ittihadul Ikhwan tempat dimana jasad almarhum Nico Idris dishalatkan.

"Turut berduka cita atas meninggalnya bapak Idris," tertulis dalam karangan bunga tersebut.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rgFoYn
December 03, 2018 at 06:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rgFoYn
via IFTTT
Share:

Thursday, November 29, 2018

Keith Richards Bocorkan Persiapan Album baru Rolling Stones

Saat ini, dia dan Mick Jagger sedang dalam tahap awal proses pembuatan lagu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gitaris band Rolling Stones, Keith Richards, mengungkapkan bocoran mengenai album baru yang kemungkinan akan rilis tahun depan setelah tur. Saat ini, dia dan Mick Jagger sedang dalam tahap awal proses pembuatan lagu.

"Mick dan saya berkumpul selama beberapa hari sebulan yang lalu di studio, hanya bermain-main," ujarnya dalam sebuah wawancara dengan Rolling Stone, dilansir di Billboard, Kamis (29/11).

Band yang telah berkiprah selama 50 tahun lebih di industri musik ini akan melakukan tur konser bertajuk "The Rolling Stones No Filter Stadium Tour" di Amerika Serikat pada 2019. Ini adalah tur konser di Amerika Serikat pertama mereka sejak "Zip Code Tour" pada 2015. Rolling Stones pertama kali melakukan tur di Amerika Serikat pada 1964.

"Amerika adalah tempat yang sangat berbeda di pertengahan 60-an. Sejujurnya, saya tidak percaya saya sudah ada di sini selama ini. Saya telah menyaksikan negara ini tumbuh besar," katanya.

Richards mengakui dia tidak pernah benar-benar tahu tur tersebut akan menjadi yang terakhir bagi kariernya. Ia mengaku belum memikirkan tentang tur perpisahan.

"Beri saya 50 ribu orang dan saya akan merasa seperti di rumah sendiri. Seluruh band juga merasakannya. Seperti yang sering saya dan Ronnie katakan sebelum kita tampil, 'Ayo naik ke panggung dan dapatkan kedamaian dan ketenangan'," kata Richards.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2rdk0n0
November 29, 2018 at 06:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2rdk0n0
via IFTTT
Share:

Taufik: Memenangkan Prabowo Lebih Penting Daripada Wagub DKI

Taufik heran dengan PKS berupaya menolak badan seleksi cawagub DKI.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Mohammad Taufik menyebut lebih memilih fokus penuh pada Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 untuk memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Ia mengatakan hal itu lebih penting ketimbang urusan pergantian kursi calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta.

"Saya kira agenda memenangkan Prabowo-Sandi di pilpres dan memenangkan Gerindra di ajang pemilu jauh lebih penting ketimbang pusing ngurusin kursi wagub," ujar Taufik saat dihubungi di Jakarta, Kamis (29/11).

Taufik mengklaim Gerindra sebenarnya sudah berusaha agar proses pemilihan Wagub DKI berlangsung cepat. Usaha itu di antaranya mengusulkan, yang akhirnya disepakati, membentuk Badan Seleksi Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Taufik pun heran, jika saat ini ada upaya Partai Keadilan Sejahtera menolak pembentukan Badan Seleksi yang dibentuk untuk melakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon wakil gubernur. "Di situ nama cawagub yang akan disodorkan ke meja DPRD Jakarta harus lolos fit and proper test terlebih dahulu. Namun sekarang PKS malah mau menolak kesepakatan itu. Ini kan aneh," tutur Taufik.

Atas dasar itulah, wakil ketua DPRD Jakarta ini menyatakan Gerindra sudah tak mau meributkan soal pemilihan wagub. Terlebih, menurutnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih terlihat nyaman meski bekerja tanpa ada wagub hampir tiga bulan ini dan tidak terburu-buru akan hal itu.

"Di Pemprov DKI itu kan ada namanya deputi gubernur. Kalau tidak salah ada empat deputi gubenur. Ditambah TGUPP, tim ini tim itu, semuanya sudah tersistem, Anies juga biasa saja, dia mengoptimalkan empat orang deputi ini untuk membantu tugas-tugasnya," tuturnya.

Selain itu, dia menjelaskan untuk pemilihan wagub ini tak ada aturan yang mengharuskan berlangsung cepat atau tidak memiliki batas waktu. Dia juga memiliki penilaian bahwa eksekutif dan legislatif sebenarnya memang belum terburu-buru untuk menetapkan wagub baru pengganti Sandiaga Uno.

"Anies juga biasa saja, tidak ada yang terburu-buru, ramai di media saja," ucapnya.

Sandiaga Uno mengundurkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta dan maju dalam bursa pemilihan presiden bersama Prabowo Subianto. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FKlwXx
November 29, 2018 at 06:05PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FKlwXx
via IFTTT
Share: