Showing posts with label May 27. Show all posts
Showing posts with label May 27. Show all posts

Monday, May 27, 2019

Kiat Menyiapkan Makanan Sehat untuk Sahur dan Berbuka

Makanan sahur dan berbuka sebaiknya disiapkan dengan cermat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengaturan pola makan alias diet selama Ramadhan perlu memperhatikan kondisi tubuh. Muslim yang menjalankan ibadah puasa perlu memilih nutrisi dengan lebih cerdas. Banyak perubahan kecil yang bisa berdampak besar bagi kesehatan.

Pakar nutrisi dari Nestle Timur Tengah Joumana Dabbagh mengatakan, pilihan diet yang tepat dapat menekan risiko penyakit kronis serta mempertahankan berat badan ideal. Dia membagikan kiat sederhana berikut, dikutip dari laman Arabian Business.

Metode memasak alternatif

Untuk makanan yang digoreng, gunakan metode tumis yang menggunakan sedikit minyak dengan suhu tinggi. Menurut Dabbagh, cara itu membuat kandungan lemak 10 kali lebih sedikit daripada metode menggoreng dengan minyak banyak (deep frying).

Apabila cara memasak yang digunakan adalah memanggang, kurangi lemak dengan mengendalikan jumlah minyak. Metode terbaik adalah memasak makanan di dalam oven menggunakan peralatan masak tertutup dengan sedikit minyak.

Saat mengolah sayuran, termasuk wortel, paprika, dan bawang bombay, ada baiknya menggunakan metode memasak bebas lemak. Tujuannya adalah untuk mempertahankan kandungan vitamin dan mineral sekaligus tidak menghilangkan rasanya.

Pastikan memasak atau menyantap makanan kemasan dengan kandungan garam yang cukup. Jumlahnya juga tidak boleh berlebihan. Kalau ingin menambah cita rasa, kiat sehat dari Dabbagh adalah merendam bahan makanan dengan lemon dan cuka.

Makanan penambah kekebalan

Dabbagh menganjurkan untuk memasukkan sejumlah makanan penambah kekebalan tubuh dalam menu. Misalnya, ikan berlemak, seperti salmon dan sarden yang kaya asam lemak omega-3, zinc, serta vitamin B6. Perpaduan nutrisi tersebut meningkatkan imunitas.

Saran menu lain termasuk kacang-kacangan (sumber vitamin B6 dan zat besi) dan yoghurt (kaya probiotik). Guna memperkaya cita rasa masakan, sangat baik jika memakai rempah-rempah alami, seperti jintan, kayu manis, kunyit, basil, dan thyme.

Minyak yang digunakan untuk memasak hidangan sahur dan berbuka pun perlu diperhatikan. Saran Dabbagh, pakai minyak zaitun, minyak canola, minyak jagung, atau minyak bunga matahari yang mengandung antioksidan alami.

Cek label makanan

Saat berbelanja bahan makanan, periksa fakta nutrisi pada label di kemasan produk. Jangan sepelekan informasi tentang jumlah lemak jenuh, lemak trans, gula tambahan, kolesterol, dan natrium dalam sajian.

Jumlah berlebihan dari nutrisi tertentu dapat memicu risiko masalah kesehatan. Referensi nilai gizi yang dinyatakan dalam persentase nutrisi itu perlu untuk mengetahui apakah makanan tertentu cocok dengan keseluruhan diet harian.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2K7tzhQ
May 27, 2019 at 08:18PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2K7tzhQ
via IFTTT
Share:

Djokovic dan Nadal Unggul dalam Tingkat Serangan Balasan

Hanya 4 pemain di Top 10 ATP Ranking masuk 35 pemain dengan pukulan ulang terbaik.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Novak Djokovic dan Rafael Nadal terbukti menjadi petenis yang cakap dalam membalas pukulan usai servisnya dipatahkan lawan. Kemampuan keduanya menahan lawan untuk memperbesar keunggulan akan sangat berguna mengingat persaingan meraih peringkat teratas ATP mulai memanas di Roland Garros, Prancis.

Menurut laporan atptour.com, Senin (27/5), Nadal memimpin dalam permainan balasan ini dengan persentase 38,9 persen di musim ini. Petenis Spanyol itu juga memimpin ATP Tour dalam kemenangan pertandingan ulang secara keseluruhan dengan persentase 37,6 persen, demikian Infosys ATP Scores & Stats.

Djokovic juga bisa dikatakan memiliki angka yang mirip dengan Nadal, dengan persentase balasan servis setelah dipatahkan lawan mencapai 36 persen pada tahun 2019. Petenis Serbia ini sekarang menempati peringkat keempat di ATP Tour dengan memenangkan 33,1 persen dari permainan ulangnya.

Hanya empat pemain di Top 10 dari ATP Ranking yang berada di antara 35 pemain terbaik dalam memberikan pukulan balasan usai dipatahkan. Dua pemain selain Nadal dan Djokovic adalah Kei Nishikori (peringkat tujuh dunia) dan juara bertahan Nitto ATP Finals, Alexander Zverev.

Nishikori berada di tempat keenam (30,9 persen), sementara Zverev berada di posisi ke-13 (26,1 persen). Nishikori telah memenangkan 26,5 persen dari permainan ulangnya secara keseluruhan tahun ini, sementara Zverev telah mengklaim 28,7 persen di antaranya.

Memasuki Roland Garros, Roger Federer berada di peringkat ke-22 dalam pertandingan yang dimenangkannya pada 2019 dengan 24,3 persen. Tetapi petenis Swiss berusia 37 tahun itu hanya 19 persen dalam persentase balasan servis, peringkat di luar Top 50 di ATP Tour.

Salah satu bintang lapangan tanah liat ini adalah petenis asal Cile Cristian Garin, yang merebut dua gelar ATP Tour pertamanya di Houston dan Muenchen. Petenis berusia 22 tahun ini telah memenangkan 28,1 persen dari permainan ulangnya musim ini dan menjadi terbaik ke-12, serta memenangkan 32,8 persen dari pertandingan ulangnya.

Pemain lain yang telah memainkan tenis terbaik dalam kariernya pada tahun 2019 dan unggul dalam kategori ini adalah pemain kualifikasi 2018 Next Gen ATP Hubert Hurkacz. Bintang Polandia yang akan menjadi lawan pertama Djokovic di putaran pertama Roland Garros ini berada di urutan ke-57 pada ATP Tour. Ia memasuki turnamen ini dengan kemenangan pertandingan ulang 18,5 persen, namun balasan pukulan servisnya mencapai 23,9 persen.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2MeMDgI
May 27, 2019 at 08:17PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2MeMDgI
via IFTTT
Share:

Marsha Timothy: Belajar Puasa, Jizzy tak Makan Sampai Siang

Anak Marsha Timothy, Jizzy Bastian, belajar puasa dengan tak makan sampai siang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktris Marsha Timothy mulai mengenalkan ibadah berpuasa kepada putrinya, Jizzy Pearl Bastian. Marsha menjelaskan tentang menahan lapar dan haus saat puasa, tetapi tidak mengharuskan karena putrinya baru berusia lima tahun.

"Tahun ini dia baru belajar soal puasa. Sudah mulai tahu karena teman-temannya juga banyak yang puasa. Ikut enggak makan sampai siang," ungkap perempuan 40 tahun itu.

Marsha mengaku belum tega membangunkan Jizzy saat waktu sahur. Alhasil, putrinya tetap sarapan pada jam biasa di pagi hari. Menurut Marsha, menahan lapar sampai siang hari sudah cukup sebagai awal pembiasaan.

Selama bulan suci Ramadhan, Marsha mengaku tidak berniat mengurangi pekerjaan. Pemeran film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak itu tetap menjalani aktivitas seperti di bulan-bulan lainnya.

Melakoni kegiatan membuat menahan lapar dan haus menjadi tidak terasa. Pada awal Ramadhan, dia juga berada di kota berbeda dengan sang suami, aktor Vino G Bastian, yang sedang menjalani syuting di luar kota.

Marsha baru saja merampungkan syuting film Bebas, adaptasi dari sinema drama Korea Selatan, Sunny. Film besutan rumah produksi Miles Films arahan sutradara Riri Riza itu akan tayang di bioskop mulai Oktober 2019.

Dia berperan sebagai tokoh Vina yang sudah dewasa. Versi remaja tokoh tersebut diperankan aktris Maizura. Marsha menyampaikan, Vina adalah sosok ibu rumah tangga dari keluarga menengah ke atas.

Saat menjalani rutinitas hidup, suatu hari Vina merindukan para sahabatnya di geng SMA yang lama terpisah karena suatu hal. Dia pun bertekad menyelesaikan misi untuk kembali menyatukan geng yang menamakan diri "Bebas" itu.

"Ketika remaja, mereka sangat dekat dan solid, tipe persahabatan yang tidak bisa lagi ditemukan ketika beranjak dewasa di masa sekarang. Cuma teman-teman itu yang membekas kuat sehingga nostalgia kebahagiaan muncul lagi," ungkapnya.

Dalam film, Marsha beradu akting dengan Susan Bachtiar, Indy Barends, Widi Mulia, dan Baim Wong. Versi remaja sahabat geng Bebas diperankan Maizura, Sheryl Sheinafia, Agatha Pricilla, Lutesha, Zulfa Maharani, dan Baskara Mahendra.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VROt6M
May 27, 2019 at 08:04PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VROt6M
via IFTTT
Share:

Spalletti Bakal Dapat 25 Juta Euro Jika Dipecat Inter

Meski meloloskan Inter ke Liga Champions, namun masa depan Spalletti belum aman.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Keberhasilan Luciano Spalletti meloloskan Inter Milan ke Liga Champions belum cukup. Manajemen Nerazzurri dikabarkan bakal melepas allenatore berusia 60 tahun itu. Andai jadi dilepas, Spalletti tidak akan pergi dengan tangan kosong. Inter wajib menyiapkan dana pengganti sisa kontrak eks arsitek AS Roma itu.

"Menurut Corriere dello Sport, dana yang akan diberikan ke Spalleti dan staff sebesar 25 juta euro (Rp 400 an miliar)," demikian laporan yang dikutip dari Football Italia, Senin (27/5).

Kontrak Spalletti dengan Inter Milan, masih tiga tahun lagi. Belakangan La Beneamata terus dikaitkan dengan klub berkostum biru-hitam itu. "Menurut Sky, Conte akan diumumkan jadi pelatih anyar Inter, dalam beberapa hari ke depan," tambah laporan dari Football Italia.

Spalletti enggan mempermasalahkan rumor tersebut. Ia siap mengikuti apa pun keputusan klub. "Koran-koran menulis tajuk berita yang sama selama tiga bulan terakhir, jadi kita lihat saja apa yang akan terjadi," ujar juru taktik kelahiran Certaldo ini.

Tugas berat menanti Conte jika resmi menggantikan Spalletti. Ia diharuskan membawa Nerazzurri bersaing dengan Juventus dalam perebutan gelar Serie A.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30NBfLV
May 27, 2019 at 08:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30NBfLV
via IFTTT
Share:

Cedera Tangan, Kvitova Mundur dari Prancis Terbuka

Kvitova akan digantikan oleh petenis lucky loser Kaja Juvan dari Slovenia.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Unggulan keenam, Petra Kvitova, terpaksa mengundurkan diri dari turnamen tenis Grand Slam Prancis Terbuka, Senin (27/5). Ini lantaran Kvitova mengalami cedera tangan hanya beberapa jam sebelum tampil di babak pertama menghadapi petenis Rumania Sorona Cirstea.

"Saya sungguh kecewa karena harus mengumumkan pengunduran diri saya dari Roland Garros," kata petenis asal Ceska itu melalui akun Twitter seperti dikutip Reuters. "Saya merasa sakit di tangan sebelah kiri selama beberapa pekan dan tadi malam pemeriksaan MRI menyatakan adan dua retakan yang bisa bertambah parah jika saya bermain,"

Dengan mundurnya Kvitova, posisinya di babak pertama akan digantikan oleh petenis lucky loser Kaja Juvan dari Slovenia.

Kvitova, semifinalis di Prancis Terbuka pada 2012, sebenarnya membuat sebuah awal yang cukup meyakinkan di lapangan tanah liat sepanjang musim kompetisi tahun ini. Ia  menjuarai turnamen di Stuttgart dan mencapai perempat final di Madrid beberapa waktu lalu.

Tapi cedera betis kiri di babak ketiga di Roma mempengaruhi persiapannya menuju Prancis Terbuka, arena tempat ia kembali bertanding pada 2017, setelah sempat vakum akibat insiden penikaman terhadap dirinya. "Dua tahun lalu, saya kembali bermain di Roland Garros, jadi saya begitu sedih tidak bisa bermain di sini. Ini adalah keputusan sangat berat yang harus saya ambil," kata Kvitova menambahkan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QqpA0Z
May 27, 2019 at 08:00PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QqpA0Z
via IFTTT
Share:

Ashanty Sebut Passion Resep Sukses Jalankan Bisnis

Menurut Ashanty passion adalah resep untuk memulai bisnis baru

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG SELATAN -- Sebagai figur publik yang memiliki bisnis, Ashanty memberikan saran kepada para pebisnis baru di Indonesia. Menurut istri dari musisi Anang Hermansyah itu, resep untuk memulai bisnis harus yakin dan memiliki passion.

“Yakin dan artinya bukan hanya dijual, tapi ada atau tidak passionnya. Kenapa aku tidak bisnis fesyen? Karena aku suka tapi aku tidak mengerti,” ujar Ashanty di wilayah Bintaro, Tangerang Selatan, akhir pekan lalu.

Dia mengatakan tak ingin menjual sesuatu hanya dikarenakan uang atau keuntungan di belakangnya yang mengekor. Biasanya bisnis yang dijalankan dengan prinsip seperti itu tidak akan pernah berhasil.

Penyanyi yang memiliki bisnis kosmetik, kuliner, dan es jus pelangsing itu menuturkan selalu mencoba produk yang akan dia jual terlebih dahulu. Jika setelah dicoba lalu berhasil, maka dia baru percaya diri untuk menjualnya.

“Misalnya jus pelangsing aku selalu pakai dulu selama satu tahun habis lahiran ketika berat badan naik 28 kilogram dan aku berhasil. Baru aku jual ke pasaran,” ungkap dia.

Ashanty mengaku tak ingin menjual barang atau sesuatu yang tak jelas hasilnya kepada masyarakat. Karena itu, dia meminta kepada pebisnis pemula untuk mencari passion dalam berbisnis lalu mempelajarinya agar mengetahui perihal produk yang dijual.

Dia menekankan kepada para pebisnis pemula untuk tak coba-coba menjual sesuatu yang diri sendiri tidak suka. Terlebih jika alasannya hanya karena ikut-ikutan orang lain dan demi mendapatkan keuntungan.

Ibu dari Arsy dan Arsya itu menyarankan untuk menggali kesukaan dan potensi yang ada dalam diri, lalu berkeyakinan untuk bisa menjualnya. “Aku dulu tidak yakin aku bisa begini, tidak yakin bisa begitu. Tapi aku yakin dan akhirnya itu tergali menjadi sebuah motivasi dan akhirnya bisa aku kerjakan,” jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wqTo4c
May 27, 2019 at 07:58PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wqTo4c
via IFTTT
Share:

Adaptasi Sunny, Bebas Hadirkan Jakarta di Dua Masa

Film Bebas yang didaptasi dari Sunny dikemas dalam alur maju-mundur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film Bebas akan menghadirkan Jakarta di dua masa berbeda, era 1995/1996 dan di tahun 2019. Adaptasi sinema Korea Selatan Sunny itu mengemas kondisi serta budaya pop di kedua waktu berlainan.

"Film bisa menjadi semacam dokumentasi zaman. Mudah-mudahan saat melihat film Bebas 10 atau 15 tahun lagi akan menjadi ingatan buat kita semua," ungkap sang sutradara, Riri Riza.

Bebas mengisahkan enam sahabat sejak masa remaja hingga sudah beranjak dewasa. Riri mengatakan, era remaja dan dewasa itu dikemas dengan alur maju-mundur yang cair sehingga penonton bakal melihatnya tak terpisahkan.

Sebagai salah satu penanda kondisi Jakarta hari ini, ada sejumlah adegan film yang berlokasi di Moda Raya Terpadu (MRT). Rumah produksi Miles Films berbangga karena Bebas menjadi sinema pertama yang syuting di sana.

Guna menggambarkan Jakarta di era 1995/1996, Miles Films sudah mempertimbangkan sejumlah aspek. Tidak hanya latar lokasi yang mendapat penyesuaian artistik, ada pula hal-hal kecil seperti gaya rambut, istilah gaul di zamannya, serta lagu.

Film menghadirkan sembilan lagu nostalgia yang populer di era tersebut. Terdapat dua tembang yang sudah diungkap ke publik yaitu "Bebas" dari Iwa K dan "Kebebasan" oleh Singiku. Menurut produser Mira Lesmana, aspek itu sangat krusial.

"Muatan lokal jadi sesuatu yang sangat penting. Ini bukan film Korea yang di-Indonesia-kan tetapi benar-benar menciptakan karakter tayangan yang sangat Indonesia. Potret masa di era 1995/1996 bagus untuk menjadi refleksi," ujarnya.

Bebas memiliki 11 tokoh utama dan 24 tokoh pendukung. Para pemeran antara lain Maizura, Sheryl Sheinafia, Agatha Pricilla, Lutesha, Zulfa Maharani, Baskara Mahendra, Marsha Timothy, Susan Bachtiar, Indy Barends, Widi Mulia, dan Baim Wong.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QqpwON
May 27, 2019 at 07:57PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QqpwON
via IFTTT
Share:

Dua Striker Borneo Siap Bobol Gawang Madura United

Borneo akan bertandang ke markas Madura United pada Selasa (28/5).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua striker Borneo FC Lerby Eliandry dan Matias Conti ditantang untuk tampil memukau saat menghadapi Madura United pada laga lanjutan pekan ketiga Liga 1 2019 di Stadion Gelora Ratu Pamellingan, Selasa (28/5). Kedua striker yang sama-sama baru mengoleksi satu gol ini, diharapkan kembali membobol gawang lawan sekaligus memberikan kemenangan.

Urusan mencetak gol menjadi ambisi serius bagi Conti. Striker berpaspor Argentina ini ingin mempertahankan rekor apiknya pada musim lalu. Dimana ia berhasil menjadi top skor tim dengan 11 kali membobol gawang lawan.

"Saya punya alasan kuat memilih melanjutkan karier bersama Borneo FC musim ini. Selain klub punya target tinggi, saya juga ingin mengoleksi lebih banyak gol dari musim lalu," ucap Conti dikutip dari laman resmi klub, Senin (27/5).

Conti memang menjadi pembelian terbaik Borneo FC di putaran kedua pada musim lalu. Pasalnya ia mampu membukukan 11 gol dari 16 pertandingan. Manajemen Pesut Etam bahkan langsung memagari sang pemain dengan sodoran kontrak anyar.

Namun, ambisi Conti tak selalu berjalan mulus. Meski selalu mendapat garansi sebagai starter, performanya di dua laga terakhir belum stabil. Gol terakhir yang dicetaknya terjadi saat Borneo FC menjamu Bhayangkara FC, Kamis (16/5). Sayang capaian tersebut gagal menyuguhkan kemenangan untuk tim.

Performa memukau justru tengah diperlihatkan Lerby. Meski selalu memulai laga dari bangku cadangan di dua laga terakhir, eks Bali United ini berhasil memperlihatkan kualitasnya. Selain memberikan kemenangan, dia juga membuka gol perdananya musim ini saat menjamu Arema FC.

Mengenai persaingan antar bomber Borneo FC, Lerby tak ingin ambil pusing. Menurutnya semua pemain di posisi apa saja selalu bersaing sehat mencari posisi inti. Hal ini dianggap baik demi memacu prestasi tim.

"Kalau urusan gol itu bukan prioritas saya. Kemenangan adalah target utama. Siapa saja yang jadi top skor nanti wajib diapresiasi semua pihak," kata Lerby.

Menghadapi Madura United, Lerby tertantang kembali untuk unjuk kebolehan. Namun apakah ia dimainkan sebagai starter atau tidak diserahkan penuh pada pelatih Mario Gomez.

"Saya sebagai pemain hanya berlatih maksimal. Semoga bisa tampil dari menit awal agar bisa bermain lebih maksimal," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wlGC7n
May 27, 2019 at 07:55PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wlGC7n
via IFTTT
Share:

Adaptasi Film Sunny Tayang Oktober 2019

Miles Films mengadaptasi film box office Korea, Sunny, ke versi Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Rumah produksi Miles Films mengadaptasi sinema box office Korea Selatan rilisan 2011, Sunny. Versi Indonesia yang berjudul Bebas itu dipastikan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada Oktober 2019.

"Proses adaptasi dan transformasi karakter khas Korea menjadi karakter khas Kota Jakarta sungguh mengasyikkan," kata produser film, Mira Lesmana yang menulis skenario film bersama Gina S Noer.

Film Bebas menghadirkan para tokoh utama pada masa remaja dan saat sudah beranjak dewasa. Hal itu membuat para sineas harus memastikan aktor dan aktris remaja maupun dewasa yang terlibat memiliki kemiripan dalam berbagai aspek.

Para tokoh remaja antara lain Vina (Maizura), Kris (Sheryl Sheinafia), Jessica (Agatha Pricilla), Suci (Lutesha), Gina (Zulfa Maharani), dan Jojo (Baskara Mahendra). Beberapa pemeran dewasa adalah Marsha Timothy, Susan Bachtiar, Indy Barends, Widi Mulia, dan Baim Wong.

Mira mengatakan, film Bebas memiliki kesamaan struktur cerita dengan Sunny. Akan tetapi, terdapat cukup banyak aspek yang diubah supaya cocok dengan audiens Indonesia, termasuk jumlah pemeran utama.

Dalam film Sunny, tujuh karakter utama dalam geng merupakan siswi di sekolah khusus perempuan. Pada versi Indonesia, Mira dan tim menetapkan lima perempuan dan satu laki-laki dalam geng "Bebas" adalah siswa di sekolah umum.

Sutradara Riri Riza berkomentar, penyesuaian demikian merupakan hal lumrah dalam sebuah sinema adaptasi. Menurut dia, penggarapan ulang dari film yang sudah dikenal menuntut sineas menghadirkan pengalaman menonton yang baru dan segar.

Film Bebas telah merampungkan syuting dengan 11 tokoh utama dan 24 tokoh pendukung yang berproses bersama. Mereka diseleksi dari total 400 orang. Riri mengatakan, prosesnya seru dan heboh karena ini adalah film produksi Miles dengan jumlah pemain terbanyak.

"Semua pemain punya pengalaman dan kepekaan yang baik. Pengalaman dan bakat itu satu hal, tapi kepekaan menangkap dan merasakan momen, memberikan diri kepada momen, menggali pengalaman pribadi untuk memainkan tokoh merupakan komitmen," kata dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QuqWHZ
May 27, 2019 at 07:53PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QuqWHZ
via IFTTT
Share:

TPF Korban Kericuhan 22 Mei Coba Gandeng Komnas HAM

Mabes Polri menyebutkan, TPF tersebut sudah bekerja sejak 23 Mei lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kerja tim pencari fakta (TPF) bentukan Polri terkait korban kericuhan 22 Mei akan melibatkan lembaga independen seperti Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Mabes Polri menyebutkan, tim tersebut sudah bekerja sejak 23 Mei lalu.

"Akan meneliti secara scientific, saksi dikumpulkan dan bekerja tidak sendiri. Kami gandeng lembaga independen, Komnas HAM dan lain-lain," ujar Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Mohammad Iqbal, saat konferensi pers di Kemenko Polhukam, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (27/5).

Iqbal menerangkan, TPF itu bekerja dengan dipimpin oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Moechgiyarto. Rencananya, Moechgiyarto akan melakukan komunikasi dengan Komnas HAM untuk mengajak bekerja sama hari ini. "Hari ini (Senin). Hari ini kayaknya Pak Irwasum rencananya akan berkomunikasi (dengan Komnas HAM)," tuturnya.

Menurut mantan Wakapolda Jawa Timur itu, TPF sudah bekerja sejak sehari setelah kericuhan terjadi, yakni pada 23 Mei lalu. Tim tersebut saat ini sedang dalam proses pemeriksaan hasil otopsi para korban dan mencari alat-alat bukti serta saksi yang diperlukan. "Memeriksa hasil otopsi, mencari alat-alat bukti, saksi. Berproses sekarang. Sudah sejak tanggal 23 kemarin," jelas dia.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wlGyVb
May 27, 2019 at 07:45PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wlGyVb
via IFTTT
Share:

Tips Mudik Sehat di Era Digital

Sebelum mudik, pastikan istirahat yang cukup dan bawa bekal serta obat-obatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ingin merayakan Idul Fitri di kampung halaman? Sebelum mudik, simak dulu tips mudik sehat di era digital ala akademisi dan praktisi klinis, Prof dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH berikut ini:

Istirahat

Sebelum berangkat, pemudik sebaiknya istirahat yang cukup, terutama bagi pemudik yang menggunakan jalan darat. Apalagi, waktu sampai ke tempat tujuan tidak bisa diprediksi

Bagi pemudik yang memang kebetulan membawa kendaraan sendiri, sebaiknya ada beberapa anggota keluarga yang siap membawa kendaraan secara bergantian.

Dalam perjalanan, manfaatkan tempat istirahat untuk bisa melakukan olah raga kecil dan bisa melakukan gerakan relaksasi, khususnya kaki, tangan dan leher.

"Manfaatkan juga tempat istirahat untuk bisa buang air kecil agar jangan sampai menahan kencing yang akan berakibat pada infeksi saluran kencing," ujarnya kepada Republika.co.id, Ahad (26/5).

Waktu mudik yang tepat

Bagi para pemudik yang tetap ingin melakukan ibadah puasa diusahakan agar perjalanan mudik dilakukan pada saat sehabis berbuka.

Mudik pada malam hari merupakan pilihan yang tepat mengingat suhu udara yang lebih dingin dan perjalanan yang lebih lenggang.

Membawa bekal

Jangan membeli makanan dan minuman di pinggir jalan mengingat kualitas makanan dan minuman belum tentu terjaga dengan baik karena selalu terpapar dengan panas, terutama untuk makanan dan minuman rumahan.

Pemudik yang akan membawa makanan untuk bekal selama perjalanan usahakan membawa makanan kering. Jika tetap ingin membawa bekal makanan selama perjalanan harus diperhatikan bahwa makanan basah atau nasi dan lauk-pauk yang dibawa tidak dikonsumsi kurang dari enam sampai delapan jam setelah pembuatan.

Membawa obat

Jangan lupa  membawa obat-obatan sederhana. Siapkan obat anti diare, obat sakit kepala, obat anti alergi, obat anti mual-muntah, khususnya untuk mencegah mabuk perjalanan, serta obat sakit maag.

Jangan lupa membawa obat-obat rutin dikonsumsi untuk penderita penyakit kronis, misalnya penderita kencing manis, hipertensi, penderita asma, kolesterol tinggi, dan asam urat.

Hindari membawa barang bawaan berlebihan. Lebih baik barang bawaan, khususnya oleh-oleh dipaketkan terlebih dahulu.

Manfaatkan teknologi

Selama perjalanan fasilitas dari google map atau waze bisa menjadi petunjuk mencari jalan alternatif untuk menghindari kemacetan yang berat.

Pastikan semua baterai gawai sudah terisi penuh. Jangan lupa membawa power bank dan kabel USB penghubung untuk mengisi baterai gawai dari kendaraan kita. Gawai bisa digunakan sebagai media informasi info jalan dan mengisi kejenuhan atau stres dalam melawan kemacetan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wpjGnH
May 27, 2019 at 07:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wpjGnH
via IFTTT
Share:

Jamaah Iktikaf Baiturrahman Sungayang Dapat Sahur Prasmanan

Masjid Baiturrahman menyediakan sahur prasmanan gratis.

REPUBLIKA.CO.ID, SUNGAYANG— Masjid Baiturrahman Sungayang, Tanah Datar, Sumatra Barat, menyiapkan hidangan prasmanan setiap hari untuk para jamaah yang beriktikaf pada 10 hari terakhir Ramadhan. Pihak masjid menjamin berapa saja kebutuhan makanan santap sahur yang dibutuhkan peserta. 

Ketua Pengurus Masjid Baiturrahman Sungayang, Buya Masnefi, mengatakan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, santapan sahur yang disediakan pengurus biasanya nasi bungkus, tetapi sekarang prasmanan supaya makanan yang tidak habis masih bisa disimpan. 

Dia mengatakan, penyiapan santap sahur tersebut dilakukan para pengurus masjid dari kalangan perempuan. Masnefi mengimbau masyarakat agar meramaikan itikaf di Masjid Baiturrahman Sungayang supaya Ramadhan ini mendapatkan pahala yang sempurna dari Allah SWT.

Masnefi menjelaskan, untuk menyediakan prasmanan santap sahur peserta itikaf, biaya sudah dijamin oleh donatur, hamba Allah dan juga dana pengurus masjid. Begitu juga dengan aneka takjil yang disediakan pihak masjid setiap hari untuk berbuka puasa.

Dia menjelaskan, mereka sudah memulai pelaksanaan itikaf sejak Jumat (24/5) malam kemarin. Sampai sekarang memasuki malam ketiga itikaf di Masjid Baiturrahman, Masnefi menyebut peserta yang hadir rata-rata 40 orang lebih setiap malam. 

Masnefi memprediksi dari malam ke malam jumlah tersebut akan terus bertambah. "Kami sudah memulainya sejak Jumat malam kemarin. Minimal 40 orang setiap malam," kata Masnefi kepada Republika.co.id, Senin (27/5).

Masnefi menjelaskan pihaknya membuka pintu bagi siapa saja untuk ikut itikaf di Masjid Baiturrahman. Untuk santap sahur peserta Itikaf, pengurus masjid telah menyiapkan hidangan prasmanan setiap hari. Pihak masjid menjamin berapa saja kebutuhan makanan santap sahur yang dibutuhkan peserta.

Di Masjid Baiturrahman Sungayang, kata Masnefi, itikaf dimulai dengan pemberian tuntunan dari pengurus kepada peserta itikaf. Setelah tuntunan, peserta akan melaksanakan tilawah Alquran, ada yang shalat sunat, berdoa, tidur dan kemudian bangun lagi untuk solat tahajut berjemaah delapan rakaat.

Masnefi mengatakan tidur saat itikaf pun sudah termasuk ibadah karena istirahat adalah hak dari tubuh manusia. "Jangan sampai tidak tidur, Karena itu hak tubuh kita. Nanti yang tidur akan kita bangunkan untuk tahajud, baru kemudian santap sahur bersama," ujar Masnefi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QqsR0p
May 27, 2019 at 07:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QqsR0p
via IFTTT
Share:

Pelatih Barito: Bhayangkara Tim Kuat dengan Pemain Bagus

Jacksen mengatakan, Barito Putera tidak boleh sedikitpun meremehkan Bhayangkara.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Pelatih klub Barito Putera Jacksen F. Tiago mengatakan, lawannya di lanjutan Liga 1 Indonesia 2019, Selasa (28/5), Bhayangkara FC merupakan tim kuat dengan pemain-pemain asing serta lokal yang berkualitas bagus.

"Tidak ada alasan sekecil apapun untuk menganggap remeh mereka," ujar Jacksen di Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/5).

Menurut Jacksen, meski pelatih dan beberapa pemain asing Bhayangkara tidak lagi sama seperti musim 2017-2018, sejatinya skuat asuhan pelatih Alfredo Vera hampir tidak berubah terutama dari sisi strategi. Pelatih berkewarganegaraan Brazil tersebut menilai, formasi bermain klub berjuluk The Guardian itu tetap sama dengan nama-nama andalan seperti Indra Kahfi, Alsan Sanda, Awan Setho, Ilham Udin dan pemain impor dari Korea Selatan Lee Yu Jun.

Selain itu, di sana tetap ada sosok Yeyen Tumena, mantan pemain tim nasional Indonesia yang kerap memberikan nasihat kepada para pelatih Bhayangkara FC. Yeyen pun berperan dalam membawa Bhayangkara juara Liga 1 Indonesia 2017 dan peringkat ketiga Liga 1 tahun 2018.

"Yeyen memang jarang muncul ke permukaan, tetapi dia bijak dalam mengatur organiasi tim. Saya tahu dia bagaimana karena pernah bersama dia di timnas," kata Jacksen, yang pernah menangani timnas Indonesia pada tahun 2013.

Penyerang Barito Rafael da Silva juga menganggap Bhayangkara merupakan tim kuat, terlepas dari hasil-hasil kurang memuaskan lawannya itu sepanjang tahun 2019. Namun, pria yang sudah mencetak satu gol di Liga 1 Indonesia 2019 tersebut menyatakan dia dan semua pemain siap menghadapi Bhayangkara.

"Kami sudah menghadapi dua laga pertama yang cukup sulit. Meski demikian, kami sudah bermain baik walau beberapa kesalahan kecil membuat kami gagal menang," ujar Rafael.

Barito Putera akan menghadapi tuan rumah Bhayangkara FC dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2019 yang berlangsung di Stadion Patriot Candrabaga, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/5), mulai pukul 20.30 WIB. Baik Barito Putera dan Bhayangkara FC sejatinya sama-sama berhasrat meraih tiga poin perdana di Liga 1 Indonesia musim 2019 setelah belum pernah menang di dua laga sebelumnya.

Dalam dua laga pertama liga yang berlangsung di markasnya, Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Barito Putera imbang 1-1 dengan Persija pada Senin (20/5) dan kalah 0-1 dari Madura United, Jumat (24/5). Sementara Bhayangkara yang selalu tandang di dua pertandingan pertamanya di liga bermain imbang 1-1 kontra Borneo FC, Kamis (16/5) dan kalah 1-0 dari tuan rumah Bali United, Selasa (21/5).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wpjDbv
May 27, 2019 at 07:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wpjDbv
via IFTTT
Share:

Kemenag Palangkaraya Ajak Tingkatkan Toleransi Saat Puasa

Kemenag Palangkaraya menilai pentingnya kerukunan antarumat.

REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKARAYA— Kementerian Agama Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah mengajak masyarakat di kota setempat memanfaatkan bulan suci Ramadhan untuk meningkatkan toleransi dan kerukunan antarumat beragama di kota setempat.

"Ramadhan merupakan bulan yang suci bagi umat Islam sehingga merupakan momentum yang sangat tepat dalam meningkatkan toleransi antarumat beragama," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah, Baihaqi, di Palangkaraya, Senin (27/5).

Dia mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama membentengi diri dari upaya pihak tak bertanggung jawab yang menyebar berbagai isu untuk keuntungan pribadi dan kelompok.

"Mari bersama-sama menjaga stabilitas kebersamaan antarumat beragama di Palangkaraya. Mari kita terus jaga dan junjung tinggi falsafah huma betang agar julukan bumi tambun bungai dan bumi Pancasila tetap terpelihara," katanya.

Dia juga mengajak seluruh warga untuk tidak terseret dalam sekat segmentasi mayoritas dan minoritas termasuk pandangan politik. Pandangan itu harus disingkirkan demi kemajuan daerah dan bangsa.

Upaya membentengi diri dengan semangat kekeluargaan dan solidaritas antarsesama sebagai manusia yang mengedepankan nilai kebersamaan yang hakiki harus terus menerus dilakukan.

Baihaqi juga mengajak warga "Kota Cantik" Palangkaraya itu, terus bergandengan tangan untuk kebersamaan, kerukunan, dan kekeluargaan dalam keberanekaragaman.

"Untuk itu kami imbau semua masyarakat menjaga kebersamaan antarumat beragama dan keragaman. Kita pada dasarnya bersaudara dan semua ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, sehingga patut kita kedepankan persamaan maupun perbedaan dalam kehidupan ini. Perbedaan merupakan kodrat dan Islam sangat menghormati perbedaan," katanya.

Ketua DPRD Kota Palangkaraya, Sigit K Yunianto, juga mengajak masyarakat setempat tak mudah terprovokasi dengan ajakan oknum-oknum untuk melakukan aksi yang bermuara pada tindak kekerasan.

"Mari kita jaga ketertiban dan keamanan bermasyarakat di daerah kita, jangan sampai isu-isu dari luar masuk ke daerah setempat sebab selama ini Ibu Kota Provinsi Kalteng, Palangkaraya tidak pernah terpancing isu-isu dari luar yang bisa membuat gaduh," kata Politisi PDI Perjuangan itu.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30LHQXs
May 27, 2019 at 07:37PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30LHQXs
via IFTTT
Share:

MU Buka Pembicaraan dengan Agen Youri Tielemans

Tielemans dinilai cocok menggantikan posisi Herrera.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Manchester United memburu gelandang tengah baru di bursa transfer musim panas mendatang. Salah satu pemain yang ramai dikabarkan menjadi buruan Setan Merah adalah Youri Tielemans.

The Red Devils berupaya mencari pengganti Ander Herrera yang akan meninggalkan Old Trafford. Tinggal Ole Gunnar Solskjaer yang mengidentifikasi dan memperoleh setidaknya satu target lini tengah musim panas ini. Nama terbaru yang akan dilemparkan ke dalam ring adalah Youri Tielemans.

Pemain berusia 22 tahun itu menikmati paruh kedua musim ini bersama Leicester City saat dipinjamkan, dan tampaknya United dan Tottenham Hotspur telah mengadakan pembicaraan dengan agen pemain, meskipun dia bukan pilihan pertama mereka. Dikutip dari Old Trafford Faithful, Senin (27/5), wartawan Belgia Kristof Terreur mengatakan sudah ada pembicaraan antara agen dengan Spurs dan United.

Namun, ia tak yakin Tielemans menjadi pilihan pertama bagi kedua klub. Padahal, menurutnya Tielemans harus menjadi prioritas bagi United. Menurutnya, Tielemans adalah pengganti yang sempurna untuk Herrera. Bahkan, dia berani mengatakan Tielemans lebih berbakat dari pemain asal Basque yang baru saja meninggalkan Old Trafford itu.

"Dia muda, lapar dan selalu membaik. Fakta bahwa kita telah melihatnya menikmati kesuksesan di Inggris sudah merupakan nilai tambah yang besar, dan gelandang itu juga memiliki sesuatu untuk dibuktikan kepada AS Monako yang ingin membiarkannya pergi," kata Kristof.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VTHwlM
May 27, 2019 at 07:36PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VTHwlM
via IFTTT
Share:

Polri: Jokowi tak Menjadi Target Tersangka

Polri menyebut ada empat pejabat negara yang hendak dibunuh oleh tersangka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Mohammad Iqbal, mengungkapkan, empat tokoh nasional yang dijadikan target pembunuhan adalah pejabat negara. Ia memastikan, target tersebut bukanlah Presiden Joko Widodo.

"Pejabat negara tapi bukan presiden. Sedang proses pendalaman, penyidikan, saat semakin mengerucut akan disampaikan ke publik," ujar Iqbal saat konferensi pers di Kemenko Polhukam, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (27/5).

Menurutnya, para tersangka sudah melakukan survei ke lokasi-lokasi yang biasa disinggahi oleh para tokoh tersebut. Salah satu lokasi yang sudah dipantau dan disurvei para penjahat itu, yakni tempat tinggal tokoh-tokoh tersebut.

"Sudah disurvei oleh semua pelaku, difoto sudah, digambar istilahnya, dimapping," jelasnya.

Sebelumnya, kepolisian kembali mengamankan kelompok yang ingin memanfaatkan momen aksi 22 Mei untuk melakukan tindak kejahatan. Setidaknya ada enam tersangka yang diciduk karena memiliki senjata api berikut amunisi dan rencana pembunuhan.

"Kasus kepemilikan senjata api ilegal yang akan digunakan dalam aksi kerusuhan 21-22 Mei 2019 dan rencana pembunuhan," kata Iqbal.

Dari tangan para tersangka diamankan beberapa barang bukti. Barang bukti tersebut, yakni sepucuk pistol taurus kaliber 38 dengan dua boks peluru berjumlah 93 butir, sepucuk pistol kaliber 52 dengan lima butir peluru, sebuah senjata api laras panjang dan laras pendek rakitan kaliber 22, serta sebuah rompi antipeluru bertuliskan polisi.

"Senjata api laras panjang ini, coba dilihat, ini ada teleskopnya. Jadi, diduga kuat memang ingin menghabisi dari jarak jauh. Walau rakitan, ini efeknya luar biasa," jelas Iqbal saat memperlihatkan barang bukti tersebut.

Mereka disangkakan melanggar Pasal 1 Undang-Undang (UU) Darurat No. 12/1951 tentang Senjata Api. Mereka diancam hukuman maksimal seumur hidup atau selama-lamanya 20 tahun penjara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30VpGTg
May 27, 2019 at 07:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30VpGTg
via IFTTT
Share:

Lima Kesalahan tentang Kesehatan yang Tidak Kita Sadari

Ada beberapa aktivitas yang mungkin tidak kita sadari dapat merusak kesehatan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setiap orang ingin selalu sehat setiap hari. Akan tetapi ada beberapa kesalahan perihal kesehatan yang masih dilakukan tanpa disadari. Setidaknya ada lima perilaku yang mungkin kerap kita lakukan namun tak disadari dapat membahayakan kesehatan. Berikut lima kesalahan dalam menjaga kesehatan dilansir Reader’s Digest.

1. Duduk terlalu lama

Banyak penelitian baru menunjukan kerusakan kesehatan terhadap tubuh karena duduk terlalu lama. Pendiri LabFinder.com, Robert Segal, mengatakan duduk sepanjang hari di belakang meja atau di depan televisi tidak hanya merusak postur tubuh. Kebiasaan ini juga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Cara untuk mencegahnya adalah dengan hanya menghabiskan waktu aktif sepanjang hari. “Bahkan jika Anda hanya berjalan-jalan pendek selama makan siang atau setelah bekerja, terimalah panggilan sambil berdiri di kantor,” ujar Segal.

2. Memanggang makanan

Memanggang mungkin cara yang rendah kalori untuk memasak makanan. Tetapi memanggang makanan tetap punya sisi buruk. Mary Mosquera Cochran dari Pusat Medis Universitas Negeri Ohio mengatakan potongan yang hangus mungkin mengandung senyawa pemicu kanker yang disebut amina heterosiklil dan amina aromatik poliklik.

Agar memanggang lebih aman, batasi waktu pemanggangan dengan mencairkan daging terlebih dulu. Pertimbangkan untuk membuat kebab sebagai ganti potongan daging besar untuk mengurangi waktu memasak.

Pangkas lemak yang terlihat untuk mencegah lemak menetes ke bara dan mengeluarkan asap. “Gunakan rendaman yang mengandung cuka atau jus lemon. Sering-seringlah membalikkan daging panggang untuk mencegah cairan yang menetes,” kata Cochran.

3. Menumpuk daftar pekerjaan yang harus dilakukan

Asisten Direktur Medis di Doctor on Demand, Kristin Dean, mengatakan untuk menjalani hidup yang panjang dan sehat seseorang perlu waktu untuk menghilangkan stres setiap hari.

Kadar kortisol meningkat dengan stres kronis dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Termasuk di dalamnya penambahan berat badan, penyakit jantung, kecemasan, depresi, masalah konsentrasim, dan masalah pencernaan.

“Lain kali jika Anda merasa perlu bernafas, berhentilah dan luangkan waktu untuk diri sendiri dan orang yang Anda cintai,” kata Dean.

4. Langsung sikat gigi setelah makan

Menyikat gigi tepat setelah makan justru bisa merusak lapisan pelindung gigi. Terutama jika sudah makan sesuatu yang asal seperti jus jeruk atau kopi. Sebagai gantinya, bilas dengan air dan tunggu sekitar 40 menit.

5. Andalkan suplemen untuk mengobati penyakit

Pasti ada saatnya seseorang menggunakan suplemen dan perawatan alami untuk penyakit. Tetapi ada beberapa orang yang melakukannya terlalu jauh.

“Kesalahan kesehatan umum yang dilakukan pasien adalah mengonsumsi suplemen minyak ikan daripada resep untuk mengobati medis serius, seperti ketika mereka didiagnosis dengan trigliserida tinggi,” ujar anggota fakultas di Divisi Kardiovaskular Brigham and Women’s Hospital, Harvard Medical School di Boston, Preston Mason.

Ia sering menemukan suplemen minyak ikan yang tengik dan mengandung bahan-bahan lain seperti lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL). Orang-orang mungkin benar-benar membahayakan diri mereka sendiri ketika berpikir minyak ikan membantu memerangi penyakit jantung.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2W6CRBV
May 27, 2019 at 07:12PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2W6CRBV
via IFTTT
Share:

Indonesian declared winner in International Quran Recitation

President Recep Tayyip Erdogan bestowed the highest accolade on Firdaus.

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Syamsuri Firdaus, Universitas Indonesia's (UI's) student, won the first place in the Seventh International Quran Recitation and Memorization Competition held in Istanbul, Turkey, on May 19-26, 2019. Turkish President Recep Tayyip Erdogan bestowed the highest accolade on Firdaus at an awards ceremony held at the Conference Hall of Camlica Mosque Complex in Istanbul on May 26, 2019.

The Indonesian reciter of the Quran was quick to highlight this achievement on his Facebook account on Sunday (May 26), expressing how happy and thankful he was to Allah, the Almighty, his parents, family, teachers, and friends.

"My heartfelt gratitude to my parents, family, teachers, and friends, who have prayed for me and supported me. Alhamdulillah (Thank Allah), among (participants from) 68 countries, I have been selected as the winner in the 7th International Quran Recitation Contest in Istanbul, Turkey," he wrote on his Facebook account.

Firdaus was born in Sila Rada Village, Bolo Sub-district, Bima District, West Nusa Tenggara (NTB) Province, on April 11, 1999. His father is a farmer, while his mother is a brick maker. He is currently studying Arabic Literature at the Faculty of Cultural Science at UI in Depok, West Java.

Firdaus had bagged the first place in the National Quran Recitation for Children in 2012. Furthermore, he was also named the winner in the Quran Recitation Contest for Asia held in Singapore in 2012.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QrcXTd
May 27, 2019 at 07:03PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QrcXTd
via IFTTT
Share:

KA Bandara untuk YIA Masih Sepi Penumpang

KA Bandara yang melayani Yogyakarta International Airport masih sepi penumpang

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Kereta Api Bandara yang melayani kebutuhan Yogyakarta International Airport (YIA) masih sepi penumpang. Padahal, jadwal keberangkatan sudah disesuaikan dengan keberangkatan maskapai.

EVC PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Purwanto mengatakan, semua sarana dan prasarana KA Bandara sudah siap 100 persen. Tapi, sejauh ini memang belum begitu banyak penumpang yang menggunakan.

"Untuk hari ini eksisting berjalan satu hari satu trip dari Maguwo hingga Wojo itu untuk pulang dan pergi," kata Eko saat ditemui di Stasiun Yogyakarta Tugu, Ahad (26/5).

Sejauh ini, KA Bandara sudah menyesuaikan jadwalnya dengan maskapai Citilink. Tapi, informasinya, akan ada tambahan-tambahan penerbangan yang beroperasi di YIA.

"Nanti kalau sudah ada kami sinkronkan, supaya bia dilayani baik yang menuju maupun meninggalkan YIA," ujar Eko.

Selain itu, mereka tengah mempertimbangkan permintaan dari luar DIY seperti Solo. Karenanya, komunikasi terus dilakukan baik ke Angkasa Pura maupun maskapai-maskapai.

"Dari kapasitas 196 tempat duduk, pernah terjual sampai di atas 187 tempat duduk, tapi penumpangnya ikut pulang waktu itu, sebagian besar mungkin masih penjajakan," kata Eko.

Selama ini, terdapat dua rangkaian kereta yang dioperasikan untuk KA Bandara. Tapi, Daop 6 telah mendatangkan satu rangkaian kereta sebagai cadangan.

Satu rangkaian kereta itu sendiri didatangkan dari Lampung. Menurut Eko, itu dilakukan demi mengantisipasi jika YIA sudah beroperasi secara penuh, yang kemungkinan bersamaan dengan Adi Soemarmo.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2wlu5AG
May 27, 2019 at 07:02PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2wlu5AG
via IFTTT
Share:

Kemendagri Inisiasi Forum Pemantapan Karakter untuk Bangsa

Forum pemantapan karakter respons dari situasi perpolitikan yang menghangat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Kementerian Dalam Negeri menginisiasi Forum Pemantapan Karakter dan Wawasan Kebangsaan. Inisiasi ini bentuk respons atas kondisi perpolitikan di Tanah Air dalam beberapa bulan terakhir seiring agenda Pemilu Serentak 2019, bahkan hingga saat ini tensi politik relatif masih tinggi. 

Sekretaris Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, Didi Sudiana, memetakan setidaknya terdapat tiga masalah pokok bangsa yang belum terselesaikan, yaitu ancaman terhadap wibawa negara, melemahnya sendi-sendi perekonomian nasional, serta intoleransi dan krisis kepribadian bangsa. 

Dia menyebutkan beberapa permasalahan terlihat aktual dari fenomena seperti tidak dihormatinya institusi dan simbol-simbol kenegaraan, merebaknya pemberitaan hoax, menurunnya daya beli masyarakat, maraknya gerakan intoleransi dan konflik horizontal antarelemen masyarakat, dan beberapa fenomena lain sejenisnya yang pada akhir-akhir ini marak. 

“Hal ini terjadi sebagai ekses langsung dan tidak langsung dari Pilkada 2018 dan Pemilu Serentak 2019,” kata Didi dalam keterangannya kepada Republika.co.id di Jakarta, (Senin, 27/5).  

Didi menjelaskan hal-hal tersebut terjadi lantaran terjadinya perubahan pola pikir generasi muda akibat pengaruh media massa dan elektronik, di antaranya yaitu berkurangnya penghormatan terhadap kearifan lokal, nilai-nilai gotong-royong dan konflik laten ekses Pemilu. “Maka dari itu perlu diantisipasi melalui penyelenggaraan forum/acara seperti ini,” kata dia. 

Didi berharap, pemerintah daerah dapat ikut berperan dalam kegiatan PPWK (Pembentukan Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan) yang secara umum bertujuan untuk memperkokoh kewibawaan negara, memperkuat sendi-sendi perekonomian nasional dan menumbuhkembangkan kembali toleransi dan kepribadian bangsa, dan secara khusus membantu pemulihan kembali situasi dan kondisi sosial kemasyarakatan pasca terselenggaranya Pemilu 2019.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QsvJK6
May 27, 2019 at 07:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QsvJK6
via IFTTT
Share: