Showing posts with label 2019 at 10:11PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 10:11PM. Show all posts

Saturday, May 11, 2019

Dua Surat di Alquran Jadi Inspirasi Album Religi Armada

Album religi ini yang pertama untuk Armada.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Vokalis Armada, Rizal menyebut bahwa dua surat dalam Alquran menjadi inspirasi dalam lagu yang dinyanyikan bandnya. Hal tersebut diungkapkannya usai menghadiri sebuah kajian bertema The Art of Dakwah.

Rizal menjelaskan, yang menjadi inspirasi lagunya adalah salah satu ayat di surat Al-Baqarah. Dalam ayat tersebut, menjelaskan bahwa manusia tak boleh menyerah dalam menjalani kehidupan.

"Di surat Al-Baqarah, intinya bilang Allah tak akan menguji umatnua di luar kemampuan hambanya," ujar Rizal di Jakarta Convention Center (JCC), Tanahabang, Jakarta Pusat, Sabtu (11/5).

Satu lagi inspirasinya datang dari surat Al-Insyirah. Dengan lagu tersebut, Rizal ingin pendengarnya selalu mengingat Allah dalam setiap aktivitasnya.

"Satu lagi itu surat Al-Insyirah, yang intinya mengatakan itu dibalik kesulitan pasti selalu ada jalan," ujar Rizal.

Ia menjelaskan, dengan adanya lagu-lagu tersebut dapat mengingatkan manusia tak melupakan Allah. Karena dalam hidup yang singkat ini, tak ingin hanya memikirkan persoalan yang sepele.

Salah satunya adalah persoalan percintaan, yang selalu menjadi tema lagu Armada sebelum ia hijrah. "Masalah hidup itu masalah percintaan itu receh, saat masuk ke pernikahan, sebenarnya ada banyak masalah," ujar Rizal.

Setelah malang melintang di industri musik selama belasan tahun, Armad akhirnya merilis karya religi pertama mereka. Lagu itu mereka beri judul Jangan Bersedih yang rilis 25 April 2019 kemarin.

Di lagu ini, Armada memposisikan diri sebagai seorang sahabat yang mengajak para pendengar untuk menjaga semangat. Ketika ada masalah, tak perlu membiarkan kesedihan dialami secara berlarut-larut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2JuShs8
May 11, 2019 at 10:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2JuShs8
via IFTTT
Share:

Friday, April 12, 2019

Jahe, Tanaman Herbal Kaya Manfaat yang Disukai Rasulullah

Rasulullah SAW pernah mendapat hadiah satu bejana jahe.

REPUBLIKA.CO.ID, Jahe merupakan salah satu jenis tanaman tua yang sangat digemari dalam sejarah peradaban manusia. Jahe konon diklaim berasal dari India. Tetapi, sebagian lain menyatakan, tanaman ini berasal dari Cina.

Dalam peradaban Islam, jahe termasuk satu dari sekian tanaman yang diabadikan dalam Alquran. Allah SWT berfirman,”Dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe.” (al- Insan:17).  

Aroma dan rasanya yang khas bahkan juga kerap dijadikan sebagai pelengkap masakan. Tak heran, seperti diungkap oleh Abu Nu'aim dalam ath-Thibb an-Nabawi, Rasulullah SAW sangat suka mendapatkan hadiah satu bejana jahe dari Raja Romawi. Jahe berfungsi untuk mengembalikan metabolisme tubuh, memberikan efek kehangatan, penangkal masuk angin, dan lainnya.

Menurut Ibnu Masawih, seorang tabib atau farmakolog dan penerjemah di bidang kedokteran pada awal Islam (wafat tahun 243 H), jahe berguna bagi gangguan hati akibat cuaca panas ataupun dingin, mampu meningkatkan vitalitas pria dan mengobati gastritis pada lambung dan usus.

Namun jahe tidak bisa digunakan dalam bentuk bubuk karena dapat menimbulkan terjadinya radang pada kerongkongan ataupun lambung. Namun bagi penderita kanker, jahe berguna untuk meredakan mual yang muncul saat mengkonsumsi obat kanker. 

Menurut Ibnu Sina, jahe dapat meningkatkan daya tahan tubuh, memberikan rasa lembab pada kepala dan tenggorokan, mengobati gangguan akibat polusi udara. 

Akar batang jahe mengandung zat semacam lem, lemak resin, pati, dan minyak volatile yang beraroma wangi serta mengandung camphene dan linalool.  

Lemak resin nonvolatile yang dikandungnya adalah zingerone yang memberi rasa pedas dan berguna untuk mensterilkan dan memperkuat organ mulut serta antidemam. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2D9JgAE
April 12, 2019 at 10:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2D9JgAE
via IFTTT
Share:

Saturday, March 16, 2019

Demonstran Jarah Toko Saat Protes Rompi Kuning di Paris

Kelompok pemrotes bertopeng melemparkan batu ke arah polisi.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Para demonstran menjarah toko-toko di jalan Champs-Elysees selama protes rompi kuning di Paris, pada Sabtu (16/3). Toko pakaian pria Boss, dan restoran Fouquet kelas atas termasuk di antara tempat yang jadi sasaran.

Kelompok-kelompok pemrotes bertopeng melemparkan batu ke arah polisi.  Petugas membalas dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan pengunjuk rasa yang mendirikan barikade di dekat Champs-Elysees. Tak hanya itu, polisi juga merespons dengan menembakan meriam air.

Kerumunan besar demonstran ini telah berkumpul di jalan Champs-Elysees selama 18 pekan berturut-turut. Mereka melakukan protes anti-pemerintah, yang sempat mengguncang pemerintahan Presiden Pramncis, Emmanuel Macron.
Demonstran memaksa Macron untuk mengadopsi lebih banyak langkah-langkah anti-kemiskinan. Akan tetapi tampaknya pemerintah gagal dalam beberapa pekan terakhir.
Dimulai pada November lalu, puluhan warga Prancis turun ke jalan untuk memprotes kenaikan pajak bahan bakar. Dan saat ini permintaan mereka terus meluas, termasuk menginginkan pemerintah untuk memberikan upah yang lebih baik, pajak lebih rendah, dan lainnya. Rompi kuning disematkan sesuai dengan rompi yang mereka kenakan saat beraksi.
Menurut pihak berwenang, pada pekan lalu, hanya sekitar 28 ribu orang berdemonstrasi di seluruh negeri. Jumlah tersebut mencapai sepersepuluh dari jumlah demonstran pada 17 November.
Penyelenggara protes Sabtu menyebut aksi ini sebagai tanda ultimatum untuk Macron. Ini dapat memicu kekhawatiran kembali terjadi kekerasan, yang menjadi ciri demonstrasi sebelumnya.
Seorang insinyur yang berada di antara para pengunjuk rasa, Laurent Casanova mengatakan, ia datang untuk menandai akhir dari konsultasi. "Kami telah bersabar tetapi sekarang kami menginginkan hasil," kata Casanova dilansir dari laman Channel News Asia, Sabtu (16/3).
Protes tersebut merupakan salah satu dari beberapa yang direncanakan di Paris pada Sabtu. Mereka juga merencanakan adanya "March of The Century".
Sebuah penjagaan keamanan telah dipasang di sekitar Champs-Elysees, tempat peringatan perang Arc de Triomphe.
Pada Desember, Macron berusaha untuk menghentikan pergerakan dengan menjanjikan 10 miliar euro. Ini dikucurkan dalam pemotongan pajak, dan tunjangan untuk pekerja yang dibayar rendah.
Dia juga meluncurkan debat nasional besar di internet. Selain itu, mengadakan pertemuan balai kota untuk mengumpulkan pendapat tentang bagaimana negara itu bisa direformasi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TQ6rcP
March 16, 2019 at 10:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TQ6rcP
via IFTTT
Share:

Saturday, February 23, 2019

95 Persen Penyebab Kanker karena Pengaruh Lingkungan

Makanan, obesitas, alkohol, dan merokok penyumbang faktor risiko kanker.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Banyak orang ketakutan ketika ada keluarga yang terkena kanker karena membuka faktor risiko. Padahal, penyebab kanker yang berasal dari faktor turunan hanya sebesar lima persen.

Sisanya merupakan pengaruh lingkungan. "Kanker yang karena keturunan memang hanya lima persen maksimalnya," ujar Spesialis Bedah Onkologi RS Medistra Sonar Soni Panigoro dalam peringatan Hari Kanker Sedunia, Sabtu (23/2).

Sisa sebanyak 95 persen merupakan faktor selain keturunan, seperti gaya hidup. Pola konsumsi makanan, intensitas latihan fisik, hingga kebiasaan gaya hidup lebih memberikan pengaruh besar.

"Makanan, obesitas, alkohol, dan merokok ini penyumbang faktor risiko untuk terkena kanker," ujar Sonar.

Ketika seseorang sudah memiliki faktor risiko, sebaiknya orang itu berhati-hati. Melakukan pencegahan dini menjadi langkah yang sangat baik daripada berdiam diri.

Pencegahan dini bisa dilakukan dengan memperbaiki pola hidup yang menjadi penyebab faktor risiko. Ketika masih merokok, maka menghentikan kebiasaan tersebut. Jika memiliki berat badan berlebih, lakukan diet sehat.

Di samping itu, lakukan pengecekan rutin seperti Sadari untuk mencegah kanker payudara atau pap smear untuk kanker serviks. Semakin kanker terdeteksi cepat, maka proses penyembuhan pun lebih mudah dan bisa menekan kekambuhan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2XlXVS6
February 23, 2019 at 10:11PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2XlXVS6
via IFTTT
Share:

Sunday, February 10, 2019

Kementerian PUPR Berdayakan Masyarakat Mengolah Sampah

Masyarakat diajak membuang sampah pada tempatnya dan melakukan pengelolaan 3R

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) disamping membangun infrastruktur besar juga membangun infrastruktur dasar yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Salah satunya melalui program Padat Karya Tunai Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, sebelum dibangun TPST-3R, masyarakat membuang sampah secara sembarangan. “Namun, setelah adanya TPST-3R, masyarakat diajak merubah prilakunya menjadi membuang sampah pada tempatnya dan melakukan pengelolaan 3R terhadap sampah yang mereka hasilkan,” kata Basuki beberapa waktu lalu.

Diantaranya adalah kegiatan TPST 3R Sekolah Polisi Negara (SPN) Bukit Kaba, yang berlokasi di Desa Karang Jaya, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu dan TPST 3R Surien, Provinsi Aceh.

TPS 3R SPN Bukit Kaba dibangun 2018 yang terdiri dari bangunan Tempat Pengolahan Sampah dan Kantor, Prasarana berupa mesin pencacah dan motor pengangkut sampah. Manfaatnya dapat melayani 360 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Selupu Rejang dan lingkungan SPN Bukit Kaba.

Sehingga dengan adanya keberadaan TPS 3R SPN Bukit Kaba dapat  menjawab persoalan persampahan di daerah yang padat penduduk dalam mengurangi sampah yang berasal dari sumbernya, sehingga mewujudkan lingkungan yang bersih, meningkatkan nilai kesehatan dan kenyamanan warga.

Kemudian, kehadiran TPST 3R Surien, Kecamatan Meuraxa, di Provinsi Aceh yang dibangun sejak 2017 di lahan 300 m2 yang melayani sebanyak 400 Kepala Keluarga, sehingga dapat memberikan manfaat pengelolaan bank sampah guna mengurangi dampak penumpukan sampah yang terjadi di lingkungan Kecamatan Meuraxa.

Adanya TPST 3R Surien ini sekaligus meningkatkan sumber penghidupan masyarakat sekitar Desa Surien dalam mengolah sampah organik dan anorganik sampai menjadi kompos hingga dibuat menjadi kerajinan tangan. TPST 3R Surien juga dilengkapi dengan fasilitas mesin pencacah plastik, 2 unit becak motor pengangkut sampah, dan tiga unit mesin jahit.

Selain mengurangi kuantitas sampah yang ada di lingkungan tempat tinggal kelompok masyarakat, TPST 3R juga memberikan manfaat dalam pembelajaran pengelolaan sampah kepada masyarakat melalui sumbernya dan penyerapan tenaga kerja. Pengelolaan TPST 3R nantinya juga dilakukan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

Ketua KSM Aldi Sejahtera Rio Franata mengatakan melalui TPST 3R yang dibangun oleh pemerintah bisa menjadi tambahan penghasilan bagi masyarakat setempat. Masyarakat dapat melaksanakan inovasi dalam bidang persampahan salah satunya adalah metode pembuatan kompos dengan waktu singkat yaitu 10 hari. "Seperti pembuatan batako dari limbah plastik dan metode kerja KSM yang terpadu dalam pengambilan sampah sehingga dapat dihitung dengan lebih mudah," kata Rio.

 

 

 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SFwMtv
February 10, 2019 at 10:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SFwMtv
via IFTTT
Share:

Sunday, January 13, 2019

Ini Alasan PKS Perjuangkan RUU Perlindungan Ulama

Sohibul menjelaskan bangsa Indonesia dalam sejarahnya pernah mencatat peran ulama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berjanji akan memperjuangkan lahirnya Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Agama, Tokoh Agama, dan Simbol Agama. Presiden PKS Sohibul Iman menyebut sejumlah alasan PKS ingin merealisasikan RUU tersebut.

"Ulama dan tokoh agama adalah figur yang berjasa besar dalam memerdekakan bangsa Indonesia dan ikut serta dalam merumuskan dasar-dasar kehidupan bangsa dan negara," kata Sohibul di Kantor DPP PKS, Jakarta, Ahad (13/1). 

Sohibul menjelaskan bangsa Indonesia dalam sejarahnya pernah mencatat peran penting ulama dalam memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan. Tokoh-tokoh itu seperti pendiri NU Hadratus Syaikh KH Hasyim Asyari, pendiri Muhammadiyah Ahmad Dahlan, tokoh pahlawan nasional Tuanku Imam Bonjol, Pangeran Diponegoro, serta tokoh nasional seperti Wahid Hasyim, Mohamad Natsir, Ki Bagus Hadikusumo, Agus Salim, dan Kasman Singodimejo.

Mereka dinilai sangat berperan penting bagi kemerdekaan Indonesia. Selain itu, Sohibul menilai ulama dan tokoh agama berhak dilindungi kebebasannya dalam menyampaikan ajaran dan keyakinannya kepada umatnya.

Apalagi di dalam Pasal 1 ayat 3 UUD NKRI Tahun 1945 jelas tertulis bahwa Indonesia adalah negara hukum. "Karena itu hukum harus ditegakan dan tidak boleh ada perlakuan yang merugikan dan mengancam hak kebebasan orang lain," ujarnya.

Kemudian, lanjut Sohibul, ulama dan tokoh agama adalah figur yang paling rentan mendapatkan ancaman baik fisik, non fisik, maupun kriminalisasi oleh penegak hukum akibat dakwah yang mereka sampaikan. Meskipun ulama dan tokoh agama memiliki kedudukan terhormat di mata masyarakat, tetapi upaya kriminalisasi terhadap ulama masih kerap terjadi.

Terakhir, alasan PKS memperjuangkan RUU tersebut lantaran simbol agama adalah sesuatu yang sangat dihormati dan dimuliakan dalam ajaran masing-masing agama. "Kami memohon doa dan dukungannya agar PKS mampu meraih kemenangan di pemilu dan pilpres tahun 2019 sehingga mampu mewujudkan janji-janji politiknya," tuturnya. 

Sebelumnya PKS juga telah menyampaikan janji politiknya. Di antaranya penghapusan pajak STNK, dan pemberlakuan SIM seumur hidup. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2ChSzO0
January 13, 2019 at 10:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2ChSzO0
via IFTTT
Share:

Saturday, January 5, 2019

MU Singkirkan Reading dari Piala FA

Sejak awal pertandingan, tim tamu lebih mendominasi.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester United melanjutkan trend positif sejak ditangani Oleh Gunnar Solskjaer. Armada the Reds Devils sudah meraih lima kemenangan beruntun di berbagai kompetisi.

Teranyar, MU menaklukkan Reading pada babak ketiga Piala FA. Bermain di Old Trafford, Sabtu (5/1) malam WIB, United unggul dua gol tanpa balas.

Sejak awal pertandingan, tim tamu lebih mendominasi. Tapi Iblis Merah justru unggul terlebih dahulu melalui penalti Juan mata pada menit ke-22.

Tersengat situasi tersebut, Reading meningkatkan tempo serangan. Tapi menjelang penghujung babak pertama, tim berjuluk the Royals kembali kecolongan melalui sontekan Romelu Lukaku.

Skor 2-0 untuk MU bertahan hingga laga jeda. Usai turun minum, irama pertandingan tidak berubah.

Reading tetap berusaha mendominasi. Sesekali pasukan Iblis Merah melakukan serangan balik. Namun keunggulan 2-0 untuk United bertahan hingga duel berakhir.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Fcz5x9
January 05, 2019 at 10:11PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Fcz5x9
via IFTTT
Share: