Showing posts with label 2019 at 12:15PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 12:15PM. Show all posts

Monday, March 4, 2019

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Sejumlah Wilayah

Kecepatan angin mempengaruhi peningkatan tinggi gelombang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau dan memberikan peringatan dini gelombang tinggi di beberapa wilayah Indonesia untuk tiga hari ke depan, Selasa (5/3) hingga Jumat (8/3). Kepala Bagian Humas BMKG Akhmad Taufan Maulana mengatakan, terlihat adanya pola tekanan rendah 1.007 hPa teridentifikasi di Samudra Hindia barat daya Banten dan daerah konvergensi di Samudra Hindia Selatan Bali hingga Sumbawa.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu-Pulau Enggano, Perairan Kepulauan Kangean, Laut Jawa bagian Timur, Selat Makasar bagian Selatan, Laut Sumbawa, Perairan utara Kepulauan Sangihe-Kepulauan Talaud, Perairan Kepulauan Sermata. Ini berpengaruh pada peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

"Berhati-hati untuk beberapa wilayah yang berpotensi terkena gelombang tinggi 1,25-2,5 meter (sedang), yakni Perairan Utara Sabang, Perairan Sabang-Banda Aceh, Perairan Barat-Banda Aceh, Perairan Barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai, Perairan pesisir Bengkulu, Samudra Hindia Barat Aceh hingga Kepulauan Nias," ujarnya, Selasa (5/3).

BMKG juga memperingatkan waspada beberapa wilayah juga berpotensi terkena gelombang tinggi 2,5-4 meter (tinggi), di antaranya Perairan Barat Kepulauan Mentawai, Perairan Barat P. Enggano, Perairan Lampung, Samudra Hindia Barat Mentawai hingga Lampung, Samudra Hindia Selatan Banten, Samudra Hindia Selatan Jawa Timur, Selat Bali-Selat Lombok bagian Selatan, Laut Jawa bagian Timur, Perairan Kepulauan Kagean, Laut Bali, Laut Sumbawa, Selat Makassar bagian Selatan, dan Perairan Kepulauan Salabana-Kepulauan Selayar.

Ia juga meminta masyarakat memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Seperti Perahu Nelayan dengan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter, Kapal tongkang dengan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter, Kapal Ferry dengan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter, Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar dengan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas empat meter.

BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada. Terutama warga yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2VD6sxZ
March 05, 2019 at 12:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2VD6sxZ
via IFTTT
Share:

Menlu Pastikan Pendidikan Anak Indonesia di Jeddah Saudi

Anak Indonesia di luar negeri berhak mengenyam pendidikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno LP Marsudi mengunjungi Taman Kanak-Kanak Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) pada Senin (4/3) waktu setempat. Retno menyapa guru dan siswa dari TK hingga SMA.

"Bisa menyanyi?" tanya Retno.

"Bisa dong", jawab Albar, seorang siswa yang berusia 5 tahun.

"Coba lagu apa?" tanya Retno lagi.

"Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku.....", ujar Albar menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Dalam kunjungan mendadak rombongan Kementerian Luar Negeri, Menlu Retno melihat kondisi gedung SIJ. Pemerintah Indonesia pun berencana akan memindahkan gedung yang sejak 2003 disewa, pindah ke gedung baru yang lebih baik. Kunjungan ini pun menjadi kunjungan Menlu pertama ke sekolah SIJ sejak berdiri pada 1964.

"Anak-anak Indonesia di luar negeri punya hak yang sama mengenyam pendidikan dengan teman-teman mereka di Indonesia. Tugas Pemerintah memastikan mereka mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan nyaman," ujar Menlu Retno dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Selasa (5/3).

Sejak berdiri, setiap tahunnya SIJ mendidik sekitar 1.200 siswa TK hingga SMA. Sebagian besar dari siswa merupakan putra-putri Pekerja Migran Indonesia di Jeddah dan sekitarnya. Banyak dari mereka tidak memiliki izin tinggal resmi bahkan tidak memiliki identitas.

Selain SIJ, terdapat dua sekolah Indonesia lainnya yang dikelola Pemerintah Indonesia di Arab Saudi yaitu Sekolah Indonesia Makkah (SIM) dan Sekolah Indonesia Riyadh (SIR).

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2ENpJay
March 05, 2019 at 12:15PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2ENpJay
via IFTTT
Share: