Showing posts with label 2018 at 03:30PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 03:30PM. Show all posts

Monday, December 31, 2018

Chelsea Siapkan 30 Juta Pound untuk Datangkan Mats Hummels

Chelsea juga dikabarkan akan datangkan gelandang Borussia Dortmund, Christian Pulisic

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jendela transfer untuk  musim dingin akan mulai dibuka pada 1 Januari mendatang. Sejumlah klub besar Eropa akan memanfaatkan transfer musim dingin ini untuk mencari pemain yang dibutuhkan.

Salah satunya adalah klub elite Inggris, Chelsea. The Blues dikabarkan menyiapkan dana hingga 30 juta poundsterling untuk mendatangkan bek tengah Bayern Muenchen berkebangsaan Jerman, Mats Hummels.

Dalam laman ESPN, Chelsea berpeluang mendapatkan bek tengah yang bermain di piala dunia lalu itu, pada Januari setelah mendekati Bayern Muenchen. The Sun juga melaporkan hal serupa.

The Blues meminta juara Bundesliga itu untuk mengajukan harga untuk melepas Hummels. Diperkirakan, harga yang ditawarkan sekitar 30 juta pounds.

Tetapi Chelsea juga diberitahu bahwa mereka perlu bergerak cepat sehingga Bayern punya cukup waktu untuk mencari pengganti. The Metro mengklaim Chelsea punya waktu hingga 14 Januari untuk mengajukan penawaran.

Hummels diakui sebagai salah satu bek tengah terbaik dunia dan merupakan juara Bundesliga lima kali. Namun, ia baru memainkan tiga laga dari sembilan pertandingan liga terakhir karena didera cedera.

Chelsea juga dilaporkan memenangkan perlombaan untuk merekrut gelandang Borussia Dortmund, Christian Pulisic. Pemain berusia 20 tahun itu diminati oleh beberapa klub, termasuk Arsenal dan Liverpool, dan akan menelan biaya 45 juta pounds. Sumber mengatakan kepada ESPN bahwa The Blues telah mengajukan tawaran 50 juta pounds. Menarik untuk dinantikan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2F0bXTr
December 31, 2018 at 03:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2F0bXTr
via IFTTT
Share:

Thursday, December 27, 2018

Muhasabah dan Pentingnya Rasa Syukur

Muhasabah tentu bisa dilakukan dimana saja dan dengan siapa saja.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Republika biro Jawa Barat akan menyelenggarakan Muhasabah di Masjid Pusdai, Kota Bandung pada Senin (31/12). Muhasabah akan diisi oleh berbagai tokoh masyarakat dan agama. Salah satunya adalah, Ustaz Budi Prayitno, dai asal Jawa Barat ini akan mengisi ceramah dalam muhasabah.

Ustaz Budi menuturkan, mengisi pergantian waktu khususnya tahun adalah muhasabah diri dan memperkuat rasa syukur. Muhasabah tentu bisa dilakukan dimana saja dan dengan siapa saja.

"Muhasabah tentang apa-apa yang dicanangkan dan bagaimana proses pencapaian serta pencapaiannya," kata Ustaz Budi pada Republika.co.id, Kamis (27/12).

Ustaz Budi menuturkan rasa syukur penting agar semua rezeki dapat termaknai dengan tepat dan mampu merasakan hikmahnya. Bahkan menurutnya, kegagalan yang diterima harus dilihat sebagai sebuah takdir dan dijadikan sebagai bahan evaluasi diri.

Tentunya, hal ini menjadi motivasi untuk semangat menyongsong tahun berikutnya untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Hal inilah yang ditekankan Ustaz Budi dalam bermuhasabah.

"Muhasabah sangat penting, karena ada perintah Allah di surat Al-Hasyr. Selain itu, dalam hadist Rasulullah saw disebutkan bahwa spirit kita harus punya hari esok yang lebih baik agar kita beruntung," tegas Ustaz Budi.

Sehingga umat muslim tidak hanya berkaca dan mengevaluasi diri selama tahun ini. Namun juga untuk dapat berpikir bagaimana merancang masa depan lebih baik lagi.

Dalam Muhasabah Republika ini, Ustaz Budi akan membawakan tema kajian 'Hidup Bermakna di Dunia, Hidup Bahagia di Akhirat'. Dalam kajiannya, Ustaz Budi akan memaparkan bagaimana hidup manusia untuk tidak hanya bermanfaat di dunia tapi juga di akhirat.

"Sebuah refleksi tentang hidup dan perjuangannya serta kajian kebahagiaan negeri akhirat," katanya.

Ustaz Budi juga mengapresiasi konsistensi Republika dalam membuat muhasabah akbar setiap tahunnya. Karena menurutnya, sebuah acara tidak hanya dilihat dari segi dunianya saja.

"Acara Muhasabah Republika adalah acara yang sungguh bernilai. Sehingga Insya Allah jadi ladang amal," tutupnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BSQqbp
December 27, 2018 at 03:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BSQqbp
via IFTTT
Share:

Monday, December 24, 2018

Satu Peleton Juru Masak Dikerahkan Bangun Dapur Umum

Mereka dikerahkan untuk membantu masyarakat korban bencana dan mendirikan dapur umum.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Satu peleton yang terdiri dari 25 prajurit Yonif 310/KK Kodam III Siliwangi, diterjunkan ke lokasi bencana tsunami di Kecamatan Labuhan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten untuk menjadi juru masak. Prajurit TNI-AD yang memiliki spesialis juru masak ini dikerahkan untuk membantu masyarakat korban bencana dan mendirikan dapur umum.

"Di sini kebutuhan logistik para pengungsi dicukupi. Posko ini menyediakan kebutuhan makanan untuk warga korban bencana yang masih berada di posko pengungsian,” kata Dandim 0601/Pandeglang Letkol Inf Fitriana Nur Heru Wibawa SE, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Republika.co.id, Senin (24/12).

Tim juru masak prajurit TNI AD ini, kata Fitriana, diterjunkan ke lokasi bencana sejak Senin (24/12) pagi. Ia mengatakan, prajurit bersama masyarakat membangun dapur umum dan memasak keburuhan makan para pengungsi. Ia mengatakan, juru masak tersebut akan bertugas setiap hari di dapur umum.

"Selain disiagakan di dapur ini, mereka juga membantu relawan memasak untuk memenuhi kebutuhan makanan dan minum para pengungsi. Puluhan personel juga dikerahkan untuk melakukan evakuasi korban dan pencarian korban akibat tsunami," ujar dia.

Fitriana mengatakan, dengan dukungan logistik ini diharapkan para korban bencana tsunami dapat melalui masa tanggap darurat di pengungsian tanpa kekurangan makanan da. minuman. Dapur umum ini, kata dia, akan beroperasi hingga para pengungsi kembali ke rumahnya masing-masing dan situasi dibyatakan aman.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Re0xRv
December 24, 2018 at 03:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Re0xRv
via IFTTT
Share:

Tujuh Tangga Menyempurnakan Ibadah

Terdapat tahapan-tahapan yang mesti dilalui seorang hamba guna mendapat ridha-Nya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kitab Minhaj al-'Abidin memaparkan tips meraih kesempurnaan ibadah. Terdapat tahapan-tahapan yang mesti dilalui seorang hamba yang bersungguh-sungguh ingin mencapai ridla Allah SWT.

Jumlah tahapan yang dijelaskan sebanyak tujuh tahapan, yaitu pertama: tahap ilmu dan makrifat; kedua, tahap tobat; ketiga, tahap godaan; keempat, tahap kendala-kendala di jalan ibadah; kelima, tahap dorongan dan motivasi; keenam, tahap menghindari faktor-faktor pengrusak ibadah; dan ketujuh, tahap pujian dan syukur.

Jika diformulasikan ulang sesuai dengan sistem manajemen modern, ketujuh tahapan itu tercakup dalam prinsip SWOT (strength/kekuatan, weakness/kelemahan, opportunity/kesempatan, dan threat/tantangan). Kajian tentang hal ini pernah pula ditulis oleh Ismail Zubir dan dipublikasikan dalam blog pribadinya.

Pertama, kekuatan. Kekuatan dalam ibadah sebagaimana dipaparkan Al-Ghazali dalam Minhaj al-'Abidin terletak pada ilmu dan makrifat, serta harus ada dorongan dan motivasi. Sang Hujjatul Islam meletakkan ilmu di awal pembahasan bukunya dengan landasan hadis Nabi SAW, ''Ilmu itu pemimpin bagi amal, dan amal adalah pengikutnya.''

Hanya dengan ilmu, kata Al-Ghazali, ibadah dapat dipraktikkan dengan benar. Dan, ilmu-ilmu yang perlu dikuasai seorang hamba, antara lain adalah ilmu tauhid, ilmu sirri (rahasia ibadah), dan ilmu syariat.

Di samping harus memiliki ilmu, seorang hamba juga harus memiliki dorongan dan motivasi ibadah. Dorongan dan motivasi yang dimaksud Al-Ghazali adalah rasa takut (khauf) dan harapan (raja'). Rasa takut mencegah seseorang dari perbuatan maksiat. Sedangkan harapan menumbuhkan optimisme dalam menghadapi segala kesusahan hidup.

Kedua, kelemahan. Kelemahan seorang hamba dalam beribadah terletak pada ketidakmampuannya menghadapi ujian. Ragam ujian yang dijelaskan kitab Minhajul Abidin meliputi rezeki dan hawa nafsu, perasaan was-was dan khawatir, ketentuan Allah dalam takdir, serta musibah dan kesulitan hidup.

Untuk menghadapi segala kelemahan tersebut, Al-Ghazali menyarankan agar seorang hamba senantiasa mengingat kemurahan Allah SWT. ''Engkau harus kembali mengingat akan banyaknya pertolongan serta nikmat Allah kepadamu. Semua itu akan membawamu pada harapan,'' tegas Al-Ghazali. Penjelasan terperinci tentang tema ini terdapat dalam prinsip SWOT yang ketiga.

Prinsip ketiga adalah peluang. Kesempatan seorang hamba untuk mencapai kemuliaan di hadapan Allah selalu terbuka. Allah akan melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya selama seorang hamba mau bersyukur atas nikmat dan karunia-Nya. Al-Ghazali mempertegas pernyataan tersebut dengan sebuah ayat, ''Sesungguhnya jika engkau bersyukur, maka pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.'' (Ibrahim: 7).

Sedangkan prinsip yang terakhir adalah tantangan dan rintangan. Rintangan yang menghalangi niat tulus seorang hamba dalam beribadah sangat banyak. Secara umum Al-Ghazali menyebut empat macam godaan, yaitu dunia, manusia, setan, dan hawa nafsu. Ketundukan pada hawa nafsu mengakibatkan seseorang punya sifat riya' (pamer) dan ujub (sombong). Keduanya, menurut Al-Ghazali, berpotensi merusak nilai ibadah, bahkan berdampak pada dicabutnya keimanan dari hati seseorang.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2PZi0Za
December 24, 2018 at 03:30PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2PZi0Za
via IFTTT
Share:

Saturday, December 1, 2018

Persiapan Beberapa Masjid di Jakpus Jelang Reuni 212

Kemungkinan para jamaah baru berdatangan pada sore hari ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekitar 43 masjid yang ada di Jakarta, dipersiapkan sebagai tempat singgah bagi para jemaah peserta Reuni 212 yang akan dilaksanakan pada esok hari, Ahad (2/12). Beberapa masjid yang terlibat pun berada di wilayah Jakarta Pusat.

Hingga siang ini, Sabtu (1/12), sebagian besar masjid yang ditunjuk mengaku belum ada jemaah peserta Reuni 212 yang tiba. Para ustaz yang bertanggung jawab di masing-masing masjid pun mengatakan, kemungkinan para jemaah peserta Reuni 212 baru akan berdatangan pada sore nanti.

"Siang ini belum ada yang datang, mungkin nanti sore ya baru pada nyampe," ujar Ustaz H Ayyong, Sabtu (1/12).

Meski begitu Ustaz Ayyong yang bertanggung jawab terhadap Masjid Baiturrahman di Jalan Petojo Enclek 13, Gambir, Jakarta Pusat,  menjelaskan, pihaknya sudah siap jika sewaktu-waktu para peserta reuni  dari berbagai daerah tiba di masjid tersebut. Ia juga menambahkan, akan menyambut dan melayani para peserta reuni dengan baik.

"Kami akan sediakan konsumsi bagi para jemaah Reuni 212, berupa makanan berat dan juga minuman. Konsumsi ini dana dari masjid dan juga panitia reuni," imbuh Ustaz Ayyong.

Secara keseluruhan, masjid-masjid yang ditunjuk sebagai tempat singgah bagi para peserta Reuni 212 dari berbagai daerah, siap menampung sekitar 200 orang. Tidak ada persiapan khusus yang dilakukan. Setiap masjid memberikan sesuai dengan fasilitas yang dimiliki masing-masing.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2AJ86W2
December 01, 2018 at 03:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2AJ86W2
via IFTTT
Share:

Tuesday, November 27, 2018

Bappebti Segera Keluarkan Aturan Perdagangan Emas Digital

Perusahaan atau platform penjual emas digital harus mengantongi izin dari Bappebti

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) segera mengeluarkan peraturan tentang perdagangan emas digital. Aturan tersebut juga mencakup sistem cicilan emas secara daring (online).

"Yang mau kami atur perdagangan cicilan emas digital itu. Yang jelas mereka harus punya emasnya dulu sesuai izin dari Bappebti," kata Kepala Bappebti Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana usai ditemui pada Seminar Nasional Perdagangan Berjangka di Jakarta, Selasa (27/11).

Indrasari mengatakan platform atau lembaga yang menyediakan perdagangan emas digital dengan sistem cicilan di dalamnya harus memiliki produk emas secara fisik terlebih dahulu sebelum membuka cicilan emas kepada konsumen. Selain itu, entitas perusahaan atau platform penjual emas harus mengantongi izin dari Bappebti.

Indra mengaku hingga saat ini pembahasan materi peraturan perdagangan emas digital memang masih dibahas oleh sejumlah kementerian dan lembaga terkait. Regulasi tersebut ditargetkan dapat rampung pada akhir tahun ini.

Meski belum ada kasus yang mencuat ke publik soal penipuan cicilan emas online, Bappebti menilai regulasi ini harus segera diterbitkan untuk menghindari potensi kerugian masyarakat. "Kami prediksi kalau ini tidak diatur, saat orang mau cicil emas, pada saat jatuh tempo, emasnya nggak ada dan nasabahnya banyak. Jadi itu yang mau kami atur, masyarakat boleh mencicil tapi emasnya harus ada," kata dia.

Sejumlah lembaga dan kementerian terkait antara lain Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Satgas Waspada Investasi, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Komunikasi dan Informatika, masih menggodok aturan yang akan meregulasi seluruh entitas usaha investasi emas secara digital.

Aturan mengenai perdagangan emas tak berwujud dengan skema cicilan menggunakan sistem digital itu, akan dirampungkan dan dirilis ke publik pada akhir tahun 2018 ini, sebagai langkah antisipasi agar tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2r9JGAB
November 27, 2018 at 03:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2r9JGAB
via IFTTT
Share:

Friday, November 23, 2018

Pembenahan Neraca Transaksi Berjalan Perlu Waktu Lama

Berbagai pembenahan yang dilakukan bisa memberikan dampak positif pada ekonomi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pembenahan neraca transaksi berjalan yang masih mengalami defisit merupakan pekerjaan jangka menengah panjang. Pembenahan tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat, melainkan tahunan.

"Transaksi berjalan itu butuh bertahun-tahun untuk memperbaiki. Bukan begitu keluar kebijakan, bulan depan atau tiga bulan lagi akan beres," kata Darmin di Jakarta, Jumat (23/11).

Darmin mengatakan pemerintah secara bertahap terus berupaya untuk menekan defisit neraca transaksi berjalan melalui sejumlah kebijakan. Salah satunya dengan mewajibkan penggunaan biodiesel (B20) guna mengurangi impor migas.

Selain itu, upaya menekan defisit neraca modal juga dilakukan melalui revisi peraturan mengenai Daftar Negatif Investasi (DNI) dan mengundang minat pengusaha agar Devisa Hasil Ekspor dari sumber daya alam disimpan di dalam negeri. Tak hanya itu, pemerintah juga memperbaiki peraturan mengenai fasilitas insentif perpajakan.

Namun, upaya pembenahan neraca perdagangan maupun neraca modal ini tidak akan selesai dalam waktu bulanan dan langsung memperlihatkan hasil kepada perbaikan defisit neraca transaksi berjalan. Darmin mengatakan, perbaikan terjadi secara bertahap.

Ia juga mengingatkan berbagai kebijakan tersebut, seperti yang baru diluncurkan dalam bentuk paket kebijakan XVI, harus diupayakan sebagai upaya pembenahan lebih dini dan untuk menjaga kepercayaan para pelaku pasar agar aliran modal kembali masuk ke Indonesia. "Sekarang ini, momentumnya modal asing mulai masuk, apalagi setelah kebijakan bunga BI dinaikkan. Momentum itu harus dimanfaatkan dan dijaga. Kalau momentum ini lewat, kita harus menyiapkan kebijakan lagi yang mungkin baru tiga atau enam bulan lagi baru bisa kita buat," ujarnya.

Darmin menegaskan persoalan defisit neraca transaksi sudah ada sejak Indonesia berdiri dan belum tentu permasalahan ini bisa selesai 100 persen. Namun, setidaknya berbagai pembenahan yang dilakukan bisa memberikan dampak positif dan penguatan kepada fundamental ekonomi secara keseluruhan.

Baca juga, Ini Isi Paket Kebijakan Ekonomi Terbaru dari Pemerintah

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TBWpt6
November 23, 2018 at 03:30PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TBWpt6
via IFTTT
Share: