Showing posts with label 2019 at 02:23PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 02:23PM. Show all posts

Wednesday, May 29, 2019

Tes Masuk Polri, Kapolda NTT: Tak Ada Istilah Titip Nama

Kapolda NTT diminta untuk meluluskan sejumlah nama peserta tes masuk Polri.

REPUBLIKA.CO.ID, KUPANG -- Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Raja Erizman mengatakan bahwa dirinya banyak mendapatkan pesan singkat dari berbagai kalangan masyarakat yang meminta agar anak mereka diluluskan dalam penerimaan Polri tahun anggaran 2019. Ia mengungkapkan, nomor ponselnya memang bisa diakses oleh semua masyarakat di NTT.

"Saya terbuka menerima siapa saja, tetapi hal itu dimanfaatkan oleh berbagai kalangan masyarakat yang meminta agar saya meluluskan anak dan keponakannya yang ikut dalam tes masuk anggota Polri," katanya kepada wartawan di Kupang, Rabu.

Orang nomor satu di Polda NTT itu menjelaskan, ia sudah pernah menyampaikan bahwa ia tak punya kewenangan dalam meluluskan siswa yang mengikuti tes masuk Polri. Meski begitu, permintaan untuk meluluskan siswa yang ikut tes masuk Polri terus berdatangan, termasuk dari orang-orang yang tak dikenalnya.

"Tak ada istilah titip-titip, walaupun saya adalah Kapolda NTT, tetapi saya tidak punya kewenangan dalam meluluskan para siswa," ujar dia.

Komandan berbintang dua itu mengatakan bahwa kelulusan para siswa adalah mutlak dari siswa itu sendiri. Jika mempunyai fisik yang bagus serta sehat jasmani dan rohani sudah pasti akan lulus tanpa bantuan siapapun.

"Kalau pesertanya sehat dan mampu sudah pasti lulus kok. Percaya pada kemampuan diri sendiri. Bukan zamannya untuk titip-titip nama ke pejabat," ungkapnya.

Tak hanya itu, menurutnya, ada beberapa orang tua yang terus memaksa agar panitia meluluskan anaknya walaupun tak lulus kesehatan tahap II. Dia pun berharap agar kejadian seperti itu tidak terjadi lagi di kali berikutnya, karena memang hal tersebut tidaklah mungkin.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JJ7ve3
May 29, 2019 at 02:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JJ7ve3
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 28, 2019

Polri Tangkap 10 Tersangka Kasus Hoaks Sepekan Terakhir

Sepuluh kasus dengan sepuluh tersangka ditangkap Bareskrim bersama beberapa polda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selama kurang lebih sepekan, 21-28 Mei 2019, kepolisian menangkap setidaknya 10 orang tersangka kasus hoaks. Dalam periode tersebut, penyebaran informasi hoaks, ujaran kebencian, dan berbau provokasi di media sosial memang meningkat.

"Dari tanggal 21 sampai tanggal 28 Mei sudah ada 10 kasus hoaks yang saat ini ditangani oleh Direktorat Siber Bareskrim bersama beberapa Polda," ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Kemenko Polhukam, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (28/5).

Dedi merinci sepuluh tersangka tersebut. Pertama, tersangka atas nama SDA. Dia ditangkap pada 23 Mei 2019 karena menyebarkan konten berisi tuduhan adanya polisi negara tertentu yang masuk ke Indonesia untuk ikut mengamankan demo pada 22 Mei 2019.

"Kontennya ditambahkan bahwa (polisi itu) ikut melakukan penembakan terhadap masyarakat Indonesia. Saat ini yang bersangkutan sudah ditahan dan porses penyidikan lebih lanjut," kata Dedi.

Tersangka kedua berinisial HSR. Dia ditangkap pada 26 Mei 2019 akibat konten yang ia sebarkan, yakni adanya persekusi yang dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap seorang habib.

Tersangka ketiga ditangkap pada 28 Mei 2019, yakni MRA. Dia diduga menyebarkan konten negatif tentang pemilu curang. Ia juga menyebarkan video tindakan persekusi yang menunjukan penganiyaan dilakukan oleh aparat di depan Masjid Al-Huda, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kemudian, tersangka keempat atas nama HU. Dia ditangkap pada 26 Mei 2019 karena diduga menyebarkan konten bersifat provokasi. Ia menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencencian, atau permusuhan individu atau kelompok bedasarkan SARA.

Tersangka kelima atas nama RR. Dia ditangkap pada 27 Mei 2019 karena mengunggah konten pengacaman melalui akun facebooknya. Dalam unggahannya itu, ia akan membunuh tokoh tertentu, yakni tokoh nasional.

"Tersangka keenam atas nama M. Dia ditangkap oleh Polda Jawa Tengah karena menyebarkan informasi yang ditunjukan menimbulkan kebencian dan permusuhan berkaitan dengan SARA," tutur dia.

Tersangka ketujuh berinisial MS. Dia ditangkap oleh Polda Sulawesi Selatan pada 27 Mei 2019. Polisi menangkap MS karena telah menyebar foto tokoh nasional yang digantung,dengan memberikan keterangan foto, "mudahan-mudahan manusia biadab ini mati."

Tersangka berikutnya berinisial DS. Ia ditangkap oleh Polda Jawa Barat pada 27 Mei 2019 karena menyebarkan berita bohong terkait dengan meninggalnya remaja berusia 14 tahun yang dianiaya.

Berikutnya, tersangka atas nama MA yang ditangkap oleh Polda Papua Barat pada 27 Mei 2019. MA menyebarkan konten negatif berupa video, foto, dan keterangan berupa narasi yang berbunyi pembunuhan di tujukan kepada tokoh nasional.

"Tersangka kesepuluh atas nama H. Ia menyebar ancaman yang ditujukan kepada tokoh nasional, beserta narasi-narasi yang dibangun adalah ujaran kebencian," terangnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W87uaj
May 28, 2019 at 02:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W87uaj
via IFTTT
Share:

Monday, May 27, 2019

Mendag: Impor Bawang Putih Cukup Dilakukan Importir Swasta

Kementan sudah mengeluarkan 29 rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, impor bawang putih cukup dilakukan oleh perusahaan importir yang sudah melakukan kewajiban tanam sebesar 5 persen. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang diperintahkan dalam peraturan menteri pertanian.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 38 Tahun 2017 juncto 24 Tahun 2018 disebutkan, importir bawang putih dikenakan kewajiban tanam sebesar 5 persen dari volume impor yang didapat dari rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) yang dikeluarkan Kementerian Pertanian (Kementan).

“Harga bawang putih sudah stabil, dan kita cukup importir saja yang melaksanakan impor,” kata Enggar saat memberikan sambutan dalam kegiatan Bazar Ramadhan, di halaman Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Senin (27/5).

Ketika ditanyai Republika mengenai kelanjutan penugasan impor bawang putih oleh Perum Bulog, Enggar hanya mengatakan pihaknya mensyukuri keadaan stabilitas harga yang sudah terjamin dan lebih baik dari waktu sebelumnya.

Ditemui terpisah pada akhir pekan lalu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman enggan berkomentar terkait RIPH dan kelanjutan penugasan Bulog. “Ini lagi tanya RIPH, yang penting pertumbuhan pertanian meningkat dan harga-harga sudah terkendali, termasuk bawang putih,” kata Amran.

Direktur Jenderal Tanaman Hortikultura Kementan Suwandi mengatakan, saat ini pihaknya sudah mengeluarkan 29 RIPH setara kuota impor sebesar 300 ribu ton kepada importir yang sudah melaksanakan kewajiban tanam bawang putih sebesar 5 persen. Adapun pengajuan RIPH dari importir yang masih berproses di Kementan saat ini, menurut dia, jumlahnya masih cukup banyak dan akan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Terkait dengan penugasan importasi oleh Bulog sebagaimana tertuang dalam rapat koordinasi terbatas (rakortas) bersama Kementerian Bidang Perekonomian pada pertengahan Maret lalu, Suwandi mengaku belum mendapat tindaklanjut apapun berupa RIPH dari Bulog. “Kan Bulog belum keluarkan RIPH-nya, kita belum tahu juga bagaimana itu kelanjutan penugasan Bulog,” kata Suwandi.

Sebagaimana diketahui, hasil rakortas menyebut, Bulog diberi penugasan melakukan importasi bawang putih sebesar 100 ribu ton guna menjaga stabilitas harga dan pasokan pada Ramadhan dan Lebaran. Namun demikian, hingga kini realisasi penugasan tersebut tak kunjung terealisasi. Pemerintah melalui Kemendag dan Kementan dalam beberapa kesempatan mengklaim, sejak masuknya bawang putih impor oleh importir harga bawang putih berangsur turun.

Berdasarkan catatan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga bawang putih ukuran sedang pada 27 Mei 2019 berada di kisaran Rp 41.250-Rp 59.200 per kilogram (kg) atau turun sekitar 52-65 persen dibandingkan harga rata-rata bawang putih nasional di awal Mei 2019.

Kepala Bidang Informasi dan Humas Bulog Teguh Firmansyah menegaskan, penugasan impor bawang putih oleh Bulog tidak menggunakan skema pengajuan RIPH sebab Bulog tidak menjalankan kewajiban tanam sebesar 5 persen layaknya importir swasta. Kendati demikian dia mengatakan, pihaknya masih akan menunggu keputusan penugasan impor dikeluarkan oleh pemerintah secara resmi.

“Kami mengacu sesuai rakortas saja, bahwa kami (Bulog) diberi penugasan,” kata Teguh.

Teguh memastikan, hingga saat ini Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian belum membatalkan hasil keputusan rakortas yang ada. Teguh juga menyebut, meski bawang putih impor sudah masuk dan mempengaruhi penurunan harga, penurunan harga bawang putih belum terjadi secara merata khususnya di wilayah-wilayah pelosok jika mengacu pernyataan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30Nq7Pq
May 27, 2019 at 02:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30Nq7Pq
via IFTTT
Share:

Peringkat Tiga Piala Sudirman, Hasil Maksimal bagi Indonesia

Ini peringatan bagi PBSI yang kembali gagal di ajang beregu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia harus puas menempati peringkat tiga di turnamen bulu tangkis beregu campuran Piala Sudirman 2019. Indonesia hanya mendapat medali perunggu bersama Thailand setelah ditaklukkan Jepang di partai semifinal dengan skor 1-3.

Piala yang namanya diambil dari nama tokoh bulu tangkis Indonesia ini, kembali ke pangkuan Cina, setelah menang telak 3-0 dari Jepang di partai final. Mengenai hasil ini mantan pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Luluk Hadiyanto kepada Republika.co.id, Senin (27/5) menyatakan kalau hasil ini sudah maksimal.

“Saya rasa itu adalah hasil maksimal yang dicapai oleh tim Sudirman Indonesia. Secara peringkat dan kualitas memang pemain-pemain Jepang unggul dari pemain Indonesia.  Hanya di sektor ganda putra, Indonesia unggul dan dalam pertandingan kemarin keunggulan itu dapat dimanfaatkan dengan baik,” ujar Luluk yang pernah menjadi bagian tim iIala Sudirman Indonesia pada tahun 2003, 2005. dan 2007 ini.

Mantan pemain nomor satu dunia kala berpasangan dengan Alvent Yulianto ini menilai, bermain di nomor beregu memiliki beban yang lebih berat. Sehingga bisa saja jika di turnamen perorangan membuat kejutan, namun di ajang beregu lebih sulit. “Kalau kejuaraan single event kita membawa nama sendiri dan beban kita sendiri yang menanggung, kalau kejuaraan beregu tentu beban menjadi lebih besar karena kita diharapkan menyumbang poin untuk tim, sehingga kalah dan menang ketika kita diturunkan akan sangat berpengaruh,” ungkapnya.

Sementara itu pemerhati bulu tangkis, Broto Happy Wondomisnowo, menyoroti kegagalan kali ini membuat piala kebanggaan Indonesia jadi lebih lama lagi kembali ke pangkuan ibu pertiwi. “Target PBSI untuk merebut Puala Sudirman kembali gagal. Rasanya akan makin lama piala itu melalangbuana di mancanegara.”

Broto menambahkan, ini peringatan bagi PBSI yang kembali gagal di ajang beregu. “PBSI jangan hanya puas sebagai penyelenggara turnamen (seperti Indonesia Terbuka) terbaik saja. Yang selalu dikenang itu prestasi besar pemain yang diukir di pentas internasional.”

Kegagalan ini, lanjut Broto, juga menunjukkkan kualitas individu pemain Indonesia masih kalah kelas dibanding negara lain. PBSI harus kerja keras meningkatkan performa pemainnya

“Kalah melawan Jepang, sudah bisa diduga sejak awal. Amunisi kita cuma kuat di ganda putra. Sementara di empat nomor yang lain kita kalah kualitasnya. Untuk bisa menang atas Jepang dan merebut Piala Sudirman, kita harus memiliki amunisi yang kuat paling tidak di tiga nomor,” jelas Broto. “Kegagalan ini bisa saja memengaruhi kepercayaan diri pemain untuk menghadapi kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 yang sudah dimulai sejak akhir April 2019. Tetapi saya berharap pemain dapat bangkit untuk bisa mengukir prestasi internasional lainnya.”

Indonesia terakhir kali merebut gelar juara piala Sudirman adalah saat pertama kali ajang ini digelar, yakni pada tahun 1989. Ketika itu ajang ini digelar di Jakarta, meski sempat tertinggal 0-2 dari Korea, Indonesia bisa bangkit.

Diawali dari kemenangan Susy Susanti yang mengalahkan Lee Hyung Suk. Kemudian tunggal putra Eddy Kurniawan dan ganda campuran Eddy Hartono/Verawati Fajrin menyumbang angka dan membuat Indonesia menang 3-2 dan berhak meraih Piala Sudirman.

Namun setelah itu Indonesia selalu gagal merebut kembali trofi yang terukir Candi Borobudur pada puncak tersebut.

Berikut catatan Indonesia selama mengikuti ajang Piala Sudirman:

- Tahun 1989: Juara, menang 3-2 atas Korea Selatan

- Tahun 1991: Runner-up, kalah 2-3 dari Korea Selatan

- Tahun 1993: Runner-up, kalah 2-3 dari Korea Selatan

- Tahun 1995: Runner-up, kalah 1-3 dari Cina

- Tahun 1997: Semifinal, kalah 2-3 dari Cina

- Tahun 1999: Semifinal, kalah 2-3 dari Denmark

- Tahun 2001: Runner-up, kalah 1-3 dari Cina

- Tahun 2003: Semifinal, kalah 1-3 dari Cina

- Tahun 2005: Runner-up, kalah 0-3 dari Cina

- Tahun 2007: Runner-up, kalah 0-3 dari Cina

- Tahun 2009: Semifinal, kalah 1-3 dari Korea Selatan

- Tahun 2011: Semifinal, kalah 1-3 dari Denmark

- Tahun 2013: Perempat final, kalah 2-3 dari Cina

- Tahun 2015: Semifinal, kalah 1-3 dari Cina.

- Tahun 2017: Tersingkir di babak penyisihan grup

- Tahun 2019: Semifinal. kalah 1-3 dari Jepang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2X8gNTZ
May 27, 2019 at 02:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2X8gNTZ
via IFTTT
Share:

Friday, May 17, 2019

Kinerja Ekspor Lesu, Ini Strategi Kemendag

Pemerintah menggenjot ekspor komoditas dan sektor unggulan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada April 2019, kinerja ekspor membukukan 12,6 miliar dolar AS atau mengalami penurunan 13,1 persen dalam skala tahunan. Neraca perdagangan pada April 2019 pun mengalami defisit sebesar 2,5 miliar dolar AS. Menghadapi ini, dalam jangka pendek pemerintah akan melakukan perbaikan prosedur untuk mengurangi biaya ekspor.

Diketahui dari data BPS, sektor nonmigas pada periode April 2019 nilai ekspor membukukan 11,86 miliar dolar AS atau mengalami penurunan 10,98 persen dibandingkan ekspor nonmigas pada April 2018. Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia pada periode Januari-April 2019 mencapai 53,20 miliar dolar AS atau menurun 9,39 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya.

“Jadi nanti kami akan pilih mana-mana saja yang komoditas sektor unggulan,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag) saat dihubungi Republika.co.id, Jumat (17/5).

Adapun komoditas produk dan sektor unggulan ekspor yang akan digenjot, kata dia, merupakan sektor yang diklasifikasikan ke dalam dua kelompok, yakni sektor prioritas IR 4.0 yang terdiri dari industri makanan dan minuman (mamin), tekstil dan produk tekstil, elektronik, otomotif dan kimia. Sedangkan sektor yang bukan IR 4.0 terdiri atas industri perikanan, permesinan umum, serta produk lainnya seperti kayu, karet, dan furnitur.

Selain itu, pihaknya juga tengah menggenjot diplomasi ekonomi dan meingkatkan pembukaan akses pasar. Dia menjabarkan, adapun beberapa kebijakan yang telah dijalankan pemerintah guna memacu ekspor antara lain perbaikan iklim usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS), fasilitas insentif perpajakan, dan pengembangan program vokasi.

Dia menilai, melemahnya kinerja ekspor Indonesia pada kuartal 1 2019 dipengaruhi penurunan harga dunia untuk produk-produk ekspor asal Indonesia. Adapun penurunan harga, kata dia, merupakan salah satu dampak perlambatan ekonomi dunia yang saat ini masih berlangsung.

Selain itu, menurut dia, kinerja ekspor yang kurang menggairahkan saat ini diakibatkan adanya perang dagang antara dua entitas besar perekonomian dunia, yakni Amerika Serikat dan Cina. Sedangkan, implementasi kebijakan proteksionisme sejumlah negara semakin masif.

“Saya kira, dari sisi dalam negeri juga masih banyak yang perlu dijaga. Misalnya stabilitas nilai tukar, peningkatan daya saing produk, hingga perbaikan infrastruktur penunjang perdagangan,” kata dia. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YFSVaP
May 17, 2019 at 02:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YFSVaP
via IFTTT
Share:

Thursday, May 16, 2019

Tatjana Saphira Nyanyi Lagu Dangdut untuk Hit & Run

Tatjana Saphira baru pertama kalinya menyanyi lagu dangdut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Citra kalem dan anggun dari aktris Tatjana Saphira berubah total dalam satu tayangan klip video. Pada video yang bisa diakses di YouTube itu, Tatjana tampil kenes dan lincah menyanyikan sebuah lagu dangdut.

Dalam video, Tatjana menyanyikan lagu berjudul "Bukan Taman Safari". Tembang itu khusus diciptakan untuk sinema komedi aksi Hit & Run. Tatjana memerankan penyanyi dangdut bernama Meisa di film itu.

Lewat pernyataan resminya, Tatjana mengatakan ini pertama kalinya dia belajar bernyanyi dangdut, bahkan membawakannya untuk film. Lagu "Bukan Taman Safari" dengan irama rancak diciptakan oleh Tjahjadi Djajanata dan Ishak.

Klip turut memuat sejumlah adegan film, salah satunya Meisa yang mengenakan gaun khasnya yang berwarna merah mencolok. Gaya Meisa pun sangat biduan, dengan pemulas bibir merah menyala serta tatanan rambut yang menarik perhatian.

"Meisa itu karakter yang percaya diri, tidak pernah ragu dalam berlaku. Dia punya personality image yang mencolok dan cukup memorable. Mungkin orang melihatnya norak atau lebay, tapi itu adalah unique selling point dia," kata Tatjana.

Ini pertama kalinya Tatjana berperan dalam film aksi komedi. Memerankan tokoh Meisa dianggapnya bukan perkara mudah. Namun, Tatjana menganggapnya sebagai sebuah kesempatan emas yang sayang apabila dilewatkan.

Dia juga tertarik karena pilihan aktor dan aktris yang beradu akting dengannya dalam film. Hit & Run besutan Screenplay Films dibintangi Joe Taslim, Chandra Liow, Jefri Nichol, Nadya Arina, dan Yayan Ruhian.

Rumah produksi Screenplay Films menggarap sinema bekerja sama dengan Legacy Pictures, Bukalapak Pictures, Nimpuna Sinema, dan CJ Entertainment. Hit & Run bakal tayang di bioskop mulai 4 Juni 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2w2VQOm
May 16, 2019 at 02:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2w2VQOm
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 14, 2019

Menkes Bagikan Tips Pencegahan Penularan Cacar Monyet

Menkes mengatakan pencegahan penularan cacar monyet sederhana saja.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penularan virus cacar monyet (monkeypox). Salah satu cara untuk menghindari penularan virus ini ialah dengan menjaga kebersihan.

"Saya mengimbau masyarakat berhati-hati. Jaga kebersihan. Sederhana lho ini. Bukan hanya lingkungan tapi diri sendiri, cuci tangan sebelum makan dan sebagainya," ujar Nila di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Selasa (14/5).

Nila menjelaskan, virus cacar monyet ditularkan ke manusia dari berbagai hewan yang terinfeksi, baik melalui darah maupun kulit binatang. Awalnya, virus ini hanya ditemukan di Afrika Barat, seperti Negara Kongo, Liberia, Nigeria, dan juga Pantai Gading.

Akan tetapi, belum lama ini, cacar monyet telah ditemukan di negara tetangga, Singapura. Menurut Nila, virus cacar monyet berkembang sangat cepat karena itu Kemenkes telah melakukan pencegahan penularan dengan memperketat setiap pintu masuk negara dan menyiapkan ruang karantina.

"Kantor kesehatan pelabuhan Batam yang menjadi pintu masuk utama dari Singapura telah kami perkuat pengawasannya," ucapnya.

Nila menjelaskan, infeksi virus cacar monyet ditandai dengan timbulnya ruam dan suhu badan yang tinggi. Virus cacar monyet akan mudah ditularkan jika daya tahan tubuh kurang baik. Hingga saat ini belum ditemukan pengobatan dari virus ini.

"Vaksin dibuat spesifik untuk satu penyakit. Jadi untuk menangkal cacar monyet, kita harus menemukan vaksin cacar monyet, bukan vaksin yang lain. Sampai sekarang belum ditemukan vaksinnya," ujar Nila.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JkZk7m
May 14, 2019 at 02:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JkZk7m
via IFTTT
Share:

Monday, May 13, 2019

Pemindahan Ibu Kota, Konsumen Cari Properti di Palangka Raya

Konsumen mulai memantau harga di lokasi yang disebut-sebut akan jadi ibu kota baru.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rencana pemindahan ibu kota turut berdampak langsung kepada perilaku masyarakat dalam mencari properti. Meski lokasi pemindahan ibu kota belum ditetapkan, konsumen properti seketika tertuju pada lokasi potensial untuk mempelajari kondisi harga properti setempat.

Platform jual beli online, OLX dalam hasil riset terbarunya, menyebutkan, pencarian properti di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, naik lima kali lipat. Kenaikan itu terjadi pada 30 April 2019, atau satu hari setelah Rapat Terbatas Pemindahan Ibu Kota digelar di Istana Merdeka dan Presiden Joko Widodo memutuskan untuk memindahkan ibu kota ke luar Pulau Jawa.

Head of Real Estate Category OLX Indonesia, Ignasius Ryan Hasim, mengatakan, pada 30 April 2019, trafik pencarian properti di Kota Palangkaraya mencapai 1.500 kali. Jumlah itu naik lima kali lipat dibanding trafik pencarian pada 25 April 2019 sebanyak 314 kali.

“Kota Palangkaraya belum dikonfirmasi oleh pemerintah, tapi trafik pencairan properti tertinggi di Pulau Kalimantan ada di Palangkaraya. Sudah ada pergerakan pencarian properti,” kata Ignasius kepada wartawan di Jakarta, Senin (13/5).

Menurut Igna, dari total luas Kota Palangkaraya sebesar 2.400 kilometer persegi, baru sekitar 50 kilometer persegi yang terbangun. Di sisi lain, Palangka Raya yang terdapat di Pulau Kalimantan juga bukan berada di atas lempeng bumi yang dapat memicu terjadinya gempa bumi.

Lebih lanjut, menurut dia, perhatian masyarakat terkait pemindahan ibu kota saat ini mulai mengerucut kepada tiga titik, yakni Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur, Kabupaten Gunung Mas di Kalimantan Tengah, serta kawasan segitiga Palangka Raya, Gunung Mas, dan Katingan di Kalimantan Tengah.

Ke depan, Igna mengatakan, OLX masih perlu mendalami tiga hal berkaitan dengan rencana pemindahan ibu kota. Pertama, harga tanah. Menurutnya, pergerakan harga tanah perlu dipantau karena pembangunan ibu kota setidaknya membutuhan dua hal, yaitu infrastruktur baru dan ketersediaan luasan tanah untuk menampung penduduk baru.

Kedua, harga mobil. Igna mengatakan, data internal OLX menunjukkan kepemilikan mobil di Palangka Raya hanya 110 ribu mobil. Sementara, pemindahan ibu kota yang diperkirakan akan ikut memindahkan 15 juta penduduk secara otomatis akan meningkatkan permintaan mobil.

“Artinya akan ada permintaan yang sangat masif untuk mobil, walaupun tidak semua orang butuh mobil,” kata dia.  

Ketiga, yakni kondisi harga tanah dan properti di Jakarta dan sekitarnya. Secara hukum ekonomi, Igna menyampaikan, pemindahan ibu kota akan mendorong sebagian masyarakat untuk menjual aset propertinya di Jakarta. Ketika itu terjadi, secara normal bakal terjadi koreksi harga pasar. Meski begitu, Igna mengatakan, hal itu harus didalami untuk waktu jangka panjang. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YrRD2H
May 13, 2019 at 02:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YrRD2H
via IFTTT
Share:

Sunday, May 12, 2019

Gunung Papandayan Berbenah Sambut Libur Lebaran

Pengelola Gunung Papandayan membenahi sarana dan prasarana Kawasan Wisata Alam.

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- PT Alam Indah Lestari (AIL) pengelola Taman Wisata Alam Gunung Papandayan di Kabupaten Garut, Jawa Barat melakukan pembenahan kawasan wisata selama Ramadhan untuk persiapan memberikan kenyamanan bagi pengunjung saat musim libur Hari Raya Lebaran 2019.

"Tentunya kita selalu berbenah dari tahun tahun sebelumnya agar menciptakan Papandayan yang memanjakan pengunjung," kata Direktur PT AIL, Tri Persada di Garut, Ahad (12/5).

Ia menuturkan, jajarannya membenahi sarana dan prasarana Kawasan Wisata Alam Gunung Papandayan, salah satunya jalur jogging track yang nyaman dan aman untuk dilintasi wisatawan. "Kita sedang dalam tahap penataan di dalam pembuatan jogging track," katanya.

Penataan yang dilakukan selama Ramadhan itu sebagai bentuk persiapan pengelola memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengunjung pada musim libur Lebaran. "Kami sudah sangat siap ketika ada lonjakan pengunjung di musim libur Lebaran," katanya.

Gunung Papandayan merupakan kawasan wisata alam di Kecamatan Cisurupan yang menyuguhkan keindahan alam seperti tebing kawah bekas letusan gunung, bumi perkemahan, taman edelweis, hutan mati, dan pemandian air panas. Setiap hari, wisata alam itu banyak dikunjungi wisatawan dalam negeri, bahkan luar negeri yang datang secara rombongan atau kelompok kecil untuk berkemah. Ada juga sekadar menikmati keindahan kawah.

Namun memasuki Ramadhan tingkat kunjungan ke Gunung Papandayan turun drastis dibandingkan dengan hari-hari biasa. Diprediksi akan terjadi lonjakan pengunjung pada musim libur Lebaran.

"Dibandingkan hari biasa itu jauh sekali turunnya karena memang ada masyarakat yang fokus menjalani ibadah puasa atau alasan-alasan lain," kata Tri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VSTj80
May 12, 2019 at 02:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VSTj80
via IFTTT
Share:

Monday, May 6, 2019

Tiga Aktivitas Santai Ini Bisa Kurangi Risiko Kematian Dini

Berjalan, berkebun, dan menari bisa kurangi risiko kematian dini

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Para ilmuwan telah menemukan aktivitas sederhana yang dipercaya bisa mengurangi risiko kematian secara signifikan. Kegiatan-kegiatan yang ringan ini bisa menjadi kabar baik bagi siapa saja yang selalu malas bergerak atau enggan berolahraga. Tiga latihan ini adalah berjalan, berkebun, dan menari.

Penelitian yang dipublikasikan dalam British Journal of Sports Medicine pada 2018 menunjukkan tiga aktivitas santai tersebut dapat mengurangi risiko kematian hingga 18 persen. Kita hanya harus melakukannya rutin setiap pekan minimal selama 10 menit.

Para penulis penelitian sampai pada kesimpulan itu setelah membandingkan kondisi kesehatan lebih dari 88 ribu orang. Mereka dibandingkan dengan fokus pada rutinitas harian seperti kebiasaan olahraga, indeks massa tubuh, dan perilaku pribadi lainnya.

Seperti dilansir Inverse, peneliti menemukan orang-orang yang melakukan olahraga santai di setiap pekan berdampak pada penurunan kemungkinan kematian mereka secara signifikan. Bagi mereka yang berolahraga lebih lama, misalnya 150 menit aktivitas santai dalam sepekan, terbukti mengurangi kemungkinan kematian hingga 31 persen.

Sekali lagi, ini adalah latihan santai dan bukan tentang menghabiskan 30 menit sehari di gym. Rutinitas tersebut hanya menghabiskan waktu 30 menit berkebun, menari, atau berjalan dalam sepekan. Jadi, tidak ada salahnya jika rutinitas sederhana ini juga diterapkan saat menjalani ibadah puasa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PNqO65
May 06, 2019 at 02:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PNqO65
via IFTTT
Share:

Friday, May 3, 2019

Kota Sukabumi Raih Penghargaan Kota Terkreatif di Jabar

Ada 13 daerah di Jabar yang terpilih sebagai daerah tertinggi indeks kreativitasnya.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Kota Sukabumi mendapatkan penghargaan sebagai kota terkreatif di Jawa Barat. Penilaian tersebut dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam beberapa waktu terakhir.

Pemberian penghargaan diserahkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada acara Gala Dinner and Awarding Night of Creative Cities of West Java di Aula Barat Gedung Sate, Bandung Kamis (2/5) malam. Kegiatan itu merupakan rangkaian acara International Conference on Creative Economy.

Data yang dihimpun menyebutkan, ada 13 daerah di Jabar yang terpilih sebagai daerah tertinggi indeks kreativitasnya. Daerah itu yakni Kabupaten Majalengka, Sumedang, Garut, Subang, Purwakarta, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kota depok, Kota Tasikmalaya, Kota Cirebon, Kota Bekasi dan Kota Bogor. "Kami bersyukur dan berterimakasih kepada semua elemen pelaku ekonomi kreatif di Sukabumi," ujar Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

Penghargaan ini tidak bisa lepas dari aktivitas pelaku ekonomi kreatif di Sukabumi. Penghargaan ini, Fahmi mengatakan, menjadi pemacu semangat bagi pelaku ekonomi kreatif di Kota Sukabumi untuk terus berkarya. Sehingga dapat menghasilkan karya terbaiknya.

Fahmi menerangkan, jumlah pelaku ekonomi kreatif di Sukabumi yang cukup banyak. Data terakhir pelaku ekonomi kreatif di Sukabumi mencapai sebanyak 123 lembaga.

Di sisi lain lanjut Fahmi, pencapaian prestasi pelaku ekonomi kreatif asal Sukabumi juga cukup membanggakan. Contohnya pelaku seni mural atau menggambar di atas media dinding.

Pelaku ekonomi kreatif tersebut menjadi juara dalam ajang perlombaan di Inggris. Saat ini para generasi muda asal Sukabumi ini mendapatkan proyek membuat taman-taman kota di Inggris dengan desain dari mereka.

Prestasi ini kata Fahmi harus terus dijaga dan dikembangkan. Oleh karena itu pemkot pada 2020 mendatang akan membangun Sukabumi Creative Hub (SCH). Pembangunan SCH lanjut Fahmi di lahan seluas tiga hektare. Nantinya lokasi itu menjadi tempat berkumpul pelaku ekonomi, seni dan budaya dari generasi muda.

Harapannya ungkap Fahmi, pelaku kreatif di Sukabumi akan terus berkembang dengan hadirnya SCH. Terutama ditujukan kepada generasi muda agar dapat menyalurkan bakatnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VBHe77
May 03, 2019 at 02:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VBHe77
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 30, 2019

Moura tak Sabar Hadapi Ajax di Semifinal Liga Champions

Tottenham menjadi tuan rumah pada leg pertama di Stadion Tottenham Hotspur, London.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Gelandang serang Tottenham Hotspur Lucas Moura antusias menyambut laga kontra Ajax Amsterdam pada semifinal Liga Champions. Tottenham menjadi tuan rumah pada leg pertama di Stadion Tottenham Hotspur, London, Rabu (1/5) dini hari WIB. 

Eks Paris Saint Germain tak sabar segera unjuk gigi dalam bigmatch itu.Moura mengakui, ini pertandingan terbesar dalam kariernya. "Saya bisa mengatakan ya, karena pertama kalinya saya tampil di semifinal Liga Champions. Ini momen besar bagi saya," kata Moura, dikutip dari laman resmi Tottenham, Selasa (30/4).

Ia menilai setiap pesepak bola profesional bermimpi tampil di kompetisi seperti Liga Champions. Pria asal Brasil itu siap menikmati momen di depan mata.

"Ketika saya masih kecil, saya ingin bermain di Liga Champions dan memenangkannya. Sekarang saya berlaga di semifinal," ujar Moura mengisahkan.

Ia bangga dengan perjalanan Tottenham sejauh ini. Namun, Moura menegaskan semuanya belum selesai. Moura berharap kiprah Tottenham di level elite Eropa tidak berhenti di fase empat besar, melainkan bisa terus melaju ke final dan juara.

"Kami tahu itu sulit, tapi kami akan bekerja keras demi mewujudkan hal itu," ujar pesepak bola 26 tahun ini.

Lihat infografis laga Tottenham vs Ajax:

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V52MJJ
April 30, 2019 at 02:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2V52MJJ
via IFTTT
Share:

Monday, April 29, 2019

Pertamina Antisipasi Ketersediaan BBM di Tol Trans Jawa

Pertamina memiliki 44 SPBU dan menyediakan SPBU mobile di 25 titik sepanjang tol.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada musim mudik Lebaran 2019, akses dari Merak hingga Probolinggo sudah tersambung dengan adanya Tol Trans Jawa. Merespons hal tersebut, PT Pertamina (Persero) mulai mempersiapkan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di jalur tol tersebut selama musim mudik nanti.

"Khusus tol ini tahun pertama dari ujung barat ke timur Jawa kemungkinan menarik orang lewat tol, kita siapkan SPBU mobile," kata SVP Retail Marketing Business Pertamina Jumali dalam konferensi pers di Hotel Borobudur, Senin (29/4).

Jumali menjelaskan untuk di jalur tol Jawa, Pertamina memiliki 44 SPBU. Selain itu, juga menyediakan SPBU mobile yang disertakan disepenser di 25 titik sepanjang Tol Trans Jawa.

Selain itu, Jumli menegaskan Pertamina akan menyediakan fasilitas ketersediaan BBM di rest area tipe B. "Kalau rest area tipe B belum ada layanan BBM akan disiapkan SPBU mobile," ujar Jumali.

Dia menambahkan pertamina juga akan menyediakan kios kemasan BBM di 43 titik Tol Trans Jawa. Sementara di parking bay yang area tempatnya terbatas juga akan diberikan layanan kios BBM kemasan karena terlalu besar jika menggunakan mobile dispenser.

Dengan prediksi peningkatan konsumsi BBM 15 persen per hari selama Ramadhan hingga Lebaran Idul Fitri 2019, Jumali memastikan Pertamina dapat memenuhi kebutuhan tersebut. "Kita siapkan tanki BBM (di setiap SPBU). Begitu stok menipis kita bongkar mobil tank tersebut," tutur Jumali.

Jika ditotal untuk jalur Pantura, Tol Trans Jawa, jalur selatan, dan Sumatra, Pertamina memiliki 824 SPBU, 67 kios kemasan, 200 motor kemasan, 26 mobile dispenser, dan 115 SPBU kantong BBM.

Konsumsi BBM, khusus di jalur tol wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta pada musim mudik tahun ini diperkirakan mengalami lonjakan tertinggi hingga 300 persen dibandingkan tahun lalu. Selanjutnya disusul Jawa Timur 140 persen, dan DKI Jakarta serta Jawa Barat mencapai 100 persen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2vrgCXs
April 29, 2019 at 02:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2vrgCXs
via IFTTT
Share:

Friday, April 19, 2019

Pembangunan Jalan Tol Pandaan-Malang Nyaris Rampung

Penyempurnaan jalan di sesi I hingga III hanya perlu menambahkan beberapa pengamanan

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Pembangunan jalan tol Pandaan-Malang di lima seksi nyaris rampung tahun ini terutama pembangunan tol di seksi I, II dan III. "Sesi I sampai III sudah selesai, clear secara struktur sudah 100 persen fisiknya," kata Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Marga Pandaan-Malang, Agus Purnomo saat ditemui wartawan di Kantor PT Jasa Marga Pandaan-Malang, Karanglo, Malang, belum lama ini.

Menurut Agus, penyempurnaan jalan di sesi I hingga III hanya perlu menambahkan beberapa pengamanannya. Kemudian pihaknya juga masih menunggu sertifikasi uji kelaikan oleh lembaga terkait. Hingga kini, pihaknya tidak tahu pasti jadwal perilisan sertifikasi tersebut.

"Uji kelaikan sudah diuji laik, tinggal nunggu sertifikasi laik operasi. Begitu sertifikasi laik keluar, maka siap dioperasikan," tambah dia.

Sementara pada seksi IV, Agus mengungkapkan, pembangunan jalan sudah mencapai 80 persen. Lahan Masjid Annur juga telah dapat digunakan mulai pekan lalu. Timnya kini hanya perlu menyelesaikan konstruksi di pintu keluar Pakis yang masih terdapat timbunan.

Selanjutnya, pembangunan seksi V masih 30 persen sampai saat ini. Menurut Agus, pihaknya masih menemukan kendala pada pembebasan lahan di Madyopuro. "Masih ada sekitar 50 bidang, tidak sampai satu hektare," jelasnya.

Mengetahui progres ini, Agus mengaku, tidak mengetahui pasti jadwal peresmian tol Pandaan-Malang. Pihaknya menyerahkan keputusan ini kepada pemerintah.

"Kesiapan yang meresmikan itu kita mengikuti saja," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VcdXQ2
April 19, 2019 at 02:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VcdXQ2
via IFTTT
Share:

Monday, April 8, 2019

Catatan Shamsi Ali: Kampanye Bersejarah Prabowo-Sandi

Imam Shamsi Ali memberikan catatan mengapa hadir di kampanye Prabowo Sandi

Hari Ahad, 7 April 2019 nampaknya adalah salah satu hari yang bersejarah di bumi Nusantara. Konon kabarnya kegiatan kampanye pasangan Prabowo-Sandi hari itu menjadi kampanye terakbar (terbesar) dalam sejarah negeri ini.

Kebetulan pula saya sedang berada di Tanah Air. Dan keberadaan saya itu didengar pula oleh teman-teman penyelenggara kampanye akbar itu. Maka saya pun mendapat kehormatan untuk hadir. Bahkan dijadwalkan untuk ikut memberikan orasi dalam kampanye terbuka itu.

Sehari sebelum kampanye saya berada di kampung halaman, Makassar. Di Makassar sendiri saya mengisi beberapa acara, di antaranya tabligh akbar bersama Bapak Tamsil Linrung. Beliau saat ini sedang berupaya untuk pindah dari posisi sebagai anggota DPR RI menjadi anggota DPD pemilihan daerah Sulawesi Selatan.

Selain itu saya juga kembali mendapat kehormatan memberikan ceramah hikmah Isra’ Mi’raj dalam rangka Harlah Muslimat NU ke-73 di Universitas Islam Makassar. Kegiatan ini sendiri memiliki makna spesial bahwa masanya umat ini mampu keluar dari batas-batas sempit itu ke wilayah yang lebih luas.

Artinya sebagai tamatan pesantren Muhammadiyah dan kader Muhammadiyah saya tidak perlu sungkan dan ragu untuk hadir dalam acara-acara Nahdhotul Ulama. Karena saya sadar bahwa keduanya, dan semua ormas Islam Ahlussunnah waljamaah memperjuangkan hal yang sama. Yaitu lii’laa Kalimatil Haq. Untuk kemuliaan Islam dan umat.

Mengejutkan sebagian kalangan

Kehadiran saya di kampanye Prabowo Sandi, apalagi berada di panggung kehormatan dan dijadwalkan untuk memberikan orasi, sudah tentu mengejutkan sebagian kalangan. Pasalnya di pilpres yang lalu saya terbuka mendukung pasangan Jokowi-JK.

Keterkejutan itu tentu biasa dan alami. Ada beberapa penilaian yang selama ini dikaitkan dengan tokoh-tokoh di balik kampanye akbar itu. Termasuk pemimpin FPI, Al-Habib Riziq Syihab dan tokoh-tokoh alumni 212. Seolah mereka adalah tokoh-tokoh ekstrim, sementara saya adalah sosok moderat yang senang membangun kerja sama dengan komunitas non-Muslim.

Maka hadir di sebuah perhelatan akbar yang dikomandoi oleh ulama-ulama dan Habaib 212 itu nampak seperti sesuatu yang paradoks. Sebelum merespon keterkejutan-keterkejutan itu, saya juga ingin tegaskan bahwa keputusan saya untuk hadir di kampanye akbar Prabowo-Sandi tidak sama sekali akan mengubah hubungan pertemanan dengan mereka yang memilih paslon lain.

Percayalah pilpres itu musiman. Ukhuwah dan kesatuan itu abadi.

Karenanya hubungan dan komunikasi dengan teman-teman yang memilih paslon lain tetap terjaga. Beda pilihan itu disebabkan perbedaan ijtihad politik yang berdasarkan penilaian-penilaian yang sangat manusiawi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WQHcVJ
April 08, 2019 at 02:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WQHcVJ
via IFTTT
Share:

Demokrat Bantah Ada Keretakan di Koalisi Prabowo-Sandi

Ada tim Demokrat di dalam kampanye akbar Prabowo-Sandi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan membantah ada keretakan di internal Koalisi Indonesia Adil dan Makmur dalam mendukung capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi. "Sama sekali tidak ada keretakan, anda bisa menyaksikan AHY tampil sangat prima di Bandung, menggunakan kesempatan yang sempurna untuk menyampaikan pikiran Partai Demokrat bersama Koalisi Indonesia Adil dan Makmur," kata Hinca dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (8/4).

Dia mengatakan ketidakhadiran AHY dalam kampanye akbar Prabowo-Sandi pada Ahad (7/4) karena masih sakit sehingga tidak memungkinkan hadir dalam acara tersebut. Hinca menegaskan tidak ada larangan dari Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar kadernya tidak hadir dalam kampanye akbar tersebut. "Sama sekali tidak ada larangan, kami telah mempersiapkan sangat matang, terbukti ada tim Demokrat di dalam kampanye tersebut," ujarnya.

Hinca mengatakan persiapan yang dilakukan Demokrat adalah apabila AHY tidak bisa hadir maka dirinya sebagai Sekjen Demokrat yang hadir. Dan kalau tidak bisa hadir juga, maka ada Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan.

Selain itu, Hinca mengatakan tidak ada keretakan di internal koalisi Prabowo-Sandi meskipun AHY dan dirinya tidak bisa hadir dalam kampanye akbar Prabowo-Sandi. Menurut dia, pada Ahad (7/4) malam sudah berkomunikasi dengan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani dan pimpinan Koalisi Adil dan Makmur untuk membicarakan tahapan kampanye pilpres berikutnya. "Hari ini Prabowo telah di Yogyakarta untuk kampanye dan seterusnya kami bicara," ujarnya.

Sebelumnya, dalam kampanye akbar Prabowo-Sandi di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Ahad (7/4), pimpinan Demokrat yang hadir antara lain Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan dan Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli. Hinca Pandjaitan menegaskan bahwa Komandan Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak bisa menghadiri kampanye akbar Prabowo-Sandi pada (7/4) karena sedang sakit.

"Saya juga tidak bisa menghadiri kampanye akbar Prabowo-Sandi karena dari daerah pemilihan (dapil), dan baru tiba di Jakarta sekitar pukul 07.20 WIB lalu langsung menuju SUGBK. Namun menurut dia, setelah tiba di SUGBK, tidak bisa masuk ke dalam karena sudah penuh dengan massa pendukung Prabowo-Sandi," ujarnya.

Hinca mengatakan, Demokrat sudah menyiapkan kadernya untuk hadir dalam kampanye yang dihadiri sekitar 1 juta orang tersebut.  Yaitu Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan dan Djafar Hafsah, Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2I54WlQ
April 08, 2019 at 02:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2I54WlQ
via IFTTT
Share:

Thursday, April 4, 2019

Pengunjung Ragunan Tewas, Polisi Sudah Periksa 2 Orang Saksi

Nyawa korban tak tertolong meski sempat dilarikan ke RSUD Pasar Minggu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang pegunjung Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, Anis Khairunisa (22 tahun) meninggal dunia akibat tertimpa dahan pohon Kaya yang patah, Rabu (3/4). Kejadian itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.

Nyawanya tidak tertolong meski sempat dilarikan ke RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Terdapat luka yang terbuka di kepalanya. Selain Anis, ada empat orang lagi yang jadi korban luka, yakni Dafin Algifari anak dari Anis yang berumur sekitar dua tahun, M Alif Annabawi (6), Sugihwanti (48), dan Chinta Tsania (7). Para korban merupakan dua keluarga berbeda yang sedang berkunjung ke TMR.

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Prayitno mengatakan, hingga kini, penyebab patahnya dahan tersebut masih didalami. Sebab, kata dia, saat kejadian memang sedang tidak hujan dan tidak ada angin kencang.

"Penyebab robohnya belum (diketahui), kan itu kejadiannya enggak ada hujan, enggak ada angin, enggak ada apa-apa. Tiba-tiba seperti itu (patah)," kata Prayitno saat dikonfirmasi, Kamis (4/4).

Sejauh ini, sambung dia, sebanyak dua orang saksi sudah dimintai keterangan. Karena penyebab robohnya belum diketahui, Prayitno mengaku belum bisa menjelaskan lebih jauh.

"Langkah lidik tetap dilakukan pendalaman, kan musibah itu tak ada unsur kesengajaan, apalagi kaitannya sama pohon. Mungkin nanti dari pengelola lebih hati-hati bagian khusus merawat dan mengawasi. Kemudian pohon-pohon yang mungkin sudah waktunya dikurangi (atau sudah tua) atau apa gitu, untuk segera ditebang, demi mengutamakan keselamatan para pengunjung," imbuh Prayitno.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ugvy9J
April 04, 2019 at 02:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ugvy9J
via IFTTT
Share:

Haithabu Desa Viking Seribu Tahun di Jerman

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Rencana kelompok Yahudi Indonesia memperingati hari kemerdekaan Israel di Jakarta ditentang keras oleh Partai PDI Perjuangan. PDIP, yang sangat menentang invasi militer Israel ke Palestina, tetap mendukung kemerdekaan bagi rakyat Palestina.

Ketua DPP PDIP, Maruarar Sirai mengatakan, partainya secara jelas mendukung pemberian kemerdekaan bagi Palestina. "Kami tidak melihat urgensinya kelompok di Indonesia ikut merayakan kemerdekaan Israel," ujar Ara, sapaan akrabnya, saat dihubungi, Kamis (12/5).

Pada Sabtu (14/5) besok, negara Israel akan memperingati HUT Ke-63 kemerdekaannya. Rupanya, perayaan tersebut akan diikuti oleh selebrasi dari kelompok penganut Yahudi yang ada di Jakarta. Hingga kini kelompok tersebut masih merahasiakan lokasi perayaan karena menuai banyak kecaman.

Ara mengingatkan bahwa hingga kini pemerintah Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan pemerintah Israel. "Kalau ini dibiarkan, hubungan diplomatik Indonesia dengan Palestina bisa rusak."

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Ue2YpN
April 04, 2019 at 02:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Ue2YpN
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 3, 2019

Sandi Terima Sumbangan dari Masyarakat Bogor

Pada hari ini, Sandiaga Uno menghadiri acara Bogor Bermunajat.

REPUBLIKA.CO.ID, CILEUNGSI — Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menerima sumbangan berupa uang tunai dari simpatisan dan relawan saat menghadiri acara Bogor Bermunajat di Taman Buah Mekarsari, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/4). Uang tersebut diterima Sandi di dalam kantong plastik putih bertuliskan 'Sumbangan Rakyat Bogor Bermunajat untuk Kemenangan Prabowo-Sandiaga'.

"Dalam perjalanan ke sini tadi saya buka kaca, masyarakat memberikan uang kepada kami dan ini secara sukarela tadi juga kami mendapatkan kantong ini amanah yang berat sekali bagi Prabowo-Sandi," ujar Sandiaga.

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta tersebut menginginkan masyarakat bisa berjuang bersama-sama. Menurutnya pola partisipasi kolaboratif masyarakat di pemilu kali ini merupakan pola yang baru.,

"Semua ingin menyumbang, semua ingin terlibat, semua ingin berjuang, mudah-mudahan Allah SWT memudahkan langkah kita menghadirkan jawaban solusi yang sudah lama ditunggu oleh masyarakat," ucapnya.

Sandiaga mengaku kaget ketika kantong plastik transparan berisi uang pecahan seratus ribuan, lima puluh ribu hingga dua ribu rupiah diberikan kepadanya.

Sandiaga juga mengaku banyak menerima sumbangan setiap kali datang ke berbagai provinsi di Indonesia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Uw02Us
April 03, 2019 at 02:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Uw02Us
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 27, 2019

Cina Hancurkan Puluhan Ribu Peta karena Sengketa Taiwan

Peta yang tidak melabeli Taiwan sebagai wilayah Cina telah disita.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Cina telah menghancurkan 28.908 peta, yang tidak melabeli Taiwan dan wilayah yang disengketakan di India utara sebagai wilayahnya.

"Apa yang dilakukan Cina di pasar peta benar-benar sah dan perlu dilakukan, karena kedaulatan dan integritas teritorial adalah hal paling penting bagi suatu negara," ujar Seorang profesor di Universitas Hubungan Luar Negeri Cina, Liu Wenzong, dilansir dari laman Independent, Rabu (27/3).

Sebanyak lebih dari 800 kotak peta disita oleh otoritas bea cukai Qingdao, Shandong timur pada pekan lalu. Barang tersebut dianggap bermasalah, sebab mereka menunjuk Taiwan sebagai sebuah pulau dengan pemerintahannya sendiri.

Adapun Cina mengklaim kedaulatan atas Taiwan, sebuah negara yang terpisah. Pihak berwenang juga mempermasalahkan Tibet Selatan, istilah yang digunakan oleh Beijing, untuk merujuk ke bagian negara India Arunachal Pradesh yang juga diklaim.

"Baik Taiwan dan Tibet Selatan adalah bagian dari wilayah Cina yang sakral dan tidak dapat diganggu gugat berdasarkan hukum internasional," ucap Liu.

Sebanyak 28.908 peta telah dihancurkan, seluruhnya diproduksi di Cina. Rencananya peta tersebut akan diekspor ke negara asing yang tidak ditentukan.

Beijing begitu mempertahankan klaimnya terhadap Taiwan dan wilayah utara India. Negara tersebut baru-baru ini mulai menekan perusahaan-perusahaan yang tidak menyebut kawasan itu sebagai wilayah Cina.

Pada Mei tahun lalu, GAP meminta maaf kepada Cina karena menjual kemeja di gerai-gerainya di Amerika Utara, tanpa menampilkan peta negara itu secara lengkap. Mereka tidak menyertakan Taiwan dan Arunachal Pradesh.

Pada Januari 2018, beberapa perusahaan termasuk Zara, Delta Airlines, dan Qantas semua memperbarui situs mereka setelah sebelumnya mendapat kecaman dari Beijing, karena mendaftarkan Taiwan atau Hong Kong sebagai sebuah negara.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TXnUkC
March 27, 2019 at 02:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TXnUkC
via IFTTT
Share: