Showing posts with label 2018 at 05:23PM. Show all posts
Showing posts with label 2018 at 05:23PM. Show all posts

Friday, December 28, 2018

Walaupun Sedikit, Konsumsi Daging Olahan Tetap Bahaya

Beberapa bukti tunjukkan hubungan antara daging olahan dan kanker lambung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Konsumsi daging olahan boleh dibilang sudah tak bisa dilepaskan dari keseharian kaum urban. Belum lagi gerai-gerai makanan cepat saji yang tidak absen menghadirkan daging olahan ini dalam berbagai menu yang ditawarkannya.

Pertanyannya, apakah memakan daging deli atau olahan benar-benar buruk, bahkan jika daging tersebut dilabeli organik maupun tanpa pengawet? Jawaban singkatnya adalah ya. Bahkan mengonsumsi sejumlah kecil daging olahan saja dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal.

Daging dan unggas adalah sumber protein, vitamin B, dan mineral tertentu yang sangat baik, tetapi mengonsumsi daging olahan dalam jumlah sedikit pun meningkatkan risiko kanker kolorektal. Daging olahan biasanya mengandung bahan tambahan aditif makanan untuk mengubah rasa, meningkatkan usia simpan, atau mengubah sifat lainnya.

"Kami melihat peningkatan empat persen dalam risiko kanker bahkan pada 15 gram sehari, yang merupakan sepotong ham pada sandwich," kata Dr Nigel Brockton, direktur penelitian untuk American Institute for Cancer Research, dilansir Channel News Asia. Menurut kajian 2011, mengonsumsi 50 gram daging olahan yang lebih khas dalam sehari akan meningkatkan risiko kanker kolorektal sebesar 18 persen.

Sebagai perbandingan, daging merah yang tidak diproses meningkatkan risiko kanker hanya dalam jumlah lebih besar dari 100 gram sehari. Tapi bukti untuk kaitan itu terbatas. Brockton menambahkan bahwa lembaga tersebut menyarankan orang untuk membatasi daging merah tetapi menghindari daging olahan.

Ada beberapa bukti yang menunjukkan hubungan antara daging olahan dan kanker lambung. Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan peningkatan risiko kanker payudara di antara wanita yang makan daging yang diproses.

Daging olahan ini berasal dari berbagai macam hewan. Termasuk daging babi, unggas, domba, kambing atau lainnya, yang telah diasinkan, diasap, disembuhkan, difermentasi atau diolah untuk pengawetan atau untuk menambah rasanya.

Kategori daging deli itu biasanya ada pada hot dog, ham, bacon, dan bacon kalkun, daging kornet, pepperoni, salami, kalkun asap, bologna dan makan siang lainnya dan daging deli, sosis, daging kornet, dendeng biltong atau dendeng. Banyak dari daging ini cenderung mengandung banyak garam dan lemak jenuh, meskipun tersedia pilihan rendah sodium.

Menurut The American Meat Institute, daging olahan sering ditambahkan natrium nitrit yang bisa memberikan warna merah muda dan rasa yang berbeda. Atau dengan menambahkan natrium nitrit dan asam laktat, yang memberikan rasa tajam.

Nitrat atau nitrit bisa menghambat pertumbuhan botulisme dan para ilmuwan menduga nitrat mungkin memengaruhi pembentukan senyawa penyebab kanker dalam tubuh. Sayuran juga mengandung nitrat dan nitrit, tetapi memakannya tidak berhubungan dengan peningkatan risiko kanker.

Beberapa produk yang mengklaim daging olahannya alami atau organik mungkin mengatakan daging diproses tanpa nitrit atau nitrat. Label mungkin mengatakan bahan tersebut tidak memiliki pengawet buatan atau tidak diawetkan. Tetapi ahli gizi memperingatkan bahwa produsen makanan mungkin masih menambahkan bubuk sayuran atau jus seperti jus seledri atau jus bit yang mengandung nitrat alami, yang dikonversi menjadi nitrit baik dalam makanan itu sendiri atau ketika mereka berinteraksi dengan bakteri dalam tubuh kita.

Label makanan akan menyatakan bahwa tidak ada nitrat atau nitrit yang ditambahkan, tetapi tanda bintang akan sering mengarah ke adendum tercetak dengan klarifikasi. Kecuali yang secara alami terdapat dalam bubuk jus seledri, garam laut atau jus sayuran.

Akibatnya, beberapa daging sapi panggang dan daging kalkun alami atau oganik atau produk lain yang ditambahkan dengan garam laut, jus tebu, tepung kentang, atau bumbu alami, dapat menciptakan kandungan nitrit setinggi daging. Namun akan menambah kebingungan bagi konsumen jika Departemen Pertanian AS mengharuskan daging ini diberi label tidak diawetkan karena mereka diproduksi tanpa nitrit atau nitrat tambahan.

"Rata-rata orang pergi ke toko dan melihat klaim seperti 'organik', 'alami' atau 'tidak ada nitrat atau nitrit tambahan', dan mereka menganggap daging-daging itu lebih aman, dan itu tidak," kata Bonnie Liebman, direktur nutrisi di Pusat Ilmu Pengetahuan untuk Kepentingan Umum, kelompok advokasi keamanan pangan.

Intinya, dia mengatakan, jika Anda mencoba menghindari daging olahan untuk mengurangi risiko kanker, mungkin sulit untuk mengetahui apakah produk yang berlabel 'alami', 'organik', 'tidak diawetkan' atau 'bebas nitrat dan nitrit' jatuh dalam kategori sehat atau tidak.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Sjuf4W
December 28, 2018 at 05:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Sjuf4W
via IFTTT
Share:

Wednesday, December 26, 2018

BNPB Bantah Kenaikan Status Gunung Anak Krakatau

BNPB menegaskan status Gunung Anak Krakatau masih waspada.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan status Gunung Anak Krakatau masih level II atau waspada hingga Rabu (26/12) meski terus mengalami erupsi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengakui, aktivitas Gunung Anak Krakatau masih terus erupsi tetapi statusnya masih sama.

"Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) masih menetapkan status waspada atau level II. Jadi tidak benar di media sosial yang mengatakan bahwa status Gunung Anak Krakatau menjadi level III atau siaga," katanya saat ditemui di konferensi pers update H+4 Tsunami Banten, di Jakarta, Rabu (26/12).

Dengan penetapan status waspada atau level II, ia menambahkan, radius yang berbahaya yaitu 2 kilometer dari puncak kawah Gunung Anak Krakatau. Ia menyebut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menetapkan rekomendasi bahwa 500 meter sampai dengan 1 kilometer dari garis pantai di daerah gunung tersebut tidak boleh ada aktivitas masyarakat. Hal itu karena gunung ini sempat tremor terus menerus yang kemudian lereng gunung runtuh dan terjadi longsor kemudian tsunami menerjang daerah tersebut.

"Itu untuk mengantisipasi tsunami susulan. Itu rekomendasi-rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG dan BMKG," ujarnya. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat terdampak tetap mengacu peringatan yang disampaikan oleh institusi yang berwenang.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengkonfirmasi berdasarkan citra satelit Jepang terungkap bahwa bencana tsunami yang terjadi di Selat Sunda pekan lalu akibat reruntuhan lereng Gunung Anak Krakatau yang kemudian longsor di bawah laut dan memicu bencana yang mematikan itu. 

Sutopo mengatakan, pihaknya mendapat foto citra satelit dari Jepang yang menunjukkan bagaimana kondisi Gunung Anak Krakatau sebelum dan sesudah tsunami. "Citra sebelum tsunami yaitu pada 20 Agustus 2018, kemudian citra satelit melewati di Selat Sunda memotret gunung per 24 Desember 2018 dan memang betul sebagian lereng runtuh dan ini yang memicu tsunami," katanya.

Baca: BNPB: Tsunami Selat Sunda tidak Sampai Ancol

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Q34Sm1
December 26, 2018 at 05:23PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Q34Sm1
via IFTTT
Share:

Sunday, December 16, 2018

Kevin/Marcus Bidik Gelar Juara Dunia 2019

Pasangan ranking satu dunia ini memutuskan mundur sebelum laga penyisihan terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon harus undur diri dari panggung BWF World Tour Finals 2018. Cedera leher yang dirasakan Marcus sejak pertandingan penyisihan grup pertama, ternyata tak kunjung membaik. Pasangan ranking satu dunia ini memutuskan mundur sebelum laga penyisihan terakhir, melawan Han Chengkai/Zhou Haodong (Cina).

Walau gagal menjadi juara, Marcus mengungkapkan rasa syukurnya. Sebab, ia dan Kevin sudah mencoba yang terbaik. "Tahun depan tentunya mau gelar juara dunia dan juara lagi di World Tour Finals," tegas Marcus dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Ahad (16/12).

Marcus mengatakan ia tak ingin memaksakan bertanding dan mengambil risiko. Sebab nyeri yang dirasakan sudah menjalar ke matanya. Ia mengaku lebih baik beristirahat karena tahun depan banyak turnamen yang harus diikuti.

"Saya mau fokus tahun depan saja. Tidak tahu juga kenapa bisa kena, mungkin saat bermain dan ada pengaruh dari udara yang dingin dan shuttlecock yang lambat," kata Marcus.

Marcus juga mengatakan bahwa meskipun tak bisa mempertahankan gelar juara, namun ia dan Kevin cukup puas dengan capaian tahun ini. Kevin/Marcus meraih delapan gelar turnamen serta satu medali emas Asian Games 2018. Pasangan yang dijuluki Minions ini juga dua tahun berturut-turut dinobatkan sebagai pemain putra terbaik tahun 2017 dan 2018 dari Badminton World Federation.

"Kami cukup senang dengan hasil di 2018. Untuk tahun depan, kami harap hasilnya bagus seperti tahun ini. Kalau bisa sih lebih, kalau tidak bisa, ya setidaknya menyamai hasil tahun ini," ujar Marcus.

Ia menyebutkan sembilan gelar sepanjang 2018 bagus buatnya dan Kevin. Sebab sepanjang 2017, mereka meraih tujuh gelar. 

Kevin/Marcus memang menguasai peta ganda putra dunia sepanjang tahun 2017 dan 2018. Akan teapi, ada dua kekalahan yang belum dibayar mereka atas satu lawan dari Cina, yaitu Han/Zhou.

"Menurut saya mereka memang bermain sangat baik. Tapi pasangan lain juga kok. Semua tergantung bagaimana di persiapan dan fokus di lapangan," ujar Marcus.

Sementara itu, pelatih ganda putra Aryono Miranat yang mendampingi Kevin/Marcus di turnamen ini mengatakan bahwa kali ini Kevin/Marcus memang harus mengakui keunggulan Li Junhui/Liu Yuchen (Cina), yang mengalahkan mereka di laga penyisihan grup. Di samping kondisi Marcus yang tidak seratus persen. Di atas kertas, Kevin/Marcus yang unggul 8-1 di rekor pertemuan, sebetulnya punya peluang besar untuk menang atas Li/Liu.

"Memang kurang bagus dari segi hasil, tapi inilah permainan, kadang menang kadang kalah. Secara persaingan, di sini ada delapan pasangan terbaik, jadi memang ramai. Sebenarnya semua grup sama beratnya, buktinya Kevin/Marcus unggul 8-1 atas Li/Liu, bisa kalah juga, bukan jaminan bisa menang walaupun sudah unggul jauh di rekor pertemuan," jelas Aryono.

Aryono menilai performa Kevin/Marcus sepanjang tahun ini cukup memuaskan. Tak hanya unggul dari segi teknik, mereka pun punya kekuatan di sisi non-teknik.

"Tiap pemain sekarang pasti mau mengalahkan Kevin/Marcus. Kevin/Marcus harus lebih siap menghadapi siapa pun, terutama pemain Cina yang sangat ingin mengalahkan mereka. Perlu ketenangan, fokus dan mental yang kuat," kata Aryono.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2LlOrjP
December 16, 2018 at 05:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2LlOrjP
via IFTTT
Share:

Saturday, December 8, 2018

Pendakwah Nigeria Dibekali Kemandirian Ekonomi di Pedalaman

Para imam tersebut dibekali lahan kosong dan permodalan mengolah lahan.

REPUBLIKA.CO.ID, LAGOS – Kelompok ibadah Muslim Nigeria Nasrul Lahi il-Fatih Society (NASFAT) meluncurkan sebuah inisiatif untuk memberdayakan para imam. Bersama dengan peluncuran 'Missioners in Agric Initiative' tersebut, NASFAT juga meluncurkan sebuah koperasi masyarakat untuk memberdayakan lebih dari 1.000 imamnya di seluruh dunia. 

Inisiatif yang bertajuk "Kerjasama Agribisnis Migrasi Hijau" itu diresmikan di Masjid Sekretariat Negara Bagian Lagos, Alausa, Lagos, Nigeria, pada Rabu lalu. 

Inisiatif tersebut merupakan bagian dari misi NASFAT untuk mengembangkan masyarakat Muslim yang dibina oleh pemahaman yang benar tentang Islam guna pengembangan spiritual dan kesejahteraan umat manusia.

Presiden NASFAT Eng Kamil Yomi Bolarinwa, mengatakan program itu dimaksudkan untuk memelihara kesejahteraan ekonomi para 'misionaris' (imam) yang dibebani dengan tanggung jawab untuk membentuk kehidupan spiritual banyak anggota-anggotanya, yang menurutnya merupakan bagian dari visi dan misi NASFAT.

Beberapa anggota telah mendaftar untuk program pelatihan wajib dari Bank Sentral Nigeria (CBN). Untuk memulai program itu, Migrasi Hijau akan memasuki perjanjian sewa guna lahan dengan perusahaan peminjam jangkar yang disetujui CBN, yaitu BSA. Hamparan luas lahan itu telah ditebangi dan siap untuk ditanam di Negara Bagian Ogun.

Menurut Ketua Missioner, Imam Morufu Onike Abdul-Azeez, koperasi masyarkaat 'Green Migration Agric' lahir dari keinginan NASFAT untuk memastikan bahwa semua misionaris, yang lebih dari 1.000 orang di seluruh dunia, menjalani kehidupan yang layak dan memanfaatkan setiap kebijakan pemerintah guna memberdayakan warga negara.

Dia menyatakan, bahwa imam dan misionaris pergi ke pasar yang sama. Sedangkan anak-anak mereka pergi ke sekolah yang sama dan memiliki kewajiban keuangan lainnya untuk berhenti juga seperti non-Imam dalam masyarakat. 

Oleh karena itu, menurut dia, mereka perlu diberdayakan di lain bidang untuk memberikan yang terbaik bagi mereka dan untuk menjauhkan mereka dari kegiatan yang tidak diinginkan.

Onike mengatakan, inisiatif pemberdayaan lain untuk Misionaris NASFAT yang bertajuk 'Missioners in Business Initiatives' akan diluncurkan secara resmi sebelum akhir tahun. 

Dia menambahkan, seorang misionaris dalam bisnis akan menerapkan etika agama yang berkeadilan dan tulus dalam menjalankan bisnisnya.

Dia menyebutkan, beberapa Nabi di masa lalu terlibat dalam perdagangan atau bidang lainnya. Seperti halnya Nabi Daud AS yang mmebuat senjata dari besi dan emas, Nabi Ishaq dan Yaqub adalah penggembala. Oleh karena itu NASFAT memiliki contoh peran dalam nabi-nabi Islam ini," kata Onike, dilansir Vanguard, Jumat (7/12).  

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Po7GtG
December 08, 2018 at 05:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Po7GtG
via IFTTT
Share:

Teco: Persija Berhasrat Besar untuk Juara Liga

Ia menilai timnya pantas untuk mengangkat trofi juara musim ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Persija Jakarta Stefano Cugurra Rodriguez mengaku pasukannya menargetkan kemenangan ketika menjamu Mitra Kukar pada laga pamungkas Liga 1 Indonesia. Ia menilai partai ini sangatlah penting bagi seluruh pendukung skuat Macan Kemayoran.

Berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Ahad (8/12), Persija bakal meladeni tamunya Mitra Kukar. Selain harus mengemas tiga poin karena bermain di rumah sendiri, kemenangan ini nantinya bakal memastikan Persija sebagai juara kompetisi Liga 1 musim 2018/2019.

"Pertandingan penting setelah dua tahun berada di sini (Persija). Semua usaha ini untuk para suporter dan pemain," ujar Teco saat konferensi pers jelang pertandingan di Jakarta, Sabtu (8/12).

Lebih lanjut, pria asal Brasil itu menilai timnya pantas untuk mengangkat trofi juara musim ini, setelah melewati usaha keras dengan berpindah-pindah kandang di awal musim. Selain itu, kemenangan bagi Si Oren akan terasa spesial setelah 17 tahun lamanya tak mecium aroma juara. "Ada pemain yang sudah 10 tahun, lima tahun, untuk menunggu buat jadi juara," sambung dia.

Sementara itu, kabar terbaru melaporkan sebanyak 69 ribu tiket pertandingan Persija kontra Mitra Kukar telah ludes terjual. Selain datang mendukung, para the Jak Mania sepertinya ingin menyaksikan tim kebanggaanya menang untuk menjadi raja di kompetisi Liga 1 musim ini.

Meski begitu, entrenador berusia 44 tahun itu meminta pasukannya untuk fokus selama 90 menit laga. "GBK adalah tempat yang ideal, yang ditunggu-tunggu. Kami harus kerja keras dan konsentrasi pada pertandingan untuk mendapatkan kemenangan."

Persija saat ini memimpin klasemen dengan perolehan 59 poin, unggul satu poin dari pesaing terdekatnya PSM Makassar yang mengemas 58 poin. Tentu, peluang Macan Kemayoran untuk jadi juara lebih besar ketimbang tim berjuluk Juku Eja.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2zNyZJ1
December 08, 2018 at 05:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2zNyZJ1
via IFTTT
Share:

Friday, November 30, 2018

Penjualan Rumah Subsidi di Jateng Belum Sentuh Target

Penjualan rumah bersubsidi sebagian besar terserap di wilayah Solo Raya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Realisasi penjualan rumah subsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahaan di Provinsi Jawa Tengah pada periode Januari-Oktober 2018 belum mencapai target sebesar 10 ribu unit rumah.

"Saat ini pembangunan dan penjualan rumah murah bersubsidi baru 8.000 unit saja atau belum mencapai target," kata Wakil Ketua Bidang Rumah Tapak dan Sederhana DPD REI Jawa Tengah M Fachron di Semarang, Jumat (30/11).

Ia menyebutkan penjualan rumah bersubsidi tersebut sebagain besar terserap di wilayah Solo Raya sebesar 40 persen sedangkan sisanya terbagi di wilayah Semarang Raya, Pekalongan, dan Tegal. Menurut dia, belum terserapnya penjualan rumah bersubsidi secara maksimal itu karena beberapa faktor yang memengaruhinya seperti ketersediaan lahan. "Antara permintaan dan ketersediaan rumah murah belum sebanding," ujarnya.

Ia mengakui permintaan masyarakat akan rumah murah bersubsidi cukup banyak, namun banyak pengembang kesulitan memenuhi karena tidak bisa mendapatkan harga tanah yang sesuai.

Fachron menjelaskan pengembang perumahan bisa membangun rumah murah asalkan mendapatkan harga tanah maksimal Rp 250 ribu per meternya.

"Harga tanah sebesar itu biasanya berada di pinggiran kota, kalau yang di bawah itu sebenarnya ada, tapi tanahnya masih masuk lahan hijau," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2DRJE8c
November 30, 2018 at 05:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2DRJE8c
via IFTTT
Share:

BPBD: Video Longsor Pasir Bukan di Merapi

Masyarakat diimbau teliti atas informasi-informasi yang beredar.

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Kondisi Gunung Merapi yang masih berstatus level II atau waspada membuat masyarakat cukup sensitif ketika menerima kabar-kabar terkait. Tapi, masyarakat harus teliti atas informasi-informasi yang beredar.

Seperti salah satu video longsor pasir yang beredar sepanjang Kamis (29/11) di media-media sosial. Seiring tersebarnya video, tidak sedikit tagar-tagar yang seakan mengaitkan kejadian di video itu dengan Gunung Merapi.

Dalam video, tampak longsor pasir terjadi di salah satu bagian tebing. Terdapat beberapa orang dalam video itu yang sempat menonton kejadian itu lalu melarikan diri untuk menghindari longsoran pasir tersebut.

Mereka tampaknya merupakan penambang-penambang konvensional. Hal itu dikuatkan dengan truk-truk yang terparkir di sisi kanan dan kiri, yang biasa digunakan penambang-penambang pasir konvensional.

Akibatnya, tidak sedikit pengguna media sosial yang mengira longsor pasir itu terjadi di Gunung Merapi. Setelah dikonfirmasi Pusdalops BPBD DIY, kabar-kabar yang menyebutkan longsor terjadi di Gunung Merapi ternyata tidak benar.

Melalui Pusdalops DIY, BPBD Kabupaten Magelang menerangkan kejadian itu terjadi pada 27 November 2018 sekitar 09.30 WIB. Longsor pasir terjadi di Sungai Bebeng Atas, Dusun Cawang, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

"Pada saat kejadian sedang ada aktivitas penambangan, namun tidak ada korban," tulis BPBD Kabupaten Magelang melalui BPBD DIY, Jumat (30/11).

Gunung Merapi sendiri akhir pekan lalu sempat memuntahkan lava pijar. Namun, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) masih menetapkan level II atau status waspada.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2Qua9aC
November 30, 2018 at 05:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2Qua9aC
via IFTTT
Share:

Thursday, November 29, 2018

Menu Hokben Kini Bisa Disantap di Garuda Indonesia

Menu Hokben ini hanya disediakan di 11 rute penerbangan Garuda Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menu restoran kuliner bergaya Jepang Hokben kini bisa disantap di sejumlah rute penerbangan domestik Garuda Indonesia pada periode 5 Desember 2018-30 Januari 2019. Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Ashkara mengatakan kolaborasi ini adalah bentuk upaya memberikan sesuatu yang baru untuk penumpang.

HokBen merupakan restoran pertama yang siap menerima tawaran untuk memperkaya variasi makanan yang disajikan di maskapai tersebut. "Pada 5 Desember nanti yang pertama, ada 29.500 meals yang dihidangkan tiap Rabu dan Sabtu sampai 30 Januari 2019," kata Ari dalam konferensi pers di Hokben Pondok Indah Mall, Kamis (29/11).

Kolaborasi penyediaan New Inflight Menu itu tersedia di 11 rute penerbangan dari keberangkatan Cengkareng menuju Aceh, Batam, Padang, Banjarmasin, Pontianak, Denpasar, Balikpapan, Medan, Makassar, Manado dan Lombok. Menu tersebut hanya disajikan saat makan siang, yaitu penerbangan dengan jam keberangkatan antara pukul 10.00 - 13.00 waktu setempat.

HokBen menawarkan tiga menu yang terdiri atas pilihan daging ayam dan daging sapi, yakni Egg Chicken Roll, Beef Teriyaki dan Chicken Steak. Setiap menu dilengkapi acar dan mayones khas HokBen serta puding sebagai makanan penutup. Ada pula mainan di dalam setiap makanan khusus anak.

Ari mengatakan kolaborasi yang hanya berlangsung hingga akhir Januari itu bisa diperpanjang bila mendapat antusiasme tinggi dari penumpang. Hingga saat ini menu HokBen baru bisa dinikmati untuk penumpang di kelas ekonomi.

Seluruh makanan dari HokBen sudah melewati proses standardisasi kualitas, mekanisme pengiriman, distribusi hingga keamanan agar sesuai dengan kualitas makanan yang disajikan di pesawat, bekerjasama dengan Aerofood ACS.

Ari menambahkan, pihaknya juga sedang berupaya mengembangkan kolaborasi dengan restoran-restoran lain dalam memperkaya menu di dalam pesawat Garuda. "Tidak cuma satu, sekarang sedang dikembangkan ke Pizza Hut, Sushi Tei di (kelas) bisnis, kami pikirkan juga Sari Ratu untuk nasi Padang. Apa yang penumpang inginkan, kita coba. HokBen adalah yang pertama, tapi tidak berhenti di situ."

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2AyDNS4
November 29, 2018 at 05:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2AyDNS4
via IFTTT
Share:

TKN Belum Bisa Pastikan Jokowi Akan Hadiri Reuni Akbar 212

Juru bicara TKN mengatakan belum ada informasi soal rencana kehadiran Jokowi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding belum bisa memastikan apakah Joko Widodo (Jokowi) akan menghadiri acara Reuni 212 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Ahad (29/11) mendatang. Karding mengatakan karena hal itu terkait urusan kenegaraan.

"Saya belum tahu apakah (Jokowi) akan hadir atau tidak, belum ada informasi soal itu," kata Karding dalam pesan tertulis kepada Republika.co.id, Kamis (29/11).

Menurutnya, perihal kedatangan Jokowi di reuni akbar tersebut bukan bagian dari kampanye. Karena kehadiran Jokowi berkaitan dengan urusan kenegaraan. "Terserah Pak Jokowi dan timnya di Setneg, karena itu pasti bukan kampanye, itu urusan kenegaraan, bukan urusan TKN," ujarnya.

Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212, Slamet Ma’arif sebelumnya mengatakan kegiatan akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Pihaknya juga mengaku akan mengundang Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Panitia pun mengaku sudah melayangkan surat pemberitahuan akan kegiatan tersebut. Kepolisian pun mengatakan akan melakukan persiapan dan memperkirakan jumlah personel yang akan dikerahkan untuk pengamanan.

"Kegiatan 2 Desember, Polisi pada prinsipnya akan mengamankan kegiatan tersebut dan biroops yang akan merencanakan jumlah personel untuk pengamanan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono.

Baca juga: Wakil Ketua DPR Ajak Jokowi dan Prabowo Hadiri Reuni 212

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah memastikan akan menghadiri Reuni 212 pada Ahad (2/12) mendatang. Fahri mengajak pasangan calon presiden (capres) dan cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin untuk menghadiri acara yang akan digelar di lapangan Monumen Nasional (Monas) itu.

Fahri mengatakan kedatangan Jokowi-Ma'ruf dianggap penting untuk menunjukan bahwa anggapan kegiatan tersebut merupakan agenda politik tidaklah tepat. "Enggak ada agenda politik makanya Pak Jokowi datang. Usul saya, Pak Jokowi dan Pak Prabowo datang sampingan Pak Sandi, Pak Ma'ruf datang kan, salaman pelukan menjelang pemilu damai," ujar Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/11).

Fadli menegaskan tidak perlu ada yang ditakuti dari reuni 212 tersebut. Menurutnya reuni tersebut merupakan semacam festival perayaan untuk merayakan perdamaian. "Enggak usah diberi makna negatif, saya kira lebih baik hadir. Saya sendiri hadir tidak dikasih kesempatan berbicara pun tidak ada masalah yang penting saya datang," ungkapnya.

Fahri mengandaikan jika dirinya sebagai presiden yang dicurigai dirugikan dari kegiatan tersebut, maka dirinya akan hadir di acara tersebut. Menurutnya bukan tidak mungkin acara reuni 212 bisa menjadi tempat menarik simpati dari umat yang berkumpul di acara reuni 212 tersebut. "Siapa tahu bisa jadi tempat simpati orang juga kalau disuruh ngomong," katanya.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2TVyTHK
November 29, 2018 at 05:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2TVyTHK
via IFTTT
Share:

Wednesday, November 28, 2018

Presiden Ingatkan Pemimpin Jaga Kedamaian Jelang Pemilu

Jangan sampai pemilihan umum membuat warga tidak saling sapa.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Presiden Joko Widodo mengingatkan para pemimpin di daerah untuk menjaga kedamaian menjelang pemilihan umum yang berlangsung setiap lima tahun. Jangan sampai pemilihan umum membuat warga tidak saling sapa. 

"Ini tugas pemimpin-pemimpin di daerah dan semuanya untuk mengingatkan bahwa setiap 5 tahun sekali pasti ada pesta demokrasi," kata Presiden Jokowi, usai menutup Rapat Pimpinan Nasional 2018 Kamar Dagang dan Industri Indonesia, di Surakarta, Rabu. 

Kepala Negara menyebutkan pemilihan umum itu baik pemilihan bupati/wali kota, pemilihan gubernur maupun pemilihan presiden. "Setiap saya berkomunikasi dengan masyarakat, ke daerah, ke kampung, desa, saya sampaikan jangan sampai karena pilihan bupati, pemilihan wali kota, gubernur, presiden berbeda pilihan, nggak sapa antartetangga, antardesa, antarmajelis taklim, itu kesalahan besar," kata Jokowi pula. 

Ia sudah menyampaikan berkali-kali bahwa tidak saling sapa saja tidak benar, apalagi sampai membunuh yang merupakan kekeliruan besar. "Ini  tugas pemimpin-pemimpin di daerah dan semuanya untuk mengingatkan bahwa setiap 5 tahun sekali pasti ada pesta demokrasi, baik pemilihan bupati, gubernur, presiden, ini akan ada terus," kata Jokowi. 

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2FKqvYh
November 28, 2018 at 05:23PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2FKqvYh
via IFTTT
Share: