Showing posts with label 2019 at 04:01PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 04:01PM. Show all posts

Tuesday, May 28, 2019

PGN Jamin Pasokan dan Layanan Aman Sepanjang Libur Lebaran

Diperkirakan sepanjang musim libur lebaran penggunaan gas PGN cederung menurun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN menjamin pasokan, layanan, serta pengendalian distribusi gas selama libur Lebaran 2019. Dari perkiraan internal, selama musim libur Lebaran tersebut, penggunaan gas PGN cenderung mengalami penurunan. Selama ini, PGN melayani konsumen rumah tangga sekaligus industri dan komersial.

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama mengungkapkan dari analisa internal, penggunaan gas akan menurun dari segmen industri dan komersial yang mencapai 10 persen-25 persen. “Sedangkan untuk konsumen rumah tangga, terbilang normal,” ungkapnya dalam siaran tertulis perusahaan, Selasa (28/5).

Secara total PGN menyalurkan sebesar 841,85 BBTUD. Volume tersebut menjangkau pelayanan untuk 229.329 pelanggan. Dari volume total itu, per bulan PGN mendistribusikan sekitar 2,92 juta meter kubik gas kepada pelanggan rumah tangga. “Mereka merupakan pelanggan Jargas,” tegas Rachmat.

Dia menjamin layanan gas selama libur Lebaran tetap berjalan sedia kala. Bahkan, pengoperasian 12 SPBG dan 4 MRU tetap berjalan normal.

Selanjutnya, PGN menjalankan skema pemantauan dan pengendalian nonstop selama libur Lebaran. Para petugas PGN ikut berperan menjalankan Posko ESDM yang dilaksanakan sejak 21 Mei hingga 19 Juni 2019.

PGN membagi penugasan khusus untuk pengendalian infrastruktur gas dan niaga di tiga wilayah. “Jadi semua area operasi yang berjumlah 18, tetap ada petugas yang memantaunya,” terang Rachmat seperti dalam siaran persnya.

Di sisi lain, guna meningkatkan sisi keamanan, PGN melancarkan program edukasi gas kepada pelanggan. Intinya, edukasi itu bertujuan agar konsumen memahami cara pencegahan terjadinya kecelakaan akibat gas selama mengosongkan rumah dalam rangka libur Lebaran.

PGN menyebarkan materi edukasi itu melalui pesan singkat, serta surat edaran. “Tak hanya itu, kontak center PGN di nomor telepon 1 500 645 yang bisa dihubungi 24 jam, serta sosialisasi juga dilakukan melalui sosial media seperti Facebook, Instagram maupun Youtube,” tukas Rachmat.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WAvcvj
May 28, 2019 at 04:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WAvcvj
via IFTTT
Share:

Monday, May 27, 2019

In Picture: Pemusnahan 18 Ribu Botol Miras di Lapangan Monas

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah petugas gabungan saat memusnahkan minuman keras (miras) menggunakan alat berat di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Senin (27/5).

Pemerintah Provinsi (pemprov) DKI Jakarta memusnahkan 18.174 botol minuman keras hasil operasi penertiban dari bulan Januari sampai dengan Mei 2019.  

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2YP8Bsc
May 27, 2019 at 04:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2YP8Bsc
via IFTTT
Share:

Kemenpora Dorong Santri Menjadi Wirausahawan

Kemenpora Dorong kemandirian santri melalui Pesantren Ramadhan Pemuda

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) merespon program investasi SDA yang dicanangkan Presiden Jokowi. Melalui Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora membuat gerakan wirausaha muda dan salah satu prioritas yang mendapatkan alat pendampingan dan pengembangan pemuda adalah santri.

Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Niam Soleh berkomitmen  mendorong anak muda khususnya santri yang ahli mengaji sekaligus wirausahawan. Sehingga nila-nilai keagamaan yang dimiliki bisa mendukung perjalannya dalam membangun usaha.

"Santri saat ini tidak cukup hanya dibekali kecakapan agama, tapi juga kecakapan hidup lain di antaranya wirausaham. Santri lebih siap saat terjun langsung di masyarakat. Kemandirian ekonomi menopang aktivitas dakwah dan bermanfaat untuk umat," kata Asrorun pada acara Pesantren Ramadhan Pemuda. Acara yang berlangsung di Pondok Pesantren Tebar Iman, Tangerang Selatan, Ahad (26/5) itu mengangkat tema 'Meningkatkan Kemampuan Wirausaha Santri Menuju Kemandirian Ekonomi'.

Asrorun menjelaskan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari program-program pengembangan kewirausahaan di kalangan anak muda yang digagas di Deputi Pengembangan Pemuda. "Anak muda zaman sekarang harus didorong menekuni dunia wirausaha. Apalagi Indonesia akan menghadapi bonus demografi 2030 mendatang. Semakin banyak wirausaha muda akan semakin bagus ekonomi Indonesia. Kita akan gandeng semua pihak, untuk menjadikan wirausaha sebagai trend centre anak muda khususnya santri," katanya.

Kabag Organisasi Kepemudaan Kemenpora Abdullah Mas'ud berharap moral yang bagus harus dibarengi dengan kemampuan atau kompetensi kerja yang bagus, agar santri memiliki nilai plus dalam membangun masa depannya. "Santri mempunyai modal penting dalam membangun pertumbuhan ekonomi nasional. Selain agama, paling tidak ada tiga bekal utama yang dimiliki santri di pesantren yakni mandiri, disiplin dan jujur, jika ini diasah secara intens akan melahirkan generasi yang tangguh," ucap dia.

Panitia pelaksana, Khirzul Alim menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari dengan menggandeng trainer dari Indonesia Youth Forum (IYF) dan Creator School.

Peserta dibekali dengan berbagai materi tentang wirausaha, di antaranya public speaking, financial planing, marketing startegy, business proposal hingga web development. Tidak hanya teori, peserta diajak langsung mewujudkan ide-ide inovatifnya tentang wirausaha lewat product research.

Di akhir sesi para peserta diberi kesempatan mempresentasikan ide produk wirausahanya secara detail kepada trainer dan peserta yang lain. Ke depan, semoga kewirausahaan santri ini menjadi tren dan mampu melahirkan entrepreneur muda di kalangan santri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HDHD0X
May 27, 2019 at 04:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HDHD0X
via IFTTT
Share:

Saturday, May 25, 2019

PLN Disjaya Pastikan Listrik Jakarta Aman Saat Lebaran

PLN memproyeksikan beban listrik di Jakarta akan berkurang 30 persen saat Lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Perusahaan Listrik Negara Distribusi Jakarta Raya (PLN Disjaya) memproyeksikan beban listrik di Jakarta akan berkurang hingga 30 persen saat Lebaran nanti. Dengan pasokan yang ada, PLN Disjaya memastikan listrik selama Lebaran dalam kondisi aman.

General Manager PLN Disjaya, M Ikhsan Asaad menjelaskan beban puncak kelistrikan saat lebaran diperkirakan akan terjadi pada tanggal 5 dan 6 juni mendatang. Namun, biasanya beban puncak kelistrikan Jakarta mencapai 5.100 Megawatt (MW), pada lebaran nanti diperkirakan beban puncak hanya mencapai 2.600 MW.

"Secara beban puncak kalau jakarta saja memang pasti turun 50 persen. Jadi kami pastikan itu sangat cukup," ujar Ikhsan, Sabtu (25/5).

Ikhsan menjelaskan, berbeda dengan daerah lain, beban puncak untuk Jakarta terjadi pada siang hari. Hal itu dikarenakan sekitar 60 persen konsumsi listrik berasal dari kegiatan bisnis dan perkantoran. Saat Lebaran, kegiatan bisnis sementara berhenti sehingga konsumsi listrik pun turun drastis.

Terlepas dari itu, Ikhsan menegaskan PLN Disjaya tetap fokus menjaga keandalan pasokan listrik sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang dan nyaman. Menurut dia, PLN menyiapkan tim yang siaga 24 jam memantau jika terjadi gangguan.

"Jakarta itu bisa dibilang sistem yang paling kuat, dipasok enam subsistem, andal sekali. Selama periode siaga, seminggu sebelum Lebaran juga sudah tidak boleh ada kegiatan pemeliharaan. Kita juga siapkan UPS 46 unit, powerbank 75 unit, trafo bergerak 16 unit, crane mobile 4 dan kabel bergerak 5 unit," paparnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QnfIVI
May 25, 2019 at 04:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QnfIVI
via IFTTT
Share:

Tuesday, May 21, 2019

Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan 52 Kg Sabu

Selain sabu Bea Cukai dan BNN juga menggalkan penyelundupan 23 ribu butir ekstasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sinergi aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkotika di Indonesia kembali membuahkan hasil. Kali ini petugas Bea Cukai bersama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan penyelundupan 52 kilogram (kg) sabu dan 23 ribu butir ekstasi berbagai tipe.

Yang lebih membahayakan, puluhan ribu butir ekstasi tersebut terdiri dari tiga jenis di mana pil berwarna hijau berbentuk katak, pil berwarna biru bertuliskan LEGO, dan pil ekstasi berwarna hijau kekuningan berbentuk tokoh kartun “minion”.

Direktur Jenderal Bea Cukai, Heru Pambudi mengungkapkan kronologi penindakan yang telah dilakukan petugas gabungan Bea Cukai dan BNN. “Penindakan berawal dari informasi yang diperoleh petugas gabungan bahwa akan ada transaksi narkotika pada Jumat (18/5) di dua tempat terpisah di wilayah Dumai, Riau,” ungkap Heru seperti dalam siaran persnya.

Petugas gabungan kemudian menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Petugas mendapati sabu dan ekstasi tersebut akan diserahterimakan ke tiga orang pelaku yang bergerak menggunakan mobil. Setelah dilakukan penyidikan lebih lanjut, ternyata target sudah melakukan serah terima sabu dan telah dibawa di dalam mobil.

Aksi kejar-kejaran antara petugas gabungan dan para pelaku tidak terhindarkan. Dikarenakan mobil yang dikendarai para pelaku berkecepatan tinggi, petugas memutuskan untuk bekerja sama dengan salah seorang supir mobil truk untuk memarkir truknya menghadang jalan guna menghalangi laju mobil yang dikendarai para tersangka.

“Petugas gabungan berhasil menghadang jalannya mobil para pelaku di wilayah Kelurahan Pelintung, Dumai, Riau, namun pelaku yang merasa curiga malah memundurkan kendaraannya dengan kecepatan tinggi sehingga petugas melepaskan tembakan peringatan dan mengarah ke mobil para pelaku. Mobil pelaku yang berkecepatan tinggi menabrak mobil petugas lainnya,” ujar Heru.

Guna melumpuhkan gerak pelaku, petugas mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak dua orang tersangka di kakinya, sementara satu tersangka lainnya tidak melakukan perlawanan saat dilakukan penindakan. Dari keterangan yang diperoleh dari para tersangka, mereka dikendalikan oleh seorang pelaku lainnya. Petugas secara sigap melakukan pengejaran terhadap orang tersebut dan berhasil mengamankan pelaku tersebut di daerah Jalan Lintas Duri-Dumai, Riau.

Heru menambahkan bahwa Provinsi Riau, khususnya Kota Dumai merupakan salah satu pintu masuk penyelundupan narkotika dari luar negeri. “Hal ini mengharuskan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah bersinergi satu sama lain untuk menghadang penyebaran narkotika guna menyelamatkan generasi bangsa dari kerusakan mental dan fisik,” tambah Heru.

Penindakan yang telah dilakukan oleh petugas gabungan ini turut menambah daftar panjang kasus penyelundupan narkotika yang berhasil digagalkan oleh Bea Cukai. Hingga 3 Mei 2019, Bea Cukai telah berhasil melakukan 138 penindakan terhadap kasus penyelundupan narkotika dan psikotropika dengan berat total barang bukti mencapai kurang lebih 1,65 ton.

Penindakan secara kontinyu dan masif yang dilakukan Bea Cukai dan BNN merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam melindungi masyarakat Indonesia dari ancaman narkotika. Bea Cukai berharap agar masyarakat dapat turut berperan aktif dalam menginformasikan kepada pihak yang berwenang jika menemukan kegiatan mencurigakan khususnya terkait peredaran narkotika.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2QdOOzv
May 21, 2019 at 04:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2QdOOzv
via IFTTT
Share:

Monday, May 20, 2019

Istana tak Panik Tanggapi Aksi 22 Mei

Ada kelompok yang ingin memanfaatkan aksi 22 Mei

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Istana Kepresidenan memastikan tidak ada kepanikan dari pemerintah dalam menanggapi rencana aksi yang akan digelar 22 Mei 2019, bertepatan dengan pengumuman hasil pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kepala Staf Presiden Moeldoko menyebutkan bahwa upaya pengamanan oleh TNI-Polri, termasuk langkah razia terhadap massa yang akan menuju Jakarta, dilakukan karena ada kelompok yang berupaya menunggangi aksi esok lusa.

"Ada kelompok yang ingin memanfaatkan, masa kita biarkan? Kan kasihan kalau terjadi sesuatu masyarakat menjadi korban. Itu saja sebenarnya. Tidak ada tujuan lain, ketakutan atau panik dari pemerintah. Enggak, sama sekali enggak," kata Moeldoko, Senin (20/5).

Moeldoko juga menilai, razia yang dilakukan polisi tidak menyalahi aturan demi alasan keamanan. Yang dirazia pun, ujar Moeldoko, adalah perlengkapan atau senjata yang dianggap berbahaya.

"Karena ada anjuran membawa bambu diikat bendera merah putih. Bambunya kan bambu runcing itu. Yang seperti-seperti itu kan ga boleh, untuk apa itu? Ada yang bawa senjata tajam juga gak ada relevansinya dengan demo," jelas Moeldoko.

Moeldoko juga mengungkapkan bahwa intelejen telah menemukan adanya upaya penyelundupan senjata ke dalam massa aksi 22 Mei nanti. Menurutnya, seluruh bukti tersebut sudah nyata dan mau tak mau harus disampaikan secara terbuka kepada masyarakat agar tidak ikut aksi yang bertepatan dengan pengumuman hasil pilpres 2019.

Razia terhadap massa aksi di daerah memang sudah dilakukan. Di Jawa Timur, Polres Jember bersama Kodim 0824 memperketat sweeping terhadap warga yang akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti ajakan aksi people power pada 22 Mei 2019. Mereka melakukan patroli gabungan di Stasiun Jember dan Terminal Tawang alun, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Ahad (19/5).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/30tXDdg
May 20, 2019 at 04:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/30tXDdg
via IFTTT
Share:

Friday, May 17, 2019

Mantari Bondar, a tradition to conserve water and forest

Mantari Bondar is actually an officer who maintains water stream and forest.

REPUBLIKA.CO.ID, SOUTH TAPANULI -- Local community in South Tapanuli, North Sumatra province has a local wisdom to conserve water sources and Sibual-buali Conservation Area which called Mantari Bondar. This is a tradition from Hatabosi which stands for Haunatas, Tanjung Rompa, Bonan Dolok, and Siranap.

Those are four villages name. Those villages are located in Marancar District, South Tapanuli Regency. Mantari Bondar is a tradition to maintain water sources and also forest in Hatabosi area for hundred years.

“Mantari means a minister and Bondar means water stream, so Mantari Bondar oversees eight Penjago Bondar, all of which are chosen by the community,” said Musohur Pasaribu as Mantari Bondar of Hatabosi.

Mantari Bondar is actually an officer who maintains water stream and forest. The rules of the ancestral heritage has been agreed by local community and all people in Hatabosi area. Mantari and Penjago are in charge of guarding the forest and watching the springs from damage and taking care of the flow of water so that it is not clogged.

"When it rains, water ropes are often clogged with wood and rocks. Landslides clog the water source the most. Penjago Bondar will clean along four kilometers of Batangtoru river,” Musohur explained.

Penjago Bondar will clean up the clogged water flow, while Mantari Bondar, more concerned with water disputes that arise with custom sanction mechanisms. Mantari and Penjago Bondar receive a 'wage' from setting aside a portion of their agricultural produce for a certain amount and being paid per year.

“The wage is two cans of rice per family in Hatabosi. One can contains 16 kilograms of rice and being distributed by Mantari,” said Musohur.

Mantari Bondar currently come from Haunatas village and Penjago Bondar is a representative of Haunatas Village, Tanjung Dolok Village, and Siranap Village (Aek Sabaon Village). Hatabosi cannot be separated from the history of Simaretong village birth or known as Haunatas village from Pasaribu clan around 1907. Threfore, Mantari Bondar must come from Pasaribu clan.

North Sumatra Sarekat Hijau Indonesia (SHI) chairperson, Hendrawan Hasibuan said Mantari Bondar regulated the system of management and distribution of the waterways based on the agreement of the four villages. One of the terms is he must have rice fields and treated in marriage. If he leave the village, the rights to use water stream will be lost, but will be returned if he come back.

"Furthermore, if there is damage, for example to the water stream, the one who responsible for repairing is Panjago Bondar,” Hendra said.

Meanwhile, sources of funds for equipment, maintenance, and surveillance are from the communities of the four villages. Where everyone who uses water is required to pay two cans of rice each year. For new residents from outside the descendants of the four villages, they are required to pay 12 kilograms of rubber latex and three rice tubes.

Mantari Bondar will sell it and the money will be used to buy equipment such as hoes, machetes, and tools commonly used to repair irrigation. The rest is set aside for wages Mantari Bondar. While the wages of Panjago Bondar are arranged by Mantari Bondar based on the working day of Panjago Bondar in a year.

All are regulated in an agreement by the community, most important is the prohibition for the community of four villages and communities outside the village so as not to damage the forest, especially in the upper reaches of Aek Sirabun (the Sibual Forest Reserve) and along the waterways. If there is a violation, it will be tried by the community itself according to the agreed rules, then proceed to the state legal process.

However, the community feel regional government in South Tapanuli has not appreciated their hard work. There was no appreciation so far or an award.

“We work there (on the river), but they only know there are people from water agency,” Musohur added.

Not only maintaining water conservation, local villagers also protect protected animals in the region, such as the Sumatran orangutan which is endemic in the region. Orangutans have coexisted with humans in the forest area since the time of our ancestors. By protecting this animal, it is believed to have also preserved the forest area.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WNSevj
May 17, 2019 at 04:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WNSevj
via IFTTT
Share:

Monday, April 29, 2019

Suarez Heran Ada Pihak yang Menyepelekan Gelar Liga Domestik

Suarez merasakan betapa sulitnya menjadi yang terbaik di tanah Matador.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Luis Suarez menyinggung keberhasilan Barcelona meraih gelar Liga Spanyol musim ini. Ia menilai bukan perkara mudah menjuarai kompetisi sepak bola paling elite di Spanyol.

Ia heran dengan pendapat orang-orang yang menyepelekan liga domestik. Suarez merasakan betapa sulitnya menjadi yang terbaik di tanah Matador.

"Kadang-kadang orang tidak menghargai gelar liga yang telah dimenangkanj Barcelona, seolah-olah itu mudah," kata penyerang tim nasional Uruguay, dikutip dari Marca, Senin (29/4).

Suarez memahami timnya konsisten berada di level elite. Sehingga ukuran kesuksesan biasanya dilihat dari perjalanan di Eropa.

Tapi bukan berarti level La Liga menjadi lebih rendah. Ia bangga dengan pencapaian timnya mempertahankan trofi Liga Spanyol dua musim beruntun. "Anda harus menghargai semua gelar itu," ujar Suarez.

Barcelona berpeluang meraih treble winners musim ini. Raksasa Katalan berada di final Copa del Rey dan semifinal Liga Champions.

Kapten Barcelon, Lionel Messi membakar semangat rekan-rekannya. Messi meminta para para penggawa Blaugrana kembali membawa si Kuping Lebar ke Camp Nou.

"Jika kapten ingin memenangkannya, mengapa kami tidak?" ujar Suarez. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2J3Xh6H
April 29, 2019 at 04:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2J3Xh6H
via IFTTT
Share:

Thursday, April 25, 2019

Roy Keane: Pogba Jadi Masalah Besar Buat MU

Skuat MU membutuhkan pemimpin yang berkarakter.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer bisa bernasib sama dengan Jose Mourinho, yang dipecat karena sikap para pemain MU. Pemain MU disebut-sebut memang tidak memperlihatkan diri sebagai pesepak bola profesional.

Bahkan, legenda MU Roy Keane menyebut banyak pemain dalam skuat Iblis Merah yang merasa sombong. Salah satu yang disebutkan mantan kapten United itu adalah Paul Pogba.

Keane bahkan menilai Pogba menjadi masalah besar bagi MU. Menurut kapten karismatik tersebut, ia sering melihat Pogba tidak berlari kencang, atau bahkan mundur saat sedang diserang. ''Dia adalah masalah besar bagi United,'' ujar Keane dikutip dari Sky Sports, Kamis (25/4).

Keane menyatakan, Pogba merupakan pemain senior yang tampil di kompetisi besar dan memenangkan trofi bergengsi. Namun ia tidak melihat mantan pemain Juventus itu memberikan contoh yang baik di dalam maupun luar lapangan.

Apalagi, lanjut Keane, Pogba sering tampil dengan bahasa tubuh yang sombong dengan kebanggaan yang tinggi. ''Tapi saya tidak melihatnya dalam penampilan (di lapangan). Mata saya tidak akan bohong,'' jelasnya.

Dari sisi pertahanan, Keane menyatakan bek MU kekurangan percaya diri. Walaupun masih banyak waktu bagi para palang pintu itu untuk bisa menumbuhkan kepercayaan diri tersebut.

Namun yang pasti, kata Keane, MU butuh pemimpin dan karakter. Para pemain muda yang mendominasi skuat Iblis Merah itu butuh contoh di klub, yang sampai saat ini masih jadi pertanyaan besar.

''Anda tidak perlu ban kapten untuk menjadi pemimpin. Saya pikir ada pemain berbakat di sana tapi siapa yang akan memimpin mereka?'' kata Kane mempertanyakan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Vpsic0
April 25, 2019 at 04:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Vpsic0
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 23, 2019

Ahmad Dhani Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Jaksa menilai Dhani terbukti mendistribusikan konten elektronik bermuatan penghinaan.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menggelar sidang terdakwa kasus pencemaran nama baik lewat ujaran 'idiot', Ahmad Dhani Prasetyo, dengan agenda pembacaan tuntutan, di Ruang Cakra, PN Surabaya, Selasa (23/4). Pada sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejari Surabaya menuntut Ahmad Dhani dengan hukuman penjara selama 1 tahun 6 bulan penjara.

"Kami menuntut supaya majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada saudara Ahmad Dhani selama 1 tahun dan enam bulan," ujar Jaksa Winarko.

JPU Kejari Surabaya berpendapat, Ahmad Dhani terbukti secara sah dan meyakinkan telah mendistribusikan konten elektronik yang memiliki muatan penghinaan. Konten elektronik yang dimaksud adalah ujaran 'idiot' dalam vlog yang disampaikannya di Hotel Mojopahit Surabaya, yang diunggah pada akun Instagram milik Dhani.

Jaksa juga berpendapat, Ahmad Dhani terbukti melanggar Pasal 45 ayat (3) juncto pasal 27 ayat (3) UU RI No.19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronika. Maka dari itu, jaksa menganggap Ahmad Dhani layak dijatuhi hukuman sebagaimana dituntutkan pada persidangan tersebut.

Jaksa juga meminta majelis hakim memutuskan agar handphone Iphone 7 plus milik Ahmad Dhani, yang menjadi alat merekam konten video dimaksud, dirampas dan dimusnahkan. "Kami meminta majelis hakim agar memutuskan bahwa handphone Iphone 7 plus milik terdakwa dirampas untuk dimusnahkan," ujar Winarko.

Winarko kemudian mengungkapkan hal-hal yang memberatkan dan meringkankan bagi terdakwa Ahmad Dhani. Hal yang memberatkan menurutnya karena yang bersangkutan tidak mau menyesali perbuatannya karena tidak merasa bersalah. Hal memberatkan lainnya karena ujaran terdakwa dirasa merendahkan para pelapor.

"Sementara hal yang meringankan adalah karena terdakwa berlaku sopan selama menjalani persidangan," ujar Winarko.

Menanggapi tuntutan tersebut, kuasa hukum Ahmad Dhani, Aziz Fauzi menyatakan akan mengajukan nota pembelaan atau pleidoi. Demi kesempurnaan nota pembelaan yang disusun, tim kuasa hukum Ahmad Dhani meminta waktu dua pekan untuk menyusunnya.

"Kami akan mengajukan nota pembelaan atau pleidoi yang mulia. Demi kesempurnaan bota pleidoi yang disusun, kami meminta waktu selama dua pekan," ujar Aziz.

Keinginan tim kuasa hukum itu pun diamini Hakim Ketua Anton Widyopriyono yang memutuskan, sidang akan kembali dilanjutkan pada Selasa, 7 Mei 2019. Sebelumnya, Ahmad Dhani didakwa telah melakukan pencemaran nama baik terkait dengan ujaran 'idiot' dalam vlog yang disampaikannya di Hotel Mojopahit Surabaya. Ujaran idiot dalam vlog tersebut ternyata menyinggung salah satu unsur massa pengunjuk rasa yang menolak deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DuerHf
April 23, 2019 at 04:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DuerHf
via IFTTT
Share:

Friday, April 5, 2019

Lagi dan Lagi, Ada JPO tak Terawat di Ibukota

JPO Tanah Tinggi di Jalan Letjen Suprapto ini rusak dan tak terawat

Selain di Pasar Minggu, ternyata ada pula Jembatan Penyeberangan Orang  (JPO) yang tak terawat. Salah satunya JPO Tanah Tinggi di Jalan Letjen Suprapto,  Johar Baru, Jakarta Pusat.

Beberapa komponen pada JPO tersebut sudah mulai banyak yang rusak. Pada bagian tengah JPO, terlihat atapnya sudah ada yang rusak dan terbuka. Beberapa anak tangga pun bahkan sudah ada yang diganti dengan balok kayu oleh warga,  karena khawatir ketika diinjak tangga tersebut akan jebol. 

Tidak hanya itu, aksi vandalisme pun juga banyak ditemukan di JPO ini. Beberapa sudut pada tiang-tiang JPO sudah mulai dipenuhi oleh cat semprot dan spidol yang dilakukan oleh tangan-tangan jahil. 

Semoga pihak dinas terkait bisa segera memperbaiki fasilitas publik ini agar lebih indah dan nyaman untuk warga yang melintas.

Pengirim: Muhammad Tiarso Baharizqi, DKI Jakarta

Disclaimer: Retizen bermakna Republika Netizen. Retizen adalah wadah bagi pembaca Republika.co.id untuk berkumpul dan berbagi informasi mengenai beragam hal. Republika melakukan seleksi dan berhak menayangkan berbagai kiriman Anda baik dalam dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke retizen@rol.republika.co.id.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VoueON
April 05, 2019 at 04:01PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VoueON
via IFTTT
Share:

Tuesday, April 2, 2019

Ini Harga Bila Istana Buckingham Disewa Melalui Airbnb

Airbnb melirik Istana Buckingham yang total memiliki 775 kamar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mengunjungi negara Inggris, tak akan seru jika tak ke Istana Buckingham. Istana yang dihuni oleh keluarga kerajaan itu menarik wisatawan tersendiri di London, Inggris.

Hal itu pun dimanfaatkan oleh manajemen manajer perhotelan dan wisata dunia Airbnb untuk melobi Sang Ratu. Airbnb memiliki keinginan mendaftarkan Istana Buckingham di Airbnb. Menurut data perhitungan Airbnb, Sang Ratu bisa menghasilkan lebih dari 1,3 juta dolar Amerika Serikat (AS) per malam dari Airbnb.

Perusahaan manajemen Airbnb telah menghitung kira-kira berapa yang harus seseorang bayar jika dia tak menginap di apartemen standar atau suite hotel demi sebuah kamar di istana. Menurut angka-angka dari GuestReady, Sang Ratu dapat mengenakan tarif harian sebesar 3.570 poundsterling, atau setara 4.657 dolar AS untuk salah satu dari 52 kamar tidur kerajaan. Angka itu setara sekitar Rp 66 juta.

Sementara itu, taman istana akan disewakan seharga 400 ribu poundsterling, atau setara dengan Rp 7,4 miliar. Sedangkan 19 ruang pusat, dihargai masing-masing seharga 16 ribu poundsterling atau setara sekitar Rp 297 juta.

Perusahaan memperkirakan total tarif harian penggunaan Buckingham bisa mencapai 1.034.291 poundsterling atau Rp 19,1 miliar. Tarif itu terdiri atas penyewaan ruang acara, apartemen, dan suite hotel di area yang memberikan standar kemewahan yang sama.

Perlu diketahui, Buckingham bukan hanya markas administrasi monarki dan kediaman pribadi Ratu. Namun, istana itu juga memiliki total 775 kamar yang mengesankan. Istana dilengkapi dengan bioskop pribadi, kolam renang dalam ruangan, kantor pos dan pusat medis.

Istana saat ini sedang melakukan renovasi senilai 369 juta poundsterling atau Rp 7,3 triliun. Renovasi itu akan memakan waktu satu dekade untuk menyelesaikannya.

Hal itu diketahui setelah laporan oleh spesialis bahwa pekerjaan itu dilakukan tanpa ada yang mendesak dan ada risiko kerusakan serius. Renovasi itu dikerjakan kepada bangunan untuk dapat melalui peristiwa kebakaran hebat atau kerusakan air.

Tampaknya, tidak mungkin Hotel Istana Buckingham bisa menjadi kenyataan dalam waktu dekat. Tetapi jika Anda menyukai gagasan untuk melihat di balik dinding istana, keluarga kerajaan baru-baru ini merilis video di belakang layar. Video itu menunjukkan bagaimana kepala pelayan Ratu menjelajahi koridor-koridor berliku di bangunan, dilansir dari laman This Is Insider.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2WD90wH
April 02, 2019 at 04:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2WD90wH
via IFTTT
Share:

Tuesday, March 19, 2019

Awal Mula Seluruh Yaman Memeluk Islam (2-Habis)

Sebelum Islam datang, Yaman dikuasai kerajaan Persia yang dipimpin raja Majusi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Alih-alih bersikap konfrontatif, Rasulullah Muhammad SAW menawarkan kepadanya, “Maukah kalian mengenal apa itu Islam?” Mereka bersedia menyimak penjelasan yang ada, tetapi masih bersikeras bahwa Kisra adalah tuhan semesta alam.

Nabi SAW kemudian bersabda, “Bagaimana pendapatmu bila ternyata Tuhanku telah membunuh tuhanmu tadi malam?”

Mereka tentu saja heran. “Dari mana Anda tahu?”

“Tuhanku yang mewahyukannya kepadaku,” jawabnya dengan tenang.

Nabi SAW lalu menyuruh para utusan itu agar kembali ke Yaman untuk mengabarkan wahyu tersebut. Beliau SAW lalu mengatakan, bila informasi kematian Kisra salah, mereka dapat datang lagi ke Madinah untuk menangkapnya.

Dan kalau benar Kisra tewas malam itu, sebaiknya mereka dan seluruh pemuka Yaman memikirkan ulang, betapa meruginya menyembah pada zat selain Allah.

Begitu tiba di Yaman, mereka menceritakan pertemuannya dengan Rasulullah SAW, termasuk apa itu Islam dan wahyu mengenai kematian Kisra. Badzan sedikit tertarik pada ajaran Tauhid, tetapi masih ragu-ragu meninggalkan agama Majusi.

Karena itu, dia berpesan kepada mereka, bila betul wahyu yang disampaikan Nabi Muhammad SAW, maka dia akan memeluk Islam.

Untuk diketahui, waktu tempuh antara Sana’a, ibu kota Yaman, dan Madinah pada zaman itu sekitar dua pekan. Adapun perjalanan normal antara Sana’a dan ibu kota Persia ditempuh rata-rata satu bulan.

Satu setengah bulan kemudian, datanglah utusan dari istana Persia ke Sana’a yang mengabarkan kematian Kisra tepat pada waktu yang telah diramalkan sebelumnya oleh Rasulullah SAW. Penguasa kafir itu beserta saudara-saudaranya tewas ditikam anaknya sendiri yang bernama Syiraweh.

Setelah menerima kabar tersebut, Badzan bin Sasan mengumumkan beriman kepada Allah dan Rasulullah SAW. Seluruh rakyatnya kemudian mengikutinya, mengucapkan dua kalimat syahadat. Sejak saat itu, Yaman berada dalam naungan kedaulatan Islam.

Adapun Kerajaan Sassania terus-menerus dilanda pergolakan politik yang dahsyat, diperparah pula dengan ketidakpuasan penduduk setempat yang memang telah mengendap begitu lama.

Akhirnya, pada 651 pasukan yang dikirim Amirul Mu`minin Umar bin Khaththab dapat menaklukkan Sassania. Tamatlah riwayat kerajaan yang pernah menjadi adidaya dunia itu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FlDcXu
March 19, 2019 at 04:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FlDcXu
via IFTTT
Share:

Awal Mula Seluruh Yaman Memeluk Islam (1)

Sebelum Islam datang, Yaman dikuasai kerajaan Persia yang dipimpin raja Majusi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Islam menjadi penentu yang penting dalam menstabilkan Yaman untuk jangka waktu panjang. Masuknya risalah tersebut tidak lepas dari peristiwa Sayf bin Dziyadzn.

Dia merupakan pemuka Yaman yang hendak merebut kembali tampuk kekuasaan dari keturunan Habasyah (Etiopia). Untuk itu, dia pergi ke Persia. Tujuannya, hendak meminta balabantuan dari Raja Kisra dari Sassania.

Setelah melalui pelbagai kendala, akhirnya kaisar beragama Majusi itu setuju. Namun, begitu orang-orang Habasyah terusir dari Yaman, yang jadi penguasa sesungguhnya justru Sassania. Kaisar tersebut menjadikan Sayf bin Dziyadzn hanya sebagai pemimpin boneka.

Maka sejak saat itu, Yaman berada dalam pengaruh Persia. Mayoritas penduduk beragama Majusi. Gubernur Yaman berturut-turut adalah keturunan jenderal yang diutus Kisra untuk mendampingi Sayf bin Dziyadzn.

Islam Masuk ke Yaman

KH Moenawar dalam Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad SAW (jilid IV) mengungkapkan, sesudah menyepakati Perjanjian Hudaibiyah dengan kubu Quraisy, Rasulullah SAW mulai mengirimkan surat kepada raja-raja non-Arab, termasuk kaisar Byzantium dan Persia.

Tujuannya untuk mengajak mereka masuk Islam. Surat Nabi SAW kepada Heraklius dibawa Dihyah al-Kalbi. Raja Byzantium itu menerimanya dengan penuh penghormatan, tetapi enggan menjadi Muslim.

Raja Kisra Abrawiz dari Persia juga menolak masuk Islam, tetapi dengan cara yang angkuh. Pemimpin beragama Majusi itu merobek surat Rasulullah SAW.

Utusan yang mengantarkan surat itu kepadanya, yakni Abdullah bin Huzafah, juga diperlakukan dengan hina. Begitu mengetahui kabar ini, Nabi SAW berdoa, “Kisra telah mengoyak-oyak kerajaannya. Ya Allah, pecah-belahlah oleh Engkau kerajaannya.”

Dalam keadaan murka, kaisar Persia itu menyuruh menterinya untuk menulis surat kepada gubernur Yaman saat itu, Badzan bin Sasan. Isinya menginstruksikan agar dia menangkap dan membawa Nabi Muhammad SAW kepadanya.

Sebab, Kaisar ingin menghukum orang yang dinilainya sungguh keterlaluan itu. Dia berpikir, bagaimana mungkin seorang raja Persia mengikuti ajaran pihak lain, sementara dirinya mengaku-aku tuhan di hadapan rakyat Persia sendiri—persis Firaun pada zaman Nabi Musa AS.

Selang beberapa waktu kemudian, Badzan menerima surat yang dimaksud. Perintah yang ada siap dilaksanakan. Diutuslah beberapa orang ke Madinah. Perjalanan yang cukup panjang ditempuh. Setelah bertanya-tanya kepada penduduk setempat, sampailah mereka ke hadapan Nabi SAW.

(bersambung)

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OelLe5
March 19, 2019 at 04:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OelLe5
via IFTTT
Share:

Sunday, March 17, 2019

Inter Bertekad Bangkit di Derbi Milan

Menurut Spalletti, Inter bermain di bawah standar mereka.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Luka Inter Milan lantaran tersingkir dari Liga Europa belum sepenuhnya sembuh. Pelatih Inter Luciano Spalleti mengakui kubunya kecewa dengan keadaan itu.

Kegagalan Nerazzurri melewati adangan Eintracht Frankfurt, menurut Spalletti, Inter bermain di bawah standar mereka. Ada beberapa pemain yang cedera dan yang tersisa belum sepenuhnya fit.

"Jelas ada kepahitan, tapi tim harus kembali menemukan kemampuan untuk bertarung dan bermain," kata Spalletti dalam konferensi pers, dikutip dari Football Italia, Ahad (17/3).

Tak ada waktu bagi Inter Milan untuk bersantai. Pada pekan ke-28 Serie A, Nerazzurri bakal bertemu AC Milan.

Partai bertajuk Derby Della Madonnina itu berlangsung di Stadion San Siro, Senin (18/3) dini hari WIB. Spalletti mewaspadai kekuatan rival sekota mereka itu.

"Milan tim kuat. Mereka memainkan sepak bola bagus," ujar allenatore kelahiran Certaldo ini.

Saat ini Inter berada di posisi keempat klasemen sementara Liga Italia. Dengan mengantongi 50 poin, Nerazzurri tertinggal satu angka dari Rossoneri di tangga ketiga.

Spalletti menegaskan, pertandingan ini belum menentukan posisi di klasemen di akhir nantinya. Sebab kompetisi masih panjang.

"Tapi jelas, kekalahan (di partai derbi) akan menyebabkan kurangnya kepercayaan diri," tutur eks juru taktik AS Roma itu.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2W4tE8E
March 17, 2019 at 04:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2W4tE8E
via IFTTT
Share:

Friday, March 15, 2019

Pimpinan Parpol yang Terjaring OTT Sudah Dibawa ke KPK

Pemeriksaan di Polda Jatim dilakukan sejak pukul 09.30.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pimpinan partai politik yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah dibawa dari Mapolda Jatim, Surabaya menuju Gedung KPK di Jakarta. Sebelumnya, mereka yang diamankan KPK dalam operasi tersebut sempat menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim, Surabaya.

Mereka mulai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 09.30 WIB, dan keluar sekitar pukul 13.30 WIB. "Sudah keluar itu dari tadi itu jam-jam setengah dua (13.30 WIB) udah keluar kan sebentar saja itu," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi Jumat (15/3).

Keluarnya terperiksa luput dari pengawasan awak media, mengingat kesemuanya digelandang lewat pintu yang berlainan. Namun demikian, Barung masih enggan mengungkapkan berapa orang yang diamankan, siapa saja yang diamankan, dan di mana mereka diamankan. "Semua itu ditangani KPK," ujar Barung.

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol. Luki Hermawan mengungkapkan adanya beberapa orang yang tengah diperiksa petugas dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Mapolda setempat, Jumat (15/3).

Pemeriksaan yang berlangsung berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy di wilayah Jawa Timur.

Namun demikian, Luki enggan menjelaskan terkait identitas mereka yang tengah menjalani pemeriksaan. Luki beralasan dirinya eum mengetahui siapa saja yang tengah menjalani pemeriksaan tersebut. "Saya belum tahu (siapa saja yang diperiksa. Tapi ada beberapa orang," kata Luki Hermawan ditemui seusai sholat Jumat.

Ketua KPK Agus Rahardjo pun membenarkan, Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengamankan seorang petinggi partai politik dalam operasi tangkap tangan (OTT).  "Betul ada giat KPK di Jatim dan dilakukan pemeriksaan oleh KPK bertempat di Polda Jatim," kata Agus

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2O9Z6Qk
March 15, 2019 at 04:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2O9Z6Qk
via IFTTT
Share:

Wednesday, March 13, 2019

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Lokasi Karhutla di Riau

Prajurit TNI akan dikirimkan untuk memadamkan titik api.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengawali kunjungan kerjanya ke Provinsi Riau. Mereka meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.

Panglima dan Kapolri tiba di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Rabu (13/3), siang sekitar pukul 11.00 WIB dengan menumpang pesawat militer Boeing 737 TNI AU. Kedatangan kedua pemimpin tertinggi TNI dan Polri tersebut disambut Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution serta unsur forum kominukasi pimpinan daerah.

Setelah beristirahat sekitar 15 menit di gedung VIP Pandawa Lanud Roesmin Nurjadin, keduanya langsung terbang ke Pulau Rupat dengan menggunakan dua helikopter Super Puma TNI AU.

Berdasarkan catatan Antara, kedatangan Hadi Tjahjanto hari ini merupakan yang kedua kalinya dalam tempo kurang dari satu bulan terakhir. Sebelumnya pada 24 Februari 2019 lalu, Hadi juga ke Rupat, saat Pulau terluar di Provinsi Riau yang berada di bibir Selat Malaka itu luluh lantak dilanda kebakaran lahan hebat.

Kala itu, Hadi menjanjikan akan mengirim armada helikopter dan pesawat guna pengeboman air dan operasi modifikasi cuaca. Selain itu, dia juga menyebutkan akan mengirim prajurit TNI ke lokasi tersebut guna memaksimalkan pemadaman titik-titik api.

Selang beberapa hari kemudian, seluruh peralatan berupa pesawat, helikopter dan 100 prajurit Kostrad tiba di Pulau Rupat guna membantu memaksimalkan upaya penanggulangan titik-titik api.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, sedikitnya 1.800 hektare di wilayah itu hangus terbakar. Kebakaran terluas terjadi di Kabupaten Bengkalis, termasuk Pulau Rupat yang mencapai hampir 1.000 hektare.

Sesuai jadwal, Hadi Tjahjanto dan Tito Karnavian akan melakukan sejumlah kegiatan secara bersama-sama di Provinsi Riau. Selain meninjau Karhutla di Rupat, keduanya juga dijadwalkan akan mengunjungi pesantren di Kabupaten Kampar, memberikan pengarahan kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau serta kegiatan PWNU di Kota Pekanbaru.

Pada hari yang sama, Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto juga melaksanakan kampanye di Kota Pekanbaru yang dihadiri ribuan warga kota.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EXfoaR
March 13, 2019 at 04:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EXfoaR
via IFTTT
Share:

Siapa Firaun-nya Umat Rasulullah SAW?

Julukannya adalah Firaun, menandakan besar kezalimannya terhadap umat Islam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dakwah Rasulullah SAW selalu menghadapi pelbagai rintangan dan ancaman dari penguasa musyrik Makkah. Beberapa dari mereka menyerang langsung Nabi Muhammad SAW. Tidak sedikit pula yang menyiksa kaum Muslimin, terutama dari kalangan yang lemah seperti anak-anak, perempuan, dan budak.

Baca juga: Hidup dan Matinya Abu Jahal, Si Penentang Rasulullah SAW (1)

Di antara mereka adalah seorang pria yang berjulukan "Firaun-nya umat Islam." Dialah Abu Jahal alias Amr bin Hisyam. Pernah dia berseru kepada kaumnya, "Wahai sekalian orang-orang Quraisy! Sesungguhnya Muhammad tidak akan mau berhenti dari mencela agama kita (menyembah berhala), mencaci-maki nenek moyang kita, dan membodoh-bodohkan sesembahan kita. Oleh karena itu, aku benar-benar bersumpah demi Allah. Au besok akan menghadang dia dengan membawa batu terbesar. Kalau dia (Muhammad SAW) bersujud dalam shalatnya di depan Ka'bah, maka aku akan pecahkan kepalanya dengan batu itu!"

Fitnah Abu Jahal terhadap Nabi SAW sedemikian besar. Seperti tampak dari sumpahnya, sesungguhnya dia beriman kepada eksistensi Allah SWT. Hanya saja, dia sebagaimana kaum musyrikin umumnya, menganggap penyembahan terhadap Allah mesti diperantarai berhala-berhala. Padahal, syariat tauhid tidak membenarkan hal itu.

Kebenciannya terhadap Islam antara lain karena sifat egaliter yang dibawa ajaran tauhid. Semua orang sama kedudukannya di dalam agama Islam. Yang membedakan hanyalah ketakwaan terhadap Allah SWT. Sementara, Abu Jahal menikmati kedudukannya sebagai pemuka Quraisy.

Selain itu, toh Abu Jahal sehari-hari menjual berhala kepada penduduk Makkah. Bila sampai Islam tersebar luas, maka orang-orang akan meninggalkan penyembahan terhadap berhala. Jika itu terjadi, siapa lagi yang akan membeli berhala miliknya? Bisnisnya akan gulung tikar.

Pernah suatu ketika, Abu Jahal diamanati mengurus seorang anak yatim. Namun, belakangan dia memakan harta si anak itu tanpa persetujuannya. Bahkan, anak yatim ini lantas diusirnya dari rumah. Tidak ada tempat mengadu selain Rasulullah SAW.

Maka beliau bersama anak yatim itu menemui Abu Jahal. Beliau meminta agar harta anak yatim itu diberikan oleh Abu Jahal.

Abu Jahal tewas dalam kancah Perang Badar pada tahun kedua Hijriah. Keadaannya tetap kafir.

Baca juga: Hidup dan Matinya Abu Jahal, Si Penentang Rasulullah SAW (2)

Seperti diriwayatkan dalam pelbagai kitab hadits sahih, begitu Rasulullah SAW menerima kabar itu, maka beliau berkata, "Fir'aun umat ini telah terbunuh."

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TviahE
March 13, 2019 at 04:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TviahE
via IFTTT
Share:

Sunday, March 10, 2019

Radovic Berencana Rotasi Pemain Persib Lawan Perseru

Persib dan Perseru sama-sama tidak memiliki kesempatan untuk lolos ke delapan besar.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung akan menghadapi Perseru Serui pada laga terakhir Grup A Piala Presiden 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (12/3). Dalam laga ini, Persib dan Perseru sama-sama tidak memiliki kesempatan untuk lolos ke delapan besar.

Pelatih Persib Miljan Radovic menggunakan gim terakhirnya untuk melakukan rotasi besar-besaran. Ini karena ada beberapa pemain yang terpaksa absen.

"Kami punya masalah lima pemain tidak bisa main. Ada (Bojan) Malisic, Hariono kartu kuning. Febri (Hariyadi), (Srdjan) Lopicic dan (Esteban) Vizcarra, Vizcarra sama Lopi ada sedikit masalah, kami akan lihat besok," kata Radovic di Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Ahad (10/3).

Dia mengatakan, sudah memiliki beberapa nama yang akan dimainkan nanti. Namun untuk memaksimalkan potensi, Persib juga akan menurunkan pemain yang belum mendapat menit bermain.

"Saya mau kasih semua pemain kesempatan dan setelah gim kami akan lihat bagaimana," katanya.

Radovic tidak akan main-main dalam menurunkan pemainnya dalam rotasi nanti. Menurutnya, gim ini bisa jadi penentu kelanjutan nasib mereka nantinya. Ia menegaskan, jika para pemainnya tak menunjukkan performa maksimal, akan ada pemain baru yang siap datang menggantikan posisi mereka di Persib.

Gelandang Persib Dedi Kusnandar termasuk yang dijanjikan Radovic masuk dalam daftar 18 pemain. Jika dimainkan, ini akan menjadi penampilan pertama Dado setelag cedera patah tulang fibula.

"Saya senang dia masuk line-up tapi berapa menit, main atau tidak, kita lihat besok," tutup Radovic.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EZe2hh
March 10, 2019 at 04:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EZe2hh
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 26, 2019

KPU Laporkan Dugaan Hoaks Pemilu KTP-el WNA

KPU sudah koordinasi dengan Dukcapil setempat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Komisi Pemilihan Umum (KPU), melaporkan adanya dugaan hoaks pemilu berupa temuan KTP-el WNA Cina ke Cyber Crime Bareskrim Polri. KPU pun menjelaskan bahwa WNA tidak punya hak pilih dan tidak bisa memilih dalam Pemilu di Indonesia.

Komisioner KPU, Viryan, mengakui jika di media sosial sedang berkembang isu tentang WNA yang memiliki KTP-el. WNA tersebut juga diduga masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019.

Atas informasi ini, KPU telah melakukan penelusuran secara langsung. "Kami sudah cek KTP-el atas nama Guohoui Chen dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) 320301250377**** kemudian (alamat) di Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Cianjur. KPU sudah koordinasi dengan Dukcapil setempat dan Bawaslu setempat untuk mengecek langsung ke pemilih tersebut," ungkap  Viryan kepada wartawan di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (26/2).

Ternyata, setelah ditelusuri, NIK 320301250377**** ditemukan atas nama Bahar yang beralamat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. "Maka yang terjadi adalah kesamaan NIK tapi data (orang) berbeda. Ini yang kami temukan dilapangan. KPU sudah melakukan verifikasi faktual terhadap data tersebut dan temuannya demikian," lanjut Viryan.

Selanjutnya, KPU memastikan kembali Kartu Keluarga (KK) atas nama Bahar. Penelusuran itu dilakukan dengan menggunakan NIK Bahar.

Dari penelusuran ini, ditemukan nama Bahar sudah tercatat di DPT Pemilu 2019.  "Yang dapat kami sampaikan, NIK tersebut hukan atas nama Guohoui Chen, tetapi atas nama Bahar," tegas Viryan.

Meski demikian, Viryan belum dapat memastikan bahwa informasi yang beredar soal KTP-el WNA ini merupakan hoaks atau bukan. Menurutnya, KPU langsung menyerahkan temuan ini kepada tim Cyber Crime Mabes Polri.

"Kami serahkan kepada yang lebih ahli agar ditelusuri lebih dalam apakah foto tersebut hasil editan atau bukan. Pelaporannya langsung sebab kami sudah punya kerja sama," tutur dia.

Terkait dengan kesempatan WNA untuk memilih, Viryan menegaskan jika hal itu tidak bisa dilakukan. Sebab WNA tidak memiliki hak pilih.

"Yang bisa menggunakan hak pilih adalah WNI. Secara administratif yang bersangkutan masuk dalma DPT dan sudah punya KTP-el. Dalam hal ada yang bukan WNI punya KTP-el tentu tidak bisa menggunakan hak pilih atau tidak punya hak untuk memilih di pemilu kita," tegas Viryan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Xr1q9x
February 26, 2019 at 04:01PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Xr1q9x
via IFTTT
Share: