Showing posts with label 2019 at 09:43PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 09:43PM. Show all posts

Saturday, May 25, 2019

Polisi Bentuk Tim Pencari Fakta Selidiki Korban Kerusuhan

Hasil investigasi tim akan disampaikan pada pimpinan dan masyarakat luas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kepolisian membentuk tim pencari fakta untuk menginvestigasi korban kerusuhan aksi 22 Mei 2019. Tim tersebut dipimpin langsung Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum).

“Tekait masalah korban. Wakapolri sudah susun tim pencari fakta, langsung dibawah pimpinan bapak Irwasum,” kata Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Kemenkopolhukam, Jakarta, Sabtu (25/5).

Dia mengatakan tim pencari fakta akan mulai bekerja pada Senin (27/5) mendatang. Tim itu memulai rapat, dan melakukan berbagai tindak lanjut dari rekomendasi hasil rapat. Dia memastikan tim tersebut melakukan investigasi secara komprehensif.

Kemudian, hasil investigasi tim itu akan disampaikan pada pimpinan dan masyarakat luas. “(Masyarakat) tunggu dulu. Mereka akan segera bekerja terkait kasus kerusuhan tangal 21-22 Mei,” ujar Dedi.

Saat ini, kepolisian juga sedang memeriksa sejumlah warga yang ditangkap terkait kerusuhan 21 dan 22 Mei lalu. Kepolisian akan memilah siapa saja pelaku yang terlibat langsung dalam aksi tersebut, siapa saja yang tak terlibat langsung, koordinator lapangan, dan aktor intelektual. Kepolisian akan menjerat dengan Pasal 170 KUHP dan 214 KUHP.

“Dari 21 sampai 22 Mei pagi ada 285 tersangka yang diamankan. 22 sampai 23 Mei ada 185 pelaku yang diduga, (kemudian) diamankan. Nanti dianalisa semua,” kata Dedi. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2WrJy0J
May 25, 2019 at 09:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2WrJy0J
via IFTTT
Share:

Sunday, May 5, 2019

Renovasi Istiqlal Diharapkan tak Hambat Ibadah Ramadhan

Renovasi Masjid Istiqlal ditargetkan rampung pada 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Renovasi besar-besaran Masjid Istiqlal diharapkan tidak menyurutkan animo jamaah dalam beribadah di Bulan Ramadhan 1440 H. Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar memohon jamaah untuk mengerti dan memahami bahwa masjid terbesar di Tanah Air ini sedang memperindah diri.

Setelah renovasi, Nasaruddin menyebut bahwa Masjid Istiqlal nantinya akan tak kalah indah dibanding masjid-masjid besar lainnya di dunia. "Wajah masjid istiqlal akan kita bandingkan dengan masjid-masjis besar dunia. Mohon pengertian yang sangat dalam bagi jamaah. Selama dalam masa renovasi sedikit agak terganggu," kata Nasaruddin dalam sambutan pengantar tarawih di Masjid Istiqlal, Ahad (5/5).

Nasaruddin menjelaskan bahwa renovasi yang ditargetkan rampung pada 2020 mendatang menyasar nyaris seluruh bagian kompleks Masjid Istiqlal. Renovasi termasuk halaman depan, ruang utama masjid, hingga sungai yang melintas di kompleks masjid. Selain itu, pengelola Masjid Istiqlal juga akan membagikan kuesioner bagi jamaah terkait kenyamanan dan kepuasan dalam beribadah.

"Kami akan ukur supaya masjid baru insya Allah tuntas tahun depan. Bukan saja bangunan yang baru namun suasana peribadatan juga akan intensif," kata Nasaruddin.

Renovasi Masjid Istiqlal akan mencakup perbaikan fasilitas bagi penyandang disabilitas yang datang ke Istiqlal. Rencana renovasi dibahas dalam rapat antara pengurus masjid Istiqlal, Kementerian Agama, Kementerian PUPR pada Kamis (12/4) lalu. Anggaran untuk renovasi Masjid Istiqlal mencapai Rp 578 miliar.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Lqc2nd
May 05, 2019 at 09:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Lqc2nd
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 13, 2019

Moeldoko: Saat Ini Kami 'Perang Total'

Moeldoko mengatakan konsep yang digunakan TKN tidak akan meniru kubu lain.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Moeldoko mengungkapkan, saat ini kubu pasangan Jokowi-KH Maruf Amin masuk dalam status 'perang total'. Moeldoko mengatakan, TKN KIK akan metode berbeda untuk berkampanye di setiap daerah.

"Kita turunkan sedikit ke strategi, jadi saat ini kita menyebutnya dengan istilah dengan perang total, dimana hal-hal yang kita kenali adalah menentukan center of gravity dari sebuah pertempuran itu," kata Moeldoko di Jakarta.

Kepala Staf Kepresidenan itu mengungkapkan, TKN telah memiliki pusat grafitasi terkait pemilu 2019. Dia mengatakan, pengetahuan akan center of gravity itu membuat TKN sudah memiliki langkah-langkah yang harus diambil guna memenangi kontestasi lima tahunan ini. Kendati, Moeldoko tidak mengungkapkan lebih lanjut terkait pusat grafitasi yang dia maksud. Jenderal Purnawirawan TNI itu kemudian beralih ke konsep yang dimiliki kubu calon presiden (capres) pejawat.

Moeldoko mengatakan, konsep yang dimiliki TKN tidak akan meniru kubu lain. Dia melanjutkan, apa yang dilakukan TKN adalah betul-betul sesuatu yang baru dan bukan jiplakan. "Sehingga apa yang kami lakukan dilapangan kita pastikan bisa terlaksana dengan baik, terkontrol dan evaluasi dimana perkembangan dari waktu ke waktu," katanya.

Strategi-strategi tersebut akan dijalankan oleh semua komponen dari kekuatan TKN. Dia mengatakan, nantinya setiap daerah akan menggunakan metode yang berbeda sesuai dengan isu di tingkat lokal, tidak harus tekonsentrasi tapi karakteristik daerah memiliki karakter yang berbeda. "Itulah kira-kira yang kami lakukan, kami tidak bicara perang taktis karena itu bagian yang saya sembunyikan," tutupnya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2tkjXXt
February 13, 2019 at 09:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2tkjXXt
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 5, 2019

Dukung Prabowo-Sandi, BKMT Pastikan Anggota Tak Sebar Hoaks

Hoaks menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam rapat kerja nasional BKMT.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Syifa Fauzia mengatakan fenomena hoaks sudah semakin meresahkan masyarakat. Ia pun akan memantau anggotanya agar tidak ikut menyebar fitnah, terutama dalam pilpres 2019.

"Insya Allah akan selalu kami pantau pengurus BKMT untuk tidak menyebarkan fitnah dan tidak gampang menyebarkan hal-hal yang belum tentu benar," ujar Syifa saat ditanya Republika.co.id usai acara Tasyakur Milad BKMT ke-38 dan Rakernas BKMT ke-3 di Gedung Sasana Kriya TMII, Jakarta Timur, Selasa (5/2).

Menurut Syifa, pihaknya juga akan selalu mengingatkan kepada anggota dan pengurus BKMT untuk tidak terpancing dengan berita-berita yang berbau hoaks dan fitnah, khususnya di tahun politik ini. Persoalan kabar bohong juga menjadi agenda pembahasan dalam Rapat Kerja Nasional BKMT yang akan berlangsung mulai Rabu (6/2) besok hingga Kamis (7/2).

"Besok kami berikan pendalaman kepada anggota BKMT untuk tidak menyebarkan fitnah sebab ini hal yang sangat sensitif sekali, terutama saat mendekati pilpres," kata Syifa.

BKMT telah menentukan sikap politiknya dalam pilpres 2019. BKMT yang memiliki jutaan anggota ini memilih untuk mendukung pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sejalan dengan itu, Syifa meminta kepada anggotanya agar tidak menyerang pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-KH. Ma'ruf dengan hoaks. Ia ingin anggotanya turut aktif menyebarkan visi dan misi dan juga hal-hal yang positif dari kandidat capres-cawapres yang didukung BKMT.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Tsvgbv
February 05, 2019 at 09:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Tsvgbv
via IFTTT
Share:

KCI Luncurkan Kartu Multi Trip Spesial Imlek

KMT edisi spesial Imlek ini hanya dibuat sebanyak 5.000 unit saja.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) meluncurkan Kartu Multi Trip (KMT) edisi khusus Tahun Baru Imlek. KMT itu dijual dengan harga Rp 50 ribu.

"Dapat diperoleh di stasiun Jakarta Kota, Juanda, Bogor, Depok Baru, Tangerang, Bekasi, Serpong, Tanah Abang, Bojong Gede dan Tebet," kata Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta Barat, Selasa (5/2).

Wiwik mengatakan KMT edisi spesial Imlek ini hanya dibuat sebanyak 5.000 unit saja. Selain peluncuran KMT edisi khusus, PT KCI juga menggelar atraksi barongsai untuk para pengguna kereta di Stasiun Jakarta Kota.

Stasiun Jakarta Kota dipilih sebagai lokasi acara karena stasiun ini tetap dipadati penumpang meski pada hari libur.

"Stasiun ini adalah salah satu stasiun yang punya nilai sejarah, banyak tempat wisata dan tempat belanja di sekitar ini. Seperti Kota Tua dan pusat perbelanjaan Mangga Dua," ujarnya

Para petugas yang mengenakan busana khas China juga memberikan souvenir KRL kepada para pemilik KMT atau pengguna yang memiliki aplikasi KRL Access.

Dalam kesempatan ini, pihaknya juga memberikan hadiah kepada para pengguna KMT dengan frekuensi transaksi tertinggi dan nilai transaksi tertinggi.

"Ini merupakan apresiasi kami dan juga sosialisasi kami terkait penggunaan KMT untuk perjalanan KRL serta penggunaan KRL Access untuk dapat mengetahui informasi real time perjalanan KRL," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BhBRyo
February 05, 2019 at 09:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BhBRyo
via IFTTT
Share:

Sunday, February 3, 2019

NRA Group Tawarkan Paket Umrah Tasyakuran Milad Ke-19

IHRAM.CO.ID, JAKARTA – NRA Tour & Travel menawarkan paket umrah promo dalam rangka milad ke-19. Paket tersebut berlaku tanggal 3-11 April 2019. 

“NRA Group menawarkan beberapa paket umrah tasyakuran milad ke-19. Maskapai yang digunakan adalah Garuda Indonesia, dan hotel yang digunakan  bintang lima,” kata Direktur Utama NRA Tour & Travel (NRA Group), Irmawati melalui rilis yang diterima ihram.co.id, Ahad (3/2).

Ia menyebutkan, kelompok paket pertama adalah program masuk Makkah (Makkah lima malam, Madinah dua malam). Rutenya adalah  Cengkareng-Jeddah, dan Madinah-Cengkareng. “Ada empat paket umrah yang ditawarkan, yakni Silver, Silver Hemat, Hemat dan Standar (BSA).  Harganya bervariasi dari Rp 21,250 juta sampai Rp 30,45 juta,” ujarnya.

Kelompok paket kedua adalah program masuk Madinah. Rutenya adalah Cengkareng-Jeddah, Jeddah-Cengkareng. “Ada empat paket umrah yang ditawarkan, yakni Silver, Hemat Plus, Hemat, dan Standar. Semuanya landing Jeddah. Adapun harganya bervariasi, mulai Rpm 19,95 juta sampai Rp 28,95 juta,” tuturnya.

Kelompok paket ketiga adalah program masuk Madinah (Madinah tiga malam, Makkah empat malam). “Ada empat paket umrah yang ditawarkan, yakni Gold 1, Gold 2, Silver, dan Silver Hemat. Semuanya landing Madinah. Kelompok paket umrah yang ketiga ini kami tawarkan mulai harga Rp 23,45 juta sampai Rp 34,45 juta,” paparnya.

Berita Terkait

Irmawati menambahkan, pihaknya memberikan diskon khusus untuk calon jamaah yang melunasi pembayaran pada Februari 2019. “Besarnya diskon Rp 750 ribu untuk paket Gold dan Silver, dan Rp 250 ribu untuk paket Silver Hemat, Hemat dan Standar,” ujar Irmawati.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BguIhM
February 03, 2019 at 09:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BguIhM
via IFTTT
Share:

Friday, February 1, 2019

Imigran Rohingya Tuntut Keadilan PBB

Aksi seperti itu sudah kesekian kalinya diadakan di Kota Makassar.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Puluhan imigran etnis Rohingya, Myanmar, terpaksa bermalam di depan gedung Menara Bosowa, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Makassar. Mereka menggelar aksi menuntut keadilan kepada PBB sejak Rabu siang kemarin, dan masih bertahan sampai Kamis hari ini.

"Pokoknya, kami akan terus di sini sampai perwakilan PBB mengabulkan permintaan kami," ujar Salah satu seorang imigran Rosyid, dalam keterangan tulis yang diterima Republika, Jumat (1/2).

Menurutnya, pada beberapa hari sempat ada yang datang dan mengaku dari UNHCR menemui mereka, namun orang tersebut menyatakan tidak bisa mengambil keputusan, dan diserahkan ke UNHCR pusat. Rosyid bersama dengan rekan-rekannya menuntut agar mereka segera diberangkatkan ke negara pihak ketiga tujuan suaka.

Dia merasa telah terjadi diskriminasi selama ini, sebab pemberangkatan sering dilakukan pihak PBB. Namun, bukan kepada pengungsi Rohingya, melainkan kepada pengungsi dari negara lainnya.

"Kasihan kami, pak, hidup serba susah di sini karena dilarang mencari pekerjaan yang bagus, sementara kami punya anak dan istri. Aturan juga sangat ketat, sehingga kami tak bisa bebas," ujar Rosyid.

Aksi seperti itu sudah kesekian kalinya diadakan di Kota Makassar. Mereka pernah terakhir dibubarkan paksa aparat. Hari ini pun, mereka mengkhawatirkan bakal memperoleh perlakuan sama.

Forum Peduli Rohingya Kota Makassar bersama dengan Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) Sulawesi Selatan, sudah seringkali mencoba melakukan advokasi terhadap kasus imigran Rohingya, termasuk mengadakan pertemuan dengan DPRD Sulsel, sebanyak tiga kali, namun sampai sekarang tidak ada hasil.

"Perwakilan PBB, dalam hal ini UNHCR dan IOM, tidak pernah memberikan solusi yang konkret, dan jawabannya mengambang ketika kami mempertanyakan persoalan Rohingya ke mereka," tambah Koordintor Forum Peduli Rohingya M Iqbal Djalil.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2BdRsz6
February 01, 2019 at 09:43PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2BdRsz6
via IFTTT
Share: