Showing posts with label 2019 at 07:26PM. Show all posts
Showing posts with label 2019 at 07:26PM. Show all posts

Tuesday, May 14, 2019

Safari Ramadhan, Baznas Indramayu Bagikan Bantuan

Ramadhan diharap dapat lebih memotivasi masyarakat untuk mengeluarkan ZIS.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Di bulan suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Indramayu kembali menyalurkan bantuan bagi para DKM, imam masjid, merbot masjid, dan anak yatim piatu. 

Hal itu dilakukan bersamaan dengan kegiatan Safari Ramadhan Bupati Indramayu, Supendi, di Kecamatan Haurgeulis, Senin (13/5) malam. Dalam kesempatan Safari Ramadhan perdana bupati itu, Baznas Indramayu menyalurkan bantuan untuk eks Kawedanaan Haurgeulis dengan total sebesar Rp 29,8 juta.

Ketua Baznas Kabupaten Indramayu Moh Mudor menjelaskan, bantuan yang diberikan di eks Kawedanaan Haurgeulis itu terbagi untuk Kecamatan Patrol, untuk 40 anak yatim piatu dengan besaran Rp 100 ribu per anak. Selain itu, untuk Kecamatan Sukra yang diperuntukan bagi 40 anak yatim piatu dengan besaran Rp 100 ribu per anak.

Di Kecamatan Anjatan, bantuan dibagikan untuk 65 anak yatim piatu dengan besaran Rp 100 ribu per anak, dan Kecamatan Gantar diberikan kepada 35 anak yatim piatu, juga dengan besaran Rp 100 ribu per anak.

Mudor menambahan, bantuan diberikan juga kepada Kecamatan Haurgeulis, yakni untuk 50 anak yatim piatu dengan besaran Rp 100 ribu per anak, DKM Masjid sebesar Rp 5 juta, bantuan untuk dua orang imam masjid senilai Rp 1,2 juta, dan bantuan marbot masjid sebesar Rp 600 ribu.

Bupati Indramayu Supendi berharap, agar pada bulan Ramadhan ini, dapat lebih memotivasi masyarakat Indramayu untuk mengeluarkan zakat, infaq dan shadaqah (ZIS). Pasalnya penerimaan ZIS yang dikelola oleh Baznas masih belum optimal bila dibadingkan dengan potensi yang ada di Kabupaten Indramayu.

"Mumpung di bulan Ramadhan, kita ingatkan agar masyarakat Indramayu lebih memiliki jiwa sosial supaya mau berbagi dengan sesama dan lingkungan terdekatnya," tandas Supendi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Hme2b0
May 14, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Hme2b0
via IFTTT
Share:

BPN: Prabowo-Sandi Unggul Berdasar C1 dari 54,91 Persen TPS

Data BPN didapat dari form C1 dari 54,91 persen total TPS di seluruh Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  Anggota Dewan Pakar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Laode Masihu Kamaluddin membeberkan hasil Pilpres 2019 berdasarkan formulir C1. Hasilnya pasangan Prabowo-Sandiaga Uno memperoleh suara sebesar 54,24 persen atau 48.657.483 suara. Sedangkan pasangan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin hanya mendapatkan suara sebesar 44,14 persen.

Namun data dari sistem informasi Direktorat Satgas BPN Prabowo-Sandiaga itu baru masuk sekitar 54,91 persen atau sekitar 444.976 dari 810.329 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kendati demikian, kata Laode, sudah dipastikan Prabowo-Sandiaga memenangi Pilpres 2019.

"Angka ini sudah melebihi dari keperluan ahli-ahli statistik, angka sudah valid sudah bisa dipertanggungjawabkan secara akademik," ujar Laode di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (14/5).

Menurut Laode angka tersebut tidak akan berubah drastis. Sambungnya, hanya dapat berubah jika terjadi kecurangan, diantaranya dengan pencurian suara. Apalagi pihaknya juga telah melakukan banyak simulasi bagaimana dan angkanya stabil.

"Angka ini bisa diubah kalau dirampok. Inilah kondisi kita hari ini. Maka kita sampai pada keyakinan bahwa Prabowo-Sandi adalah pemenang," tambahnya.

Tidak hanya mengklaim, Laode tidak takut jika ada yang ingin adu data yang dimilikinya terkait hasil Pilpres 2019. Ia mengaku data ini dihimpun dari para relawan. Kemudian data ini juga juga dibantu oleh para ahli IT dan sudah terverifikasi dan validasi meski masih terus berjalan.

"Pertanyaannya, mana datamu? Ini dataku. Kita memasuki era baru, yaitu big data dan inilah kita sampai keyakinan bahwa Prabowo-Sandi Presiden RI 2019-2024," tegas Laode.

Data Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) KPU hingga Selasa (14/5) pukul 17.00 WIB telah mencapai 665.057 dari 813.350 tempat pemungutan suara (TPS) atau 81,76 persen. Berdasarkan data Situng tersebut, selisih antara kedua pasangan calon presiden-calon wakil presiden masih 15,6 juta suara.

Perolehan suara pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebesar 70.442.139 suara (56,25 persen) dan pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno 54.796.359 suara (43,75 persen). Berdasarkan data Situng KPU pukul 17.00 WIB tersebut, jumlah perolehan suara Joko Widodo-Ma'ruf Amin meningkat 747.039 suara dibanding perolehan pada pukul 11.00 WIB. Sementara, Prabowo-Sandi mendapatkan penambahan 741.620 suara.

Sementara itu dari 34 Provinsi, empat provinsi telah menyelesaikan menyalin data Formulir C1 100 persen ke dalam Situng KPU, yakni Bengkulu, Bangka Belitung, Bali dan Gorontalo. Dari keempat Provinsi tersebut, Jokowi unggul di tiga provinsi (Kepulauan Bangka Belitung, Bali, dan Gorontalo) dan Prabowo menang di satu provinsi (Bengkulu).

Jokowi-Ma'ruf menang di Kepulauan Bangka Belitung dengan perolehan 495.510 suara, sedangkan Prabowo-Sandi 288.097 suara. Di Provinsi Bali, Jokowi-Ma'ruf mampu meraih suara 2.34.435 suara dan Prabowo-Sandi 212.577 suara.

Jokowi-Ma'ruf juga unggul di Gorontalo dengan raihan 369.277 suara, dibandingkan Prabowo-Sandi yang memperoleh 344.653 suara. Sedangkan Prabowo-Sandi menang tipis di Bengkulu dengan perolehan 585.499 suara dibanding Jokowi-Ma'ruf 582.741 suara.

KPU menyatakan, data yang ditampilkan di Situng bukan merupakan hasil resmi penghitungan perolehan suara. Penetapan hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara dilakukan secara berjenjang sesuai tingkatannya dalam rapat pleno terbuka.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2VEVRXV
May 14, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2VEVRXV
via IFTTT
Share:

Saturday, May 4, 2019

Raja Thailand Dinobatkan, Ini Rangkaian Prosesinya

Vajiralongkorn mewarisi takhta pada 2016 ketika ayahnya Bhumibol Adulyadej wafat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK -- Upacara penobatan Raja Thailand, Maha Vajilarongkorn sudah dimulai, dan akan berlangsung selama tiga hari. Raja Vajiralongkorn mewarisi takhta pada 2016 ketika ayahnya Bhumibol Adulyadej meninggal dunia.

Dilaporkan BBC, ritual penobatan dimulai pada Sabtu (4/5) pukul 10:09 waktu setempat. Jam tersebut dipilih karena diyakini merupakan waktu yang baik. Vajiralongkorn menggunakan jubah putih untuk mengikuti upacara pemurnian dengan menggunakan air suci yang diambil dari 117 lokasi di seluruh Thailand.

Ritual penobatan pada hari pertama merupakan campuran tradisi Buddha dan Hindu Brahmana yang telah ada sejak berabad-abad lalu. Raja Vajiralongkorn telah naik takhta sejak 2016, dalam tradisi Thailand ia tidak dapat dianggap sebagai wakil ilahi di Bumi atau pelindung utama agama Buddha sampai ia ditahbiskan.

Ritual hari pertama adalah tentang mengubah Raja Vajiralongkorn menjadi "Devaraja", atau perwujudan para dewa. Ketika air mulai mengalir, meriam kuno dari abad ke-19, yang digunakan khusus untuk penobatan, masing-masing mulai menembakkan 10 kali tembakan.

Kemudian, pada Ahad (5/5), Raja Vajiralongkorn akan menjalani prosesi di sekitar ibu kota, Bangkok. Proses ini memberikan kesempatan bagi warga Thailand untuk merayakan penobatannya.

Kemudian, pada Senin (6/5), Raja Vajiralongkorn akan tampil ke publik di balkon Grand Palace. Dalam kesempatan tersebut, dia akan menyapa seluruh warga Thailand.

Menyembut penobatan Raja Vajilarongkorn, pegawai negeri di Thailand diminta untuk memakai pakaian berwarna kuning, yakni warna yang terkait dengan raja. Selain itu, sebagian besar warga Thailand juga memakai pakaian berwarna kuning untuk menunjukkan kesetiaan mereka kepada raja.

Raja Vajiralongkorn (66 tahun) adalah anak kedua, dan putra pertama, dari mendiang Raja Bhumibol Adulyadej dan Ratu Sirikit. Dia menempuh pendidikan di Inggris dan Australia dan telah dilatih di Royal Military College, Canberra. Dia kemudian menjadi seorang perwira di angkatan bersenjata Thailand dan merupakan pilot sipil dan tentara yang berkualitas.

Raja Vajiralongkorn menjadi putra mahkota dan pewaris resmi takhta pada 1972. Ratu Suthida, yang merupakan istri keempatnya, adalah wakil komandan unit keamanan pribadinya. Dia diangkat menjadi jenderal penuh di kemiliteran pada Desember 2016.

Berikut adalah rangkaian upacara penobatan Raja Vajiralongkorn :

Sabtu, 4 Mei

- Pemurnian dengan menuangkan air suci ke seluruh tubuh raja

- Royal Regalia, yakni raja diberikan mahkota, pedang, dan barang-barang kerajaan lainnya

- Kuil Buddha Zamrud, raja menyatakan diri sebagai pelindung kerajaan agama Buddha

- Royal Residence, dia secara simbolis pindah ke kediaman resmi dengan upacara pindah rumah

Ahad, 5 Mei

Royal Procession on Land, raja mengendarai Royal Palanquin dan mengelilingi kota. Hal ini memberikan kesempatan bagi warga Thailand untuk memberikan penghormatan

Senin, 6 Mei

Raja tampil di hadapan publik di balkon di Grand Palace. Kemudian dilanjutkan dengan melakukan audiensi kepada para diplomat internasional.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2V0RGjU
May 04, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2V0RGjU
via IFTTT
Share:

Pencemaran Udara dan Air Ancam Satu Juta Rohingya

Kurangnya pengolahan limbah membuat pengungsi Rohingya sering terserang penyakit.

REPUBLIKA.CO.ID, DHAKA -- Pencemaran udara dan air telah menimbulkan ancaman kesehatan serius bagi satu juta pengungsi Rohingya di salah satu pusat penampungan terbesar di dunia di Bangladesh. Asap dari kayu bakar dan buangan kendaraan yang lewat mencekik udara di Kamp Pengungsi Cox's Bazar.

Air minum yang tidak disaring dan kurangnya pengolahan limbah yang layak telah membuat kasus diare, demam dan penyakit kuning lebih sering terjadi. Harian lokal The Daily Star, Jumat (3/5), melaporkan pengungsi di kamp tersebut juga menderita penyakit yang umum menyerang, bermacam sakit kulit, jantung dan gangguan pernafasan.

Studi oleh Pusat Internasional bagi Perubahan Iklim dan Pembangunan meneliti kondisi lingkungan hidup di kamp pengungsi pada Juni-Desember 2018 dengan dukungan Organisasi Internasional bagi Migrasi. Koordinator studi tersebut Istiakh Ahmed menggarisbawahi perlunya tindakan memperkecil risiko bagi pengungsi.

Kadar zat kimia seperti nitrogen dioksida yang meningkatkan risiko gangguan pernafasan hampir dua kali lipat di atas standar. Sebanyak 62 persen lagi sampel air tanah yang diperiksa didapati mengandung koliform, kelompok bakteri berbahaya yang hidup di limbah manusia.

Sebanyak 30 persen saluran di kamp itu terbuat dari lumpur. Lebih dari sepertiganya adalah ruang terbuka, dan hanya 19 persen tembok. Limbah seringkali tidak segera dipindahkan dan tetap berada di kamp tersebut serta mencemari udara.

Orang paling dipersekusi

Rohingya, yang digambarkan oleh PBB sebagai orang yang paling dipersekusi di dunia, telah menghadapi kekhawatiran yang meningkat mengenai serangan sejak puluhan dari mereka tewas dalam kekerasan masyarakat pada 2012. Menurut Amnesty International, lebih dari 750 ribu pengungsi Rohingya, kebanyakan perempuan dan anak menyelamatkan diri dari Myanmar.

Mereka menyeberang ke Bangladesh setelah pasukan Myanmar melancarkan penindasan terhadap masyarakat minoritas Muslim pada Agustus 2017. Sejak 25 Agustus 2017, hampir 24 ribu Muslim Rohingyatelah tewas oleh pasukan negara Myanmar, demikian laporan dari Ontarion International Development Agency.

Dalam laporan berjudul Forced Migration of Rohingya: The Untold Experience, Lebih dari 34 ribu orang Rohingya dibakar hidup-hidup dan lebih dari 114 ribu lagi dipukuli. Sebanyak 18 ribu perempuan dan anak perempuan Rohingya telah diperkosa oleh polisi dan tentara Myanmar sementara puluhan ribu rumah milik masyarakat minoritas di Myanmar itu telah dihancurkan.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2H1Dxzq
May 04, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2H1Dxzq
via IFTTT
Share:

Sunday, April 28, 2019

Risma Apresiasi Mahasiswa yang Dampingi Anak Putus Sekolah

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini apresiasi mahasiswa dampingi anak putus sekolah

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan apresiasi kepada para mahasiswa yang bersedia menjadi pendamping untuk anak-anak putus sekolah di Kota Pahlawan itu. Khususnya melalui program "Campus Social Responsibility (CSR)" atau tanggung jawab sosial perguruan tinggi.

"Betapa luar biasanya kakak-kakak pendamping yang mau membimbing adik-adik ini. Jadi kakak-kakak ini, seperti kakak kalian sendiri. Setelah ada program CSR

ini, anak-anak menjadi luar biasa," Wali Kota Risma dalam acara Gathering Campus Social Responsibility di Universitas Surabaya (Ubaya) Jalan Raya Kali Rungkut, Surabaya, Ahad (28/4).

Menurut dia, program pendampingan untuk anak putus sekolah dan rawan putus sekolah tersebut merupakan kerja sama Pemerintah Kota Surabaya dengan 14 Perguruan Tinggi di Surabaya. Program yang digagas sejak tahun 2014 itu, misi utamanya adalah mendampingi dan membantu anak usia sekolah lewat pendampingan mahasiswa.

Risma mengatakan CSR merupakan alternatif yang tepat untuk memitigasi potensi anak putus sekolah tersebut. Mahasiswa dinilai mampu mengatasi problem adik asuh melalui pendekatan persuasif. Melalui program tersebut, diharapkan mahasiswa sebagai pendamping mampu mentransfer perilaku dan kebiasaan-kebiasaan baik kepada adik asuhnya.

Risma mengatakan permasalahan pendidikan tak lepas dari berbagai faktor. Selain faktor masalah ekonomi keluarga, kemauan anak-anak untuk menempuh pendidikan, juga menjadi salah satunya. Karena itu, melalui program CSR itu, pihaknya ingin menyelamatkan masa depan generasi muda, serta memutus mata rantai permasalahan sosial sejak dini, melalui mahasiswa yang berperan sebagai pendamping dan kakak.

"Dengan pendidikan yang baik, kita bisa mengangkat derajat kita, bukan hanya diri pribadi, tapi juga bangsa dan negara kita," katanya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma memberikan motivasi penguatan kepada 350 adik-adik yang menjadi anak asuh program CSR tersebut, agar terus bersemangat menempuh pendidikan. Tak hanya itu, Risma juga mengapresiasi para pendamping atau kakak-kakak mahasiswa, yang dengan sabar dan tekun membimbing adik asuhnya agar terus bersemangat untuk menempuh pendidikan sekolah.

Dihadapan 350 kakak-kakak pendamping yang merupakan mahasiswa dari 14 perguruan tinggi di Surabaya itu, wali kota peraih penghargaan Scroll of Honour Award dari UN Habitat ini juga berpesan, apabila mereka mengetahui adanya anak rentan putus sekolah, agar bisa disampaikan ke pemerintah. Sebab menurutnya, informasi yang mereka sampaikan, secara tidak langsung membantu pemerintah dalam upaya menyelamatkan generasi bangsa.

"Jika kakak-kakak tahu informasi ada anak yang putus sekolah bisa disampaikan kepada kami. Kalau ternyata orang tuanya yang bermasalah seperti tidak bekerja, tolong sampaikan ke kami. Saya akan coba mencarikan solusinya," katanya.

Adapun tujuan utama program CSR adalah untuk mengembalikan anak putus sekolah ke bangku pendidikan, serta menguatkan motivasi anak rentan putus sekolah untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Program CSR juga bertujuan untuk menyelamatkan masa depan generasi muda, serta memutus mata rantai permasalahan sosial sejak dini, melalui mahasiswa yang berperan sebagai pendamping dan kakak.

Sementara bagi para mahasiswa atau kakak-kakak pendamping, program CSR itu akan melatih mereka dalam menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya yang diperoleh di bangku kuliah, untuk diterapkan dalam memecahkan masalah-masalah sosial yang ada di masyarakat. Bahkan, program ini dapat melatih mereka mencapai pengembangan kepribadian mahasiswa, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan institusi.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2UOplx7
April 28, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2UOplx7
via IFTTT
Share:

Thursday, March 28, 2019

Mengajak Golput Dipidana, BPN: Itu tidak Tepat

BPN menilai, Menko Polhukam Wiranto kerap melontarkan wacana yang membingungkan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wacana kontroversial Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto menuai kritikan. Salah satunya wacana mempidanakan orang yang menyebar atau mengajak golongan putih (golput) dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kritikan juga disampaikan oleh Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Menurut Juru Debat BPN Prabowo-Subianto, Saleh Partaonan Daulay, mengajak golput dalam pemilu bukanlah tindakan terpuji, namun mempidanakannya bukanlah solusi yang tidak tepat meski dijerat dengan UU ITE.

"Itu tidak tepat, termasuk dengan undang-undang ITE," terang Saleh saat dihubungi melalui pesan singkat, Kamis (28/3).

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu, melanjutkan, di dalam negara demokrasi, masyarakat dibebaskan untuk memilih yang disukainya. Tentunya atas pertimbangan yang matang, baik pertimbangan emosional, rasional dan lainnya.

Begitu juga dengan memutuskan untuk tidak memilih atau golput. Sebab, memilih itu adalah hak pemilih sebagai warga negara bukan kewajiba.

"Yang bisa dihukum itu orang yang tidak melaksanakan kewajiban. Kalau orang yang tidak mau mengambil haknya itu kan tidak harus dihukum, jadi memilih itu sebuah hak yang boleh dipergunakan atau tidak," ungkapnya.

Disamping itu, Saleh berpendapat, bahwa golput juga merupakan penyaluran aspirasi individu. Kendati demikian, ia mengaku selalu mengimbau kepada seluruh masyarakat yang mempunyai hak pilih untuk ikut meramaikan pesta demokrasi menggunakan hak konstitusionalnya. Yakni untuk memilih calon pemimpin baik legislatif maupun presiden.

"Oleh karena itu kita mengharapkan semua rakyat Indonesia bisa berpartisipasi di situ untuk menentukan masa depan Indonesia lim tahun ke depan," ajak Saleh.

Saleh juga menilai, Menko Polhukam kerap membuat bingung masyarakat. Sebelum wacana mempidanakan orang yang menyebar atau mengajak golput, Wiranto juga berencana menjerat penyebar hoaks dengan UU Terorisme.

"Jangan sampai dengan statement seperti itu membuat masyarakat bertanya-tanya," tutup Saleh.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2JHW9aW
March 28, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2JHW9aW
via IFTTT
Share:

Monday, March 25, 2019

PLN: Listrik di Permukiman Kaki Gunung Cycloop Sudah Menyala

Yang tidak bisa dinyalakan hanya rumah-rumah yang masih terendam banjir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka memberikan tanggapan atas pemberitaan terkait padamnya listrik di Kampung Taruna, Hinekombe, Sentani, Jayapura, Papua. Dia mengatakan, listrik di sana sudah menyala.

"Listrik di Kampung Taruna, Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani, Jayapura saat ini kondisinya sudah menyala, ya. Yang tidak bisa dinyalakan hanya rumah-rumah yang masih terendam banjir," kata dia, Senin (25/3).

Sebelumnya diberitakan bahwa listrik di Kampung Taruna di Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani, masih padam sampai Ahad (24/3). Listrik di sana mulai padam sejak peristiwa banjir bandang pada Sabtu (16/3) malam lalu. Kampung tersebut berada tepat di bawah kaki Gunung Cycloop.

"Listrik langsung mati sejak kejadian (banjir bandang) kemarin itu," kata Yuli Wonda, warga kampung Taruna kepada Republika.co.id, Ahad (24/3) di lokasi.

Untuk sementara ini, warga menggunakan genset untuk mengaliri listrik ke tenda. Tapi Yuli cemas jika nanti bahan bakar bensinnya habis. Karena itu ia mengatakan perlu ada bensin solar agar jenset tetap berfungsi sehingga warga tetap teraliri listrik.

Selain listrik yang padam, Yuli juga mengeluhkan peralatan memasak yang minim. Saat ini warga Taruna menetap sementara di sebuah tenda berbahan terpal di sebelah gereja. Gereja ini tidak bisa digunakan lantaran tertimbun pasir.

Yuli meminta bantuan berupa kompor, minyak tanah, wajan, panci besar untuk memasak air. Selama ini, imbuhnya, warga Taruna memasak apa pun dengan kayu bakar. Ketika Republika datang pun kayu bakar sedang dinyalakan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2JNbQ0O
March 25, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2JNbQ0O
via IFTTT
Share:

PLN: Listrik di Permukiman Kaki Gunung Cyclop Sudah Menyala

Yang tidak bisa dinyalakan hanya rumah-rumah yang masih terendam banjir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka memberikan tanggapan atas pemberitaan terkait padamnya listrik di Kampung Taruna, Hinekombe, Sentani, Jayapura, Papua. Dia mengatakan, listrik di sana sudah menyala.

"Listrik di Kampung Taruna, Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani, Jayapura saat ini kondisinya sudah menyala, ya. Yang tidak bisa dinyalakan hanya rumah-rumah yang masih terendam banjir," kata dia, Senin (25/3).

Sebelumnya diberitakan bahwa listrik di Kampung Taruna di Kelurahan Hinekombe, Distrik Sentani, masih padam sampai Ahad (24/3). Listrik di sana mulai padam sejak peristiwa banjir bandang pada Sabtu (16/3) malam lalu. Kampung tersebut berada tepat di bawah kaki Gunung Cyclop.

"Listrik langsung mati sejak kejadian (banjir bandang) kemarin itu," kata Yuli Wonda, warga kampung Taruna kepada Republika.co.id, Ahad (24/3) di lokasi.

Untuk sementara ini, warga menggunakan genset untuk mengaliri listrik ke tenda. Tapi Yuli cemas jika nanti bahan bakar bensinnya habis. Karena itu ia mengatakan perlu ada bensin solar agar jenset tetap berfungsi sehingga warga tetap teraliri listrik.

Selain listrik yang padam, Yuli juga mengeluhkan peralatan memasak yang minim. Saat ini warga Taruna menetap sementara di sebuah tenda berbahan terpal di sebelah gereja. Gereja ini tidak bisa digunakan lantaran tertimbun pasir.

Yuli meminta bantuan berupa kompor, minyak tanah, wajan, panci besar untuk memasak air. Selama ini, imbuhnya, warga Taruna memasak apa pun dengan kayu bakar. Ketika Republika datang pun kayu bakar sedang dinyalakan.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2CN1M1V
March 25, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2CN1M1V
via IFTTT
Share:

Thursday, February 21, 2019

Ani Yudhoyono Jalani Pengobatan Tahap Pertama

Ani Yudhoyono ditangani dokter kepresiden bersama tim medis NUH.

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Tim dokter kepresidenan dari Jakarta masih terus menangani pengobatan Kristiani Herrawati Yudhoyono, istri mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang kini dirawat di National University Hospital (NUH) Singapura. Ani Yudhoyono yang dinyatakan mengidap kanker darah itu menjalani tahap pertama pengobatan selama 28 hari.

Putra sulung SBY, Agus Yudhoyono menyatakan ibundanya ditangani tim medis dari NUH yang terus berkoordinasi dengan tim dokter kepresidenan.

"Yang menangani tim dokter dari NUH dan terus berkoordinasi dengan tim dokter keprisedanan yang kita miliki di Indonesia," kata Agus, usai menerima Presiden Joko Widodo yang datang menjenguk ke Singapura, Kamis (21/2).

Hingga kini, tim dokter masih mengobservasi kondisi kesehatan Ani agar bisa menjalani sejumlah tahapan perawatan. "Masih terus diobservasi dari waktu ke waktu. Mudah-mudahan kita bisa lihat progres yang baik," kata dia.

Proses penyembuhan Ani Yudhoyono masih dalam tahap pertama. Setelah itu, masih akan ada sejumlah tahapan berikutnya.

Agus berharap, ibunya dapat menjalani setiap tahapan penyembuhan yang harus dilalui sehingga terbebas dari kanker.

"Mudah-mudahan respons Ibu Ani terhadap obat-obatan yang dikonsumsinya, baik yang diminum maupun yang disuntikan itu, bisa baik," kata dia.

Bila dalam setiap tahapan kondisi Ani terus membaik, maka diharapkan kondisinya bisa lekas pulih seperti sedia kala. "Saya berharap dalam kondisi yang stabil dan daya tahan yang baik mudah-mudahan Ibu Ani bisa lebih cepat pulih," kata dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, menyatakan Ani Yudhoyono masih dalam perawatan yang ketat. "Bu Ani dalam perawatan yang sangat ketat dan dalam kondisi sangat sensitif," katanya.

Menurut dia, Bu Ani membutuhkan ruangan yang sangat steril, bahkan keluarga terdekat pun harus mengenakan masker bila berada di sekitarnya. Berdasarkan penjelasan yang diberikan SBY, kata dia, Ani sedang dalam tahap pengobatan selama 28 hari, dan sekarang sudah memasuki hari ke-9.

"Dan itu, 'so far' baik. Kalau sampai hari ke delapan, sesuai dengan rencana, maka akan ke tahap berikutnya," kata dia.

SBY, kata Sutiyoso yang akrab dipanggil Bang Yos itu, meminta seluruh masyarakat terus mendoakan istri tercintanya itu. Mengenai kondisi SBY, ia mengatakan mantan Kepala Negara terlihat tegar.

"Tentara mana pun kalau menghadapi ini, berat, tapi beliau tegar," kata Bang Yos yang datang bersama istri dan putrinya.

Setibanya di rumah sakit, Bang Yos dan keluarga sempat diterima oleh menantu SBY, Annisa Pohan dan berbincang di sekitar lobi rumah sakit. Hinca Panjaitan bersama sejumlah politikus Partai Demokrat lainnya juga nampak berada di sekitar rumah sakit

Mantan menteri luar negeri, Marty Natalegawa, juga menjenguk Ani Yudhoyono pada Kamis ini. Sebelumnya, akademisi Rocky Gerung juga menjenguk Ani, hampir berbarengan dengan politikus PAN, Zulkifki Hasan dan Asman Abnur.

Let's block ads! (Why?)


https://ift.tt/2EoxymT
February 21, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed https://ift.tt/2EoxymT
via IFTTT
Share:

Wednesday, February 13, 2019

GMC Harus Lalui Overtime untuk Taklukkan Tenaga Baru

GMC memastikan kemenangan dengan keunggulan tipis 74-72.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- GMC Cirebon dipaksa melewati babak overtime untuk bisa mengatasi Tenaga Baru Pontianak dalam laga lanjutan Seri II Srikandi Cup 2018-2019 di GOR Grogol, Jakarta, Rabu (13/2). GMC memastikan kemenangan dengan keunggulan tipis 74-72. 

GMC sebetulnya sempat unggul 66-61 pada satu menit terakhir kuarter keempat, namun Tenaga Baru memaksakan overtime lewat lima angka beruntun yang diraih oleh Prisca Widiawati.

Pada babak overtime, pilar andalan GMC Christie Rumambi harus menepi sekitar semenit terakhir lantaran mengalami kram setelah bermain lebih dari 41 menit. Beruntung sebuah fast break berhasil dimanfaatkan Leony Elvaretta untuk memastikan kemenangan GMC 74-72 di sisa waktu empat detik overtime.

Christie memimpin raihan angka GMC dengan catatan 27 poin dan sembilan rebound, diikuti Leony yang membukukan 16 poin dalam kemenangan tersebut.

Sebaliknya bagi Tenaga Baru, Fanny Kalumata meraih dwiganda 13 poin dan 11 rebound, diiringi masing-masing 13 poin milik Calista Elvira dan Anjelin Simanjuntak serta 10 poin dari Prisca Widiawati dan Sarce Buam.

Hasil itu membuat GMC kini mengoleksi tiga kemenangan dan tiga kekalahan (3-3), sedangkan Tenaga Baru (1-5) menelan kekalahan kelimanya.

Pertandingan berlangsung ketat sejak tip-off dan Tenaga Baru sempat menjauh 17-14 lewat tembakan tripoin Fanny pada sisa waktu satu menit 18 detik kuarter pertama. Kendati terpangkas, Tenaga Baru berhasil menutup kuarter pertama dalam keunggulan tipis 19-18 atas GMC.

GMC sebagaimana di laga-laga sebelumnya mulai panas dan mencapai puncak performanya pada kuarter kedua.

Christie dkk mengemas 22 poin tambahan sepanjang kuarter kedua, yang 12 di antaranya diperoleh lewat empat tembakan tripoin, demi berbalik memimpin 40-32 saat paruh pertama pertandingan usai.

Sayangnya, keganjilan kembali menggejala di kubu GMC pada kuarter ketiga. Mesin angka mereka macet, bahkan Tenaga Baru sempat menyamakan kedudukan 48-48 pada sisa waktu 25 detik.

Beruntung sebuah serangan fast break yang dilancarkan berhasil dipungkasi Isabelle Suryaman dengan sebuah layup untuk memastikan GMC unggul 50-48 saat kuarter ketiga berakhir.

GMC sepertinya akan menyelesaikan pertandingan dengan mengantongi kemenangan ketika memegang keunggulan 66-61 saat waktu menyisakan hanya sekitar satu menit.

Namun, konsentrasi GMC buyar begitu saja dan Prisca Widiawati sukses melesakkan lima angka beruntun demi menyamakan kedudukan 66-66 dan laga harus dilanjutkan ke babak overtime.

Beruntung di babak overtime GMC tetap bisa meraih kemenangan 74-72 yang dipastikan lewat tembakan Leony Elvaretta di bawah keranjang di sisa waktu empat detik babak overtime.

Tenaga Baru masih menyisakan dua pertandingan di Seri II yakni menghadapi Flying Wheel Makassar pada Jumat (15/2) dan Merpati Bali sehari kemudian.

Demikian juga GMC yang akan melawan Scorpio Jakarta pada Kamis (14/2) dan Sahabat Semarang pada Sabtu (16/2).

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2DxxGih
February 13, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2DxxGih
via IFTTT
Share:

Tuesday, February 12, 2019

Luhut: Pemerintah Cari Solusi untuk Harga Avtur

Pertamina punya kewajiban menyalurkam avtur ke daerah terpencil.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan pemerintah akan mencari solusi segera dari persoalan avtur. Di mana, saat ini disebut sebut sebagai salah satu penyebab harga tiket pesawat mahal.

Luhut bahkan mengatakan ini merupakan kasus lama, dan ia mengatakan tidak boleh ada monopoli penjualan avtur sebagaimana terjadi saat ini.

"Kasus lama itu. Sudah berapa tahun. Ya, memang ada monopoli pertamina. Kita coba cari solusinya," ujar Luhut di Istana Wakil Presiden, Selasa (12/2).

Namun, Luhut menjelaskan memang di satu sisi persoalan avtur ini, Pertamina tidak bisa disalahkan sepenuhnya. Sebab, menurut Luhut, Pertamina juga mempunyai kewajiban untuk menyalurkan Avtur ke bandara dan daerah terpencil. Ini, kata Luhut membutuhkan biaya transport dan operasional yang besar.

"Tapi kan memang Pertamina punya kewajiban buat nyalurin ke daerah terpencil juga kan harus subsidi kan. Nah itu harus dihitung," ujar Luhut.

Luhut juga menilai, apabila membandingkan harga avtur yang ada di Indonesia ini memang tidak semudah membalikan tangan. Selain tidak ada parameter lain dari badan usaha lain, di satu sisi membandingkan harga avtur di Indonesia dengan negara tetangga Singapura juga tidak tepat.

"Kita gak bisa juga bandingkan dengan Singapura juga. gak adil juga. singapura cuma satu wilayah. Kita banyak wilayah," ujar Luhut.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dalam waktu dekat akan bertemu dengan Menteri ESDM, Ignasius Jonan dan Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar untuk membahas sturktur harga avtur. Sri Mulyani menjelaskan jikalau memang ada kaitannya dengan perpajakan, maka pihaknya akan ikut memformulasikan skema perpajakan tersebut.

"Kita perlu lihat dulu struktur biaya avturnya seperti apa. Seperti apa peranan pajaknya. Nanti saya ketemu sama pak Jonan dan pak Arcandra untuk diskusi soal ini," ujar Sri Mulyani di Istana Wakil Presiden, Selasa (12/2).

Sri juga menjelaskan, sebenarnya jika untuk struktur perpajakan dan insentif dalam komponen harga minyak sudah diatur oleh dirinya dari hasil diskusi dengan Menteri ESDM. Hanya saja, kata Sri dalam pertemuannya dengan Jonan dan Arcandra nanti, akan lebih rinci melihat rumusan struktur harga milik Pertamina, sebagai satu satunya penyalur avtur.

 

"Sebenarnya untuk struktur insentif dari sisi perminyakan sudah dirumuskan bersama dengan pak Jonan dan pak Arcandra kemarin," ujar Sri.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2SI4U8i
February 12, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2SI4U8i
via IFTTT
Share:

Monday, February 11, 2019

Ziarah ke Masjid Buka Cakrawala Non-Muslim India

Program ini bertujuan menjembatani antara komunitas Muslim dan non-Muslim.

REPUBLIKA.CO.ID, KALYAN – Masjid tidak hanya terbuka bagi Muslim yang ingin beribadah. Namun, masjid juga kerap membuka pintunya bagi non-Muslim yang ingin mengetahui aktivitas masjid.  

Seperti halnya di masjid di Kota Kalyan di Distrik Thane, negara bagian Maharashtra, India, salah satu masjid tertua dan terbesar di kota itu membuka pintunya bagi non-Muslim. 

Sekitar 125 pria non-Muslim melakukan kunjungan ke Masjid Jama berusia 167 tahun di Doodh Naka di Kalyan kemarin Ahad (10/2) waktu setempat. Acara kunjungan itu diatur dan diselenggarakan Jamaat-e-Hind Hind (JIH) cabang Kalyan, sebuah organisasi reformis Islam di India. 

JIH memang kerap menyelenggarakan acara kunjungan dari non-Muslim ke masjid-masjid di seluruh Maharashtra selama beberapa tahun terakhir. Hal itu dilakukan untuk menjembatani kesenjangan antara komunitas yang berbeda. 

Kegiatan kunjungan itu merupakan bagian dari inisiatif program 'Masjid Parichay', sebuah program untuk menghilangkan kesalahpahaman tentang masjid. Inisiatif ini bertujuan untuk membiasakan orang-orang dengan tempat ibadah. 

Presiden JIH cabang Kalyan, Mishal Choudhary, mengatakan sebagian besar pengunjung belum pernah mengunjungi masjid. 

Dalam kunjungan itu, mereka menjelajahi bangunan masjid, termasuk tempat suci di mana seorang imam memimpin shalat, kolam air untuk berwudhu, dan perpustakaan yang berisi Alquran dan teks-teks agama lainnya.

Para pengunjung dipandu warga Muslim setempat. Ketika matahari terbenam, mereka menyaksikan muazin membacakan azan.

"Populasi besar negara kita tidak tahu tentang masjid dan bagaimana fungsinya. Beberapa non-Muslim ingin tahu lebih banyak tentang tempat ibadah ini. Masjid Parichay memberikan jawaban dari pikiran semacam itu dengan pengalaman belajar yang mendalam," kata Choudhary, dilansir di Hindustan Times, Senin (11/2).

Choudhary berharap, program Masjid Parichay yang dicetukan JIH membuka jalan bagi pertukaran budaya dan upaya untuk saling memahami di antara komunitas agama yang berbeda. 

Seorang ulama sekaligus cendekiawan Islam dari Aurangabad, Wajid Ali Khan, memberikan penjelasan kepada para pengunjung tentang pentingnya wudhu, shalat (namaz), dan masjid. 

Dalam penjelasannya, ia mengatakan Islam bukan sekadar agama, melainkan juga cara hidup. Karenanya, masjid lebih dari sekadar tempat ibadah.  

"Tujuannya adalah menjadi pusat untuk menyelesaikan masalah mendesak yang dihadapi masyarakat. Itu adalah tempat berlindung bagi seluruh umat manusia dan terbuka untuk semua," kata Khan.

Salah satu pengunjung, Rajendra Ranawade, mengungkapkan kegiatan  kunjungan itu sebagai pengalaman yang luar biasa. 

"Saya selalu menghormati masjid. Tetapi hari ini saya melihat bagaimana doa-doa dipersembahkan secara disiplin dan bagaimana orang-orang dari semua bagian masyarakat berkumpul," ujarnya.  

Pengunjung lainnya yang datang bersama ayahnya Abhinav, Yashraj Dixit (15), juga mengungkapkan hal sama. Ia mengatakan, ia belajar banyak tentang agama yang berbeda. "Kunjungan ini memberi saya perspektif baru," ungkapnya. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2Gz6F12
February 11, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2Gz6F12
via IFTTT
Share:

Friday, February 8, 2019

In Picture: Rapat KPU Bahas Materi Debat Capres Kedua

Materi debat kedua yakni infrastruktur, energi, pangan, SDA, dan lingkungan hidup.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua KPU Arief Budiman menjawab pertanyaan wartawan sebelum memimpin rapat bersama panelis untuk membahas debat capres 2019 putaran kedua di Jakarta, Jumat (8/2).

Pada rapat ini membahas materi tema debat kedua yakni infrastruktur, energi, pangan, SDA, dan lingkungan hidup. KPU mendatangkan teman-teman NGO, orang-orang yang selama ini bergelut di bidang itu untuk memberi masukan kepada panelis. 

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RNVQu6
February 08, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RNVQu6
via IFTTT
Share:

Saturday, February 2, 2019

Saat Kubu Prabowo Bicara Soal Ketua KPK dan Jaksa Agung

Prabowo-Sandi dinilai sengaja mainkan isu posisi Jaksa Agung dan ketua KPK.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pekan kemarin, kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melempar wacana menjadikan sejumlah nama yang dikenal memiliki integritas dalam pemberantasan korupsi sebagai pimpinan KPK dan Jaksa Agung. BPN beralasan, nama-nama ini bisa menegakkan hukum dan keadilan di Indonesia dengan baik.

 Awalnya, wacana ini dilontarkan oleh Juru Bicara BPN Andre Rosiade. Dia menyatakan,  jika terpilih Prabowo-Sandiaga akan memperkuat KPK. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan menggulirkan wacana mendorong penyidik senior KPK Novel Baswedan menjadi ketua KPK.

"Kan meningkatkan (kinerja KPK) itu, memperkuat KPK dengan mengusulkan orang-orang hebat, bersih, berani untuk menjadi pimpinan KPK, salah satunya ada wacana di kami salah satunya dengan menjadikan Novel menjadi ketua KPK," kata Andre saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (29/1).

Andre menambahkan hal tersebut masih sebatas wacana. Ia juga tidak membeberkan lebih lanjut saat ditanya keseriusan wacana tersebut. "Iya masih wacana," kata Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra.

Selain itu, Andre mengungkapkan upaya lain dalan rangka penguatan KPK yaitu dengan memperkuat penyidik KPK dan menambah anggaran KPK. "Termasuk memastikan partai pendukung Prabowo dan Pak Sandiaga tidak akan merevisi undang-undang KPK, akan kita pastikan itu. Tidak akan diobok-obok seperti sekarang ini," ujarnya.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik pimpinan KPK Jilid IV yang terdiri dari Agus Rahardjo, Saut Situmorang, Laode M Syarif, Alexander Marwata dan Basaria Panjaitan pada 21 Desember 2015. Masa jabatan pimpinan KPK periode ini akan berakhir pada 2019 ini. 

Kemudian, BPN melalui Koordinator Jubir BPN Dahnil Anzhar Simanjuntak menyinggung soal posisi Jaksa Agung jika Prabowo-Sandi menang.  Sejumlah nama mantan petinggi KPK seperti Bambang Widjajanto, Busyro Muqodas, Chandra M Hamzah, ahli hukum Todung Mulya Lubis, dan penyidik KPK Novel Baswedan disebut-sebut akan menjadi kandidat Jaksa Agung jika nantinya capres nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga terpilih sebagai presiden dan wakil presiden periode  2019-2024. 

"Lima orang itu tentu menjadi pertimbangan, banyak disebut sebut begitu ya. Ada Mas Bambang Widjojanto, ada Mas Novel ada Pak Busyro Muqodas dan beberapa tokoh lain. Bisa bertambah untuk kita pertimbangkan," kata Dahnil di Media Center Prabowo-Sandiaga, Kamis (31/1).

Dahnil menjelaskan munculnya kelima nama tersebut didasarkan keinginan Prabowo-Sandiaga yang bertekad menegakkan hukum di pemerintahannya. Prabowo-Sandi sejak awal dalam berbagai kesempatan mengatakan bahwa tidak ingin lagi ada politisasi hukum.

"Hukum tidak boleh dijadikan jadi alat politik. Dan, itu yang terjadi hari ini. Misalnya di kejaksaan agung banyak tiba-tiba orang partai politisi hijrah ke satu partai untuk menghindari hukuman. Nah itu tak boleh terjadi lagi nanti proses hukum kita rusak," ucapnya.

Dahnil memastikan bahwa Prabowo-Sandiaga tidak akan mengangkat jaksa agung yang berafiliasi dengan politik. Hal itu menurutnya untuk menghindari konflik kepentingan.

"Bukan berarti kader partai politik tidak baik, banyak yang baik. Tetapi untuk menghindari sedini mungkin potensi vested interest itu saja," ungkapnya. 

Wacana itu ditanggapi oleh kubu Tim Kampanye Nasional (TKN)  Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Arya Sinulingga dari TKN mengatakan,  janji kubu Prabowo-Sandi itu tidak sepadan dengan kenyataannya. Dia menambahkan, jika dilihat dari hasil survei, interval persentase antara Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi masih jauh, sehingga janji-janji itu belum layak untuk dipercayai, seperti kata pepatah "jauh panggang dari api".

"Kita nggak usah banyak cerita yang ke depan gitu yah, apalagi mereka jauh hasil surveinya," kata Arya saat dihubungi, Jumat (1/2).

Bahkan Arya menyebut janji yang diungkapkan kubu Paslon nomor urut 02 itu tidak jauh berbeda dengan janji-janji kampanye calon legislatif atau kandidat Pemilu lainnya, yang bahkan saat terpilih pun belum tentu direalisasikan apalagi saat tidak terpilih. "Itu kan janji kalau menang, nah kalau nggak menang gimana," tutur Arya.

Arya kembali menegaskan, masih ada beberapa proses pra-Pemilu 2019 yang harus dilewati, sehingga menurutnya hal-hal seperti itu belum layak diungkapkan. "Udah kita bertarung aja dulu, kita belum tahu kok soal janji dari dia bener atau enggaknya, sesuatu yang belum jelas juga itu," kata dia.

Direktur Eksekutif Voxpol center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago mengatakan penawaran posisi Jaksa Agung yang digemborkan kubu BNP Prabowo-Sandi adalah kesengajaan. Untuk menarik simpati masyarakat sekaligus menusuk kubu Jokowi-Ma’ruf.

“Mungkin ini salah satu cara mengkritik, menyindir, saya pikir pesannya sederhana bahwa beliau tidak ingin nanti Jaksa Agung seperti sekarang, dari kader politik, menjadikan hukum sebagai alat memukul dan menyandera kepentingan politik,” kata Pangi.

Misalnya kata dia, karena Jaksa Agung dari Partai Nasdem maka banyak kepala daerah dari Nasdem karena ingin merasa aman, karena ingin safety hukum dan banyak juga karena ingin aman menjadi caleg di Nasdem.

“Ini kan salah satu upaya mengambil empati dan menyakinkan publik, bahwa kalau beliau (Prabowo) nanti terpilih bakal menempatkan orang baik dan bersih, punya track record, kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni untuk menjadi Jaksa Agung,” terangnya.

Jadi sebetulnya lanjut Pangi, yang ingin disampaikan tim BPN Prabowo-Sandi adalah efek dan memenangkan opini. Sehingga dianggap jika nanti Prabowo menang tidak lagi memberikan jabatan strategis seperti Jaksa Agung ke kader parpol atau mereka yang tidak punya kapasitas, narasi dan kapabilitas memimpin institusi penegakan hukum.

“Jadi selain perang sindiran, juga Prabowo-Sandi ingin memenangkan opini bahwa mereka kalau nanti dipercaya rakyat, diberikan amanah maka jabatan strategis seperti Jaksa Agung akan diberikan kepada orang orang yang berintegritas, mereka yang berkemampuan menegakkan hukum, mereka yang bersih, bukan kader partai yang sulit bebas dari ruang kepentingan,” jelasnya.

Hanya saja, tambah Pangi, apakah nanti janji tersebut akan dipenuhi setelah terpilih ini merupakan soal lain. Karena yang namanya politikus kata dia, memang menebar janji, mencoba memberikan harapan baru yang bisa membangkitakan animo kepercayaan masyarakat.

“Politisi kalau ngak berjanji, belum sempurna sebagai political adventure, soal nanti apakah janji tersebut terlalu lebay atau mengawang-ngawang, apakah nanti bisa terpenuhi atau tidak, itu soal lain,” kata dia.

Baca juga: Prabowo-Sandi Dinilai Sengaja Mainkan Isu Posisi Jaksa Agung

Baca juga: Sosok Jack Boyd: Pelapor Anies, Dhani, Hingga Rocky Gerung

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S7dttV
February 02, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S7dttV
via IFTTT
Share:

Wednesday, January 30, 2019

Muslim Belanda Minta Perlindungan Keamanan Masjid

Umat Islam Belanda khawatir dengan meningkatnya serangan Islamofobia di negara itu.

REPUBLIKA.CO.ID, ROTTERDAM -- Muslim di Belanda menuntut langkah-langkah keamanan terhadap serangan teror rasis dan PKK terhadap organisasi dan masjid Islam. Umat Islam Belanda khawatir dengan meningkatnya serangan Islamofobia di negara itu dalam beberapa tahun terakhir.

Oleh karenanya, umat Islam ingin langkah-langkah keamanan diambil tidak hanya di ibu kota Amsterdam tetapi di seluruh negeri. Selain serangan rasis, mereka juga dipaksa untuk melindungi diri dari anggota PKK. Kepala Yayasan Geylani di Rotterdam, Ali Dede Tas mengatakan, orang-orang yang mengunjungi masjid untuk shalat serta anak-anak yang datang untuk belajar agama kerap merasa cemas.

"Kami selalu gelisah dan dalam suasana hati was-was, seolah-olah seseorang bisa melempar sesuatu kapan saja sejak serangan terhadap masjid kami tahun lalu," kata Tas seperti dikutip Anadolu Agency, Rabu (30/1).

Dia juga mendesak pemerintah Belanda untuk mengambil tindakan terhadap serangan sesegera mungkin tanpa menunggu sampai sesuatu terjadi. "Pemerintah Belanda tidak mengutuk serangan masjid tahun lalu, yang merupakan pendekatan rasis. Itu tidak memberikan langkah-langkah keamanan dan bahkan tidak membuat pernyataan meyakinkan," kata Orhan Keles, seorang ekspatriat Turki.

Keles mengatakan, Sinagog memang dilindungi di seluruh negeri. Dia dan seluruh umatnya tidak menentang agama apa pun. "Mereka perlu dilindungi juga. Tapi masjid-masjid telah diserang lebih banyak dan kami tidak mengerti mengapa masjid-masjid itu tidak dilindungi," tambahnya.

Menurut Laporan Islamophobia Eropa 2017, gelombang Islamofobia yang meningkat telah terjadi di Eropa. Laporan itu mengungkapkan 908 kejahatan, mulai dari serangan verbal dan fisik hingga upaya pembunuhan. Mereka menargetkan Muslim di Jerman, serta 664 di Polandia, 364 di Belanda, 256 di Austria, 121 di Prancis, 56 di Denmark, dan 36 di Belgia. Laporan tersebut dicatat dan disiapkan oleh Yayasan Riset Politik, Ekonomi, dan Sosial (SETA) yang berbasis di Ankara.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2HH8Z8p
January 30, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2HH8Z8p
via IFTTT
Share:

Tuesday, January 22, 2019

Anies Kaji Aspek Hukum Soal Swastanisasi Air

Pemprov didesak untuk menghentikan swastanisasi air di Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mengkaji aspek hukum dalam memenuhi putusan Mahkamah Agung (MA) terkait penghentian swastanisasi air. Ia mengatakan, kajian dilakukan untuk menghindari adanya potensi tuntutan hukum karena kebijakan itu kerja sama dengan pihak swasta.

"Sehingga ketika kita memutuskan sebuah langkah itu tidak memiliki konsekuensi legal yang merugikan rakyat Jakarta. Jangan sampai langkah hukum yang kita lakukan nanti ujungnya malah merugikan rakyat," ujar Anies di Jakarta Timur, Selasa (22/1).

Untuk itu, menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah melakukan kajian lengkap untuk membuat kebijakan tentang swastanisasi air. Ia mengatakan, pihaknya masih mengkaji secara teliti isi perjanjian antara PD PAM Jaya dengan PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) dan PT Aetra Air Jakarta.

"Itu yang sekarang sedang di-review lengkap sehingga kita bisa nanti melaksanakan keputusan ini tanpa ada konsekuensi negatif," kata Anies.

Gubernur DKI Jakarta didesak Koalisi Masyarakat Menolak Swastanisasi Air Jakarta (KMMSAJ) untuk menghentikan swastanisasi air di Jakarta. Hal itu berdasarkan surat putusan MA nomor 31 K/Pdt/2017 tertanggal 10 April 2017.

"Dalam putusan tersebut, Gubernur DKI Jakarta dan enam tergugat lainnya dihukum untuk mengembalikan pengelolaan air di Jakarta kembali ke negara dan melakukan pengelolaan air sesuai dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia," kata pengacara publik dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta Nelson Nikodemus Simamora.

Ia menjelaskan, Anies kemudian membentuk Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum (TETKAM) DKI Jakarta melalui Keputusan Gubernur Nomor 1149 tahun 2018 yang ditandatangani 10 Agustus lalu. Tim tersebut bertugas mengevaluasi kebijakan tata kelola air minum yang perlu disesuaikan dengan putusan MA nomor 31K/Pdt/2017.

Tim evaluasi itu mulai bekerja dari Agustus 2018 hingga 10 Februari 2019. Akan tetapi, beberapa hari menjelang masa kerja selesai, Nelson menilai tak ada perkembangan yang signifikan dari TETKAM soal restrukturisasi kontrak swastanisasi air di Jakarta tersebut.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CxaIHq
January 22, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CxaIHq
via IFTTT
Share:

Monday, January 21, 2019

Ivanka Trump Patenkan Lima Merek Dagang di Cina

Permintaan hak cipta ini sudah diajukan sejak tahun 2016 dan 2017

REPUBLIKA.CO.ID, SHANGHAI -- Pemerintah Cina memberikan hak cipta lima merek dagang perusahaan Ivanka Trump, putri Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pada saat yang sama AS sedang berusaha melakukan negosiasi perdagangan yang baru dengan Cina.

Berdasarkan data badan paten Cina, empat merek dagang Ivanka Trump antara lain, pusat pengasuhan anak, kacamata dan gaun pernikahan dipatenkan pada hari Ahad (20/1) kemarin. Sementara itu merek dagang perusahaan broker, yayasan amal dan layanan kurasi kesenian sudah dipatenkan sejak 6 Januari lalu.

Permintaan hak cipta ini sudah diajukan sejak tahun 2016 dan 2017. Jika semua syarat sudah dipenuhi proses persetujuaan dilakukan 90 hari kedepan.

Keputusan Ivanka Trump memperluas hak cipta merek dagangnya menjadi sasaran kritik. Terutama permintaan itu dilakukan di Cina dimana pengadilan dan birokrasinya mencerminkan keinginan Partai Komunis yang berkuasa. Pengacara Ivanka di Cina belum menanggapi permintaan komentar tentang hal ini.

Tindakan Ivanka Trump ini dikritik lataran dikhawatirkan mengganggu proses negosiasi yang tengah dilakukan pemerintah AS dan Cina. Karena Cina sudah memberikan hak cipta merek dagang perusahaan putri presiden, maka pemerintah Cina dapat dengan mudah menekan AS dalam proses negosiasi yang sedang berlangsung.

Selain itu juga hal ini menunjukan upaya keluarga Trump memanfaatkan jabatannya sebagai presiden. Dikhawatirkan keluarga Trump tetap mendapat keuntungan setelah ia tidak lagi menjabat sebagai presiden.

Ivanka Trump menutup merek dagang perusahaan busananya pada bulan Juli. Perwakilan Ivanka mengatakan pengajuan hak cipta merek dagang sesuatu yang lumrah dibisnis. Hal ini diperlukan untuk melindungi namanya dari pembajak yang memanfaatkan ketenarannya.

Alasan sebuah perusahaan mematenkan merek dagang mereka sangat beragam. Memantenkan merek dagang dapat menunjukan ambisi perusahaan tapi paling sering untuk mengajukan hukum terutama di Cina, negara yang tidak menghargai hak cipta dan memproduksi banyak barang palsu.

Cina mengatakan tidak mengistimewakan merek dagang Ivanka Trump. Semua pihak yang mengajukan hak paten diperlakukan sama.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2S10PM3
January 21, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2S10PM3
via IFTTT
Share:

Sunday, January 20, 2019

Bus Pengangkut Lansia Terbalik di Jalan Lintas

Satu orang dinyatakan meninggal dalam peristiwa tersebut

REPUBLIKA.CO.ID, REJANG LEBONG -- Kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan seorang meninggal dunia dan belasan korban lainnya mengalami luka-luka terjadi di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, Sumsel, pada Ahad (20/1). Kecelakaan lalu lintas ini dialami bus sekolah milik Pemkab Musi Rawas, Sumsel, yang mengangkut puluhan ibu-ibu lanjut usia (lansia).

Bus sekolah pelat BG-7325-GZ ini terbalik di Jalan Lintas Curup-Lubuklinggau, tepatnya ditiga tikungan Desa Suban Ayam, Kecamatan Selupu Rejang. Akibat kejadian ini satu penumpang meninggal dunia sesaat setelah dirawat di RSUD Curup dan belasan lainnya harus menjalani perawatan intensif di RSUD Curup.

Sumardji (60) salah satu korban selamat mengatakan, bus yang mereka naiki itu melaju kencang dari arah Kota Lubuklinggau menuju Rejang Lebong, dan saat tiba di lokasi kejadian yang kondisinya jalannya menurun dan menikung kendaraan itu oleng dan langsung terbalik.

"Kami duduknya saling berhadap-hadapan, karena itu merupakan bus anak sekolah. Kejadiannya sangat cepat dan busnya langsung terguling dan hampir menimpa rumah penduduk," ujarnya.

Setelah kejadian itu dirinya hanya bisa pasrah, dan melihat penumpangnya sudah terkapar. Para korban ini kemudian ditolong oleh warga sekitar lokasi kejadian dan yang mengalami luka-luka langsung dibawa ke rumah sakit di daerah itu.

Sementara itu Lasih (61) warga Desa Suban Ayam, yang saat kejadian berada di dekat TKP menyebutkan jika kendaraan yang mengalami kecelakaan tunggal itu terbalik karena tidak bisa mengendalikan kendaraannya, mengingat di wilayah itu ada beberapa tikungan tajam atau mereka sebut "tikungan tiga beradik".

"Sopirnya mungkin tidak menguasai kondisi jalanan di sini, selain itu mobilnya juga tadi ngebut jadi saat lewat tikungan tiga beradik kaget dan terbalik. Saat kejadian saya sedang menyapu halaman dan kaget karena ada bus terbalik di dekat saya," ujarnya.

Kasat Lantas Polres Rejang Lebong AKP Hernyanto P Hutasoit kepada sejumlah wartawan di Rejang Lebong mengatakan, jika bus naas itu mengangkut penumpang sebanyak 30 orang berusia lanjut dan dewasa serta beberapa orang anak-anak.

"Diduga sopirnya lepas kontrol sehingga saat melintas di TKP terbalik. Akibat kecelakaan ini satu orang meninggal dunia dan belasan korban lainnya mengalami luka berat dan luka ringan sehingga di rawat di RSUD Curup," katanya.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2RDnPS6
January 20, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2RDnPS6
via IFTTT
Share:

KPU: OSO Masuk Surat Suara Jika Mundur dari Ketum Hanura

KPU tetap menunggu keputusan OSO mundur dari Ketum Hanura hingga 22 Januari.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra menegaskan, nama Oesman Sapta Odang (OSO) bisa langsung masuk ke dalam surat suara Pemilu 2019 jika beliau segera mengundurkan diri dari kepengurusan parpol. KPU tetap menunggu surat pengunduran diri OSO hingga Selasa (22/1) mendatang.

"Kami masih menunggu sampai 22 Januari. Kalau sampai saat ini memang dalam SK DCT pemilu tidak ada nama Pak OSO. Tetapi kalau kemudian beliau ingin mengundurkan diri, ya langsung bisa masuk ke surat suara. Kami sudah mempertimbangkan hal tersebut," ujar Ilham kepada wartawan Gedung Percetakan Gramedia, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Ahad (20/1).

Sementara itu, saat disinggung tentang surat eksekusi dari Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Ilham menyatakan KPU pun tetap menanti. Saat ini, KPU belum bisa memberikan pandangan terkait surat eksekusi itu.

"Kami lihat dulu nanti dan dipelajari. Kalau memang ada yang perlu kita tindaklanjuti dari surat itu. Kan kita belum baca suratnya," tuturnya.

Terpisah, anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar, menilai surat eksekusi dari PTUN menjadi tanggung jawab KPU. Bawaslu berharap KPU bisa memahami sikap PTUN tersebut.  "Itu adalah tanggung jawab hukum dari KPU. Dan saya rasa KPU sudah mengerti dalam setiap tindaklanjut yang akan dihadapi oleh KPU," tegas Fritz.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2CwEvQQ
January 20, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2CwEvQQ
via IFTTT
Share:

Monday, January 14, 2019

Tanah Bergerak di Sukabumi Seret Makam, Belasan Mayat Hilang

Satu mayat hanyut terbawa arus sungai.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Bencana pergerakan tanah terjadi di Kampung Bojongkaung RT 02 RW 10 Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi Ahad (13/1) sore. Peristiwa itu mengakibatkan pada kerusakan sawah dan kebun.

Bahkan kejadian tersebut mengenai lahan pemakaman dan menyebabkan 22 makam atau kuburan terseret dan tertimbun longsor. Koordinator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengatakan, dari puluhan makam yang terseret itu baru tiga yang ditemukan mayat dan masih terbungkus kain kafan.

Selain itu, kata Daeng, ditemukan ada dua kain kafan dan satu mayat yang sempat akan dievakuasi dari sungai karena terbawa hanyut. Namun pencarian mayat yang terseret pergerakan tanah dihentikan.

Hal ini berdasarkan kesepakatan antara keluarga, aparat kecamatan, polisi dan lain sebagainya. Hingga dihentikan pencarian, ada sebanyak 4 mayat ditemukan dan 18 tidak diketemukan.

Selain di Kecamatan Nagrak, bencana pergerakan tanah juga melanda Desa Mekarjaya Kecamatan Caringin. Daeng menuturkan, bencana itu misalnya terjadi di Kampung Pangkalan RT 08 RW 03 Desa Mekarjaya.

Di daerah itu terjadi pergerakan tanah dengan panjang sekitar 40 meter dan tinggi 25 meter yang menutup akses jalan lingkungan dan berdampak pada 5 kepala keluarga (KK) yang terdiri atas 15 jiwa.

Di lokasi yang sama, ungkap Daemg, terjadi pergerakan tanah sepanjang 100 meter, tinggi 20, dan lebar 15 meter di area perkebunan saluran irigasi dan mengancam sekolah Yayasan Assyafiiyah. Pergerakan tamah juga berdampak pada satu rumah warga.

Menurut Daeng, pergerakan tanah di Kampung Pasir Angin RT 14 RW 04 di bahu jalan desa Mekarjaya yang pernah ditangani BPBD pada 2016 lalu. Di mana pada Ahad jalan itu amblas kembali dengan panjang 12 meter, tinggi 7 meter, dan lebar 5 meter.

Let's block ads! (Why?)


http://bit.ly/2TOkOea
January 14, 2019 at 07:26PM from Republika Online RSS Feed http://bit.ly/2TOkOea
via IFTTT
Share: