Showing posts with label March 29. Show all posts
Showing posts with label March 29. Show all posts

Friday, March 29, 2019

Warga Gaza Siap Peringati Great March of Return

Hamas menyerukan agar aksi demonstrasi dilakukan dengan damai.

REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Masyarakat Palestina di Jalur Gaza berencana menggelar aksi demonstrasi di sepanjang perbatasan Israel pada Sabtu (30/3). Hal itu dilakukan dalam rangka memperingati satu tahun "Great March of Return".

Kelompok Hamas menyerukan agar aksi demonstrasi dilakukan dengan damai. Hamas pun mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati terhadap pasukan penembak jitu Israel.

"Kami menyerukan kepada rakyat kami, terutama kaum muda, untuk berhati-hati terhadap penembak jitu musuh kriminal," kata Hamas dalam sebuah pernyataan, dikutip laman The Guardian pada Jumat (29/3).

Khalil Shahin, salah satu warga Palestina yang tinggal di kamp pengungsi Nusseirat di Gaza mengatakan akan berpartisipasi kembali dalam aksi demonstrasi di perbatasan Israel pada Sabtu. Ia memantapkan tekadnya walaupun putranya, Imad, telah tewas dalam aksi Great March of Return tahun lalu.

"Kami telah menjelaskan perjuangan Palestina kepada semua manusia, kepada seluruh dunia. Kami telah menjelaskan perjuangan kami tidak akan pernah mati," kata Shahin.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, pada Kamis (28/3), menyatakan siap melancarkan kampanye militer besar-besaran ke Gaza jika diperlukan. Hal itu dia utarakan mengingat meningkatnya eskalasi akibat perang roket antara militer Israel dan Hamas sejak awal pekan ini.

"Semua orang Israel harus tahu bahwa jika kampanye yang komprehensif diperlukan, kami akan memasukkannya dengan kuat dan aman, dan setelah kami menghabiskan semua kemungkinan lainnya," kata Netanyahu saat mengunjungi perbatasan Gaza dan bertemu dengan para komandan militer Israel.

Hal tersebut kembali ditegaskan Menteri Kabinet Keamanan Israel Arye Deri saat diwawancara radio Angkatan Darat Israel. "Militer akan menggunakan tangan yang sangat kuat terhadap siapa pun yang mencoba menghadapi pasukan kami. Jangan biarkan ada yang menyalahkan Israel setelah itu," ujarnya.

Pada Maret tahun lalu, segenap warga Palestina di Gaza berpartisipasi dalam aksi demonstrasi bertajuk Great March of Return. Mereka menuntut Israel mengembalikan lahan yang didudukinya pasca-Perang Arab-Israel tahun 1948 kepada para pengungsi Palestina.

Selain itu, massa juga menyuarakan protes dan kecaman atas keputusan Amerika Serikat (AS) merelokasi kedutaan besarnya untuk Israel ke Yerusalem. Seremoni peresmian gedung kedubes AS terjadi saat Great March of Return berlangsung.

Kendati warga Palestina di Gaza melakukan aksinya secara damai, tetapi Israel meresponsnya dengan mengambil langkah represif. Sejak hari pertama Great March of Return dilaksanakan, Tel Aviv telah menuduh aksi itu merupakan pertemuan teror yang terorganisir dan penuh kekerasan.

Israel pun berusaha membubarkan massa yang mendekat ke pagar perbatasannya. Mula-mula, mereka hanya menembakkan gas air mata. Namun, selanjutnya, Israel mengerahkan pasukan penembak jitu untuk melumpuhkan atau bahkan membunuh para demonstran.

Sebanyak 189 warga Palestina tewas sepanjang aksi Great March of Return dilaksanakan. Sementara, sekitar 6.016 lainnya mengalami luka ringan dan berat.

PBB telah menyatakan bahwa tindakan Israel terhadap para demonstran Great March of Return merupakan kejahatan perang. "Beberapa pelanggaran itu mungkin merupakan kejahatan perang atau kejahatan terhadap kemanusiaan dan harus segera diselidiki Israel," ujar Komisaris Kenya Betty Kaaring Murungi dalam laporan yang diterbitkan Komisi Penyelidikan Independen PBB tentang Protes di Wilayah Palestina yang Diduduki.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HMTxH5
March 29, 2019 at 07:41PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HMTxH5
via IFTTT
Share:

KPK Duga tidak Hanya Bowo yang Siapkan Serangan Fajar

Politikus Golkar Bowo Sidik Pangarso terjaring OTT KPK.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, tak menutup kemungkinan serangan fajar atau rencana melakukan politik uang dilakukan banyak politikus saat mencalonkan diri di tingkat legislatif. KPK mengendus banyak caleg yang melakukan hal serupa seperti Bowo Sidik Pangarso.

Diketahui, pada Kamis (28/3) kemarin KPK baru saja menetapkan politikus Golkar, Bowo Sidik Pangarso sebagai tersangka suap distribusi pupuk. Suap yang diterimanya pun diduga disiapkan untuk logistik serangan fajar yang akan dia lakukan pada saat pencoblosan  nanti.

"Ya kalau saya melihat itu sebagai sinyal bahwa jangan-jangan ini seperti permukaan gunung es, ternyata semua orang melakukan seperti itu, gitu kan. Ini kebetulan hanya satu yang kita ketahui," kata Agus di Gedung KPK Jakarta, Jumat (29/3).

Oleh karena itu, Agus berharap ada peran lebih dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) ‎untuk melakukan pengawasan ekstra ketat terhadap adanya dugaan terjadinya politik uang menjelang Pemilu 2019. "Bawaslu harus jauh lebih giat lagi melakukan pemantauan karena kita kemarin contohnya menemukan amplop yang sebegitu banyaknya," harapnya.

KPK telah menetapkan anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso tersangka suap kerja sama distribusi pupuk PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG) dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK). Selain Bowo, dua tersangka lainnya yakni pihak swasta yang merupakan orang kepercayaan Bowo, Indung sebagai penerima suap dan Marketing Manager PT HTK, Asty Winasti sebagai pemberi suap.

Bowo diduga meminta fee kepada PT HTK atas biaya angkut yang diterima sejumlah 2 dolar AS per metrik ton. Diduga telah terjadi enam kali penerimaan di sejumlah tempat sebesar Rp 221 juta dan 85.130 dolar AS.

Dalam tangkap tangan itu juga ditemukan uang sekitar Rp 8 miliar dalam pecahan Rp 20 ribu dan Rp 50 ribu yang telah dimasukkan dalam amplop-amplop. Uang tersebut diduga bakal digunakan Bowo untuk 'serangan fajar' Pemilu 2019. Politikus Golkar itu kembali mencalonkan diri pada Pemilu 2019 di daerah pemilihan Jawa Tengah II.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OBkU7K
March 29, 2019 at 07:40PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OBkU7K
via IFTTT
Share:

Erick Ungkap Alasan Pilih Dukung Jokowi daripada Sandiaga

Erick menegaskan persahabatannya dengan Sandiaga terus terjalin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua TKN Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin, Erick Thohir menyampaikan alasan dirinya memilih untuk membantu Jokowi guna melanjutkan masa jabatan presiden kedua kalinya. Atas alasan itu, dia tidak mendukung Sandiaga meski menjamin persahabatan terus terjalin.

"Saya mau bantu beliau (Jokowi) karena beliau masih yang terbaik. Jadi ini bukan pilihan antara beliau dan Sandiaga Uno, pada hari ini beliau masih yang terbaik," kata Erick, dalam sebuah diskusi di Jakarta, Jumat (29/3).

"Dan saya tidak mau terjebak o berarti Erick Tohir bukan sahabat yang baik, ini bukan sahabat atau bukan sahabat ini, buat masyarakat Indonesia, persahabatan bisa berlanjut," kata Erick menjawab pertanyaan peserta diskusi.

Erick mengatakan, Jokowi telah menginspirasi dan memberikan optimisme kepada bangsa Indonesia. Selain itu, visi Jokowi yang jauh ke depan mempersiapkan bangsa ini menuju bangsa yang besar.

Erick mencontohkan bagaimana Presiden Jokowi optimistis mampu menyelenggarakan Asian Games hanya dalam tempo sekitar 2,5 tahun. Asian Games yang digelar di Indonesia, menurut Erick, kemudian diapresiasi menjadi yang terbaik oleh media-media besar.

Selain itu, Jokowi dengan visinya membangun infrastruktur di seluruh Indonesia, untuk menyiapkan diri menjadi negara yang maju pada 2030. Infrastruktur yang telah dibangun saat ini, nantinya akan dirasakan hasilnya 10-15 tahun mendatang.

Visi Jokowi lima tahun mendatang adalah untuk mempersiapkan sumber daya manusia menyongsong 2030. "Pada saat itu, SDM harus dipersiapkan karena akan ada 67 juta perubahan pekerjaan dan 24 juta pencari kerja milenial," katanya.

Pada saat itu, maka pabrik-pabrik banyak akan mengurangi penggunaan manusia untuk bekerja, mengganti dengan robot. Untuk itu, SDM Indonesia harus dipersiapkan sedini mungkin menghadapi era robotik pada masa depan

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FLGPpN
March 29, 2019 at 07:34PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FLGPpN
via IFTTT
Share:

Batan Ciptakan Teknologi Cat Antideteksi Radar

Cat itu berfungsi menyerap gelombang radar yang mendeteksi keberadaan kapal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) berhasil melakukan uji coba dan menciptakan teknologi antideteksi radar berbasis smart magnet dengan memanfaatkan material logam tanah jarang (LTJ). Teknologi tersebut membuat kapal tidak terdeteksi radar dalam rangka mendukung pertahanan nasional.

"Kita bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut untuk mencoba memanfaatkan cat antiradar ini yang kita kembangkan bersama-sama," kata Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Djumain Appe dalam sambutannya pada kegiatan uji coba cat antiradar di Pos TNI Angkatan Laut Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (29/3).

Teknologi antideteksi radar itu diujicobakan pada kapal Patkamla Sadarin milik TNI Angkatan Laut di Pantai Mutiara. Pada uji coba itu, kapal telah dilapisi cat antiradar dan bermanuver di lautan, namun tidak tertangkap radar.

Cat itu berfungsi menyerap gelombang radar yang mendeteksi keberadaan kapal sehingga gelombang elektromagnetik tersebut tidak kembali pada radar lawan dan akhirnya keberadaan kapal yang dilapisi cat khusus itu tidak terdeteksi. Cat itu menyebabkan kapal seperti siluman karena tidak terdeteksi radar.

Pengembangan teknologi siluman tersebut dilaksanakan atas kerja sama antara Batan dengan perusahaan cat PT Sigma Utama Paint, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan TNI Angkatan Laut. "Pengembangan penelitian cat anti deteksi radar berbasis bahan smart magnet ini dapat meningkatkan kemampuan alutista (alat utama sistem persenjataan) TNI Angkatan Laut dalam rangka mendukung pertahanan nasional," katanya.

Jumain mengatakan pengembangan dan pemanfaatan teknologi tersebut merupakan wujud dari upaya hilirisasi produk inovasi ke dunia industri. Dia mengatakan pemerintah akan terus mendorong kerjasama seperti itu dengan menciptakan lingkungan yang kondusif melalui berbagai program dan regulasi seperti pendanaan inovasi, kemudahan dalam pertanggungjawaban riset dan pengembangan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2OyR3fO
March 29, 2019 at 07:34PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2OyR3fO
via IFTTT
Share:

Hari ini Kita Mengingat

Selandia Baru melakukan segalanya untuk mendukung para korban dan keluarga.

REPUBLIKA.CO.ID,

Oleh: Roy Ferguson QSO

Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedutaan Besar Selandia Baru di Jakarta

Pada hari ini di Christchurch, Selandia Baru, Layanan Peringatan Nasional akan diadakan

tidak jauh dari masjid Al Noor, salah satu dari dua masjid di mana 50 Muslim tewas

dalam aksi terorisme. Layanan Peringatan Nasional ini akan disiarkan secara nasional di

seluruh Selandia Baru. Warga Selandia Baru akan datang bersama dan berkabung. Kami merasa hancur dan sangat terpukul oleh serangan terhadap komunitas Muslim kami dan juga terhadap nilai-nilai dasar Selandia Baru. Kami semua mencoba berdamai dengan apa yang telah terjadi. Tindakan terorisme ini merupakan salah satu hari terkelam sepanjang sejarah Selandia Baru.

Menteri Luar Negeri Selandia Baru, Rt Hon Winston Peters telah mengunjungi Jakarta

minggu lalu untuk menghadiri Dialog Tingkat Tinggi Kerja Sama Indo-Pasifik (High Level

Dialogue on Indo-Pacific cooperation). Kunjungan Beliau juga merupakan kesempatan

untuk mengungkapkan rasa terimakasih kami yang mendalam atas simpati dan

dukungan Indonesia dan negara-negara lain di kawasan ini dan memberikan informasi

terkini tentang bagaimana Selandia Baru menanggapi tragedi ini.

Dalam kunjungannya, Beliau bertemu dengan Wakil Presiden Indonesia, Yang Mulia Jusuf Kalla dan Menteri Luar Negeri Indonesia, Yang Mulia Ibu Retno Marsudi. Selandia Baru dan Indonesia bersatu dalam menentang terorisme. Muslim adalah bagian dari

komunitas kami. Mereka adalah teman kami, kolega kami, pemain sepakbola kami dan

juga pemain rugby kami, tetangga kami. Mereka adalah kita.

Selandia Baru berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia, kepada Majelis Ulama

Indonesia dan kepada banyak teman di Indonesia maupun internasional untuk

bersolidaritas dan berjalan bersama kami pada saat ini.

Selandia Baru melakukan segala yang dapat dilakukan untuk mendukung para korban

dan keluarga. Kami memastikan bahwa korban yang terluka dalam serangan ini

mendapatkan penanganan medis yang terbaik. Kami juga membantu keluarga yang

ditinggalkan dengan membiayai seluruh biaya pemakaman dan juga memberikan dukungan keuangan lainnya.

Kami mempercepat visa bagi anggota keluarga korban yang ingin berkunjung. Merangkul komunitas Muslim adalah prioritas kami saat ini. Dipimpin oleh Perdana Menteri kami Jacinda Ardern, ribuan warga Selandia Baru telah bergabung dengan saudara-saudari Muslim kami untuk mengenang korban, mengunjungi masjidmasjid untuk meletakan bunga dan memberikan pesan dukungan.

Kami telah beraksi dengan cepat dan tanggap untuk memastikan keamanan komunitas

Muslim dan tempat ibadah mereka. Pemerintah bertekad bahwa Selandia Baru akan

tetap menjadi negara yang aman dan terbuka dengan kebebasan beragama dan toleransi antar masyarakat.

Kami mengutuk dengan keras tindakan terorisme ini. Pelaku telah ditahan di penjara

dengan keamanan tertinggi. Selandia Baru tidak memiliki hukuman mati, namun pelaku

akan dihukum seberat-beratnya sesuai dengan hukum Selandia Baru.

Sementara warga Selandia Baru dan komunitas Muslim di seluruh dunia saling berduka

dan menunjukkan solidaritas satu sama lain, mereka juga mengajukan pertanyaan

tentang bagaimana serangan teror ini dapat terjadi di negara ini.

Pemerintah Selandia Baru telah mengumumkan pembentukan Komisi Penyelidikan

Kerajaan (Royal Comission of Enquiry) untuk menyelidiki bagaimana serangan teroris ini dapat terjadi. Biasanya, Komisi Penyelidikan ini hanya dibentuk apabila telah ada

kejadian yang sangat teramat penting dan mengancam keselamatan banyak masyarakat. Setelah tragedi ini, kami merasa inilah saat yang paling tepat untuk dibentuknya Komisi ini.

Penyelidikan oleh Komisi Penyelidikan Kerajaan akan menitikberatkan penyelidikan

terhadap layanan keamanan dan Intelijen Selandia Baru - apakah Intelijen kami telah

memusatkan sumber dayanya dengan tepat dan apakah sudah ada laporan sebelum

serangan yang bisa bersifat sebagai peringatan terhadap serangan ini. Komisi juga

menyelidiki peran media sosial dan akses terhadap senjata otomatis. Sebagai informasi,

Pemerintah Selandia Baru juga telah memperketat undang-undang senjatanya dengan

melarang semua senjata otomatis militer segera setelah serangan ini.

Komisi Penyelidikan Kerajaan akan menyelidiki kegiatan pelaku sebelum serangan

tersebut termasuk melihat apakah ada pihak lain yang terlibat. Komisi juga akan

menyelidiki badan pemerintahan Selandia Baru lainnya seperti, Biro Keamanan

Komunikasi Pemerintah, Polisi, Bea Cukai, Imigrasi, dan departemen atau lembaga

Pemerintah terkait lainnya.

Selandia Baru secara proaktif telah berbicara dengan penyedia media sosial. Kami

berharap setelah kejadian ini, penyedia sosial media akan menjadi lebih proaktif dalam

menyaring dan menghapus konten yang bersifat grafis atau berita tidak benar (Hoax).

Perdana Menteri kami Jacinda Ardern tidak akan menyebutkan lagi nama pelaku, Pelaku

tidak pantas mendapatkan popularitas dalam bentuk apapun. Beliau mengatakan, ''ucapkan dan kenanglah nama-nama mereka yang telah meninggalkan kita dalam

serangan ini, bukan nama pelaku''.

Kami mengenang Bapak Muhammad Abdul Hamid (alias Lilik Abdul Hamid) dari Indonesia, yang juga merupakan warga yang telah menetap lama di kota Christchurch. Kami menyampaikan simpati yang mendalam kepada keluarga dan teman-temannya, dan juga kepada dua warga negara Indonesia yang terluka dalam serangan ini.

Hari ini adalah hari untuk mengingat dan untuk merangkul mereka yang terkena dampak langsung dari tragedi ini. Hari ini, kami mengenang Haji Daoud al-Nabi, 71 tahun yang dibunuh secara brutal setelah membukakan pintu kepada penyerang dengan kata-kata "Hello Brother". Kami menghormati pesannya yang merupakan pesan cinta.

Di Selandia Baru, kami mengucapkan “Kia kaha, Kia maia, Kia ora” yang berarti kita

harus menjadi kuat, berani, dan selalu menjaga keamanan. Besok dan seterusnya kami

harus bersatu sebagai Pemerintah, komunitas dan individu untuk melakukan semua yang bisa dilakukan untuk menolak dengan keras berbagai bentuk ekstremisme sehingga peristiwa ini tidak akan pernah terulang kembali.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CGTisS
March 29, 2019 at 07:31PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CGTisS
via IFTTT
Share:

Djanur Ungkap Kunci Persebaya ke Semifinal Piala Presiden

Persebaya menaklukkan PS Tira Persikabo 3-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman menyebut pergantian pemain yang efektif menjadi kunci keberhasilan timnya lolos ke semifinal Piala Presiden 2018. Persebaya menaklukkan PS Tira Persikabo 3-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (29/3) sore.

Pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut menilai semua pemain yang dimasukkan berkontrobusi besar dalam kemenangan yang diraih Bajul Ijo. "Kami memasukkan pemain-pemain pengganti yang pas dan semua memberikan kontribusi," ujar pria kelahiran Majalengka tersebut dalam konferensi pers usai laga.

Djanur menilai timnya bermain sangat bagus pada babak pertama. Persebaya unggul cepat pada menit kedua lewat gol tendangan voli Manuchekhr Dzhalilov. Persebaya punya sejumlah peluang untuk memperbesar skor pada paruh pertama, namun gagal melakukannya.

Djanur mengakui anak asuhnya bermain dalam tekanan lawan saat memasuki babak kedua. Beruntung, kata dia, anak-anak asuhnya kembali bangkit setelah Osas Marvelous Ikpefua Saha mencetak gol penyeimbang pada menit ke-62. 

Persebaya mendapatkan penalti  pada menit ke-87 setelah Osvaldo Haay dijatuhkan di kotak 16. Damian Emanuel Lizio membawa Persebaya kembali unggul. Bajul Ijo memastikan tempat di empat besar setelah Amido Balde mencetak pada menit ke-89.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2uzuMFD
March 29, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2uzuMFD
via IFTTT
Share:

UU Haji dan Umrah Dinilai Kuatkan Prinsip Syariah

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Undang-Undang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PIHU) mulai berlaku sejak disahkan melalui sidang paripurna di DPR, Jakarta, Kamis (28/3). Sejak itu, UU Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji tidak lagi berlaku.

Baca Juga:

Ketua Komnas Haji dan Umrah Mustolih Siradj mengapresiasi pengesahan RUU Haji dan Umrah menjadi undang-undang. Menurut dia, ada beberapa hal yang cukup menarik dari UU baru ini.

Misalnya, dalam Pasal 2 huruf a di beleid tersebut. Di dalamnya ditegaskan, penyelenggaraan ibadah haji dan umrah menempatkan asas syariah sebagai landasan utama.

Hal demikian, menurut dia, akan mempunyai konsekuensi positif dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di Tanah Air. Nantinya, seluruh aspek penyelenggaraaan dua ibadah tersebut mesti menggunakan sistem syariah.

"Banknya harus bank syariah, akad atau perjanjian-perjanjiannya harus menggunakan akad syariah," ujar Mustolih Siradj saat berbincang dengan Ihram.co.id, Jumat (29/3).

Mustolih meneruskan, dengan adanya UU PIHU, pihak penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) dan haji khusus (PIHK) mesti memiliki dewan pengawas syariah tersendiri (DPS). Dewan itulah yang berfungsi menjamin kesyariahan suatu institusi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

"(Supaya) bebas riba, gharar dan sebagainya," sebut dia.

Adanya DPS itu sejalan pula dengan UU Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Beleid tersebut secara mandatori menyatakan, perseroan yang menggunakan sistem syariah harus memiliki DPS.

Berita Terkait

Mustolih menjelaskan, selama ini aturan asas dan sistem syariah hanya diatur pada level peraturan menteri agama (PMA) Nomor 8 Tahun 2018 tentang Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah. Daya ikatnya jelas tidak sekuat undang-undang.

"Dengan adanya DPS, akan menjadi nilai posiitif bagi PPIU dan PIHK sebagai perusahaan, bagi jemaah akan menjadi garansi jaminan dia tidak akan ditelantarkan dan tidak ditipu," kata dia menutup perbincangan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2HVUJqQ
March 29, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2HVUJqQ
via IFTTT
Share:

In Picture: Kampanye Prabowo di Stadion Pakansari Bogor

Prabowo menegaskan bahwa ia bukan pendukung paham radikal.

REPUBLIKA.CO.ID, Capres nomer urut 02 Prabowo Subiyanto melaksanakan Kampanye Akbar di halaman Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (29/3/2019).

Di depan ribuan simpatisan, Prabowo menegaskan bahwa ia bukan pendukung paham radikal. Ia akan berdiri di atas semua golongan jika terpilih sebagai presiden.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2uBBOKe
March 29, 2019 at 07:29PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2uBBOKe
via IFTTT
Share:

Rumah Yatim Targetkan Dua Tahun Bangun 10 Sekolah Unggulan

Rumah Yatim menyiapkan bimbel intensif bagi siswa SMA sebelum memasuki jenjang kuliah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Upaya meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan ekonomi umat menjadi misi utama Yayasan Rumah Yatim. Guna meneguhkan misinya itu, lembaga pilantrofi yang berkantor pusat di Kota Bandung ini  menargetkan pembangunan 10 sekolah unggulan.

Pembangunan sekolah unggulan itu sedianya akan dibangun di beberapa tempat yakni di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Cianjur, Kota Tangerang, Kota Tangsel. Juga akan dibangun pusat pengembangan potensi anak di Aceh dan juga pesantren di daerah Parung, Kabupaten Bogor. "Pembangunan sarana pendidikan ini kami targetkan dua tahun selesai," ujar Wakil Direktur Utama Rumah Yatim, Abdurrohman kepada Republika.co.id, hari ini.

Guna memuluskan rencana pembangunan sarana pendidikan itu, jelas Abdurrohman, yakni melalui program wakaf 10 sekolah unggulan. Langkah ini juga selaras dimana 60 persen kinerja Rumah Yatim saat ini difokuskan pada dunia pendidikan.  Yang diusung dalam program ini adalah investasi generasi prestasi. Maksudnya, misi besar Rumah Yatim salah satunya peningkatan kualiltas pendidikan umat.

Adapun sekolah El Fitra Islamic Scientific School yang dikelola Rumah Yatim dengan jumlah siswa sebanyak 750 orang mulai dari tingkatan TK, SD hingga SMA. "Melalui investasi pendidikan ini, kami ajak anak-anak bangsa yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing untuk mengembangkan diri dan berkontribusi bagi masyarakat luas," paparnya.

Disebutkan, investasi janngka panjang itu yakni membina dan mengarahkan anak didik dari mulai SD hingga SMA. Tujuannya adalah setiap anak memiliki dua hal utama yakni sesuai dengan potensi dan kompeteni yang dimiliki secara personal, dan 

sesuai kebutuhan umat hari ini. Baik di bidang sains, keagamaan, pendidikan dan lain sebagainya.

"Saat ini kami sudah menguliahkan 250 anak di berbagai universitas. Hampir sekitar 40 persen adalah anak-anak yang kuliah di bidang keguruan," katanya seraya menambahkan saat ini pihaknya juga masukkan tiga anak yatim ke perguruan tinggi yakni di Unsyiah sebanyak dua orang, Udaya Bali satu orang.

Bagi Rumah Yatim, katanya, upaya peningkatan kualitas pendidikan tak sebatas pada slogan. Lebih dari itu  pihaknya sudah memvisualilsasikan dalam bentuk pembangunan infrastruktur sarana pendidikan dan penyiapan sumber daya manusia (SDM). Penyiapan SDM dilakukan melalui seleksi ketat sesui bakat akademis non akademik mulai dari tingkatan SD hingga SMA.

Khusus tingkatan SMA, pihaknya menyiapkan program Bimbingan Belajar (Bimbel) Intensif yang sesuai dengan juruan perkuliahan yang akan dijalani mereka. Lama belajar di Bimbel Intensif yakni setahun. "Bimbel ini dikelola sendiri oleh kami karena kami memiliki tenaga pengajar yang handal," ujarnya.

Apakah semua sekolah itu nantinya akan diisi anak-anak yatim tak mampu? Menurut Abdurrohman, pihaknya juga memasukkan calon siswa dari kalangan keluarga mampu. Sehingga terjadi subsidi silang yang bertujuan agaar kelangsungan proses belajar mengajar berjalan berkelanjutan. Selain itu juga memberikan rasa percaya diri anak-anak kurang mampu bergaul dengan anak-anak dari keluarga mampu.

Pembina Yayasan Rumah Yatim, Ahmad Jaeni menyatakan, pencapaian misi Rumah Yatim tak lepas dari peran serta masyarakat, khususnya para donatur. Karena itu, sebagai lembaha pilantrofi resmi, pihaknya menyampaikan rasa terimakasih tak terhingga kepada para donatur yang sudah mendukung pihaknya dalam mencapai target misi Rumah Yatim.

"Tujuannya agar terwujud cita-cita dan harapan bukan hanya anak-anak yatim, melainkan lebih dari itu yakni membantu pemerintah dalam hal ini unntuk mewujudkan peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) bidang pendidikan, kesehatan, dan pengembangan ekonomi," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2JP2MIK
March 29, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2JP2MIK
via IFTTT
Share:

Islamofobia Ingatkan Umat Islam Agar Sabar dalam Berdakwah

Cara-cara yang lebih sesuai perlu ditemukan sehingga ketakutan bisa diminimalisasi.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Ulama Indonesia di New York, Amerika Serikat, Imam Shamsi Ali, menyebut Islamofobia membantu mengingatkan umat bahwa perjuangan bukan sesuatu yang mudah. Karenanya, umat harus melakukan pembekalan yang lebih matang dalam menyebarkan agama Islam.

Islamofobia juga mengingatkan umat Islam jika dakwah memerlukan kesabaran dan ketabahan. Cara-cara yang lebih sesuai perlu ditemukan sehingga ketakutan atau kekhawatiran itu bisa diminimalisasi.

"Islamofobia juga menjadi pembuka mata bagi non-Muslim tentang Islam itu sendiri. Banyak yang mencari tentang Islam, bahkan untuk tujuan negatif, pada akhirnya menemukan wajah Islam yang sesungguhnya," lanjut dia. Selain itu, Islamofobia membangun solidaritas tinggi di kalangan masyarakat non-Muslim.

Hubungan antarpemeluk agama di negara yang minoritas Islam menjadi erat di tengah meningginya Islamofobia. Adanya fobia ini juga memantik kesadaran umat untuk terjun dalam dunia politik.

Imam Shamsi Ali pun menilai, Islamofobia membuat umat Islam tertantang untuk mengambil semua peluang untuk membela diri. Perjuangan yang sudah muncul cukup lama sejak terpilihnya George W Bush dan adanya perang Irak.

Riset Institute for Social Policy and Understanding (ISPU) 2018 menunjukkan terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS melecut semangat Muslim AS untuk berjuang mengisi pos po litik. Akhirnya, dua Muslimah duduk di Kongres AS.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Uo3DnS
March 29, 2019 at 07:19PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Uo3DnS
via IFTTT
Share:

Amien Rais: Sikap Netral Nggak Ada Tempatnya di Muhammadiyah

Amien Rais menegaskan sikap netral sama dengan tidak memiliki pendirian.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Warga Muhammadiyah tidak boleh netral pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 17 April 2019 mendatang. Dengan bersikap netral, sama saja warga Muhammadiyah tidak memiliki pendirian.

Hal ini ditegaskan Penasehat Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Amien Rais, usai menghadiri acara ‘Diskusi Kebangsaan’ yang digelar di arena Rapat kerja Wilayah (Rakerwil) Majelis Pembina Kesehatan Umum Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, di Hotel Aston, Semarang, Jumat (29/3). Amien menegaskan, dirinya mendukung seratus persen sikap yang ‘disuguhkan’ oleh tokoh Muhammadiyah, Prof Din Syamsudin, terkait dengan sikap Muhammadiyah pada Pilpres 2019 mendatang.

“Beliau Ketua Muhammadiyah 10 tahun, orangnya paham agama, lulusan Gontor, IAIN (S3) dan lulusan University of California Los Angeles (UCLA). Jadi beliau pandangannya luas sekali,” katanya.

Mantan Ketua MPR RI ini menegaskan, Din Syamsuddin mengimbau agar Muhammadiyah tidak’. "Nah saya menggarisbawahi (yang lebih tua), memang orang munafik itu netral, tapi nggak punya pendirian,” lanjutnya.

Maka Amien pun menyerukan kepada warga Muhammadiyah untuk mengikuti apa yang telah disampaikan oleh Din Syamsuddin. “Karena itu, lepas dari adik- adik saya di PP sekarang ini, saya menyampaikan ikutilah fatwanya pak Dien Samsuddin. Kalau nggak suka sama saya --mungkin terlalu tajam-- pak Din lebih lembut. Yang jelas, netral nggak ada tempatnya bagi Muhammadiyah,” tegasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya, tokoh Muhammadiyah, Din Syamsuddin menyampaikan agar Muhammadiyah jangan golput dan jangan netral pada kontestasi pemimpin bangsa, April mendatang. Karena, golput menunjukkan sikap yang tak bertanggung jawab dan netral bakal mencerminkan keragu-raguan warga Muhammadiyah.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2JKEbVg
March 29, 2019 at 07:18PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2JKEbVg
via IFTTT
Share:

PLTU Lontar Extension Beroperasi September 2019

Beroperasinya PLTU Lontar Extension akan menghemat biaya operasional Rp 300 miliar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PLTU Lontar Extension yang berlokasi di Balaraja, Tangerang, direncanakan mulai beroperasi pada September 2019. Pembangkit listrik berbahan bakar batu bara dengan kemampuan daya 315 megawatt (MW) ini akan menambah pasokan setrum untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya.

mengatakan saat ini perkembangan pembangunan PLTU ini sudah mencapai 86 persen. "PLTU Lontar Extension juga akan mendukung sistem kelistrikan Jawa Bali," ujar dia saat meninjau progres pembanguan PLTU itu, Jumat (29/3).

Di lokasi yang sama, sebelumnya telah beroperasi PLTU Lontar berdaya 3x315 MW. Karena itulah, PLTU yang sedang dibangun ini diberi nama PLTU Lontar Extension.

PLTU Lontar Extension memiliki nilai kontrak sekitar Rp 6 triliun. Pendanaannya berasal dari pinjaman JBIC. "Bila PLTU ini beroperasi September 2019, maka kita bisa menghemat sekitar Rp 300 miliar," ujar Haryanto.

Saat ini PLTU mempekerjakan sebanyak 2.000 orang dengan tenaga kerja asing 41 orang. Setiap tahun, keempat unit pembangkit PLTU Lontar akan membutuhkan pasokan batu bara sebanyak 1,5 juta ton.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2V2z0kX
March 29, 2019 at 07:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2V2z0kX
via IFTTT
Share:

In Picture: Menkeu Tinjau Kantor Pajak

Sri Mulyani meninjau kesiapan kantor pajak jelang akhir batas pelaporan SPT tahunan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (tengah) meninjau kegiatan pelaporan surat pemberitahuan tahunan (SPT) pajak penghasilan (PPh) di KPP Pratama Setiabudi 4, Jakarta, Jumat (29/3/2019).

Kegiatan yang juga dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta Tebet itu untuk melihat langsung kesiapan kantor pajak menjelang akhir batas pelaporan SPT tahunan 2019.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CHy0eM
March 29, 2019 at 07:13PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CHy0eM
via IFTTT
Share:

Makin Banyak Pekerja Timor Leste Jadi Pemetik Buah Tasmania

Sekitar 2.500 pekerja asal Timor Leste mengantre untuk bisa bekerja di Australia.

REPUBLIKA.CO.ID, CANBERRA -- Semakin banyak pekerja asal Timor Leste yang membantu panenan buah beri di Tasmania (Australia) dengan tahun ini 214 orang sekarang bekerja di empat pertanian di sana. Nilai industri beri di Tasmania, pulau terbesar yang terpisah dari benua Australia saat ini adalah sekitar 80 juta dolar Australia (sekitar Rp 800 miliar) setiap tahunnya.

Oleh karenanya setiap musim panen diperlukan pekerja untuk membantu. Para pekerja di Tasmania tidak mencukupi untuk melakukan hal tersebut.

Timor Leste adalah salah satu negara yang ikut dalam program Pekerja Musiman Australia (SWP), program dimana para pekerja dari terutama kawasan Pasifik datang ke Australia di masa panen buah. Para pekerja biasanya datang dengan kontrak selama enam bulan sehingga para pekerja asing ini bisa mendapatkan penghasilan sehingga bisa mengirim uang ke negara masing-masing.

Tahun 2018, ada sekitar 1.400 pekerja Australia yang bekerja di berbagai pertanian di Australia, dan 214 orang diantaranya bekerja di Tasmania. "Warga Timor Leste adalah cerita sukses di Tasmania," kata Lucy Rodgers dari Kedutaan Timor Leste di Canberra.

"Pertanian beri menyediakan lapangan kerja berimbang bagi pria dan wanita, dengan kebanyakan pertanian rationya 50:50 sehingga ini bagus bagi kesetaraan gender dan membuka kesempatan bagi pekerja perempuan asal Timor," ujarnya.

Salah satu pertanian itu adalah Burlington Berries di Cressy, yang mempekerjakan pemetik dari 35 negara dan tahun lalu baru mulai mendatangkan pekerja dari Timor Leste.

Bekerja sama dengan baik

Libby Sutherland dari Burlington Berries berkunjung sendiri ke Dili untuk mencari 20 pekerja yang diperuntukkan bagi pertanian tersebut di musim pertama program pekerja musiman tersebut. "Kami sangat puas dengan para pekerja ini," kata Sutherland.

"Mereka bisa dipercaya, mereka bisa diandalkan dan bisa bekerja dengan baik dengan pekerja Australia lainnya. Mereka bisa bekerja sama dengan baik, dan kami tahu bahwa mereka akan kembali lagi tahun depan melakukan hal yang sama, hal yang merupakan bonus besar baik bagi kami maupun bagi mereka," katanya.

Salah seorang pekerja itu adalah Surayah Khan, yang juga adalah guru sekolah menengah di Dili, dan di Burlington menjadi pimpinan pekerja dimana mereka memetik stroberi dan raspberi. "Saya berharap pengalaman yang kami dapatkan di Tasmania, bisa bermanfaat bagi negara kami," katanya.

"Saya ingin warga Timor Leste untuk memahami ketika kami bekerja di sini, dan ketika kami kembali ke Timor Leste, kami bisa mengubah pikiran dan berpandangan pertanian adalah bisnis serius," ujarnya.

Andrew Terry dari pertanian lainnya yaitu Tasmanian Berries juga sudah merekrut 20 pekerja asal Timor Leste musim ini dan berharap akan memperbanyak pekerja untuk tahun depan. "Mereka bagus, mereka juga senang bisa bekerja di sini. Saya kira pada awalnya suhu udara di Tasmania (yang dingin) mengejutkan mereka. Mereka bagus, dan pekerja keras," kata Terry.

Lewat program SWP ini ada sekitar 2.500 pekerja asal Timor Leste sedang berada dalam antrean untuk bisa bekerja di Australia.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2V1ZGSB
March 29, 2019 at 07:09PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2V1ZGSB
via IFTTT
Share:

Cafe CEO Republika 2018 (3)

Dari Kiri) Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P.Roeslani,Dirut BRI Syariah Moch. Hadi Santoso dan Direktur Keuangan dan Oprasional BNI Syariah Wahyu Avianto menjadi narasumber pada acara Cafe CEO Republika,Jakarta

Foto: Republika/Prayogi
EMBED
Cafe CEO Republika, diskusi santai dunia bisnis dan usaha Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, Cafe CEO Republika 2018.

Videografer | Republika TV     Video Editor | Fakhtar Khairon Lubis

Dapatkan Update Berita Republika

TERPOPULER

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2U2ANdl
March 29, 2019 at 07:02PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2U2ANdl
via IFTTT
Share:

KPPPA Siapkan Peraturan Lindungi Anak dari Terorisme

1.800 anak terlibat kasus radikalisme dan terorisme belum tersentuh pendampingan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) telah menyiapkan Peraturan Menteri tentang Pedoman Perlindungan Anak dari Radikalisme dan Tindak Pidana Terorisme. "Rancangan Peraturan Menteri sudah siap. Tinggal menunggu harmonisasi di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia," kata Asisten Deputi Perlindungan Anak Berhadapan dengan Hukum Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Hasan,  saat bincang media di Jakarta, Jumat (29/3)

Hasan mengatakan selama ini pelindungan anak berhadapan dengan hukum hanya melindungi anak pelaku, anak korban, dan anak saksi. Peraturan Menteri tersebut juga akan melindungi anak dari pelaku tindak pidana terorisme.

Menurut Hasan, Peraturan Menteri tersebut dimaksudkan menjadi pedoman penanganan anak berhadapan dengan hukum dalam kasus radikalisme dan tindak pidana terorisme yang selama ini dilakukan secara lintas kementerian/lembaga dan lintas bidang. "Selama ini penanganan lintas kementerian/lembaga dan lintas bidang itu tidak ada koordinasi. Melalui Peraturan Menteri ini kami ingin mengoordinasikan," ujarnya.

Hasan mengatakan, menurut data dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, terdapat 1.800 anak berhadapan dengan hukum dalam kasus radikalisme dan terorisme yang belum tersentuh pendampingan. "Itu menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Anak-anak itu mengalami penderitaan dan trauma sehingga tidak mau terlibat dengan masyarakat. Itu termasuk tanggung jawab pemerintah daerah" katanya.

Hasan mengatakan anak menjadi korban tindak pidana terorisme dapat mengalami luka fisik, luka psikis, trauma, bahkan meninggal dunia. Anak pelaku tindak pidana terorisme mengalami penderitaan dalam bentuk fisik, psikis, trauma, dan stigmatisasi.

"Karena itu, anak harus dicegah terpapar paham radikal dan terlibat tindak pidana terorisme," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Fvdoqw
March 29, 2019 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Fvdoqw
via IFTTT
Share:

Soal Islamofobia, Kiai Muhyiddin: Jangan Mudah Terprovokasi

Penyebab Islamofobia ini meningkat karena tiga hal.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri KH Muhyiddin Junaidi menyebut, ada ketakutan pada segelintir masyarakat Barat akan kemajuan Islam. Mereka merasa akan tersingkir jika Islam berkembang.

Mereka merasa terancam jika tadisi-tradisi yang bertentangan dengan Islam de ngan sendirinya akan sirna. Ketika Islam maju, mereka tidak leluasa melakukan kegiatan yang antimoral dan bertentangan dengan nilai Islam.

Dia menilai, penyebab Islamofobia ini meningkat karena tiga hal. Pertama, yaitu faktor geopolitik. Alasan kedua, yakni kemiskinan yang melanda umat Islam dan negara Islam.

Kiai Muhyiddin menyebut, orang yang pengetahuannya terbatas akan mudah dijadikan sebagai objek politisasi pihak-pihak tertentu. Orang-orang ini bisa dijadikan agen anti-Islam dan dimanfaatkan untuk hal-hal yang cenderung buruk dan mementingkan pihak yang berkuasa.

"Karena itu, kita tidak boleh miskin dan bodoh. Jika dua hal ini ada dalam suatu negara, di sana bisa muncul berbagai macam konflik," ujarnya.

Terakhir, Kiai Muhyiddin mengingatkan umat untuk tidak mudah terprovokasi oleh siapa pun yang bertujuan menjatuhkan umat Islam. Umat di manapun cinta damai dan bukan anti perdamaian.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2U2AI9x
March 29, 2019 at 07:00PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2U2AI9x
via IFTTT
Share:

In Picture: Depan Milenial, Erick Bicara Prestasi Indonesia Menuju Dunia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin Erick Thohir meyampaikan pandangannya dalam talkshow kado nusantara dalam pameran Karya Adalah Doa,Senyawa Karya, Sewujud Doa di Jakarta, Jumat (29/3).

Talkshow yang dihadiri oleh para millenial tersebut mengangkat tema "Prestasi Indonesia Menuju Dunia".

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2YAJOsn
March 29, 2019 at 06:53PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2YAJOsn
via IFTTT
Share:

Mimpi Mulia Desi

Desi rajin dan pintar. Saya sering menjumpainya membantu berjualan di kantin.

REPUBLIKA.CO.ID, SANGGAU -- Desi Kurnia Sari, nama lengkap siswi Kelas VII di MTs Istiqomah Entikong ini. Meski ayah dan ibunya hanyalah buruh, namun tak mematahkan mimpi besar Desi untuk masa depannya.

“Saya ingin menjadi chef, Bu Guru, karena saya suka masak. Nanti jika saya sudah sukses, saya ingin mengantar kedua orang tua saya naik haji,” ujar Desi mantap pada Atin Sanita, Konsultan Relawan Sekolah Literasi Indonesia, yang ditempatkan di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

    

Atin telah berada di sekolah Desi selama delapan bulan. Tugas utama Atin adalah melaksanakan program Sekolah Literasi Indonesia (SLI) di Kabupaten Sanggau. Setiap hari Atin mendampingi para guru dan Kepala Sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kualitas sekolah dengan pendekatan literasi.

SLI sendiri merupakan program yang digagas oleh Dompet Dhuafa Pendidikan. Selain Sanggau, program ini juga berjalan di 16 wilayah lainnya. Total ada 54 sekolah yang didampingi menjadi penerima manfaatnya.  

    

Saat bertugas di sekolah itulah, Atin dan teman-teman Konsultan Relawan SLI (Kawan SLI) lainnya menemukan kisah-kisah menarik dan inspiratif. Kisah Desi ini salah satunya. Atin mengaku terkesan dan sering memperhatikan Desi.

“Desi anaknya rajin dan pintar. Saya sering menjumpainya membantu berjualan di kantin MIS Istiqomah pada pagi hari sebelum masuk sekolah. Ini dia lakukan demi membantu orang tuanya membayar SPP,” papar Atin.

    

Kesibukannya membantu orang tuanya mencari tambahan penghasilan tak membuat prestasi Desi jeblok. Ia justru berhasil meraih Juara 2 di kelasnya. Bungsu dan satu-satunya anak perempuan dari tiga bersaudara ini juga terkenal disiplin dan jarang sekali absen dari sekolah.

Pekerjaan ayahnya yang menjadi buruh angkut barang di perbatasan Indonesia-Malaysia dan ibunya yang hanya buruh cuci memang tak memberikan Desi gelimang materi. Namun dengan segala keterbatasan yang ia miliki, prestasi Desi tetap cemerlang.

    

“Selama ini saya sering memperhatikan Desi baik dalam proses pembelajaran maupun kegiatan lainnya selama di lingkungan sekolah. Desi berbeda dengan siswa lainnya, dia tampil apa adanya, jujur dan tidak neko-neko,” sambung Atin.

Meski termasuk anak yang pendiam, Desi cukup aktif dalam kegiatan sekolah. Kecerdasan yang ia miliki selalu mengantarkan Desi menjadi juara kelas sejak duduk di bangku sekolah dasar hingga sekarang. Hati Atin pun tersentuh saat mendengar mimpi Desi.

“Mendengarkan cerita dan cita-cita Desi dengan keadaannya yang serba terbatas membuat saya sangat terharu. Sebagai gurunya saya hanya bisa memberikan penguatan semangat agar ia terus berjuang. Tak lupa saya berdoa semoga mimpi dan niat mulia Desi untuk meraih sukses dan membahagiakan orang tuanya diijabah oleh Allah,” pungkas Atin.

Amin... semoga mimpi Desi dapat tercapai. Semangat terus ya Desi!

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2THDMm7
March 29, 2019 at 06:52PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2THDMm7
via IFTTT
Share:

FOZ-Bukalapak Kerja Sama Pemberdayaan Ekonomi Umat

Kedua belah pihak mendaku bervisi pemberdayaan masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hadirnya berbagai platform perniagaan elektronik (e-commerce) di Indonesia menjadi peluang kolaborasi dengan lembaga amil zakat (LAZ). Misalnya, dalam rangka penghimpunan dana dan optimasi program pemberdayaan masyarakat.

Peluang kolaborasi inilah yang diinisiasi Forum Zakat (FOZ) untuk memberikan pelbagai keuntungan kepada segenap LAZ yang menjadi anggotanya. FOZ menggandeng Bukalapak sebagai salah satu e-commerce terbesar di Indonesia. Kedua belah pihak mendaku memiliki visi yang sama dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kolaborasi mereka dibingkai dalam Program Kemitraan Pemberdayaan Ekonomi Umat.

"Dengan ada kolaborasi dengan Bukalapak ini, kanal donasi dan penghimpunan LAZ yang ikut dalam kolaborasi ini akan lebih optimal. Selain itu penggalangan dana kebencanaan, dan qurban untuk masing-masing LAZ juga akan meningkat juga," ujar Ketua Umum FOZ Bambang Suherman usai penandatanganan dokumen kerja sama dengan Bukalapak di Hall Bukalapak, Kemang Timur, Jakarta Selatan, Jumat (29/3).

Bambang menjelaskan, selama ini seluruh LAZ yang ada di naungan FOZ berupaya membantu permodalan dan skill masyarakat agar mampu produktif. Karena itu, dia menilai penting kerja sama dengan Bukalapak. Hal itu diharapkan membawa akses baru bagi kelompok masyarakat atau pengusaha kecil yang diberdayakan LAZ. Segenap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) itu diharap dapat meningkatkan ceruk bisnisnya melalui platform Bukalapak.

"Tugas kita sekarang memastikan produk pembinaan kita ada dalam standar prasyarat kualitas pasar dan volumenya bisa berlanjut atau kontinuity. Kedua, memastikan ada kesadaran di lembaga zakat untuk melirik jaringan pasar yang lebih luas," lanjutnya.

Peluang mendapatkan digital capacity building dari Bukalapak tidak hanya diberikan untuk mustahik tapi juga bagi amil zakat. Pelatihan kewirausahaan dan digital marketing bisa didapat guna memperluas jaringan dan pasar bagi para penerima manfaat.

Dengan adanya kolaborasi ini, Bambang juga berharap akan membuka kanal pemasaran digital bagi produk hasil pemberdayaan LAZ. Hal ini tentu akan mempertemukan produk-produk hasil pemberdayaan LAZ dengan para pembeli melalui Bukalapak. Inisiatif kolaboratif-kreatif lainnya kedepannya akan terus dilakukan oleh FOZ bersama Bukalapak.

Sementara itu, Presiden Bukalapak Fajrin Rasyid menyebut Bukalapak sebagai sebuah market place hendak membuktikan, setiap orang di Indonesia pada dasarnya dapat berbelanja dan berjualan dengan leluasa. Akses pasar terbuka untuk semua. "(Selama) 1-2 tahun terakhir, kita mempertanyakan apa yang bisa kita lakukan di marketplace online ini untuk membantu Indonesia. Nah terpikirkan kita bantu dari sisi ZIS (Zakat, Infaq, Sadakah)," ujarnya.

Fajrin menyebut semakin banyak yang mengakses Bukalapak maka akan semakin baik bagi dua belah pihak. Bukalapak ingin mmeberikan kemudahan bagi muzaki (pembayar zakat) yang ingin membayar zakat dan infaq lewat Bukalapak.

Ia pun menyebut banyak bentuk kerjasama yang bisa dilakukan antara Bukalapak dan anggota FOZ. Bentuk produk dan usaha penerima manfaat bisa dipasarkan lewat warung yang disediakan Bukalapak.

"Amil dan Bukalapak bisa bekerjasama. Kita punya komunitas di masing-masing kota, jumlahnya mencapai 150. Ini bisa jadi tempat penerima manfaat menjalani pelatihan atau berbagi informask seputar membuka usaha," ujarnya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2YAOSwX
March 29, 2019 at 06:49PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2YAOSwX
via IFTTT
Share: