Showing posts with label 2018 at 09:45PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 09:45PM. Show all posts

Saturday, December 29, 2018

Kembangkan Desa Kreatif, TBBM Bandung Group Raih Proper Emas

Berkat dukungan Pertamina, masyarakat Desa Kertajaya melakukan upaya efisiensi energi

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Terminal BBM (TBBM) Bandung Group berhasil meraih penghargaan PROPER (Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan) kategori Emas yang merupakan penghargaan tertinggi di bidang lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. TBBM Bandung Group dinilai berhasil mengembangkan program CSR Desa Kertajaya Creative Destination yang sukses meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dari segi ekonomi, sehingga mampu mendukung peningkatan pendapatan per kapita dan kemandirian dalam menjalankan roda ekonomi desa di masa depan.

''Kami bersyukur kinerja perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat dan lingkungan mendapat apresiasi dari stakeholder. Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk mengembangkan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar wilayah operasi,'' ujar Unit Manager Communication & CSR MOR III, Dian Hapsari Firasati.

Dengan beberapa keunggulan Desa Kertajaya Creative Destination, TBBM Bandung Group berhasil memperoleh 1 penghargaan PROPER kategori Emas. Selain itu, empat penghargaan PROPER Hijau diraih TBBM Tanjung Gerem, TBBM Balongan, TBBM Cikampek, dan TBBM Jakarta Group.

Bersama Unit Operasi dan Anak Perusahaan Pertamina yang juga mendapat penghargaan PROPER, General Manager Marketing Operation Region III Pertamina Joko Pitoyo menerima penghargaan pada Malam Penganugerahan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) periode 2017-2018. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (27/12).

Melalui Pertamina Berdikari --salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina (Persero), kata Dian Hapsari, beberapa kegiatan pengembangan potensi dan pemberdayaan masyarakat di Desa Kertajaya telah dilakukan. Beberapa diantaranya seperti Share Bag (Kerajinan Tote Bag dari Bahan Kanvas Ramah Lingkungan), Kerajinan Turban Rasyailla (Produksi Turban, Kerudung dan Ciput), SOD Sablon (Produksi Sablon dan Desain Grafis), dan Bangbara Animasi (Produksi Seni Animasi dan After Effect untuk Production House, Kartun dan kebutuhan animasi lainnya).

Kegiatan lainnya seperti Kerajinan Segel Mobil Tangki (memproduksi bekas segel mobil tangki yang tidak terpakai menjadi barang bernilai guna seperti miniatur, mainan anak, puzzle dan lain lain). Ada juga kegiatan Masebajaya (Makanan Sehat Balita Kertajaya), Replikasi Program CSR Pertamina yaitu Omaba (Ojek Makanan Balita) di Terminal BBM Ujung Berung yang menyediakan makanan sehat untuk warga kertajaya dan pengunjung kota baru parahyangan.

Dian Hapsari mengatakan kegiatan tersebut mampu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dari segi ekonomi. ''Saat ini profit penjualan kerajinan di Desa Kertajaya juga digunakan untuk mendukung kegiatan masyarakat desa di sektor lainnya seperti untuk pembelian bibit pohon sebagai bentuk konservasi lingkungan dan untuk pengembangan PAUD Kertajaya,'' ujarnya.

Berkat dukungan Pertamina, lanjut Dian Hapsari, masyarakat Desa Kertajaya juga telah melakukan upaya efisiensi dalam penggunaan energi. Salah satunya dengan adanya pemanfaatan Wind Turbine yang akan digunakan untuk sumber listrik dalam pembuatan Share Bag.

Di Desa Kertajaya, masyarakat juga mampu mereduksi 8 juta sampah kantong plastik dengan program diet kantong plastik sebanyak 1,3 ton per tahun. Sampah segel mobil tangki pun dimanfaatkan menjadi barang yang bernilai guna serta produk turban karya kerajinan Desa Kertajaya yang berhasil menembus pasar ekspor.

Dan, sejak September 2018, warga Bandung dan sekitarnya bisa menikmati destinasi wisata Desa Kertajaya Creative Destination di Kampung Sodong, Desa Kertajaya, Padalarang, Bandung. Sebuah wilayah yang telah berhasil dibranding sebagai desa wisata yang mengembangkan dan memberdayakan modal kreativitas masyarakatnya.

Secara potensi, Desa Kertajaya memiliki keunggulan karena kaya dengan home industry bernuansa kerajinan. Desa ini juga dinilai mampu menarik wisatawan lokal maupun mancanegara karena berada di kawasan Balai Seni Barli milik pelukis terkenal Barli.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2AonzeV
December 29, 2018 at 09:45PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2AonzeV
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 26, 2018

KPK Kembali Panggil Aher pada Januari 2019

Aher sebelumnya tak memenuhi panggilan KPK pada 20 Desember lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil kembali mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) pada Januari, untuk diperiksa dalam penyidikan kasus suap pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. Aher sebelumnya tak memenuhi panggilan KPK pada 20 Desember lalu.

"Saya sudah tanya kepada tim kemungkinan akan diperiksa pada bulan Januari," kata Juru Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK RI, Jakarta, Rabu (26/12).

Sebelumnya, pada hari Kamis (20/12), Ahmad Heryawan atau akrab disapa Aher tidak memenuhi panggilan KPK tanpa pemberitahuan. Pada saat itu, Aher dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin (NHY).

"Nanti saya pastikan lagi kapan persisnya karena penyidik membutuhkan keterangan yang bersangkutan untuk proses rekomendasi atau proses lain terkait dengan perizinan Meikarta tersebut," ucap Febri.

Nama Aher sempat disebut dalam surat dakwaan Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro yang dibacakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung, Rabu (19/12). Dalam surat itu disebut bahwa pada tanggal 23 November 2017 Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengeluarkan Keputusan Nomor: 648/Kep.1069-DPMPTSP/2017 tentang Delegasi Pelayanan dan Penandatanganan Rekomendasi Pembangunan Komersial Area Proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi.

Dalam surat tersebut Gubernur Jawa Barat mendelegasikan pelayanan dan penandatanganan rekomendasi untuk pembangunan Komersial Area Proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi kepada Kepala Dinas PMPTSP Provinsi Jawa Barat.

 Berdasarkan keputusan gubernur tersebut, Dinas PMPTSP Provinsi Jawa Barat mengeluarkan surat nomor: 503/5098/MSOS tanggal 24 November 2017 yang ditandatangani oleh Kepala Dinas PMPTSP Dadang Mohamad yang ditujukan kepada Bupati Bekasi.

Perihal rekomendasi pembangunan Meikarta yang menyatakan bahwa Pemprov Jawa Barat memberikan rekomendasi bahwa rencana pembangunan Meikarta dapat dilaksanakan dengan catatan beberapa hal yang harus ditindaklanjuti oleh Pemkab Bekasi, sesuai dengan hasil rapat pleno BKPRD Jawa Barat pada tanggal 10 November 2017.

Sebelumnya, KPK juga telah memeriksa mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar pada hari Rabu (12/12) sebagai saksi untuk Billy Sindoro. Saat itu, penyidik KPK mendalami pengetahuan saksi dalam kapasitas sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat terkait dengan rekomendasi perizinan proyek Meikarta.

KPK telah menetapkan sembilan tersangka dalam kasus itu, yakni Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro (BS), konsultan Lippo Group masing-masing Taryudi (T) dan Fitra Djaja Purnama (FDP), pegawai Lippo Group Henry Jasmen (HJ), Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Jamaludin (J), dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Bekasi Sahat MBJ Nahor (SMN).

Selanjutnya, Kepala Dinas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi Dewi Tisnawati (DT), Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hassanah Yasin (NHY), dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Neneng Rahmi (NR).

Terdapat empat orang yang saat ini menjadi terdakwa dan dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung, yakni Billy Sindoro, Taryudi, Fitradjaja Purnama, dan Henry Jasmen Sitohang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BFj0Nc
December 26, 2018 at 09:45PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BFj0Nc
via IFTTT
Share:

Sunday, December 2, 2018

Baru 12 Desa Siaga Bencana di Indramayu

Belum semua desa memiliki personel untuk menanggulangi bencana banjir tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU – Menghadapi musim penghujan, Kabupaten Indramayu rawan mengalami  bencana banjir akibat luapan Sungai Cimanuk maupun anak-anak sungainya. Namun, belum semua desa memiliki personel untuk menanggulangi bencana tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu Edi Kusdiana mengungkapkan, saat musim hujan, debit air sungai Cimanuk akan melonjak drastis. Ironisnya, kondisi tersebut tidak diimbangi dengan kuatnya tanggul-tanggul sungai. Dikhawatirkan, tanggul yang kritis itu akan jebol karena tak kuat menahan tingginya debit air dan kuatnya arus air.

"Ada tujuh titik tanggul kritis sepanjang Bangkir hingga Waledan yang harus diwaspadai," ujar Edi, Ahad (2/12).

Untuk menghadapi ancaman itu, Edi menyatakan, kemampuan warga terkait kebencanaan semestinya ditingkatkan, baik kualitas maupun kuantitasnya. Namun, sejauh ini BPBD memiliki keterbatasan mengembangkan desa siaga bencana.

"Anggarannya terbatas," tutur Edi.

Setiap tahun, BPBD Indramayu hanya mendapat anggaran untuk melatih dua desa saja. Karenanya, dari 317 desa di Kabupaten Indramayu, saat ini baru ada 12 desa siaga bencana yang terbentuk. Melalui pembentukan desa siaga bencana, warga di desa itu sudah mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan jika desanya terkena bencana.

Kendati pembentukan desa siaga bencana masih terbatas, lanjut Edi, namun BPBD telah melatih personel kebencanaan di 90 desa lainnya. Selain itu, personel BPBD pun terus siaga dan berkeliling untuk memantau indikasi-indikasi bencana di Kabupaten Indramayu.

Terpisah, peneliti lingkungan Indramayu Caya mengungkapkan, persoalan Cimanuk harus diselesaikan dari hulu ke hilir. Selama ini, penanganan persoalan tersebut baru dilakukan secara parsial.

"Harus ada upaya penanganan yang menyeluruh dan melibatkan berbagai instansi di semua daerah yang terkait," kata Caya.  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DVjyRL
December 02, 2018 at 09:45PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DVjyRL
via IFTTT
Share:

Saturday, November 24, 2018

Eibar Kembali Kirim Real Madrid Menjejak Bumi

Ini menjadikan laga debut Solari sebagai pelatih tetap Madrid berbuah kekalahan.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Eibar berhasil meraih kemenangan telak 3-0 atas Real Madrid dalam laga pekan ke-13 La Liga Spanyol di Stadion Ipurua, Spanyol, Sabtu (23/11). Kemenangan ini seakan mengirimkan Los Blancos kembali menjejak bumi di tengah melambungnya harapan bersamaan dengan penunjukan pelatih baru, Santiago Solari.

Gonzalo Escalante, Sergi Enrich, dan Kike mencetak tiga gol tanpa balas ke gawang Madrid. Ini menjadikan laga debut Solari sebagai pelatih tetap Madrid berbuah kekalahan memalukan.

Hasil itu mengangkat posisi Eibar di klasemen sementara La Liga ke posisi ketujuh dengan raihan 18 poin, hanya berselisih dua poin dari Madrid yang cukup beruntung tetap berada di urutan keenam.

Susunan Pemain

Eibar (4-4-2):

Asier Riesgo; Ruben Pena, Paulo Oliveira, Ramis, Cote; Fabian Orellana (Sergio Alvarez), Joan Jordan, Gonzalo Escalante, Marc Cucurella; Sergi Enrich (Charles), Kike (Pablo De Blasis)

Pelatih: Jose Luis Mendilibar

Real Madrid (4-3-3):

Thibaut Courtois; Alvaro Odriozola (Dani Carvajal), Raphael Varane, Sergio Ramos, Marcelo; Luka Modric (Isco), Toni Kroos, Dani Ceballos; Gareth Bale, Karim Benzema, Marco Asensio (Junior Vinicius)

Pelatih: Santiago Solari

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DHLUif
November 24, 2018 at 09:45PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DHLUif
via IFTTT
Share:

Thursday, November 22, 2018

Tahun Depan Pemanfaatan Dana Desa Fokus pada Inovasi Desa

Ke depan, dana desa digunakan untuk perbaikan atau pemberdayaan ekonomi dan inovasi.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tahun depan pembangunan desa melalui Dana Desa difokuskan pada pemberdayaan ekonomi dan inovasi desa. Hal tersebut disampaikan pada saat acara Sarasehan Pengelolaan Dana Desa Se-Jawa Tengah Tahun 2018 di Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Semarang, yang diikuti Kepala Desa dan Pendamping Desa se-Jawa Tengah, Kamis (22/11).

"Ke depan, dana desa digunakan untuk perbaikan atau pemberdayaan ekonomi dan inovasi. Banyak sekali desa wisata yang bisa dikembangkan. Ada desa yang angkat urusan air untuk wisata, misalnya. Kedua, hal-hal yang bersifat produksi. Di desa ada produksi kopi. Sekarang dijual kalau bisa dalam bentuk sudah jadi, ada packaging-nya, atau barang setengah jadi, sehingga dijual tidak dalam bentuk mentahan lagi, sehingga ada nilai tambah," ungkapnya seperti dalam siaran pers.

Presiden melanjutkan, hal-hal yang berkaitan dengan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) harus diperhatikan, yaitu yang meliputi pemberdayaan ekonomi dan inovasi. Pembangunan SDM menurutnya merupakan investasi jangka panjang. Dan meminta yang berkaitan dengan kesehatan, pendidikan, suasana belajar di desa ditingkatkan.

"Misal yang berkaitan dengan stunting, jadi perhatian kita semua. Posyandu dihidupkan, pemberian makanan tambahan, sekolah dan pendidikan, jangan sampai ada anak di desa yang tidak sekolah. Kita semua harus kompak agar yang namanya Dana Desa betul-betul bermanfaat bagi rakyat yang ada di desa," terangnya.

Selama empat tahun pemerintahan Pesiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, menjadikan desa bintang utama pembangunan. Menurutnya membangun desa berarti membangun Indonesia yang asli. "Desa selalu ada di pikiran dan hati saya karena saya orang desa," ungkapnya bangga.

Dalam perjalanan empat tahun Dana Desa terus naik signifikan dari Rp 20 triliun , kemudian Rp 47 triliun, tahun berikutnya Rp 60 triliun, pada tahun 2018 Rp 60 triliun, dan pada tahun 2019 Rp 70 triliun.

"Naik naik naik terus. Apa yg dihasilkan dari Dana Desa? Yang kita harapkan dana ini jangan ada kembali lagi ke kota apalagi ke Jakarta," kata Jokowi.

Saat membelanjakan dana menurut Presiden, sebaiknya gunakan material yang ada di desa itu. Beli bahan baku di desa, maksimal kecamatan. Sebab tanpa perputaran uang di desa mustahil ada kesejahteraan.

Kedua, gunakan tenaga kerja dari masyarakat setempat dengan Padat Karya Tunai sehingga uang tersebar dan terdistribusi ke masyarakat. "Dana yang 'di-tembak-kan (dana desa) harus fokus dan tepat, jangan diecer-ecer," pesannya di hadapan para kepala desa dan pendamping desa.

Selanjutnya, Ia menanggapi keluhan kepala desa dan pendamping desa terkait laporan pertanggungjawaban/SPJ yang masih menyulitkan. Dia berjanji tahun depan akan mengubah undang-undang untuk mempermudah laporan.

"Akan mengubah undang-undang untuk mempermudah membuat laporan SPJ. (Namun) Penyusunan laporan dan pengelolaan keuangan harus sesuai azas," pungkasnya.

Senada dengan hal itu, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan Dana Desa yang pada tahun depan lebih banyak dipakai untuk peningkatan Sumber Daya Manusia, melalui pemberdayaan masyarakat, dan pemberdayaan ekonomi desa akan terus dibantu oleh pendamping desa. Dengan adanya pendamping desa ini diharapkan bisa memunculkan potensi dan inovasi di desa-desa untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di desa.

"Pelatihan kepada pendamping desa ini terus dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pendamping desa. Salah satunya untuk menggenjot program inovasi desa. Karena dengan inovasi desa, desa-desa lebih cepat maju," tutupnya.

Dalam acara tersebut turut hadir Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2qYFYKj
November 22, 2018 at 09:45PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2qYFYKj
via IFTTT
Share: