Showing posts with label 2019 at 04:06PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 04:06PM. Show all posts

Wednesday, May 29, 2019

Menunggu Beduk Sambil Memanah

Selain berkuda dan berenang, olahraga memanah merupakan sunnah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARta -- Fatimah Zahra (25 tahun) tertarik mencoba panahan. Kesempatan itu akhirnya datang kepadanya pada Kamis (23/5) di pelataran Masjid Istiqlal, Jakarta.

Rasa penasarannya tertuntaskan. Ini kali pertama perempuan asal Tangerang, Banten, itu menarik busur panah. Tidak mudah ternyata. Dia keberatan saat menarik busur. Apalagi Zahra mengakui jarang berolahraga. Tantangan lainnya harus fokus. "Kalau enggak fokus, anak panah akan melenceng dari sasaran," kata dia kepada Republika.

Alumnus salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta tersebut tertarik dengan seluk beluk panahan. Sebab, panah merupakan salah satu senjata yang digunakan dalam peperangan sebelum era senjata api. Alasan lainnya yaitu panah juga berkaitan dengan sejarah Islam.

Pengunjung lainya, Hardodi (29), juga tergiur mencoba panahan. Awalnya, dia hanya berniat mampir untuk berbuka puasa di Masjid Istiqlal setelah pulang kerja. Begitu melihat ada percobaan gratis memanah, Hardodi tertarik ikut serta.

"Setelah saya coba, ternyata olahraga ini cukup menantang karena tak semudah yang dibayangkan," kata pria yang akrab disapa Dodi ini.

Dia sedang mencari alternatif olahraga yang bermanfaat bagi otak sekaligus otot. Setelah mencoba membidik anak panah secara langsung, Dodi memutuskan berlatih memanah dengan intensif.

Ada satu pelajaran yang dia dapat ketika mencoba memanah untuk pertama kalinya. Memanah, kata dia, ternyata berkaitan dengan cara Muslim shalat dengan kusyuk. "Karena memanah membutuhkan konsentrasi, fokus, pengendalian emosi, dan pengaturan pernapasan," ujarnya.

Menurut instruktur Legacy Archery Club, Thoyib, antusiasme pengunjung menjajal olah raga panahan cukup tinggi. "Pengunjung yang ikut mencoba datang dari berbagai kalangan usia, baik laki-laki maupun perempuan," kata Thoyib.

Lewat kegiatan ini, pengunjung dapat menikmati percobaan gratis yang diawali dengan pengenalan peralatan memanah dan cara memanah. Setiap peserta dapat membidik sebanyak sembilan kali.

Panahan merupakan olahraga yang memiliki risiko keselamatan. Untuk itu, para peserta wajib memperhatikan prosedur keselamatan. Olahraga yang direkomendasikan Nabi Muhammad SAW selain berkuda dan berenang ini memiliki manfaat, baik secara psikis maupun fisik. Selain melatih otot, olahraga tersebut juga melatih otak. "Karena, saat memanah, kita harus fokus dalam membidik," ujarnya.

Area panahan yang didatangi Dodi dan Zahra merupakan rangkaian Iftar Budaya yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Acara digelar pada 22-26 Mei 2019 di Masjid Istiqlal. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap Ramadhan ini menghadirkan program layanan satu atap. Lewat kegiatan ini, milenial bisa menikmati beragam kegiatan sambil menik mati hidangan buka puasa gratis.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2XbJkIr
May 29, 2019 at 04:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2XbJkIr
via IFTTT
Share:

Thursday, May 23, 2019

Erick Thohir Diajukan Sebagai Anggota Baru IOC Members

Para kandidat dipilih oleh Komisi Pemilihan Anggota IOC yang diketuai Putri Anne.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketokohan Erick Thohir di panggung olahraga internasional semakin eksis. Jelang sidang IOC (Komite Olimpiade Internasional) ke-134 yang digelar 24-26 Juni 2019 di Laussane, Swiss, nama Erick diusulkan oleh IOC Executive Board menjadi anggota baru IOC Members yang akan disahkan pada sidang tersebut.

Sebanyak 10 anggota baru IOC Members yang diusulkan IOC Executive Board tersebut terbagi atas tujuh dari perwakilan perorangan, termasuk Erick, dan tiga lainnya mewakili komite olimpiade suatu negara atau benua. IOC Members adalah perwakilan IOC yang ada di negara masing-masing, namun bukan merupakan delegasi dari negaranya di IOC.

Tugas utama sebagai IOC Members adalah mewakili dan mempromosikan kepentingan IOC dan Gerakan Olimpiade di negaranya dan juga dalam organisasi Gerakan Olimpiade tempatnya berkiprah.

Sejalan dengan agenda Olimpiade 2020, para kandidat tersebut dipilih oleh Komisi Pemilihan Anggota IOC yang diketuai oleh HRH The Princess Royal, atau Putri Anne dari Inggris Raya dengan mempertimbangkan beberapa kriteria. Antara lain, keahlian dalam berbagai bidang, seperti medis, sosiologis, budaya, politik, bisnis, hukum, dan juga manajemen olahraga. Tak hanya itu, faktor keseimbangan geografis dan gender juga diperhatikan.

Menurut Presiden IOC Thomas Bach, IOC Members merupakan perwakilan IOC di negara mereka masing-masing yang berperan dalam mempromosikan olimpiade dan nilai-nilainya.

"Sepuluh anggota baru yang diusulkan untuk disahkan pada Sidang IOC, Juni mendatang, memiliki latar belakang yang berbeda, tetapi mereka semua memiliki hasrat besar dan pengetahuan tentang gerakan olimpiade dan olahraga, yang akan membantu misi mereka dan akan bermanfaat bagi seluruh Gerakan Olimpiade," ujar Thomas Bach, Kamis (23/5).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JAdd1U
May 23, 2019 at 04:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JAdd1U
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 22, 2019

Wiranto Sebut Pemerintah Sudah Ketahui Dalang Kerusuhan

Wiranto juga menyebut pelaku kerusuhan yang terjadi dilakukan oleh preman bayaran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menyebutkan pemerintah sudah mengetahui dalang dari aksi kerusuhan yang terjadi pada Selasa (21/5) malam hingga Rabu (22/5) dini hari di sejumlah titik di Jakarta. Wiranto juga menyebut pelaku kerusuhan yang terjadi dilakukan oleh preman-preman bayaran.

"Kami sebenarnya sudah mengetahui dalang aksi tersebut dan aparat keamanan akan bertindak tegas," kata Wiranto saat konferensi pers di Media Center Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (22/5).

Menurut dia, berdasarkan rangkaian peristiwa hingga kerusuhan pecah, pihaknya melihat ada upaya membuat kekacauan nasional. Hal itu, kata dia, terlihat dari pernyataan tokoh-tokoh yang kemudian menyalahkan aparat keamanan atas jatuhnya korban jiwa.

Wiranto melihat ada upaya membangun kebencian hingga antipemerintah. Padahal, kata dia, ada aksi brutal yang dilakukan kelompok lain selain pengunjuk rasa adalah preman bayaran.

"Mereka menyerang petugas, merusak asrama Polri di Petamburan, membakar sejumlah kendaraan, dan aksi brutal lain," katanya.

Namun, dalam penanganan pengunjuk rasa aparat keamanan tidak boleh menggunakan senjata api dan senjata lainnya yang dapat melukai masyarakat. "Saya katakan tidak, jangan sampai diputarbalikkan. Pada saat menghadapi demonstrasi, aparat keamanan diinstruksikan Kapolri, Panglima TNI, untuk tidak bersenjata api. Senjata disimpan di gudang. Aparat menggunakan perisai dan pentungan sehingga tidak mungkin aparat keamanan membunuh rakyat aksi demo," kata Wiranto.

Ia juga menduga ada skanerio sehingga pemerintah akan melakukan investigasi terhadap kericuhan 22 Mei. "Ada niatan atau skenario untuk membuat kekacauan dengan menyerang petugas, membangun antipati pemerintah dan membangun kebencian pemerintah yang sedang melakukan upaya kesejahteraan," kata Wiranto.

In Picture: Foto Suasana Kerusuhan di Jalan Jatibaru Raya

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JtGk6M
May 22, 2019 at 04:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JtGk6M
via IFTTT
Share:

Thursday, May 16, 2019

Pemprov Sumbar akan Tertibkan PKL di Kelok Sembilan

Pemprov Sumbar akan tetap melakukan pembersihan di bahu Kelok Sembilan.

REPUBLIKA.CO.ID,  PADANG--Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno  menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) agar memindahkan pedagang kaki lima (PKL) di sekitaran flyover Kelok Sembilan di Kabupaten 50 Kota. Menurut Irwan, keramaian PKL di sekitaran Kelok 9 berpotensi membuat arus mudik mengalami kemacetan.

''Tindakan ini diambil karena jalur tersebut adalah jalur vital, terlebih saat mudik dan Lebaran nantinya,” kata Irwan, Kamis (16/5).

Irwan sudah menyampaikan hal ini dalam rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Linsek) bersama Kapolda Sumbar Irjen Pol Fakhrizal, Kajati Sumbar Priyanto, Danrem 032/Wirabraja diwakili oleh Kasi Intel Kolonel Kav Mukmin, Danlantamal Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman, Danlanud Sutan Sjahrir Kolonel Pnb Purwanto Adi Nugroho, Kepala Satpol PP Sumbar Dedi Prima Taulani dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Irwan menyampaikan tahun lalu Pemprov Sumbar sudah pernah melalukan pembersihan Kelok Sembilan dari PKL sejak awal Ramadhan. Namun, ketika itu ada beberapa kendala, termasuk ada penentangan dari Pemkab Limapuluh Kota.

Sekarang Pemprov Sumbar menegaskan pihaknya akan tetap melakukan pembersihan bahu jalan di Kawasan Fly Over Kelok Sembilan dari puluhan lapak PKL. Pemprov meminta Satpol PP agar dapat berperan aktif dalam permasalahan ini.

Menurut Irwan mereka harus bersikap tegas kepada PKL yang berjualan di atas jembatan flyover. Selain berpotensi menimbulkan kemacetan, lapak-lapak PKL juga bisa menimbulkan merusakan jembatan. Karena ada beban berat lantaran parkir kendaraan ketika ada yang belanja dan menikmati pemandangan.

Apabila terjadi longsor menurut Gubernur tentu banyak memakan korban. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota bersikap kooperatif terhadap rencana relokasi PKL di Kelok Sembilan ini.

 “Apapun alasannya, berdagang di bahu jalan itu melanggar dan juga mengancam keselamatan pedagang itu sendiri,” ujar Irwan.

Keberadaan pedagang berjualan di sepanjang jembatan layang Kelok Sembilan telah memakan lebih dari sepertiga panjang jembatan dan lebih dari setengah lebar badan jalan. Sehingga memang sangat mengganggu dan mengancam keselamatan orang.

Persoalan pedagang di jembatan kelok sembilan tersebut telah terjadi sejak diresmikan pada 2013 dan terus bertambah tiap tahunnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2LWhZZg
May 16, 2019 at 04:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2LWhZZg
via IFTTT
Share:

Wednesday, May 8, 2019

Anadolu: Jurnalis Kerap Jadi Target Kekerasan Israel

Kantor Anadolu di Gaza, Palestina, rata dengan tanah akibat diserang roket Israel

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Profesi jurnalis masih rentan di daerah-daerah konflik, termasuk di Timur Tengah. Hal itu disampaikan Pizaro selaku redaktur eksekutif kantor berita Turki Anadolu Agency di Indonesia.

Pizaro mencontohkan awak media yang bekerja meliput langsung konflik Palestina-Israel. Mengutip catatan Forum Jurnalis Palestina, sebanyak 55 wartawan telah menjadi korban jiwa dalam rentang waktu April 2000 sampai saat ini.

Malahan, dia menyebut, kalangan jurnalis kerap menjadi sasaran kekerasan, sampai-sampai beberapa di antaranya meninggal dunia, ketika meliput situasi konflik yang disulut militer Israel.

Pizaro menuturkan, kantor perwakilan Anadolu di Gaza, Palestina, untuk pertama kalinya merasakan serangan militer Israel pada Sabtu (5/5) lalu. Sebanyak lima roket yang diluncurkan Israel meledak di lokasi tersebut. Sebelumnya, tentara zionis itu juga melancarkan rentetan tembakan peringatan.

Melihat apa yang dilakukan Israel dengan persenjataan canggihnya, lanjut Pizaro, kuat dugaan kalangan pers sudah disasar sebagai target serangan.

“Serangan ke Anadolu Agency ini bukan serangan khusus ke Anadolu, tapi serangan ke media. Ini bukan serangan yang tidak disengaja, tapi disengaja” kata Pizaro kepada Republika.co.id di kantor pusat Aksi Cepat Tanggap (ACT), Jakarta Selatan, kemarin.

“Kantor Anadolu rata dengan tanah, tapi alhamdulillah seluruh staf kantor Anadolu berhasil dievakuasi. Mereka keluar kantor sesaat sebelum serangan,” sambungnya.

Menurutnya, serangan dan intimidasi yang dilakukan Israel atas Anadolu bisa menjadi representasi kesewenangan entitas zionis itu.

Israel jelas telah mengancam kebebasan pers, meski dengan dalih menyerang balik para pejuang Hamas di Gaza.

Padahal, Hukum Humaniter Internasional telah menegaskan, setiap jurnalis yang bertugas di daerah konflik bersenjata mesti dianggap sebagai warga sipil yang lepas dari kubu-kubu pertempuran.

Karena itu, tidak boleh serangan militer menarget para pewarta, baik itu jurnalis independen maupun koresponden perang. Aturan yang sama juga melindungi para perawat, dokter di rumah sakit, dan relawan lembaga kemanusiaan.

Pizaro menilai, Israel tampaknya kurang menyukai produk berita-berita Anadolu. Kantor berita Turki ini, lanjut dia, termasuk di antara banyak media massa yang komitmen mengabarkan pelbagai peristiwa penting yang terjadi pada rakyat Palestina. Anadolu disebutnya termasuk lembaga pers yang kerap menyiarkan perjuangan bangsa Palestina melawan penindasan Israel.

Di lapangan, ungkap Pizaro, cukup sering para jurnalis Anadolu terkena peluru karet atau semprotan gas air mata yang dilancarkan aparat zionis. Sejauh ini, mereka banyak yang menjadi korban luka-luka, meski cukup beruntung lantaran belum ada yang kehilangan nyawa.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YeosjA
May 08, 2019 at 04:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YeosjA
via IFTTT
Share:

Besok Aksi di Bawaslu, Polisi Terjunkan 11 Ribu Personel

Polisi belum bisa memprediksi jumlah massa yang hadir dalam aksi.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Massa yang tergabung dalam Gabungan Elemen Rakyat untuk Keadilan dan Kebenaran (GERAK) akan melakukan aksi unjuk rasa di gedung Badan Pengawas Pemilu  (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU), besok, Kamis (9/5).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, pihaknya telah menerima surat pemberitahuan terkait aksi tersebut. Ia menyebut, sebanyak 11 ribu personel gabungan dari TNI-Polri akan diterjunkan untuk mengamankan aksi tersebut.
"Ya betul (ada aksi unjuk rasa tersebut), kita sudah siapkan 11 ribu personel gabungan," ujar Argo saat dikonfirmasi, Rabu (8/5).
Namun, Argo belum dapat merinci berapa estimasi massa yang akan hadir pada unjuk rasa tersebut. Ia menuturkan, pihaknya masih melakukan pengecekan terkait hal tersebut. "Masih kita cek jumlah massa yang hadir," ucapnya.
Sebuah selebaran beredar yang berisi informasi mengenai aksi unjuk rasa. Aksi tersebut diinisiasi oleh Mantan Kepala Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen, Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Eggi Sudjana, dan Mantan Menteri Dalam Negeri Letjen TNI (Purn) Syarwan Hamid.
Adapun tuntutan dari unjuk rasa tersebut adalah menuntut penyelenggara pemilu mendiskualifikasi pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2H89xlB
May 08, 2019 at 04:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2H89xlB
via IFTTT
Share:

Friday, April 26, 2019

Wali Kota Tasikmalaya Diduga Serahkan Uang Suap di Kemenkeu

Budi Budiman hari ini diumumkan oleh KPK sebagai tersangka korupsi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tersangka baru kasus dugaan suap Dana Alokasi Khusus (DAK) Kota Tasikmalaya TA 2018, Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, diduga memberikan uang suap sebesar Rp 400 juta kepada terpidana dalam kasus yang sama, Yaya Purnomo. Pemberian uang itu dibagi menjadi dua kali, pertama kali diberikan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan jumlah Rp 200 juta.

"Tersangka diduga memberi uang total sebesar Rp 400 juta terkait dengan pengurusan DAK untuk Kota Tasikmalaya TA 2018 kepada Yaya Purnomo dan kawan-kawan," ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, pada konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (26/4).

Febri menerangkan, suap itu bermula pada awal 2017. Budi diduga bertemu dengan Yay untuk membahas alokasi DAK Kota Tasikmalaya. Dalam pertemuan itu, Yaya diduga menawarkan bantuan untuk pengurusan alokasi DAK. Budi kemudian bersedia memberikan upah jika Yaya membantunya mendapatkan alokasi DAK tersebut.

Pada Mei 2017, Budi mengajukan usulan DAK untuk Kota Tasikmalaya TA 2018 kepada Kemenkeu. Beberapa bidang yang diajukan dalam usulan tersebut, yakni jalan, irigasi, dan rumah sakit rujukan. Lalu, pada 21 Juli 2017, Budi kembali bertemu Yaya Purnomo di Kementerian Keuangan.

"Dalam pertemuan tersebut, Budi diduga memberi Rp 200 juta kepada Yaya Purnomo," ungkap Febri.

Kemudian, pada Oktober 2017, dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2018, Kota Tasikmalaya diputuskan mendapat alokasi DAK dengan total Rp 124,38 miliar. Setelah itu, pada 3 April 2018, Budi kembali memberikan uang sebesar Rp 200 juta kepada Yaya Purnomo.

"Pemberian tersebut diduga masih terkait dengan pengurusan DAK untuk Kota Tasikmalaya TA 2018," jelasnya.

Budi baru saja ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap DAK Kota Tasikmalaya TA 2018. Budi disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang (UU) No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ZCftKA
April 26, 2019 at 04:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ZCftKA
via IFTTT
Share:

Wednesday, April 10, 2019

New York Peringatkan Bahaya Pesta Campak

Pesta campak bertujuan memaparkan anak yang belum vaksin dengan penderita campak.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Kota New York menyatakan status darurat pada Selasa lalu terkait wabah campak yang terjadi di kota tersebut. Ironisnya, beberapa keluarga di New York justru menyelenggarakan pesta campak untuk anak-anak mereka yang belum divaksin.

Dalam pesta campak, orang tua secara sengaja memaparkan anak-anak yang belum divaksin dengan anak-anak lain yang sakit campak. Tujuannya adalah agar anak-anak tersebut mendapatkan campak sehingga tubuh secara natural membentuk antibodi terhadap campak.

Sengaja memaparkan anak yang belum divaksin terhadap campak memiliki konsekuensi yang serius. Terlebih campak tak hanya dapat membuat anak sakit dan sangat mudah menular, tetapi juga berpotensi menyebabkan kematian.

"Kami sangat tidak merekomendasikan penyelenggaraan atau partisipasi terhadap acara seperti ini," ungkap Centers for Disease Control and Prevention (CDC) seperti dilansir Fox News.

New York City Health Commissioner Dr Oxiris Barbot menekankan bahwa praktik seperti ini sama sekali bukan sebuah pesta. Kemajuan zaman sudah memungkinkan pembentukan antibodi terhadap campak pada anak melalui cara yang lebih aman yaitu vaksinasi.

"Kami khawatir dengan keluarga-keluarga yang melakukan pesta campak," ungkap Barbot.

Barbot juga menekankan bahwa saat ini ada lebih banyak orang yang hidup dengan penyakit-penyakit kronis. Akan sangat berisiko bila ada banyak anak-anak hingga orang dewasa yang terpapar oleh campak yang merupakan penyakit menular.

"Kita tidak ingin anak-anak dan orang dewasa terpapar campak yang seharusnya dihindari," jelas Barbot.

Lebih lanjut, Barbot mengatakan bahwa hampir semua kasus di New York City berkaitan dengan komunitas Orthodox Jewish di Brooklyn. Wabah campak yang terjadi saat ini juga lebih besar dibandingkan pada 1991 lalu.

Barbot mengatakan sebagian besar pemuka agama di komunitas-komunitas Orthodox mendukung upaya vaksinasi. Akan tetapi perkembangan penibgkatan vaksinasi masih rendah di beberapa area karena adanya pengaruh dari kelompok-kelompok kecil antivaksin.

Status darurat ini berlaku untuk empat area di Williamsburg, Brooklyn. Di area tersebut ditemukan lebih dari 250 kasus campak sejak September lalu.

Sebagai respons terhadap wabah, pemerintah setempat juga mewajibkan vaksinasi campak di area tersebut, termasuk pada anak-anak berusia di atas enam bulan. Siapapun yang tidak melakukan vaksinasi di area tersebut atau tidak memiliki kekebalan terhadap virus campak akan didenda 1.000 dollar Amerika atau sekitar Rp 14,2 juta.

CDC merekomendasikan dua dosis vaksin campak yaitu MMR untuk anak-anak. Vaksin ini memiliki efektif hingga 97 persen untuk memberi perlindungan terhadap campak, gondok dan rubella.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2IbEhnp
April 10, 2019 at 04:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2IbEhnp
via IFTTT
Share:

Monday, April 8, 2019

Penyair yang Membela Islam di Zaman Rasul

Hassan bin Tsabit merupakan penyair Muslim yang hidup pada zaman Nabi SAW.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada zaman Rasulullah SAW, terdapat seorang penyair terkenal. Namanya, Hassan bin Tsabit (Abu al-Walid Hassan bin Tsabit bin al-Mundzir). Suatu kali, dia diminta datang ke Masjid Nabawi untuk menemui Nabi SAW. Pria asal Suku Khazraj ini tentu saja gembira dan segera beranjak dari rumahnya.

Sesampainya di Masjid Nabawi, Hassan mengucapnya salam kepada seluruh sahabat di sana dan tentunya baginda shalallahu 'alaihi wasallam. Nabi SAW berkata, "Wahai Hassan, engkau tentu mengetahui yang telah dilakukan kaum musyrikin Makkah. Karena itu, padamkanlah semangat mereka dengan sajak-sajakmu. Sebaliknya, bangkitkanlah semangat kaum Muslimin dengan sajak-sajakmu."

"Demi Allah yang telah mengutus engkau dengan kebenaran, sungguh aku akan menyakiti orang-orang kafir Makkah dengan puisi saya, bagaikan sayatan di kulit mereka,” jawab Hassan bin Tsabit spontan.

“Hendaknya engkau tidak terburu-buru, wahai Hassan," ujar Rasulullah SAW. “Abu Bakar lebih mengetahui tentang garis nasab orang-orang Quraisy. Sebaliknya, garis silsilahku juga mereka mengetahui. Maka sebaiknya engkau terlebih dahulu mengetahui garis keturunanku. Tanyakanlah hal itu kepada Abu Bakar.”

Hassan ibn Tsabit lantas pamit, untuk kemudian bertemu dengan Abu Bakar ash-Shiddiq. Dia pun menanyakan tentang garis nasab Nabi SAW kepada Abu Bakar. Sesudah itu, sang penyair ini kembali lagi ke Masjid Nabawi.

"Ya Rasulullah, aku kini telah mengetahui garis keturunan engkau. Maka demi Allah yang telah mengutus engkau dengan kebenaran, aku akan mencabut engkau dari kelompok mereka, bagaikan tercerabutnya gandum dari adonan,” tutur Hassan.

“Wahai Hassan, sungguh Jibril akan senantiasa mendukung engkau selama engkau meruntuhkan semangat kaum musyrikin itu dengan puisi-puisimu dalam membela Allah dan Rasul-Nya," jelas Rasulullah SAW. Kata-kata yang memompa semangat fi sabilllah Hassan ibn Tsabit.

Demikianlah, Hassan hampir tak pernah absen dalam setiap medan peperangan. Dia berada di sisi Rasulullah SAW. Setiap medan laga, dia tampil di hadapan pasukan musyrikin, untuk mengumandangkan sajak-sajak yang menciutkan nyali para musuh.

Hassan bin Tsabit memiliki istri bernama Sirin. Perempuan itu cukup istimewa karena merupakan saudara Maria Al-Qibthiyyah, istri Rasulullah SAW yang keturunan Mesir.

Usia Hassan bin Tsabit mencapai 100 tahun. Dia wafat pada 53 tahun sesudah Hijrah. Sebelum memeluk Islam, dia merupakan penyair yang lantang menjelek-jelekkan agama ini. Sesudah menerima hidayah Allah, maka Hassan mengarahkan karya-karyanya untuk membela Islam.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UnsY22
April 08, 2019 at 04:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UnsY22
via IFTTT
Share:

Insigne Merasa Media Memelintir Kata-Katanya

Insigne masih memiliki kontrak jangka panjang dengan Napoli.

REPUBLIKA.CO.ID, NAPOLI -- Kapten Napoli Lorenzo Insigne kesal dengan pemberitaan seputar dirinya akhir-akhir ini. Penyerang 27 tahun itu dikabarkan ingin angkat kaki dari San Paulo pada Juni 2019.

Insigne merasa tidak pernah mengeluarkan kata-kata seperti itu. Ia heran rumor tentang kariernya sangat cepat beredar.

"Saya mengatakan banyak orang mengira saya mempekerjakan Mino Raiola (agen) karena saya ingin hengkang. Saya bahagia di Napoli dan penggemar berharap lebih dari saya. Saya mengungkapkan pikiran saya, tetapi kata-kata saya dipelintir dalam pemberitaan," kata sosok yang pernah dipinjamkan ke Pescara kepada Sky dikutip dari Football Italia, Senin (8/4).

Insigne kecewa dengan fakta tersebut. Ia masih memiliki kontrak jangka panjang dengan Napoli.

Insigne menegaskan akan selalu menghormati kesepakatan itu. Ia bahkan tak memiliki klausul pelepasan. "Saya berharap bisa terus membantu tim ini," ujarnya.

Pada kesempatan serupa, Insigne mengomentari performa timnya sejauh musim ini bergulir. Napoli hampir pasti finis di peringkat kedua.

Sebab, hingga giornata ke-31, i Partenopei tertinggal 20 angka dari Juventus di singgasana Serie A Liga Italia. Butuh keajaiban bagi pasukan biru untuk melewati Si Nyonya Tua. "Menyakitkan finis di posisi kedua, tapi kami selalu menyebabkan masalah bagi Juventus. Itu membuat saya dan seluruh tim bangga," tegas Insigne.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2FXfiAM
April 08, 2019 at 04:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2FXfiAM
via IFTTT
Share:

Monday, April 1, 2019

Dimas Ekky Petik Pelajaran dari GP Argentina

Pembalap Moto2 asal Indonesia itu akan berusaha meraup poin di seri selanjutnya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembalap Indonesia Dimas Ekky Pratama dari Idemitsu Honda Team Asia menyatakan, hasil mengecewakan di Argentina pada Ahad (31/3) menjadi pelajaran berharga bagi pembalap Moto2 itu untuk meraup poin di seri selanjutnya. Pembalap asal Depok, Jawa Barat itu, mampu menyelesaikan balapan seri kedua Moto2 di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, di posisi ke-23 setelah sempat terjatuh di tikungan ke-13.

"Ini bukan hasil balap yang saya inginkan, karena saya yakin mampu mencetak poin," kata Dimas dalam pesan singkat yang diterima, Senin (1/4) pagi.

Memulai balapan dari posisi start ke-29, Dimas sempat masuk ke posisi 18 di beberapa lap awal. Namun sayang ia terjatuh karena kehilangan daya cengkeram ban depan.

Sempat kesulitan menghidupkan motor, Dimas mendapatkan bantuan dari para marshal untuk kembali ke pit dan mendapatkan sejumlah perbaikan sehingga mampu menyelesaikan 19 lap yang tersisa.

"Saya akan berusaha memberikan yang terbaik dan menjadikan balapan seri ini pelajaran agar mampu mendapatkan poin di seri selanjutnya, yaitu di Austin (Amerika Serikat)," kata Dimas.

Bersama tim Idemitsu Honda, Dimas mencoba beberapa settingan motor ketika sesi latihan bebas dan kualifikasi. "Saya mendapatkan feeling riding yang cukup baik ketika sesi kualifikasi. Kami sempat mencoba settingan yang berbeda ketika warm up, tetapi hasilnya kurang baik sehingga kami kembali ke settingan motor ketika kualifikasi," ujar Dimas. "Saya berupaya maksimal untuk bisa menaikkan posisi ketika start dimulai, meski harus memngawali balap dari urutan ke-29, saya berusaha maju hingga di posisi ke-18. Namun saya mengalami crash di tikungan ke-13 dan harus kembali ke pit agar dapat kembali ke track."

Seri kedua balapan Moto2 itu dimenangi oleh pembalap tim Flexbox HP 40 Lorenzo Baldassarri, yang mengantongi kemenangan keduanya musim ini. Pembalap asal Italia itu menyentuh garis finis pertama dengan jarak lebih dari satu detik dari rival terdekatnya, Remy Gardner (Onexox TKKR SAG Team), yang meraih podium pertama di karier balapnya itu.

Remy adalah putra dari mantan pembalap Australia, Wayne Gardner, yang terakhir kali naik podium di GP Afrika Selatan 1992. Podium ketiga diraih oleh Alex Marquez dari tim Marc VDS. Rekan satu tim Alex, Xavi Vierge, yang start dari pole, mengalami kendala dengan motornya ketika lap pemanasan dan gagal mengawali balapan dengan sempurna.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FNeUpr
April 01, 2019 at 04:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FNeUpr
via IFTTT
Share:

Lemkapi: Ada Motif Politik dalam Beredarnya Whatsapp Polisi

Lemkapi percaya Polri netral sesuai dengan perintah Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lembaga kajian strategis kepolisian indonesia (Lemkapi) berpandangan ada motif politik di balik beredarnya percakapan dalam aplikasi whatsapp yang seolah-olah itu adalah percakapan grup anggota Bhayangkara (polisi). Sesuai dengan perintah Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Lemkapi menyatakan kepolisian itu sudah memerintahkan jajajarannya untuk netral dan profesional pada Pemilu 2019.

"Kalau ada oknum yg mengaku diperintah kapolresnya, saya kira itu perlu didalami kebenaranya sebagai sumber informasi. Ini sangat perlu, untuk memastikan apakah ada motif politik didalamnya dari pihak tertentu yang ingin membawa-bawa Polri ke ranah politik atau mungkin ada motif lainnya," ucap Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan di Jakarta, Senin (1/4).

Terlebih, lanjut dia, kapolres yang bersangkutan sudah membantah dan bersumpah tidak pernah memberikan perintah kepada anak buahnya untuk mendukung capres tertentu. Menurut mantan anggota Kompolnas ini, Polri netral dan profesional sesuai tugas dan perintah Kapolri yang isinya tidak boleh ada anggota Polri berpihak dan membantu capres tertentu.

"Bila ada oknum yang kedapatan terbukti berpihak atau ikut serta membantu capres atau caleg tertentu, maka tentu akan mendapat sanksi tegas," ucap dia.

Doktor bidang hukum ini setuju informasi dan pengakuan anggota polres Garut yang baru dimutasi itu perlu didalami sebagai sumber informasi oleh Propam Polri. Sebab, informasi ini cukup menganggu kinerja Polri dan bisa meresahkan.

"Kami mendukung sepenuhnya Polri untuk mendalaminya agar tidak membuat masyrakat resah. Dan jika ada indikasi oknum yang melanggar, supaya diberikan sanksi tegas," tutur Edi Hasibuan.

Edi juga meminta percakapan whatsapp yang belum jelas sumbernya itu agar ditelusuri dan juga meminta seluruh jajaran Polri untuk hati-hati dalam menjalankan tugas. "Kami paham Walau polisi sudah menjalankan tugasnya profesional dan selalu menjaga netralitas dalam Pilpres 2019, tapi di tahun politik ini harus dipahami, ada saja yg menilai kinerja Polri tidak netral. Apalagi kita tahu untuk menjaga 440 ribu personil Polri itu tidaklah mudah. Karenanya kami harapkan Polri terus meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaaan dalam menjalankan tugas untuk menunjukkan polisi yang Promoter yakni profesional, modern dan semakin dipercaya masyarakat," tuturnya.

Sebelumnya, pemilik akun media sosial Twitter @marierteman mengunggah empat gambar tangkapan layar grup Whatsapp dengan nama grup Pilpres 2019 yang dibuat pada 16 Maret 2019 pukul 11.42 waktu setempat. Grup Whatsapp dengan nama Pilpres 2019 itu diduga berisi sejumlah anggota Polri berpangkat Aiptu yang isi chatnya mendiskusikan cara agar Capres Jokowi dipilih oleh masyarakat dengan bantuan Polri baik di tingkat Polsek hingga Polres.

Sementara itu, polisi sendiri menegaskan akan mengecek obrolan grup whatsapp bernama Pilpres 2019 yang belakangan beredar di masyarakat. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menuturkan bila terbukti ada anggota Polri yang terlibat dalam upaya pemenangan salah satu pasangan calon, maka akan ada sanski yang diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Bila terbukti benar ada oknum anggota Polri yang terlibat sesuai dengan fakta hukum pasti akan ada tindakan tegas oleh Propam Polda dan akan diawasi oleh Divisi Propam Polri sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku," kata Dedi, Jumat (29/3). 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OCdZuN
April 01, 2019 at 04:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OCdZuN
via IFTTT
Share:

Friday, March 29, 2019

‘Serbuan Teritorial’ TNI

Wakil Asisten Teritorial Kodam XVI/Pattimura Letkol Kav Cecep Tendi Sitandi

Foto: Republika TV/Fian Firatmaja
EMBED
‘Serbuan Teritorial' akan dilaksanakan pada pertengahan Mei mendatang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kodam XVI/Pattimura ingin terus hadir ditengah masyarakat. Salah satunya dengan mengadakan agenda ‘Serbuan Teritorial.' Adapun kegiatan yang akan dilakukan meliputi pelayanan kesehatan keliling, perpustakaan keliling, dan memperbaiki rumah-rumah warga yang sudah tidak layak huni.

Wakil Asisten Teritorial Kodam XVI/Pattimura Letkol Kav Cecep Tendi Sitandi jelaskan, kegiatan tersebut untuk mencapai kemanunggalan TNI rakyat. Rakyat yang membutuhkan bantuan, TNI ingin coba terus hadir di sana.

Rencananya ‘Serbuan Teritorial' akan dilaksanakan pada pertengahan Mei mendatang. Adapun wilayah yang dituju adalah pulau-pulau terluar atau terpencil di Maluku dan Maluku Utara.

Berikut video lengkapnya.

Videografer & Video Editor | Fian Firatmaja

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HSbUur
March 29, 2019 at 04:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HSbUur
via IFTTT
Share:

Friday, March 22, 2019

Mau Umrah, Butuh Berapa Potong Pakaian yang akan Dibawa?

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Bagi para jamaah umrah yang hendak berangkat ke Tanah Suci tentu selalu bingung, berapa banyak pakaian yang perlu dibawa. Banyak jawaban yang menyebut secukupnya. Namun, secukupnya itu seberapa?

Agar mempermudah, bayangkan saja seperti jalan-jalan.  Kebutuhan yang mendasar adalah pakaian. Banyaknya pakaian yang harus dibawa berbeda pada setiap orang.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhinya, misalnya berapa lama waktu pelaksanaan umrah. Ada yang reguler sembilan hari, dan ada juga yang plus sekitar 13 hari. 'Prinsipnya, makin panjang waktunya, makin banyak pakaian yang dibawa.

Jumlah pakaian yang dibawa juga tergantung pada jenis kelamin, serta kemana dulu jamaah berkunjung. Makkah atau Madinah terlebih dahulu?  Jika Makkah lebih dulu, maka kain ihram bisa dipakai saat berada di pesawat dan disimpan di dalam kabin. Namun, jika ke Madinah atau jiarah terlebih dulu, maka pakaian ihram lebih baik ditaruh di tas besar (koper).

Biasanya, laki-laki membawa tiga atau empat potong pakaian untuk umrah. ''Bahkan, ada yang biasanya membawa pakaian sedikit. Dan, untuk gantinya mereka membeli di sana.

Namun, adapula  yang membawa baju tujuh potong, dengan pertimbangan setiap hari ganti baju. Sebenarnya satu lembar saja cukup, jika mau beli di sana. Koper kita bisa kosong dan diisi dengan membawa Alquran maupun buku manasik. Gunakan underware berbahan kertas. Sehingga tidak perlu repot mencuci setelah dipakai, cukup dibuang saja.

Berita Terkait

Sedangkan untuk perempuan, harusnya bisa membawa baju lebih sedikit, jika menggunakan mukena. Cukup membawa dua mukena, satu pakai dan satu lagi sebagai ganti. Jika yang satu sudah kotor, ganti dengan mukena yang lainnya. Mukena yang kotor bisa di-laundry (dicuci), dengan biaya yang relatif ringan.

Tapi, biasanya perempuan justru membawa banyak baju ganti. Padahal tiga potong saja cukup. Berbeda dengan laki-laki yang biasanya simple. Setiap jamaah juga dianjurkan untuk membawa handuk.

Untuk musim panas, jamaah dianjurkan membawa payung, dan ketika musim dingin, Jamaah juga perlu membawa jaket dan sarung tangan. Selain itu, jamaah juga harus membawa kacamata hitam, sebab pantulan cahaya panas sangat mengganggu penglihatan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TS5Fgr
March 22, 2019 at 04:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TS5Fgr
via IFTTT
Share:

Thursday, March 21, 2019

Sudah 224 Calhaj Banyumas Lunasi BPIH

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas mengungkap, hingga saat ini sudah sekitar 224 calon haji yang melaporkan pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji.

Baca Juga:

"Info terakhir 224 calon haji namun pada Kamis sore hari nanti akan kami lakukan pemutakhiran data kembali," kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas Imam Hidayat melalui Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Purwanto Hendro Puspito, di Purwokerto, Kamis (21/3).

Dia menjelaskan, proses pelunasan BPIH tahap pertama hingga hari ini berjalan dengan lancar.

"Kemarin sempat ada kendala yaitu ada calhaj yang telah masuk porsi aman namun belum bisa melunasi ternyata belum divalidasi berita acara istithaah kesehatannya di Siskohatkes, setelah divalidasi sekarang sudah bisa melunasi," katanya.

Pihaknya, tambah dia, terus mengingatkan calon haji yang telah melunasi biaya penyelenggaraan ibadah haji untuk segera melaporkan tanda bukti pelunasan ke kantor Kemenag.

"Laporkan dan serahkan lembar pelunasan ke 2,3 dan 4 ke Kantor Kemenag Banyumas maksimal tiga hari kerja setelah pelunasan," katanya.

Pelunasan BPIH tahap pertama bisa dilakukan setiap hari kerja mulai 19 Maret hingga 15 April 2019. Sementara tahap kedua, kata dia, bisa dilakukan setiap hari kerja mulai tanggal 30 April hingga 10 Mei 2019.

Pelunasan tahap pertama untuk calon haji yang telah melunasi namun menunda keberangkatan tahun sebelumnya. Namun tetap harus konfirmasi ulang ke bank penerima setoran BPIH dengan menunjukkan bukti setoran pelunasan tahun sebelumnya," katanya.

Selain itu juga diperuntukkan bagi calon haji yang memiliki porsi dan masuk dalam alokasi kuota tahun 2019 dengan ketentuan belum pernah menunaikan ibadah haji, dan telah berusia 18 tahun terhitung mulai tanggal 7 Juli 2019 atau sudah menikah.

Berita Terkait

Dia juga menambahkan besaran BPIH Kabupaten Banyumas sesuai besaran per embarkasi adalah Rp36.429.275. Kantor Kemenag Banyumas menginformasikan bahwa jumlah calon haji tahun 2019 di wilayah setempat sebanyak 1.177 orang.

Dia menjelaskan, 1.147 calon haji noncadangan berada di porsi aman Provinsi Jawa Tengah, yang berarti nomor antrian calon haji yang tercantum di Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) sudah mendapat nomor porsi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FqL368
March 21, 2019 at 04:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FqL368
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 20, 2019

In Picture: Pendidikan Karakter Anak di Desa

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUWANGI -- Pelajar mengikuti aktivitas orang tua asuhnya saat mengikuti program Homestay di Kampung Batara, Papring, Kalipuro, Banyuwangi, Jawa timur, Rabu (20/3/2019).

Program "Homestay" yang melibatkan 259 siswa SMP kelas 8 tersebut, merupakan kegiatan pendidikan karakter siswa perkotaan yang bertujuan untuk mengenali kultur budaya di pedesaan, dengan cara menitipkan anak didik kepada masyarakat yang tinggal di desa selama empat hari..

 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TNLmAB
March 20, 2019 at 04:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TNLmAB
via IFTTT
Share:

Monday, March 18, 2019

UU Pengadaan Tanah Berdampak pada Komunitas Arab Singapura

Banyak properti milik komunitas Arab yang berkurang,

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Khaled Talib, seorang jurnalis dan penulis yang merupakan cucu keluarga Talib, bercerita bagaimana kakeknya membeli tanah Tree tops dengan saudara-saudaranya pada tahun 1800-an.

Menurut dia, keluarganya kehilangan banyak tanah akibat Undang- Undang Pengadaan Tanah tersebut.

"Kami memiliki lebih dari 600 ruko di Singapura, dan hari ini kami hanya memiliki sekitar 40 ruko. Beberapa kami jual," kata dia.

Diperkirakan, warga keturunan Arab di Singapura berjumlah 7-10 ribu orang. Namun, Khadijah Alatas, tak sepakat dengan jumlah itu. Ia yakin, jumlah itu lebih tinggi lantaran cukup banyak orang Arab yang menyebut diri mereka orang Melayu.

Hal itu terjadi utamanya ketika pemerintah mulai memberikan subsidi pendidikan hanya kepada orang Melayu, yang dianggap sebagai penduduk asli resmi.

"Pada 1980-an, pemerintah sebenarnya mulai mendorong etnis lainnya untuk memperkuat identitas mereka sendiri. Saya kira itu karena pemerintah berpikir bahwa ini adalah sesuatu yang bagus untuk pariwisata. Ini bagian dari pengembangan sisi multi kultural Singapura,'' kata salah satu wanita berdarah Arab di Singapura itu. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2JhdAyS
March 18, 2019 at 04:06PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2JhdAyS
via IFTTT
Share:

Sunday, February 17, 2019

Nerazzurri Bertekad Amankan Posisi

Inter Milan memang punya catatan bagus saat jumpa Sampdoria.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN --Inter Milan bertekad amankan posisi mereka di Serie A Italia saat menjamu Sampdoria pada Ahad (17/2) malam waktu setempat atau Senin (18/2) dini hari WIB. Nerazzurri kini berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan mengoleksi 43 poin, hanya terpaut empat poin dari AC Milan di peringkat keempat.

''Kami ingin maju sejauh mungkin di liga,'' kata kapten Inter, Samir Handanovic, dikutip dari situs resmi klub, Sabtu (16/2).

Inter tidak hanya terancam AC Milan yang menjadi musuh abadinya tersebut. Inter hanya memiliki selisih lima poin dari Atalanta, Roma dan Lazio. Sehingga, hasil negatif atas Sampdoria bisa membuat posisi pasukan Luciano Spalletti itu makin terancam.

Handanovic menyadari kemenangan tidak didapat dengan mudah. Untuk bisa menang, Inter harus berusaha untuk tidak kebobolan. Karena dalam sepakbola, lanjut dia, pertahanan membendung serangan akan menentukan bagaimana sebuah tim menekan lawan.

''Penting untuk terus kuat di belakang, karena kami pada akhirnya selalu mampu mencetak satu gol,'' ucap Handanovic.

Inter Milan tengah berada dalam kepercayaan tinggi setelah menang 1-0 atas Rapid Vienna di leg pertama babak 32 besar Liga Europa. Lauro Martinez yang menjadi satu-satunya pencetak gol dalam laga tersebut, bertekad untuk melanjutkannya saat berhadapan dengan Sampdoria.

Martinez mengaku telah belajar dari kesalahannya mencetak gol saat adu penalti lawan Lazio di Coppa Italia. ''Seorang striker selalu butuh mencetak gol. Saya ingin melanjutkannya langkah ini,'' ujar Martinez.

Martinez mengakui harus bekerja keras untuk terus mempertajam kemampuan mencetak gol. Ia harus bisa berpikir tenang dalam memberikan kemampuannya. Dan, menurut dia, hasil lawan Rapid Vienna membuat timnya tenang dalam berlatih untuk menghadapi I Blucherchiati.

Inter memang punya catatan bagus saat jumpa Sampdoria. Dalam tiga pertemuan terakhir, mereka memenang semua laga itu dengan rata-rata mencetak tiga gol dan clean sheets dalam dua laga.

Pertemuan di San Siro nanti juga akan menjadi pertandingan ke-124 kedua tim. Inter Milan menang 66 laga dan Sampdoria 20 pertandingan. Sisanya sebanyak 37 pertandingan berakhir dengan skor imbang.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2trRNKd
February 17, 2019 at 04:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2trRNKd
via IFTTT
Share:

Sunday, February 10, 2019

Korsel Naikkan Anggaran untuk Kehadiran Pasukan AS

Dana kontribusi Korsel untuk pasukan militer AS meningkat menjadi 1,03 triliun won.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Para pejabat Korea Selatan (Korsel) menandatangani perjanjian pada Ahad (10/2) waktu setempat untuk meningkatkan dana kontribusi Korsel terhadap pemeliharaan pasukan militer Amerika Serikat (AS) di Semenanjung Korea.  Kesepakatan itu terjadi atas seruan sebelumnya oleh Presiden AS Donald Trump yang meminta Korsel membayar lebih pasukan miliernya.

Sekitar 28.500 militer AS ditempatkan di Korsel, tempat bagi AS yang mempertahankan kehadiran militer sejak Perang korea 1950-53an. Kesepakatan baru ini pun masih harus disetujui oleh parlemen Korsel.

Dana kontribusi Korsel untuk pasukan militer AS meningkat menjadi 1,03 triliun won atau 890 juta dolar AS dari sebelumnya 960 miliar won pada 2018. Tidak seperti perjanjian sebelumnya yang berlangsung selama lima tahun, perjanjian kali ini dijadwalkan berakhir dalam satu tahun. Kesepakatan ini berpotensi memaksa kedua belah pihak kembali ke meja perundingan dalam beberapa bulan.

"Ini merupakan proses yang sangat panjang, tetapi pada akhirnya merupakan proses yang sangat sukses," kata Menteri Luar Negeri Korsel Kang Kyung-wha sebelum pertemuan penandatangan perjanjian seperti dikutip kantor berita Reuters, Ahad.

Baca juga, Pasukan AS Diminta Tetap Bertahan di Korsel.

Kang mengatakan, perlunya persetujuan parlemen dalam hal kesepakatan ini merupakan hal yang positif. Penasihat senior Kementrian Luar Negeri AS untuk negosiasi dan perjanjian keamanan, Timothy Betts, bertemu Kang sebelum menandatangani perjanjian atas nama AS.

Betts mengatakan kepada Kang bahwa uang itu memang mewakili bagian kecil saja, namun dinilai sangat penting dari dukungan Korsel untuk aliansi tersebut. "Pemerintah Amerika Serikat menyadari bahwa Korea Selatan melakukan banyak hal untuk aliansi kami dan untuk perdamaian dan stabilitas di kawasan ini," katanya.

Sekitar 70 persen dari kontribusi Korsel yakni mencakup gaji sekitar 8.700 karyawan Korsel yang menyediakan layanan administrasi, teknis, dan lainnya untuk militer AS.

Akhir tahun lalu, militer AS memperingatkan para pekerja Korea di pangkalan mereka  mungkin akan diberhentikan dari pertengahan April jika tidak ada kesepakatan yang disepakati.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DpUZuk
February 10, 2019 at 04:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DpUZuk
via IFTTT
Share:

Saturday, February 2, 2019

Kebangkrutan Hakiki

Jangan sampai kita merasakan kebangkrutan hakiki.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Hasan Basri Tanjung

JAKARTA —Pada suatu kesempatan, baginda Nabi Muhammad SAW bertanya kepada para sahabatnya. "Tahukah kalian siapa orang yang bangkrut itu (al-muflis)?'' Mereka menjawab, "Menurut kami, yang bangkrut itu adalah orang yang tidak memiliki uang dan harta kekayaan.'' Lalu Beliau bersabda, "Sesungguhnya umatku yang bangkrut adalah orang yang pada hari kiamat datang dengan membawa shalat, puasa, dan zakat, tetapi ia selalu mencaci-maki, menuduh, memakan harta, membunuh, dan menyakiti orang lain.

Setelah itu, pahalanya diambil untuk diberikan kepada setiap orang yang dianiayanya sampai habis, sementara tuntutan masih banyak yang belum terpenuhi. Lalu, sebagian dosa mereka dibebankan kepadanya hingga ia dilemparkan ke neraka.'' (HR Muslim). Riwayat ini, memberi banyak pelajaran kepada kita, apalagi di tengah suasana politik yang semakin menghangat jelang Pilpres 2019. Berita hoaks, ujaran kebencian, caci maki, fitnah, dan adu domba menyebar luas lewat media sosial (medsos).

Seakan, ungkapan dan perilaku seseorang tidak lagi merefleksikan agamanya. Padahal, pribadi Muslim itu mesti selaras antara hati, pikiran, ucapan, dan perbuatan. Artinya, iman yang tertanam dalam kalbu harus melahirkan amal saleh, baik berupa perkataan maupun perbuatan sehingga diganjar surga. (QS 18:88).

Amal saleh itu ada dua macam dan tidak bisa dipi sahkan, yakni kesalehan individual atau ritual (iba dah mahdhah) dan kesalehan sosial (ibadah ghairu mah dhah). Ketika ibadah ritual rusak, tidak akan mem buah kan dampak positif pada perilaku yang baik (akhlak kari mah). Karenanya, manusia itu ada empat macam, pertama, orang yang beramal ritual dan tidak berdosa sosial. Ia disebut orang yang beruntung (QS 28:67). Kedua, orang yang tidak beramal ritual dan tidak pula berdosa sosial, ia disebut orang merugi (QS 18:103-104).

Ketiga, orang yang tidak beramal ritual, tetapi ber amal sosial, ia disebut orang yang tertipu (QS 4:142). Ke em pat, orang yang beramal ritual, tapi banyak mela ku kan dosa sosial, ia disebut orang yang bangkrut secara ha kiki (49:11-12). Lalu, kita termasuk kategori yang mana ?

Imam al-Gazali dalam buku Khuluq al-Muslim menegaskan, gambaran orang yang bangkrut dalam amal saleh diumpamakan dengan seorang pedagang yang memiliki barang dagangan senilai seribu, tetapi dia mempunyai utang lebih dari dua ribu. Sama halnya dengan seorang Muslim yang banyak mengumpulkan pahala amal ibadah, tetapi lebih banyak lagi dia melakukan maksiat, seperti mengumpat, memfitnah, memakan harta orang lain dengan cara tidak halal dan mengganggu ketenteraman masyarakat.

Oleh karena itu, kita wajib menjaga lisan dari segala macam perkataan buruk yang menimbulkan kerugian. "Berkatalah yang baik atau diam." (HR Bukhari). Begitu pun jari jemari dari meng-up date status yang negatif di media sosial atau membagi informasi hoaks (bohong) atau yang belum tentu kebenarannya. Saring dahulu sebelum sharing (tabayyun), agar tidak merugikan dan menyesal kemudian (QS 49:6).

Sebagai orang tua, guru, dan pejabat publik, hen daklah santun dalam berkata dan bijak dalam bertin dak agar menjadi pembelajaran yang baik bagi anak-anak. Jika kita memberi contoh yang buruk, mereka akan meniru bahkan melakukan hal yang lebih buruk dari itu. Bukankah pepatah Melayu mengingatkan, "Guru kencing berdiri, murid kencing berlari.'' Kiranya, jangan sampai kita mengalami kebangkrutan hakiki di kehidupan akhirat nan abadi. Allahu a'lam bish-shawab. ¦ 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RuF7Mh
February 02, 2019 at 04:06PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RuF7Mh
via IFTTT
Share: